Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 581-600 of 632

Analytics

Roni Rusmana; Yayat Suharyat

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Al-Qur'an dan Hadis sebagai pondasi umat Nabi Muhammad saw dan seluruh umat islam, Ilmu pengetahuan juga merupakan komponen utama dari isi Alquran juga hadis. karena keduanya tidak dapat dipisahkan, Al-Qur”an dan Hadis adalah sumber dari segala sumber ilmu. Sedangkan secara substansi, Islam adalah agama penerang dimana semua ilmu pengetahuan bisa berkembang karena islam memiliki al-qur’an dan hadis sebagai pedoman dan setiap manusia diberi hak untuk mengembangkan setiap wawasan ilmu pengetahuan yang mereka miliki karena allah sudah memberikan akal kepada setiap manusia, dan salah satu bukti manusia berakal yaitu berkeyakinan sebagai bentuk rasa syukur atas anugrah allah yang luar biasa, Ilmu yang allah berikanlah yang mebuat manusia bisa berkembang. Dengan ilmu lah manusia bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga manusia lebih terarah dalam menajalani hidup, Allah juga memberikan anugrah emosi kepada manusia untuk manusia bisa semangat dalam menjalankan segala sesuatu, Gabungan ilmu dan emosi lah yang membuat manusia bisa berkembang dan bermanfaat.dan fungsi ilmu pengetahuan dalam proses kehidupan manusia tidak akan pernah berjalan sesuai fitrah tanpa adanya suatu pedoman maka kita selaku umat islam harus meletekan segalal sesuatu berdasakan Al-qur’an dan Hadis.  

Dariyadi Dariyadi

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi masyarakat Buton. Tradisi tersebut adalah posuo yang diberlakukan bagi remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah observasi dan wawancara yang dilakukan secara bertahap. Setelah pengumpulan data, kemudian melakukan analisis menggunakan pendekatan Miles dan Haberman. Pendekatan tersebut meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Simpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi posuo masyarakat Buton adalah nilai pendidikan i’tiqodiyah. Nilai i’tiqodiyah dalam ritual posuo perempuan Buton terlihat pada setiap prosesi yang dilakukan. Mengawali dan mengakhiri prosesi posuo dengan memohonkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran, perlindungan, dan keselamatan terhadap para gadis yang di-suo; nilai amaliyah, dalam rtiual posuo, mengajarkan para gadis untuk taat beribadah kepada Allah SWT, mendidik mereka untuk menjadi perempuan yang mampu menjaga tingkah laku, ucapan, dan membekali mereka ilmu dalam berumah tangga; nilai khulukiyah, merupakan nilai yang mengajarkan etika yang baik bagi perempuan-perempuan dalam prosesi posuo. Pengetahuan tentang khulukiyah bertujuan untuk membersihkan diri para gadis dari perbuatan yang dinilai rendah, lalu menuntun mereka untuk menghiasi diri dengan akhlak baik; nilai duwaliyah, pada puncak acara posuo, pihak keluarga menyajikan aneka hidangan untuk dinikmati para undangan. Undangan yang hadir dari berbagai kalangan, keluarga, kerabat, dan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. Penyelenggara acara posuo akan berbagi rezeki dengan menajikan aneka hidangan makanan dan minuman kepada para tamu undangan yang hadir.  

