Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 41-60 of 624

Analytics

Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.

Nur Aisyah; Nur Aisyah; Muhammad Rusdi; , Haslindah; Bahtiar Herman

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan pada Usaha Buraq Telur di Terminal Pangkajenne, Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat persaingan antar pelaku usaha telur di pasar lokal yang menuntut strategi pemasaran yang lebih adaptif, khususnya melalui pemanfaatan media digital sederhana seperti WhatsApp dan Facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus untuk mengorganisasi dan mengidentifikasi tema-tema strategis dalam praktik komunikasi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital terbukti efektif dalam mendukung peningkatan penjualan. Personal selling menjadi strategi dominan dengan proporsi 29,38%, diikuti oleh promosi penjualan (25,28%) dan pemasaran langsung (20,94%). Aspek ini menunjukkan bahwa interaksi personal, penawaran khusus, dan komunikasi digital sederhana mampu membangun kedekatan dengan konsumen sekaligus meningkatkan loyalitas. Dari perspektif bauran pemasaran, indikator harga menempati posisi tertinggi sebesar 27,86%, disusul produk (26,24%) dan tempat (25,30%), sedangkan promosi berada di posisi terendah yaitu 20,60%. Temuan ini menegaskan bahwa strategi penetapan harga yang kompetitif, kualitas produk yang terjaga, serta distribusi yang tepat memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan, meskipun promosi digital masih sederhana. Kesimpulannya, keberhasilan strategi komunikasi pemasaran digital pada Usaha Buraq Telur dipengaruhi oleh kombinasi antara komunikasi interpersonal, bauran pemasaran yang seimbang, serta pemanfaatan media digital yang konsisten. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM dalam mengoptimalkan strategi digital untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal.

Rahma Ningrum; Ajeng Tita Nawangsari

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The purpose of this research is to analyze how strategies for collecting and managing Third Party Funds (DPK) affect the profitability level of Bank Jatim. As the bank’s main funding source, the effectiveness of DPK management significantly determines its ability to distribute credit, maintain liquidity, and improve financial performance. This research applies a qualitative descriptive methodology within a case study framework at Bank Jatim, with data collected through comprehensive field observations. conducted during the MBKM internship program in the Accounting and Financial Management Division, complemented by the analysis of Bank Jatim’s financial statements for the 2024–2025 period. The findings reveal that the 15% growth in DPK in 2024 positively contributed to the increase in productive assets, net interest margin (NIM), and return on assets (ROA). Bank Jatim’s main strategies include increasing the proportion of low-cost funds (CASA), digitalizing services through the JConnect application, collaborating with local governments, and providing exclusive services for priority customers. These approaches not only promote the growth of low-cost funds but also strengthen customer loyalty and the bank’s competitiveness amid the evolving banking landscape. The study concludes that innovative, efficient, and digitally based DPK management enhances Bank Jatim’s profitability and reinforces its role as a regional development bank. The study recommends strengthening financial literacy among the public and diversifying deposit products to expand the customer base..      Keywords: Third Party Funds, Bank Jatim, Profitability, Digital Banking, Financial Management Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi penghimpunan dan pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas Bank Jatim. Sebagai sumber pendanaan utama, efektivitas pengelolaan DPK memiliki peran penting dalam menjaga kemampuan bank untuk menyalurkan kredit, mempertahankan likuiditas, serta meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus pada Bank Jatim. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi langsung di lapangan. program magang di Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan, serta melalui analisis laporan keuangan Bank Jatim periode 2024–2025.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan DPK sebesar 15% pada tahun 2024 memberikan dampak positif terhadap peningkatan aset produktif, Net Interest Margin (NIM), dan Return on Assets (ROA). Strategi utama yang diterapkan Bank Jatim mencakup peningkatan proporsi dana murah (CASA), digitalisasi layanan melalui aplikasi JConnect, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta penyediaan layanan eksklusif bagi nasabah prioritas. Strategi tersebut tidak hanya berhasil mendorong peningkatan dana murah, tetapi juga memperkuat loyalitas nasabah dan daya saing Bank Jatim di tengah ketatnya persaingan industri perbankan.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan DPK yang inovatif, efisien, dan berbasis digital berkontribusi signifikan terhadap peningkatan profitabilitas Bank Jatim sekaligus memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan literasi keuangan masyarakat serta diversifikasi produk simpanan untuk memperluas basis nasabah   Kata kunci: Dana Pihak ketiga, Bank Jatim, keuntungan , Digital Banking, Financial Management

