Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 481-500 of 565

Analytics

Jamila, Nur; Eppy Setiyowati; Alvianita Suherman; Salsa Dinda Sabila; Rohematussoleha +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kasus yang kerap terjalin pada lanjut usia diabet jika minimnya support sosial menyebabkan terkandang penderita terlambat buat berobat. Minimnya kontrol dari sosial menyebabkan masih banyak lanjut usia dengan diabet sedikit minimnya data. Tujuan penelitian ini guna menguji yang dimana apakah terangkainyadorongan disela sela dukungan sosial dengan taat kontrol dan kepatuhan mengkonsumsi obat. Metode penelitian tersebut  memakai cross-sectional, dan responden sebesar 30 responden, variabel dependent yaitu dukungan sosial dan variabel independen yaitu kepatuhan kontrol dan taat mengkonsumsi obat. Pengumpulan data memakai  kuesioner Medication Adherence Scale (MARS). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan selanjutkan dilakukan uji statistik spearmen- rho. Hasil dari riset menunjukan bahwa tingkatan dorongan sosial rendah sebesar 80%, serta kepatuhan kontrol tidak patuh sebesar 56,7%, sebaliknya tingkatan kepatuhan obat patuhan sebasar 56, 7%, terpaut correlation ditemui terdapatnya ikatan antara kepatuham kontrol dan kepatuhan meminum obat yaitu mutu p value 0,02 (<0,05). Kesimpulan membuktikan bahwa adanya rangkaian dukungan antara kepatuhan kontrol serta kepatuhan meminum obat terhadap lansia.

M Bambang Purwanto; Tiara Suri Handayani

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Memberikan Penyuluhan kepada masyarakat pentingnya menjaga kebugaran jasmani dan rohani. Serta menjauhkan diri dari penyalagunaan dan pemakaian narkoba di kalangan remaja. Memberikan pemahaman betapa bahayanya narkoba untuk kalangan remaja dan merusak generasi bangsa, dan akan terjerat kasus hukum di pihak kepolisian. Kegiatan ini dilaksanakan bagi warga RT. 29. RW. 10 Kota Palembang. Dalam kegiatan ini didapatkan hasil penyuluhan kegiatan olahraga yang biasa dilaksanakan oleh warga disana adalah senam kesegaran jantung sehat bagi ibu-ibu dan para lansia. Permainan bola voli yang dilakukan oleh pemuda dan pemudi sekitaran RT. 29. Kesadaran masyarakat akan penting-nya berolahraga akan membawa perubahan positif bagi diri pribadi khusus nya masyarakat RT. 29. RW. 10 Kota Palembang.

Asrina Pitayanti; Fitria Yuliana

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Sikap positif tentang penuaan dapat menjadi sumber persepsi diri yang positif tentang  penerimaan diri dengan bertambahnya usia Kasus yang banyak ditemukan adalah ketidakberdayaan lansia dengan prevalensi kejadiannya berkisar 30-45% dari kasus kesehatan jiwa. Banyak lansia berharap saat mencapai tahap akhir perkembangan hidup, lansia hidup tenang, damai dan hidup bersama dengan anak-anak serta cucu dengan bahagia. Tapi pada kenyataan, sebagian besar harapan-harapan lansia tidak terwujud.  Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi Pengaruh Pemberian edukasi  berfikir positif pada lansia dengan masalah psikososial ketidak berdayaan Di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Desain penelitian yang digunakan adalah ” Pra experimental pre-post test whit control grup”. Dimana sampel dipilih secara purposive sampling, kemudian untuk kelompok tersebut diberikan perlakuan dan di observasi ulang untuk mengetahui hasilnya. Sampel  penelitian ini adalah semua lansia  yang memiliki data mayor atau memiliki karakteristik yang sesuai dengan criteria inklusi 25 orang lansia. Instrumen penelitian ini SAP dan memodifikasi kuesioner pre dan post. Hasil penelitian selisih dari tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah terjadi peningkatan pemahaman dari skor baik dari 6 bertambah menjadi 14, dan yang memiliki nilai cukup dari 9 menurun menjadi 10 lansia, sedangkan skor kurang 10 orang menurun menjadi 2 orang.  Analisa hasil penelitian dengan uji wilcoxon diperoleh nilai p value 0,007 < α (0,05), disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari edukasi berfikir positif  terhadap peningkatan pengetahuan lansia dengan masalah psikososial ketidakberdayaan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan Pengaturan hidup yang dilakukan oleh Lansia dalam hal meningkatkan kemandirian didalam kehidupan sehari-hari, akan membuat lansia lebih bermakna dan bahagia sehingga Dukungan sosial dari orang terdekat misal keluarga, petugas kesehatan yang merawat diharapkan selalu aktif dan konsiten