Gracia M. N. Otta

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

GEMBALA BANGSA ( Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru Sekolah Minggu ) merupakan sebuah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Letbaun, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai pengembangan pembelajaran kreatif dan inovatif guna meningkatkan minat belajar serta member pengalaman belajar bagi Guru Sekolah Minggu dan anak-anak Sekolah Minggu khususnya di wilayah pelayanan Klasis Semau Kabupaten Kupang – Nusa Tenggara Timur. Sebagai dasar pelaksanaan pengembangan pembelajaran, metode Total Physical Response (TPR) diaplikasikan melalui permainan dan lagu guna memperkaya kosa kata serta merespon dengan menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan latihan. Dalam kegiatan ini, permainan yang dilatih adalah Whisper-Race Game, Stations, River-Back Game, Take Game, dan Preposition Game. Seperti versi Indonesianya, Whisper-Race Game melatih keterampilan mendengarkan dan ketepatan dalam menyampaikan pesan. Stations adalah penamaan objek sekitar dan anak-anak Sekolah Minggu akan berlatih mencocokkan objek dengan nama yang ditentukan. Nama-nama disesuaikan dengan nama tokoh Alkitab versi bahasa Inggris. River-Back Game melatih keterampilan mendengarkan dan konsentrasi. Take Game juga melath keterapilan mendengarkan dan konsentrasi. Preposition Game dilatih sebagai bagian dari kegiatan ini karena anak-anak Sekolah Minggu juga merupakan pelajar pada Sekolah Menengah Pertama yang belajar materi ini di sekolah. Selain permainan, lagu-lagu Bahasa Inggris bertema Alkitabiah juga diajarkan seperti Deep and Wide (Panjang dan             Lebar), Good Is So Good (Allah itu Baik), Read Your Bible (Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari) dan The B-I-B-L-E. Secara umum, dapat diterima dengan baik oleh para peserta Guru Sekolah Minggu. Diharapkan dapat membawa dampak positif di lingkungan belajar Sekolah Minggu. Kata kunci : pengabdian kepada masyarakat, sekolah minggu, respons fisik total

Samsul Fajeri; Husin; Aulia Sani; Abdul Rashid bin Abdul Aziz

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

Children are a gift from Allah SWT that should be grateful for, guarded, cared for, guided, educated and must also develop all their potential according to their nature. Education for children has got the most important place, because education is a very important factor in changing a civilization. This study aims to improve the role of parents in educating their children according to religious demands based on the Qur'an so that what is expected by parents can be applied to their children in living life. So this research is a library research. In this research will be explored about Early Childhood Education according to the Qur'an in the study of maudhu'i interpretation. Data were collected from various literatures, such as books, the Koran, interpretations and other research results are then processed into informative data. The results of this study indicate that the active role of parents in educating children is very much needed. Negligence of parents in educating children from an early age can result in unfavorable children's behavior in the future. Children's education according to the Qur'an shows how good children's behavior is, about what is the sense of responsibility for moral development in children, responsibility for attitudes towards children, responsibility for social development in children, responsibility for fostering prayer in children.

Samsul Fajeri; Husin; Farida Hendriyani; Abdul Rashid bin Abdul Aziz

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

Memorizing the Koran is one form of our efforts to get closer to Allah SWT through His words. The tilawati method is a book of teaching and learning methods to read the Koran with a balanced classical-read-listen approach. The implementation of the Tilawati Method in learning the tahfidz of the Koran to improve the quality of reading the Koran is a process of reading verses that must be memorized perfectly and becomes a good quality reading. This study aims to find out how the tilawati method becomes a method that focuses on how to read the Koran easily and pleasantly, by using this tilawati method students can find out how to recite the Koran so that reading the Koran becomes quality reading at TPA Hidayatul Science Unit 332 Village Paliat. The methodology used in this study was carried out by field observation which is a descriptive qualitative research. Based on the results of this study, the Implementation of the Tilawati Method in Tahfidz Koran at TPA Hidayatul Ilmi Unit 332 in Paliat Village can support learning tahfidz Koran because it makes it easier for teachers and students to teach and learn, and improves the quality of reading and memorizing the Koran, can make it easier for children to read the Koran well and correctly in accordance with applicable rules, making students fluent in reading the Koran and avoiding mistakes in the meaning of the Koran

