Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 621-640 of 743

Analytics

Nanang Khosim Azhari; Tuti Anggarawati; Fitriana Noor S; Prestiyana A K

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

The prevalence of the disease caused by the corona virus is still increasing every day. On August 11, 2020, the World Health Organization (WHO) recorded 19,936,210 people infected with the corona virus and 732,499 people who died, the death rate reached 3.7% 4. In Indonesia, the number is still actively increasing every day, ranging from 1,000 people. every day in August 2020 and the total number of COVID-19 sufferers on August 11, 2020 was 128,776 people and 5,824 people died, an increase of 4.5% from the previous number 5. Central Java Province itself was ranked 4th out of all provinces in Indonesia with the number of patients with Cobid 19 as many as 11,423 people and those who died as many as 1,049 people. The city of Semarang is ranked 1st out of cities and regencies in Central Java Province with 661 sufferers

Justina Rindu Maria Pasaribu; Fitri Muliana Gulo; Khatina Khatina; Samiarni Sitohang; Nadilla Bretty Br Sembiring +1 more

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa nifas atau masa puerperium  adalah masa setelah persalinan selesai sampe 6 minggu atau 42 hari. Selama masa nifas, organ reproduksi secara perlahan akan mengalami perubahan seperti keadaan sebelum hamil. Perubahan organ reproduksi ini disebut involusio. Pada masa nifas ibu akan mengalami fase menyusui. Metode yang digunakan dalam penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif dilakukan untuk memperoleh gambaran fenomena kesehatan yang terjadi pada individu atau suatu populasi kelompok tertentu. Dalam penelitian yang menjadi subjek atau responden penelitian pada kasus ini adalah Ny.S P2 A0. Berdasarkan hasil asuhan pada saat kunjungan dilakukan ibu mengatakan Ibu mengeluh sakit pada Puting Susu, pada tanggal 20 Februari 2020 Pukul 15.10 WIB. Data obyektif yaitu Tanda Tanda Vital: TD: 110/80 mmHg, N : 82x/i, R : 20x/i, T : 36,0?C. Dari data pengkajian diatas tidak di dapatkan kesenjangan teori dan praktek.    

Dwi Putri Utami; Devita Purnama Sari; Asiyah Batrisyah; Desi Christina Surian Gulo; Elli Aisah Tamba +1 more

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada kehamilan dan dikeluhkan oleh 50-70% wanita hamil dalam 16 minggu pertama. Kurang dari 60% wanita hamil trimester mengalami mual dan 44% mengalami muntah. Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% terjadi pada multigravida. Satu diantara seribu kehamilan gejala-gejala lain menjadi berat. Tujuan penelitian untuk melaksanakan Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Hiperemesis Gravidarum Grade I sesuai teori manajemen kebidanan menggunakan pendokumentasian dengan 7 Langkah Varney. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yaitu suatu jenis penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara obyektif. Berdasarkan hasil studi kasus yang telah dilakukan asuhan telah didapatkan pada kunjungan pertama yaitu ibu mengalami mual dan muntah serta merasakan lemas dan ibu sudah mengerti serta bersedia melakukan semua pendidikan kesehatan yang diberikan sampai ibu bersalin nanti.pada kunjungan kedua tekanan ibu merasakan mual dan muntahnya sudah berkurang pada kunjungan ketiga mual dan muntah ibu sudah berkurang dan ibu tidak merasakan lemas lagi dan nafsu makan ibu sudah mulai ada dan keluhan yang dirasakan sudah berkurang. Disarankan bagi Petugas Kesehatan untuk memberikan asuhan sesuai dengan kewenangannya, untuk itu manajemen kebidanan perlu dikembangkan karena merupakan alat mendasar bagi bidan untuk memecahkan masalah ibu (klien) dalam berbagai kasus.    