Laila Apriani Hasanah Harahap

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

The elderly are an age group that is vulnerable to nutrient digestion due to physiological, psychological, and social changes. This study aims to determine the nutritional status of the elderly in Krueng Bekah Village in the Pante Ceureumen Health Center work area. The method used is quantitative descriptive with a total sampling technique. Data collection was carried out by interviewing and anthropometric measurements. The results of this study showed that 68% of the elderly experienced malnutrition, 13% normal nutrition, and 19% overnutrition. The conclusion of this study is that the elderly mostly have poor nutritional status. The research suggestion is that the health center conducts anthropometric measurements and records the health status of the elderly comprehensively on the Healthy Menu Card for the elderly and counseling with nutrition experts regarding the health of the elderly to overcome these problems.

Shanty Maria Lissanora Fernanda; Norong Perangin-angin; Yohanna Adelina Pasaribu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tujuan pengabdian masyarakat ini  untuk memberikan edukasi kepada ibu balita mengenai kebutuhan Gizi pada anak untuk penanganan dan pencegahan stunting yang memberikan pengaruh pada pertumbuhan anak yang akan menurunkan angka stunting. Kaum ibu yang berada di wilayah desa Kubang Jaya merupakan bagian dari sasaran untuk dilakukan penyuluhan mengenai MP-ASI dikarenakan masih terdapat beberapa anak yang berusia 0 -24 bulan. Tujuan umum Untuk memberikan Pendidikan Kesehatan masyarakat dalam penyusunan menu seimbang pada ibu balita 3-5 tahun dalam pencegahan dini stunting di puskesmas raya pematangsiantar. serta meningkatkan pemahaman dan cara menjaga kesehatan pada ibu balita di puskesmas raya pematangsiantar. Hasil kegiatan Program Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan atau pemahaman masyarakat tentang penyusunan menu seimbang pada ibu balita di puskesmas raya Pematangsiantar    

Purwanto Purwanto

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Elderly residents who live in madania homes use the kitchen as a kitchen places for cooking activities, and have complaints about height and slippery floor conditions, according to the elderly as many as 32% of cooking kitchen users representing the elderly population using purposive sampling, proposed design improvements for elderly cooking places by considering the anthropometric size of elderly users, using a focus approach group discussion to facilitate the wishes and complaints experienced by the elderly, the shape and size of the proposed new kitchen design for the elderly by adding a foothold in front of the kitchen to facilitate cooking reach, with a cooking kitchen width: 53 cm; Height: 132cm; length 53 cm, using anthropometric measurements, namely front arm reach (JTD) 53 cm; shoulder width(LB) (maximum) 43 cm; height (TB) 158 cm; elbow height (TS) 132 cm. The design is the result obtained from the first focus group discussion, then the results of the second focus group discussion explain the proposed new design drawings for the elderly's kitchen to the elderly, related to the suggestions obtained from the results of the first focus group discussion and the senior citizens agree with the results drawn, by having a height, width, length according to body size by adding non-permanent footing facilities in front making it easier for users to reach the kitchen for cooking activities, floors that are designed to be safe and non-slippery, and additional cupboard facilities to make it easier to store cooking utensils.Sig (2-tailed) of 0.003 <0.05 indicates that the H1 hypothesis is accepted.

