Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 501-520 of 4,393

Analytics

Crespany, Vinsensia Yulisa; Imelda, Maria

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Krisis ekologis telah menarik perhatian besar di seluruh dunia. Gereja juga telah menyerukan tindakan nyata. Melalui ensiklik yang ditulis oleh Paus Fransiskus, disampaikan ajakan untuk melakukan transformasi positif sebagai tanggapan terhadap krisis ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Gereja sebagai agen transformasi serta mengimplementasikan pemahaman atas Laudato si’ dalam tindakan konkret. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menelaah dokumen Gereja seperti Laudato si’ dan data sekunder lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gereja merupakan agen transformasi ekologis yang memiliki peran penting dalam memajukan kesejahteraan ekologis. Dalam Laudato si’, terdapat tiga aspek yang membentuk implikasi peran Gereja: pertobatan ekologis, liturgi, dan pendidikan iman, yang menumbuhkan kesadaran ekologis serta solidaritas terhadap para korban krisis ekologis. Gereja tidak hanya menjadi pembawa pesan, tetapi juga secara aktif berperan sebagai penggerak perubahan berkelanjutan.

Aris Kurniyawan, Nanang; Yoga Pratama, Alfonsius

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Karya tulis ini, "MERAWAT RUMAH BERSAMA: INTEGRASI SPIRITUALITAS KRISTIANI DAN TEOLOGI EKOLOGIS LAUDATO SI' SEBAGAI PARADIGMA BARU BAGI KAUM AWAM," menyajikan argumen yang relevan dan vital untuk mengkontekstualisasikan panggilan universal Ensiklik Laudato Si' dalam realitas ekologis dan budaya akut di Kalimantan. Menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dengan protokol PRISMA sebagai metode, penulisan karya tulis ini mengusulkan model tiga pilar yang jelas dan menjanjikan (liturgis, asketis, dan sosial) sebagai paradigma operasional baru bagi kaum awam. Karya tulis ini bertujuan untuk mengintegrasikan data granular tentang krisis sosio ekologis Kalimantan dan detail etnografis Dayak yang sangat kaya, memperkuat klaim empiris dengan bukti yang dapat diverifikasi, dan secara eksplisit mengartikulasikan kontribusi uniknya dalam lanskap teologi ekologis dan inkulturasi di Indonesia yang jauh lebih luas. Kerangka kerja ini berupaya memberdayakan aksi ekologis akar rumput dengan menjembatani teologi tingkat tinggi dengan praksis pastoral awam yang praktis, menggunakan kearifan lokal Dayak sebagai material arsitektural utama. Temuan dari karya tulis ini ialah menyintesiskan panggilan universal Laudato Si' dengan kearifan relasional masyarakat Dayak yang kaya, kerangka kerja ini menawarkan sebuah jalan bagi Gereja di Kalimantan untuk bergerak melampaui aktivitas-aktivitas yang terfragmentasi menuju sebuah misi ekologis yang terintegrasi, mendalam secara teologis, dan transformatif secara sosial, yang dipimpin oleh kaum awam.

Tio, Teodorus

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai Konsili Trente (1545–1563) sebagai respons resmi Gereja Katolik terhadap tantangan Reformasi Protestan, sekaligus sebagai tonggak pembaruan internal Gereja. Masalah yang diangkat dalam studi ini adalah ketegangan teologis dan historis antara tuntutan pembaruan dari dalam Gereja serta kritik keras yang dilancarkan oleh para reformator Protestan terkait Kitab Suci, sakramen, dan otoritas Gereja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui analisis data sekunder dari dokumen konsili, literatur teologi, serta penelitian historis sebelumnya. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penegasan peran Konsili Trente bukan hanya sebagai instrumen “kontra” terhadap Reformasi, melainkan juga sebagai wadah refleksi teologis yang menghasilkan reformasi internal mendalam dalam bidang liturgi, sakramentologi, formasi imam, dan disiplin gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsili Trente berhasil mengokohkan identitas Katolik melalui penegasan ajaran iman sekaligus memperbarui praksis pastoral, yang pada akhirnya menjadi landasan teologi dan kehidupan Gereja Katolik hingga Konsili Vatikan II. Oleh karena itu, studi ini menekankan pentingnya melihat Konsili Trente secara seimbang: sebagai benteng iman sekaligus sumber pembaruan yang relevan bagi dinamika Gereja sepanjang sejarah.