Sintya Mokodongan; Nelfa F. Takahepis; Sarwan Sarwan

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes Mellitus is known as a silent killer disease because it is often not known by the sufferer and when it is known that complications have occurred to the eye (Diabetic Retinopathy), heart (diabetic chediomyopathy), repeated infections can occur, ulcers that do not heal and even amputation of fingers/toes. The design of this research is descriptive analytical with a cross sectional approach. The sample in this study were 30 people using accidental sampling. Data was collected by distributing questionnaires. Furthermore, the data were collected and tested using the chi-square test with a significance level of Asymp.ig.(p-value) = 0.000, where the p-value is smaller than the value of = 0.05. The results of the study where there was good family support with good management of 4 pillars as many as 17 respondents and good family support with poor management of 4 pillars as many as 1 respondent. While for poor family support with good management as many as 1 respondent and poor family support with poor management of 4 pillars as many as 11 respondents. The conclusion in this study is that there is a description of family support for type 2 DM patients in carrying out the 4 pillars of managing DM in the poly room at Bhayangkara Hospital, Manado

Sardi, Idrus; Putra, Kadek Agus Dwija

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang : Karies gigi disebabkan oleh multi faktor, salah satunya yaitu terjadi karena anak gemar mengkonsumsi makanan manis dan lengket yang digolongkan sebagai makanan kariogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian karies gigi dan tingkat konsumsi makanan kariogenik pada anak usia prasekolah. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrpitif. Dengan menggunakan teknik sampling nonprobability (purposive sampling), jumlah sampel 33 anak dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdapat 10 pernyataan, analisa data dengan analisis univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan responden sebagian besar berjenis kelamin laki-laki, Sebagian besar berumur 5 tahun, tingkat konsumsi makanan kariogenik paling banyak pada  kategori sedang (60,6%), serta 87,9% anak mengalami karies gigi. Simpulan: Dari hasil penelitian didapatkan tingkat konsumsi makanan kariogenik pada anak usia prasekolah memiliki tingkat konsumsi makanan kariogenik pada tingkat sedang dan menyebabkan hampir seluruh anak mengalami karies gigi.

Antara, I Made Yudi; Putra, Kadek Agus Dwija; Yudhawati, NLP. S; Putra, I Gede Yudiana

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Peningkatan jumlah lanjut usia membutuhkan penanganan yang serius, ini dikarenakan secara alamiah lansia mengalami penurunan baik dari segi fisik, biologi maupun mentalnya. Hasil penetitian yang dilakukan sebelumnya didapatkan hasil bahwa kebanyakan lansia mengalami depresi ringan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pada lanjut usia yang tinggal di desa Gumbrih, berdasarkan Usia, Jenis Kelamin, Pendidikan, Status Perkawinan dan Tempat tinggal. Metode: Observasional yang bersifat deskriptif, untuk pengambilan datanya menggunakan kuisioner Geriatric Disstres Scale (GDS) dengan 15 item pertanyaan yang dilakukan selama 7 minggu. Hasil: Pada penelitian didapatkan subyek penelitian rata-rata berusia 60-69 tahun sebanyak 56,1%, Dengan jenis kelamin laki-laki lebih banyak yaitu 51,5%, rata-rata berpendidikan terakhir SD (Sekolah Dasar) sebanyak 54,4%, sudah menikah yaitu sebanyak 80,1%, dan tinggal dengan keluarga sebanyak 94,2%. Pada penelitian diperoleh 71,3% yang normal/tidak depresi, 25.7% yang depresi ringan, 1,8%  mengalami depresi sedang dan 0.6% mengalami depresi berat. Simpulan: Sebagian besar responden berusia 60-69 tahun, Berjenis kelamin laki laki, berpendidikan sekolah dasar (SD) dan memiliki tingkat depresi normal (Tidak depresi).

Rupawan, I Nengah; Yudhawati, NLP. S; Muryani, Ni Made Sri

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang : Kesehatan jiwa adalah kondisi seseorang yang menyadari kemampuannya serta memiliki sehat fisik, mental, spiritual dan sosial. Kesehatan jiwa tidak lagi hanya membahas tentang masalah gangguan jiwa saja, namun kelompok sehat dan resiko juga perlu diketahui agar masyarakat mendapatkan tindakan yang tepat, salah satunya adalah kesehatan jiwa pada remaja. Berbagai penelitian menunjukan tingkat pengetahuan pada remaja masih sangat kurang tentang kesehatan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pada remaja tentang kesehatan jiwa. Metode : Penelitian ini menggunakan metode pendekatan survey deskriptif. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sample 153 orang yaitu siswa kelas X di SMA N 1 susut Bangli. Instrument yang digunakan adalah kuesioner kesehatan jiwa dalam bentuk google form. Data dianalisis dengan univariat analisis. Hasil : Dari data tingkat pengetahuan  didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan siswa SMA N 1 Susut Bangli adalah baik yaitu dengan 112 orang atau 73.2%, berdasarkan jururusan sebagian besar adalah jurusan IPA sebanyak 89 orang atau 58.2%, sementara dari segi umur sebagian besar responden berumur 15 tahun sebanyak 77 orang atau 50.3%. Simpulan : Sebagian besar pengetahuan siswa SMA N 1 Susut Bangli memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan jiwa.