Laury M. Ch. Huwae; Prezto S. A. Dabutar; Glaselaria A. Oeijano; Clifford R. Kundiman; Alia U. Mahua +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The enhancement number of incident non-infectious disease (PTM) is created through the implementation of non-infectious disease health screening and education presentation, especially for the society of Negeri Latuhalat in productive age and elders. This activity is conducted from house to house or door to door. The method that has been utilized is screening implementation also the presentation of education about the non-infectious disease in the society of Negeri Latuhalat. The steps that have been used during the activity are: planning and preparation, health checkup, also the presentation of education. The result of the screening pursuit towards non-infectious disease obtains average participant with stomach circumference above common, there are 55%, IMT overweight 45%, IMT obesity rate I 15%, hypertension 55%, diabetes 15%, high-uric acid 45%, total cholesterol 45%. Therefore, it is needed to provide education for the society of Negeri Latuhalat in allied with the changes in lifestyle for preventing the enhancement number of non-infectious diseases, particularly in productive age and elders.

M. Ridwan; Puspita sari

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Elderly background is defined as someone who is already 60 years old and above. Posyandu Lansia is an activity in community health services and family health services in a certain community-driven area where they can get health services. This study aims to determine the implementation of posyandu for the elderly  during the Covid-19 period  at the Putri Ayu Health Center, Jambi City. Method: this research method  is  qualitative.  Data collection  was carried out by in-depth interviews of  12 informants,  selection of informants by purposive sampling.  Result: The posyandu for the elderly in the work area of  the putri ayu  health center is not constrained by facilities and infrastructure. The Health Office provides an support in the form of facilities and infrastructure.   Operational costs  have been assigned to the  elderly Posyandu so that it  can run  well.  When Covid 19 occurred, all posyandu activities  of  the elderly stopped.  Conclusion:  Elderly people cannot be done during the Covid-19 pandemic due to the outbreak  and  the government's policy   of limiting activities during the Covid-19 period.

Ninik Nurhidayah; Aniek Puspitosari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Populasi lansia meningkat secara signifikan hampir di semua negara. Akan tetapi peningkatan  prevalensi dan angka harapan hidup yang lebih panjang tidak selalu diikuti dengan kualitas hidup yang lebih baik. Pemanfaatan waktu luang telah digunakan dalam berbagai penelitian baik didalam dan diluar negeri serta telah terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan partisipasi pemanfaatan waktu luang dengan kualitas hidup lanjut usia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilakukan pada 30 orang lansia di paguyuban lansia di Desa Kemiri Kebakkramat Karanganyar. Waktu pelaksanaan penelitian dari bulan Pebruari sampai dengan Oktober 2022. Cara pengumpulan data menggunakan metode cross sectional. Teknik analisis data kuantitif menggunakan chi-square. Hasil analisis data statistik diperoleh p<0.001. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara pemanfaatan waktu luang untuk dengan kualitas hidup lanjut usia. Oleh karena itu partisipasi pemanfaatan waktu luang pada lansia dapat direkomendasikan untuk untuk meningkatkan kualitas hidup lansia    

Eva susanti; Yuli Agustin

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sekitar 40 % dari jumlah total penduduk Indonesia yang berusia di atas 40 tahun mempunyai keluhan nyeri sendi dan otot. Peserta lansia di Posyandu Lansia Talang Aur Wilayah Kerja Puskesmas Talang Aur Kabupaten Ogan Ilir Palembang adalah Lansia penderita rematik yang mengalami nyeri sendi, dalam mengatasinya masih menggunakan terapi farmakologi. Lansia Belum pernah di ajarkan tindakan kombinasi kompres hangat dan masase. Tujuan dari  pengabdian masyarakat ini untuk menerapkan tindakan kombinasi kompres hangat dan masase dalam menurunkan nyeri sendi pada lansia  yang menderita Rematik. Hasil Kegiatan Pemberdayaan Kepada Masyarakat ini, meningkatnya pengetahuan lansia tentang rematik dan penatalaksanaannya., serta mampu melakukan (mendemonstrasikan) tindakan kombinasi kompres hangat dan masase dalam mengurangi nyeri sendi.   Metode pendekatan yang digunakan adalah Edukasi (Penyuluhan), Demonstrasi pemberian kombinasi kompres hangat dan masase dalam mengurangi nyeri sendi. Pelaksanaan PKM ini melibatkan dosen-dosen yang sesuai dengan keilmuan dalam bidangnya yang berpengalaman dalam Keperawatan Medikal bedah.Serta dibantu oleh mahasiswa Keperawatan.          Kata Kunci: Rematik, Nyeri Sendi, Kompres hangat, Masase  

