Publication Search

69,877 articles from 604 journals · 1,760 citations tracked

Showing 461-480 of 4,001

Analytics

Tumanggor, Lili Suryani; Barus, Mardiati; Naibaho, Romiani

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Kinerja perawat merupakan kegiatan perawat dalam mengimplementasikan sebaik-baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya pada rangka pencapaian tujuan tugas utama profesi untuk terwujudnya tujuan dan target unit organisasi. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat yaitu kepuasan kerja. Kepuasan kerja merupakan cerminan perasaan pegawai terhadap pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 130 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 130 responden sebanyak 68 responden (53,3%) memiliki kepuasan kerja rendah dan sebanyak 62 responden (47,7%) memiliki kepuasan kerja tinggi. Sedangkan dari 130 responden sebanyak 67 responden (51,5%) memiliki kinerja sedang dan sebanyak 63 responden (48,5%) memiliki kinerja baik. Data dianalisis dengan uji Fisher Exact Test dengan nilai p Value 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat. Peneliti menyarankan agar rumah sakit dapat memberikan kepuasan bagi perawat sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat.

Dewi Chintya

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Hemodialisa merupakan suatu teknologi canggih yang digunakan sebagai alternatif pengganti fungsi ginjal untuk menyaring produk-produk limbah metabolik atau racun tertentu dari darah, seperti air, natrium, kalium, hidrogen, urea, dan zat lainnya dengan memanfaatkan membran semipermeabel. Salah satu faktor yang mempengaruhi hemodialisa ialah akses vaskuler, akses vaskuler yang berfungsi dengan baik dapat digunakan untuk jangka Panjang yang adekuat dapat menghasilkan aliran darah yang lancar serta meminimalkan komplikasi. Tujuan: dilakukan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pada pasien hemodialisa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sebanyak 90 pasien hemodialisa terlibat sebagai responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel total. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan dan perawatan akses vaskuler. Dalam menganalisis data, digunakan uji distribusi frekuensi. Hasil: penelitian ini menjelaskan bahwasannya mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan akses vaskuler kategori baik sebanyak 71 (78,9%), sedangkan sebagian besar memiliki Tingkat perawatan akses vaskuler kategori baik sebanyak 69 (76,7%). Adanya Gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler yang baik pada pasien hemodialisa sehingga, penelitian ini dapat digunakan perawat dalam intervensi keperawatan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pasien dalam hemodialisa.

Regina Olivia Simanjuntak; Murni Sari Dewi Simanullang

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Stroke adalah penyebab kematian nomor dua dan penyebab kecacatan di seluruh dunia. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah stroke pada penderita hipertensi adalah dengan menemukan dan mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran faktor risiko dan tingkat risiko stroke berdasarkan stroke risk score card pada penderita hipertensi di klinik romana tanjung anom tahun 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan bersifat deskriptif . Metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan  sampel yang digunakan accidental sampling dengan jumlah responden penderita hipertensi sebanyak 98 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stroke Risk Score Card. Hasil penelitian lebih dari setengah penderita hipertensi memiliki tingkat risiko stroke rendah 57 orang (58,2%). Faktor risiko stroke yang dimiliki penderita hipertensi berurutan dari faktor risiko terbanyak yaitu tekanan darah tinggi 66 orang (67,3%), pemalas / tidak pernah olahraga 56 orang (57,1%), hiperkolestrolemia 30 orang (30,6%), Overweight 30 orang (30,6%), atrial fibrilasi tidak teratur 11 orang (11,2%), perokok 9 orang (9,2%), riwayat diabetes mellitus 6 orang (6,1%), dan riwayat stroke dalam keluarga 5 orang (5,1%). Sebagian besar penderita hipertensi memiliki risiko rendah terkena stroke. Pencegahan primer merupakan upaya penting untuk mencegah stroke, sehingga dianjurkan untuk dilakukan secara rutin.

