SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 41-53 of 53

Analytics

Andi Budiman; Bima Dian

Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha 2023 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Communication in Buddhist community groups in Wonogiri Regency is basically inseparable from communication aspects consisting of communicators, messages, audiences or communicants and the effects that arise afterwards communication occurs. In Buddhist community groups in Wonogiri Regency, communication between group members and religious leaders, as well as between group members, occurs not only at certain times or activities but takes place at any time and at any time, because group members are part of a community that always interacts. Relationships (relationships) and communication that are closely intertwined among members of the Buddhist community group in Wonogiri Regency make the community a strong (strong) group. Cohesiveness (cohesiveness) is a factor that can lead to the emergence of groupthink. This integration brings certain consequences, in group decision making. Decision making is a systematic approach to the nature of a problem by collecting facts and data and determining mature alternatives to take an appropriate action (Siregar, 2013: 2) and also determining mature alternatives to take an appropriate action.  

Arif Kusnedi Saragih; Askur Hamid Nasution; Wicaksana Dwi Prasetiyo

Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to determine the effect of technology acceptance on the interests of the millennial generation to invest in the capital market. The adoption of the TAM model was used in this study, with a quantitative descriptive method approach, data collection using a questionnaire with a sample of 135 people based on calculations with the Slovin formula. Data were analyzed using smart partial least square. The results of this study provide answers to the proposed hypothesis in which the variable perceived ease of use, perceived usefulness, perceived enjoyment have a positive and significant effect on the variable of behavioral intention to use, then the variable perceived enjoyment and behavioral intention to use also have a positive and significant effect on variables actual to use, but there is one variable that does not significantly influence the effect of the variable perceived usefulness on the variable actual to use. This research clarifies how the role of technology applied in online stock trading can influence the behavior of the interests of investors in the Indonesian capital market, especially among millennials. This research is expected to be useful for the development of science and for the development of capital markets with a clearer understanding of how the TAM model influences the behavior of millennial generation interests to become investors in the capital market.

Mardiah Astuti; Herlina Herlina; Alvin Choirul Wafi; Raja Naufal Nabhan; M. Raihan

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Every industrial revolution will have an impact on every aspect of daily life, including Islamic education. Begin by mentioning the current industrial revolution, which is still going strong and will continue to negatively impact Islamic education, particularly media that promotes learning. This effect cannot be reversed. Every action has both positive and negative effects. There is always a way to maximize positive effects and minimize or eliminate negative ones. "Pengembangan Model Pembelajaran Islam Berbasis Teknologi to Generasi Milenial" is the topic that can be covered in this essay. The current study is a rigorous evaluation that applies the method of deskriptif textual analysis to the context of Library The findings of this study indicate that the best media for teaching and learning in the present period are those that are based on technology.

Hasri Yulianti

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to describe the use of millennial teen slang on Tiktok social media. This research is a descriptive qualitative research. Data collected using reading techniques, note-taking techniques and documentation techniques. The results showed that over time, more and more slang emerged that millennial teenagers used and the slang was used in their daily lives. Based on research, some slang used by teenagers on TikTok social media, namely Jakbar, Bumil, THR, Pulkam is a form of slang in the form of acronyms, kiyowo, server, spill, skincare is slang in the form of absorption and bet, thor, ka, merk is slang in the form of word fragments.  

Erica Adriana; Uki Yonda Asepta; Louis Febriano Sujono

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Riset ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh dari kepirbadian merek dan pengalaman yang dihasilkan merek pada pembentukan ikatan emosional merek pada merek Starbuck. Penyelenggaran survey dilakukan secara daring kepada 272 pelanggan Starbucks di kota Malang. Data hasil survey dianalisis menggunakan metode regresi linear ganda pada SPSS 2022. Hasil analisis memperlihatkan bahwa faktor kepribadian merek dan pengalaman merek secara parsial berpengaruh terhadap pembentukan ikatan emosional merek. Diantara keduanya, kepribadian merek ditemukan lebih dominan berdampak pada ikatan emosional merek. Namun, kedua variabel hanya memiliki dampak sebesar 29,8% terhadap ikatan emosional merek. Hal ini berarti faktor kepribadian merek lebih berperan pada pembentukan ikatan emosional merek pada pelanggan Starbuck di Malang. Hasil studi juga menyarankan agar Starbucks perlu lebih memahami kebutuhan pelanggan yang berusia 21-35 tahun. Adanya pergeseran generasi konsumen dari Milenial ke generasi Z dapat menghasilkan perbedaan kebutuhan dan persepektif terhadap kepribadian merek dan pengalaman merek, yang pada akhirnya akan dapat menciptakan peningkatan pada ikatan emosional merek.