Pranata, A. A. Gede Raka Suta; Krisnayani, Ni Made Wina; Widyanata, Komang Agus Jerry; Daryaswanti, Putu Intan

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang : Masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia salah satunya adalah penyakit dimensia. Demensia merupakan kumpulan gejala neurodegeneratif yang timbul karena kelainan yang bersifat kronis dan progesif disertai dengan gangguan fungsi kognitif seperti kemampuan mengingat, proses berpikir, kalkulasi, kapasitas belajar, orientasi, bahasa, dan mengambil keputusan. Demensia terjadi karena sel saraf otak di bagian tertentu mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan saraf tubuh lainnya menjadi menurun. Dampak demensia terjadinya penurunan dalam daya ingat, kemampuan untuk mengingat waktu, mengenali orang, tempat dan benda. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif menggunakan alat ukur kuesioner. Lokasi penelitian ini di Banjar Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, dengan jumlah sampel 77 orang lansia yang berusia lebih dari 45 tahun dengan teknik purposive sampling. Hasil : Karakteristik berdasrakan usia sebagian besar usia 60-74 tahun 55 responden (71,4%), berdasarkan jenis kelamin sebagian besar perempuan 43 (55,8%), berdasarkan pekerjaan sebagian besar tidak bekerja 39 (50,6%), berdasarkan pendidikan sebagian besar SD 48 (62,3), hasil tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia yang diperoleh yaitu hasil pengetahuan dalam kategori kurang sebesar 64 (83,1%). Simpulan : Tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia di Banjar Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan kurang. Perlu penekanan pengetahuan pada pasien yang berlatar belakang pendidikan rendah dan yang tidak bekerja dan pada lansia tentang demensia.

MALLAWI, M. NATSIR; NATSIR, NURASIA; MAPPISABBI, A.M. FADLI; Azis, Abdul

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan sebagai gambaran sikap kepemimpinan, motivasi, dan kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar, sikap kepemimpinan,dan motivasi secara simultan terhadap kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Dosen STIA YAPPI Makassar,Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi atau 10 orang, Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Ukuran sampel tersebut sesuai dengan pendapat Roscoe (dalam Sugiyono,2008:74) yang menyatakan bahwa ukuran sampel dengan melakukan analisis multivariate (korelasi atau regresi ganda) maka jumlah anggota sampel minimal 10 kali dari jumlah variabel yang diteliti baik variabel independen maupun devenden (10x4=40). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kepemimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar berada pada kategori cukup baik, berarti pimpinan telah memiliki tingkat pengetahuan, perasaan dan kecenderungan bertindak dalam hal menyukai tantangan, memprakarsai visi bersama, memungkinkan orang lain bertindak dan membuat model pemecahan serta pemberian semangat. Budaya organisasi berada pada kategori cukup kondusif berarti pimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya berpedoman pada norma-norma, nilai-nilai dan asumsi-asumsi yang berlaku sehingga tercipta kondisi yang cukup kondusif. Motivasi berada pada kategori cukup tinggi berarti karyawan telah memiliki pikiran yang inovatif,kreatif, banyak gagasan,visioner dan menerima kritikan serta tindakan yang berani mengambil resiko,bertanggungjawab,bekerja keras dan sistematis. Sikap kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya jika sikap seseorang positif tentang kepemimpinan, maka ia memiliki kecenderungan kinerja yang tinggi. Jadi semakin baik sikap kepemimpinan maka semakin baik pula kinerja karyawan, Motivasi berprengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Jadi semakin tinggi motivasi karyawan maka semakin baik pula kinerja karyawan,Secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sikap kepemimpinan, motivasi terhadap kinerja karyawan.Tingkat pengetahuan,perasaan dan kecenderungan bertindak yang baik dari karyawan.

