Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 41-57 of 57

Analytics

Ambika Anggardani; Ida Nur Imamah; Isti Haniyatun

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Background; Stroke is a blood circulation disorder in the brain which results in the death of brain tissue. Stroke patients who experience hemiparesis can result in functional impairment, impaired mobility, impaired daily activities and irreversible disability. Purpose: This study aims to determine the results of implementing rubber ball ROM exercise on muscle strength in non-hemorrhagic stroke patients. Methods: The application was carried out using a descriptive method with a case study design in non-hemorrhagic stroke patients who are at risk of experiencing muscle weakness. The application of the rubber ball rom exercise was carried out for 4 consecutive days by holding the rubber ball for 5 seconds and repeated 7 times. Results: There was an increase in muscle strength of 1 degree in both respondents after the rubber ball ROM exercise. Conclusion: The results of the application to the two respondents between before and after being given the rubber ball ROM exercise showed an increase in muscle strength. So that rubber ball ROM exercise can be used as a non-pharmacological technique to increase muscle strength in stroke patients.

Frisca Indah Yuliyani; Sri Hartutik; Agus Sutarto

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Background : The number of elderly in RSUD dr. Soediran Mangun Soemarso in April there were 48 people, while in the Anyelir ward itself there were 37 people. Over time, complaints that appear in elderly people who have had a stroke are sudden facial weakness, sudden feeling of confusion, difficulty speaking, nausea, sudden vomiting and numbness or tingling. Objective : To find out the results of implementing rubber ball handheld therapy on muscle strength in stroke patients. Method : This type of research uses a descriptive method with a case study approach. Findings: The muscle scale before hand-held rubber ball therapy in stroke patients was 3, and the muscle scale after hand-held therapy in stroke patients was 4. Implication There are differences in development before and after being given hand-held rubber-ball therapy in the elderly who have had a stroke, namely experienced an increase in motor muscle strength in elderly patients.

Ina Magdalena; Aan Nurchayati; Astika Nurhayati Saputri; Nur Zakia Amanda; Naufal Habibie +2 more

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the use of Bloom's Taxonomy in identifying the difficulty level of questions in mathematics in elementary schools. Bloom's taxonomy is a classification framework used to classify learning objectives into six different levels, namely knowledge, understanding, application, analysis, synthesis, and evaluation. The research subjects were 15 students in class V at SDN Karet 2, Tangerang Regency. The research method used was content analysis, in which questions in mathematics textbooks for elementary schools were analyzed based on Bloom's Taxonomy categories. The data collected included the difficulty level of the questions based on Bloom's taxonomy and the distribution of the difficulty levels of the questions in mathematics textbooks. The results showed that the level of difficulty of the questions in mathematics in elementary schools varied and could be classified based on Bloom's taxonomy. Most of the items focus on levels of knowledge and understanding, with a few items testing students' abilities to apply, analyze, synthesize, and evaluate mathematical concepts. This shows that there is a tendency to emphasize understanding concepts rather than applying concepts in learning mathematics in elementary schools.

Wahyu Syahputra; Nahar Maganda Saragih

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Employee performance is a description of the level of achievement of the implementation of an activity program or policy to realize the goals, objectives, vision and mission of an organization as outlined in a strategic plan. Punishment or punishment is a form of procedure or action given to individuals or groups for mistakes, violations or crimes that are made in the form of negative reinforcement or suffering in the context of fostering and improving behavior so that it does not happen again. This study aims to determine the effect of work discipline partially on employee performance at PT. Deli Rubber Industry especially in the R1B section. The method in this study used a quantitative approach and the number of samples taken in this study were 104 respondents, the data collection technique in this study used a questionnaire. Data analysis used multiple linear regression tests with the SPSS 25 program, so that research shows that work discipline partially affects employee performance.

Devi Anggraeni; Alexandra Hukom

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

            Arti penting kelapa sawit bagi pembangunan perkebunan nasional Indonesia tak hanya terletak pada peluang kerja yang dihasilkan bagi masyarakat, namun juga pada peranannya sebagai sumber devisa negara. Kelapa sawit merupakan industri stategis dalam sektor pertanian di negara-negara tropis, termasuk Indonesia. Selain memiliki kontribusi yang signifikan pada perekonomian daerah, Industri kelapa sawit memberikan dampak pada aspek sosial dan lingkungan, dan untuk mengatasinya, pemerintah mendorong pembentukan model kemitraan antara petani dan perusahaan. Model kemitraan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di industri kelapa sawit.             Di kalimantan selatan, sekor perkebunan menjadi potensi yang sangat unggul, terutama dalam produksi karet dan kelapa sawit. Kedua jenis komoditas ini memiliki peran yang sangat tinggi dalam perekonomian Indonesia. Untuk memperkuat pembangunan perkebunan secara keseluruhan di Kalimantan, diharapkan bahwa sektor perkebunan akan terus meningkat dalam perekonomian nasional.