Miraliani Miraliani; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   menemukan   sejauhmana   nilai-nilai mamapas lewu dapat memberikan kontribusi bagi penghayatan iman Kristiani khususnya Sakramen Tobat di Stasi Sto. Engelbertus Teluk Betung. Melalui karya ilmiah ini diharapkan agar semua umat Katolik dapat menyadari pentingnya Sakramen  Tobat  dan  melaksanakan  pengakuan  dosa  agar  dapat  memperbaiki relasi yang telah rusak akibat dosa serta menjalani kewajibannya sebagai umat yang beriman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperoleh yaitu dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kriteria informan yang baik tentu memiliki pengetahuan dan pengalaman yang peneliti perlukan, memiliki kemampuan   untuk   merefleksikan,   pandai   mengeluarkan   pikiran   (pandai berbicara), memiliki waktu untuk diwawancarai, dan berkemauan untuk berpartisipasi. Langkah-langkah penelitian meliputi penentuan tema, percakapan dengan informan, profil informan, refleksi,  implikasi, sintesis dan prospek ke depan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa umat Katolik yang ada di Stasi Teluk Betung memiliki pemahaman yang minim tentang Sakramen Tobat. Mereka tidak rutin melaksankan pengakuan dosa dikarenakan tidak ada yang memberi arahan kepada mereka untuk meminta pelayan sakramen (pastor) melaksanakan pengakuan dosa. Mereka di pihak lain mengerti dengan baik budaya mamapas lewu, karena mereka ikut melaksanakannya. Tujuan mamapas lewu yaitu untuk menyadarkan warga kampung akan  kesalahan yang telah dilakukan, demikian halnya dengan Sakramen Tobat yang merupakan usaha seorang beriman untuk mengakukan dosanya kepada pelayan sakramen agar memperoleh rahmat pengampunan dan keselamatan dari Allah. Nilai-nilai mamapas lewu yaitu gotong royong, kepatuhan, ketertiban, nilai etik dalam berperilaku, refleksi religius, refleksi aksiologis dan pendidikan. Nilai yang ada di dalam budaya mamapas lewu, dapat memberikan kontribusi bagi penghayatan iman kristiani, khususnya penghayatan Sakramen Tobat. Oleh karena itu, penghayatan nilai-nilai budaya mamapas lewu dapat membantu umat untuk semakin menyadari pentingnya Sakramen Tobat di mana mereka tidak hanya memiliki pengetahuan tentang Sakramen Tobat tetapi ikut juga  berpartisipasi  melaksanakan  tugas  dan  kewajiban  mereka  sebagi  umat Katolik yang menjalankan lima perintah gereja, khususnya perintah yang keempat yaitu mengaku dosalah sekurang-kurangnya setahun sekali.

Indah Pratiwi; Sukri Sukri

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

It is very necessary to enlighten all elements of Muhammadiyah's business charity management to make and apply the values ​​of the life guidelines of Muhammadiyah citizens in every policy and activity in the association without exception. The purpose of this study is to interpret the values ​​of Islamic life guidelines for Muhammadiyah residents in the STIE Muhammadiyah Palopo budgeting system. The researcher will use the Islamic life guidelines for Muhammadiyah residents as a researcher's perspective in observing the activities of the budgeting system at STIE Muhammadiyah Palopo whether the values ​​of these guidelines are used as one of the considerations in the operation of the budgeting system at STIE Muhammadiyah Palopo in accordance with the expectations of Muhammadiyah's vision. This study found that the budget as a form of welfare is not only valued in nominal terms in the form of rupiah earned, but welfare is when people who work at Muhammadiyah always feel sufficient and grateful for the sustenance that Allah SWT has given. As a Muhammadiyah citizen, working in a Muhammadiyah business charity is a comfort in itself and believes that the sincerity they do will be a welfare for them in the hereafter. With their sincerity in working in the charity business of Muhammadiyah, they get rewards from Allah SWT such as unexpected sustenance and blessings in the income they get. STIE Muhammadiyah Palopo provides convenience, relief, and assistance in paying tuition fees for students. STIE Muhammadiyah Palopo provides facilities and assistance to students as a form of social care and appreciation for cadres, namely the Lazismu Scholarship, Incidental Assistance, Relief for Brothers, and the free SPP Alumni of SMA/SMK Muhammadiyah Palopo