Manjaleni, Rola; Manjaleni, Rola

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Kepatuhan wajib pajak menjadi fokus utama Pemerintah dalam meningkatkan penerimaan Negara. Pada penelitian ini memiliki tujuan yaitu mencari bagaimana pengaruh administrasi pajak digital, kualitas pelayanan fiskus, dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Bandung.  Populasi pada penelitian ini berjumlah 188.232 wajib pajak orang pribadi pada kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibeunying Bandung, dengan Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan 100 responden digunakan sebagai sampel yang dipilih berdasarkan rumus slovin. Metode Penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, mengandalkan angket kuesioner dengan 18 pertanyaan yang kemudian data tersebut akan diukur oleh peneliti dengan memanfaatkan skala Likert. Pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan SPSS versi 31 untuk menghitung serta menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini menghasilkan bahwa ketiga variabel yaitu administrasi pajak digital, kualitas pelayanan fiscus, dan kesadaran wajib pajak masing-masing mempunyai dampak yang positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Bandung.

Four Dofi Sidabutar; Sony Junaedi

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis implementasi pendidikan karakter oleh Penyuluh dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 2 Sumowono. Fokus penelitian meliputi strategi pengajaran, metode penyampaian nilai karakter, tantangan, serta faktor pendukung dan penghambat. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan pendidikan karakter diterapkan melalui lima elemen utama yaitu Sejarah, Keagungan Tuhan, Budi Pekerti, Martabat Spiritual, Larangan dan Kewajiban dengan metode interaktif seperti diskusi kelompok, ceramah inspiratif, dan praktik langsung (role-play) untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan keteladanan Penyuluh. Faktor pendukung berupa kepemimpinan kepala sekolah, keterlibatan orang tua, dan lingkungan sekolah yang kondusif, sedangkan penghambat meliputi keterbatasan sarana, waktu, dan pengaruh negatif pergaulan. Dampak positif terlihat pada peningkatan kejujuran, kedisiplinan, kesantunan, dan toleransi siswa. Kesimpulannya, pendidikan karakter berhasil membentuk peserta didik penghayat kepercayaan berakhlak mulia, namun perlu upaya berkelanjutan untuk mengatasi hambatan dan memperkuat kolaborasi sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Fadilah Firdaus; Ahsan Hasbullah

Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama dalam kelompok heterogen untuk mencapai tujuan belajar bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan implementasi model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) di SMP N 1 Sampang Cilacap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pemaparan mendalami mengenai proses penerapan model STAD dalam kegiatan belajar mengajar. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul diolah melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dan keabsahan data diuji dengan menggunakan triangulasi teknik. Penelitian ini menghasilkan deskripsi sebagai berikut: penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam pembelajaran PAI-BP di SMP N 1 Sampang Cilacap dilakukan melalui beberapa tahapan.Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan perangkat pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP), membentuk kelompok belajar secara heterogen, serta menyiapkan instrumen evaluasi berupa kuis. Pada tahap pelaksanaan, guru menyampaikan materi, membimbing diskusi kelompok, memberikan kuis, serta memberikan penghargaan bagi kelompok yang memperoleh nilai terbaik. Sedangkan pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian baik secara individu maupun kelompok untuk mengukur pemahaman dan keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD mampu meningkatkan motivasi, kerja sama, tanggung jawab, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran PAI-BP. Implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan model STAD dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, interaktif dan menyenangkan sehingga pembelajaran PAI-BP menjadi lebih efektif dan bermakna.

