Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 561-580 of 743

Analytics

Tri Winarsih

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Fintech syariah mulai tumbuh dan berkembang di Indonesia. Perkembangan yang cukup dratis dikalangan umat islam menaruh kepercayaan besar berinvestasi syariah ditambah dukungan generasi milenia dan generasi Z yang lebih berminat atas sistem yang serba cepat dan sistematis ditengah industri pendanaan resakdana dinilai semakin tertekan. Awal mula berdirinya fintech syariah merupakan respon dari berkembangnya perusahaan fintech konvensional yang mengenakan bunga ditiap operasi kegiatannya. Fintech syariah yang tidak mengandung unsur: Riba (Bunga), Gharar (Ketidakjelasan), Maysir (Judi), Tadlis (Penipuan), Dharar (Bahaya), Zulm (Ketidakadilan), dan Haram serta sistem akad syariah terkait hukum kontrak online dimana memberlakukan asas-asas hukum kontrak syariah berdasarkan hukum islam menjadi fenomena baru di tengah perkembangan bisnis keuangan syariah. Tujuan penelitian yaitu memberikan gambaran literasi tentang pemahaman fintech syariah terkait teori, dasar hukum fintech syariah, manfaat, resiko, sistem akad fintech syariah dan perkembangan fintech syariah yang sedang berkembang di Indonesia. Pengunaan metode kualitatif deskriptif berupa pengamatan perilaku dengan studi literatur dari buku teks, artikel media massa dan literatur online dipakai sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini adalah semua transaksi fintech syariah memegang teguh prinsip syariah, dimana sistem akad dianggap sah apabila sejalan dengan hukum syariah ditengah perkembangan fintech syariah yang mulai diminati semua kalangan pembisnis syariah.

Ratna Dewi Purwati; Tiurlina; Fatihaturosyidah

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada umumnya media yang sering digunakan di sekolah antara lain media gambar dan media abstrak lainnya, media laptop atau komputer, proyektor, pengeras suara, dan alat sejenis lainnya. Kadang-kadang guru lalai menggunakan sumber belajar yang tersedia di daerah terdekat untuk mempromosikan kegiatan belajar.Namun pada penelitian ini peneliti bertujuan menumbuhkan keaktifan siswa dengan menerapkan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran matematika pada materi bangun ruang. Pendekatan yang digunakan pada penelitian yaitu kualitatif, untuk metode penelitiannya peneliti menggunakan metode deskriptif yang mana dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik yaitu observasi dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SDN Cilegon IX yang beralamatkan di Jl Tumenggung No.9, Jombang Wetan, Kec. Jombang, Kota Cilegon Prov. BantenSaat melakukan pengumpulan data di lapangan peneliti juga melakukan analisis data. Semua data yang telah di dapat kemudian diolah melalui tiga tahap analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan pada penelitian ini bahwa penggunan barang bekas sebagai media pembelajaran ini dapat membuat situasi kelas menjadi hidup karena media ini sangat menarik minat dan perhatian siswa terutama jika siswa dilibatkan langsung untuk berkreasi dan membuat media pembelajaran itu sendiri sehingga siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran pada pembelajaran matematika ini dapat mempermudah siswa dalam memahami materi bangun ruang karena dengan menggunakan barang bekas ini siswa dapat mengeksplorasi dan berkreasi membuat media pembelajaran sendiri.

Rahmanti, Ainnur; haksara, endro

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hemodialisa merupakan tindakan yang digunakan untuk menangani pasien CKD. Tindakan ini dapat mempengaruhi psikologis pasien CKD karena harus dilakukan suumur hidup, pasien menjadi ketergantungan pada mesin yang pelaksanaannya rumit dan membutuhkan waktu yang lama serta memerlukan biaya yang relative besar. Sehingga pasien menjadi bosan, malas menjalani hemodialisa, kualitas hidup menurun dan bisa berakibat kematian. Kecemasan ini salah satu hal yang dikeluhkan oleh pasien-pasien hemodialisa. Penerapan aromatherapy lavender sebanyak 0.6 ml selama 1 x 30 menit merupakan salah satu terapi nonfarmakologi yang aman untuk mengurangi tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan aromatherapy lavender dapat menurunkan tingkat kecemasan pasien CKD yang akan menjalani hemodialisa di Rumkit Tk. II dr. Soedjono Magelang. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Subjek yang digunakan sebanyak 2 orang dengan kriteria pasien hemodialisa, pasien yang tidak mempunyai riwayat alergi terhadap aromatherapy lavender, pasien sadar dan dapat berkomunikasi, pasien yang bersedia menjadi responden, pasien yang menjalani tingkat kecemasan sedang dengan lembar penilaian HRS-A (score 21-27). Berdasarkan analisa data didapatkan hasil bahwa subyek I mengalami penurunan dari score kecemasan 27 (sedang) menjadi 19 (ringan) dan subyek II dari score kecemasan 24 (sedang) menjadi 17 (ringan). Kesimpulan penerapan aromatherapy lavender efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani hemodialis. Penerapan aromatherapy lavender direkomendasikan untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien yang menjalani hemodialisa.

