The design of the 3:30 Kopi website poster was carried out as an effort to present an effective and modern promotional medium to support information needs and introduce the café’s digital platform to the wider community. In line with the development of the digital era, local SMEs such as 3:30 Kopi are required to remain competitive by utilizing visual media that is both communicative and appealing. This poster functions not only as an information tool but also as a branding strategy to strengthen the café’s identity in the eyes of consumers, particularly in the Ciledug area and its surroundings. The visual concept of the poster was designed with careful consideration of both aesthetics and function. The use of brown and cream tones symbolizes the warm and natural character of coffee, while also creating a friendly and elegant impression. Typography was chosen with a simple yet bold style to ensure information is easy to understand. The main elements, featuring a mockup of the website displayed on both laptop and mobile devices, emphasize the flexibility and responsiveness of the platform, which can be accessed anytime and anywhere. In addition, the inclusion of a QR code provides a modern solution that facilitates quick and practical interaction between the audience and the website. Cultural-inspired ornaments derived from 3:30 Kopi’s signature menu further reinforce its visual identity while adding aesthetic value. Through this poster design, 3:30 Kopi is expected to increase brand awareness, attract new visitors, and strengthen its image as a café that not only offers coffee but also provides a productive social space suited to the needs of modern society.
Each employee is assigned a specific workload, and each employee's workload must be appropriate and balanced with the physical and mental abilities of the worker receiving the workload. This study aims to determine the extent of the physical and mental workload of knitted fabric Quality Control (QC) operators at PT XYZ. Physical workload was measured using the Work Load Analysis (WLA) method, and mental workload was measured using the NASA Task Load Index (NASA TLX). The measurements show that the QC operators' physical workload reached 141.03%, placing them in the Overload category. Meanwhile, the mental workload measurement shows an average score of 70.22, categorizing them as high. Based on these results, several workload balancing efforts can be implemented. Physical workload balancing can be achieved by reducing the amount of work to be completed and adding one more member to the QC team. Meanwhile, mental workload balancing can be achieved by rewarding operators who successfully complete large quantities of fabric quality control work, and retraining them every six months is necessary.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi komunikasi orangtua dalam membatasi penggunaan ponsel anak usia 8–10 tahun di Dukuh Kayon, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan lima informan orangtua dari latar belakang sosial ekonomi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi orangtua bervariasi antara otoritatif, permisif terbatas, dan dialogis. Pola komunikasi dialogis dengan pendekatan active mediation lebih efektif dalam menumbuhkan literasi digital serta membentuk disiplin belajar anak. Kendala yang dihadapi orangtua meliputi keterbatasan waktu, tekanan sosial dari lingkungan teman sebaya, serta tuntutan akademik berbasis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi dialogis yang konsisten, ditopang kolaborasi sekolah dan komunitas, dapat memperkuat pengasuhan digital dan meminimalkan dampak negatif penggunaan ponsel pada anak.
This research aims to improve students’ bottom passing skills using school wall media using the Drill method. This research is Classroom Action Research which was carried out in 2 cycles. The research was carried out in April of the 2024/2025 academc year. Researchers collaborate with teachers and colleagues. This research procedure refers to the Kemmis dan Mc model. Taggart which includes planning, implementing actions, observing and refleting. The research subjects were fourth grade students at SD Negeri Mayana 01, totaling 20 students. 9 male students and 11 female students. The instruments used are teacher activity observation assessment sheets, students activity observation sheets, and performance assessment sheets. The results of the research showed that there was and increase in cooperation in the firts cycle, namely students’ bottom passing skills using school wall media. Of the 20 students at meeting 1, there were 10 students ( 50% ) who had antered the criteria. For completion, while at meeting 2 there were 12 students ( 60% ) who had entered, in the complete criteria. In cycle II, students’ underpassing skills used school wall media. Of the 20 students at meeting 1, 15 students ( 75% ) had entered the completion criteria, while at meeting 2 there were 18 students ( 90% ) had enteered the completion creteria. Based on these data, it can be concluded that the use of the Drill method wits school walls can improve students’ bottom passing skills in cless IV of SD Negeri Mayana 01, , Bantarkawung District, Brebes Regency.
Masalah pengelolaan sampah di Kota Semarang semakin meningkat menuntut adanya solusi berbasis masyarakat. Progran Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis kemitraan bertujuan mengoptimalkan peran Bank Sampah Adi Dharma RW 06 Kelurahan Sendangguwo dalam mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui tahapan sosialisasi, pelatihan produksi, pendampingan, serta penguatan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat melalui aplikasi SampahKu, efisiensi produksi yang lebih tinggi dengan penerapan teknologi tepat guna, serta diversifikasi produk kerajinan yang semakin beragam. Program ini juga mendorong terbentuknya modal sosial, perubahan perilaku warga terhadap sampah, serta penurunan volume sampah yang dibuang ke TPA. Secara keseluruhan, hasil ini membuktikan bahwa integrasi Ipteks mampu mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan di tingkat komunitas.
This study aims to analyze the influence of career development and work motivation on employee career improvement at PT Wasteforchange Alam Indonesia. The method used is a descriptive quantitative approach with a population as well as a sample of 45 permanent employees. Data collection was carried out through Likert scale questionnaires, semi-structured interviews, documentation, and literature studies. Data analysis techniques include descriptive percentages and cross-tabulation to identify the tendency of influence between variables. The results of the study show that career development is in the high category and makes a positive contribution to employee career improvement. Similarly, work motivation is in the high category and has a significant influence in supporting career acceleration. Cross-tabulation analysis revealed that the combination of career development and work motivation contributed more strongly to career advancement than the partial influence of each variable. These findings confirm the importance of a human resource management strategy that balances aspects of career development and work motivation in creating more optimal career opportunities. The practical implication of this research is the need for companies to design career development programs that are integrated with an adaptive work motivation system, in order to increase employee retention and productivity in a sustainable manner. This research also provides a foundation for HR policy making based on a holistic and participatory approach.