Rido Rizki Andriawan

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Kebijakan publik dapat diartikan seagai hubungan antara pemerintah yang berkompeten dengan masyarakat. Thomas R. Dye mengatakan kebijakan publik adalah keputusan  pemerintah kepada masyarakat tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Ketertiban masyarakat serupa undang-undang merupakan ketentuan peraturan perundang-undangan yang salah satunya adalah Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Kebijakan publik yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mencegah kecanduan narkoba dilaksanakan dengan cara pencegahan dan pemerantasan. Namun upaya pemerintah dalam mengembangkan kebijakan publik untuk mencegah penyalahgunaan narkoba belum cukup untuk menerapkan pendekatan jera dan represif. Bagaimana ketertiban umum dapat digunakan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba disebutkan dalam pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum. Pembahasan: Kebijakan publik yang berbentuk UU Narkoba Nomor 35 Tahun 2009 merupakan alat pencegah dan penindas namun kebijakan hukum ini belum diikuti dengan alat penyelamatan bagi orang yang diduga melanggar pasal 127 ayat 1 UU Narkoba. Pasal 127 Ayat 1 pecandu narkoba harus diselamatkan dan direhabilitasi.

Putri Nabila; Rahmah Rihhadatul ‘Aisy; Sifa Qorita Aeni; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Karakter islami perlu dipupuk sejak dini dalam mengatasi meningkatnya kasus degradasi moral. Institusi pendidikan memiliki peran besar dalam pembinaan karakter mahasiswa terkhusus pada prodi manajemen dakwah yang berada di Institut Agama Islam Al Zaaytun Indonesia yang hadir di era milenial. kampus ini menerapkan digital dakwah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kasus metode pembelajaran di Institut Agama Islam Al zaytun idonesia. Itu Hasil penelitian menggambarkan bahwa kampus ini memiliki manajemen pembelajaran yang unik, yaitu menerapkan dakwah digital dalam proses pembelajaran. Pada tahap perencanaan ini, dakwah digital dinilai telah direncanakan secara matang, hal ini terlihat dari kesiapan dosen dan mahasiswa dalam menerapkan program digital selama proses pembelajaran. Pada tahap implementasi, dakwah digital ini dirasakan sudah dilakukan efektif, terlihat dengan adanya aplikasi e-learning yang berkaitan dengan pembelajaran process, aplikasi mobile islami yang dapat diakses langsung dari handphonedan terkait kajian islami, serta animasi dakwah bergambar yang telah ada dibuat dan dirancang oleh mahasiswa dalam rangka penyebaran dakwah Islam. Adapun Tahap evaluasi, dakwah digital ini berdampak positif untuk dinaikkan penyadaran kepada seluruh mahasiswa akan pentingnya menyebarkan Islam dan membina keislaman nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari, dan perlu ditingkatkan lebih kreatif lagi, agar demikian selalu update, variatif dan semakin menarik.

