Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 4921-4940 of 5,227

Analytics

A, Dahniar

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan pembelajaran memahami materi rangkaian listrik melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon tahun pelajaran 2018/2019. Setiap siklus dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.  Data penelitian diperoleh dalam bentuk data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan catatan lapangan. Selanjutnya, data kuantitatif diperoleh melalui tes unjuk kerja dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran memahami rangkaian listrik dapat meningkat.

Oktaviani, Eling Diar

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Fenomena mengenai permasalahan yang berhubungan dengan siswa berkebutuhan khusus atau siswa yang membutuhkan pengajaran dalam menuntut ilmu secara lebih mendalam. Siswa tersebut nantinya akan mengikuti sistem pembelajaran reguler terutama di Sekolah Dasar yang menuntut untuk menyelenggarakan pembelajaran secara inklusi yang menyatukan proses belajar mengajar antara siswa reguler (siswa yang normal) dengan siswa berkebutuhan khusus. Maka dari itu kompetensi Guru di Sekolah akan dituntut lebih mendalam dalam mengajar siswa yang berkebutuhan khusus. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dengan menelaah dan mengeksplorasi beberapa Jurnal, buku, serta beberapa artikel dimana sumber data atau informasi lainnya relevan (terkait) dengan kajian yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peranan Guru dalam Pendidikan inklusif kepada siswa yang berkebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sudah melakukan pembelajaran adaptif bagi anak  yang kesulitan belajar dengan  menyesuaikan kondisi  peserta  didik itu sendiri, penyesuaian  tersebut  berkaitan  dengan  metode  strategi,  materi,  alat/media pembelajaran, dan lingkungan belajar.

Idah Kusuma Dewi

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa Kwadungan Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung dapat dilakukan dengan model pemberdayaan ekonomi pariwisata  berbasis masyarakat yang melibatkan kelompok wanita tani di daerah tersebut sebagai pelaku utama. Partisipasi aktif masyarakat dari kelompok wanita tani desa Kwadungan tersebut merupakan bentuk pemberdayaan sumber daya manusia lokal dalam upaya mengelola kegiatan ekonomi kepariwisataan pedesaan secara langsung. Oleh sebab itu,diperlukan informasi yang akurat untuk menjawab permasalahan pemberdayaan ekonomi pariwisata berbasis masyarakat pada kelompok wanita tani desa Kwadungan Kecamatan Ngadierjo Kabupaten Temanggung melalui Teknik FGD. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana pelaksanaan focus group discussion yang dilakukan pada kelompok wanita tani desa Kwadungan Temanggung sebagai upaya untuk mengetahui permasalahan dan mendapatkan informasi yang akurat guna mendukung pengambilan keputusan. Dari hasil FGD, keputusan disepakati bersama bahwa wujud kegiatannya berupa pelatihan membuat kue dan cemilan berbahan baku dari tanaman singkong dan ketela rambat yang dibudidayakan oleh kelompok wanita tani desa Kwadungan-Temanggung. Adanya pelatihan usaha olahan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan dan ketrampilan  pada anggota  kelompok  wanita  tani  yang  signifikan  terhadap  upaya pengembangan potensi usaha ekonomi khususnya dalam rangka mendukung kepariwisataan di desa Kwadungan Kabupaten Temanggung.

Ahmad Musyafa

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada di Desa Kebumen Kecamatan Banyubiru .yang bertujuan Untuk mengetahui pengelolaan keuangan desa di Desa Kebumen Kecamatan Banyubiru dan kesesuaian perencanaan pengelolaan keuangan desa di Desa Kebumen dengan perencanaan pengelolaan keuangan desa menurut Permendagri No. 113 Tahun 2014. Data penelitian diperoleh menggunakan metode penelitian hukum yang bersifat Normatif Empiris dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Kepustakaan dan Penelitian Lapangan yang terdiri dari Pengamatan, Wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Kebumen belum memenuhi pelaksanaan pengelolaan keuangan desa dan belum mencapai tujuan dari    pada    pengelolaan    keuangan    itu    sendiri    dalam    proses    pelaksanaan pemerintahan desa. pada tahap Perencanaan, APBDesa yang disusun tidak menggambarkan kebutuhan desa. Pada Tahap Pelaksanaan, proses pelaksanaan kegiatan pembangunan desa rawan manipulasi, pada Tahap Penatausahaan, penyusunan laporan    pertanggungjawaban bendahara desa kurang transparan, pada  tahap  pelaporan,  laporan  keuangan  dana  desa belum   mengikuti standar akutansi keuangan, dan pada tahap Pertanggung jawaban, pertanggung jawaban APBD Desa kepada masyarakat tidak dilakukan.

