Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 41-55 of 55

Analytics

Sapruddin, Ayu Fitriah

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

Teknologi turbin angin tidak semaju dengan teknologi pembangkit listrik tenaga fosil sebab bahan penggerak utama turbin angin, dalam hal ini aliran angin sangat bergantung pada kondisi cuaca yang tidak dapat diukur dan tidak dapat diprediksi secara akurat. Intermitensi kecepatan angin sangat mempengaruhi pemanfaatan energi angin menjadi energi listrik. Perubahan yang cepat dapat memberi dampak yang signifikan dalam proses ekstraksi daya keluaran oleh sistem turbin angin tersebut. Penelitian ini mendesain sistem turbin angin dengan menggunakan generator permanen magnet sinkron berkapasitas 5 kW yang dilengkapi maximum power point tracking (MPPT) untuk meningkatkan perolehan daya keluaran tersebut. Dari beberapa algoritme MPPT, algoritme perturb and observe (P&O) paling banyak digunakan salah satunya karena implementasinya yang mudah dan harganya yang ekonomis. Namun, kekurangan dari algoritme ini terdapat pada efisiensi dari performanya yang terbilang masih rendah sehingga perlu dilakukan modifikasi pada step size nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan algoritme P&O konvensional, MPPT mampu mencapai efisiensi sebesar 67,05% dan algoritme P&O modifikasi sebesar 82,25%. Dengan menggunakan MPPT P&O juga, baik konvensional dan modifikasi mampu merespon perubahan kecepatan angin, baik itu dari kecepatan tinggi ke rendah dan sebaliknya dimana waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi steady state yang baru adalah ± 0,1 detik.

Dhabit Fauzan; Ilham Akbar Darmawan

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

PLTU Banten 3 Lontar Merupakan salah satu Pembangkit Tenaga Uap yang berada di Lontar Kabupaten Tangerang Banten. PLTU Lontar ini milik anak buah PT. PLN (Persero) yaitu Indonesia Power yang memiliki 3 unit Pembangkit dengan kapasitas masing – masing unit Pembangkit sebesar 3 x 315 dengan Energi listrik yang dihasilkan PLTU Lontar akan disalurkan Jaringan Tranmisi 150 KV (SUTT) sepanjang 25 Kilometer ke Gardu induk Teluk Naga dan Gardu Induk New Tangerang untuk memperkuat pasokan tenaga listrik di area Jakarta, tangerang dan sekitarnya pada sistem kelistrikan di jawa. Dalam penggunaan peralatan di PT. Indonesia Power PLTU Banten 3 Lontar OMU yang berlangsung terus menerus sehingga sangat penting untuk memperhatikan kondisi peralatan proteksi dengan melakukan pemeliharaan dengan “Preventive Maintenance” agar peralatan dapat tetap berfungsi dengan baik. Pada kasus kerusakan peralatan Proteksi untuk saat ini belum terlihat adanya permasalahan yang terjadi pada kurangnya kinerja pengolahan batu bara pada Belt Conveyor. Mengingat sering terjadinya hal tersebut bahwa alat proteksi dalam suatu proses pengolahan batu bara. Maka dari pembahasan ini penulis melakukan penilaian terhadap data dilapangan sehingga mengetahui masalah pada suatu alat. Mengingat pentingnya dan besarnya manfaat dari pembahasan ini, maka penyusun tertarik membahas “Preventive Maintenance Kontrol intrumen Belt Conveyor C-7”.    