Maya Cobalt Angio Septianingtyas; Danny Putri Sulistyaningrum; Juliana Dwi Puspita Widiati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang paling banyak terjadi pada lansia karena mengalami penurunan fungsi fisiologis akibat proses degeneratif. Faktor risiko hipertensi yang dapat diubah salah satunya yaitu obesitas. Penyebab kejadian hipertensi pada lansia dengan obesitas yaitu asupan natriumnya yang tinggi. Pengobatan non farmakologis merupakan hal penting, seperti memaksimalkan kepatuhan dalam memodifikasi gaya hidup  dengan diit rendah garam. Kepatuhan dalam menjalankan diit rendah garam dipengaruhi oleh self efficacy dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self efficacy dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan diit rendah garam penderita hipertensi lansia dengan obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dilakukan di Puskesmas Manyaran Semarang. Sampel dipilih menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 107 responden. Uji statistik menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan self efficacy dengan kepatuhan diit rendah garam penderita hipertensi lansia dengan obesitas dengan arah korelasi positif dan berkekuatan sedang (p value=0,001; r=0,537) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diit rendah garam penderita hipertensi lansia dengan obesitas dengan arah korelasi positif dan berkekuatan sedang (p value=0,001; r=0,579). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah diharapkan perawat dapat meningkatkan self efficacy dengan memberikan penguat positif dan motivasi serta kalimat-kalimat positif pada lansia hipertensi agar yakin dapat mematuhi diit rendah garam dan perawat juga dapat membentuk  kelompok pendukung (Support Group) yang terdiri dari keluarga yang memiliki lansia hipertensi, sehingga diharapkan antar anggota kelompok dapat berbagi informasi terkait bagaimana memberikan dukungan keluarga yang baik seperti menyediakan menu makanan khusus diit rendah garam kepada  lansia hipertensi di rumah untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Siti Juwariyah; Resa Nirmala Jona; Muniatur Rohmaniyah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang: lansia yang mengalami nyeri rheumatoid arthritis dengan mengalami gejala pergerakan lutut dan persendian membesar dan kaku, terjadi atropi serabut otot sehingga pergerakan menjadi lamban, nyeri sendi (Priyoto, 2015). RISKESDAS tahun 2018 menunjukkan fakta yang memprihatinkan dimana jumlah penyakit rheumatoid arthritis di Indonesia termasuk dalam golongan penyakit sendi dari total populasi meningkat dari 2,47% menjadi 7,30% berdasarkan tanda dan gejala. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kombinasi back massage dan kompres air hangat terhadap tingkat nyeri rheumatoid arthritis pada lansia di Kelurahan Karangayu. Rancangan penelitian: merupakan penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design, yaitu menggunakan satu kelompok eksperimen. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 40 lansia rheumatoid arthritis teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan uji Wilcoxon. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian intervensi kombinasi back massage dan kompres air hangat berpengaruh terhadap tingkat nyeri rheumatoid arthritis pada lansia di Kelurahan Karangayu dengan p value 0,000. Rekomendasi: hasil penelitian ini adalah agar lansia diharapkan untuk menerapkan kombinasi back massage dan kompres air hangat untuk menurunkan tingkat nyeri rheumatoid arthritis. Bagi peneliti selanjutnya dapat memodifikasi intervensi sebelumnya seperti pemberian back massage dikombinasikan dengan intervensi lain, yaitu relaksasi nafas dalam maupun aromaterapi.

