Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 581-600 of 629

Analytics

Yolanda Raba Here

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2023 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

The practice of polygamy is a problem in the family that often occurs, in the Christian faith polygamy is in conflict with the principle of marriage. Family is God's creation since the beginning of the first human being, namely Adam and Eve. God first made humans a pair, so it is clear that in the event that the first humans had one husband and one wife, with this statement we can conclude that polygamy is not permitted by Christians and with polygamy is strictly prohibited in the Christian faith. The point of polygamy is to have more than one wife and that the Bible does not approve of polygamy happening. God does not approve of the marriage of more than one wife in Genesis 2:24 where it is very clear that a man will unite with his wife so that they become one flesh.    

Milawati, Milawati; Widyastuti, Widyastuti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kematian orangtua akibat COVID-19 dapat menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam sehingga menyebabkan remaja yang ditinggalkan harus melalui proses grief hingga mampu mencapai penerimaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran grief dan proses grief serta faktor-faktor yang mempengaruhi grief pada remaja perempuan pasca kematian orangtua akibat COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik analisis theory driven. Responden dalam penelitian ini berjumlah 3 (tiga) remaja perempuan berusia 18-20 tahun dan telah kehilangan orangtua akibat COVID-19 yang terjadi 1-2 tahun yang lalu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran grief responden terdiri atas berbagai gejala grief yang menyangkut aspek fisik, sosial, spiritual dan  psikologis. Proses grief melalui 5 tahap yaitu denial, anger, bargaining, depression dan acceptance, tetapi proses yang dialami responden tidak terjadi secara berurutan dan bersifat dinamis menuju penerimaan. Hal tersebut terjadi karena terdapat faktor pendukung antara lain kemampuan menguatkan diri, memiliki cita-cita dan harapan yang kuat, dukungan dari keluarga dan teman serta faktor penghambat antara lain hubungan emosional dengan orangtua yang meninggal, grief yang tidak terantisipasi, lapisan kehilangan, tidak menyaksikan orangtua meninggal hingga dimakamkan, isolasi mandiri setelah kehilangan dan stigma sosial yang negatif. Implikasi penelitian ini yaitu menambah khazanah kajian ilmu psikologi khususnya psikologi klinis, psikologi perkembangan dan secara lebih spesifik mengenai grief pada remaja pasca kematian orangtua akibat COVID-19.

Ani Satul Inajati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis tentang upaya meningkatkan pemahaman konsep  siswa melalui metode model pembelajaran Teams Games Tournament. Berdasarkan latar belakang masalah yaitu adanya kejenuhan atau kurang semangat belajar, hasil ulangan harian siswa masih di bawah standar KKM dan kurangnya media belajar dan metode yang kurang menarik dalam proses pembelajaran. Hasil analisis terhadap sejumlah artikel menunjukkan bahwa pembelajaran model Teams games Tournament ini dapat memberikan implikasi bagi guru untuk menjadikan metode ini sebagai alternatif pilihan dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa

Nurdina Hasanah; Sapna Andani Batubatara; Dalilah Awanis

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Siswa mengalami kesulitan dengan alat bantu pembelajaran matematika.Banyak siswa memiliki kesan bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit untuk dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif ragam TPS dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada jenjang kelas lima sampai dengan kelas enam. Partisipan dalam penelitian ini adalah 21 siswa kelas lima. Penelitian ini merupakan penelitian observasi kelas. Teknik pengumpulan data berdasarkan nilai tes siswa.Teknik analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dan kuantitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika secara keseluruhan mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan naiknya nilai ujian antara semester pertama dan kedua (masing-masing 1410 dan 1600; 67 dan 76 persen; 67 dan 76 persen; 76% dan 95% ketuntasan belajar). Hasil belajar meningkat antara siklus pertama dan kedua. Berdasarkan angka tersebut, rata-rata hari kerja menjadi lebih lama sekitar 9 persen, dan rata-rata lama waktu yang dihabiskan untuk belajar meningkat sekitar 24 persen. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran kooperatif seperti TPS dengan siswa kelas V dapat meningkatkan nilai matematika mereka. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik dengan memfasilitasi pengembangan model pembelajaran yang disesuaikan dengan kepribadian unik setiap individu.