Raihan Yuliadi Putra; M. Ilham Faturrohman; M. Syahid Albana; Haikal Raka Putra; Helmi Fadilla +1 more

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Allah SWT memberikan banyak keistimewaan kepada hambanya, salah satu keistimewaan tersebut ialah kemampuan berkomunikasi. Keistimewaan tersebut dalam kehidupan manusia sangat membantu kehidupan manusia itu sendiri baik dalam bentuk komunikasi maupun dalam penerapan komunikasi. Dalam masyarakat bentuk komunikasi tersebut dapat berupa mengenai suatu permasalahan yang diselesaikan dalam lingkup kekeluargaan dan dalam penerapannya komunikasi menjadi suatu hubungan sosial antar sesama. Komunikasi sangat diperlukan didalam kehidupan manusia karena tanpa adanya komunikasi tidak adanya pula suatu bentuk kehidupan di muka bumi ini, sebab dari komunikasi diharapkan dapat memberikan suatu kehidupan di dunia ini dengan adanya suatu interaksi yang terjadi didalamnya. Selain makhluk yang beragama manusia termasuk makhluk sosial yang dalam kehidupannya selalu berkerukunan satu sama lain dan perlu ada peran serta bantuan dari masyarakat lain. Sebab dari itu komunikasi dalam masyarakat dapat membuat masyarakat lebih kondusif, terlebih lagi jika berlandaskan ajaran islam. Kata Kunci : 

Budi Rahman Hakim

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study explores how the Qadiriyya–Naqshbandiyya Suryalaya Sufi Order (TQN Suryalaya) integrates spiritual practice and metabolic health to strengthen community resilience during the COVID-19 pandemic. While global health responses have largely focused on biomedical interventions, this research emphasizes the complementary role of faith-based practices in promoting holistic well-being. Using a qualitative methodology—including in-depth interviews, participant observation, and document analysis of the 2020 Maklumat and Abah Aos’s letter to the President—the study identifies two interrelated pathways that underpin the Sufi lifestyle. The psychospiritual pathway encompasses the reduction of death anxiety through tawakkul (trust in God) and riḍā (contentment), emotional stability via dhikr (remembrance of God) and muraqabah (mindful awareness), and theological framing that interprets fear of Allah as the ultimate form of protection. These practices helped practitioners reframe pandemic-related uncertainties, mitigate stress, and foster emotional resilience. The metabolic pathway involves dietary simplicity, moderated caloric intake, physical worship routines, stress management, and structured sleep hygiene. Together, these elements supported immune competence and physical health, aligning with contemporary models of psychoneuroimmunology and holistic health promotion. Findings reveal that the TQN lifestyle does not only enhance individual mental well-being but also fosters social solidarity through communal worship, mutual aid, and spiritual counseling, thereby functioning as a culturally embedded form of faith-based social welfare. The study highlights the policy potential of incorporating Sufi practices into community health strategies and enriches interdisciplinary literature on religion, resilience, and social welfare. This dual-pathway model demonstrates that Sufi traditions can play a critical role in mitigating both the psychological and physiological impacts of global crises.