Sugeng Wahyudi; Suharnomo; Hersugondo; Rio Dhani Laksana; Sri Supriyati +2 more

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kabupaten Kendal merupakan salah satu sentra penghasil bandeng dan produk olahannya yaitu bandeng presto, otak-otak bandeng, bandeng tanpa duri dan produk olahan lainnya. Meskipun telah menjadi produk unggulan di Kabupaten Kendal, produk bandeng dan olahannya kerap mengalami permasalahan terkait kontinuitas produksi, kualitas serta pemasaran hasil budidayanya. Tujuan umum program adalah untuk menghimpun informasi terkait kondisi terkini teknologi pangan berbasis bandeng (bandeng presto, otak-otak bandeng dan bandeng tanpa duri), manajemen wirausaha terpadu dan terintegrasi (manajemen produksi, sumber daya manusia, keuangan, pemasaran), analisis usaha bagi industri mitra, pengembangan konsep wilayah sebagai sentra wisata edukasi dan kuliner bandeng; 3) Penyediaan peralatan pengolahan produk bagi industri mitra dan instrument untuk pengembangan budidaya bandeng bagi petani bandeng 4) Penerapan teknologi, pelatihan, dan pendampingan usaha produksi pangan berbasis bandeng bagi industri mitra dan pengembangan budidaya bagi petani  bandeng serta pengembangan wisata edukasi dan kuliner bandeng; 5) pengembangan inkubator bisnis olahan pangan berbasis bandeng serta wisata edukasi dan kuliner bandeng.

Sri Yuwanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tulisan ini adalah hasil penelitian tentang perkembangan bentuk dan fungsi rumah rakyat guna menemukan makna rumah bagi penghuninya di masa kecepatan perkembangann informasi, komunikasi, teknologi, dan pengaruhnya pada bentuk dan fungsi atau manfaat runah sebagai tempat hidup. Pembahasaannya secara kualitatif dengan memanfaatkan studi dan konsep kebudayaan,dalam hal ini kulturalism, yang menunjukkan segi keseharian dari suatu kultur. Selain itu penelitian ini juga berusaha mempelajari realita budaya rakyat yang berkembang, untuk menunjukkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam upaya melestarikan nilai tradisional bangunan rumah tinggal,dan menemukan makna kearifan lokal yang dapat ditarik dari proses pembangunan perumahan rakyat di masa kini, yang dapat dimanfaatkan untuk merumuskan kebijakan bidang perumahan di masa datang. Pengambilan samplenya secara purposif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik rumah yang diteliti,   dan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Hasilnya adalah: tumbuhnya bentuk baru dan munculnya gaya-gaya hibrida yang lebih mendominasi perkembangan arsitektur rumah rakyat masa kini di perkotaan, fungsi ruang yang tidak biasa, dan perubahan nilai makna  tradisi rumah dari perlindungan menjadi wadah kegiatan, dari simbol capaian hidup dan martabat kehormatan keluarga menjadi simbol  kepemilikan aset dan fungsi penyimpanan.

Sugiman Sugiman

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas making bed dengan teknik three sheets untuk meningkatkan kualitas kenyamanan kamar di Hotel Pramesthi Sukoharjo. Keefektifan three sheets making bed dapat dinilai dari keterampilan dan ketekunan roomboy yang melakukan pekerjaan dengan baik dan tepat untuk mencapai kualitas kenyamanan di dalam kamar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian, triangulasi  digunakan sebagai teknik menganalisis data, yang meliputi pengumpulan, penyajian, dan penarikan data serta kesimpulan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas (X), efektivitas penataan tempat tidur, dan variabel terikat (Y) adalah kualitas kenyamanan kamar. Dari hasil penelitian dan kajian diperoleh informasi bahwa efektivitas bed making dengan teknik three sheets dapat meningkatkan kualitas kenyamanan kamar di Hotel Pamesthi Sukoharjo.