Fabiola Nurul Oktavianingrum; Andika, Faris

Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perlindungan hukum yang diberikan terhadap pekerja konstruksi melalui program-program yang diberikan pemerintah dan diwajibkan bagi pemberi kerja. Metode yang digunakan adalah normatif dengan menganalisa kesenjangan kenyataan dengan peraturan perundangan yang berlaku. Hasil penelitian ini ditemukan masih terdapat kasus yang terjadi dalam sektor konstruksi yang pekerjanya tidak memiliki jaminan terhadap keselamatan kerja. Hal ini tentu berdampak pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja jo. Peraturan Pemerintan Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja jo. Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Hal ini akan berdampak kepada perlindungan hukum bagi hak-hak pekerja konstruksi yang tidak terealisasikan. Oleh karena itu, perlu untuk ada tindakan tegas yang menyertai sifat wajib program yang digalangkan pemerintah seperti BPJS Ketenagakerjaan.

Simanjuntak, Erwin Andayani; Sutrisna, Ayu

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Pendidik memiliki tanggung jawab yang besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Di Indonesia, tantangan dunia pendidikan masih sangat kompleks, mulai dari rendahnya kualitas lulusan, lemahnya karakter, hingga maraknya kasus kekerasan dalam pendidikan. Amsal 22:6 memberikan dasar teologis bahwa pendidikan adalah usaha membimbing anak sesuai jalan yang benar agar tetap bertahan hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendidik dalam mengoptimalkan potensi peserta didik di SMP Nasional Plus BPK Penabur Bogor dengan perspektif Alkitabiah. Penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus melalui wawancara daring dengan siswa, guru, dan orang tua, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab pendidik bukan hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mengembangkan bakat, dan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Optimalisasi dilakukan melalui kurikulum berbasis Kristiani, kegiatan ekstrakurikuler, serta pembiasaan karakter. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pendidik, orang tua, dan sekolah dalam membentuk generasi yang berkarakter, beriman, dan berkompetensi.

Dara Anissa Putri; Ida Nur Imamah

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mortalitas dan morbiditas pada wanita merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius, terutama di negara berkembang dan memiliki iklim tropis layaknya Negara Indonesia. Personal hygiene dan sanitasi berada pada nomor 3 dan kesehatan reproduksi berada pada nomor 8 dalam 10 faktor resiko utama penyebab kesakitan kematian pada usia remaja. Remaja pada masa pubertas mengalami perubahan fisik yang ditandai dengan terjadinya menstruasi. Saat menstruasi jika personal hygiene buruk bisa mengakibatkan infeksi saluran reproduksi (ISR), infeksi saluran kemih (ISK), penyakit radang panggul (PRP), dan kemungkinan terburuknya bisa menyebabkan kanker serviks. Salah satu cara untuk menghindari masalah tersebut yaitu dengan melakukan praktik perilaku personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku personal hygiene pada remaja putri di SMP Negeri 4 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara non propability sampling dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 48 responden (63,3%) berperilaku baik, sedangkan responden yang berperilaku buruk berjumlah 28 responden (36,8). Temuan ini menunjukkan gambaran perilaku yang baik.

Molu, Serlina Baba; Sukarna, Timotius; Windarti, Maria Titik

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gembala dalam menumbuhkan iman jemaat berdasarkan Mazmur 23:1–6. Gembala dalam konteks Alkitab dipahami sebagai figur yang menuntun, melindungi, dan memelihara umat Allah, yang dalam pelayanan gereja diterjemahkan melalui pengajaran, konseling, teladan hidup, dan strategi pastoral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi di lingkungan Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) Sanggabuana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gembala memiliki peran penting sebagai teladan rohani, pembimbing iman, serta fasilitator transformasi jemaat melalui strategi penggembalaan yang efektif. Peran ini berdampak pada meningkatnya kesetiaan, kerendahan hati, serta keteguhan iman jemaat dalam menghadapi tantangan kehidupan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pertumbuhan iman jemaat sangat ditentukan oleh kualitas penggembalaan yang dijalankan oleh gembala sidang secara konsisten dan kontekstual.

Erika Handayani Br Siahaan; Fadila Inka Syahfitri; Rico Pradana Dita; Rizq Alwi Marpaung; Hendra Cipta

Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

This study aims to determine the relationship between the number of incoming letters and outgoing letters in the form of Assignment Letters (SPT) and Official Travel Orders (SPPD). The research employs a quantitative approach using simple linear regression analysis, with data collected through direct observation and official document records. The findings indicate a positive relationship between incoming and outgoing letters; however, the relationship is not statistically significant (p-value = 0.068). The coefficient of determination (R²) is 0.358, meaning that 35.8% of the variation in outgoing letters is influenced by incoming letters, while the rest is affected by other factors. These results underscore the need for stronger administrative management systems to improve bureaucratic efficiency and accountability.