Bhakti, Sylvi Prihatini; Ghofar, Abdul

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Relationship Management, Promosi, dan Lokasi terhadap keputusan orang tua dalam memilih Bimbingan Belajar Roudhoh Andromeda di Jakarta Barat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analitis. Populasi penelitian terdiri dari orang tua murid yang terdaftar di lembaga tersebut, dan sampel sebanyak 125 orang tua dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur variabel Relationship Management, Promosi, Lokasi, dan Keputusan Pilihan Orang Tua. Data dianalisis menggunakan perangkat SEM-PLS untuk menguji pengaruh langsung dan simultan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Relationship Management, Promosi, dan Lokasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan orang tua dalam memilih lembaga tersebut. Secara khusus, Relationship Management memberikan pengaruh paling dominan, diikuti oleh Promosi dan Lokasi. Kesimpulannya, Bimbingan Belajar Roudhoh Andromeda disarankan untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan orang tua dan siswa, memperkuat promosi, serta memperhatikan faktor lokasi agar lebih mudah diakses. Penelitian ini memberikan wawasan bagi lembaga pendidikan dalam merancang strategi pemasaran dan hubungan yang lebih efektif.

DSS, Thermanto; Triyanto, Yoel

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menafsir ulang makna iman anak berkebutuhan khusus melalui sudut pandang teologi disabilitas dalam konteks budaya serta pelayanan gerejawi di Indonesia. Anak berkebutuhan khusus, seperti autisme, sindrom down, hiperaktif, cerebral palsy, dan hambatan intelektual lainnya, acapkali dilihat dari sudut pandang medis atau psikologis saja. Sedangkan melalui sudut pandang spiritual mereka seringkali diabaikan atau dianggap tidak penting. Umumnya dalam banyak gereja, konsep iman masih sangat idealis, bergantung pada kapasitas intelektual dan kemampuan lisan. Hal ini mengakibatkan anak berkebutuhan khusus acapkali tidak bisa mengekspresikan iman yang "benar" sehingga seringkali dianggap kurang memiliki iman. Studi ini memakai metode penelitian literatur dengan mengkaji berbagai macam teori dan pendekatan dalam teologi disabilitas modern, seperti yang dikembangkan oleh tokoh seperti Amos Yong, John Swinton, maupun Thomas Reynolds. Studi ini juga mengaitkannya dalam konteks sosial-budaya dan konteks gerejawi di Indonesia. Artikel ini menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki kapasitas spiritual yang asli, meskipun melalui cara pemahaman dan mengekspresikan iman yang berbeda dari anak reguler. Mereka dapat juga berperan aktif dalam lingkup liturgi dan aktivitas gerejawi. Dalam wilayah negara Indonesia, norma atau etika lokal seperti gotong royong, empati kolektif, serta penghargaan terhadap perbedaan dapat menjadi landasan berpikir teologis untuk membangun gereja yang lebih ramah anak berkebutuhan khusus. Kesimpulannya, penelitian ini mengundang gereja serta komunitas Kristen di Indonesia untuk memandang anak berkebutuhan khusus bukan hanya sebagai pihak yang menjadi sasaran pelayanan saja, namun juga sebagai subjek yang memiliki iman yang utuh, yang berharga, yang memiliki kontribusi spiritual yang dapat ikut serta membangun tubuh Kristus dalam kebhinekaan.

Soumilena, Selfiana

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kode etik guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan keteladanan teologis dalam praktik pendidikan di sekolah menengah. Guru PAK tidak hanya dipandang sebagai penyampai pengetahuan kognitif, tetapi juga sebagai teladan hidup yang menghadirkan nilai-nilai Kristiani melalui sikap, perkataan, dan tindakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka terhadap berbagai literatur terkini yang membahas etika profesi guru, teologi pendidikan, serta praktik pendidikan agama Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru PAK terhadap kode etik masih bervariasi, mulai dari yang melihatnya sekadar aturan administratif hingga yang menafsirkannya sebagai panggilan iman dan tanggung jawab moral. Keteladanan teologis terbukti menjadi aspek penting dalam implementasi kode etik karena guru PAK dituntut untuk menunjukkan konsistensi antara ajaran iman dan perilaku nyata. Implementasi kode etik dalam praktik pendidikan terlihat dalam pengajaran, relasi interpersonal, dan kerja sama kelembagaan, meski menghadapi tantangan etis seperti dilema nilai, tekanan eksternal, serta pengaruh media digital. Temuan juga menegaskan bahwa kode etik dan keteladanan teologis guru PAK berperan signifikan dalam pendidikan karakter siswa, membentuk integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Kesimpulannya, integrasi antara kode etik profesional dan keteladanan teologis memungkinkan guru PAK menjadi agen transformasi moral dan spiritual yang relevan di tengah kompleksitas pendidikan modern. Penelitian ini menekankan perlunya pembinaan berkelanjutan bagi guru PAK agar mampu menghidupi kode etik dan menghadirkan teladan Kristiani dalam proses pendidikan.