Brenda Syinnartak; Sumarwanto; Eko Nursanty

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Ilmu pengetahuan merupakan suatu pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam dunia. Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), namun merangkum sekumpulan teori - teori yang disepakati, diuji dngan metode dalam bidang tertentu. Semakin berkembangnya zaman semakin cepat juga perkembangan ilmu pengetahuan. Saat ini Indonesia masih dihadapkan pada dua kendala yang menjadi tantangan utama, yaitu : 1. keterbatasan kapasitas investasi nasional di sektor industri untuk mengolah bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi produk jadi, dan 2. belum siapnya teknologi nasional untuk menyokong tumbuh kembang industri tersebut. Pada dasarnya persoalan utama yang dihadapi Indonesia saat ini adalah  rendahnya hasil riset dan teknologi dalam negeri yang diadopsi oleh industri atau pengguna teknologi lainnya. Kapasitas lembaga pengembang teknologi Indonesia sesungguhnya cukup baik, terbukti dengan posisi indeks inovasi Indonesia dalam peringkat WEF tahun 2011 yang berada pada posisi ke 36 dan tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2010. Salah satu strategi dalam pelaksanaan MP3EI adalah pengembangan kapasitas SDM dan IPTEK yang sesuai di setiap koridor ekonomi yaitu dengan membangunnya Technopark di Indonesia. Tujuan dari Technopark adalah untuk membuat link yang permanen antara perguruan tinggi, pelaku industri dan pemerintah. Technopark mencoba menggabungkan ide, inovasi dan know dari dunia akademik dan kemampuan financial dari dunia bisnis.

Muriyati Rokani; Dewi Modjo; Fadli Husain; Frangky S. Djafar

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Setiap orang yang sakit pasti sangat membutuhkan dukungan dari keluarga mereka agar bisa memotivasinya untuk sembuh, masih ada juga yang memiliki dukugan keluarga yang kurang tetapi dia memiliki kemampuan untuk melakukan perawatan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga, Pengetahuan, terhadap Perawatan Diri Penderita Kusta. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan Cross sectional menggunakan kuesioner. Sampel diambil menggunakan tekhnik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 27 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden serta wawancara yang menggunakan metode cek list dan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak keluarga yang mendukung maka akan semakin baik pula penderita kusta melakukan perawatan diri, dan semakin tinggi pengetahuan seseorang akan semakin baik pula sesseorang melakukan perawatan diri dengan hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,05 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga, penegetahuan terhadap perawatan diri penderita kusta.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lembaga Pendidikan sebagai sarana yang mampu mengasah dan mengarahkan potensi anak sebagai bekal kehidupan di masyarakat kelak. Persepsi yang terbangun selama ini adalah bahwa tanggungjawab proses pendidikan masih dibebankan pada institusi pendidikan saja. Keterlibatan masyarakat dalam perwujudan dan penyelenggaraan pendidikan seringkali diabaikan. Padahal, dalam hal penyelenggaraan pendidikan, masyarakat memiliki hak dan tanggungjawab untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat ( Community based education) berdasarkan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh dan untuk masyarakat Fokus penelitian ini adalah mengkaji Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mengacu pada fenomenologis. Penentuan subyek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu antara lain partisipasi bentuk sukarela, pengambilan keputusan, pemikiran dan pembiayaan

Iskandar Simbala; Fadly Syamsudin; Stevanny Polontalo; Tias R. Nahu

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia sangat rentang terkena penyakit hipertensi. Penatalaksanaan secara nonfarmakologis yang dapat menurunkan hipertensi adalah tanaman herbal salah satunya bawang putih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo. Desain penelitian quasi eksperimen dengan pre test-post test with control group. Populasi semua lansia di Griya Lansia Jannati sebanyak 23 lansia dan  di Panti Sosial Tresna Werdha Beringin Hutuo sebanyak 140 lansia. Sampel berjumlah 16 kelompok intervensi dan 16 kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi tekanan darah, tensimeter air raksa, stetoskop dan SOP seduhan bawang putih serta menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian kelompok perlakuan rata-rata tekanan darah pre-test 152.50/90 mmHg dan post-test 128.75/80 mmHg, sedangkan kelompok kontrol rata-rata tekanan darah pre-test 148.13/81.88 mmHg dan  post-test 147.50/80.63 mmHg dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan ada pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran  lansia dapat menerapkan terapi ini dalam menurunkan tekanan darah dengan cara yang mudah dan lebih terjangkau.

