Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 541-560 of 5,160

Analytics

Gojandra, Farda Pega Libra; Priyanto, Kaleb; Cahyanto, Septian Eko; Saputra, Dimas Chandra; Wibowo, Andika Agus Tri +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas peternak sapi di Kecamatan Musuk, Boyolali, melalui penerapan teknologi pencacah hijauan dan teknik fermentasi silase. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 15 peternak anggota Slamet Jaya Farm selama delapan bulan. Kegiatan meliputi perancangan dan pembuatan mesin pencacah sederhana, pelatihan teknis, demonstrasi praktik pembuatan silase, serta pendampingan berkelanjutan. Mesin pencacah yang dirancang menggunakan motor 1 HP dengan kapasitas 200 kg/jam terbukti mampu menurunkan waktu pengolahan dan menghasilkan ukuran cacahan hijauan seragam 2–5 cm. Hasil program menunjukkan bahwa 82% peserta berhasil mengoperasikan mesin dan memproduksi silase berkualitas dengan pH optimal 3,8–4,2, sedangkan 71% mulai memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku silase. Program ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna yang dikombinasikan dengan pelatihan intensif mampu meningkatkan pengelolaan pakan dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi lokal.

Wulandari, Septi; Rizka Syahira Ramadhani; Nadia Salsa Bila; Fiza Istanti Nur Rosida; Dimas Syahputra Aidil Laqod

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu desa yang memiliki potensi culture site gerabah. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1930an, produk awal yang dihasilkan berupa bentuk boneka pengantin. Tantangan yang dihadapi pengrajin gerabah meliputi tantangan internal dan tantangan eksternal. Pengabdian masyarakat dilakukan menggunakan metode kualitatif pendekatan partisipatif perajin gerabah yang terlibat dalam merencanakan kegiatan berdasarkan wawancara untuk menelaah permasalahan, FGD (Focus Group Discusson), serta mengimplementasi sebagai solusi untuk mengatasi masalah. Tujuan pengabdian ini memberikan pendampingan kepada pengrajin gerabah untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, membantu pengrajin gerabah untuk membuat desain inovasi yang sesuai dengan tren pasar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman pengrajin gerabah terkait pengelolaan platform digital sebagai sarana pemasaran. Pendampingan ini mencakup pelatihan strategi digital marketing melalui penggunaan media sosial, pengelolaan marketplace (Shopee dan Tokopedia) yang digunakan untuk menjangkau pasar secara luas.

Purwasih, Intan

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Instalasi gawat darurat merupakan unit pelayanan di rumah sakit yang menangani pasien dalam kondisi darurat, kritis, dan membutuhkan tindakan segera. Pelayanan yang berkualitas sangat penting dalam kondisi ini karena berkaitan dengan nyawa seseorang. Dalam kondisi yang menuntut pelayanan cepat dan tepat, kepuasan pasien menjadi penilaian utama terhadap keberhasilan layanan gawat darurat. Kepuasan pasien adalah respon emosional yang muncul karena terpenuhinya ekspetasi pasien terhadap pelayanan. Kepuasan pasien IGD dapat memengaruhi citra rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk mengkaji apakah terdapat hubungan antara faktor usia, tingkat pendidikan, dan fasilitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 pasien. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah fasilitas pelayanan (p=0,018). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah usia (p=0,475) dan tingkat pendidikan (p=0,340). Saran dari penelitian ini adalah diharapkan institusi kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di IGD, terutama pada aspek kenyamanan ruang tunggu.

Tumanggor, Lili Suryani; Barus, Mardiati; Naibaho, Romiani

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Kinerja perawat merupakan kegiatan perawat dalam mengimplementasikan sebaik-baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya pada rangka pencapaian tujuan tugas utama profesi untuk terwujudnya tujuan dan target unit organisasi. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat yaitu kepuasan kerja. Kepuasan kerja merupakan cerminan perasaan pegawai terhadap pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 130 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 130 responden sebanyak 68 responden (53,3%) memiliki kepuasan kerja rendah dan sebanyak 62 responden (47,7%) memiliki kepuasan kerja tinggi. Sedangkan dari 130 responden sebanyak 67 responden (51,5%) memiliki kinerja sedang dan sebanyak 63 responden (48,5%) memiliki kinerja baik. Data dianalisis dengan uji Fisher Exact Test dengan nilai p Value 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat. Peneliti menyarankan agar rumah sakit dapat memberikan kepuasan bagi perawat sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat.