Anis Fatihatul Madaniah; Infadzah Al Shidqi; Torik Mabruri; Sahlani Sahlani; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berpikir adalah aktivitas kebiasaan manusia yang memungkinkan manusia mengatasi keterbatasan nya sehingga manusia dapat mengarahkan dirinya dan tindakannya ke arah yang lebih baik di masa depan. metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif melalui studi pustaka, penelitian buku, majalah artikel ilmiah yang diperoleh dari media elektronik seperti internet dan google scholar. peran pendidikan karakter dalam membentuk kemampuan befikir kritis generasi muda di Indonesia sangat lah penting untuk dibahas. aspek perilaku yang mentargetkan perubahan adalah perubahan cara berpikir, berperilaku, dan bertindak lebih baik mengembangkan keterampilan inovatif generasi muda. hal ini tidak terlepas dari kesadaran setia negara akan potensi generasi mudanya. untuk meningkatkan kecerdikan dan harmoni teknologi dan industrialisasi dalam kehidupan sehari-hari. pengembangan soft skill generasi muda di setiap negara memiliki metode dan indikasi yang berbeda. “Soft skills merupakan keterampilan dan kecakapan hidup, baik untuk sendiri, berkelompok, atau bermasyarakat, serta dengan sang pencipta. dengan mempunyai soft skills membuat keberadaan seseorang akan semakin terasa di tengah masyarakat. keterampilan akan berkomunikasi, keterampilan emosional, keterampilan berbahasa, keterampilan berkelompok, memiliki etika dan moral, santun dan keterampilan spiritual”. dunia kerja tidak hanya memprioritaskan pada kemampuan akademik (hard skills) yang tinggi saja, tetapi juga memperhatikan kecakapan dalam hal nilai-nilai yang melekat pada seseorang atau sering dikenal dengan aspek soft skills. oleh karena itu, generasi milenial saat ini harus meningkatkan keterampilan mereka dan menyadari pentingnya mengembangkan soft skill agar lebih kompetitif baik di tempat kerja, di dunia akademis maupun di dunia lingkungan masyarakat nya.  

Sukatmo Sukatmo

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Bahasa Indonesia adalah jati diri sekaligus identitas bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia memegang peranan penting pada semua aspek kehidupan. Saat ini adalah generasi milenial, masa adanya peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media dan teknologi digital. Hal tersebut berdampak pada perkembangan bahasa Indonesia, keadaan yang ada sekarang adalah fungsi bahasa Indonesia mulai digantikan atau tergeser oleh bahasa asing dan adanya perilaku yang cenderung menyelipkan istilah bahasa asing. Padahal padanan dalam bahasa Indonesianya ada, dikarenakan sikap yang menyakini bahwa akan terlihat modern, dan terpelajar dan dengan alasan mempermudah komunikasi di era milenial. Istilah generasi Milenial dewasa ini sedang viral, khususnya di media sosial. Netizen (warganet) sering menyebutnya dengan kids jaman now. Generasi ini hadir sebagai bentuk diferensiasi antara generasi zaman dulu yang eksis di tahun 90-an dengan generasi yang sedang eksis di zaman sekarang. Dari segia usia, bisa dikatakan generasi milenial adalah mereka yang saat ini berada pada rentang umur 15-30 tahun. Bahasa meliputi ungkapan, pengucapan kata, dan kontruksi yang telah dipakai dalam jangka waktu yang lama. Ungkapan, pilihan kata, dan konstruksi itu dipilih oleh penutur dari generasi yang berbeda dengan frekuensi yang berbeda pula. Bahkan, ada ada bagian bahasa lebih-lebih pada tataran leksikal dan sintaksis, yang dirasakan berbeda oleh para penutur yang “modern” dengan yang “kuno”.

Alya Takwarina Cahyani; Maliki Aji Prakoso; Murdiansyah Herman

CiDEA Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada saat ini dunia semakin berkembang dan kemajuan IPTEK tidak bisa dihindarkan karena hampir seluruh kehidupan berkaitan dengan teknologi. Termasuk pembayaran melalui telepon seluler telah menjadi cara pembayaran termudah, menggantikan cara pembayaran tradisional. Kemajuan teknologi menyebabkan konsumen bergantung pada seluler karena lebih cepat, lebih mudah, dan praktis untuk melakukan transaksi sehari-hari dengan menggunakan ponsel. E-wallet adalah salah satu metode yang kuat untuk melakukan pembayaran melalui online, pengguna sadar bahwa menggunakan e-wallet dapat membantu transaksi keuangan menjadi sederhana dan cepat. Dalam hal aplikasi keuangan, keamanan/ kerahasiaan privasi sangat penting di era digital di antara kelompok generasi milenial.