Mohamad Rofiq; Ilham Akbar Darmawan

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Abstrak PLTU banten 3 lontar OMU merupakan anak perusahaan PT. PLN (Persero) yaitu Indonesia Power yang memiliki 3 unit pembangkit dengan kapasitas masing-masing unit pembangkit sebesar 3 x 315 dengan Energi Listrik yang dihasilkan PLTU Lontar akan disalurkan Jaringan Transmisi 150 KV (SUTT) sepanjang 25 Kilometer ke Gardu induk Teluk Naga dan Gardu Induk New Tangerang untuk memperkuat pasokan tenaga listrik di area Jakarta, Tangerang dan sekitarnya pada sistem kelistrikan di jawa. Penggunaan belt conveyor di PT. Indonesia Power PLTU Banten 3 Lontar OMU berlangsung kurang lebih 24 jam sehari secara terus menerus, sehingga sangat penting untuk memperhatikan kondisi peralatan electrical pada area belt conveyor dengan cara melakukan pemeliharaan dengan “preventive maintenance” agar kondisi peralatan electrical pada area belt conveyor dapat tetap berfungsi dengan baik. Kasus kerusakan pada peralatan electrical pada area belt conveyor untuk saat ini belum terlihat hanya saja terdapat permasalahan yang terjadi pada beberapa peralatan electrical pada area belt conveyor yang dapat mengakibatkan terhambatnya proses produksi. Mengingat sering terjadinya hal tersebut pada peralatan electrical pada area belt conveyor dalam suatu proses produksi, maka dari pembahasan ini penulis akan melakukan penilaian terhadap kinerja peralatan electrical pada area belt conveyor C-2B terhadap data dilapangan sehingga mengetahui bermasalah atau tidaknya suatu peralatan electrical pada area belt conveyor C-2B. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Preventive Maintenance yang dilakukan pada Electrical C-2B Belt Conveyor, memahami manfaat dari Preventive Maintenance Electrical C-2B Belt Conveyor dan menganalisis hasil Preventive Maintenance pada Electrical C-2B Belt Conveyor.  

Ridho Aldino Saputra; Didik Aribowo

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Gas Engine Power Plant (PLTMG) is a type of power plant that uses dual fuel, namely LNG (liquid natural gas) and BBM (fuel oil). Along with the continuous operation of the Ambon Peaker PLTMG unit. So do not rule out that the engine performance will decrease. The decrease in engine performance will affect the power supply of electrical energy to the electricity demand network. In order to maintain a reliable, safe, and efficient electricity supply. So the performance of the engine performance will always be monitored regularly. This is done so that the performance of the engine performance is always properly monitored. One of the performances to assess the performance of the Ambon Peaker PLTMG unit is by carrying out a Performance Test. The method used in industrial practice activities carried out at the Ambon Peaker 30 MW PLTMG is practical work in the form of field research.

Prasta Mahrifatika; Ilham Akbar Darmawan

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Penggunaan motor listrik dengan kontaktor sebagai pengendalinya dapat menyebabkan arus (starting) motor melonjak saat start pertama dihidupkan. Dalam perkembangan teknologi, Variable Speed Drive (inverter) berfungsi untuk mengurangi konsumsi energi listrik dalam mengendalikan kecepatan putar motor listrik dengan mengubah prinsip frekuensi inputnya, sehingga dapat memungkinkan upaya penghematan konsumsi energi dan peningkatan produksi terhadap kapasitas pabrik. Penggunaan motor listrik yang fungsinya sebagai penggerak mesin merupakan contoh penggunaan motor listrik yang tidak efisien dan membutuhkan energi yang cukup besar, Selain itu, penggunaan motor listrik masih menggunakan cara tradisional, yaitu dengan mengguakan kontaktor. penggunaan kontaktor dapat menyebabkan arus (starting) motor melonjak saat start pertama dihidupkan. Lonjakan arus start yang cukup besar ini juga berdampak pada pemborosan konsumsi daya. Namun, lonjakan ini dapat di minimalkan dengan memodifikasi teknik pengendaliannya yaitu menggunakan VFD. VFD dapat mengatur lonjakan arus startin sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, yaitu dengan cara mengubabh frekuensinya.    