Satriadi Satriadi; Lukman Hidayat; Fhira Desvika; Mayang Sari; Sandri Zuntika

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Media promosi memiliki dampak yang besar terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). UMKM harus mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut. UMKM Kue Bawang Jadul merupakan UMKM yang ada di Kota Tanjungpinang. Untuk menghadapi kondisi ini, UMKM Kue Bawang jadul memiliki beberapa permasalahan. Permasalahannya adalah media pemasaran yang digunakan hanya sebatas whatsapp dan hanya menggunakan teknis word of mouth sehingga UMKM kurang berkembang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh media promosi terhadap peningkatan penjualan yang dilakukan oleh UMKM Kue Bawang Jadul. Metode yang digunakan kualitatif untuk memberikan informasi yang komprehensif  kepada peneliti, teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan metode pengumpulan data menggunakan Interview. Lalu menggunakan uji triangulasi untuk mengetahui data valid atau tidak. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemasaran yang dilakukan pada UMKM Kue Bawang Jadul tidak ada peningkatan yang signifikan. Kemudian perbaikan media pemasaran yang harus dilakukan oleh UMKM Kue Bawang Jadul ialah memperluas pemasaran melalui media digital lainnya seperti Instagram, Facebook, dan beberapa marketplace yang tersedia dalam upaya peningkatan penjualan.  

Rachmawati, Cindhy Pramita; Amiranto, J.B

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Audit Internal pada PT. Perkebunan Nusantara XI menerapkan pengendalian internal yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan efisiensi operasional perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui wawancara, yaitu tanya jawab langsung dengan auditor internal perusahaan untuk mengetahui perkembangan dan kegiatan perusahaan, dan observasi yaitu pengamatan yang dilakukan secara langsung tanpa perantara terhadap objek. Berdasarkan data hasil penelitian yang dianalisis, dapat disimpulkan bahwa kriteria pengendalian internal menurut COSO (2013) hasil kondisi dari PT Perkebunan Nusantara XI telah melaksanakan pengendalian internal dengan baik ditandai oleh direksi perusahaan telah memberikan asersi secara tertulis dalam Laporan Keuangan audited tahun 2021. Namun, pada tahun 2020 pernah terjadi penyimpangan penerapan Standar Operasional Perusahaan (SOP) di PT. Perkebunan Nusantara XI yang berakibat pada terjadinya penyalahgunaan persediaan gula di pabrik gula. Terdapat oknum pekerja gudang yang melakukan manipulasi data sehingga mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Namun, PT. Perkebunan Nusantara XI ini telah memperbaiki pengendalian internal perusahaan dengan cara memperketat pelaksanaan SOP. Implikasi penelitian ini dapat mengetahui sejauh mana progres yang dilaksanakan oleh karyawan apakah sudah sesuai dengan standar atau rencana kerja, apakah sumber daya telah digunakan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan.

Felix, Handy Muhammad; Bayangkara, Ida Bagus Ketut

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan penerapan Good Corporate Governance dalam mengawal tata kelola perusahaan di PT. Perkebunan Nusantara XI. Dengan menggunakan design kualitatif pendekatan studi kasus (case study), penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara secara mendalam (indepth intervew) dengan auditor internal dan pihak-pihak yang menangani penerapan GCG dan observasi yang dilakukan secara langsung terhadap objek penelitian. Kriteria yang digunakan adalah Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN No. SK-16/S.MBU/2012. tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara. Penelitian menemukan bahwa penerapan Good Corporate Governance pada objek penelitian masih mengandung beberapa kelemahan pada Aspek Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal, Aspek Dewan Komisaris/Dewan Pengawas, Aspek Direksi dan Pengungkapan dan Keterbukaan Informasi. Walaupun penilaian GCG 2021 mencapai skor 89,09 dengan kategori “Sangat Baik”, diharapkan dengan temuan kelemahan oleh peneliti dapat menjadi perbaikan penilaian GCG dimasa yang akan datang untuk PT. Perkebunan Nusantara XI. Implikasi penelitian ini dapat memberikan kontribusi dengan mengoptimalisasi kinerja perusahaan dan mengurangi kelemahan yang dilakukan dalam proses tata kelola perusahaan menjadi baik.