Jumi Alia Tini; Tri Adi Ningsih; Yolanda Maisah Dora; Vira Feriza

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2025 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

This study examines methods of religious and moral development for early childhood at Witri 1 Kindergarten in Bengkulu City. The main objective of this study is to understand how teachers instill religious and moral values through learning activities that are integrated with children's daily lives. This study uses a qualitative descriptive approach with observation, interview, and documentation techniques. The results show that religious values are developed through the habit of praying, greeting others, and simple worship practices appropriate to the children's stage of development. Meanwhile, moral values are developed through the habit of polite behavior, honesty, cooperation, and responsibility in learning and playing activities. Teachers act as role models by setting positive examples and utilizing storytelling, singing, and educational games to reinforce children's understanding. The study concludes that habituation, role modeling, and contextual activities are effective strategies in shaping the religious and moral development of early childhood. The conducive learning environment at TKWitri 1 supports the development of religious and moral character in children from an early age.

Muhammad Zulfikar; Maryadi Maryadi; Arifiansah Arifiansah; Tugiman Fahrudin

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

This study aims to analyze the welding results between two commonly used methods, namely Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) and Shielded Metal Arc Welding (SMAW), using radiographic testing methods. Welding is an important process in industry that affects the quality and strength of metal joints. In this study, we will examine the quality of welding results from both methods through radiographic testing, which serves to detect defects in welded joints. The GTAW method is known for its cleaner results and minimizes defects, while SMAW is often used because of its convenience and lower cost. The welding process is a crucial factor in ensuring the durability and performance of metal structures, and selecting the right welding method is essential for specific industrial applications. This study will compare the two methods based on the results of radiographic and tensile tests, evaluating factors such as weld strength, defect occurrence, and structural integrity. The analysis will also examine the advantages and disadvantages of each method in terms of weld quality, cost-effectiveness, and practical applications in different industries. It is hoped that the results of this study can provide deeper insights into the selection of the right welding method for industrial applications, as well as contribute to the development of welding technology. Furthermore, the findings will support improvements in quality control and provide a scientific basis for future welding practices in various manufacturing sectors.

Ary Pratama Putra; Fajrin Fajrin; Dwi Arini

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Aerial photo measurement aims to provide a real, fast, and interactive representation of the Earth's surface. Various methods of aerial photo acquisition and correction can be applied to obtain accurate results. The primary objective is to produce photos that present reliable and precise information consistent with actual conditions. A commonly used method in aerial photo mapping is the utilization of unmanned aerial vehicles (UAVs). The correction methods applied include direct correction, known as the Real-Time Kinematic (RTK) method, and post-processed correction, known as the Post-Processed Kinematic (PPK) method. This study aims to identify the highest horizontal orthophoto quality based on the Indonesian Geospatial Information Agency Regulation (BIG) No. 6 of 2018 concerning RBI map accuracy, by comparing the RTK and PPK methods, as well as variations in flight altitude during UAV data acquisition. The research conducted in Lemo II Village, Teweh Tengah District, North Barito Regency, Central Kalimantan Province revealed that the highest horizontal orthophoto quality was achieved using the PPK correction method at a flight altitude of 120 meters, with a horizontal RMSE value of 0.048 meters and an accuracy of 0.073 meters, which meets Class 1 standards at a 1:1000 scale. These values were obtained from tests conducted on 15 ICP points. Additional tests performed to determine the significance of model and method differences indicated that variations in flight altitude and photo correction methods have a significant impact on horizontal orthophoto quality.

