Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 521-525 of 525

Analytics

Octasylva, Annuridya; Nurida, Nunie; Mahardika, Mutiara

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2020 Institut Teknologi Indonesia

Seiring dengan persaingan yang semakin ketat, maka setiap perusahaan harus mampu mempertahankan atau bahkan memperluas pangsa pasarnya. Oleh sebab itu diperlukan strategi pemasaran yang tepat agar tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai. Hal ini lah yang menjadi tujuan dari penelitian ini dengan objek penelitian PT Sari Melati Kencana Outlet ITC BSD. Penelitian ini menggunakan Analisa SWOT dimana penggunaan analisis SWOT yang efektif dapat menentukan strategi yang tepat dalam rangka menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Pada penelitian ini diketahui hasil SPACE Matrix berada pada kuadran 1 yang berarti perusahaan perlu melakukan strategi yang agresif dengan total skor faktor internal 1,32 dan skor faktor eksternal 0,8 yang merujuk pada strategi disversifikasi konsentrik. Dengan menggunakan strategi SO (Strength Opportunities), Pizza Hut ITC BSD berusaha memaksimalkan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang yang ada sehingga diharapkan mampu meraih pelanggan sebanyak-banyaknya dan mencapai sales yang tinggi.  Kata Kunci : SWOT analisis, Space Matrix, Strategi Pemasaran

Hendro Prawiro; Bambang Dwiloka; Frida Purwanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

This study aims to identify the characteristics and perceptions of tourists, internal and external factors that affect the development of the company and develop the company's development strategy. Strategy of Agro Tourism Development Kaligua was prepared based on descriptive analysis with analytical tool that is: descriptive analysis to identify tourists' characteristic and perception, SWOT analysis to identify internal and external factors influencing company development, and AHP to develop company development strategy. The result of identification of tourist characteristic that visited at Agro Tourism Kaligua Garden that is average tourist is dominated by young man with age <35 years amount 76% with income less than Rp 2.000.000 some 58%. Tourists judge Agro Tourism Kaligua has beautiful attractions, good facilities and positive institutional and promotional services, but affordability is still negative due to poor road quality and road guidance. Result of SWOT analysis, Agro Tourism Kaligua  has five strength factor with score 1.89, five weakness factor with score 1,3, five chance factor with score 1,88, and five threat factor with score 1,21. Having the position of corporate strategy in quadrant I with coordinates X of 0.57 and Y of 0.67 is on the SO position in the form of aggressive strategy that can create Agro Tourism Kaligua to use the strength and chances in determining company policy and develop development strategies to achieve the target profit in the future. The formulation of tourism development strategy of Kaligua Garden Estate is optimizing marketing, improving the quality of tourism, and developing tourism product. In general, Agro Tourism development strategy applied is the best with the status quo and followed by expansionary strategy. The main priority that must be done is to maintain the quality of tourism, especially improving the quality of service so that tourists can feel satisfied and comfortable tour at Agro Tourism Kebun Kaligua.

Dwi Budi Harto; Retno Dwi Harini

Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang 2019 Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Semarang

Sejak Otda dicanangkan tahun 1999 banyak Pemerintah Daerah mulai menggali potensi budaya daerah masing-masing. Folklor Baru Klinting pun populer untuk digali menjadi ikon wisata di Kabupaten Semarang, tidak terkecuali taman wisata Saloka Theme Park (STP) yang berada di Lopait, Tuntang. STP dijadikan klien dalam riset kebutuhan (needs assessment) visual branding dan media promosi ilustrasi eduwisata Kabupaten Semarang. Pendekatan penelitiannya adalah deskriptif kualitatif, model analisis interaktif, diakhiri dengan analisis SWOT. Secara spesifik pada awalnya ada tiga tujuan penelitian. Tiga tujuan tersebut bisa dirangkum menjadi satu tujuan, yaitu: mendapatkan peta kebutuhan bahasa rupa dan bahasa kata dari wisatawan, yang digunakan sebagai konsep perancangan visual branding (VB) dan media promosi. Berdasarkan tiga tujuan awal penelitian tersebut, maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan : (1) terkait eduwisata Kabupaten Semarang berbasis folklor Baru Klinting, pengunjung/user/wisatawan lebih membutuhkan bahasa rupa (98%) dari pada bahasa kata; (2) VB dan media promosi eduwisata/edutainment folklor Baru Klinting berbasis bahasa rupa vT didominasi oleh CW (Cara Wimba) Ukuran Pengambilan dan CW Sudut Pengambilan; (3) VB dan media promosi eduwisata folklor Baru Klinting sebaiknya berkonsep bahasa rupa tradisi: aneka tampak, dari kepala ke kaki, sinar X, cara kembar, rinci diperbesar, dll.