Galih Sastiyo Tungke; Denny Nazaria Rifani

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya tekanan kerja yang dihadapi pegawai pemasyarakatan, khususnya dalam tugas-tugas yang menuntut kontrol emosi dan interaksi sosial yang intens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional pada pegawai Rutan Kelas I Samarinda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif dengan survey design. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden petugas pemasyarakatan di Rutan Kelas I Samarinda. Melalui pengujian determinasi didapatkan nilai R square sebesar 0,173. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh variabel kecerdasan emosional sebagai variabel bebas sebesar 17,3% terhadap variabel kelelahan emosional sebagai variabel terikat sedangkan sisanya sebesar 82,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Dari hasil perhitungan uji signifikansi didapatkan nilai 0,000 < 0,05. Hal ini menandakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti adanya pengaruh variabel kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional.  Dari hasil uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = 36,581 + (-0,219X), hasil kofisien regresi yang bernilai negatif menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki pengaruh yang negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kecerdasan emosional terhadap kelelahan emosional pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda.

Wijayanti, Agus; Parju, Parju; Soegastuti, Janti; Suprantiningrum, Suprantiningrum

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan anggaran pada kecamatan di Pemerintah Kota Semarang. Penelitian tersebut menggunakan sampel sebanyak 64 responden yaitu pengelola keuangan pada kecamatan Kota Semarang yang terdiri dari Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dan Bendahara Pengeluaran yang menggunakan metode sampling sensus atau sampling total. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan variabel independen meliputi perencanaan anggaran, regulasi pelaksanaan anggaran, dan kompetensi aparatur pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran, mengindikasikan bahwa 76,4% variasi penyerapan anggaran dapat dijelaskan oleh model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Uji signifikansi menunjukkan bahwa model regresi secara simultan signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, regulasi yang jelas, serta peningkatan kompetensi aparatur dalam mendukung efektivitas penyerapan anggaran di tingkat kecamatan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan tata kelola keuangan daerah yang lebih akuntabel dan efisien.

Yulistio, Melani; Khamimah, Khamimah; Parju, Parju

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Kepatuhan wajib pajak masih menjadi topik yang menjadi perhatian dalam era digitalisasi. Tujuan dari studi ini adalah untuk meneliti bagaimana sistem administrasi perpajakan, tingkat pendapatan, dan lingkungan sosial berkontribusi terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian yaitu pelaku UMKM di Kota Semarang yang berjumlah 30.535 UMKM. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel, sampel yang memenuhi kriteria berjumlah 326 UMKM yang sudah berbadan hukum dan memiliki NPWP di Kota Semarang. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem administrasi perpajakan, tingkat pendapatan, dan lingkungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Semarang

Firdaus, Ahmad; Setyobudi, Setyobudi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur di subsektor apparel dan barang mewah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan berasal dari laporan tahunan dan laporan keuangan publik perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR dan profitabilitas memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara ukuran perusahaan tidak memiliki dampak yang signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi manajemen dan investor dalam menyusun strategi yang berfokus pada peningkatan kinerja keuangan secara berkelanjutan.