Rofingatul Hasanah; Wasisto Utomo; Musfardi Rustam

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Secara umum populasi lansia di Indonesia setiap tahunnya diperkirakan mengalami peningkatan. Tingginya angka populasi lansia akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan salah satunya adalah penyakit hipertensi. Lansia penderita hipertensi seringkali mengeluh tidak dapat beraktivitas sehari-harinya karena tekanan darah naik. Aktivitas fisik sangat baik untuk kesehatan karena membuat tubuh tetap bugar dan sehat, terutama bagi lansia yang memiliki tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Simpang Tiga. Metode yang digunakan adalah kuantitaif denan desain penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 responden lansia penderita hipertensi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan mengisi kuesioner aktivitas fisik yang berisi 8 pertanyaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sebanyak 31 orang responden memiliki aktivitas fisik yang ringan (45,6%), kemudian sebanyak 26 orang responden memilki aktivitas fisik yang sedang (38,2%). Dan  sisanya sebanyak 11 orang responden memiliki aktivitas fisik yang berat (16,2%).  

Datin Suhailah; Yesi Hasneli N; Herlina Herlina

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan jumlah penderita sangat tinggi  didunia. Penyakit diabetes ini merupakan penyakit yang memerlukan waktu cukup lama untuk diobati serta dapat membuat penderitanya merasa putus asa akan kesembuhannya. Untuk penatalaksanaan pengobatan diabetes ini dukungan keluarga sangat dibutuhkan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Sail Kota Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 120 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan  Berdasarkan dari tabel 8 diatas menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga baik yakni 62 responden (51,7%) dan 58 responden (48.3%) menunjukkan dukungan keluarga buruk. Kesimpulan: Dukungan keluarga yang diberikan kepada penderita diabetes berada pada kategori dukungan yang baik. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan disarankan kepada masyarakat (khususnya yang menderita diabetes melitus) dan keluarga agar dapat memberikan dukungannya dalam penatalaksanaan pengobatan pada penderita diabetes mellitus.    

Sonia Dewita; Erika Erika; Oswati Hasanah

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Pregnant women are listed as one of the vulnerable groups at risk of infection with Covid-19, and the current pandemic conditions have made pregnant women anxious. The objective of this research was to describe the anxiety and causes of anxiety in pregnant women at the Umban Sari Health Center during the Covid-19 pandemic. Method: The research method used was simple descriptive. This research was carried out in the work area of Umban Sari Health Center, with a total sample of 80 pregnant women obtained using a purposive sampling technique. The Perinatal Anxiety Screening Scale questionnaire was used as a measuring tool, univariate analysis was used. Results: The majority of respondents (42.5%). The cause of anxiety was that 60.8% of respondents were concerned about conctracting Covid-19 from other patients who checked their pregnancies, 53.8% were concerned about childbirth with few visitors, and 68.8% were concerned about not receiving the expected service, the cause of anxiety was that 28.8%  experienced mild anxiety at non high risk ages, 30% in multigravida pregnancies, and 17.5% in the second trimester, reported mild anxiety. Conclusion: Pregnant women’s anxiety is mild anxiety, which health service, age, gravida and gestational age was the causes of anxiety.  

Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Ahmad Rizal; Lannasari, Lannasari

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Identifikasi yang salah menyebabkan pasien menerima prosedur tindakan medis yang tidak benar. Kesalahan yang mengakibatkan pasien cedera dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penerapan identifikasi dalam melakasakan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan merupakan study kasus. Peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu ruangan perawatan rumah sakit di Bogor. Instrumen penelitian menggunakan lembar cecklist yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur identifikasi pasien di rumah sakit tersebut. Peneliti melakukan pengamatan kepada 5 orang perawat setiap hari dalam jangka waktu 5 hari berturut-turut. Hasil observasi didapatkan masih ada perawat yang belum patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Operasional Prosedur Identifikasi Pasien. Hasil wawancara didapatkan bahwa; “…SPO tersebut sudah disosialisasikan oleh kepala ruangan, perawat sudah memahaminya. Tetapi saat akan melakukan tindakan kepada pasien langkah-langkah identifikasi tidak dilakukan…” Kesimpulan hasil penelitian yaitu Identifikasi Pasien yang dilakukan oleh perawat belum optimal.