Saidah Khairiyah Hasibuan; Sri Sudiarti; Nursantri Yanti

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan, strategi pengembangan wakaf produktif dan peran wakaf terhadap pengembangan kemandirian ekonomi di pesantren. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dan wawancara semi terstruktur kepada Pimpinan Yayasan Syekh Mashudi Pondok Pesantren Darul Aman, bendahara yayasan dan bendahara pesantren. Yayasan Syekh Mashudi Pondok Pesantren Darul Aman yang memiliki nomor SK Izin Operasional B.844/Kd.02.01/3/PP.07/01/2020 yang berlaku sejak tanggal 11 Februari 2020 dengan total luas tanah 258.820 m2. Penelitian ini menyimpuilkan bahwa, 1) Pengelolaan wakaf produkif pada Yayasan Syekh Mashudi Pondok Pesantren Darul Aman ini dikelola oleh perseorangan yakni Ustadz Gita Prima Dihati, M.Pd selaku Pimpinan Yayasan, belum kepada tahap nadzir perseorangan atau organisasi yang resmi. Aadapun wakaf tanah ini diperoleh dari beberapa wakif dengan total luas 250.020 m2, kemudian diatas lahan tersebut 40.000 m2 digunakan sebagai lahan perkebunan karet yang memperoleh keuntungan Rp. 6.500.000,00 per bulan, selebihnya dikelola sebagai tempat perternakan atau tempat penggemukan lembu dengan keuntungan Rp. 50.000.000 – Rp. 250.000.000 per tahunnya (tergantung dengan pesanan), dan menanam sayuran untuk pangan pesantren. 2) YSMPP Darul Aman belum menerapkan strategi pengembangan wakaf produktif sebagaimana akad-akad dalam fiqh muamalah. 3) Peran wakaf terhadap pengembangan kemandirian ekonomi pesantren masih dalam skala kecil, karena belum memenuhi standarisasi yang dikemukakan oleh Bank Indonesia. Akan tetapi wakaf tersebut sudah menjadi salah satu sumber pendaan yang menyokong operasional, gaji, memberikan gratis uang sekolah atau SPP, serta gratis uang makan untuk para santri.

Muhammad Yunus Sofian; Windi Mayani Dalimunthe; Sultan Rasy Nasyaa; Juliana Nasution

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Sumatera utara merupakan sebuah provinsi di barat Indonesia yang memiliki banyak sekali jenis sub sektor pertanian. Namun ada sebuah fenomena di masyarakat, khususnya di daerah Labuhan Batu Selatan dimana perkebunan karet yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun dan menjadi penghidupan perekonomian di daerah tersebut dialihfungsikan menjadi perkebunan karet. Penelitian ini disusun dan dikerjakan melalui pendekatan deskriptif kombinasi. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, perkembangan komoditas lahan pertanian di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Labuhan Batu Selatan dari tahun 2019-2021. Untuk mendukung data tersebut, tim peneliti juga melakukan wawancara kepada beberapa orang petani karet di kabupaten tersebut mengenai alih fungsi lahan pertanian karet dan kelapa sawit. Untuk mencari tahu kembali, peneliti melakukan wawancara kepada beberapa petani di wilayah Labuhan Batu Selatan agar data yang peneliti terima bisa disesuaikan dengan kondisi di masyarakat. Peralihan lahan karet ke sawit ini terjadi karena keuntungan yang diterima petani sawit lebih besar penghasilannya karena harga dan buahnya lebih stabil dibandingkan harga karet dan juga pengerjaan karet yang lebih rumit.

