Publication Search

70,009 articles from 606 journals · 1,760 citations tracked

Showing 521-540 of 4,039

Analytics

Intan Hapsari; Ardi Mustakim

Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Durian is a tropical fruit belonging to the climacteric group, meaning it experiences a surge in respiration after harvest and quickly deteriorates. Due to its perishable nature, processing is necessary to extend its shelf life and maintain its nutritional value and flavor. One traditional method of processing that has long been known in Indonesia, particularly in Kalimantan and Sumatra, is the fermentation of durian flesh into tempoyak. Tempoyak is a natural fermentation product made from ripe durian flesh that has undergone a further ripening process and has a distinctive sour taste and strong aroma. The tempoyak fermentation process involves the activity of microorganisms, particularly lactic acid bacteria (LAB) such as Lactobacillus plantarum and Lactobacillus curvatus, which play a crucial role in producing flavor, a semi-solid texture, and functional health benefits. Human food needs depend not only on the quantity of food but also on the quality of its nutritional content, such as carbohydrates, protein, fat, vitamins, and minerals. In this context, fermented foods such as tempoyak provide added value in the form of probiotics that have the potential to improve digestive health. Lactic acid bacteria, which dominate the natural fermentation process, play a crucial role in the formation of flavor compounds and beneficial biological activities. This study aimed to isolate and identify the types of LAB present in traditional tempoyak from Jambi. Isolation was conducted to obtain pure strains of bacteria with potential probiotics, while identification aimed to determine the dominant bacterial species in the tempoyak fermentation process. The results of this study are expected to contribute to the development of functional food products based on local fermentation.

Solehudin; Nur Eni Lestari; Irma Herliana

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penyakit asam urat (gout) adalah gangguan metabolik yang sering dialami oleh lansia, yang dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat, keterbatasan gerakan, serta penurunan kualitas hidup. Penyakit ini terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di persendian, yang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri yang parah. Faktor risiko utama termasuk pola makan yang kaya purin, obesitas, gangguan ginjal, serta penggunaan obat-obatan tertentu. Namun, banyak lansia yang kurang memahami penyebab, gejala, dan penanganan penyakit ini dengan baik, sehingga kondisi mereka seringkali memburuk. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam merawat penyakit asam urat secara mandiri. Program ini diselenggarakan melalui penyuluhan kesehatan yang interaktif, dengan materi yang mencakup etiologi penyakit asam urat, manifestasi klinis, komplikasi yang dapat ditimbulkan, serta berbagai strategi pengelolaan yang efektif. Salah satu aspek penting yang dibahas adalah modifikasi gaya hidup, yang meliputi diet rendah purin, hidrasi yang cukup, serta pentingnya aktivitas fisik. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kepatuhan terhadap terapi medis yang direkomendasikan oleh tenaga kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi ceramah yang interaktif, sesi tanya jawab, dan distribusi leaflet informatif untuk memperkuat pemahaman peserta. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah RW 05 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang diikuti oleh sejumlah lansia yang aktif berpartisipasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang penyakit asam urat dan bagaimana cara merawatnya. Lansia menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mampu mengidentifikasi langkah-langkah praktis yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengelola kondisi mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan lansia dapat lebih mandiri dalam mengelola asam urat, mengurangi frekuensi serangan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Ramadhan, Gilang Ramadhan; Dewi, Ratih Kusuma; Zuhairini, Ririn

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan wilayah dengan indeks risiko bencana sedang (119, 56) tahun 2022. Erupsi gunung berapi dapat menimbulkan kerusakan fisik dan korban jiwa yang tinggi, terutama jika penanganan darurat tidak dilakukan dengan cepat dan tepat. Salah satu keterampilan penting dalam situasi darurat adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP), yang dapat menyelamatkan nyawa korban henti jantung sebelum bantuan medis tiba. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh simulasi bencana letusan gunung berapi terhadap keterampilan resusitasi jantung paru (RJP) siswa SMA Negeri 1 Cangkringan. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan one-group pretest-posttest design . Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Responden diberikan intervensi berupa simulasi bencana letusan gunung berapi dan pertolongan pertama pada korban henti jantung. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan CPR berdasarkan pedoman American Heart Association (AHA) 2020. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon . Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan keterampilan RJP siswa secara signifikan setelah mengikuti simulasi, dengan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa simulasi bencana letusan gunung berapi efektif dalam meningkatkan keterampilan RJP siswa. Harapanya simulasi ini diterapkan secara sistematis dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di sekolah.