Melika Inda Panigoro; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran upaya pencegahan dan penanggulangan stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tilongkabila,Stunting adalah keadaan gagal tumbuh kembang balita yang mengalami gangguan gizi kronis. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Jumlah Populasi 161, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling jumlah sampel 99 balita. Pengambilan data kuesioner, observasi dan pengukuran TB/PB menggunakan microtoise. Hasil penelitian dapat disimpulkan gambaran upaya pencegahan kategori cukup dan penanggulangan kategori baik.    

Zahra Asyidda Najibullah; Silmi Aulia; Budiyanto Budiyanto; Irfan Khairudin; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dakwah merupakan usaha untuk mengajak manusia ke jalan Allah. Secara istilah dakwah bisa dipahami dengan perintah mengadakan seruan kepada manusia untuk Kembali dan hidup sepanjang ajaran Allah yang benar, dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan nasehat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan yang terkandung dalam penyampaian dakwah di Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” serta bentuk pesan yang dipergunakan dalam menyampaikan nasihat supaya dapat diterima oleh mad’u nya terkhususnya mad’u yang masih muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) adalah penelitian yang objek kajiannya menggunakan data Pustaka berupa buku – buku sebagai sumber datanya. Membaca, menelaah dan menganalisis berbagai literatur yang ada berupa Al Qur’an Haidst, kitab, maupun hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kandungan pesan dakwah dalam Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat  Gambaran Hari  Kiamat” menyebutkan bahwa konten tersebut mengandung unsur pesan dakwah nasihat tandzir yaitu sebuah pesan dakwah dengan menyebutkan peristiwa akhirat dalam penyampaian dakwahnya, dengan menyebutkan berbagai peristiwa seperti tanda – tanda, azab neraka sehingga objek eksperimen dapat menggambarkan seperti apa yang dimaksud dengan peristiwa akhirat.  

Ritna Rahman; Dewi Modjo; Andi Akifa Sudirman

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Growth occurs from an early age to adulthood. The Progress cannot be measured, but it can be felt. Growth is progressive, systematic and continuous. The objective of research is to overview the achievement of child growth. This type of quantitative research with a descriptive research design. The total population is 33 children, the sampling technique uses total sampling where the total population is equal to the number of samples. The results showed there were 13 people who had appropriate developmental achievements, 19 people had doubtful developmental achievements, and 1 person had possible deviations from developmental achievements. Therefore it concluded most of the children in PAUD Pembina of Lekabalo district have dubious developmental achievements of 19 people. Suggestions for parents to deeply pay attention to the children growth at every age. For the school to help or provide stimulation to children to achieve child growth according to the child's age because the growth according to age is very important for children.  

Stefanus Gardino Setyo D; Yohanes Firmansyah; Murni L Naibaho

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Immunization is an action that provides immunity to individuals so that when exposed to a disease they will only experience mild illness or no pain. Immunizations are carried out mainly in children. Immunizations carried out on children are basic immunization and advanced immunization. Due to the COVID-19 pandemic, immunization cannot run properly. This study aims to find out about the achievements of basic and follow-up immunizations between before, during, and the transition period of the COVID-19 pandemic in the Cempaka Putih sub-district. Research Methods: This research is an observational descriptive study in the work area of the Cempaka Putih District Health Center. The research sample in this study was a history of basic and follow-up immunizations from children living in the working area of the Cempaka Putih District Health Center. The results showed that the achievement of basic immunization and children under two in 2019 (before the COVID-19 pandemic) reached the target, then in 2020 (pandemic COVID-19) the achievement of basic immunization and children under two did not meet the target. In 2021 (COVID-19 pandemic) the achievement of basic and under-five immunizations reached the target, then in 2022 (COVID-19 transition period) the achievement of basic and under-five immunizations was achieved.    