Suhartono Suhartono

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Sains bertujuan untuk menghasilkan sesuatu yang digunakan untuk kehidupan nyata dan memenuhi kebutuhan manusia. Proses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini merupakan hasil dari penemuan dan penelitian yang dilakukan manusia sebelumnya. Sebenarnya perkembangan tersebut diawali dengan rasa keingintahuan manusia yang sangat besar bahkan Paul Leady mengatakan “Man is curious  animals”. Sains dalam arti luas ada sebelum era modern dan dalam peradaban sejarah. Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana peranan dampak IPTEK terhadap iman Agama Kristem dikaji menurut pandangan alkitabiah. 2) untuk mengetahui dan menganalisis bentuk permasalahan yang dihadapi khususnya sejauh mana tanggungjawab orang Kristen dalam menghadapi IPTEK. Pada penelitian ini, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan IPTEK dalam pandangan Alkitab dapat ditemukan dalam Amsal 1:5, “baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan”.  Berdasarkan kutipan ayat ini maka dituntut untuk setiap pribadi orang percaya (sebutan lain bagi orang Krisen) menjadi bijak dalam mendengar lalu menjadi orang yang suka belajar (menambah ilmu). Sehingga kecanggihan gadget tidak disikapi dengan negatif namun dengan pertimbangan yang bijak. Tuhan menghendaki segala pekerjaan untuk kebutuhan dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Sebab Tuhan sendiri yang memberikan pengertian dan pengetahuan, keahlian, dalam berbagai pekerjaan kepada seseorang (Kel.35:31). Sebagai mitra Allah maka manusia diberi kemampuan untuk mengetahui namun tetap dalam rasa hormat dan tunduk terhadap otoritas Allah Sang Pencipta (Ams.1:7). Iman Kristen memberikan dasar kepada kita untuk menerima perkembangan IPTEK yang ada dalam iman Kristen yang menjadi dasar IPTEK adalah Tuhan.

Keke Teguh Manik; Gifson Manik; Ririn Simanjuntak; Meli Afriani N; Herdiana Boru Hombing

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam Alkitab, manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah atau disebut dengan Imago Dei. Allah menciptakan manusia dan memberi kuasa kepada manusia supaya merawat dan  menjaga seluruh ciptaan-Nya. Namun, kuasa yang diberikan Allah membuat manusia merasa berhak untuk melakukan apa saja terhadap ciptaan-Nya. Dan tidak sedikit juga manusia salah memahami konsep segambar dan serupa dengan Allah yang mengaitkannya dengan kedagingan. Berdasarkan tulisan  ini penulis akan membahas penciptaan manusia segambar dan serupa dengan Allah (Kejadian 1 : 26-28). Penulis bertujuan untuk memberi pemahaman konsep (Gambar dan Rupa) yang tidak sama dengan kedagingan dan pemahaman tentang kuasa yang diberikan Allah serta makna teologis dalam ayat tersebut.

Elsa Putri Harumi Harahap; Sri Listiana Izar

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam film Riko The Series yang di unggah dalam Channel Youtube. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun dalam pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Waluyo yaitu muatan nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra pada umunya terbagi menjadi beberapa yaitu: nilai religius, nilai moral, nilai sosial dan nilai estetika atau keindahan. Tetapi pada penelitian ini, peneliti hanya mengambil 3 aspek nilai-nilai pendidikan, yaitu nilai religius, nilai moral dan nilai sosial. Terdapat data pada penelitian ini berjumlah 16 data, dimana data religius terdapat 4 data ucapan-ucapan ladfazh Allah, pada penelitian moral terdapat 4 data menjaga adab sebelum ilmu, 5 data lebih baik memaafkan dan pada nilai sosial terdapat 3 kesimpulan dari seluruh data yaitu: meladfadzhkan ucapan-ucapan Allah, menjagaa adab sebelum ilmu dan lebih baik memaafkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian kali ini yaitu terdapatnyaa nilai-nilai pendidikan dalam film Riko The Series.