Adipa, Sandra Mariyus; Jimmy, Andreas

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini membahas penempatan Guru Pendidikan Agama Katolik di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya terkait distribusi yang belum merata antara wilayah perkotaan dan daerah. Fakta menunjukkan bahwa sejumlah kabupaten mengalami kekurangan guru, sementara di daerah lain justru terjadi kelebihan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi keengganan guru ditempatkan di daerah, serta alternatif solusi pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik. Metode yang digunakan adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan penyebaran kuesioner kepada 348 responden guru Katolik dan wawancara mendalam dengan beberapa guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama keengganan guru ditempatkan di daerah adalah: kesejahteraan guru, keterikatan dengan keluarga dan lingkungan sosial (71,8%), keterbatasan aksesibilitas dan infrastruktur (10,6%), minimnya jaringan komunikasi (9,7%), serta tantangan sosial dan budaya (7,7%). Selain itu, kurangnya pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan, rendahnya layanan pendidikan, serta terbatasnya distribusi guru berkualitas turut memperparah situasi pendidikan. Sebagai solusi, pemenuhan kebutuhan guru dapat dilakukan melalui kerja sama dengan Lembaga Keagamaan Katolik (keuskupan, kevikepan, dekenat, paroki, wilayah, dan stasi) sebagaimana diatur dalam ketentuan teknis Kementerian Agama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan afirmatif untuk pemerataan distribusi guru Agama Katolik dengan memperhatikan kesejahteraan, aksesibilitas, serta dukungan kelembagaan agar pendidikan agama Katolik dapat terselenggara secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Maulina, Dina

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk betina spesies aedes aegypti yang membawa virus dengue. Anak usia sekolah rentan terhadap penularan DBD sehingga sangat penting diberikan edukasi tentang penyakit ini. Metode edukasi yang tepat untuk anak usia sekolah salah satunya yaitu dengan permainan edukatif seperti permainan ular tangga. Metode permainan ini bisa memudahkan anak sekolah untuk menambahkan pengetahuan tentang penyakit DBD pada anak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi permainan ular tangga tentang penyakit DBD terhadap tingkat pengetahuan pada anak sekolah. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi adalah seluruh siswa-siswi sebanyak 193 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling yang ditetapkan berdasarkan rumus Slovin sehingga jumlah sampel sebanyak 66 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji wilcoxon sampel t-test. Hasil penelitian pengaruh sebelum dan sesudah pemberian edukasi permainan ular tangga tentang penyakit DBD didapatkan p-value 0,000 (< 0.05). Kesimpulan penelitian ada pengaruh sebelum dan sesudah pemberian edukasi permainan ular tangga tentang penyakit DBD pada anak sekolah.

Erika Apriliani

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Hipertensi merupakan salah satu kondisi medis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal ginjal . Manajemen perawatan diri (self-care management) menjadi faktor penting dalam mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi . Self-care management mencakup regulasi diri, kepatuhan terhadap pengobatan, pemantauan tekanan darah, serta interaksi dengan tenaga medis . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan metode cross-sectional . Sampel penelitian berjumlah 159 pasien hipertensi yang berobat di RS Islam Sultan Agung Semarang. Dari analisis univariat, mayoritas responden berada dalam rentang usia 45-59 tahun, berpendidikan terakhir SD, bekerja sebagai wiraswasta, serta memiliki tekanan darah tinggi selama rata-rata 3 tahun. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara self-care management dan tekanan darah sistolik (p = 0,035) serta tekanan darah diastolik (p = 0,041) . Kesimpulannya terdapat hubungan antara self-care management dengan tekanan darah pada pasien hipertensi . Dengan meningkatkan self-care management, pasien dapat mengelola tekanan darah secara lebih efektif.