Elsa Kaniawati; Meisya Edlina Mardani; Shania Nada Lestari; Ulan Nurmilah; Usep Setiawan

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Evaluasi merupakan bagian penting dalam pengembangan media pembelajaran. Apapun jenis media yang dikembangkan perlu di evaluasi dan di nilai terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan secara luas. Jadi maksud dari pada evaluasi tersebut untuk mengetahui apakah media pembelajaran yang dikembangkan tersebut dapat mecapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan. Hal ini dikarena banyak orang yang berpendapat bahwa sekali mereka membuat media pembelajaran maka searatus persen ditangung baik. Oleh karena itu rumusan masalah secara singkat dari pada kajian ini adalah bagaiamana evaluasi media pembelajaran Mengacu pada permasalahn diatas, kajian ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi media pembelajaran sebagai saran dan prasana pembelajaran yang berkualitas. Metode deskriptif di definisikan sebagai metode yang digunakan untuk menggambar atau menganalisis sesuatu mengenai situasi atau kejadian yang ada.(Sugiyono,2021) Evaluasi merupakan kegiatan pengumpulan kenyataan mengenai proses pembelajaran secara sistematis untuk menetapkan apakah terjadi perubahan terhadap peserta didik dan sejauh mana perubahan tersebut mempengaruhi kehidupan peserta didik. Adapun dalam proses evaluasi media pembelajaran di ukur dari dua aspek, yaitu Sistem pembelajaran hasil peserta didik di buktikan secara empiris Keberhasilan dan kefektifan proses belajar menunjukan bukti banyaknya sumbangan media atau media program. Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. ditentukanEvaluasi media pembelajaran adalah tahapan yang digunakan dalam proses pembelajaran sebagai bentuk komunikasi baik secara visual maupun audio visual. Dan upaya peningkatan pembelajaran yang efektif. Adapun dalam evaluasi pembelajaran ini memilik beberapa fungsi sebagaimana fungsi ini adalah bentuk peranan media dalam pembelajaran diantara nya yaitu : Selain memiliki fungsi media pembelajaran juga memiliki Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. Prosedur evaluasi media pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan terhadap media pembelajaran berdasarkan tahapan-tahapan yang telah ditentukan dalam evaluasi sumatif dan formatif.

Zuhrina Aidha; Anna Tasya Putri; Abdinda Lorensyifa; Rini Deby Astria Lubis; Serahayati br. Hasibuan +3 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Faktor utama yang harus diperhatikan oleh keluarga adalah kesehatan. Oleh karena itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran PHBS rumah tangga di Bagan Deli. Penelitian ini menggunakan survei silang dengan metodologi kualitatif. Sebanyak 65 ibu rumah tangga berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden. Menurut temuan studi tersebut, rumah tangga Bagan Deli kurang mempraktekkan hidup bersih dan sehat; mayoritas rumah tangga di sana masih kekurangan jamban dan tempat pembuangan sampah, dan banyak orang merokok, sering berolahraga, dan mengkonsumsi sayuran. dan buah masih kurang. Rata-rata keluarga hanya menerapkan 4 dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga menurut Dinas Kesehatan Sumut. Indikator yang termasuk dalam kategori baik adalah: tempat persalinan, pemberian ASI, imunisasi di posyandu dan pemenuhan air bersih. Sedangkan kategori lainnya berada pada kategori kurang baik.  

Milawati, Milawati; Widyastuti, Widyastuti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kematian orangtua akibat COVID-19 dapat menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam sehingga menyebabkan remaja yang ditinggalkan harus melalui proses grief hingga mampu mencapai penerimaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran grief dan proses grief serta faktor-faktor yang mempengaruhi grief pada remaja perempuan pasca kematian orangtua akibat COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik analisis theory driven. Responden dalam penelitian ini berjumlah 3 (tiga) remaja perempuan berusia 18-20 tahun dan telah kehilangan orangtua akibat COVID-19 yang terjadi 1-2 tahun yang lalu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran grief responden terdiri atas berbagai gejala grief yang menyangkut aspek fisik, sosial, spiritual dan  psikologis. Proses grief melalui 5 tahap yaitu denial, anger, bargaining, depression dan acceptance, tetapi proses yang dialami responden tidak terjadi secara berurutan dan bersifat dinamis menuju penerimaan. Hal tersebut terjadi karena terdapat faktor pendukung antara lain kemampuan menguatkan diri, memiliki cita-cita dan harapan yang kuat, dukungan dari keluarga dan teman serta faktor penghambat antara lain hubungan emosional dengan orangtua yang meninggal, grief yang tidak terantisipasi, lapisan kehilangan, tidak menyaksikan orangtua meninggal hingga dimakamkan, isolasi mandiri setelah kehilangan dan stigma sosial yang negatif. Implikasi penelitian ini yaitu menambah khazanah kajian ilmu psikologi khususnya psikologi klinis, psikologi perkembangan dan secara lebih spesifik mengenai grief pada remaja pasca kematian orangtua akibat COVID-19.