Amalia, Rizki Amalia; Sukesih; Rusnoto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) sekitar 29% orang dewasa di seluruh dunia diperkirakan akan menderita hipertensi pada tahun 2025, yang berarti peningkatan dari sekitar 1 miliar orang menjadi 1,5 miliar orang. Hipertensi disebabkan oleh kombinasi faktor gaya hidup seperti konsumsi garam tinggi, obesitas, kurang olahraga, merokok, konsumsi alkohol, dan stres, serta faktor medis seperti penyakit ginjal, gangguan hormonal, dan sleep apnea. Penelitian ini bertujuan untuk membutikan secara signifikan efektivitas konsumsi black garlic terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional dengan pendekatan pre-test post-test with control grup untuk membandingkan efektivitas black garlic sebelum dan sesudah mengkonsumsi 1 kali sehari dengan efektivitas black garlic sebelum dan sesudah mengkonsumsi 2 kali sehari. Diketahui perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan bahwa konsumsi black garlic dua kali sehari secara statistik lebih efektif dibandingkan satu kali sehari, baik untuk tekanan darah sistolik (p = 0,001) maupun diastolik (p = 0,010).

Muammar Khaddafi; Linda Puji Kusuma; Liza Ulfitri; Tassya Putri Azzahra

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

In the accounting discipline, the choice of data collection method is crucial because it directly impacts the validity and reliability of research results. This study aims to compare data collection methods used in qualitative and quantitative approaches and examine their relevance in the context of contemporary accounting studies. Qualitative approaches emphasize in-depth exploration of accounting phenomena, particularly those related to human behavior, perception, and decision-making processes. Common techniques used in this approach include in-depth interviews, participant observation, and case studies, which enable researchers to understand the social and organizational context behind accounting practices. In contrast, quantitative approaches prioritize collecting numerical data that can be analyzed statistically. These methods typically use instruments such as questionnaires, surveys, and experiments to objectively test pre-formulated hypotheses. Results from quantitative approaches often provide broader generalizations, but can lose the nuances of social context gained from qualitative approaches. A comparison of these two methods reveals that each has its own advantages and limitations. Qualitative approaches excel in understanding processes and meanings, while quantitative approaches are strong in producing generalizable data. Therefore, in practice, accounting researchers often adopt a mixed methods approach to gain a more comprehensive understanding. This study concludes that a thorough understanding of the characteristics of both approaches is crucial for researchers to select appropriate data collection strategies. Thus, research can make a significant contribution to the development of accounting theory and practice in a more comprehensive and meaningful way.

Maimunah, Susi Marti

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi sentuhan yang dapat mendukung tumbuh kembang bayi, termasuk membantu mengatasi gangguan tidur. Meskipun praktik ini telah dikenal secara tradisional di Indonesia, pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan teknik pijat bayi yang tepat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang Pijat bayi terhadap minat melakukan Pijat bayi kepada tenaga kesehatan di Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Iswati, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 1–12 bulan sebanyak 30 orang, dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square melalui aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan minat melakukan baby massage ke tenaga kesehatan(p-value = 0,020 ; < alfa = 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi pengetahuan ibu, maka semakin besar pula minat mereka untuk melakukan pijat bayi secara profesional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program edukasi bagi ibu mengenai pentingnya pijat bayi, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.