Citra Berlianta Situmeang, Samsinar; Friska Sembiring; Mardiati Barus

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Keluarga yang menunggu pasien di ruang ICU dapat mengalami kecemasan, hal ini disebabkan karena menunggu anggota keluarga yang sedang mengalami perawatan kritis merupakan salah satu faktor kecemasan keluarga pasien dirawat di ruang intensive. Kelcelmasan melrulpakan sulatul keladaan pikiran dimana selselorang melrasakan keltakultan yang telruls-melnelruls dan belrlelbihan selrta sullit dikelndalikan selhingga dapat belrdampak bulrulk dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk Melngidelntifikasi Gambaran Kelcelmasan Kellularga Pasieln Di Rulang Intelnsivel Carel Ulnit (ICUl) Rulmah Sakit Santa Ellisabelth Meldan Tahuln 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskritif menggunakan pendekatan desain studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik purporsive sampling dengan kriteria inklusi, didapatkan jumlah sampel 96 responden di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner ZSAS (Zulng Sellf-Rating Axielty Scalel). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat kecemasan berdasarkan kategori kecemasan paling tinggi adalah kecemasan sedang sebanyak 58 responden (60.4%), kecemasan berat sebanyak 22 responden (22.9%) dan kecemasan ringan sebanyak 16 responden (16.7%). Simpulan ini adalah peran keluarga terhadap pasien menjadi berkurang karena tidak banyak terlibat dalam perawatan pasif dan tidak dapat mendampingi pasien di ruang ICU setiap saat, sehingga keluarga akan mengalami kecemasan. Kecemasan ini disebabkan karena ketakutan keluarga yang dipengaruhi oleh terpisahnya secara fisik dengan anggota keluarga, takut akan kematian, biaya  perawatan, keadaan pasien makin memburuk/ngedrop, atau kecatatan tubuh yang disebabkan banyak terpasang alat.

Regina Olivia Simanjuntak; Murni Sari Dewi Simanullang

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Stroke adalah penyebab kematian nomor dua dan penyebab kecacatan di seluruh dunia. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah stroke pada penderita hipertensi adalah dengan menemukan dan mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran faktor risiko dan tingkat risiko stroke berdasarkan stroke risk score card pada penderita hipertensi di klinik romana tanjung anom tahun 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan bersifat deskriptif . Metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan  sampel yang digunakan accidental sampling dengan jumlah responden penderita hipertensi sebanyak 98 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stroke Risk Score Card. Hasil penelitian lebih dari setengah penderita hipertensi memiliki tingkat risiko stroke rendah 57 orang (58,2%). Faktor risiko stroke yang dimiliki penderita hipertensi berurutan dari faktor risiko terbanyak yaitu tekanan darah tinggi 66 orang (67,3%), pemalas / tidak pernah olahraga 56 orang (57,1%), hiperkolestrolemia 30 orang (30,6%), Overweight 30 orang (30,6%), atrial fibrilasi tidak teratur 11 orang (11,2%), perokok 9 orang (9,2%), riwayat diabetes mellitus 6 orang (6,1%), dan riwayat stroke dalam keluarga 5 orang (5,1%). Sebagian besar penderita hipertensi memiliki risiko rendah terkena stroke. Pencegahan primer merupakan upaya penting untuk mencegah stroke, sehingga dianjurkan untuk dilakukan secara rutin.

Dewi Chintya

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Hemodialisa merupakan suatu teknologi canggih yang digunakan sebagai alternatif pengganti fungsi ginjal untuk menyaring produk-produk limbah metabolik atau racun tertentu dari darah, seperti air, natrium, kalium, hidrogen, urea, dan zat lainnya dengan memanfaatkan membran semipermeabel. Salah satu faktor yang mempengaruhi hemodialisa ialah akses vaskuler, akses vaskuler yang berfungsi dengan baik dapat digunakan untuk jangka Panjang yang adekuat dapat menghasilkan aliran darah yang lancar serta meminimalkan komplikasi. Tujuan: dilakukan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pada pasien hemodialisa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sebanyak 90 pasien hemodialisa terlibat sebagai responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel total. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan dan perawatan akses vaskuler. Dalam menganalisis data, digunakan uji distribusi frekuensi. Hasil: penelitian ini menjelaskan bahwasannya mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan akses vaskuler kategori baik sebanyak 71 (78,9%), sedangkan sebagian besar memiliki Tingkat perawatan akses vaskuler kategori baik sebanyak 69 (76,7%). Adanya Gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler yang baik pada pasien hemodialisa sehingga, penelitian ini dapat digunakan perawat dalam intervensi keperawatan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pasien dalam hemodialisa.

