Publication Search

65,098 articles from 540 journals · 1,699 citations tracked

Showing 521-540 of 561

Analytics

Fadilla Aini Nasution; Sarah Ramadhani; Muhammad Basri

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Metode Rasulullah dalam aktivitas pengajaran adalah bentuk Pertanyaan logis atau pasional metode Ini biasanya, beliau tempuh dalam rangka Menyadarkan Seseorang, tentang kebenaran Metode berdiskusi ini mengenai Pemecahan masalah Sebagai mana Pula Rasulullah berdiskus, Kepada Para Sahabatnya memberikan Pengabaran fentang perilalu melalui teladan yang baik dan Pengajaran oleh keesaan Allah.Ada banyak metode dalam pengajaran yang diterapkan Oleh guru di  Salah satunya metode diskusi metode ini menekankan pada Interaksi antara sesama Peserta didik dan juga guru dalam Membahas atau mencari solusi Pembelajaran materi. Rasulullah SAW merupakan salah satu contoh dari beberapa amalan pembelajaran yang baik. Sebelum mengajar, guru harus menjelaskan kepada siswa tentang keutamaan ilmu dan pencarian ilmu, sehingga siswa merasa membutuhkan ilmu. Kemudian menggabungkan pengajaran dan pendidikan, yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi menumbuhkan perilaku peserta didik menjadi manusia yang berakhlak baik. metode pembelajaran yang sesuai yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, kemudian evaluasi. Guru juga harus memperhatikan dan memuji siswa agar siswa merasa dihargai dalam meningkatkan pembelajarannya. Selain itu, guru harus mengetahui potensi dan kemampuan berpikir siswa sehingga dapat menilai tingkat belajar siswa.

Sofyan

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak           Manusia menjadi subjek dan objek utama dalam pendidikan Islam, karena itu peranan manusia sangat penting  dalam mengembangkan kepribadian manusia Indonesia seutuhnya dalam bingkai meraih keridaan Allah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perjalanan hidup manusia menuju mardatillah, kebebasan manusia dalam perspektif pendidikan Islam, tugas hidup manusia dalam pendidikan Islam, Muhammad saw. sebagai profil ideal manusia, dan pendidikan Islam berwawasan kemanusiaan.           Pendekatan yang dipakai dalam menggali data dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library reseach. Sumber data diambil melalui buku-buku yang ada di perpustakaan kemudian temuan dianalisis dengan menggunakan analisis isi (content analyst).             Hasil temuan menegaskan bahwa: 1) Tujuan hidup manusia untuk mengabdi kepada Allah, 2) Dalam pendidikan Islam manusia diberi kebebasan dalam menentukan hidupnya sendiri dengan tidak bergantung kepada orang lain karena dia telah dididik menjadi pribadi mandiri, optimis, mampu mengembangkan fitrahnya tanpa mengganggu orang lain, 3) Tugas hidup manusia di dunia ada dua sebagai khalifah yang memakmurkan bumi serta menjadi hamba Allah yang mengabdi kepada-Nya sebagaimana profil manusia ideal yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. 4) Pendidikan Islam yang berwawasan kemanusiaan diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk mengantarkannya menjadi manusia yang sempurna.   Kata kunci: Paradigma-Kemanusiaan-Pendidikan Islam              

Tiara Indriarti; Difa’ul Husna; Riska Anisa Indriyani; Rasyid Herbanu Indra Saputra; Farchan Abdul Aziz

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Sekolah dan pendidikan adalah hal terpenting dalam kehidupan. Pendidikan merupakan suatu proses memanusiakan manusia, yang dimana pendidikan untuk semua manusia. Pendidikan sekolah luar biasa (SLB) menawarkan pendidikan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus agar bisa menempuh pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana sekolah luar biasa (SLB) dalam memberikan layanan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diperuntukkan bagi Anak Tuna Grahita di SLB Negeri 1 Kulonprogo. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan kualitatif, studi kasus di SLB Negeri 1 Kulonrogo dan studi pustaka. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu pendidikan yang diberikan kepada anak tuna grahita memberikan dampak yang positif bagi perkembangan anak, terlebih dengan dberikannya pembelajaran Pendidikan Agama Islam anak akan mempunyai kedekatan dengan sang pencipta yaitu Allah SWT.  