Ahmad Farozi Eka Chandra; Assifa Rizqiyah Fitriani; Adi Sukma Maulana; Budiharjo Budiharjo

Manufaktur: Publikasi Sub Rumpun Ilmu Keteknikan Industri 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The Hazard and Operability (HAZOP) methodology is a qualitative risk analysis technique commonly used to detect potential work hazards. CV. Suryadi Sentosa, also known as Bapak Suryadi's Home Tempe Industry, is a home-based business that produces tempeh. Almost all of the production procedures are still carried out manually, and occupational accident analysis measures have not been implemented. The factory conditions indicate inadequate lighting and ventilation, as well as relatively slippery floors. It is also observed that the industry workers do not pay much attention to their posture, and they do not use personal protective equipment (PPE). This research was conducted directly at the CV. Suryadi Sentosa Tempe Factory, using interviews and observations of seven workers involved in the production process. The steps taken in this study are compiling the sequence of the production process. By using a Hazard and Operability (HAZOP) worksheet, identify potential risks, conduct risk control analysis, monitor and evaluate, implement improvements, and draw conclusions. The analysis found 9 stages of tempeh production at Mr. Suryadi's facility. Several improvements are needed, including involving several workers to handle soybean processing, creating ventilation to provide good and healthy air circulation for workers, adding lighting as a light source so that workers can perform their tasks comfortably, and using ergonomic chairs and work tables to prevent fatigue and increase factory productivity.

Alfajri, M. Fariz; Denny Nazaria Rifani

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji pengaruh keadilan organisasi terhadap keterlibatan kerja pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai. Tujuannya adalah untuk memahami sejauh mana penerapan keadilan organisasi, yang meliputi dimensi keadilan prosedural, distributif, interaksional, dan informasional, dapat meningkatkan motivasi, dedikasi, serta kinerja pegawai demi menunjang efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 107 pegawai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 45,2%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi keadilan dalam organisasi memberikan kontribusi yang substansial terhadap tingkat semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penyerapan (absorption) pegawai dalam menjalankan tugas. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap adanya kebutuhan penambahan sumber daya manusia agar distribusi beban kerja menjadi lebih proporsional dan tidak menimbulkan ketimpangan yang berdampak pada ketidakadilan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keadilan organisasi merupakan faktor penting dalam membangun lingkungan kerja yang produktif dan mendukung keterlibatan pegawai secara optimal. Disarankan agar manajemen Lapas Kelas IIA Binjai terus memperkuat prinsip keadilan dalam sistem kerja, distribusi pelatihan, dan pengelolaan SDM guna menciptakan suasana kerja yang adil, kondusif, dan berkelanjutan.

Azzahra, Marceline Diva Berlianda; Putra, Harmanda Berima

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian imbalan hadiah terhadap niat untuk keluar karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Fenomena turnover intention menjadi tantangan yang signifikan bagi perusahaan, terutama di industri otomotif yang memiliki tingkat persaingan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 121 karyawan tetap dari berbagai perusahaan otomotif di Kota Semarang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring. Hasil analisis Structural Equation Modeling - Partial Least Squares,  menunjukkan bahwa pemberian imbalan hadiah berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun, pemberian imbalan hadiah juga menunjukkan pengaruh positif terhadap niat untuk keluar. Sementara itu, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh negatif terhadap niat untuk keluar, dan memediasi hubungan antara imbalan hadiah dan niat untuk keluar. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen SDM bahwa pemberian imbalan perlu disertai dengan strategi peningkatan kualitas kerja dan kesejahteraan psikologis agar dapat menurunkan niat keluar secara efektif.

Darmawan, Darmawan; Muchlisin

Pemilihan umum daerah merupakan salah satu instrumen utama dalam mewujudkan prinsip kedaulatan rakyat di tingkat lokal. Tetapi, dinamika ketatanegaraan pasca reformasi menunjukkan bahwa sistem dan norma hukum pemilu sering kali mengalami perubahan signifikan akibat Putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Putusan-putusan tersebut tidak hanya mengoreksi ketentuan undang-undang, tetapi juga mengubah struktur dasar penyelenggaraan pemilu, termasuk sistem proporsional terbuka, ambang batas parlemen, hingga teknis penghitungan suara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi yuridis putusan MK terhadap hukum pemilu daerah dan merumuskan model rekonstruksi hukum yang sesuai dengan prinsip kepastian, keadilan, dan demokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa akibat hukum dari putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 adalah terjadinya kekosongan jabatan DPRD dan Kepala Daerah selama masa transisi antara tahun 2029 hingga 2031, yang menuntut adanya solusi hukum yang jelas dan konstitusional. Untuk mengatasi kekosongan tersebut, diperlukan rekonstruksi hukum melalui tiga opsi alternatif, yaitu: perpanjangan masa jabatan secara terbatas, penunjukan Penjabat Kepala Daerah, atau pelaksanaan pemilu antara untuk masa jabatan transisi selama 2,5 tahun.