Rizka Yuliza Sabrina, Rizka Yuliza Sabrina

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Dysmenorrhea atau dismenore didefinisikan sebagai menstruasi yang menyakitkan serta keluhan ginekologi paling umum terjadi pada wanita usia muda yaitu usia remaja. Keluhan yang dirasakan yaitu nyeri atau kram di perut bagian bawah yang muncul sebelum atau saat menstruasi. Dismenore berpengaruh terhadap gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan dan somatisati yang dapat menghambat perkembangan pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan remaja putri. Jenis penelitian ini survei analitik observasional melalui pendekatan cross seictional stuidy. Populasi adalah seluruh siswi sebanyak 42 orang serta teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan sosial remaja putri dengan nilai p = 0,032, terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan emosional remaja putri dengan nilai p = 0,014, terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan kognitif remaja putri dengan nilai p = 0,047, terdapat pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan moral remaja putri dengan nilai p = 0,029. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh kejadian dysmenorrhea terhadap perkembangan remaja putri.

Hakim, Muchammad Achsanul; Bakhrudin All Habsy; Ari Khusumadewi

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dalam konteks multikultural melalui pendekatan studi kepustakaan. Layanan bimbingan klasikal berperan penting dalam membantu siswa menyesuaikan diri secara sosial dan akademik di tengah keberagaman budaya sekolah. Fokus kajian meliputi prinsip, teknik, tahapan pelaksanaan, tantangan yang dihadapi, serta strategi konselor dalam mengelola dinamika multikultural. Hasil kajian menekankan pentingnya kompetensi multikultural, komunikasi empatik, dan refleksi berkelanjutan untuk menciptakan layanan yang inklusif dan adaptif. Layanan ini juga menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai toleransi, empati, serta keadilan sosial kepada siswa. Kesimpulannya, layanan bimbingan klasikal dalam konteks multikultural perlu dirancang secara holistik agar mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, terbuka, dan memberdayakan bagi semua siswa.

Agung Citra Resmi Wulangsih; Sony Junaedi

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan abad ke-21 menuntut adanya pengembangan kognitif sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik penghayat Sapta Darma Kelas 5 di SDN  Samban 2 Kabupaten Semarang, melalui penerapan media puzzle simbol pribadi manusia. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu media belajar puzzle Simbol Pribadi Manusia, sedangkan kemampuan kognitif sebagai variabel terikatnya. Penelitian ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang penggunaan puzzle simbol pribadi manusia dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Budi Pekerti. Data dikumpulkan melalui instrumen penilaian observasi kemampuan kognitif, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif meliputi koleksi data, reduksi data, penyajian data yang bersifat naratif dan verifikasi data dengan penarikan kesimpulan yang digunakan untuk menentukan peningkatan kemampuan anak dalam memahami dan menjelaskan makna, warna serta bentuk pada simbol pribadi manusia menggunakan permainan puzzle. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif peserta didik. Siklus I memperoleh persentase 33% dengan nilai rata-rata 62 meningkat pada siklus II menjadi 100% dengan nilai rata-rata 82,5. Hal ini membuktikan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran puzzle Simbol Pribadi Manusia dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik.

Linduarda, Nanda; Andhika Nanda Perdhana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji bagaimana meditasi di alam terbuka dapat meningkatkan kecerdasan spiritual pada generasi muda Penghayat Sapta Darma di Kabupaten Wonogiri. Latar belakang penelitian ini adalah penurunan moralitas dan kesadaran spiritual di kalangan generasi muda, yang terlihat dari perilaku dan tutur kata yang kurang menghormati norma-norma sosial. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peran meditasi di alam terbuka dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya, serta menganalisis perbandingan kualitas kecerdasan spiritual sebelum dan sesudah mengikuti meditasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meditasi di alam terbuka efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, terutama dalam hal pengendalian diri, kesadaran moral, dan sikap sosial. Peserta meditasi mengalami perubahan signifikan dalam perilaku, menjadi lebih tenang, sabar, dan menghargai orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meditasi di alam terbuka merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan moralitas generasi muda Penghayat Sapta Darma.