Rika

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Depresi merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering ditemukan pada lansia di Indonesia. Depresi pada lansia dapat menyebabkan dampak yang besar bagi lansia, antara lain dapat menurunkan kemampuan, kemandirian, dan penurunan fungsi tubuh lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, menurunkan kemandirian dan kualitas hidup lansia serta kesedihan ditinggal orang yang dicintai, factor kepribadian, genetik, dan faktor bilogis penurunan neuron-neuron dan neurotransmitter. Salah satu cara untuk mengatasi depresi pada lansia adalah dengan memberikan terapi progressive muscle relaxation (PMR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi progrssive muscle relaxation (PMR) terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia di Panti Rumah Kasih Emaus Pangkalan Baru Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pre test dan post test. Penelitian ini dilakukan pada 11 lansia di Panti Rumah Kasih Emaus Pangkalan Baru Tahun 2024. Peneliti melakukan pengukuran awal depresi, setelah itu melakukan terapi Progressive muscle relaxation (PMR) selama 20-30 menit, dan dilanjutkan dengan melakukan pengukuran akhir. Data yang sudah terkumpul kemudian dilakukan analisis secara univariat dan bivariat dengan paired t-test. Hasil penelitian menunjukan nilai rata rata depresi lansia pre test adalah 7,27 setelah lansia diberikan terapi progressive muscle relaxation (PMR), nilai tingkat depresi lansia mengalami penurunan menjadi 3,36. Hasil uji paired t-test didapatkan nilai p-value= 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi progressive muscle relaxation (PMR) terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia di Panti Rumah Kasih Emaus Pangkalan Baru Tahun 2024. Diharapkan bagi panti lansia bisa menyediakan program terapi progressive muscle relaxation (PMR) secara teratur, yang dapat membantu meningkatkan mood dan kesejahteraan fisik lansia.

Lindri Tangibali; Ayudhi Fajar Lintin; Adewidar Marano Pata’dungan; Willy Yavet Tandirerung

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aimed to evaluate the effectiveness of liquid organic fertilizer (POC) derived from kirinyuh (Chromolaena odorata) leaves on the growth and yield of potted corn plants. The research was carried out at the Agricultural Development Center (BPP) of Malimbong Balepe’, Tana Toraja District, South Sulawesi Province, located at an altitude of 815 meters above sea level. The experiment was designed using a simple randomized block design (RBD) consisting of four treatments: K0 = control (without treatment), K1 = 20% concentration of kirinyuh leaf POC (200 ml POC + 800 ml water), K2 = 40% concentration of kirinyuh leaf POC (400 ml POC + 600 ml water), and K3 = 60% concentration of kirinyuh leaf POC (600 ml POC + 400 ml water). Parameters observed included plant height at 5 and 7 weeks after planting (WAP), number of leaves at 7 WAP, ear length, ear diameter, and ear weight per plant. The results showed that kirinyuh leaf POC significantly affected the growth and productivity of potted corn plants. Application of POC at 60% concentration (K3) produced the best results, indicated by increased plant height, greater number of leaves, longer ear length, larger ear diameter, and higher ear weight compared to other treatments and control. This finding suggests that kirinyuh leaves, which are often considered as agricultural weeds, have potential as an alternative source of organic fertilizer that is environmentally friendly, low-cost, and effective in improving crop growth and yield. In conclusion, kirinyuh leaf-based liquid organic fertilizer, particularly at a concentration of 60%, demonstrated the highest effectiveness in supporting corn growth and productivity. These results provide practical insights for farmers to utilize locally available organic materials as an alternative to chemical fertilizers in sustainable agricultural practices.