Az Zahra Khairunnisa; Novika Salsabila Virdos; Ratih Dwi Rahmadani; Asep Purwo Yudi Utomo

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis frase yang terdapat dalam cerpen “Rumah Yang Terang” karya Ahmad Tohari. Selain itu, untuk mendeskripsikan dan menjelaskan interpretasi sintaksis bahasa dalam kolom sintaksis cerpen Ahmad Tohari “Rumah Yang Terang”, memberikan gambaran terkait dalam hal ungkapan yang digunakan dalam cerpen “Rumah Yang Terang”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk memperoleh data, teknik observasi dipilih sebagai metode pengumpulan data. Hal ini dilakukan dengan mengamati penggunaan bahasa dan teknik mencatat untuk merekam struktur yang dianalisis. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode distribusi. Temuan frasa dari penelitian ini adalah 26 frasa kata kerja, 17 frasa kata sifat, 5 frasa numerik, 8 frasa proposisional, 8 frasa kata benda, 1 frase idiomatik, dan 3 frase keterangan. Manfaat dari penelitian ini adalah kita lebih memahami jenis kalimat dan ciri-cirinya masing-masing.  

Indrinawati, Indrinawati; Widayati, Kurniasih

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang : Stunting merupakan suatu masalah gizi yang dihadapi oleh balita saat ini. Jika tinggi badan anak berdasarkan usia di bawah standar nasional (Z- Score <-2 SD), maka diklasifikasikan sebagai terhambat. Ibu yang dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan dengan baik akan memberi dampak positif kepada keadaan status gizi anaknya. Pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor tidak langsung yang dapat mempengaruhi keadaan status gizi. Pelayanan kesehatan primer perlu ditingkatkan pelayanannya, sebab pelayanan kesehatan primer memiliki peranan yang cukup signifikan yang dapat ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan gizi anak agar terhindar dari kematian dini dan mutu fisik yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Pelayanan Kesehatan Primer Pada Kejadian Stunting” di wilayah Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu survey dengan jenis penelitian deskriptif yang menggunakan data sekunder tahun 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 47 orang yang menggunakan instrumen penelitian lembar ekstrasi data dengan analisis SPSS 20. Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan karakteristik responden yang memiliki balita stunting rata-rata berumur 30 tahun sebanyak 4 orang (6,4%), berpendidikan SMA sebanyak 29 orang (61,7%) dan bekerja swasta sebanyak 23 orang (48,9%). Berdasarkan analisis pelayanan kesehatan primer didapatkan bahwa sebagian besar responden berobat ke pelayanan kesehatan praktek bidan dan dokter sebanyak 33 orang (70,2%), jarak ke pelayanan kesehatan kategori jauh sebanyak 33 orang (70,2%), sebagian besar sudah mendapatkan penyuluhan IMD sebanyak 40 orang (85,1%), penyuluhan ASI Eksklusif sebanyak 35 orang (74,5%), penyuluhan MPASI sebanyak 39 orang (83%) dan penyuluhan KB sebanyak 38 orang (80,9%). Berdasarkan analisis gambaran pelayanan kesehatan primer didapatkan bahwa pelayanan kesehatan primer dalam kategori baik sebanyak 40 orang (85,1%). Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pelayanan kesehatan primer pada kejadian stunting di Wilayah Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar dalam kategori baik yaitu banyak responden memanfaatkan pelayanan kesehatan seperti berobat ke pelayanan kesehatan dan mendapatkan penyuluhan.