Supriyanto Supriyanto; supriyanto supriyanto; Nuris Dwi Setiawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Pemantauan suhu dan kelembaban secara real-time merupakan kebutuhan penting dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pertanian, industri, dan pengelolaan lingkungan, guna menjaga stabilitas kondisi ruangan dan mencegah kerusakan pada peralatan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis mikrokontroler ESP32 dengan sensor DHT22. Sistem dirancang untuk menampilkan data secara langsung melalui layar OLED dan aplikasi Blynk sehingga memungkinkan pemantauan jarak jauh secara real-time. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengujian pada dua skenario, yaitu ruang tertutup dan area terbuka, dengan titik kendali kelembaban relatif (RH) sebesar 65%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara efektif dalam kondisi ruang tertutup, di mana kelembaban meningkat dari 54,5% menjadi 65% RH dalam waktu 10 menit dan kemudian dapat dipertahankan stabil melalui mekanisme kendali otomatis. Namun, pada area terbuka, sistem tidak menunjukkan peningkatan kelembaban yang signifikan karena adanya sirkulasi udara bebas yang mempercepat dispersi uap air. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sistem monitoring berbasis ESP32 ini efektif digunakan pada ruang dengan kondisi lingkungan yang terkontrol, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada aplikasi rumah pintar (smart home) dan sistem industri berbasis Internet of Things (IoT).

Mile, Fitrianida

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Praktik klinik penting bagi mahasiswa kesehatan untuk menerapkan teori ke praktik nyata, namun, insiden keselamatan pasien di Indonesia terus meningkat, dengan laporan insiden keselamatan pasien pada tahun 2019 mencapai 7.465 kasus. Oleh karena itu, mahasiswa keperawatan anestesiologi perlu kesiapan terkait patient safety sebelum praktik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh video edukasi patient safety terhadap kesiapan mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain pretest-posttest control group yang melibatkan 66 responden dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan dan sikap mahasiswa kelompok intervensi meningkat setelah edukasi, dengan pengaruh signifikan video edukasi terhadap kesiapan mahasiswa (p = 0,000). Kesimpulannya, video edukasi efektif meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi praktik klinik.

Amarseto, Binuko; Utami , Sri

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam menentukan kepuasan pasien, maka industri kesehatan perlu terus melakukan transformasi untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan atau kepuasan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Kualitas pelayanan kesehatan yang baik dirumah sakit dapat memberikan kepuasan kepada pasien, dari pelayanan yang diterima oleh pasien apabila hasil yang dirasakan oleh pasien sama atau meleihi harapan makan akan timbul perasaan puas dan tidak puas. Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kualitas pelayanan fisioterapi terhadap tingkat kepuasan pasien di poli fisioterapi, RSU Astrini Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh pasien di poli fisioterapi RSU Astrini Wonogiri. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling.  Jumlah sampel 120 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, dengan membagikan kuesioner Service Quality (Servqual) dan  Measuring Patient Satisfaction With Physical Theraphy Care (MRPS/Medrisk). Setelah semua data didapatkan, peneliti mengolah data menggunakan SPSS version 23.0.0 yaitu dengan uji chi-square. uji korelasi menggunakan uji chi-square pada program SPSS. Berdasarkan hasil uji korelasi signifikansi (2-tailed) 0.000 menunjukan nilai <0,05 dengan keterangan H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini dapat diartikan bahwa servqual mempunyai korelasi dengan medrisk. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien. Berdasarkan hal ini diharapkan pelayanan Fisioterapi dapat lebih ditingkatkan baik disegala aspek untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik sehingga kepuasan pasien terpenuhi.

gece, Gilang Caesar Ramadhan; Azizah , Aisyah Nur; Riyadi , Raden Sugeng

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pemulihan kesadaran setelah general anestesi merupakan fase kritis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan sevoflurane sebagai agen anestesi inhalasi. Waktu pulih sadar yang terlalu lama dapat berisiko menimbulkan komplikasi pascaoperasi dan memperpanjang waktu perawatan di ruang pemulihan. Variasi dalam penggunaan volume persentase sevoflurane dapat memengaruhi waktu pulih sadar pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase sevoflurane dengan lama pulih sadar pasien yang menjalani anestesi umum di Instalasi Bedah Sentral RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien dewasa (19–59 tahun) yang menjalani operasi dengan anestesi umum menggunakan agen inhalasi sevoflurane. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, jam, dan data dari mesin anestesi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian dari 60 jumlah responden yang diteliti, responden yang mengalami pulih sadar lama sebanyak 21 responden (35,0%), lalu pulih sadar sedang sebanyak 24 responden (40,0%), dan yang mengalami pulih sadar cepat sebanyak 15 responden (25,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi (p-value) 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan adanya korelasi positif antara kedua variabel tersebut.