Selvia Maysaroh; Lasmi Dewi Nuraini

Jurnal Ilmu Kesehatan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background: Half of the 75 million children in Indonesia suffer from dental caries, and the number continues to rise each year. Caries is a disease that involves the enamel, dentin, and pulp of the tooth. If left untreated, it can reach the pulp and cause tooth necrosis. Pulpectomy is a dental procedure that involves removing the entire pulp tissue of deciduous teeth to access the infected root canal. This procedure is crucial to prevent the spread of infection. Post-pulpectomy restoration is essential to ensure the optimal function of the tooth and prevent further damage to the remaining tooth structure. The restoration must have adequate retention, minimal leakage, and not increase the risk of further damage to the remaining tooth structure. Methodology: This study is a qualitative research in the form of a literature review using secondary data collected in August 2024 from five main databases: PubMed, MDPI, ScienceDirect, Garuda (Garba Rujukan Digital), and Taylor & Francis. The collected data were then sorted to identify articles relevant to the research criteria. Results and Discussion: Based on the Prisma Diagram Flow, 343 articles were identified from the five databases, which were then filtered down to five articles that met the criteria to be the primary articles in this literature review. The results show that there are various types of post-pulpectomy restorations tailored to the diagnosis and clinical indications of the treated teeth. Conclusion: There are two commonly used types of post-pulpectomy restorations, namely restorations made of Glass Ionomer Cement (GIC) and Stainless Steel Crowns (SSC). Both of these restorations can be modified into space maintainers, which are essential in preserving space for the future growth of permanent teeth while improving the function of the treated tooth.

Hatmoko, Haru; Windarti, Maria Titik

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Profesi guru dalam perspektif pendidikan modern dipahami bukan sekadar sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai agen transformasi moral, etika, dan spiritual. Dalam konteks pendidikan Kristen, peran guru semakin signifikan karena dipanggil untuk menghadirkan teladan Kristus dalam seluruh aspek kehidupannya. Penelitian ini mengkaji relevansi keteladanan Yesus dalam Yohanes 13:13–16 dengan praktik pendidikan guru agama Kristen di sekolah. Teks ini menampilkan Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya sebagai simbol kerendahan hati, kasih, dan pelayanan, yang menjadi dasar teologis bagi peran guru Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teologis dan pendidikan, melalui studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru di SMA PGRI 22 Serpong. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama. Pertama, teladan guru Kristen berfungsi sebagai model nyata yang membentuk iman dan karakter siswa. Kedua, praktik mentoring dalam perspektif Alkitab menegaskan pentingnya relasi personal dalam pendidikan iman. Ketiga, keteladanan Yesus menampilkan dimensi servant leadership yang relevan bagi kepemimpinan guru Kristen. Keempat, integritas guru Kristen menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan karena konsistensi hidup lebih berpengaruh daripada sekadar instruksi verbal. Kelima, keteladanan Yesus tetap relevan di era modern karena mampu menuntun peserta didik menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi dengan iman yang tangguh. Dengan demikian, guru agama Kristen dipanggil untuk melayani dengan kasih, rendah hati, dan penuh integritas, sehingga mampu membentuk generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual.

Karel, Tomy Christian; Rezeki, Sri

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

 Peran Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa di era digital yang membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat. Kemajuan teknologi yang memberikan akses yang mudah bagi setiap siswa membawa tantangan dalam pembentuk karakternya. Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter siswa di era digital. Setiap nilai-nilai karakter yang diajarkan memiliki pemahaman yang baik bagi setiap siswa di era digital ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter siswa di tengah era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan hubungan antara fenomena yang diteliti. Data yang dikumpulkan melalui observasi selama proses pembelajaran, interaksi siswa dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa cenderung lebih tertarik pada dunia digital dan mengalami penurunan dalam hal disiplin, empati dan tanggung jawab. Pendidikan Agama Kristen tetap memiliki peran penting sebagai pembelajaran nilai-nilai Kristen yang relevan dan aplikatif, seperti kasih, penguasaan diri dan integritas. Penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran yang kontekstual agar nilai-nilai karakter Kristen dapat diterapkan secara nyata di tengah era digital.