Adipa, Sandra Mariyus; Jimmy, Andreas

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini membahas penempatan Guru Pendidikan Agama Katolik di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya terkait distribusi yang belum merata antara wilayah perkotaan dan daerah. Fakta menunjukkan bahwa sejumlah kabupaten mengalami kekurangan guru, sementara di daerah lain justru terjadi kelebihan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi keengganan guru ditempatkan di daerah, serta alternatif solusi pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik. Metode yang digunakan adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan penyebaran kuesioner kepada 348 responden guru Katolik dan wawancara mendalam dengan beberapa guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama keengganan guru ditempatkan di daerah adalah: kesejahteraan guru, keterikatan dengan keluarga dan lingkungan sosial (71,8%), keterbatasan aksesibilitas dan infrastruktur (10,6%), minimnya jaringan komunikasi (9,7%), serta tantangan sosial dan budaya (7,7%). Selain itu, kurangnya pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan, rendahnya layanan pendidikan, serta terbatasnya distribusi guru berkualitas turut memperparah situasi pendidikan. Sebagai solusi, pemenuhan kebutuhan guru dapat dilakukan melalui kerja sama dengan Lembaga Keagamaan Katolik (keuskupan, kevikepan, dekenat, paroki, wilayah, dan stasi) sebagaimana diatur dalam ketentuan teknis Kementerian Agama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan afirmatif untuk pemerataan distribusi guru Agama Katolik dengan memperhatikan kesejahteraan, aksesibilitas, serta dukungan kelembagaan agar pendidikan agama Katolik dapat terselenggara secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Mihit, Yohanes

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji muatan pedagogi Laudato Si’ dalam kurikulum Pendidikan Agama Katolik (PAK) tingkat SMP sebagai strategi pembentukan karakter ekologis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta analisis isi terhadap tiga buku ajar resmi PAK kelas VII, VIII, dan IX yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai ekologis hadir secara bertahap dan kontekstual. Pada kelas VII dan VIII, nilai-nilai ekologi lebih banyak muncul secara implisit melalui refleksi iman atas ciptaan dan relasi sosial, sedangkan buku kelas IX memuat secara eksplisit ajakan untuk membangun persahabatan dengan alam. Integrasi nilai Laudato Si’ tercermin dalam pendekatan naratif, reflektif, dan praksis iman yang menekankan kesatuan antara spiritualitas dan tanggung jawab ekologis. Temuan ini memperkuat pentingnya pendidikan agama sebagai sarana pembentukan karakter ekologis dalam konteks krisis lingkungan global. Pendidikan iman yang diintegrasikan dengan kesadaran ekologis tidak hanya membentuk pengetahuan, tetapi juga membangun gaya hidup ekologis sebagai wujud konkret pertobatan ekologis dan iman yang bertanggung jawab terhadap ciptaan.

Jumrio, Edy

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Transformasi digital di pendidikan tinggi menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi dosen dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan ketahanan dosen dalam menyelenggarakan pembelajaran digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA dan pendekatan PICOS, melalui seleksi 14 artikel ilmiah terindeks internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi dosen dipengaruhi oleh efikasi diri terhadap teknologi, otonomi pedagogis, dan dukungan institusional, sedangkan ketahanan terbentuk melalui kemampuan adaptif dan persepsi positif terhadap teknologi pembelajaran. Hubungan antara motivasi dan ketahanan bersifat timbal balik serta memperkuat kesiapan profesional dosen di era digital. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan berkelanjutan, kebijakan insentif, dan sistem mentoring agar mampu menjaga keberlanjutan pembelajaran digital yang inovatif dan tangguh. Kata kunci: motivasi dosen, ketahanan pendidik, pembelajaran digital, pendidikan tinggi, systematic literature review