Arifandi Pelealu; Fitriya Pakaya; Sofyan Salama

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kecerdasan spiritual perawat sangat penting dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien, hal ini menjadi salah satu indicator kualitas pelayanan di sebuah Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional. Dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Jumlah sampel sebanyak 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual perawat berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 68,6% dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yaitu sebesar 68,6% dengan tingkat signifikan p=0,000 (p<0.05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan spiritual perawat dalam memberikan pelayanan asuhan spiritual pada pasien dan memenuhi kebutuhan spiritual pasien.

Y. Setyohadi Pratomo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Permasalahan ketenagakerjaan di Kota Surakarta tingginya angka pengangguran. Upaya yang harus dilakukan untuk menurunkan pengangguran salah satunya adalah peningkatan daya saing agar penduduk angkatan kerja di Kota Surakarta memiliki kesempatan kerja. Tujuan penelitian adalah menggambarkan kondisi ketenaga kerjaan di Kota Surakarta, menggambarkan permasalahan ketenaga kerjaan dan merumuskan   strategi, arah kebijakan peningkatan daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta dalam rangka mengurangi angka pengangguran. Tipe penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah Daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta kurang karena banyak tenaga kerja yang tidak memiliki sertifikasi. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) masi belum terwujud sehingga terjadi penumpukan lulusan SMK yang tidak terserap. Semangat juang Tenaga kerja di Kota Surakarta kurang tinggi untuk memenuhi lowongan pekerjaan di berbagai tempat di Indonesia bahkan di Luar Negeri. Rekomendasi penelitian ini adalah Meningkatkan ketrampilan pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dan memberikan   atau mengupayakan sertifikasi keahlian pada tenaga kerja. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) harus ditingkatkan agar lulusan sekolah kejuruan segera dapat terserap oleh pasar tenaga kerja.

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Smart City bukan hanya tren untuk kota-kota besar, tetapi kebutuhan akan layanan publik yang cepat, murah, aman, dan dapat dipercaya. Tujuannya adalah untuk menganalisis pemerintahan pintar berbasis teknologi informasi sebagai implikasi dari smart city Kota Surakarta. Penelitian ini menggambarkan  bagaimana pemerintah daerah dapat mengimplementasikan empat komponen dalam smart city yaitu: (1) government of a smart city, (2) smart decision-making, (3) smart administration and (4) smart urban collaboration. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemerintah daerah telah menyediakan instrumen untuk keberhasilan infrastruktur kota pintar, sumber daya manusia, dan peraturan, tetapi dalam hal sumber daya manusia dan fasilitas infrastruktur belum optimal seperti yang diharapkan; (2) Respons publik terhadap pemerintahan cerdas tidak optimal, tetapi kelas menengah memiliki kemampuan untuk menggunakan dan berpartisipasi dalam pemerintahan cerdas; (3) Ada 16 Perangkat Daerah yang telah menyediakan layanan publik berbasis TI dengan berbagai bentuk layanan; (4) Permintaan akan layanan berbasis TI telah meningkat tajam dari sebelumnya sebagaimana dibuktikan oleh nilai SKM yang cukup baik dan (5) mayoritas aksesibilitas publik ke layanan publik rendah karena kerentanan ekonomi, sosial, usia dan keterjangkauan harga.