Hasniati, Hasniati; Suardi, Yunita Suriani; Zendrawati, Zendrawati; Harbaeni, Harbaeni; Kada, Maria Kurniata Rante

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Anxiety is one of the psychological factors that affect hypertension. Intense, excessive, and persistent worry and fear regarding everyday situations. The Purpose This study aims to determine the effect of Murottal Al-Qur'an on reducing anxiety in the elderly with hypertension at Paguyaman Pantai Health Center. Methods: This study was carried out for two weeks using a quasi-experimental method with a two group pre-posttest design approach, namely the measurement was carried out by giving initial observations before being given an intervention, after that an intervention was given, then a posttest or final observation was carried out. There are 20 samples who suffer from anxiety where 10 people in the intervention group murottal Al-Qur'an and 10 people in the control group without murottal Al-Qur'an. The instrument used was the Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS/SRAS) questionnaire. Analysis of the data in this study using Univariate Analysis and Bivariate Analysis. Bivariate analysis using Lambda Test Statistical Test. Results: The results showed that there were differences in the level of pre and post anxiety in the intervention group given Murottal Al-Qur'an, with a p-value of 0.001 or p?0.05, meaning there was a significant difference. Conclusion: The conclusion of this study is that there is an effect of murottal Al-Qur'an on reducing anxiety in the elderly with hypertension at the Paguyaman Beach Community Health Center.

Evita Sari; Kofifah Indri Nurhayati; Muhammad Shamil Muwaffaq; Wahyu Tri Sudaryanto

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Low back pain merupakan salah satu gangguan musculoskeletal akibat dari ergonomi yang salah dan dapat didefinisikan sebagai nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior yang berlangsung lebih dari sehari. Pada tahun 2018 di Indonesia, tenaga kesehatan pernah mendiagnosis sebanyak 11.9% kasus penyakit musculoskeletal  sedangkan  kasus  yang  terdiagnosis  menurut  gejala  yang  muncul  sebesar  24,7%. Persentase penderita LBP di Indonesia diperkirakan antara 7.6%-37% pada tahun 2018. Pada tahun yang sama didapatkan sekitar 26.74% penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun keatas dan bekerja yang mengeluh mengalami nyeri di  daerah  punggung  bawah.  Hal  ini  diakibatkan  karena  seiring  bertambahnya  usia  maka  kekuatan  otot  akan mengalami penurunan sehingga rentan mengalami gangguan kesehatan. Kami berinisiatif untuk memberikan penyuluhan terkait nyeri punggung bawah pada Mahasiswa yang berada di Universitas Muhammadiyah Surakarta khususnya pada program studi fisioterapi angkatan 2019 kelas praktek E dan juga kegiatan pengabdian ini di support dengan pemberian leaflet, pre-test, post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan penambahan wawasan responden terhadap nyeri punggung bawah baik gejala, faktor resiko, cara pencegahan serta penanganan secara mandiri maupun medis., agar kedepannya para lansia menambah pengetahuan perihal low back pain dan dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit ini. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner pre- test dan post-test yang kami berikan, pengetahuan lansia tentang nyeri punggung bawah meningkat dari yang awalnya belum mengerti perbedaan nyeri lutut biasa dengan osteoarthritis menjadi paham, dan adanya peningkatan pengetahuan akan tanda dan gejala low back pain