Runa Runa; Marthen Mau; Gianto Gianto

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Skripsi ini membahas tentang upaya guru PAK dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik. Spiritualitas merupakan hubungan pribadi manusia dengan Allah. Spiritualitas peserta didik sangat perlu untuk terus ditingkatkan agar mampu bertumbuh dewasa dalam Yesus Kristus atau dewasa secara rohani. Oleh karena itu perlu adanya upaya guru PAK untuk membimbing peserta didik khususnya yang ada di SDN Manggam, sehingga peserta didik merasa tertolong spiritualnya tetap mengalami perubahan dan peningkatan spiritualitas ke arah yang semakin baik.  Penelitian dan penulisan skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menggunakan teknik pengolahan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan penulisan skripsi ialah supaya ada perubahan dan peningkatan spiritual melalui iman dalam pengenalan akan Allah yang semakin baik dari peserta didik. Dan untuk mencapai hal tersebut, upaya guru pendidikan agama Kristen sangat dibutuhkan dan berperan penting dalam membimbing, mengarahkan, serta menjadi teladan bagi peserta didik. Rumusan teori hasil penelitian ialah bahwa adanya upaya seorang guru pendidikan agama Kristen dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik akan membawa peserta didik semakin mengenal Allah sehingga mencapai kedewasaan dalam Yesus Kristus. Kemudian kesimpulan yang didapatkan ialah guru pendidikan agama Kristen harus berupaya untuk meningkatkan spiritual peserta didik yang merupakan tugas utama dari guru pendidikan agama Kristen agar peserta didik menjadi pribadi yang beriman hingga mencapai kedewasaan spiritual yang semakin baik dalam Kristus.

Suharti, Suharti; Yayat Suharyat

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tarbiyah dapat di artikan sebagai pendidikan, dimana pendididikan sendiri merupakan usaha yang dilakukan untuk merubah seseorang untuk dapat menjadi lebih baik, sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad ﷺ  yang berpedoman pada Al-Qur’an dan hadist, dimana dalam Al-Quran selain sebagi sumber pedoman umat islam Al-Qur’an  dan hadist juga  merupakan sumber ilmu pengetahuan yang tidak pernah akan usang oleh perkembangan jaman. Dalam Al-Qur’an terdapat prinsip-prinsip  acuan pendidikan  yaitu ketauhidan  dan risalah Ilahiyah. Dimana pada  dua prinsip tersebut sangat penting dalam pedoman pendidikan  baik dari Jaman Nabi Muhammad ﷺ sampai jaman yang akan datang. Manusia pada umumnya sudah Allah SWT berikan anugerah dalam dirinya  dengan banyaknya potensi, dimaana potensi tersebut merupakan kesempunaanya  manusia yang mempunyai fitrah dari lahir, sehinggan untuk mengembangkan potensi tersebut diperlukan pendidikan  dalam Al-Qur’an dan Hadist  

Sonia Purba; Zuhrinal M Nawawi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan usaha mikro di kota medan dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis data kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwafaktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi ada tiga faktor, yaitu faktor penawaran, faktor permintaan dan faktor non ekonomi. Faktor penawaran meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, kewirausahaan dan ilmu pengetahuan. Faktor permintaan disebabkan oleh permintaan terhadap penawaran. Sedangkan faktor non ekonomi meliputi kebudayaan suatu bangsa dalam menjalankan pertumbuhan ekonomi. Ekonomi dalam pandangan islam perlunya kerjasama setara dengan Ta’awun dan umat Islam diminta untuk saling bekerja sama dalam hubungannya dengan perbuatan baik dan memenuhi Ridho Allah