Mega Nur Indah; Agustina Srirahayu; Wijiyanto, Wijiyanto

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Produksi perhiasan emas PT Gemopia Indonesia melibatkan proses bombing, yang membutuhkan keakuratan tinggi untuk memastikan kualitas produk.  Beberapa kelemahan sistem pencatatan yang masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel termasuk keterlambatan laporan, kurangnya keamanan data, dan kesalahan input yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan membangun sistem informasi bombing emas berbasis web yang akan mempercepat proses pencatatan, meningkatkan akurasi data, dan memperbaiki alur pelaporan.  Pengembangan sistem ini menggunakan metode Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan UML, pengembangan dengan framework Laravel dan database MySQL, dan pengujian dengan metode black box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna, dengan fitur seperti perhitungan otomatis, hak akses pengguna bertingkat, verifikasi dan koreksi data produksi, dan pembuatan laporan dalam format PDF. Sistem mampu menerima input, memproses data , dan menghasilkan output yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi.Oleh karena itu, sistem ini dinyatakan layak untuk diimplementasikan secara penuh dalam rangka mendukung efisiensi dan transparansi pelaporan produksi di PT Gemopia Indonesia.

Jonang, Dhiya Satirah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Prinsip tujuh benar obat merupakan pedoman penting bagi perawat saat memberikan obat kepada pasien, meliputi benar pasien, benar obat, benar dosis, benar rute, benar waktu, benar dokumentasi, dan benar pendidikan atau informasi kesehatan. Pengetahuan yang baik mengenai prinsip ini sangat penting bagi mahasiswa keperawatan anestesiologi untuk mencegah kesalahan dalam pemberian obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi e-pocket book prinsip benar obat terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-test dan post-test dengan sampel 60 mahasiswa angkatan 2023 D4 Keperawatan Anestesiologi yang dipilih secara Simple Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan prinsip benar obat dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi e-pocket book terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa, yang dibuktikan dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya, edukasi e-pocket book efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang prinsip tujuh benar obat dan diharapkan dapat membantu saat praktik klinik di rumah sakit.

Khafifaturrahmi; Setyowati, Anita; Muhaji

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pemberian anestesi spinal menimbulkan efek samping mual muntah pasca operasi yang dapat menimbulkan kekurangan cairan.Terapi non farmakologi yang dapat digunakan ialah pemberian aromaterapi lemon. Aromaterapi lemon dapat menurunkan intensitas mual muntah pada pasien pasca operasi karena akan memberikan efek relaksasi pada pasien. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan one group pretest and posttest design. Sampel pada penelitian ini pasien pasca operasi dengan anestesi spinal yang mengalami mual muntah di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo berjumlah 30 responden.Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test.Hasil: Hasil uji statistik Nilai p-value 0.000<0,005 Ha diterima ada pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. sebelum diberikan aromaterapi Mayoritas responden merasa mual saja sebanyak 21 (70%),setelah pemberian aromaterapi lemon mayoritas responden tidak merasa mual dan muntah sebanyak 26 (86,7%).Simpulan: Adanya pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo.Saran: peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan sampel yang lebih besar dan dapat mengendalikan faktor durasi pembedahan.

Wibisono, Arifin; Wibisono, Arifin; Adriono, Erwin

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi parameter Photovoltaic (PV) serta daya keluaran dari pembangkit listrik tenaga surya berbasis Genetic Algorithm. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui studi literatur, simulasi perangkat lunak, serta pengujian model matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif dan komputasional yang berfokus pada pencarian nilai optimal dari parameter-parameter utama sistem PV, seperti tegangan, arus, dan resistansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses optimasi sistem PV, tahapan yang dilakukan meliputi pemodelan karakteristik PV, penyusunan fungsi objektif untuk memaksimalkan daya, penerapan algoritma genetika dalam mencari nilai parameter optimal, serta analisis hasil optimasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa algoritma genetika mampu meningkatkan efisiensi daya keluaran PV dibandingkan metode konvensional, serta menghasilkan parameter yang lebih sesuai terhadap kondisi iradiasi tertentu. Namun, dalam implementasi metode ini juga ditemukan beberapa kendala, seperti kompleksitas perhitungan dan kebutuhan waktu komputasi yang relatif tinggi. Selain itu, diperlukan penyesuaian lebih lanjut untuk penerapan algoritma ini dalam skala sistem pembangkit yang lebih besar.