Mariyani, Anna

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pada saat pembelajaran tematik PKn dalam konsep bangga sebagai anak Indonesia banyak sekali siswa kelas III SD Muhammadiyah Blora yang mendapatkan nilai yang kurang optimal. Dari hasil observasi, guru menggunakan metode pembelajaran yang kurang variatif sehingga kurang menunjang keaktifan siswa dan kurang fokus terhadap materi pelajaran. Oleh sebab itu, untuk memperbaiki proses pembelajaran, dengan menggunakan model problem based learning diharapkan membantu siswa dalam memperbaiki dan meningkatkan hasil belajarnya. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi langkah-langkah dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui model problem based learning dalam pembelajaran tematik PKn. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di SD Muhammadiyah Blora dengan jumlah siswa 35. Hasil penelitian ini banyak mengalami peningkatan pada aktivitas dan hasil belajar.dari hasil obeservasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu 57%, dengan kategori cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84%, dengan kategori Amat baik. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus 36, siklus I 75,2, dan siklus II meningkat menjadi 92, Sehingga dari hasil yang dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran problem based learning pada pembelajaran tematik PKn pada konsep bangga telah berhasil dengan meningkatnya hasil belajar siswa. Rekomendasi kepada guru sebagai acuan untuk menyusun RPP dalam meningkatkan kemampuan profesional dalam mengajarkan materi PKn bagi siswa di kelasnya, serta memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam menerapkan model pembelajaran problem based learning.Kata Kunci: Pembelajaran problem based learning, Penelitian Tindakan Kelas, PKNABSTRACTAt the time of thematic civic learning in the concept of being proud as Indonesian children, there were many grade III students at SD Muhammadiyah Blora who received suboptimal grades. From the observations, the teacher uses learning methods that are less varied so that they do not support student activity and are less focused on subject matter. Therefore, to improve the learning process, using a problem based learning model is expected to help students improve and improve their learning outcomes. The specific purpose of this research is to identify the steps and improve student learning outcomes through the problem based learning model in the thematic learning of Civics. This type of research used was Classroom Action Research conducted at SD Muhammadiyah Blora with a total of 35 students. The results of this study experienced an increase in activity and learning outcomes. From the results of observation of student activity in the first cycle that was 57%, with enough categories and had increased in the second cycle to 84%, with a very good category. While the average value of student learning outcomes in pre-cycle 36, cycle I 75.2, and cycle II increased to 92, so that from the results it can be concluded that learning using the problem-based learning model of learning in the Civics thematic learning on the concept of pride has been successful with increasing student learning outcomes. Recommendations to teachers as a reference for developing lesson plans in improving professional abilities in teaching Civics material to students in their classrooms, as well as broadening teachers' insights and knowledge in applying problem based learning learning models.Â

Sari, Erlita Kharisma; Supeni, Siti; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan sila Persatuan Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat pada anggota karang taruna di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota karang taruna di Desa Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, dengan jumlah total anggota aktif dari 11 karang taruna berjumlah 715 anggota. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 70 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan: 1) Hasil analisis data mengenai hubungan antara lingkungan sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai r hitung yaitu rxy1 = 0,482 > r tabel = 0,235. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia Karang Taruna di Desa Pulosari” terbukti kebenarannya. 2) Hasil analisis data mengenai hubungan antara komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai r hitung yaitu rxy2 = 0,501 > r tabel = 0,235. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan meyakinkan antara komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia pada Karang Taruna di Desa Pulosari” terbukti kebenarannya. 3) Hasil analisis data mengenai hubungan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai F hitung yaitu = 30,500 > F tabel = 3,134, dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa : “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia pada Karang Taruna di Desa Pulosari” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Lingkungan Sosial, Komunikasi Sosial, Pengamalan Pancasila Sila Persatuan Indonesia ABSTRACTThe research aims at finding out the relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle  “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari Village, Kebakkramat, Karanganyar. The method of research is correlational study. The population is the members of karang taruna at Pulosari village, Kebakkramat, Karanganyar who are 715 members of 11 karang taruna groups. The sample used is 70 people. The sample teachnique used is simple random sampling. The techniques in collecting data used questionnaire and documentation. The techniques in analyzing the data employed testing correlation product moment and double correlation analysis. Besed on the analysis, there are some conclusion: (1) the result of data analysis about the relationship social environment and social communication with the implementation of 3nd Pancasila principle obtained Fcount  rxy1 = 0,482 > r tabel = 0,235. Thus, the hypothesis stating that there is positive and significant correlation between social environment with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari village is evidently true. (2) the result of data analysis about the social communication with the  implementation of 3rd Pancasilsa principle “Persatuan Indonesia” obtained rcount that rxy2 = 0,501 > r tabel = 0,235. Thus the hypothesis stating that there is positive and convictive correlation between social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on karang taruna at Pulosari village is evidently true. (3) the result of data analysis about the relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari village obtained fcount is 30.500 > Ftabel is 3.134; therefore the hypothesis stating that there is positive and significant relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle “Persatuan Indonesia” on Karang Taruna at Pulosari village is evidently true.Â