Nur Aziza

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dengan adanya perkembangan teknologi, hal ini memudahkan manusia dalam memperoleh, dan berbagi informasi. Salah satu media yang sampai saat ini menjadi salah satu media sosial yang digemari oleh masyarakat adalah YouTube. Salah satunya adalah munculnya video-video konten yang dibuat dengan pendekatan jurnalistik. Salah satu konten yang dibuat dengan pendekatan jurnalistik adalah konten yang dibawakan oleh Najwa Sihab yaitu “Narasi”. Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis isi konten narasi youtube narasi Najwa Sihab yang trending pada tahun 2021. Maka jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Kalaupun ada angka-angka, sifatnya hanya sebagai penunjang. Data yang diperoleh meliputi transkripsi, catatan lapangan, foto, dokumentasi dan lain-lain. Sesuai dengan skema Teun A. Van Dijk dalam analisis teks ini struktur makro cerita terdiri dari topik yang membahas seperti, entertainment, sport, story, newsroom dll. Superstruktur konten yang disajikan oleh narasi memiliki struktur yang kompleks yang terdiri dari opening, konflik, anti klimaks, dan ending. Pada struktur mikro, konten yang disajikan narasi Tv juga memenuhi komponen seperti adanya detil, latar, sintaksis, grafis dan komponen lainnya.  

Atik Wahidatul Hasanah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode cerita gambar berbasis website interaktif terhadap kemampuan bahasa lisan dan budaya lokal bagi anak usia dini. Penelitian menggunakan mix-method dengan varian exploratory. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan metode Research and Development (R&D) atau metode penelitian dan pengembanga. Prosedur penelitian pengembangan ini terdiri dari 10 langkah sebagai berikut: tahap I penelitian dan pengumpulan informasi, tahap II perencanaan dan pengumpulan data, tahap iii mengembangkan produk awal, tahap iv validasi produk, tahap v revisi produk tahap I, tahap VI uji coba terbatas, tahap vii revisi produk tahap II, tahap viii uji coba lapangan, tahap IX penyempurnaan produk akhir, tahap X diseminasi. Uji efektivitas dalam penelitian menggunakan penelitian Quasy Experiment, yaitu jenis penelitian yang memberikan perlakuan (eksperimen) dengan menggunakan kelompok perlakuan dan kelompok pembanding. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa teknik deskriptif kuantitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data deskriptif berupa instrumen non tes dengan menggunakan angket yang diukur menggunakan skala likert. Sedangkan teknik analisis data kuantitatif berupa skor angket dan tes. Skor angket terdiri atas penilaian ahli desain tampilan, ahli materi, ahli pembelajaran dengan menghitung persentase jawaban.

Sukma Jaya; Intan Sari Ramdhani

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tindak tutur ekspresif merupakan salah satu jenis tindak tutur yang menyatakan hal atau sesuatu yang bertujuan untuk dirasakan oleh penuturnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang berusaha mendeskripsikan atau menggambarkan suatu objek yang dituturkan sesuai dengan gambaran yang sebenarnya. Pada penelitian ini pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitiatif, juga dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah wacana Stand Up Comedy Indonesia sesi 7 Jupri di Kompas Tv yang bersumber dari laman Youtube, tindak tutur yang mengandung tawa ini digunakan penutur untuk mengekspresikan beberapa hal yang bertujuan untuk disampaikan kepada mitra tutur dalam hal ini yaitu penonton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tindak tutur ekspresif dalam wacana Stand Up Comedy Indonesia sesi 7 Jupri di Kompas Tv. Hasil penelitian ini menunjukan ada beberapa jenis istilah tindak tutur ekspresif dalam wacana humor Stand Up Comedy Indonesia sesi 7 Jupri di Kompas Tv, yaitu: (1) tindak tutur ekspresif mengkritik, (2) tindak tutur ekspresif memuji, (3) tindak tutur ekspresif menyalahkan, dan (4) tindak tutur ekspresif menghina. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca yang mau mencari referensi untuk penelitian pembelajaran dalam hal ilmu pragmatik terutama mengenai tindak tutur ekspresif pada penelitian selanjutnya.