G.A.A, Adiari,; NLP.S, Yudhawati,; Muryani, N.M, Sri

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Anxiety in female residents is a concern experienced by the target citizens during their prison term.The impact of prolonged anxiety leads to mental disorders. Anxiety in female assisted citizens can be experienced by all the target citizens who are in prison, research conducted earlier in 2020 obtained 55.9% of female target citizens experience mild anxiety.  This study aims to find out the Picture of Anxiety Level in Women's Assisted Citizens in The Women's Society Class IIA Denpasar.   Method: Type of quantitative research with Cross Sectional approach. sampling with purposive sampling techniques with 115 respondents.   Results : Research conducted to 115 inmates at the Class IIA Denpasar Women's Society About anxiety levels classified as mild anxiety as many as 51 respondents (44.3%), based on adult age (26-45) as many as 75 respondents (65,65.3%), based on adult age (26-45) as many as 75 respondents (65,65 2%), based on the case of most narcotics as many as 97 respondents (84.3%), based on the length of time in prison that is 1-4 years as many as 53 respondents (46.1%), based on the last education of most high schools as many as 62 respondents (53, 9%) and marital status were mostly unmarried as many as 43 respondents (37.45%).   Conclusion: The level of anxiety of women-assisted citizens in the Class IIA Denpasar Women's Society is mild    

F.X. Sugiyana

Penelitian ini menelaah pandemi Covid-19 yang menjadi peristiwa dari kehidupan umat manusia di dunia dalam tiga tahun ini. Pemerintah meminta para kepala daerah kabupaten dan kota untuk membuat langkah-langkah strategis mengurangi penyebaran Covid-19. Pembatasan gerak dan mobilitas segera dibuat. Kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadat dari rumah telah dikeluarkan. Seluruh aktivitas keagamaan yang menimbulkan kerumunan segerak ditutup. Gereja yang semula identik dengan persekutuan umat mendadak hilang dan tidak tampak. Gereja sepi dengan aktivitas, termasuk perayaan ekaristi. Situasi itu menimbulkan macam-macam perasaan, tanggapan dan refleksi umat atas kondisi yang terjadi. Kecemasan dan kekuatiran terjadi. Dalam kegiatan keagamaan, imam dan umat juga mengalami kemandegan dalam berkegiatan. Tiba-tiba muncullah tradisi perayaan Ekaristi secara online, suatu perayaan yang diadakan dari gereja dan kemudian dihubungkan dengan chanel youtube, sehingga umat dari tempatnya masing-masing bisa mengikuti perayaan ekaristi tersebut secara online. Ada pergulatan sendiri untuk memaknai pengalaman iman mereka. Apakah Tuhan sungguh hadir dalam perayaan yang diselenggarakan secara online? Gambaran Tuhan yang seperti apa yang terbangun dalam diri umat beriman di masa pandemi ini? Apakah kecemasan di masa pandemi ini melulu pengalaman psikologis seseorang atau juga pengalaman spiritual? Melalui pendekatan survey, studi ini menunjukkan bahwa kecemasan dan ketakutan yang muncul di masa pandemi Covid 19 sungguh merupakan pengalaman eksistensial sebagian besar umat beriman. Pandemi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyatakan seluruh keberadaan hidup mereka di hadapan Tuhan. Tuhan dirasakan hadir sebagai yang tetap mengasihi dan melindungi. Pengalaman doa menjadi kekuatan umat untuk menjalani hidup di masa pandemi. Perayaan Ekaristi online walaupun menyimpan kekurangan tetapi tetap memberi kekuatan dan bekal rohani dalam kehidupan umat. Mereka tetap merasakan kehadiran dan campur tangan Tuhan. Oleh karena itu beriman di tengah pandemi menjadi suatu pengalaman unik bagi setiap orang beriman.