Yulia ulfah nurjanah; Chairani dwi febri; Arthiva iska c; Mustika indah nazwa bachmid; Yayat suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengenai kepemimpinan, komunikasi merupakan peran penting dalam memimpin karena dengan adanya komunikasi saat memimpin dapat terciptanya pemahaman yang sama yang akan dicapai dengan bersama-sama. Keberadaan pemimpin adalah sebuah titik terang dari suatu keberhasilan yang akan tercipta. komunikasi merupakan dasar dalam hidup manusia karena manusia merupakan ciptaan tuhan yang hidupnya juga saling ketergantungan dengan manusia lainnya, dengan terciptanya suatu komunikasi yang baik saat memimpin akan membuahkan kelancaran didalamnya. Didalam penilitian ini dapat ditemukan bahwa : komunikasi merupakan hal yang dasar bagi kehidupan manusia, kepemimpinan sangat penting untuk dapat  mempengaruhi atau mengubah perilaku dengan komunikasi seperti yang perintahkan oleh Allah swt dalam Q.s At-thaha;44 kepada nabi musa dan harun ketika berkomunikasi menggunakan gaya bicara Qaulan layina yaitu perkataan lemah lembut dengan fir’aun untuk dapat membuat jiwa dan hatinya tersentuh, begitupun ketika nabi Ibrahim memimpin kaumnya untuk menmpengaruhi kaumnya menyembah Allah swt melalui komunikasi dengan bahasa kaumnya untuk dapat dipahami oleh kaumnya.

Riska Anisa; Syahrul Affan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Super memory system adalah suatu system untuk memperkuat daya ingat dengan mempertinggi tingkat perhatian dan dengan membagikan perhatian dengan menggunakan tehnik daya ingat yang disebut manipulasi otak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pembelajaran Pendidika Agama Islam di kelas VIII SMP IT Jannatul Firdaus dengan penerapan metode metode super memori system sesuai dengan rencana yang telah dibuat, Hasil belajar siswa kelas VIII SMP IT Jannatul Firdaus pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi menjelaskan Kitab-kitab Allah, setelah penerapan Metode Super Memori System pada siklus I meningkat menjadi 47,22 (17 siswa) dengan persentase ketuntasan sebesar 20 % dan persentase ketuntasan belajar belum mencapai 85 %. Dan siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 77,08 (26 siswa) dengan persentase ketuntasan 75% dengan selisih peningkatan dari siklus I menuju siklus II sebesar 20%. Dan siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 80,69 (32 siswa) dengan persentase ketuntasan 88,88% dengan selisih peningkatan dari siklus II menuju siklus III sebesar 13%. Dengan demikian siklus III mengalami peningkatan, sehingga peneliti berkesimpulan bahwa tidak perlu dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya.    

Abdul Gani Jamora Nasution; Hasny Delaila Siregar; Nepri Handayani Siregar; Nina Aldila Berutu

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Peristiwa Isra' Mi'raj adalah perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram pada malam hari, dan dibawa oleh malaikat Jibril ke Sidaratul Muta untuk menghadap Allah SWT secara langsung dan tanpa halangan apapun, dengan tujuan untuk mendapatkan perintah dari Allah SWT. Allah SWT untuk melaksanakan shalat lima waktu. Waktu siang dan malam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan memberikan informasi tentang isra' mi'raj Nabi Muhammad SAW dalam buku SKI di MI, bagaimana masyarakat menyikapi peristiwa tersebut, dan pelajaran apa yang dapat diambil dari isra' mi'raj ini. kejadian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa peristiwa Isra' Mi'raj adalah umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan shalat fardu lima waktu. Hikmah dari peristiwa ini adalah sebagai berikut: Orang sukses harus melalui perjuangan yang berat. Selain itu, beliau memerintahkan beliau untuk melaksanakan shalat dengan tujuan mencegah umat Islam dari perbuatan tercela di dunia dan akhirat.    