Dyah Hendrawati; Meizhan Hady; Pandu Dewanata; Ismail Ammar Sauqi; Dwiwangga Sang Nalendra Hadi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Taman Wisata Opak terletak di Desa Ringinsari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, pada tepian Sungai Opak yang merupakan pertemuan tiga sungai dengan arus tenang. Kawasan ini memiliki potensi lanskap berupa sungai, sawah, dan hutan bambu dengan panorama langsung ke Taman Wisata Ratu Boko. Masyarakat telah berinisiatif mengembangkan kawasan secara swadaya sejak 2018, namun keterbatasan perencanaan membuat pemanfaatan potensi belum optimal. Permasalahan utama adalah ketiadaan arahan pengembangan yang komprehensif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu masyarakat merancang masterplan kawasan wisata melalui pendekatan co-design, sehingga masyarakat terlibat aktif sejak perencanaan hingga penyusunan rancangan akhir. Hasil pengabdian meliputi dokumen masterplan, denah kawasan, prototipe bangunan berbasis material lokal, serta media promosi berupa video. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan desain fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merawat dan mengelola kawasan wisata berbasis potensi alam dan budaya lokal.

Fabiola Nurul Oktavianingrum; Andika, Faris

Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perlindungan hukum yang diberikan terhadap pekerja konstruksi melalui program-program yang diberikan pemerintah dan diwajibkan bagi pemberi kerja. Metode yang digunakan adalah normatif dengan menganalisa kesenjangan kenyataan dengan peraturan perundangan yang berlaku. Hasil penelitian ini ditemukan masih terdapat kasus yang terjadi dalam sektor konstruksi yang pekerjanya tidak memiliki jaminan terhadap keselamatan kerja. Hal ini tentu berdampak pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja jo. Peraturan Pemerintan Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja jo. Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Hal ini akan berdampak kepada perlindungan hukum bagi hak-hak pekerja konstruksi yang tidak terealisasikan. Oleh karena itu, perlu untuk ada tindakan tegas yang menyertai sifat wajib program yang digalangkan pemerintah seperti BPJS Ketenagakerjaan.

Dara Anissa Putri; Ida Nur Imamah

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mortalitas dan morbiditas pada wanita merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius, terutama di negara berkembang dan memiliki iklim tropis layaknya Negara Indonesia. Personal hygiene dan sanitasi berada pada nomor 3 dan kesehatan reproduksi berada pada nomor 8 dalam 10 faktor resiko utama penyebab kesakitan kematian pada usia remaja. Remaja pada masa pubertas mengalami perubahan fisik yang ditandai dengan terjadinya menstruasi. Saat menstruasi jika personal hygiene buruk bisa mengakibatkan infeksi saluran reproduksi (ISR), infeksi saluran kemih (ISK), penyakit radang panggul (PRP), dan kemungkinan terburuknya bisa menyebabkan kanker serviks. Salah satu cara untuk menghindari masalah tersebut yaitu dengan melakukan praktik perilaku personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku personal hygiene pada remaja putri di SMP Negeri 4 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara non propability sampling dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 48 responden (63,3%) berperilaku baik, sedangkan responden yang berperilaku buruk berjumlah 28 responden (36,8). Temuan ini menunjukkan gambaran perilaku yang baik.

Muhammad Zulfikar; Maryadi Maryadi; Arifiansah Arifiansah; Tugiman Fahrudin

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

This study aims to analyze the welding results between two commonly used methods, namely Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) and Shielded Metal Arc Welding (SMAW), using radiographic testing methods. Welding is an important process in industry that affects the quality and strength of metal joints. In this study, we will examine the quality of welding results from both methods through radiographic testing, which serves to detect defects in welded joints. The GTAW method is known for its cleaner results and minimizes defects, while SMAW is often used because of its convenience and lower cost. The welding process is a crucial factor in ensuring the durability and performance of metal structures, and selecting the right welding method is essential for specific industrial applications. This study will compare the two methods based on the results of radiographic and tensile tests, evaluating factors such as weld strength, defect occurrence, and structural integrity. The analysis will also examine the advantages and disadvantages of each method in terms of weld quality, cost-effectiveness, and practical applications in different industries. It is hoped that the results of this study can provide deeper insights into the selection of the right welding method for industrial applications, as well as contribute to the development of welding technology. Furthermore, the findings will support improvements in quality control and provide a scientific basis for future welding practices in various manufacturing sectors.