Addawami, Faiz; Wibisono Putra, Ananda Yhuto

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi di era sekarang berkembang sangat cepat salah satunya di bidang industri. Di Indonesia industri mengalami kemajuan teknologi yang pesat, baik industri besar maupun kecil, berbagai teknologi bermunculan, dari teknologi yang baru ditemukan hingga perkembangan teknologi sebelumnya. Motor induksi adalah motor yang menggunakan medan magnet agar dapat mengubah energi listrik menjadi energi kinetik serta memiliki slip antara medan magnet stator dan medan magnet motor. Motor tiga fasa memiliki fitur yang dapat diatasi dalam beberapa instalasi, salah satunya adalah sistem penggerak bintang (Y)-delta multi sistem (Δ) yang sederhana dan dapat diakses oleh semua orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem kerja pada star delta dengan motor tiga fasa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sehingga hasil dan pembahasan pada penelitian ini yaitu dengan merancang sistem kontrol dengan beberapa tombol seperti star, delta dan off. Dimana hasil realisasinya pada rangkaian putaran motor akan mengalami kecepatan yang lebih tinggi ketika ditekan tombol delta. Jadi kesimpulannya tombol-tombol tersebut dapat mengatur kecepatan putaran motor induksi dari minimum hingga maksimum.

Rahman Wahyudi, Nazariano; Rusmiyanto , Dedy

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Wilayah pesisir Kota Cilacap memiliki peran penting dalam peningkatan perekonomian warga Cilacap. Salah satunya adalah industri energi yang berada di wilayah pesisir Cilacap. PLTU Adipala berperan penting sebagai penyedia listrik untuk seluruh area Jawa Tengah. Karena lokasi PLTU yang berada di wilayah pesisir, menimbulkan berbagai macam permasalahan. Salah satu permasalahan yang terjadi adalah adanya sedimentasi di daerah dermaga dan alur pelayaran PLTU Adipala. Hal tersebut mengakibatkan terganggunya proses pengiriman batu bara. Selain itu adanya gelombang laut yang besar juga menyebabkan terganggunya laju kapal yang ingin menuju dan meninggkalkan area dermaga PLTU Adipala. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian mengenai fenomena perubahan morfologi untuk mengetahui penyebab permasalahan dan solusi yang perlu diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian yang akan dilakukan yaitu dengan melakukan simulasi pergerakan pola gelombang dan transport sedimen pada perairan di sekitar PLTU Adipala. Hasil pemodelan kondisi eksisting selama 1 bulan menunjukkan volume sedimen di kolam labuh saat musim barat sebesar 271.947 m3, sedangkan hasil pemodelan setelah adanya bangunan groin menunjukkan volume sedimen di kolam lauh PLTU sebesar 46.529 m3. Pada model yang disimulasikan pada musim timur selama 1 bulan dengan kondisi eksisting menunjukkan volume sedimen di kolam labuh PLTU sebesar 56.027 m3, sedangkan hasil pemodelan setelah adanya bangunan groin menunjukkan volume sedimen di kolam lauh PLTU sebesar 46.984 m3. Berdasarkan hasil dari simulasi model di kolam labuh PLTU menunjukkan pengurangan sejumlah volume sedimentasi karena adanya bangunan groin.

Deva Adelya Prestanty; Bagus Dwi Cahyono

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kebutuhan akan konsumsi energi listrik sangat tinggi dan semua aktivitas manusia banyak yang menggunakan energi listrik. Listrik juga sangat dibutuhkan pada industri, karna seluruh alat hampir semua menggunakan listrik. Karna penggunaan listrik sangat besar pada PT. Cemindo Gemilang membangun unit WHRS (Waste Heats Recovery System) untuk menyuplai listrik. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prinsip kerja serta proses kerja pada WHRS. Metode yang digunakan yaitu dengan observasi dan wawancara untuk mengetahui bagaimana proses pada WHRS tersebut. Hasil kesimpulan yaitu Waste Heats Recovery System ini merupakan pembangkit listrik yang menggunakan sisa panas atau flue gas sebagai pengganti batu bara untuk memanaskan air pada boiler.  