Naufalhilmi Fisilmikafah Wijanarko; Kusmiyanti

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta, sebagai Unit Pelaksana Teknis dalam sistem pemasyarakatan, menghadapi tantangan dalam menjaga efektivitas dan efisiensi pelayanan. Kinerja organisasi yang tidak stabil dan distribusi pengetahuan yang belum merata menunjukkan perlunya strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh proses manajemen pengetahuan terhadap kinerja organisasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada pegawai Rutan yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, dan data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen pengetahuan yang mencakup penciptaan, akuisisi, penyimpanan, dan berbagi pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan proses manajemen pengetahuan, maka semakin tinggi kinerja organisasi yang dicapai. Oleh karena itu, organisasi publik seperti Rutan Kelas I Surakarta perlu mengoptimalkan pengelolaan pengetahuan sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja organisasi.

Wiyanto, Joko; Muchayatin, Muchayatin; Parju, Parju; Setyobudi, Setyobudi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pengetahuan investasi, dan pengalaman investasi terhadap keputusan investasi pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah yang berjumlah 90 orang. Metode yang digunakan adalah metode sampling sensus atau sampling jenuh, dengan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer melalui kuesioner dan data sekunder sebagai pelengkap. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan investasi, dan pengalaman investasi berpengaruh positif dan signifikan, sementara literasi keuangan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan investasi pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah.

Rahayu, Rahayu; Ekawati, Christina; Sjaiful, Evilina

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak literasi keuangan, pola hidup, locus of control, dan parental income terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa program sarjana Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya keterampilan mahasiswa dalam mengelola keuangan secara bijaksana, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi di zaman modern. Literasi keuangan menjadi elemen utama dalam pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan, sedangkan pola hidup, locus of control, dan pendapatan orang tua juga berperan dalam membentuk perilaku finansial mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei kuesioner yang disebarkan kepada 172 mahasiswa semester 5 sebagai sampel penelitian secara acak dari populasi sejumlah 300 mahasiswa sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik inferensial untuk menguji hubungan antar variabel, baik secara parsial maupun simultan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi literasi keuangan, semakin baik pula kemampuan mereka dalam mengelola keuangan. Pola hidup juga terbukti memiliki pengaruh signifikan, pola hidup yang bijak berkontribusi pada perilaku keuangan yang lebih baik. Selain itu, locus of control sebagai faktor internal mahasiswa menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mereka. Begitu juga pengaruh pendapatan orang tua terhadap perilaku pengelolaan keuangan menunjukkan signifikansi secara parsial. Namun, secara simultan, literasi keuangan, pola hidup, locus of control, dan parental income memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.

Anggi; Winei, Agnes Angi Dian

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemahaman paham kebangsaan dan nilai Batang Garing pada pembelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik Pearson’s product moment correlation yang digunakan IBM Statistical Package Social Science (SPSS) Statistics Versi 25.0 for Windows dengan sampel Populasi. Penelitian dilakukan di SMAN 4 Palangka Raya, melibatkan 13 siswa kelas XII yang berAgama Katolik. Instrumen Penelitian menggunakan angket paham kebangsaan dan nilai Batang Garing dengan koefisien reliabilitas dihitung menggunakan Alpha Cronbach paham kebangsaan sebesar 0,78 dengan 36 item valid dan nilai Batang Garing dari sebesar 0,753 dengan 22 item valid. Hasil penelitiah ini menunjukan paham kebagsaan mendapatkan nilai z=-3.111 dengan p=0,002(p<0,05) dan pada nilai Batang Garing mendapatkan nilai z=-3.361 dengan p=0,002(p<0,05) tergolong memiliki peningkatan yang signifikan maka dapat disimpulkan pembelajaran memiliki pengaruh pemahaman siswa terhadap Paham Kebangsaan dan Nilai Batang Garing. Pada akhir ini menunjuk  adanya   perbedaan   pada   pengetahuan  siswa  mengalami  peningkatan  pemahaman  pengetahuan  lebih  tinggi  dibandingkan  sebelum mengikuti pembelajaran PAK. Hasil evaluasi pelatihan Paham Kebangsaan dan nilai Batang Garing menunjukkan ada  perbedaan  peningkatan  yang  signifikan  antara  sebelum  dan  sesudah  pembelajaran  dibuktikan  dengan  hasil  akhir  evaluasi  tes  pengetahuan  Paham  kebangsaan  dan  nilai  Batang  garing  nilai  z=-3.127   dengan  t=0,002(t< 0,05). 