Nismala Dewi; Eva Ratna Dewi; Edy Marjuang Purba

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

WHO in 2018 noted that of the 675 million elderly deaths in the world due to degenerative diseases, 225 million (33.33% proportion) were in developed countries and 450 million (66.66 proportions) were in developing countries. The elderly population is estimated at almost 600 million people, which is projected to be 2 billion in 2050. Problems that often occur in the elderly include physical changes: cell decline, changes in the cardiovascular system, decreased respiration. Efforts to improve the health status of the elderly in the community are through Posyandu services for the elderly. Utilization of Posyandu for the Elderly is low even though it provides the benefits needed for the health of the elderly. This study is an analytic observational study with a cross sectional approach to analyze whether or not there is a relationship between knowledge and attitudes of the elderly with the use of posyandu for the elderly. The elderly population in Ujung Labuhan Village, Namorambe District, Deli Serdang Regency in 2021, as many as 72, the sample was taken by purposive sampling with a total of 45 elderly. Data analysis using chi square test. Most of the respondents have a low level of knowledge, namely 26 respondents (57.8%), a small proportion have good knowledge, 19 respondents (42.2%). Most of the respondents had a positive attitude towards the elderly posyandu as many as 23 people (51.1%), a small number of respondents had a negative attitude as many as 22 people (48.9%). Based on the results of the chi square test, it is known that the value of p = 0.000 <0.05 means that there is a relationship between attitudes and the use of posyandu for the elderly. There is a relationship between knowledge and attitudes of the elderly with the use of posyandu for the elderly. The elderly population in Ujung Labuhan Village, Namorambe District, Deli Serdang Regency in 2021. It is hoped that health workers will take a more innovative approach in providing health services to the elderly while still implementing health protocols.

Melany, Sehlla; Agus Citra Dermawan; Kesumawati, Femi

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar Belakang: hipertensi adalah salah satu penyakit sistem kardiovaskular yang membunuh secara perlahan dan didefinisikan sebagai tekanan darah darah diatas batas normal dengan tekanan sistolik >140 mmHg dan tekanan diastoliknya >90 mmHg. Hipertensi jika tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi yang cukup parah seperti penyakit jantung, gagal ginjal, stroke bahkan bisa sampai kematian. Penatalaksanaan hipertensi secara nonfarmakologis yaitu dengan senam yoga. latihan yang memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental melalui pengaturan hipotalamus, kelenjar pituitari, kelenjar adrenal dan sumbu sintetis, memunculkan respons sistem saraf terhadap stres dan membuat para lansia lebih rileks. Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran dan hasil dari kajian Literature review tentang pengaruh senam yoga terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Pada penulisan ini penulis menggunakan metode Literatur review yaitu mengumpulkan data jurnal, membaca, membandingkan dan menyimpulkan dari 10 jurnal utama. Hasil: Setelah penulis melakukan kajian literature review dari beberapa sumber, didapatkan 90% senam yoga dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan: Pemberian terapi senam yoga efektif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Wahyu Tri Sudaryanto; Vivian Jennie Diva Carissa; Ahdiyat Ananta Rachmat; Wahyu Tri Setyo Nugroho

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Hipertensi merupakan kejadian dimana tekanan darah seseorang menunjukkan angka diatas normal. Hipertensi sering disebut penyakit silent killer atau pembunuh diam-diam.Hipertensi itu sendiri didefinisikan sebagai kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolic ≥ 90 mmHg. Hipertensi sering disebut sebagai penyebab utama gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang fenomena dan memperoleh gambaran yang jelas menggunakan kata-kata dan angka. Penelitian ini menggunakan data yang dikumpulkan melalui kuisoner (angket) untuk mengetahui permasalahan .Berdasarkan assessment pengetahuan mengenai hipertensi sebelum penyuluhan diperoleh hasil berupa 4 orang (33%) memiliki pengetahuan dalam kategori kurang, 6 orang (50%) memiliki pengetahuan dalam kategori cukup, dan 2 orang (16,5%) lainnya memiliki pengetahuan dalam kategori baik Edukasi dan penyuluhan hipertensi ini memiliki dampak yang baik dalam membantu meningkatkan pengetahuan anggota komunitas mengenai penyakit hipertensi.