Febrian Fatahillah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Sumber energi listrik konvesional berasal dari fossil yang semakin lama semakin berkurang persediaannya dan membutuhkan jangka waktu yang lama untuk memperbaharui energi tersebut. Salah satu energi alam yang bisa dimanfaatkan energi listrik adalah cahaya matahari dengan membuat sebuah pembangkit listrik tenaga surya atau selanjutnya disebut dengan PLTS. Sebagai contoh dari pemanfaatan energi surya dilakukan oleh mahasiswa Universitas Trisakti, dalam jurnal ilmiah yang berjudul Sistem PLTS Untuk Pompa Air Irigasi Pertanian di Kota Depok membuktikan bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik pompa air, dibutuhkan dua buah PV dengan kapasitas masing-masing sebesar 80WP. Jenis motor yang mereka gunakan adalah motor DC 60 watt. Contoh lain didapatkan dari mahasiswa Universitas Riau yang berjudul Pembangkit Listrik Tenaga Surya Untuk Pompa Air dan Penerangan Dalam Program Pengabdian Masyarakat yang membahas tentang program pelatihan dan penerapan teknologi tepat guna antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 200Wp untuk pompa air 75w di panti asuhan di kabupaten Rokan Hulu dan Program penerangan lampu jalan di Desa Simpang Petai Kabupaten Kampar di Provinsi Riau menggunakan lampu LED 10 watt. Kedua jurnal di atas masing masing menggunakan PLTS untuk menghidupkan sebuah motor pompa, namun pada tugas akhir ini akan dibuatkan sebuah rancang bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya 200WP diujikan menggunakan sebuah beban berupa motor 1Ø 125w. 

Muhammad Iqbal Nugraha; Didik Aribowo

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In human life the use of electrical energy is very important and needed, but over time the use of its consumption is increasing. Therefore, it is necessary to save electricity consumption activities. This effort is known as energy conservation, one of which uses the energy audit method. Energy audit is to calculate the level of use or Energy Consumption Intensity (IKE) in the Untirta Integrated Laboratory Building whether it is efficient in the use of electrical energy. Collecting data related to electricity usage, building profiles, and observing lighting loads, air conditioning/air conditioning loads and other loads. The use of the IKE formula as a form of analyzing the data. The results of the study stated that the IKE value in the Untirta Integrated Laboratory Building was 38.019 kWh/m2, from this value it can be seen that the IKE is efficient. This is based on the parameters used by ASEAN-USAID of 240 kWh/m2. There is an addition in saving energy if in the future there are additional burdens such as laboratory equipment or electronic goods. These savings can be made by using LED lamps and replacing TL lamps or using lamps with a lower wattage than the previous lamp and can be done by reducing the duration of usage in consuming electrical energy.

Rombe Allo; Allo Sarira Pongsapan

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada penelitian terdahulu, alat pengering yang dianalisis adalah pengering surya dengan kolektor sekunder, rak bertingkat dan exhaust fan. Penelitian tersebut berhasil mengatasi fenomena lambatnya proses pengeringan akibat terperangkapnya uap air yang keluar dari sampel (tumpukan gabah) pada rak pengering bawah pada rak pengering tengah dan atas. Selain itu temperatur udara dalam kabin pengering sudah tidak melebihi 70oC sehingga kualitas produk (gabah) yang dikeringkan terjamin. Kekurangan pada alat pengering tersebut adalah exhaust fan yang digunakan membutuhkan supply energi listrik sehingga efisiensi pengering masih rendah. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, maka pada penelitian ini akan dilakukan modifikasi dengan mengganti exhaust fan dengan turbin ventilator. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih karena telah memiliki peralatan penunjang yang sudah memadai. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yakni membuat sebuah pengering surya tipe rak bertingkat (3 tingkat) dengan kolektor sekunder dan turbin ventilator. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan turbin ventilator merupakan solusi untuk mengatasi penggunaan energi listrik pada solar dryer. Proses pengeringan pada rak pengering 2 (tengah) dan 3 (atas) tetap berlangsung dengan cepat karena turbin ventilator bisa bekerja seperti exhaust fan. Laju aliran massa udara keluar dari pengering juga baik sehingga temperatur dalam kabin pengering tetap terjaga (tidak melebihi 70oC). Waktu pengeringan gabah dari kadar air awal 24,8% menjadi kadar air akhir 14% adalah 5 jam (rak 1); 6 jam (rak 2) dan 6 jam (rak 3). Efisiensi pengeringan maksimum yang diperoleh adalah 27,35% (rak 1); 24,05% (rak 2); 22,95% (rak 3); 24,78% (rata-rata).