Neni Randan, Salti; Srima Ayurein, Nisa; Andarias Allo, Dewi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pernikahan telah dirancang oleh Allah sendiri dengan tujuan kebaikan manusia. Dalam keluarga Kristen, pernikahan adalah sesuatu yang sangat penting. Hal ini telah diamanatkan Allah kepada manusia sejak semula “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi …” (Kejadian 1:28). Pernikahan dianugerahkan agar suami dan istri dapat saling meneguhkan, dengan hidup bersama dengan setia dalam kekurangan dan kelimpahan, dalam suka dan duka. Pasangan suami-istri dapat saling mengenal dalam kasih, dan melalui kesenangan persatuan tubuh dapat meneguhkan persatuan hati dan hidupnya. Karena pernikahan adalah salah satu mandat dari Allah, manusia patut menjaga kekudusan pernikahan. Dengan demikian, kehidupan pernikahan akan menjadi harmonis dengan dasar Takut akan Allah. Namun, telah banyak pernikahan Kristen yang berujung pada perceraian. Pandangan tentang berkat yang terkait dengan pernikahan alkitabiah semakin susut. Padahal, pernikahan merupakan suatu perjanjian sakral. Karena itu, menjadi permasalahan dalam tulisan ini ialah bagaimana teologi Paulus mengenai pernikahan ditinjau dari kitab 1 Korintus 7. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif, melalui studi kepustakaan dengan tujuan bahwa pasangan suami-istri mengerti makna, tujuan, dan dasar yang menjadi keteguhan sebuah pernikahan yakni teladan kasih Kristus, yang sekaligus menjadi hasil dari pembahasan ini.

Siska Udilawaty; Apsari Dj.Hasan

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

This study discusses the meaning contained in the logo of the Province of Gorontalo in semiotic analysis. Logo is the identity of an institution that represents the history and culture of the institution while semiotics is the science of reading signs both verbally and visually, visual forms make the vision and mission as well as identity reflected in a logo. Just like the regional logo of Gorontalo Province which has various meanings of signs and symbols that reflect the area, for example, the Padi and cotton symbols are inspired by the city government logo which means depicting prosperity and others. There is also an oval pattern in the logo taken from the eggs of the Maleo bird, which is endemic to Gorontalo. There is the fort of Otana and pictures of books taken from our philosophy "adat based on sara', sara' based on the book of Allah. The purpose of the study was to describe and analyze what the meaning of the symbols in the logo of the Gorontalo Province were. The research used semiotic analysis of Charles Sanders Peirce. Semiotics departed from three main elements, which Peirce called the triangle theory of meaning, namely: signs, objects, and interpretants. The meaning of the logo can be studied scientifically with semiotic theory. In Peirce's study, symbols are divided into 3 categories: icons, indexes, and symbols. To analyze the meaning of symbols, Peirce uses 3 semiotic terms: representamen which is a symbol, semiotic object which is a real object of symbol reference, and interpretant which states the relationship between representamen and semiotic objects. Benefits of this research To add scientific insight in the field of linguistics, especially to the use of semiotic theory and to find out creative strategies in promotional activities of a government institution so that they can build a brand in the eyes of the public. The results of this study determine the meaning of the signs on the regional symbols of Gorontalo province. The output of this research is a scientific paper published in an accredited national journal.This study discusses the meaning contained in the logo of the Province of Gorontalo in semiotic analysis. Logo is the identity of an institution that represents the history and culture of the institution while semiotics is the science of reading signs both verbally and visually, visual forms make the vision and mission as well as identity reflected in a logo. Just like the regional logo of Gorontalo Province which has various meanings of signs and symbols that reflect the area, for example, the Padi and cotton symbols are inspired by the city government logo which means depicting prosperity and others. There is also an oval pattern in the logo taken from the eggs of the Maleo bird, which is endemic to Gorontalo. There is the fort of Otana and pictures of books taken from our philosophy "adat based on sara', sara' based on the book of Allah. The purpose of the study was to describe and analyze what the meaning of the symbols in the logo of the Gorontalo Province were. The research used semiotic analysis of Charles Sanders Peirce. Semiotics departed from three main elements, which Peirce called the triangle theory of meaning, namely: signs, objects, and interpretants. The meaning of the logo can be studied scientifically with semiotic theory. In Peirce's study, symbols are divided into 3 categories: icons, indexes, and symbols. To analyze the meaning of symbols, Peirce uses 3 semiotic terms: representamen which is a symbol, semiotic object which is a real object of symbol reference, and interpretant which states the relationship between representamen and semiotic objects. Benefits of this research To add scientific insight in the field of linguistics, especially to the use of semiotic theory and to find out creative strategies in promotional activities of a government institution so that they can build a brand in the eyes of the public. The results of this study determine the meaning of the signs on the regional symbols of Gorontalo province. The output of this research is a scientific paper published in an accredited national journal.