F.X. Sugiyana

Penelitian ini menelaah pandemi Covid-19 yang menjadi peristiwa dari kehidupan umat manusia di dunia dalam tiga tahun ini. Pemerintah meminta para kepala daerah kabupaten dan kota untuk membuat langkah-langkah strategis mengurangi penyebaran Covid-19. Pembatasan gerak dan mobilitas segera dibuat. Kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadat dari rumah telah dikeluarkan. Seluruh aktivitas keagamaan yang menimbulkan kerumunan segerak ditutup. Gereja yang semula identik dengan persekutuan umat mendadak hilang dan tidak tampak. Gereja sepi dengan aktivitas, termasuk perayaan ekaristi. Situasi itu menimbulkan macam-macam perasaan, tanggapan dan refleksi umat atas kondisi yang terjadi. Kecemasan dan kekuatiran terjadi. Dalam kegiatan keagamaan, imam dan umat juga mengalami kemandegan dalam berkegiatan. Tiba-tiba muncullah tradisi perayaan Ekaristi secara online, suatu perayaan yang diadakan dari gereja dan kemudian dihubungkan dengan chanel youtube, sehingga umat dari tempatnya masing-masing bisa mengikuti perayaan ekaristi tersebut secara online. Ada pergulatan sendiri untuk memaknai pengalaman iman mereka. Apakah Tuhan sungguh hadir dalam perayaan yang diselenggarakan secara online? Gambaran Tuhan yang seperti apa yang terbangun dalam diri umat beriman di masa pandemi ini? Apakah kecemasan di masa pandemi ini melulu pengalaman psikologis seseorang atau juga pengalaman spiritual? Melalui pendekatan survey, studi ini menunjukkan bahwa kecemasan dan ketakutan yang muncul di masa pandemi Covid 19 sungguh merupakan pengalaman eksistensial sebagian besar umat beriman. Pandemi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyatakan seluruh keberadaan hidup mereka di hadapan Tuhan. Tuhan dirasakan hadir sebagai yang tetap mengasihi dan melindungi. Pengalaman doa menjadi kekuatan umat untuk menjalani hidup di masa pandemi. Perayaan Ekaristi online walaupun menyimpan kekurangan tetapi tetap memberi kekuatan dan bekal rohani dalam kehidupan umat. Mereka tetap merasakan kehadiran dan campur tangan Tuhan. Oleh karena itu beriman di tengah pandemi menjadi suatu pengalaman unik bagi setiap orang beriman.

Rozikin

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dengan adanya kemajuan tehnologi sekarang ini banyak kejadian yang menimpa anak anak kita sebagai contoh banyak  Tindak Pidana Kekerasan atau ancaman kekerasan ,tipu muslihat, serangkaian kata bohong , memaksa atau membujuk anak dibawah umur untuk melakukan persetubuhan dan atau pencabulan, ini sering terjadi di daerah daerah ,hampir di seluruh wilayah Indonesia  Hal ini karena kurangnya pemahaman hukum terhadap anak anak terutama hukum pidana dan Hukum perlindungan anak ,Anak anak kita tidak berfikir dengan meniru dan bergaya seperti yang ada di internet ,anak anak tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan tersebut sebenarnya melanggar hukum,,maka dengan adanya kejadian tersebut kita selaku orang tua harus waspada dan selalu memperhatikan anak anak kita dalam kehidupan sehari hari,Demikian karena dengan adanya kemajuan tehnologi, sebagaimana hubungan antara anak yang satu dengan yang lainnya sangat mudah dan cepat,apalagi dalam masa pandemi ini mereka anak anak kita tidak sekolah secara off line tetapi sekolahnya secara on line,dan banyak kesempatan untuk bermain hp dalam setiap harinya ,Kalau kita selaku orang tua tidak memperhatikan anak anaknya ,mereka bisa berhubungan dengan sembarang anak ,yang mengakibatkan moral dan etika anak anak kita rusak.Contohnya banyak kejadian yang orang tuanya bekerja di luar negeri ,anak anak mereka jadi tidak karuan dalam kelakuan dan moralnya ,banyak banyak anak anak yang dibawah umur dengan bebasnya melakukan hubungan intim layaknya suami istri,mereka mulai dini atau kecil sudah di tinggal orang tuanya ,bekerja di luar negeri ,sehingga pengawasan anak anak tersebut terlalu bebas dan kurangnya perhatian.Ini terjadi karena kemajuan Tehnologi yang sangat pesat ,apa yang ada di seluruh dunia ini bisa kita ketahui baik itu yang sifatnya mendidik maupun yang merusak moral anak kita ,contoh yang merusak moral banyak disajikan film film porno di dalam akun hp ini, kalau yang sifatnya mendidik tidak menjadi masalah contohnya anak anak mengetahui kejadian dan berita berita di luar sana ,ini bisa menambah pengetahuan dan pengalaman anak.Sehingga banyak kejadian kejadian yang menimpa anak anak kita , Karena kurangnya pengawasan , banyak juga anak anak kita terlibat narkoba ,maupun mengkonsumsi pil pil koplo, demikian juga minum minuman keras , mereka semua ini meniru gaya hidup di internet internet yang serba gelamor ,mereka belum berfikir kalau semua itu sebenarnya merusak masa depan diri mereka sendiri .Itulah kita selaku orang tua harus benar benar memperhatikan tingkah laku anak anak kita , agar jangan sampai anak anak kita terjerumus ke dalam lembah hitam yang salah ,sehingga melanggar Undang undang perlindungan anak dan juga undang undang KUHP Karena Pandemi covid 19 yang tidak kunjung selesai sehingga anak anak kita belajar secara on line di rumah yang bisa mengakibatkan terlalu banyak waktu senggang untuk anak anak kita bermain HP ,sehingga pemikiran anak anak kita tersebut cenderung pengin mempraktekkan nseperti apa yang di lihat di HP ,yang mana apabila yang ndi lihat di HP tersebut mungkin yang mendidik ,anak kita akan menjadi lebih baik tetapi apabila yang dilihat di HP tersebut gambar gambar pornograpi maka akan membuat pelajaran kepada anak anak kita dan kelakuan yang pantas dilakukan oleh seorang anak yang usianya masih dibawah umur ,sehingga ini bisa merusak masa depan anak anak bangsa kita ,maka dalam hal ini kita selaku orang tua harus benar benar mengawasi dan betul betul memperhatikan anak anak kita biar jangan sampai melakukan hal hal yang tidak senonoh dan tidak anak anak kita melakukannya , sebagai contoh kejadian yang dilaporkan di unit PPA ( Pelayanan Perempuan dan Anak ) di Sat Reskrim Polres Kendal, Polda Jawa Tengah     Seorang Anak sampai melakukan perbuatan seperti itu karena disebabkan kurangnya pengawasan dari orang tua ,orang tua membiarkan anaknya bermain tanpa pengawasan yang ketat dari orang tua ,sehingga setelah kejadian tersebut baru orang tuanya kaget dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian,Sebelum hal ini terjadi harus betul betul kita selaku orang tua kontrol kepada anak anak kita .lebih baik kita cerewet dari pada anak anak kita kebablasan.Karena Tehnologi sekarang ini sudah sangat maju apapun bisa dilihat dan dengar dari youtobe maupun instagram dan lainnya