Ma’rufatur Rodhiyah; Irma Indira; Evi Dwi Kartikasari

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Survei literasi keuangan OJK tahun 2020 menunjukkan indeks literasi keuangan Wanita lebih rendah dibandingkan dengan pria, ditambah dengan rendahnya indeks literasi keuangan masyarakat pedesaan dibandingkan masyarakat perkotaan. Literasi keuangan merupakan kecakapan hidup abad 21 yang harus dikuasai agar tercapai taraf hidup yang baik, Kegiatan PKM dilakukan di dsn balong torong, Ds. Balong Wangi, Kec.Tikung, Kab.Lamongan. Persoalan yang dihadapi masyarakat balong torong adalah pendapatan yang tidak menentu dari hasil bertani serta rendahnya tingkat Pendidikan, ditambah dengan minimnya pengetahuan mengenai literasi keuangan membuat mereka kesulitan dalam mengelola keuangan keluarga. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang bertugas mengalola keuangan keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali ibu rumah tangga mengenai literasi keuangan supaya terwujud ketahanan keuangan keluarga. Metode pelaksanaan dengan penyuluhan dan diskusi interaktif dengan peserta 23 orang, Materi pelatihan yang diberikan mengenai skala proiritas dari kebutuhan dan keinginan, pencatatan kas harian, pentingnya menabung dan bijak dalam meminjam. Kegiatan pengabdian ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Implikasi dari kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran ibu rumah tangga dusun balong torong mengenai pentingnya menentukan skala prioritas, menabung, serta dapat mengatur pengeluaran dengan baik setiap harinya sehingga dapat memperkuat ketahanan keuangan keluarga.

Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sepakbola sangat digandurungi seantero dunia, terlebih saat ada Piala Dunia, jutaan pasang mata siap menikmatinya. Melalui kajian filosofis, penelitian menyimpulkan : turnamen Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar merupakan ekspresi ruang bagi tuan rumah untuk mempresentasikan wajah Islam yang penuh kesejukan. Posisi tawar sebagai penyelenggara dimanfaantkan untuk mengklarifikasi bahwa Islam yang selama ini dipersepsikan dunia Barat melekat dengan berbagai aksi kekerasan dan terorisme, dibantah dengan realitas melalui wajah sejuk Islam, meliputi : Opening Ceremony nuansa Islami, standart kesopanan suporter, mural hadis wajah sejuk Islam, area shalat dekat stadion, Quick response Code Islam di hotel, layanan informasi Islam, pameran benuansa Islam, muazin bersuara merdu, berbagi makanan gratis, memakaikan jilbab turis wanita, larangan minuman beralkohol, larangan simbol LGBT, dan larangan aktifitas perjudian. Lewat Piala Dunia, Qatar memperjuangkan posisi tawar dihadapan FIFA, membuktikan keindahan agama Islam dan sekaligus meruntuhkan stigma Barat. Implikasi penelitian, bahwa umat Islam mesti mempunyai posisi tawar didepan dunia Barat, agar tidak disalah pahami tentang ajarannya yang menentramkan dan damai. Promosi kesejukan Islam bisa melalui banyak pintu seperti telah dilakukan oleh Qatar.      

Alma Nur Atika; Rista Syahrida; Hasnah Faizah

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Arab Melayu merupakan aksara yang dimodifikasi dari aksara Arab yang disesuaikan dengan bahasa Melayu. Pada penulisannya terdapat kaidah penulisan Arab Melayu Klasik dan Arab Melayu Modern atau penulisan Arab Melayu Riau saat ini. Pada kaidah penulisan Arab Melayu Klasik, kosa-kata yang berasal dari bahasa Arab ditulis sesuai tulisan bahasa Arab. Namun, pada kaidah penulisan Arab Melayu Modern atau Arab Melayu saat ini semua kosa-kata ditulis sesuai dengan konsonannya tanpa membedakan kosa kata tersebut berasal dari bahasa Arab atau bukan bahasa Arab. Implikasi dari perbedaan penulisan ini, banyak kosa-kata yang berasal dari serapan bahasa Arab penulisannya berbeda dari bentuk aslinya. Perbedaan penulisan ini menyebabkan banyak kesalahan dalam menulis, nama sendiri, nama jalan, nama instansi, nama gedung, dan kosa-kata lainnya yang berasal dari bahasa Arab. Akibat dari kesalahan tersebut tidak hanya salah dalam penulisan kaidah, namun juga dapat merubah makna ketika dibaca. Jika hal ini tidak dikaji ulang, maka akan menyulitkan dalam pengajaran, pemahaman, dan penulisan Arab Melayu.