Robingun Suyud El Syam; Ahmad Guspul; Adi Suwondo; Ali Mu’tafi

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Laki- laki dan wanita memiliki peran dan fungsi berbeda, akan tetapi dalam aspek hak dan kewajiban keduanya setara. Seperti dalam perihal kepemimpinan, peran laki-laki lebih diutamakan daripada wanita. Dengan pendekatan teori, penelitian disimpulkan : istri galak merupakan berkah, dimana jodoh telah ditentukan Allah. Melalui sikap sabar maka akan tersingkap hikmah di dalamnya. Penelitian merekomendasikan dalam posisi suami yang mempunyai istri galak, jangan lari dari kenyataan, namun pahami dengan kacamata agama agar tersingkap hikmah didalamnya

Roni Rusmana; Yayat Suharyat

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Al-Qur'an dan Hadis sebagai pondasi umat Nabi Muhammad saw dan seluruh umat islam, Ilmu pengetahuan juga merupakan komponen utama dari isi Alquran juga hadis. karena keduanya tidak dapat dipisahkan, Al-Qur”an dan Hadis adalah sumber dari segala sumber ilmu. Sedangkan secara substansi, Islam adalah agama penerang dimana semua ilmu pengetahuan bisa berkembang karena islam memiliki al-qur’an dan hadis sebagai pedoman dan setiap manusia diberi hak untuk mengembangkan setiap wawasan ilmu pengetahuan yang mereka miliki karena allah sudah memberikan akal kepada setiap manusia, dan salah satu bukti manusia berakal yaitu berkeyakinan sebagai bentuk rasa syukur atas anugrah allah yang luar biasa, Ilmu yang allah berikanlah yang mebuat manusia bisa berkembang. Dengan ilmu lah manusia bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga manusia lebih terarah dalam menajalani hidup, Allah juga memberikan anugrah emosi kepada manusia untuk manusia bisa semangat dalam menjalankan segala sesuatu, Gabungan ilmu dan emosi lah yang membuat manusia bisa berkembang dan bermanfaat.dan fungsi ilmu pengetahuan dalam proses kehidupan manusia tidak akan pernah berjalan sesuai fitrah tanpa adanya suatu pedoman maka kita selaku umat islam harus meletekan segalal sesuatu berdasakan Al-qur’an dan Hadis.  

Dariyadi Dariyadi

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi masyarakat Buton. Tradisi tersebut adalah posuo yang diberlakukan bagi remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah observasi dan wawancara yang dilakukan secara bertahap. Setelah pengumpulan data, kemudian melakukan analisis menggunakan pendekatan Miles dan Haberman. Pendekatan tersebut meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Simpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi posuo masyarakat Buton adalah nilai pendidikan i’tiqodiyah. Nilai i’tiqodiyah dalam ritual posuo perempuan Buton terlihat pada setiap prosesi yang dilakukan. Mengawali dan mengakhiri prosesi posuo dengan memohonkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran, perlindungan, dan keselamatan terhadap para gadis yang di-suo; nilai amaliyah, dalam rtiual posuo, mengajarkan para gadis untuk taat beribadah kepada Allah SWT, mendidik mereka untuk menjadi perempuan yang mampu menjaga tingkah laku, ucapan, dan membekali mereka ilmu dalam berumah tangga; nilai khulukiyah, merupakan nilai yang mengajarkan etika yang baik bagi perempuan-perempuan dalam prosesi posuo. Pengetahuan tentang khulukiyah bertujuan untuk membersihkan diri para gadis dari perbuatan yang dinilai rendah, lalu menuntun mereka untuk menghiasi diri dengan akhlak baik; nilai duwaliyah, pada puncak acara posuo, pihak keluarga menyajikan aneka hidangan untuk dinikmati para undangan. Undangan yang hadir dari berbagai kalangan, keluarga, kerabat, dan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. Penyelenggara acara posuo akan berbagi rezeki dengan menajikan aneka hidangan makanan dan minuman kepada para tamu undangan yang hadir.  