Mukhtar, Mukhtar

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca dini pada anak usia 5-6 tahun  melalui media gambar di RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023, adapun pertanyaan penelitian sehingga rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana cara meningkatkan kemampuan membaca dini anak usia 5-6 melalui media gambar di RA Al Manshuriah 2) Apa saja hambatan Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun dengan menggunakan media gambar di RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023. Untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut peneliti merancang penelitian dengan menggunakan jenis dan metode kualitatif, dari penelitian ini usia anak 5-6 tahun pada RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023, untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan tekhnik observasi, wawancara, dokumentasi, selanjutnya menggunakan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kemampuan membaca dini dengan menggunakan media gambar pada RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023 sudah tepat yaitu dengan metode belajar sambil bermain, hal ini dibuktikan dengan hasil skor anak pada observasi ke dua yaitu Dari hasil observasi kedua menunjukan bahwa anak yang tingkat kemampuan membaca terdapat 9 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH) 62,5%. 5 orang anak mulai berkembang (MB) 31,25%, dan 1 orang anak yang belum berkembang (BB) 6,25% . sesuai dengan factor-faktor pendukung yaitu metode yang menantang dan merangsang serta kepedulian seorang guru terhadap anak, adapun hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu  rasa ketertarikan anak terhadap guru masih kurang, tidak ada sinergi guru dengan sekolah, kerjasama antara guru dengan orang tua anak masih belum maksimal, sebagai alternative dari hambatan-hambatan tersebut adalah guru menghadirkan  model-model pembelajaran yang menantang peduli terhadap nuansa dalam pembelajaran, menunjukkan kepribadian yang positif dengan menanamkan nilai-nilai agama.

Dominikus Jose Toda; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Pelayan  pastoral  adalah  suatu  kegiatan  penggembalaan  untuk  melayani sesama. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan pelayanan pastoral  baik  gambaran  rohani,  bentuk  pelayanan  dan  harapan  warga  binaan  di Rumah Tahanan Kelas IIA Palangkaraya. Metode digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi penentuan topik, profil informan, wawancara dengan informan, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang terjadi.