Ninda Alfani; Tina Rahmawati; Shofiah Alifah P; Difa Zahra Dwinta

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu teknologi yang cukup besar pengaruhnya adalah dunia internet. Internet memperkenalkan masyarakat pada dunia digital. Tentunya perkembangan ini juga berimplikasi pada hukum, khususnya hak cipta. Karya kreatif dalam format tradisional kini dapat dikonversi ke bentuk digital, dan karya yang dilindungi oleh hak digital kini dapat dibuat. Dalam hal ini, undang-undang hak cipta yang digunakan untuk melindungi karya berhak cipta yang harus berkembang. Rumusan masalah yang diangkat ialah bagaimana perlindungan hukum terhadap ciptaan dalam era digital dan  bagaimana implikasi pengaruh teknologi pengaman terhadap perlindungan hukum karya cipta digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mencari informasi dari buku, artikel dan jurnal yang dapat dijadikan bahan referensi untuk memperkuat argumentasi yang ada. Analisis data yang kami gunakan meliputi pengumpulan data kepustakaan, penelusuran dan pencatatan, serta pengelolaan bahan penelitian.

Hasnah Faizah; Nuraini Nuraini; Sandra Julia; Ennida Sari Panggabean

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kaedah penulisan Arab Melayu itu sendiri berkosa-kata yang berasal dari Arab Melayu harus di tulis sesuai dengan tulisan bahasa Arab. Implikasi dari pergeseran kaedah penulisannya,  banyak kosa kata yang diadobsi dari bahasa Arab berbeda penulisan dari bentuk asalnya. Penelitian ini berfokus pada kesalahan bentuk penulisan Arab Melayu yang ditemukan dalam buku panduan baca tulis Arab Melayu untuk MDTA dan kesalahan-kesalahan bentuk penulisan Arab Melayu juga sering terjadi di sekitar kita kita. Contohnya pada nama jalan, bangunan, buku, bahan ajar dan masih banyak lagi. Akan tetapi peneliti akan memfokuskan penelitian pada bahan ajar atau buku panduan yang bersumber dari web online http://online.anyflip.com/yyyfv/nkwt/mobile/. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan penggunaan huruf ڨ، ي، و dalam buku panduan baca tulis Arab Melayu untuk MDTA yang bersumber dari web online. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang analisis datanya menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, simak dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan dalam bentuk penulisan Arab melayu, seperti penggunaan huruf ڨ، ي، و yang tidak tepat sehingga akan mempengaruhi fungsi huruf dan arti dalam penulisan Arab Melayu itu sendiri.

Sakhat Maulidah; Nurul Qomariyah; Siti Antika Ririn Pratiwi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This article reviews the Implications of Multicultural Education on the Religious Mindset of the Millennial Generation. This article aims to explain the impact of implementing multicultural education on the religious mindset of the millennial generation. The writing of this article uses a type of qualitative research with library research methods. The results of this study are to determine the impact of the implementation of multicultural education on the religious mindset of the millennial generation, namely: (1) improving self understanding and self-concept well. (2) increase sensitivity in understanding other people. (3) respecting religious and cultural differences between groups regarding an event, values, and behavior. (4) open our minds in responding to various issues. (5) Stay away from stereotypical views and try to respect others. With multicultural education, a person will become a good human being and more tolerant of diversity, and not passionate about the religion he adheres to. Therefore, a religious mindset based on multicultural education needs to be instilled as early as possible. This includes an appreciation of the existence of cultural plurality, recognition of human dignity and rights, and development of human responsibility towards the inhabited earth.