Wahyu Tri Sudaryanto; Irfan Muhammad; Gemma Nurulfatiha Arianeputri; Amalia Carissa Ariyanti

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Menurut Shumway-Cook keseimbangan merupakan kemampuan untuk mempertahankan pusat gravitasi pada bidang tumpu terutama saat posisi tegak. Seseorang yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan dapat disebut imbalance. Gangguan keseimbangan postural merupakan hal yang sering terjadi pada lansia. sehingga jika keseimbangan tidak dikontrol maka dapat meningkatkan resiko jatuh pada lansia (Rudi et al., 2019). Menurut Departemen RI (2012) prevalensi gangguan keseimbangan pada lansia di Indonesia yaitu 63,8 - 68,7%. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan keseimbangan pada lansia dan mengurangi resiko jatuh pada lansia yang bisa diterapkan di komunitas. Tujuan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gangguan keseimbangan dan program latihan pada lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan yang bersifat tatap muka menggunakan media poster dan leaflet. Evaluasi pengetahuan tentang gangguan keseimbangan dilakukan menggunakan kuesioner baik sebelum maupun sesudah proses penyampaian materi.  

Alwi Sofyan; M Ilham Rahmani Riyadi; Gladis Wahyu Raydinata

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV02) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus corona ukurannya sangat kecil tidak kelihatan mata, penularannya bisa melalui udara/airbone, bukan hanya melalui droplet/percikan batuk saja. Corona itu makhluk ciptaan Allah SWT berupa virus. Virus itu bisa dikatakan setengah makhluk hidup dan setengah makhluk mati, jika sudah masuk ke tubuh maka akan bermutasi secara genetik.Virus Corona disebut juga Covid-19 telah menjadi perbincangan di segala media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Google, dll. Virus ini bisa menyerang siapa saja mulai dari kalangan bayi hingga lansia dan banyak sekali faktor penyebab terus bertambahnya pasien Covid-19 salah satunya dari ketidaksadaran masyarakat tentang Covid-19 membuat pemerintah dengan mudah mengidentifikasi kasus. Dalam hal ini program pertama yang telah saya laksanakan adalah mengajak para lansia untuk melakukan kegiatan senam sehingga sistem pada tubuh manusia bisa bekerja sebaik mungkin dengan bantuan paparan sinar matahari. Berdasarkan pertumbuhan year on year, sumber pertumbuhan ekonomi indonesia pada triwulan pertama 2020 terbesar pada sektor informasi dan komunikasi sebesar 0,53%. Hal ini wajar mengingat dengan adanya anjuran untuk tidak keluar rumah maka banyak orang mengakses pekerjaan, hiburan dan pendidikan melalui teknologi informasi. Jadi untuk program kedua yang telah saya laksanakan adalah pemberian sembako kepada lansia dan masyarakat yang kurang mampu, mengingat di desa yang saya tempati mayoritas mata pencahariannya adalah petani. Dimana sebagian dari mereka ada yang tidak bisa pergi ke sawah dikarenakan karantina mandiri.

Dolot Alhasni Bakung; Fence M Wantu; Weny A Dungga; Dian Ekawaty Ismail; Zamroni Abdussamad +3 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Along with the time that continues to turn where previously children who were still toddlers were taken care of by their parents until they moved to the village and got a job and were busy to have a partner and offspring and their own lives, on the other hand the parents who used to raise them have now entered old age which should be the child's obligation to take care of parents at that time. The dilemma that occurs between the obligation to care for wives and children and work with caring for parents when they enter old age or old age. Responding to the phenomenon that occurs related to the child's obligation to choose parents when entering old age. So the service team from the Faculty of Law, Goronalo State University conducted counseling in a number of villages which basically had a number of problems related to this, including Kaaruyaan Village, Paguyaman District, Boalemo Regency, Gorontalo Province. The problems raised in this service include the background of children taking care of their own elderly parents at home and children who entrust elderly parents in nursing homes. Legal review of the responsibilities of children who entrust their parents in nursing homes. This research method uses qualitative methods and discussions in counseling, where the research was carried out in the Kaaruyaan Village area. The subjects of counseling are children who care for and children who entrust elderly parents (Elderly) in Nursing Homes. Observation, interviews and documentation. Extension results. The background of children choosing to entrust elderly parents in the orphanage is triggered by a number of things including work, obstacles in communication between family and parents, incompatibility between the wife / husband and parents in the house. While the background of children chooses to take care of their own parents at home, facilitate communication with parents, control physical health, guarantee the needs and needs of parents daily to apply forms of love and affection to parents.