Putra Pranida, Pipit Skriptianata

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Sungai Sente merupakan bagian dari WS Jratunseluna. Sungai Sente merupakan sungai ordo 3 dari anak Sungai Lusi ordo 2 dan sungai ini melintas di Kabupaten Grobogan. Untuk mengetahui kinerja suatu sungai perlu dilakukan penilaian terhadap kondisi fisik dan fungsi dari sebuah sistem sungai, sesuai dengan amanah dari Surat Edaran Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 05/SE/D/2016 Tanggal 9 Juni 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai serta Pemeliharaan Sungai. Penilaian terhadap komponen sarana Sungai Sente berdasarkan Surat Edaran Nomor 05/SE/D/2016 meliputi palung sungai, bantaran sungai, tebing sungai, dan daerah sempadan sungai. Penilaian terhadap komponen prasarana Sungai Sente berdasarkan Surat Edaran Nomor 05/SE/D/2016 meliputi tanggul sungai, revetment, krib, pelimpah banjir, pintu pengendali aliran, pompa banjir, bendung karet, retention pond, groundsill, jalan inspeksi, bangunan pos pantau H3, bangunan pendukung OP (laboratorium, bengkel, dll), prasarana peralatan (alat berat, kendaraan OP), dan peralatan informasi dan komunikasi. Nilai kinerja sarana Sungai Sente adalah sebesar 61,48 % dan nilai kinerja prasarana Sungai Sente adalah 89,46 % sehingga nilai kinerja Sungai Sente adalah sebesar 75,47% yang memerlukan jenis pemeliharaan Preventif.      

Cecilia Tobing; Randi, Randi; Yoyok Hendarso

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Desa Banuayu merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Penilitian ini  fokus kepada pemberdayaan manfaat CSR PT TeL Pulp and Paper bagi Kehidupan Ekonomi (Profit) Masyarakat Desa Banuayu. Adapun hasil penelitian yaitu program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat; program pelatihan menjahit, program pelatihan kain jumputan, program pelatihan pembibitan karet, program bantuan peralatan untuk pelaku UMKM. Kemudian Program Kelompok Usaha Mandiri Budidaya Perikanan yaitu CSR PT TeL dan Dinas Perikanan Kabupaten Muara Enim bekerjasama untuk membantu masyarakat mengelola usaha secara mandiri. Budidaya ini berjalan sejak tahun 2015 dan bantuan yang diberikan oleh PT TeL berupa waring kolam dan perizinan wilayah seluas 8 hektar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif.

Siti Ramina Siregar; Ikbal Saputra Matondang; Ade Aryandi; Miftahul Jannah; Muhammad Nasri Saputra Lubis +4 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Menyadap karet merupakan salah satu mata pencaharian utama di Desa Ranah Sungkai. Dalam dunia perkebunan, dibutuhkan sesuatu yang baru. Demi perkembangan dunia perkebunan, diperlukan terobosan-terobosan terbaru yang sangat berpengaruh di sektor perkebunan. Karena terbentuknya permasalahan dalam dunia perkebunan memunculkan ide untuk menciptakan sesuatu yang baru yang biasa disebut dengan inovasi dan dengan pemikiran tersebut maka ada kemajuan bagi sektor perkebunan. Melihat dari hasil observasi tersebut, dalam rangka menumbuhkan semangat kerja petani karet maka perlu diadakan Sosialisasi Pembuatan Payung Pelindung Karet Karet di Desa Ranah Sungkai. Payung karet adalah alat untuk melindungi getah karet dari air hujan agar hasil yang didapat lebih optimal. Saat musim hujan tiba, getah karet akan bercampur dengan air sehingga mudah menyebar dan sulit mengental. Hal ini sangat mempengaruhi pendapatan masyarakat, karena masyarakat tidak dapat memungut getah karet yang berakibat pada berkurangnya pendapatan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkuat ketahanan pendapatan masyarakat di masa New Normal ini yang berdampak pada perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktek langsung pembuatan payung karet.

Priyadi, Priyadi; Lukman, Santoso; Julaeny Mia Anggraeni, Anggraeni

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2022 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

PT. Perkebunan Sidoredjo Ungaran Kab.Semarang adalah salah satu perusahaan distributor yang bergerak dibidang penjualan karet mentah dan cengkeh kering. Pada akhir periode akuntansi bulanan, perusahaan ini melakukan proses penggajian pada karyawannya dan membuat laporan gaji sebagai pertanggung jawaban kepada pimpinan perusahaan. Proses pencatatan dan perhitungan gaji yang diterapkan oleh perusahaan ini masih bersifat manual. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, penulis mengusulkan kepada PT.Perkebunan Sidoredjo untuk merancang aplikasi penggajian yang akan membantu menghitung gaji karyawan agar lebih efektif dan efisien. Sistem ini akan penulis rancang menggunakan Visual Basic.Net. Karena aplikasi tersebut mudah dipahami, selain itu dalam penanganan Bug, Visual Basic.Net mempunyai fasilitas yang hebat dan Real Time Backgroud Compiler. Perancangan sistem ini akan melibatkan sistem lama yang ada di perusahaan untuk membuat sistem yang baru. Sistem yang telah selesai dibuat diharapkan perusahaan akan memperoleh kemudahan dalam menginput data sekaligus membantu pihak perusahaan dalam menyusun laporan penggajian secara akurat dan efesien.