Aprilia Kartika Sari

Prospect : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2018 STIE Rajawali Purworejo

The purpose of this study is to determine the level of sales before and after using social media, to determine the factors that influence the increase in sales through social media, to know the marketing strategy so as to increase online salesin Santana Shop. The method of analysis in this study using SWOT analysis.The results of this study can be seen that the factors that affect the level of sales before and after using social media, among others, before using social media Santana Shop using offline and active store CFD in Purworejo square, after activein social media sales increased. Factors that affect the increase in sales through social media that is, social media can find out more about customers, develop target markets, reach the business, increase promotion. So by using SWOT analysis obtained strategy Strength-Opportunity that is, sale without capital with price of goods offered cheaper, give bag or wallet free, give discount, goods always update,follow event, social media make easy to sell, for dropship. Weakness-Opportunity Strategy is to increase online sales to reduce the workload, in cooperation with many gyro services, open resellers, create their own brand bags or wallets,Strength-Treath strategy that is, create 2 SIM cards, actively pro mote in social media networking, the more many create discount events, deliver exciting advertisements by multiplying new model updates, emerging new competitors at cheaper rates, providing original photo captions, Weakness-Treath strategy thatis, providing cheap rates from other stores, delivering inexpensive shipping services, opening online good resellers or offline.

Octasylva, Annuridya

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2017 Institut Teknologi Indonesia

PT XYZ adalah perusahan yang bergerak dalam bidang manufaktur ,dengan produk-produk antara lain sofa, matras, cushian, dan upholstery bed. Pelanggan produk perusanaan ini terdiri dari pelangan lokal dan ekspor, di antaranya inoac living, mijirushi, ichiba, ikea, conforama,the home merchant (ekspor) dan lain-lain.Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini adalah bagaimana sterategi pemasaran yang harus diterapkan agar perusahaan dapat menghadapi persaingan dengan bertambahnyan jumlah competitor yang menghasilkan produk-produk sejenis.  Dan juga melihat dari penjual produk terjadi penurunan  akibat adanya persaingan tersebuat. Dalam menentukan posisi perusahaan yang tepat didasarakan pada hasil perhitungan  faktor strategi internal dan eksternal dan akan di uraikan pada matrikd ini berdasarkan internal dan ekstrnal  matriks dengan nilai skor IFAS = 2,6 dan EFAS = 2,9.  Dalam matriks internal dan eksternal (IE) nilai tersebut berarati perusahaan yang berada posisi integritas horizontal , dimana produk mengalami pertumbuhan tetapi tidak memiliki keuntungan laba yang besar. Perusahaan harus melakukan perubahan untuk mencapai pertumbuhan baik dalam penjualan, asset, profit, atau kombinasi dari ketiganya. Hal ini diciptakan dengan kompetitif harga, mengembangkan produk baru, perluasan jaringan pemasaran, menambah kualitas pelayanan terhadap pelanggan atau konsumen baru serta meningkatkan akses pasar yang lebih luas. Dari perhitungan matriks SPACE PT  XYZ berada pada starategi konservatif,  starategi konservatif paling sering disebuat penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk dan diversifikasi konsentrik. Biaya perbaikan untuk pemasaran adalah Rp. 632.060.000 sedangkan forecast margin tahun 2009 adalah Rp.6.015.120.000. maka biaya perbaikan untuk pemasaran tercover oleh total margin tahun 2009. Sehingga strategi dapat layak diimplementasikan dalam rangka menikatkan penjualan dan meningkatkan daya saing.Agar perusahan dapat berkembang dan mengalahkan pesaing maka perusahaan harus terus menikatkan kreativitas jenis produk, menekan biaya produksi, melakukan promosi secara online marketing dan mengkuti penyelenggaraan pemeran agar konsumen dapat mengetahui produk XYZ, peningkatan penjualan baik dengan kerjasama dengan para distributor yang memiliki showroon di tempat strategis dan juga penjualan langsung kepada konsumen dengan mereka sendiri. Kata Kunci :Startegi Pemasaran, Analisis SWOT