Moch. Dimas Egi Asyam Al Dzakwan; Moch. Dimas Egi Asyam Al Dzakwan; Nur Ariesanto Ramdhan; Abdul Khamid

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan utama di Kabupaten Tegal, terutama menyerang anak-anak dan lansia, dengan 25.273 kasus tercatat pada Januari–Juni 2025. Faktor seperti kepadatan penduduk, polusi udara, dan sanitasi buruk mempersulit analisis konvensional dalam mengidentifikasi wilayah berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan dan memantau kasus ISPA secara akurat menggunakan pendekatan spasial. Metode Waterfall digunakan dalam pengembangan sistem, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data spasial (koordinat lokasi) dan non-spasial (usia, jenis kelamin, jumlah kasus) dikumpulkan dari Dinas Kesehatan dan dianalisis menggunakan teknik kepadatan titik dan klaster untuk mengidentifikasi pola sebaran. Sistem ini dibangun dengan framework Laravel sebagai backend dan Leaflet.js untuk visualisasi peta interaktif. Hasilnya, SIG ini mampu memvisualisasikan sebaran kasus ISPA per kecamatan, mendukung Dinas Kesehatan dalam mengalokasikan sumber daya medis secara efisien dan mengidentifikasi wilayah prioritas seperti Dukuhwaru dan Tarub. Bagi masyarakat, sistem ini meningkatkan akses informasi digital, mendorong kesadaran pencegahan, dan mendukung edukasi kesehatan. Sistem ini terbukti efektif sebagai alat strategis untuk pengambilan keputusan berbasis data, mempercepat respons terhadap ISPA, dan menjadi fondasi untuk pengembangan SIG dalam memantau penyakit lain di masa depan.

Valiant Krisnha, Arkana; Valiant Krisnha, Arkana; Ramdhan, Nur Ariesanto; Premana, Agyztia

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Digital transformation in government bureaucracy has become a strategic step to improve efficiency, accountability, and transparency, including in the management of regional legal products. In the Regional Secretariat of Tegal Regency, the process of submitting legal products is still done manually, which causes inefficiencies, delays, and a lack of document traceability. To address these issues, a web-based legal product submission application has been developed with document tracking features. This research uses the Waterfall system development method, and implements a FIFO (First In First Out) queuing system in the submission process, along with Role-Based Access Control (RBAC) for managing user access rights. The goal of this system is to create a faster, more transparent, and digitally documented application process. The implementation results show that the application is able to systematically and integratively manage the flow of submissions, corrections, verification, and the ratification of legal products. Features such as a Login page with CAPTCHA, analysis dashboards, tracking, and monthly reports enhance the monitoring and security functions of the system. This application can be an effective solution in supporting the digitization of regional legal bureaucracy, as well as providing ease and efficiency for regional officials in preparing and submitting drafts of legal products digitally.

Feronika, Fadia; Feronika, Fadia; Ariesanto Ramdhan, Nur; Mohamad Herdian Bhakti, Raden

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis yang jumlah penderitanya terus bertambah setiap tahunnya, termasuk di wilayah Puskesmas Brebes. Banyaknya pasien dengan kondisi klinis yang beragam mendorong perlunya suatu metode untuk mengelompokkan pasien berdasarkan tingkat keparahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma K-Means dalam proses pengelompokan pasien Diabetes Mellitus dengan menggunakan beberapa parameter klinis, yaitu Gula Darah Puasa (GDP), kadar HbA1c, Kolesterol Total (CHOL), serta tekanan darah sistolik dan diastolik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode data mining berbasis algoritma K-Means. Data yang digunakan diperoleh dari rekam medis Puskesmas Brebes. Proses klasterisasi menghasilkan tiga kelompok, yaitu kategori risiko rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means mampu melakukan pengelompokan data pasien secara akurat sesuai tingkat keparahan. Hasil tersebut kemudian divisualisasikan melalui sistem berbasis web yang bertujuan untuk mempermudah pihak puskesmas dalam menganalisis kondisi pasien serta mendukung pengambilan keputusan medis yang lebih efektif.