Teguh Prayogo; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini dalam keluarga Katolik, di Paroki Santo Klemens Puruk Cahu. Melalui studi ini para orang tua diharapkan dapat menyadari serta menghayati peran mereka sebagai pendidik bagi anak di dalam keluarga, serta menjadi contoh dan teladan keluarga Katolik bagi masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif. Data di peroleh dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan yang di dapatkan sebanyak 10 informan yang dibagi menjadi dua bagian yaitu tiga orang pekerja pastoral yang berprofesi sebagi katekis di Paroki Santo Klemens Puruk Cahu, serta tujuh orang yang terdiri dari para orang tua Katolik di Paroki Santo Clemens Puruk Cahu. Langkah-langkah dalam penelitian meliputi proses teknik analisis data metode interaktif, wawancara dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, dan prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menyatakan   bahwa peran orang tua sebagai pendidik iman anak dalam keluarga Katolik di Paroki Santo Klemens Puruk Cahu sudah dijalankan dengan baik. Akan  tetapi tidak  dapat dipungkiri bahwa masih ada sebagian orang tua yang kurang menghayati serta menjalankan perannya dengan maksimal. Hal tersebut dikarenakan faktor pekerjaan serta kekompakan dalam mendidik anak di keluarga. Akan tetapi faktor yang menjadi kendala dapat diselesaikan dengan pemahaman serta komunikasi yang baik antara kedua orang tua, sehingga keluarga Katolik diharapkan mampu menjadi contoh serta teladan bagi masyarakat, seperti yang ditunjukkan oleh Keluarga Kudus dari Nazaret.

Deni Santesa; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  bagaimana  partisipasi  orang muda Katolik dalam kehidupan menggereja di Paroki Santo Yosef Kudangan. Permasalahannya adalah orang mudaKatolik kurang menghayati kehidupan menggereja dan kehidupan rohani, sehingga sebagian dari orang muda Katolik lebih mengikuti gaya hidup yang sifatnya duniawi dibandingkan gaya hidup sifatnyarohani.Dengan realita yang nampak maka penulis tertarik untuk mengkaji tema skripsi partisipasi orang muda Katolik dalam keidupan menggereja di Paroki Santo Yosef Kudangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Tempat pelaksanaan penelitian di Paroki Santo Yosef Kudangan. Dengan informan yang telah diteliti berjumlah 14 orang yang di kelompokan menjadi 2 yaitu orang muda Katolik dan petugas pastoral. Langkah-langkah penelitian meliputi penentuan tema, profil informan, percakapan dengan informan, refleksi, implikasi, sintesis dan prospek.   Hasil penelitian ini menunjukan bahwa orang muda Katolik di Paroki Santo Yosef  Kudangan sudah berpartisipasi dalam kehidupan menggereja, meskipun tidak semua orang muda Katolik menyadari apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab mereka di dalam Gereja. Melalui studi ini diharapkan para orang muda Katolik lebih menghayati iman mereka akan Kristus dan diwujudnyatakan dengan ikut terlibat aktif  dalam tugas pelayanan Gereja.

Sandi Sandi; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   sampai   sejauh   mana pemahaman katekis dalam memanfaatkan media digital untuk berkatekese kepada kaum muda   guna menumbuhkan iman para kaum muda di Paroki Santo Yosef Kudangan. Studi ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh katekis dalam memanfaatkan media yang ada dan mengetahui apa sarana alternatif dalam menyampaikan katekese kepada kaum muda sehingga lebih menarik dan mudah mereka ketahui. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi dialog dengan para informan  yang telah ditentukan, profil infoman, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis prospek yang akan terjadi.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar katekis sudah mengetahui  tentang  media  digital,  tetapi  mereka  belum  menggunakan  media digital  sebagai  sarana  alternatif  dalam  menyampaikan  katekese  kepada  kaum muda.  Mereka  masih  menggunakan  cara  yang  lama  dalam  karya  pelayanan mereka, khususnya dalam bidang karya pastoral dan katekese. Simpulan dalam  penelitian    ini  adalah diperlukan  adanya  kerjasama antara pastor   paroki,   dewan   paroki,   petugas   pastoral,   dan   kaum   muda   dalam menggunakan media digital yang ada demi pengetahuan tentang iman Katolik. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya kerjasama dari para katekis dan juga pihak paroki bagaimana dalam memanfaatkan media digital yang ada supaya mempermudah dalam karya pewartaan khususnya dalam bidang pastoral dan katekese kepada kaum muda.