Faradhina Azzahra; Enny Purwati Nurlaili; Jonathan Dharmaputra Ratisan

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PT Indo Java Rubber Planting Co. merupakan salah satu perusahaan yang  menghasilkan produk karet SIR3L dan SIR 10 yang memiliki pangsa pasar besar di Indonesia. Akan tetapi dalam melakukan proses produksinya, PT Indo Java Rubber Planting Co. perlu menyadari pentinya memperhatikan keselamatan para pekerjanya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko yang ada di area sortasi, pengeringan, danpengepresan PT Indo Java Rubber Planting Co., dengan menggunakan tools Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRAC). Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Studi Lapangan dengan melakukan pendaataan list risiko yang dapat timbul menggunakanJSA dan pengisian kuesioner severity dan likelihood di tiap list risiko oleh pekerja di area sortasi, pengeringan, dan pengepresan. Selain itu, pengambilan data juga dilakukan dengan melakukan wawancara.. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar risiko ada pada kategori low  sebesar  44%,  diikuti  kategori  medium  sebesar37%, kategori high sebesar 19%, dan kategori extreme yang tidak ada atau 0%. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan warna atau cat penanda, menggunakan sarung tangan, menggunakan sepatu boots karet, mengepel lantai, menggantung pisau, dan memberikan area khusus.  

Rahmawati, Ida; Triana, Neni; Juksen, Loren; Zulfikar, Zulfikar

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Stroke is a neurological disease that is often found and stroke management must be done quickly and appropriately. Stroke has various impacts, one of which is paralysis of the limbs or disability. Purpose : to analyze articles related to increasing motor strength in non-hemorrhagic stroke patients by gripping a rubber ball. The search strategy used two electronic databases, namely: Pubmed and Google Scholar and following the PRISMA (Preffered Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis) protocol with a publication range of 2012-2019, obtained 10 articles that matched the inclusion and exclusion criteria. Methods: systematic review is used in this research method by searching for article topics based on the database: Pubmed and Google Scholar according to the PRISMA diagram. The diagram includes identification, eligibility, screening, and determination of articles that enter the inclusion criteria. Furthermore, the articles that have been found will be reviewed systematically using the Joana Brigg Institute Check list (JBI). The search for articles for identification began in April-June 2020 with a range of 2012-2019 in each database. The three keywords used in the article search consisted of: motor strength, non-hemorrhagic stroke, gripping a rubber ball. Article searches are also performed by combining words using the AND keyword; OR. Results: the study showed that stroke patients with upper extremity weakness after gripping a rubber ball therapy will experience an increase in muscle strength when they do exercise frequently. Conclusion: rubber ball gripping exercise can be used as a nursing intervention in providing nursing care. Rubber ball gripping exercise is also a rehabilitation program that aims to make non-hemorrhagic stroke sufferers achieve the maximum possible functional ability and prevent complications and recurrent strokes. The exercise program must also be structured and focused on doing more repetitions of exercise 2 times a day for 8 days so that the exercises carried out can achieve the expected results, so that it can lead to an increase in muscle strength properly.

Margiyati, Margiyati; Rahmanti, Ainnur; Prasetyo, Enggar Dwi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Stroke Non Hemoragik merupakan suatu gangguan yang disebabkan oleh iskemik, trombosis, emboli dan penyempitan lumen sehingga aliran darah ke otak terhenti. Stroke dapat berdampak pada berbagai fungsi tubuh diantaranya kelemahan otot. Latiham genggam bola karet dapat menimbulkan rangsangan sehingga meningkatkan aktivitas dari kimiawi neoromuskuler dan muskuler sehingga meningkatkan kekuatan otot. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan latihan genggam bola karet terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Subjek yang dipakai sebanyak dua responden dengan kriteria stroke non hemoragik serangan pertama, mengalami kelemahan ekstremitas atas, dapat berkomunikasi dengan baik. Bentuk intervensi berupa penerapan latihan genggam bola karet selama 4 hari. Alat ukur kekuatan otot menggunakan handgrip dynamometer.  Data dianalisa dengan analisis deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan subjek 1 mengalami peningkatan nilai kekuatan otot dari 14,6 kg menjadi 21 kg, subjek II dari 14,8 kg menjadi 18,8 kg. Hasil studi kasus menyimpulkan terdapat peningkatan nilai kekuatan otot pada subjek I sebanyak 6,4 kg dan subjek II sebanyak 4 kg. Saran : Terapi latihan genggam bola karet direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan dalam manajemen kekuatan otot pada klien Stroke Non Hemoragik.