Raden Fietra Universalia Adikusumah; Adela Futri Fiziani

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research reviews the meaning of Ust Hanan Attaki's lecture entitled "The Gap of Shaitan Entering the Human Heart" through a Youtube page uploaded by Ust Hanan Attaki's personal Youtube account. This study aims to find out the gap in shaitan entering the human heart. As is already known that shaitan will tempt humans until the end of time. Shaitan will do everything possible to tempt people and invite them to go to hell with them. It began when God created the first man who was the Prophet Adam AS. Allah Almighty commanded the angels and shaitans to kowtow to men. All angels were always obedient to God's commands and prostrated themselves to the first man, the Prophet Adam AS, while shaitan was reluctant to kowtow because he felt better because he was created from fire while man was created from a clod of earth. The pride of the shaitan caused Allah to impose the punishment that the shaitan took out of heaven. However, shaitan pleaded for the punishment to be suspended by vowing he would tempt people until the end of time. Therefore, shaitan both in the form of jinn and man always tempts to do things that Allah Almighty forbids.

Muthia Reiha Nurfadilah; Fathia Rizki Zahra Ratu Sania

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Dalam Al Qur’an ada dua kata yang tidak pernah terpisahkan, yaitu iman dan amal shaleh. Pada saat sekarang ini banyak seorang muslim yang mengaku beriman tetapi tidak mengerjakan amal shaleh secara berkelanjutan. Seolah-olah keimanan hanya dijadikan topeng untuk meraih keuntungan tertentu. Padahal iman dan Amal Shaleh merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena apabila salah satu dari keduanya tiada maka kesempurnaan dari salah satunya akan berkurang. Iman tanpa amal itu hampa sedangkan amal tanpa iman itu percuma. Iman adalah fondasi sedangkan amal adalah implementasi. Apabila kita berfikir ataupun bertindak hanya mementingkan diri sendiri, maka rizki dari Allah Swt akan di sempitkan, maka dari itu sebaiknya kita berfikir dan bertindak jangan hanya untuk diri sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui maksud dari “Makna ceramah Ust Adi Hidayat “Antara Berilmu dan Beramal”. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif adalah metode yang menggunakan riset kepustakaan. Secara garis besar Berilmu yaitu memiliki pengetahuan atau kepandaian, orang berilmu berarti orang yang memiliki pengetahuan atau kepandaian dan Beramal adalah perbuatan atau pekerjaan baik yang mendatangkan manfaat bagi diri juga orang lain yang dilaksanakan sesuai syariat dengan penuh keikhlasan.

Gita Safitri; Romanus Romas; Silvester Adinuhgra; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Skripsi Ini Berjudul Musik Liturgi Inkulturasi Dayak Sebagai Pendekatan Pastoral Dalam Meningkatkan Partisipasi Umat Katedral Santa Maria Palangka Raya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran partisipasi umat Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya, peran musik liturgi inkulturasi Dayak dalam perayaan liturgi, dan implikasi dari musik liturgi inkulturasi Dayak. Melalui studi ini diharapkan agar umat yang bersuku Dayak maupun yang bukan bersuku Dayak dapat berpartisipasi secara penuh, aktif, dan  sadar dalam bernyanyi sesuai dengan  hakikat liturgi yang dituntut oleh liturgi dalam dokumen Sacrosanctum Concilium art. 14. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada  bulan  Mei  2021  di  Paroki  Katedral  Santa  Maria  Palangka  Raya.  Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang yang terdiri dari Pastor Paroki, Suster, Katekis, dan Umat. Teknik analisa data menggunakan teori Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kurangnya partisipasi umat dalam bernyanyi pada saat perayaan liturgi. Gejala yang nampak atas permasalah tersebut adalah kurangnya keterlibatan umat dalam latihan koor. Kehadiran musik inkulturasi Dayak yang diupayakan Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya dalam menanggapi permasalahan tersebut membuat umat berpartisipasi aktif dalam bernyanyi. Peran dari musik liturgi inkulturasi Dayak membantu umat mengungkapkan iman dengan penuh kerendahan hati melalui budayanya, membantu umat semakin mencintai dirinya, sesama, budaya dan Penciptanya. Implikasi musik inkulturasi Dayak sebagai pendekatan pastoral di Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya  adalah  Universalitas Gereja Katolik atau Kesatuan dalam Gereja Katolik walaupun berbeda Suku dan Budaya melalui Allah Tri Tunggal. Simpulan dari  penelitian ini  adalah kurang partisipasi umat  Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya dalam bernyanyi. Tujuannya adalah melalui perayaan liturgi dan musik inkulturasi Dayak, umat dapat merasakan kehadiran Allah secara lebih sederhana.