Resiana Resiana; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran bapak  sebagai  benteng  keluarga  Katolik  di  Stasi  Santo  Yakobus  Penda Asam. Alasan penulis  mengambil judul ini karena berangat dari sebuah keprihatinan   yang   mendalam   melihat   bahwa   sebagian   bapak   kurang memiliki sebuah tanggung jawab terhadap keluarga. Melalui studi ini diharapkan agar kaum bapak—bapak dapat menyadari peran mereka sebagai benteng keluarga katolik dan dapat menjalankan peran mereka dalam keluarga, serta dapat menjadi contoh dan teladan yang baik bagi anggota keluarga.   Jenis   penelitian   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan yang didapat 11 informan. Langkah-langkah dalam penelitian meliputi penentuan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran seorang bapak secara umum dalam keluarga Katolik di Stasi Santo Yakobus Penda Asam menunjukan sikap tanggung jawab yang ideal terhadap anggota keluarga mereka masing—masing dengan tetap setiap menjalankan peran mereka sebagai  benteng keluarga katolik  meskipun  tidak semua bapak—bapak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan yang diharapkan. Suka dan duka dalam menjalankan bahtera rumah tangga Katolik  tentu  banyak  namun  tetap  dijalani  dengan  penuh  setia  dan tanggung jawab. Adapun upaya yang dilakukan sebagai benteng keluarga dengan tetap setia terhadap panggilan hidup berkeluarga. Implikasi bagi karya pastoral dan katekese yaitu dapat menambah pengetahuan keluarga Katolik terutama bagi bapak—bapak dalam kehidupan berumah tangga, dengan demikian keluarga Katolik dapat mengikuti suri teladan keluarga Kudus Nazaret Yesus, Maria, dan Santo Yosef.

Mareta Karunia; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orang tua tentang pemberian nama baptis kepada anak, mengetahui peran petugas pastoral dalam memberikan pemahaman kepada Orang tua tentang pemberian nama baptis, Menguraikan implikasi bagi karya pastoral katekese tentang pemberian nama baptis kepada anak di Paroki Santo Mikael Tamiang Layang. Penelitian   ini   merupakan   penelitian   kualitatif,   dengan   langkah-langkah sebagai berikut: penentuan tema, wawancara dengan informan, profil informan, refleksi, implikasi, sintesis, prospek. Pada penelitian ini penulis menggunakan kedua jenis sumber data yakni sumber data sekunder dan sumber data primer. Informan yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah orang tua Katolik dan Petugas Pastoral. Hasil penelitian menyatakan bahwa, orang tua Katolik memiliki pengetahuan tentang apa saja nama baptis yang bisa diberikan. Orang tua Katolik menerapkannya dengan memberikan nama baptis kepada anaknya tetapi, orang tua tidak memahami apa kisah dari nama baptis yang diberikan, serta apa yang dapat diteladani dari nama tersebut, sehingga peran dari nama baptis tersebut sama saja tanpa ada perbedaan dengan nama yang lain. Untuk mengatasi hal tersebut, Gereja Katolik perlu berusaha untuk mengadakan program pembinaan, perlu adanya usaha dari gereja paroki untuk membuat program pembinaan bagi orang tua Katolik yang ingin membaptis anaknya oleh petugas pastoral. Setidaknya dengan adanya program tersebut maka pengetahuan dan pemahaman orang tua Katolik semakin bertambah dan dapat diterapkan ketika hendak membaptis sang anak.