Safira Fegi Nisrina; Basuki Rahmat

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Peningkatan pertumbuhan penduduk di Semarang berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan sampah dan listrik. Persoalannya, sampah hanya berpindah dari tempat pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir. Hal ini menyebabkan munculnya dampak buruk terhadap lingkungan kota yang kotor. Di sisi lain, permintaan kebutuhan listrik yang tinggi setiap tahunnya meningkat. Untuk mengatasi masalah ini adalah pemborosan telah dimanfaatkan bahan pembangkit listrik. Dua parameter telah diusulkan untuk memprediksi potensi pembangkit listrik tenaga sampah di kota Semarang seperti populasi dan sampah. Algoritma backpropagation dari JST telah digunakan untuk memprediksi pembangkit listrik tenaga sampah untuk tahun 2020 hingga 2022. Variabel yang digunakan dalam peramalan meliputi ukuran populasi dan volume sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi listrik WPP adalah 8,8 MWH untuk peramalan 3 tahun. sedangkan pertumbuhan orang ditunjukkan sebagai 1,7 juta selama 3 tahun. Potensi pembangkit listrik sampah PLN telah diberikan 0,29% dari total kebutuhan listrik di Jawa Tengah.

Mustaqim; Muhamad Haddin; Arief Marwanto

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Pembangkitan energi harus dapat direncanakan dan disesuaikan. Rencana produksi ditentukan berdasarkan prediksi kebutuhan energi masa depan dan ketersediaan energi baru dan terbarukan. Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Pembangkit Listrik Tenaga Angin adalah Pembangkit Energi Baru Terbarukan dengan sistem tenaga mandiri, yang memiliki kondisi sumber daya terbaik, dan memiliki prospek aplikasi yang baik. Sehingga perlu adanya penelitian yang mendalam tentang peramalan potensi energi tersebut. Pendekatan penelitian adalah melakukan peramalan potensi energi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga angin (PLTB) dengan menggunakan model Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Multi Layer Perceptrons (MLP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan potensi energi PLTS dan PLTB Jawa Tengah tahun 2025, PLTS 0,0093% konsumsi energi di Jawa Tengah dan PLTB 0,407% konsumsi energi di Jawa Tengah.

Shafa Yuniar Yasmin; Endi Permata

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Listrik merupakan kebutuhan energi utama yang banyak digunakan dalam berbagai hal. Penggunaan energi listrik terus menerus memiliki tingkat resiko bahaya yang lebh tinggi oleh karena itu dibutuhkanlah sebuat sistem proteksi untuk mencegah resiko bahaya yang dapat merusak alat atau bahkan manusia. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut 1). Menjelaskan secara singkat mengenai sistem proteksi, 2). Menjelaskan sistem proteksi pada switchgear, 3). Menjelaskan komponen switchgear beserta fungsinya, 4). Menjelaskan bagaimana cara perawatan dari switchgear. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, menganalisis, implementasi dan evaluasi. Sistem proteksi switchgear ini mampu berjalan apabila hanya terjadi permasalahan yang melebihi batas nilai yang terpasang.    

Chandra Danova Siringo Ringo

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Electricity is a very important need for the life of many people. Especially with the increasing number of tools that use electricity as a source of energy in this day and age. With the increasing demand for electricity, the more electrical energy that must be issued, especially by PLN. Electricity is also a source of energy that is needed in all activities related to electronics, therefore its use varies greatly. The purpose of making this final project entitled "Installation of Solar Power Generation Devices (PLTS) as a Source of Electrical Energy in the Garden of the Mahktab Building, Panca Budi Campus" is as a form of saving electrical energy in garden lighting. Electrical energy saving is done by utilizing solar cells, batteries as current storage and LED lights which are operated with a control system. The method used in this final project is the design method. The method steps are analysis, design, manufacture and testing. analysis, design, manufacture and testing. The design of the solar cell device as a converter of solar energy into electrical energy which is then stored in the battery.