Rika Hanifah Tanjung; Muhammad Kurniawan; Afrini Yuninda Silitonga; Nisrina Ardra Hafizha; Nurlian Augustin Ningrum

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are strategic sectors in the Indonesian economy, but often face challenges in efficient and data-driven production management. This article highlights the urgency of the Real Work Lecture (KKN) program as a form of student service in assisting MSMEs, especially in optimizing the production of snacks typical of Tebing Syahbandar. This research aims to optimize the production output of the Untir-untir Titik Factory with an Integer Linear Programming (ILP) approach using the Branch and Bound algorithm. Primary data is obtained through interviews and production documentation, including product type, raw material needs, operational costs, selling prices, and profit margins. The initial analysis was carried out using the simplex method using POM QM software to obtain a linear solution, which was then refined with the Branch and Bound algorithm so that the results were in the form of integers. The results of the study showed that the optimal solution was achieved by producing 25 bales of kolong-kounder and not producing other types of snacks, resulting in a profit of Rp1,650,000 per day. These findings show that the ILP approach with Branch and Bound is able to significantly increase the efficiency and profitability of MSMEs. In addition, this method can be used as a basis for quantitative-based production decision-making. This research also emphasizes the strategic role of KKN in technology transfer and real solution-based assistance for MSME actors in the region, thereby supporting the sustainable strengthening of the local economy.

Puluhulawa, Karlina H.; Hasiru, Roy; Toralawe, Yulianti; Panigoro, Meyko; Sudirman Sudirman

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2025 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

The purpose of this study was to determine the effect of the literacy programme on student learning outcomes at SMPN 2 Batudaa. The research method used in this research is a quantitative method using a quantitative approach. The data used in this study are primary data obtained from distributing questionnaires or questionnaires to SMPN 2 Batudaa students who meet the standards set by researchers with a sample in this study of 42 students. The results of this study indicate that the Literacy Program has a significant effect on student learning outcomes at SMPN 2 Batudaa, which means that the more students routinely implement the Literacy Program, the more student learning outcomes will increase. The research results of the calculation of the coefficient of determination of this study are 58.4%, which means that the literacy program variable can be explained by the student learning outcomes variable by 58.4% and the remaining 41.6% is explained by other variables not examined in this study.

Ahmad Sohibul Borhan; Fajrin Fajrin; Dwi Arini

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Coal is one of the main energy sources and the largest contributor to national revenue; however, its management faces challenges related to limited availability and accuracy in reserve estimation. An essential aspect of mining management is monitoring the Run of Mine (ROM) volume, which plays a critical role in crushing, washing, and blending processes. This study aims to compare the accuracy of ROM volume measurements using Terrestrial Laser Scanner (TLS) and Unmanned Aerial Vehicle (UAV) methods in the production area of PT FAD, Berau Regency, East Kalimantan. A quantitative descriptive approach was employed, involving field data acquisition, three-dimensional modeling, and volume analysis using specialized software. The results show that ROM volume measured with TLS was 1,407.669 lcm, while UAV produced 1,387.357 lcm, with a difference of 20.312 lcm or 1.45%. This deviation is within the ASTM D6172-98 tolerance limit (<2%), indicating that both methods are valid. Although TLS offers higher accuracy, UAV is more effective and efficient in terms of measurement time, making it a reliable alternative for modern mining monitoring. This study provides practical insights for the mining industry in selecting ROM volume measurement methods that are not only accurate but also efficient in supporting sustainable operations and data-driven decision-making.

Ilham Kurniawan; Nelvi Erizon; Delima Yanti Sari; Irzal Irzal

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The subjects were 24 students of class XII TM 2 of the Mechanical Engineering Expertise Program at Semen Padang Vocational School in the odd semester of the 2025/2026 academic year. Data collection was carried out through learning activity observation sheets, practical assessment sheets, and multiple-choice tests to measure students' cognitive learning outcomes. The implementation of Creative Products and Entrepreneurship learning at Semen Padang Vocational School was previously teacher-centered. Students tended to be passive listeners during the learning process, which led to low participation, minimal interaction, and a lack of understanding of the material. As a result, most students were unable to achieve the Minimum Completion Standards (SKM). Based on this, the Jigsaw Cooperative learning model is considered suitable for application in Creative Products and Entrepreneurship learning, because it is able to create a student-centered learning atmosphere and encourage active involvement and cooperation between students. The results of the study prove that the application of the Jigsaw Cooperative learning model is effective in improving student learning outcomes. This is based on the average student learning outcomes in cycle 1 of 75.2, where 17 students were declared complete. In cycle II, the average student learning outcomes were 85.2 with 21 students declared complete. The significant improvement in cycle II indicates that the Jigsaw Cooperative Learning model is not only effective in improving cognitive learning outcomes but also able to improve the quality of interactions between students in the learning process. Students become more active in discussions, disseminating information, and are responsible for understanding the material they are learning and sharing with their groups.