Gracia M. N. Otta

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

GEMBALA BANGSA ( Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru Sekolah Minggu ) merupakan sebuah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Letbaun, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai pengembangan pembelajaran kreatif dan inovatif guna meningkatkan minat belajar serta member pengalaman belajar bagi Guru Sekolah Minggu dan anak-anak Sekolah Minggu khususnya di wilayah pelayanan Klasis Semau Kabupaten Kupang – Nusa Tenggara Timur. Sebagai dasar pelaksanaan pengembangan pembelajaran, metode Total Physical Response (TPR) diaplikasikan melalui permainan dan lagu guna memperkaya kosa kata serta merespon dengan menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan latihan. Dalam kegiatan ini, permainan yang dilatih adalah Whisper-Race Game, Stations, River-Back Game, Take Game, dan Preposition Game. Seperti versi Indonesianya, Whisper-Race Game melatih keterampilan mendengarkan dan ketepatan dalam menyampaikan pesan. Stations adalah penamaan objek sekitar dan anak-anak Sekolah Minggu akan berlatih mencocokkan objek dengan nama yang ditentukan. Nama-nama disesuaikan dengan nama tokoh Alkitab versi bahasa Inggris. River-Back Game melatih keterampilan mendengarkan dan konsentrasi. Take Game juga melath keterapilan mendengarkan dan konsentrasi. Preposition Game dilatih sebagai bagian dari kegiatan ini karena anak-anak Sekolah Minggu juga merupakan pelajar pada Sekolah Menengah Pertama yang belajar materi ini di sekolah. Selain permainan, lagu-lagu Bahasa Inggris bertema Alkitabiah juga diajarkan seperti Deep and Wide (Panjang dan             Lebar), Good Is So Good (Allah itu Baik), Read Your Bible (Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari) dan The B-I-B-L-E. Secara umum, dapat diterima dengan baik oleh para peserta Guru Sekolah Minggu. Diharapkan dapat membawa dampak positif di lingkungan belajar Sekolah Minggu. Kata kunci : pengabdian kepada masyarakat, sekolah minggu, respons fisik total

Samsul Fajeri; Husin; Aulia Sani; Abdul Rashid bin Abdul Aziz

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

Children are a gift from Allah SWT that should be grateful for, guarded, cared for, guided, educated and must also develop all their potential according to their nature. Education for children has got the most important place, because education is a very important factor in changing a civilization. This study aims to improve the role of parents in educating their children according to religious demands based on the Qur'an so that what is expected by parents can be applied to their children in living life. So this research is a library research. In this research will be explored about Early Childhood Education according to the Qur'an in the study of maudhu'i interpretation. Data were collected from various literatures, such as books, the Koran, interpretations and other research results are then processed into informative data. The results of this study indicate that the active role of parents in educating children is very much needed. Negligence of parents in educating children from an early age can result in unfavorable children's behavior in the future. Children's education according to the Qur'an shows how good children's behavior is, about what is the sense of responsibility for moral development in children, responsibility for attitudes towards children, responsibility for social development in children, responsibility for fostering prayer in children.

Samsul Fajeri; Husin; Farida Hendriyani; Abdul Rashid bin Abdul Aziz

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

Memorizing the Koran is one form of our efforts to get closer to Allah SWT through His words. The tilawati method is a book of teaching and learning methods to read the Koran with a balanced classical-read-listen approach. The implementation of the Tilawati Method in learning the tahfidz of the Koran to improve the quality of reading the Koran is a process of reading verses that must be memorized perfectly and becomes a good quality reading. This study aims to find out how the tilawati method becomes a method that focuses on how to read the Koran easily and pleasantly, by using this tilawati method students can find out how to recite the Koran so that reading the Koran becomes quality reading at TPA Hidayatul Science Unit 332 Village Paliat. The methodology used in this study was carried out by field observation which is a descriptive qualitative research. Based on the results of this study, the Implementation of the Tilawati Method in Tahfidz Koran at TPA Hidayatul Ilmi Unit 332 in Paliat Village can support learning tahfidz Koran because it makes it easier for teachers and students to teach and learn, and improves the quality of reading and memorizing the Koran, can make it easier for children to read the Koran well and correctly in accordance with applicable rules, making students fluent in reading the Koran and avoiding mistakes in the meaning of the Koran