Sulastri Sulastri; Sri Mintarsih; Sulis Susilawati

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

According to Pathological Based Registration data in Indonesia, breast cancer ranks first with a relative frequency of 18.6%. In Central Java Province, the number of cancer cases has increased significantly over time. In 2010, there were 13,277 cases of cancer, and in 2015 this number increased to 18,954 cases. Of these, 6,899 cases were cervical cancer (35.13%), while 9,542 cases were breast cancer. One of the early detection methods of breast cancer that is easy to do independently is a breast self-examination or known as Sadari. The application of this Sadari method can help women to be more sensitive to changes in their breasts so that the risk of delays in cancer treatment can be minimized. This study aims to determine the effectiveness of the demonstration method compared to video media in increasing adolescents' motivation to practice the Sadari method. The type of research used is quasi-experimental with pre-test and post-test design. The sampling technique was carried out by purposive sampling, with research instruments in the form of questionnaires consisting of items that are favorable and unfavorable. Data analysis was carried out using univariate and bivariate methods to determine the difference in motivation between the experimental groups. The results showed that in the group of the Sadari motivation experiment with video treatment, the significance value obtained was p = 0.000. The same was also shown in the group with the demonstration treatment, with a significance value of p = 0.000. Furthermore, the results of the Mann-Whitney test showed a significant value of 0.002. Since p < 0.05 (p = 0.002), it can be concluded that there is a significant difference in Sadari motivation between the video group and the demonstration. The average motivation score of the demonstration group (36.00) was higher than that of the video group (25.00), so the demonstration method was stated to be more effective in increasing Sadari's motivation.

Muhamad Arief Firdaus; Fadli Rahman Latarissa; Yanuar Dzaky; Hidayanti Murtina; Fadli Rahman Latarissa +2 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Peningkatan transaksi dalam platform e-commerce seperti Shopee menuntut adanya sistem prediksi status pesanan yang akurat, guna mengoptimalkan pelayanan dan mengurangi pembatalan maupun keterlambatan pengiriman. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi status pesanan (selesai atau batal) pada toko Stuftech.Id menggunakan algoritma C4.5. Data yang digunakan merupakan transaksi pesanan mencakup metode pembayaran, kategori wilayah pengiriman, dan ongkos kirim. Proses klasifikasi dilakukan menggunakan RapidMiner dengan tahapan preprocessing, pembangunan decision tree, dan evaluasi model. Hasil analisis menunjukkan bahwa atribut “Kategori Pulau” memiliki nilai gain tertinggi sehingga dipilih sebagai node akar. Model yang dibentuk menghasilkan akurasi sebesar 86%, dengan recall 100% untuk pesanan selesai namun hanya 6,67% untuk pesanan batal. Temuan ini mengindikasikan bahwa algoritma C4.5 efektif dalam memprediksi pesanan yang berhasil, namun perlu peningkatan dalam mendeteksi potensi pembatalan. Implementasi model ini dapat membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan operasional secara proaktif.

Husni, Maulana; Umardani, Maulana Husni; Otong Saiful Bachri; Nur Ariesanto Ramdhan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Tahapan seleksi anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) memiliki peran penting dalam menjamin kualitas pengawasan pemilu di tingkat lokal. Penelitian ini memanfaatkan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menyusun proses seleksi yang objektif dan bebas dari konflik kepentingan. AHP digunakan karena kemampuannya dalam merancang hierarki keputusan, menentukan bobot kriteria dan subkriteria, serta memastikan konsistensi hasil. Data diperoleh melalui wawancara dengan Bawaslu Kabupaten Brebes yang mengidentifikasi lima kriteria utama: integritas, kompetensi, pengalaman, kesehatan, dan netralitas politik, masing-masing terdiri dari tiga subkriteria. Penilaian terhadap kandidat menghasilkan calon A1 sebagai pilihan utama dengan bobot 0,41, disusul A2 dan A3. Analisis konsistensi menunjukkan nilai CR < 0,1, yang menandakan hasilnya valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode AHP dapat diandalkan dalam mendukung seleksi Panwascam secara transparan dan sistematis