Dicky Ardiansyah Aceh1; Nurul Wardani Lubis; Riki Priyandi; Eka Danta Jaya Ginting; Vina Maria Ompusunggu +2 more

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam upaya meningkatkan nilai jual adalah dengan melakukan usaha pemasaran yang baik. Salah satu yang sedang marak adalah memanfaatkan teknologi internet yang kerap disebut Pemasaran Digital (Digital Marketing). Pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi sudah merupakan keharusan mengingat pengguna internet Indonesia yang sudah mencapai 77%. Banyak pelaku UMKM yang kebanyakan adalah ibu-ibu masih belum mengetahui bagaimana memanfaatkan teknologi untuk masuk ke dalam sistem pemasaran digital. Salah satunya adalah bagaimana menampilkan produk yang mereka jual dalam bahasa gambar. Untuk membantu hal tersebut maka dilakukanlah pelatihan Digital Marketing agar pelaku UMKM dapat lebih optimal dalam mengenalkan produk dan meluaskan jangkauan pemasarannya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para pelaku UMKM merasa terbantu dengan pelatihan dan optimis bisa menggunakan teknologi yang ada untuk menyiapkan produknya lebih baik lagi dan menarik untuk dilihat sehingga menimbulkan minat membeli konsumen.  

Wildana Ikhsan; Alfi Rahmi; Gita Vania Utami

Permasalahan dalam penelitian ini ditemukan bahwa Broken home atau peristiwa perceraian dalam keluarga senantiasa membawa dampak yang mendalam. Kasus ini menimbulkan stres, tekanan dan menimbulkan perubahan fisik dan mental yang dapat dialami oleh semua anggota keluarga, ayah, ibu dan anak. Masalah yang dapat timbul oleh keadaan ini salah satunya adalah perilaku agresif yang ditunjukan oleh anak serta perubahan pada perilaku sosial lainya. Di SMPN 2 Lubuk Basung, di temukan masalah bahwasanya anak yang broken home ini banyak yang memiliki masalah setelah kedua orang tuanya berpisah, karna hal itu memicu anak remaja memiliki perilaku sosial yang sedikit bemasalah, baik itu perilaku nya di masyarakat, sekolah, maupun di dalam lingkungan keluarga sekalipun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku sosial remaja awal korban Broken Home di SMP N 2 Lubuk Basung. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  lapangan  yang bersifat Deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan atau penelitian yang menggambarkan, menuturkan dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Di mana penelitian ini memberikan suatu gambaran tentang perilaku sosial Remaja awal korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Informan dalam penelitian ini terdiri dari  informan  kunci  yaitu  Remaja awal yang menjadi korban broken home, bapak jorong, masyarakat dan orang tua remaja korban broken home. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang  dilakukan dapat dikemukakan bahwa perilaku sosial remaja korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Seperti menjadi anak yang suka melawan dari sebelumnya serta suka berkelahi dari yang sebelumnya, suka bereselisih dan bertengkar, suka menggoda, Serta menimbulkan perilaku yang agresif seperti meenjadi anak yang keras kepala suka berkelahi dan membangkang kepada orang tua. Memiliki tingkah laku berkuasa, serta suka mentingkan diri sendiri dari yang sebelumnya.  

Iqlima Zahari; Widyatmoko; Wildan Mahmud; Dibyo Adi Wibowo; Alvina Dwi Andriani +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Saat ini, peranan desain grafis sangat penting. Hal ini karena adanya pengaruh tren media sosial dalam dunia komunikasi teknologi, yang menjadikan media komunikasi lebih personal. Kuantitas pengguna desain grafis menjadi luas. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan desain grafis, yang saat ini di butuhkan. untuk kepentingan organisasi, promosi dan wirausaha lain. Metode yang digunakan adalah pengenalan, pelaksanaan dan evaluasi. Pengenalan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan para pemuda IPNU/IPPNU desa Ngadiluwih, pelaksanaan dilakukan dengan memberikan pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi pixellab dan canva dengan media handphone. Setelah pelatihan ini para peserta yang sebelumnya belum memahami dan belum mengetahui cara mendesain dengan media handphone, menjadi paham dan mampu mendesain hanya dengan media handphone dan peserta dapat meningkatkan kreativitas. inovasi mereka dalam mendesain gambar tanpa harus menggunakan laptop/computer.