Indah Pratiwi; Sukri Sukri

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

It is very necessary to enlighten all elements of Muhammadiyah's business charity management to make and apply the values ​​of the life guidelines of Muhammadiyah citizens in every policy and activity in the association without exception. The purpose of this study is to interpret the values ​​of Islamic life guidelines for Muhammadiyah residents in the STIE Muhammadiyah Palopo budgeting system. The researcher will use the Islamic life guidelines for Muhammadiyah residents as a researcher's perspective in observing the activities of the budgeting system at STIE Muhammadiyah Palopo whether the values ​​of these guidelines are used as one of the considerations in the operation of the budgeting system at STIE Muhammadiyah Palopo in accordance with the expectations of Muhammadiyah's vision. This study found that the budget as a form of welfare is not only valued in nominal terms in the form of rupiah earned, but welfare is when people who work at Muhammadiyah always feel sufficient and grateful for the sustenance that Allah SWT has given. As a Muhammadiyah citizen, working in a Muhammadiyah business charity is a comfort in itself and believes that the sincerity they do will be a welfare for them in the hereafter. With their sincerity in working in the charity business of Muhammadiyah, they get rewards from Allah SWT such as unexpected sustenance and blessings in the income they get. STIE Muhammadiyah Palopo provides convenience, relief, and assistance in paying tuition fees for students. STIE Muhammadiyah Palopo provides facilities and assistance to students as a form of social care and appreciation for cadres, namely the Lazismu Scholarship, Incidental Assistance, Relief for Brothers, and the free SPP Alumni of SMA/SMK Muhammadiyah Palopo

Raihan Yuliadi Putra; M. Ilham Faturrohman; M. Syahid Albana; Haikal Raka Putra; Helmi Fadilla +1 more

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Allah SWT memberikan banyak keistimewaan kepada hambanya, salah satu keistimewaan tersebut ialah kemampuan berkomunikasi. Keistimewaan tersebut dalam kehidupan manusia sangat membantu kehidupan manusia itu sendiri baik dalam bentuk komunikasi maupun dalam penerapan komunikasi. Dalam masyarakat bentuk komunikasi tersebut dapat berupa mengenai suatu permasalahan yang diselesaikan dalam lingkup kekeluargaan dan dalam penerapannya komunikasi menjadi suatu hubungan sosial antar sesama. Komunikasi sangat diperlukan didalam kehidupan manusia karena tanpa adanya komunikasi tidak adanya pula suatu bentuk kehidupan di muka bumi ini, sebab dari komunikasi diharapkan dapat memberikan suatu kehidupan di dunia ini dengan adanya suatu interaksi yang terjadi didalamnya. Selain makhluk yang beragama manusia termasuk makhluk sosial yang dalam kehidupannya selalu berkerukunan satu sama lain dan perlu ada peran serta bantuan dari masyarakat lain. Sebab dari itu komunikasi dalam masyarakat dapat membuat masyarakat lebih kondusif, terlebih lagi jika berlandaskan ajaran islam. Kata Kunci : 

Budi Rahman Hakim

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study explores how the Qadiriyya–Naqshbandiyya Suryalaya Sufi Order (TQN Suryalaya) integrates spiritual practice and metabolic health to strengthen community resilience during the COVID-19 pandemic. While global health responses have largely focused on biomedical interventions, this research emphasizes the complementary role of faith-based practices in promoting holistic well-being. Using a qualitative methodology—including in-depth interviews, participant observation, and document analysis of the 2020 Maklumat and Abah Aos’s letter to the President—the study identifies two interrelated pathways that underpin the Sufi lifestyle. The psychospiritual pathway encompasses the reduction of death anxiety through tawakkul (trust in God) and riḍā (contentment), emotional stability via dhikr (remembrance of God) and muraqabah (mindful awareness), and theological framing that interprets fear of Allah as the ultimate form of protection. These practices helped practitioners reframe pandemic-related uncertainties, mitigate stress, and foster emotional resilience. The metabolic pathway involves dietary simplicity, moderated caloric intake, physical worship routines, stress management, and structured sleep hygiene. Together, these elements supported immune competence and physical health, aligning with contemporary models of psychoneuroimmunology and holistic health promotion. Findings reveal that the TQN lifestyle does not only enhance individual mental well-being but also fosters social solidarity through communal worship, mutual aid, and spiritual counseling, thereby functioning as a culturally embedded form of faith-based social welfare. The study highlights the policy potential of incorporating Sufi practices into community health strategies and enriches interdisciplinary literature on religion, resilience, and social welfare. This dual-pathway model demonstrates that Sufi traditions can play a critical role in mitigating both the psychological and physiological impacts of global crises.