Ade Lia Kurnia Safitri; Ahmad Fuad

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Posters are an important means of conveying information and promoting products or services to a wider audience through the power of visual communication. This research focuses on redesigning promotional and informational posters to support the marketing strategy of the Kopi Es Tak Kie website, a long-standing Chinese culinary heritage in Jakarta. The main objectives of this research are to enhance visual appeal, expand market reach, and strengthen cultural values ​​through print media designs that are representative and relevant to the development of the digital era. The approach used is visual communication design with the Design Thinking method. The stages in this method include audience needs research, design concept design, prototyping, and usability evaluation involving target respondents. In the visualization process, Figma software was used to arrange the poster layout, while Procreate was utilized to create complementary illustrations that provide an artistic and authentic feel. The resulting poster design emphasizes the use of a color palette of brick red, cream, and dark blue, combined with script and sans-serif typography. This combination was chosen to convey a cultural message while emphasizing the exclusive image of the Kopi Es Tak Kie brand. The visual harmony of color and typography enhances the cultural narrative while emphasizing the modern brand identity. The primary audience for this poster is young adults aged 22–40 who are interested in the fusion of traditional coffee culture and modern lifestyle. The findings of this study indicate that the redesigned poster is effective in bridging cultural heritage with digital branding, strengthening the identity of Kopi Es Tak Kie across both offline and online platforms. Thus, the poster medium is proven to act as a communication bridge connecting historical values ​​with contemporary marketing strategies.

Gifani, Eyricha; Yuspratiwi, Grace

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Budaya dan gereja merupakan dua hal penting yang tidak dapat terpisahkan. Terdapat tradisi, kebiasaan dan prinsip-prinsip sosial yang berlaku dalam masyarakat pada setiap kebudayaan yang bersesuaian dengan ajaran gereja menjadi dorongan oleh penulis untuk menyusun penelitian ini. Melalui karya ilmiah ini, diharapkan dapat menggali, menemukan, selanjutnya menyajikan nilai dari prinsip sosial masyarakat Mamasa yakni sitayuk, sikamase, sirande maya-maya sebagai sebuah kearifan local salah satu budaya yang memiliki makna teologis sebagaimana menurut hipotesa penulis bersesuaian dengan prinsip-prinsip persekutuan bergereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif hasil observatif dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membawa gereja yang ada dalam masyarakat atau wilayah Mamasa untuk dapat menilai prinsip sosial ini sebagai prinsip yang Alkitabiah sehingga senantiasa dapat melestarikannya dalam menjalani kehidupan baik bermasyarakat maupun bergereja.

Aulia Resti Anggraeni; Hiryadi Hiryadi; Anita Agustina

Jurnal Siti Rufaidah 2025 PPNI UNIMMAN

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a public health problem in Indonesia, including in Banjarmasin City. Low public knowledge and awareness of clean and healthy living behaviors (PHBS) are also factors in the high rate of TB transmission. Health education is a strategic step in addressing this problem. This study aims to determine the effect of health education using lecture methods and audio-visual media on increasing knowledge in TB prevention efforts in the Alalak Tengah Community Health Center working area. The research design used was a pre-experimental study with a one-group pre-test post-test design approach. The study sample consisted of 51 respondents selected by purposive sampling. The research instrument was a questionnaire administered before and after the education, then analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in knowledge after the education intervention (p value <0.05). Before the education, most respondents were in the sufficient and poor knowledge categories, while after the education, most respondents moved to the good knowledge category. This indicates that the combination of lecture methods and audio-visual media can effectively increase public understanding. Delivering information through visualization has proven to be more engaging and easier to understand for a wide range of audiences. The conclusion of this study is that this outreach method is effective as a medium for educating the public about TB prevention. A similar approach can be implemented more widely in other regions to support the national TB control program. Consistent and sustainable education programs are essential to maintain high levels of public knowledge. The involvement of health workers, cadres, and community leaders is also a crucial factor in the success of outreach. This strategy is expected to be replicated in other regions with a high TB ​​burden.

Ilham, Mochammad Ilham Faadhilah; Ifani Hariyanti

Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Administrative services for correspondence and public complaints in villages are still largely handled manually, resulting in challenges in efficiency, speed of service, and poorly documented records. These issues are crucial to address to ensure better organized and responsive public services at the village level. This study aims to develop a website-based correspondence and complaint system accessible to the public and village officials. This study utilizes the Laravel Framework and Waterfall system development techniques. The results demonstrate that the system successfully simplifies the digital submission process for letters and complaints, and assists village officials in verifying and documenting data more efficiently. Based on implementation and testing, the system is considered effective and feasible to use, even though it is still operating locally. Therefore, it is recommended that the system be continuously developed, its features enhanced, and its online implementation be implemented immediately to provide broader benefits. This study aims to develop a website-based correspondence and complaint system accessible to the public and village officials. With this system, the public can submit letters and complaints digitally without having to visit the village office in person. This system also makes it easier for village officials to verify and document incoming complaints and letters in a more organized and efficient manner. The system development method used is the Waterfall method, which has clear and structured stages in each system development process. The results of this study indicate that the developed system successfully facilitates the digital submission of letters and complaints, which was previously done manually. The verification and documentation processes by village officials have also become more structured and efficient.