Taufik Muhammad; Achmad Kusyairi; Alif Astagia

Mikroba : Jurnal Ilmu Tanaman, Sains Dan Teknologi Pertanian 2025 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

This research aims to determine and inform the composition of the results catch (type and quantity) from gillnet fishing gear found in Muara Angke Fishing Harbor. The research was carried out for 3 (two) months starting from October to December at the Muara Angke Fishing Harbor. Data collection was carried out using survey methods and interviews and literature studies. Sampling was carried out using a purposive method sampling based on the function and benefits of the gillnet fishing unit. The number of respondents used in this research was 25 Gill Net vessels in the period October to December 2024 at the Muara Angke Fishing Port. Analysis of the type and number of catches was carried out descriptively. Research result shows that the composition of fish caught using Gill Nets in Muara Angke Fishing Harbor has 19 species of fish caught, with the most commonly caught fish being Gray Tuna with 329,710 kg and the least being Hammerhead Shark with 6 kg.

Dimas Baiqun Akfa Sentauri; Didi Muhtarom

Jurnal Inovasi Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This research is motivated by students' low basic table tennis skills, particularly in the technical aspects of holding the racket, hitting the ball, and maintaining proper body position. This condition results in low student learning outcomes in physical education subjects, so learning media that can support the learning process more effectively are needed. One alternative media that can be used is tutorial media, because it has the advantage of presenting movements visually, systematically, and can be repeated according to student needs. The method used in this study was an experiment with a one-group pretest-posttest design. The research subjects were 20 fifth-grade students of Begawat 01 State Elementary School, selected using a total sampling technique. The research instruments included a practical test of basic table tennis skills, observation, and documentation. Data on student learning outcomes before and after the treatment were then analyzed to determine differences in ability. The results showed a significant increase in basic table tennis skills after the use of tutorial media. Students were able to improve their racket holding techniques, adjust their body position, and become more skilled at hitting the ball. In addition, the use of tutorial media also had an impact on increasing student learning motivation and participation in practical activities. The clearly displayed visualization of movements helped students understand the steps of basic techniques more quickly and effectively. The conclusion of this study is that tutorial media is proven to be effective in improving the table tennis learning outcomes of fifth grade students at Begawat 01 State Elementary School. The implications of this study emphasize the importance of utilizing innovative learning media to support the physical education learning process, so that learning objectives can be achieved more optimally.

Fitriyani Handayani; Widayati, Widayati

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The phenomenon of low numerical ability and persistent obstacles to student learning outcomes. The objectives of this study are: (1) To determine the influence of the level of numerical ability of seventh-grade students at SMP Negeri 10 Yogyakarta, (2) To determine the influence of the magnitude of the mathematics learning outcomes of seventh-grade students at SMP Negeri 10 Yogyakarta, and (3) To find the influence of numerical ability on the learning outcomes of seventh-grade students at SMP Negeri 10 Yogyakarta. This type of research is quantitative correlational. The subjects of this study were seventh-grade students, whose numerical ability and mathematics learning outcomes were the objects of this research. Data collection methods used were a numerical ability test and a mathematics learning outcome test on the topic of social arithmetic. The research instruments used were essay-style numerical ability worksheets and multiple-choice social arithmetic worksheets. Data analysis methods used prerequisite tests (linearity test, normality test, and homogeneity test) and simple linear regression analysis.This study yielded the following findings: (1) The overall level of numerical ability of students in class VIII D of SMP Negeri 10 Yogyakarta is in the moderate category, (2) The level of mathematics learning outcomes for the topic of arithmetic of students in class VII D of SMP Negeri 10 Yogyakarta is in the moderate category, and (3) There is a positive and significant influence between numerical ability and students' mathematics learning outcomes. This is evidenced by the correlation coefficient value of 0.845 and the coefficient of determination (R square) which shows that numerical ability contributes 71.4% to students' mathematics learning outcomes.