Suhartono Suhartono

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Sains bertujuan untuk menghasilkan sesuatu yang digunakan untuk kehidupan nyata dan memenuhi kebutuhan manusia. Proses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini merupakan hasil dari penemuan dan penelitian yang dilakukan manusia sebelumnya. Sebenarnya perkembangan tersebut diawali dengan rasa keingintahuan manusia yang sangat besar bahkan Paul Leady mengatakan “Man is curious  animals”. Sains dalam arti luas ada sebelum era modern dan dalam peradaban sejarah. Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana peranan dampak IPTEK terhadap iman Agama Kristem dikaji menurut pandangan alkitabiah. 2) untuk mengetahui dan menganalisis bentuk permasalahan yang dihadapi khususnya sejauh mana tanggungjawab orang Kristen dalam menghadapi IPTEK. Pada penelitian ini, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan IPTEK dalam pandangan Alkitab dapat ditemukan dalam Amsal 1:5, “baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan”.  Berdasarkan kutipan ayat ini maka dituntut untuk setiap pribadi orang percaya (sebutan lain bagi orang Krisen) menjadi bijak dalam mendengar lalu menjadi orang yang suka belajar (menambah ilmu). Sehingga kecanggihan gadget tidak disikapi dengan negatif namun dengan pertimbangan yang bijak. Tuhan menghendaki segala pekerjaan untuk kebutuhan dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Sebab Tuhan sendiri yang memberikan pengertian dan pengetahuan, keahlian, dalam berbagai pekerjaan kepada seseorang (Kel.35:31). Sebagai mitra Allah maka manusia diberi kemampuan untuk mengetahui namun tetap dalam rasa hormat dan tunduk terhadap otoritas Allah Sang Pencipta (Ams.1:7). Iman Kristen memberikan dasar kepada kita untuk menerima perkembangan IPTEK yang ada dalam iman Kristen yang menjadi dasar IPTEK adalah Tuhan.

Keke Teguh Manik; Gifson Manik; Ririn Simanjuntak; Meli Afriani N; Herdiana Boru Hombing

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam Alkitab, manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah atau disebut dengan Imago Dei. Allah menciptakan manusia dan memberi kuasa kepada manusia supaya merawat dan  menjaga seluruh ciptaan-Nya. Namun, kuasa yang diberikan Allah membuat manusia merasa berhak untuk melakukan apa saja terhadap ciptaan-Nya. Dan tidak sedikit juga manusia salah memahami konsep segambar dan serupa dengan Allah yang mengaitkannya dengan kedagingan. Berdasarkan tulisan  ini penulis akan membahas penciptaan manusia segambar dan serupa dengan Allah (Kejadian 1 : 26-28). Penulis bertujuan untuk memberi pemahaman konsep (Gambar dan Rupa) yang tidak sama dengan kedagingan dan pemahaman tentang kuasa yang diberikan Allah serta makna teologis dalam ayat tersebut.

Elsa Putri Harumi Harahap; Sri Listiana Izar

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam film Riko The Series yang di unggah dalam Channel Youtube. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun dalam pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Waluyo yaitu muatan nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra pada umunya terbagi menjadi beberapa yaitu: nilai religius, nilai moral, nilai sosial dan nilai estetika atau keindahan. Tetapi pada penelitian ini, peneliti hanya mengambil 3 aspek nilai-nilai pendidikan, yaitu nilai religius, nilai moral dan nilai sosial. Terdapat data pada penelitian ini berjumlah 16 data, dimana data religius terdapat 4 data ucapan-ucapan ladfazh Allah, pada penelitian moral terdapat 4 data menjaga adab sebelum ilmu, 5 data lebih baik memaafkan dan pada nilai sosial terdapat 3 kesimpulan dari seluruh data yaitu: meladfadzhkan ucapan-ucapan Allah, menjagaa adab sebelum ilmu dan lebih baik memaafkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian kali ini yaitu terdapatnyaa nilai-nilai pendidikan dalam film Riko The Series.