Theresia Mega; Fransiskus Janu Hamu; Romanus Romas; Widya Ariyani

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini dilatarbelakangi dari keprihatinan penulis terhadap permasalahan yang ada yakni khotbah yang belum dapat memenuhi harapan dan kebutuhan umat, sebagian khotbah yang disampaikan tidak sesuai konteks yang mengakibatkan umat tidak memahami isi khotbah yang didengarkan, pertumbuhan iman umat menjadi terhambat tidak berakar karena pengetahuan umat tentang Sabda Allah itu kurang mendalam. Pertanyaan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran khotbah yang selama ini berlangsung di Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana peran khotbah selama ini dalam menumbuhkan iman umat beriman di Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Studi ini juga bertujuan untuk dapat menjadi pedoman bagi siapa saja yang terpanggil untuk menjadi penyambung Lidah Allah.

Tri Badi; Sulastri Sulastri; Immanuel Rianto Sitorus

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The combination of low-dose intrathecal morphine with spinal anesthesia provides an effective and safe postoperative analgesia effect and may enhance the analgesia effect of bupivacaine. At Vita Insani Hospital, almost all patients who will undergo S.C surgery are generally carried out with spinal anesthesia by an anesthesiologist with habitual drug use and the dose used is bupivacaine 0.5% hyperbaric 12.5 mg plus adjuvant morphine 0.2 mg. Seeing the phenomenon of this case, the researcher wanted to see how the description of the effect of giving bupivacaine 0.5% hyperbaric 12.5 mg plus adjuvant morphine 0.2 mg which is commonly used in spinal anesthesia on the duration of analgesia and pain response time that will be felt by patients after sectio caesarea surgery at RS Vita Insani. The research design used is a quantitative descriptive method with a cross sectional approach, with the method used in this research is a prospective descriptive conducted in the post-surgical treatment room (recovery room) Central Surgical Installation (IBS) Vita Insani Hospital from May 2021 to July 2021. This study only uses one group because it only describes the results of a condition. The number of samples as many as 63 samples with purposive sampling technique in accordance with the inclusion and exclusion criteria that have been determined The respondents felt the most pain starting at 3 hours of postoperative assessment with respondents who felt mild pain as many as 31 cases (49.2%) and at least respondents who felt severe pain as many as 5 cases (7.9% ). and pain increased at 4 hours postoperative assessment, namely moderate pain. However, it can also be seen at 0 to 2 hours of postoperative pain assessment that more respondents still do not feel pain. That the duration of analgesia began to decrease in the first hour and then the most significant postoperative pain was felt at 3 hours postoperatively. So that other pain management is needed to reduce the pain experienced by patients such as relaxation techniques, distraction and collaboration of pharmacological therapy in dealing with postoperative pain.

Sri Kuntari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The problem in this study is the low quality of learning Business Economics class X Office Automation and Governance, which is known from the average student learning outcomes in the subject of Business Economics only reaching 67.43, in other words it has not reached the specified KKM, which is equal to 78, this is due to the lack of use of media images with learning models in the teaching and learning process, lack of student interest, and low student learning outcomes in learning Business Economics. Therefore, this research discusses the use of media images with the Examples Non Examples learning model to improve student learning outcomes in class X Business Economics Automation and Office Management at SMK Negeri 8 Samarinda. This study uses the Classroom Action Research (PTK) method, the research procedure used is in the form of cycles and each cycle is carried out through four stages, namely: planning, implementing, observing, and reflecting. The data collection technique was carried out using qualitative techniques, while the data collection tool used was a question instrument. The subjects of this study were class X students of Office Automation and Governance at SMK Negeri 8 Samarinda with a total of 35 students. The results showed that the use of media images with the Examples Non Examples learning model can improve student learning outcomes in learning Business Economics. This can be seen from the completeness of student learning outcomes in the pre-cycle, namely 18 students (51.43%), there was an increase in cycle I, namely 27 students (77.14%) and in cycle II it increased to 35 students (100%). Based on the results of the study, it can be concluded that the use of media images with the Examples Non Examples learning model can improve student learning outcomes in the subject of Business Economics class X Office Automation and Management at SMK Negeri 8 Samarinda.