Amalia, Nabilla; Afrizal Afrizal; Rizky Octa Putri Charin

JUREKSI (Journal of Islamic Economics and Finance) 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Pada masa kepengurusan sebelumnya, BUMDes Teluk Bakau belum berjalan secara maksimal, sehingga belum dapat memberikan sumbangan terhadap PADes. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk inovasi yang diterapkan oleh BUMDes Teluk Bakau dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa pada tahun 2023. Penelitian ini mengacu pada teori inovasi yang dikemukakan oleh Geoff Mulgan dan David Albury (2003), serta menggunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini mencakup unsur Pemerintah Desa, Direktur BUMDes “Bina Sejahtera”, BPD, Tokoh Masyarakat, serta pihak ketiga (kemitraan) yang diperlukan untuk mendapatkan informasi terkait BUMDes dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Inovasi produk, yang dijalankan oleh BUMDes berhasil menciptakan dan mengembangkan produk baru yang memanfaatkan potensi lokal, menciptakan peluang kerja dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat desa. (2) Inovasi proses, Pemerintah Desa memberikan dukungan berupa pelatihan kepada pengurus BUMDes untuk memperkuat kemampuan dalam mengelola unit usaha, menerapkan surat perjanjian yang sebelumnya tidak ada. (3) Inovasi metode pelayanan, pada inovasi ini BUMDes hanya melakukan optimalisasi terkait komunikasi antara BUMDes dengan masyarakat. (4) Inovasi strategi kebijakan, sejauh ini BUMDes tidak ada inovasi baru terkait strategi kebijakan, hanya menekankan keterbukaan dan keterlibatan masyarakat melalui pelaksanaan rapat monitorng dan evaluasi setiap tiga bulan sekali, pendekatan ini berperan penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. (5) Inovasi sistem, BUMDes mampu membangun kemitraan dengan berbagai pihak eksternal. Inovasi ini merupakan inovasi baru. Kemitraan ini mencerminkan kapasitas BUMDes dalam memperluas jaringan kerja, meningkatkan pendapatan unit usaha, serta membuka peluang ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Lulu Wafiq Wafizo; Ardi Mustakim

Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Bulian coconut chips are a typical Jambi food made from dried and fried old coconuts. The traditional production method and inadequate hygiene standards make this product susceptible to microbial contamination, especially harmful bacteria. This study aims to identify the types of bacteria that may be present in Bulian coconut chips using culture and Gram staining methods as the initial step for morphological identification. Samples were taken from three local producers in Bulian District, Batanghari Regency, Jambi. Testing was carried out by serial dilutions up to 10⁻⁴, then planted on Nutrient Agar (NA) media and incubated for 24 hours at 37°C. The colonies that grew were then observed morphologically and Gram staining was performed using a modified method without alcohol. The results showed the presence of various colonies with cream, white, and pale yellow colors. Based on the results of Gram staining, bacilli and cocci were found, which were included in the Gram-positive and Gram-negative categories. The types of bacteria suspected to appear include Bacillus sp., Staphylococcus sp., and possibly Escherichia coli. These findings indicate a risk of microbial contamination that could endanger consumer health, especially if the production process is not improved. Strict hygiene and sanitation principles are strongly recommended in the processing of this traditional food to ensure the product remains safe for consumption. The importance of implementing hygienic standards in the production of Bulian coconut chips is further emphasized by these findings. In addition to improving food safety, implementing proper sanitation procedures can also extend the product's shelf life and increase consumer confidence in local traditional foods. Efforts such as training local producers, using clean equipment, and hygienic packaging can help minimize the risk of bacterial contamination.