Anton Wahyu Utomo

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif, yaitu menggambarkan suatu fenomena, kemudian mengembangkan konsep dan menghimpun fakta. Alat analisis data yang digunakan adalah alat analisis data kualitatif, beberapa tahapan dalam aktifitas analisis data yang digunakan antara lain reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil yang di dapat dari penelitian ini adalah Pasar Karetan Radja Pendopo Camp melakukan beberapa hal untuk mendukung promosinya kepada wisatawan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan tahapan ini melalui strategi 3A yang merupakan attraction, amenities, accessibility, serta dengan menggunakan media lini atas (above the line) yang merupakan media cetak (surat kabar), media elektronik (televisi, radio) dan media lini bawah (below the line) yaitu (media sosial khususnya instagram dan facebook). Faktor pendukung nya yaitu dengan menggunakan media sosial yang cukup berperan aktif dapat menyebarkan informasi secara luas dan media massa, Beberapa kerja sama dilakukan mengundang Civitas Akademika mulai dari Dosen, Mahasiswa, Komunitas-Komunitas dan Dinas Kepemudaan Dan Pariwisata Kabupaten Kendal dan segala kegiatan di Pasar Karetan Radja Pendopo Camp. Faktor penghambat minimnya jangkauan internet yang berada di daerah Destinasi Wisata Pasar Karetan Radja Pendopo Camp sehingga menyebabkan keterbatasan dalam media publikasi yang digunakan seperti pengguna media sosial dan web organisasi.

Ira Sandi Tunny

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

The majority of workers think that the work procedure with PPE has been quite long because there have been no serious complaints after carrying out this work. However, it was found that several workers had injuries to their hands due to being hit by knives, this occurred due to not using gloves as a form of PPE, and some of these workers even required special treatment and had to take time off work. This research aims to determine the knowledge of rubber workers before and after being given counseling about PPE as well as the influence of occupational safety and health education about PPE on rubber workers at PTPN XIV Teluk Elpaputih, Teluk Elpaputih District, Central Maluku Regency. This research uses a quasi-experimental method with a one-group pre-post test design approach. This research sample used a total sampling method, totaling 63 respondents. The research instrument uses a questionnaire. Data processing with SPSS uses the Wilcoxon nonparametric test. The Wilcoxon test results showed that 1 respondent's knowledge had decreased. 58 respondents' knowledge increased and 4 respondents' knowledge remained the same. From the research results it can be concluded that the knowledge of rubber workers before being given treatment reached the lowest score for respondents was 4 people and the knowledge of respondents after being given treatment that reached the highest score for respondents was 10 people. And there is the influence of occupational safety and health education regarding PPE (personal protective equipment).

Rahmanti, Ainnur; Raharjo, Kukuh

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Hemodialysis is an action used in kidney failure patients to remove and clean up metabolic waste substances and other toxic substances. So you have to undergo hemodialysispatients undergoing hemodialysis must be limited to administration of fluids. The consequences of fluid restriction can lead to complaints of thirst and xerostomia. Giving xylitol gum can stimulate saliva to overcome xerostomia. The purpose of this case study is to describe the application of xylitol gum to reduce xerostomia in patients. The method used in this study is Quasy Experiment. The instrument used was SXI-D (Summated Xersotomia Inventory-Dutch Version). Subjects of 2 people over the age of 30 years. The intervention was done in the form of chewing 2 grains of xylitol gum 3 times a day after a large meal and brushing his teeth for 2 consecutive weeks. The results of case studies on subject 1 showed a decrease in xerostomia before being given the first hemodialysis measurement intervention, namely 23 severe xerostomia, on the last day of intervention, 7 mild xerostomia. In subject 2 there was a decrease in xerostomia before the first. gum administration is recommended as a nursing intervention in the management of patients with hemodialysis measurement intervention was given, 23 severe xerostomia, on the last day of intervention, 10 mild xerostomia. The application of xylitol xerostomia.