Rosidah, Nurul; Sugiaryo, Sugiaryo; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan  yang  ingin  di capai  pada penelitian  ini  adalah untuk meningkatkan keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran materi PKn sub pokok bahasan Integrasi Bangsa dan Kebhinekaan  melalui penerapan model pembelajaran model Problem Based Learning pada Siswa Kelas X Ps-2 Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019 SMKN 7  Surakarta.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tindakan Kelas (PTK), data pada penelitian ini berupa data tentang prestasi belajar PKn yaitu hasil ulangan dan tes dalam materi sub pokok bahasan Integrasi Bangsa dan Kebhinekaan pada mata pelajaran PKn, dan data tentang penerapan Metoda Pembelajaran Problem Base Learning.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif dan analisis kritis. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa prestasi belajar siswa meningkat, yaitu pada kondisi awal dari 36 siswa terdapat 21 siswa  yang dinyatakan tuntas (58%) dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 15 siswa (42% ) dengan rata-rata kelas sebesar 61,73.  Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa (75 %) dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 9 siswa (25 %) dengan nilai rata-rata kelas yaitu 68,15. Pada siklus II semua siswa dinyatakan tuntas semua (100%) dengan rata-rata kelas sebesar 76,88.Kata kunci: Metode pembelajaran, Problem Based Learning, Prestasi belajar, PKn ABSTRACTThe aims of the study was: this Classroom Action Research (CAR) was to improve the success of students in learning civic education sub-subject Integrasi bangsa dan Kebinekaan through implementation of Problem-based learning to the students of class X Ps 2 in even semester of 2018/2019 Academic year SMKN 7 Surakarta. The method used in this research was Classroom action research (CAR), the data were learning outcomes of students in Civic education, such as result of exam and test of material sub-subject Integrasi Bangsa dan Kebinekaan in civic education, and data of Problem-based learning implementation. The technique of collecting data were observation and test. The technique of analysis data were descriptive comparative and critical analysis technique. Based on data analysis, it is obtained that students' learning outcomes were improved, that was in   initial condition from 36 students there are 21 students who are stated as completed (58%) and students who weren't completed consist of 15 students (42%) with class average score 61,73. in the cycle 1 students who were passed consist of 27 students (75%) and students who are not passed 9 students (25%) with class average score 68,15. in the cycle II all students were stated as all completed (100%) with class average score 76,88. Â

Sari, Siska Diana

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Medical aesthetic tourismberkembang pesat beberapa tahun terakhir. Kajian terhadap perlindungan hukumnya perlu diperdalam agar tren ini dapat memberikan rasa aman bagi pelakunya. Tujuan artikel ini untuk mengkaji dan menganalisis Perlindungan Hukum medical aesthetic tourism. Jenis penelitian ini termasuk penelitian doktrinal yang mengacu pada sumber data primer, sekunder dan tersier, dengan teknis analisis data interaktif. Hasil kajian menunjukkan perlindungan hukum medical aesthetic tourism terkait pada standarisasi pelayanan medik, standar keamanan produk, asuransi, litigasi risiko medik selama tindakan dan perawatan.  Perlindungan hukum ini dikaji dengan perspektif Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta hukum internasional yang terkait.Ulasan literatur naratif ini berfokus pada masalah perlindungan hukum wisatawan yang mendapatkan perawatan medical aesthetic tourism di luar negeriKata Kunci : Perlindungan Hukum, Medical Aesthetic, TourismABSTRACTMedical Aesthetic Tourism shows significant growth in recent years. A study on its law protection should be conducted more in-depth to enable this trend to give the feeling of secure to its actors. This article aimed to study and to analyze Law Protection of Medical Aesthetic Tourism. This study was a doctrinal research referring to primary, secondary and tertiary data sources, with interactive technique of analyzing data.  The result showed the Law Protection of Medical Aesthetic Tourism related to medical service standardization, product security standard, insurance, medical risk litigation during action and treatment. This law protection is studied from the perspective of Pancasila and Republic of Indonesia’s 1945 Constitution, and related international law. This narrative literature review focused on the problem of law protection for the tourists getting Medical Aesthetic Tourism treatment abroad.