Neli Aprila Yunandi; Muhamad Dadih Hidayat; Diky Nurjaman; Ahmad Muiz Rahman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengkaji puisi “salahkah melangkah” karya Fiersa Besari. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kondisi dan kritik sosial yang disampaikan Fiersa Besari dalam isi puisi yang dia ciptakan. Permalasahan sosial kian menjamur setelah bebasnya berekspresi lewat media sosial.Hal ini tentunya memberikan pengaruh terhadap anak muda milenial pada saat ini, yang lebih lama menghabiskan waktunya untuk bermain di media sosial ketimbang bermain dan berinteraksi langsung dengan orang-orang di  sekitarnya. Kritik membangun sangat penting untuk diberikan pada anak muda Milenial saat ini, untuk itu Fiersa Besari hadir dengan puisinya yang berjudul "Salahkan Melangkah" dengan gayanya yang cocok dengan anak muda milenial penulis pun tertarik untuk menganalisis kritik dan makna sosial yang ada di dalamnya karena sangat cocok dengan keadaan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu buah puisi karya fiersa besari yang berjudul "Salahkan Melangkah". kondisi dan kritik sosial dalam puisi “salahkah melangkah” karya Fiersa besari menggambarkan secara jelas dan nyata permasalahan yang terjadi pada kehidupan masyarakat. Dalam isi puisinya itu, Fiersa tidak hanya menggambarkan keadaan sosial remaja saja tetapi permasalahan yang terjadi pada hampir seluruh kalangan masyarakat. Kritik dalam isi puisi Fiersa setidaknya dapat menjadi nasehat bagi semua kalangan masyarakat agar selalu menjaga dan mengontrol sikap dan perilaku diri kita semuanya.

Diana Dayaningsih; Nanang Khozim Azhari; Abdul Malik; Andaruning; Anisa Rahmadinia +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masalah penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan yang serius terutama yang melibatkan generasi muda atau generasi milenial saat ini. Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh harus dilaksanakan sedini mungkin upaya pencegahan supaya generasi penerus tidak terjerat narkoba, perlu nya dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah, masyarakat, maupun LSM yang telah menyuarakan dan peduli dengan masalah narkoba ini. Penyalahgunaan narkoba termasuk ke dalam salah satu bentuk kenakalan remaja khusus. Setiap orang  yang  menyalahgunakan  zat-zat  terlarang pasti  memiliki alasan  mereka  masing-masing sehingga mereka dapat terjebak masuk ke dalam perangkap narkotika, narkoba atau zat adiktif. Mencermati kondisi tersebut maka diperlukan pembekalan pengetahuan bagi remaja tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga mereka bisa menjadi sumber informasi yang baik dan benar serta mampu mengajak teman – temannya untuk menghindarkan diri dari penyalahgunaan narkoba. Akademi Keperawatan Kesdam IV/Diponegoro Semarang ikut berperanserta dalam mensosialisasikan bahaya narkoba ini dikalangan remaja dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada siswa MA Khusnul Khatimah Kelurahan Rowosari Semarang yang dikemas dalam bentuk pengabdian masyarakat Akademi Keperawatan Kesdam IV/Diponegoro Semarang    

Anita Trisiana, Anisah Nasih Zulfa, Eka Putri Permata Sari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Politik mungkin sudah tak asing lagi di Indonesia. Polemik politik yang bermacammacamsering mejadi daya tarik tersendiri di masyarakat khususnya utuk para kaum mudaIndonesia. Kaum milenial sering disebut pula sebagai cikal bakal penurus bangsa. Kaummuda sangat dibutuhkan bagi kemakmuran bangsa karena diharapkan para kaum muda inimempunyai ide-ide yang kreatif untuk bisa merubah bangsa Indonesia menjadi lebih baik.Namun, sering kali juga kaum muda sekarang menjadi sasaran bagi pemain politik. Anakmuda selalu diperebutkan politikus. Mendekati anak muda dengan segala cara, demi meraupsuara para pemilih pemula. Cara pemikiran kaum muda yang belum matang dan terkesanmasih labil sering dimanfaatkan. Terkadang pemikiran awam tentang politik oleh anak mudamalah dijadikan point emas bagi mereka. Padahal kemuda bukan hanya sekedar tampilan,muda berarti juga kaya dengan berbagai terobosan. Apalagi anak muda yang notabeniberperan sebagai pemeran paradigma pembangunan bangsa yang senantiasa mengedepankanetika yang tercantum pada nilai-nilai luhur pancasila.Anak muda jangan hanya dianggaptambang suara belaka, tapi gunakanlah suara anak muda sebagai penyambung aspirasi demipembangunan bangsa ini agar tetap dengan nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila itusendiri.Kata Kunci : Politik, Pancasia, Anak Muda