Angelina Gultoma, Kristin; olanda Sari Sigalingging, Vina Y; Elvina Pakpahan, Rotua

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latihan fartlek merupakan salah satu latihan lari bervariasi yang berfokus pada kecepatan untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru, diantaranya adalah VO2max (volume oksigen maksimal).VO2max merupakan jumlah maksimal oksigen yang dapat dikomsumsi seseorang selama melakukan aktivitas fisik yang intens sampai akhirnya terjadi kelelahan, Kurangnya aktivitas fisik sangat mempengaruhi kebugaran tubuh seseorang yang berhubungan dengan kadar VO2max dalam tubuh. Disebut juga sebagai kekuatan aerobik yang kapasitas daya tahan kardiorespiratori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fartlek terhadap peningkatan VO2max pada mahasiswi Prodi Ners Tingkat 1 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Metode yang digunakan one-group pretest design, dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, jumlah responden sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian ini adalah cooper test 12 minute. Hasil yang diperoleh rerata nilai VO2max mahasiswi Prodi Ners tingkat 1 sebelum intervensi latihan fartlek adalah =13.86 ml/kgBB/min (SD5.00), rerata nilai VO2max sesudah intervensi latihan fartlek adalah 30.73 ml/kgBB/min (SD=4.86). Uji statistik yang digunakan paired sample t-test dengan nilai p value 0,001 artinya ada pengaruh latihan fartlek terhadap peningkatan VO2mx pada mahasiswi Prodi Ners tingkat 1 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth medan. Hasil dari penelitian ini Efek latihan fartlek dapat meningkatkan kemampuan atau kinerja paru serta jantung dalam mengambil dan mengelola oksigen agar tubuh mampu melakukan aktivitas fisik ataupun olahraga yang melibatkan otot-otot besar dalam jumlah waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan. Latihan fartlek sebagai alternative untuk meningkatkan nilai VO2max pada mahasiswi prodi Ners tingkat 1 sehingga tingkat VO2max semakin baik.

Maulina, Dina

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk betina spesies aedes aegypti yang membawa virus dengue. Anak usia sekolah rentan terhadap penularan DBD sehingga sangat penting diberikan edukasi tentang penyakit ini. Metode edukasi yang tepat untuk anak usia sekolah salah satunya yaitu dengan permainan edukatif seperti permainan ular tangga. Metode permainan ini bisa memudahkan anak sekolah untuk menambahkan pengetahuan tentang penyakit DBD pada anak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi permainan ular tangga tentang penyakit DBD terhadap tingkat pengetahuan pada anak sekolah. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi adalah seluruh siswa-siswi sebanyak 193 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling yang ditetapkan berdasarkan rumus Slovin sehingga jumlah sampel sebanyak 66 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji wilcoxon sampel t-test. Hasil penelitian pengaruh sebelum dan sesudah pemberian edukasi permainan ular tangga tentang penyakit DBD didapatkan p-value 0,000 (< 0.05). Kesimpulan penelitian ada pengaruh sebelum dan sesudah pemberian edukasi permainan ular tangga tentang penyakit DBD pada anak sekolah.