Mustofa, Dimas Yeni; Sugiaryo, Sugiaryo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui bagaimana peran masyarakat dalam manguatkan pendidikan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan.2)Mengidentifikasi hambatan yang ditemui masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu tahun 2019. 3)Untuk mengetahui pendekatan dan upaya yang digunakan masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu tahun 2019. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer maupun data sekunder. Subjek penelitian ini adalah masyarakat di Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Peran masyarakat dalam menguatkan pendidikan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan yaitu tokoh masyarakat Desa Gondosuli sudah menghimbau mendaki merupakan kegiatan untuk mengenal alam bebas sehingga menimbulkan rasa cinta kepada alam yang menjadikan mereka pantang berbuat kerusakan dengan presentase 42,86% sangat memahami dan 14,28% kurang memahami.2) Faktor-faktor yang hambatan  masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu yaitu pendaki jail yang kurang sadar akan rasa tanggung jawab sesuai dalam kode*etik kepecinta alaman dengan presentase sebesar 42,86%, faktor ekonomi sebesar 28,57%, terbatas nya sumberdaya manusia dalam melaksanakan pengawasan secara langsung sebesar 28,57%.3)Upaya pendekatan yang digunakan masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan yaitu memberi dan menambah rambu-rambu peringatan, memperketat peraturan dalam pendakian, melakukan pengawasan rutin dengan besar presentase pemahaman sebesar 71,43% Sangat memahami dan 28,57% cukup memahami.Kata Kunci: Peran Masyarakat, Karakter Tanggung Jawab dan Peduli Lingkungan, Pendaki ABSTRACTThe research were aimed at: (1) to know how the role of community in strenghtening character of liability and care of environment in mountain climbing activity (2) identify obstacles that faced by community in strengthening character of liability and care of environment to lawu mountain climbers in 2019 (3) to know approach and efforts doing by community to strengthen character of liability and care of environment to lawu mountain climbers in 2019. The research method used wae qualitative descriptive, source of data used primary and secondary data. The subject og this research were people in gondosuli village tawangmangu subdistrict. The technique of collecting data used interview, observation, and documentation. Data validity technique used were source triangulation and method triangulation. The technique og analiysis data used was interactive analysis model. Based on finding, it can be concluded that (1) the role of community in strenghtening character of liability and care of environment from the public figure of gondosuli who has been explained that climbing in an activity to understand wild that initiate love feeling to nature which make them aware of doing damage with 42,86% in the level of very undwerstand, and 14,28% less of understanding. (2) The obstacles factor are ignorant climbers who are less aware og their liability based on the ethics regulation in 42,86%, economic factors 28,57%, limitation of human resources who directly supervise 28,57%. (3) efforts that has been done by community in strenghtening character of liability and care of environmentto lawu mountain climbers are giving and adding the warning signs, tightening climbing regulations, doing regular supervision with the level of understanding 71,43% very understanding and 28,57% qiute understand.Â

Lestari, Nanik; Mayasari, Mega; Santiputri, Metta; Brajawidagda, Uuf

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Polibatam press bergerak dalam bidang usaha penerbitan buku ajar dan modul praktikum yang merupakan hasil karya dari civitas akademik Politeknik Negeri Batam. Sejak berdirinya Polibatam Press belum memiliki prosedur yang baku mengenai penerbitan buku ajar dan modul praktikum. Pembahasan mengenai prosedur ini untuk mengetahui bagaimana proses implementasi penerbitan buku ajar dan modul praktikum di Polibatam Press. Metode yang digunakan berupa analisis diskriptif, penulis mengumpulkan data yang diperoleh dari perusahaan berupa dokumen dan keterangan yang diberikan perusahaan mengenai prosedur penerbitan buku ajar dan modul praktikum, selanjutnya penulis akan menguraikan secara rinci proses penerbitan buku ajar dan modul praktikum. Hasil analisis menyimpulkan bahwa prosedur penerbitan buku ajar dan modul praktikum di Polibatam Press terdiri dari kegiatan yaitu sales order dari penulis, administrasi (Down Payment/DP), penyerahan naskah, design sampul atau re-layout, proofreading penulis, proses revisi setelah proofreading dari penulis (bila ada yg di revisi), proses proofreading akhir penulis (apabila sudah bebas koreksi, lanjut ke-), pengajuan ISBN, pendaftaran Perpusnas RI, proses cetak dummy buku dan proses cetak massal, serta penyelesaian administrasi.