Triyono, Maman; Eni Purwanti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi dalam penerapan Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal pemahaman guru Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa terhadap Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SMP Negeri 1 Ambarawa dan SMP Negeri 2 Sumowono. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Kurikulum Merdeka telah melibatkan berbagai pihak, namun masih terdapat kendala dalam penyusunan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka telah menunjukkan upaya inklusivitas, tetapi metode pembelajaran masih didominasi oleh ceramah dan diskusi dengan minimnya penggunaan media pembelajaran yang variatif. Evaluasi pembelajaran telah mencakup asesmen formatif dan sumatif, namun evaluasi berbasis proyek belum sepenuhnya terstruktur.

Telaumbanua, Frendling Juliaman; Olis, Olis

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Revolusi Industri 4.0 mendorong lahirnya Pendidikan 4.0 yang terintegrasi dengan teknologi digital. Perubahan ini berdampak signifikan pada seluruh sistem pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Kristen (PAK). PAK memiliki mandat unik, yaitu membentuk manusia seutuhnya berdasarkan nilai-nilai Alkitab, sehingga harus responsif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan integritas teologisnya. Tantangan utama terletak pada keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan pembelajaran yang relevan. Dalam konteks ini, pembelajaran adaptif muncul sebagai strategi pedagogis yang menyesuaikan metode, materi, dan tempo dengan karakteristik peserta didik. Melalui pembelajaran adaptif, guru PAK dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, personal, dan bermakna.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, mengkaji literatur terkini terkait PAK, pembelajaran adaptif, dan teknologi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran adaptif dan teknologi dalam PAK mampu menjawab tantangan Pendidikan 4.0 dengan memfasilitasi diferensiasi pengajaran, penilaian formatif, dan kolaborasi lintas pihak. Teknologi berperan sebagai medium strategis untuk menyampaikan nilai iman dengan cara yang kreatif dan relevan, sementara pembelajaran adaptif memastikan relevansi materi sesuai kebutuhan peserta didik yang beragam.Kesimpulannya, PAK adaptif berbasis teknologi bukan hanya alternatif metodologis, tetapi strategi strategis yang harus dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan dukungan kompetensi guru, infrastruktur teknologi, serta sinergi antara sekolah, gereja, dan keluarga, PAK dapat menjadi sarana pembentukan generasi Kristen yang matang secara intelektual, spiritual, dan moral di tengah dinamika global abad ke-21.

Jonang, Dhiya Satirah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Prinsip tujuh benar obat merupakan pedoman penting bagi perawat saat memberikan obat kepada pasien, meliputi benar pasien, benar obat, benar dosis, benar rute, benar waktu, benar dokumentasi, dan benar pendidikan atau informasi kesehatan. Pengetahuan yang baik mengenai prinsip ini sangat penting bagi mahasiswa keperawatan anestesiologi untuk mencegah kesalahan dalam pemberian obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi e-pocket book prinsip benar obat terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-test dan post-test dengan sampel 60 mahasiswa angkatan 2023 D4 Keperawatan Anestesiologi yang dipilih secara Simple Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan prinsip benar obat dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi e-pocket book terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa, yang dibuktikan dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya, edukasi e-pocket book efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang prinsip tujuh benar obat dan diharapkan dapat membantu saat praktik klinik di rumah sakit.

Mile, Fitrianida

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Praktik klinik penting bagi mahasiswa kesehatan untuk menerapkan teori ke praktik nyata, namun, insiden keselamatan pasien di Indonesia terus meningkat, dengan laporan insiden keselamatan pasien pada tahun 2019 mencapai 7.465 kasus. Oleh karena itu, mahasiswa keperawatan anestesiologi perlu kesiapan terkait patient safety sebelum praktik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh video edukasi patient safety terhadap kesiapan mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain pretest-posttest control group yang melibatkan 66 responden dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan dan sikap mahasiswa kelompok intervensi meningkat setelah edukasi, dengan pengaruh signifikan video edukasi terhadap kesiapan mahasiswa (p = 0,000). Kesimpulannya, video edukasi efektif meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi praktik klinik.