Miraliani Miraliani; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   menemukan   sejauhmana   nilai-nilai mamapas lewu dapat memberikan kontribusi bagi penghayatan iman Kristiani khususnya Sakramen Tobat di Stasi Sto. Engelbertus Teluk Betung. Melalui karya ilmiah ini diharapkan agar semua umat Katolik dapat menyadari pentingnya Sakramen  Tobat  dan  melaksanakan  pengakuan  dosa  agar  dapat  memperbaiki relasi yang telah rusak akibat dosa serta menjalani kewajibannya sebagai umat yang beriman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperoleh yaitu dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kriteria informan yang baik tentu memiliki pengetahuan dan pengalaman yang peneliti perlukan, memiliki kemampuan   untuk   merefleksikan,   pandai   mengeluarkan   pikiran   (pandai berbicara), memiliki waktu untuk diwawancarai, dan berkemauan untuk berpartisipasi. Langkah-langkah penelitian meliputi penentuan tema, percakapan dengan informan, profil informan, refleksi,  implikasi, sintesis dan prospek ke depan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa umat Katolik yang ada di Stasi Teluk Betung memiliki pemahaman yang minim tentang Sakramen Tobat. Mereka tidak rutin melaksankan pengakuan dosa dikarenakan tidak ada yang memberi arahan kepada mereka untuk meminta pelayan sakramen (pastor) melaksanakan pengakuan dosa. Mereka di pihak lain mengerti dengan baik budaya mamapas lewu, karena mereka ikut melaksanakannya. Tujuan mamapas lewu yaitu untuk menyadarkan warga kampung akan  kesalahan yang telah dilakukan, demikian halnya dengan Sakramen Tobat yang merupakan usaha seorang beriman untuk mengakukan dosanya kepada pelayan sakramen agar memperoleh rahmat pengampunan dan keselamatan dari Allah. Nilai-nilai mamapas lewu yaitu gotong royong, kepatuhan, ketertiban, nilai etik dalam berperilaku, refleksi religius, refleksi aksiologis dan pendidikan. Nilai yang ada di dalam budaya mamapas lewu, dapat memberikan kontribusi bagi penghayatan iman kristiani, khususnya penghayatan Sakramen Tobat. Oleh karena itu, penghayatan nilai-nilai budaya mamapas lewu dapat membantu umat untuk semakin menyadari pentingnya Sakramen Tobat di mana mereka tidak hanya memiliki pengetahuan tentang Sakramen Tobat tetapi ikut juga  berpartisipasi  melaksanakan  tugas  dan  kewajiban  mereka  sebagi  umat Katolik yang menjalankan lima perintah gereja, khususnya perintah yang keempat yaitu mengaku dosalah sekurang-kurangnya setahun sekali.

Crisfiani Crisfiani; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  sejauh  mana  para  keluarga muda menghayati perkawinan Katolik dan apa yang menjadi kebutuhan mereka untuk semakin menghayati perkawinan Katolik di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Perkawinan merupakan bagian terpenting dalam membangun keluarga, namun  banyak  kendala  yang harus dihadapi  oleh  pasangan  suami istri  dalam menghayati perkawinan Katolik mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik  untuk mengkaji  tema  skripsi  tentang penghayatan  perkawinan Katolik bagi keluarga muda Kristiani.   Jenis penelitian ini adalah  penelitian  kualitatif.  Data  diperoleh  melalui wawancara dan dokumentasi. Tempat pelaksanaan penelitian di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Informan yang telah diteliti berjumlah 15 orang yang dikelompokan menjadi dua yaitu keluarga muda berjumlah 11 KK dan petugas pastoral  ada  4  yaitu  Pastor  paroki  dan  3  orang katekis.  Analisa  data  dengan menyajikan data, melaksanakan Verifikasi, dan menarik kesimpulan. Langkah- langkah penelitian meliputi penentuan tema, profil informan, percakapan dengan informan, refleksi, implikasi, sintesis dan prospek.   Hasil penelitian menunjukan bahwa sifat dan tujuan perkawinan Katolik sudah cukup dipahami oleh keluarga muda. Penghayatan perkawinan keluarga muda memang sangat perlu suatu keintiman antara suami istri melalui relasi yang baik, akan tetapi masih ada permasalahan yang mucul dalam rumah tangga yaitu komunikasi yang kurang dan ekonomi rumah tangga. Keluarga muda menyadari bahwa betapa pentingnya pendampingan bentuk katekese dan pengajaran mengingat bahwa pendampingan bagi keluarga muda di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah ini masih belum terlaksana pendampingan keluarga muda secara khusus.  Gereja memang sangat  perlu mengupayakan  pembinaan  lanjutan  bagi keluarga muda dalam bentuk rekoleksi, sharing antara keluarga, dan pertemuan yang berkaitan dengan meningkatkan penghayatan perkawinan katolik bagi keluarga muda.