Alwi Sofyan; M Ilham Rahmani Riyadi; Gladis Wahyu Raydinata

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV02) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus corona ukurannya sangat kecil tidak kelihatan mata, penularannya bisa melalui udara/airbone, bukan hanya melalui droplet/percikan batuk saja. Corona itu makhluk ciptaan Allah SWT berupa virus. Virus itu bisa dikatakan setengah makhluk hidup dan setengah makhluk mati, jika sudah masuk ke tubuh maka akan bermutasi secara genetik.Virus Corona disebut juga Covid-19 telah menjadi perbincangan di segala media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Google, dll. Virus ini bisa menyerang siapa saja mulai dari kalangan bayi hingga lansia dan banyak sekali faktor penyebab terus bertambahnya pasien Covid-19 salah satunya dari ketidaksadaran masyarakat tentang Covid-19 membuat pemerintah dengan mudah mengidentifikasi kasus. Dalam hal ini program pertama yang telah saya laksanakan adalah mengajak para lansia untuk melakukan kegiatan senam sehingga sistem pada tubuh manusia bisa bekerja sebaik mungkin dengan bantuan paparan sinar matahari. Berdasarkan pertumbuhan year on year, sumber pertumbuhan ekonomi indonesia pada triwulan pertama 2020 terbesar pada sektor informasi dan komunikasi sebesar 0,53%. Hal ini wajar mengingat dengan adanya anjuran untuk tidak keluar rumah maka banyak orang mengakses pekerjaan, hiburan dan pendidikan melalui teknologi informasi. Jadi untuk program kedua yang telah saya laksanakan adalah pemberian sembako kepada lansia dan masyarakat yang kurang mampu, mengingat di desa yang saya tempati mayoritas mata pencahariannya adalah petani. Dimana sebagian dari mereka ada yang tidak bisa pergi ke sawah dikarenakan karantina mandiri.

Safitri Said; Ibnu Rawandhy N. Hula

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study analyzes the intrinsic elements of a novel that is widely read by the Indonesian people because it contains Teenlit and Chicklit simultaneously. This research uses a type of literature study research. Data collection was carried out by the method of documentation from primary sources in the form of a novel entitled "The Forbidden Heaven". The data were analyzed by reading, recording, classifying, and analyzing the seven intrinsic elements. The results of this study show that; 1) The theme of the novel is quite interesting, and strongly inspiring with contradictory diction. 2) Characterization involves sixteen roles, consisting of the main character and auxiliary with the role of the protagonist and tritagonist. 3) The setting of setting presents several places in Jakarta, Bogor, Kuala Lumpur, and Palestine, but is more dominated by Betawi culture, campuses, and proselytizing organizations. 4) The plot presents a story of togetherness that results in love between Najma and Faisal, is separated by studies and eventually proposed by the one who is also the older brother. 5) The style of the novel language is more dominated by the language of the parable the diction used although less touching, but the reader can feel the emotions built with the spiritual narrative of ruhani. 6) Point of view, the author presents various events with a single and second-person first-person point of view, a singular and plural first-person point of view, as well as a mixture. 7) The main mandate of the novel includes three things, namely; a) Intelligent understanding between qadar and taqdir, through mujahadah, endeavor, prayer, and taqarrub because a soul mate is a difficult thing to predict and part of His (Allah) provisions, b) Keep learning and studying wherever and whenever the breath is still blowing, c) Being an inspirational human being, benefiting others, equip themselves for a more eternal hereafter.