Permasalahan sampah di Kota Semarang semakin mendesak dengan produksi harian mencapai 1.200 ton. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Bank Sampah Maju Lestari dalam pengelolaan sampah anorganik melalui pelatihan daur ulang, pengembangan desain produk, manajemen usaha, pemasaran digital, dan penggunaan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kualitas produk, efisiensi pengelolaan sampah, partisipasi aktif masyarakat, pembentukan local leader, dan kesadaran baru terhadap pengelolaan sampah sebagai sumber ekonomi. Program ini berhasil memperkuat struktur organisasi, mengembangkan unit usaha berkelanjutan, serta mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kampung Lestari.
Isu keterbatasan lahan di wilayah perkotaan mendorong perlunya solusi alternatif untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada pengembangan urban farming di Kelurahan Bukit Duri dengan melibatkan kader TP PKK sebagai mitra utama. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan teknis, keterampilan, serta kemandirian warga dalam memanfaatkan ruang mikro melalui sistem hidroponik dan pemanfaatan lahan vertikal maupun horizontal. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, praktik instalasi hidroponik, penyemaian, hingga panen dan pengelolaan pasca panen. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas kader PKK dalam praktik urban farming, terbentuknya kebun percontohan yang aktif dirawat, serta pemanfaatan hasil panen untuk konsumsi rumah tangga dan pengembangan produk melalui branding sederhana. Program ini memberikan manfaat multidimensi: sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta mendorong keberlanjutan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.
Extraction is a crucial process for obtaining active compounds from natural materials, such as medicinal plants, spices, and other biomass. The success of the extraction process is greatly influenced by the method used, as each method has its own mechanism, efficiency, and yield. This study compared seven commonly used extraction methods: maceration, percolation, infusion, soxhletation, reflux, Ultrasound-Assisted Extraction (UAE), and Microwave-Assisted Extraction (MAE). Based on data collected from various scientific journals, it was found that modern methods such as UAE and MAE are capable of producing higher yields than conventional methods. Furthermore, both methods are more efficient in terms of extraction time and solvent usage, making them more environmentally friendly and suitable for industrial-scale applications. However, conventional methods such as maceration and percolation still play an important role, especially in initial research or in laboratories with limited equipment. For example, maceration is easy to perform, does not require high energy, and is suitable for heat-sensitive materials. Other factors that influence extraction results include the type of solvent, temperature, time, and the characteristics of the natural material itself. Therefore, the choice of extraction method must be tailored to the research objectives, the type of compound to be extracted, and the availability of resources and equipment. Combining several methods can also be considered to improve the efficiency and quality of the extraction results. It should be emphasized that extraction yield is influenced not only by the method, but also by the type of material, solvent, temperature, time, and particle size. Therefore, the choice of extraction method must be tailored to the nature of the material, the type of target compound, as well as the objectives and availability of resources. In some cases, a combination of extraction methods can also be used to increase efficiency and obtain optimal results.
Afrianto, A., Parjito, P., Rahma, E. A., & ... (2023). Rintisan desa cerdas: Penguatan literasi digital bagi Karang Taruna Neba. Prosiding Seminar.... https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/senadiba/article/view/8417
Akbarinasasi, A., & Panduwinata, L. F. (2023). Pengaruh pengetahuan kewirausahaan, social skill, dan peluang usaha terhadap keberhasilan usaha angkringan. Nomicpedia: Journal of .... https://journal.inspirasi.or.id/nomicpedia/article/view/232
Anisti, A., Sidara, S., Veranus, V., & Imran, M. S. (2024). Tantangan literasi digital generasi Z: Kajian systematic literature review. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Bahana, 30(2), 152–161. https://doi.org/10.33751/wahana.v30i2.11870
Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13. https://doi.org/10.20885/jsb.vol20.iss1.art1
Erstiawan, M. (2021a). Good corporate governance penyelenggara pendidikan dalam perspektif agency theory. Majalah Ekonomi, 26(1), 40–51. https://doi.org/10.36456/majeko.vol26.no1.a3952
Erstiawan, M. (2021b). Kepatuhan emiten dalam taksonomi extensible business reporting (XBRL). CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 5(1), 71–85. https://doi.org/10.25273/capital.v5i1.10308
Erstiawan, M. S. (2024). Menggali potensi diri bisnis santripreneur berbasis bimbingan teknis. ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 11–18. https://doi.org/10.61434/adima.v2i4.238
Erstiawan, M. S., & Y. R. (2022). Implikasi corporate social responsibility dalam perspektif akuntansi pada subsektor telekomunikasi. Jurnal Sosial Sains, 2(2), 385–396. https://doi.org/10.36418/sosains.v2i2.343
Erstiawan, M. S., et al. (2021). Efektivitas strategi pemasaran dan manajemen keuangan pada UMKM roti. Dikemas, 5(1), 57–61. https://doi.org/10.32486/jd.v5i1.574
Hodsay, Z. (2021). Pengaruh manajemen keuangan keluarga dan hasil belajar kewirausahaan pada era pandemi Covid-19 terhadap motivasi berwirausaha. Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi, 5(1), 91–103. https://doi.org/10.31851/neraca.v5i1.5890
Kartini, T. M., Suhendra, S., Tan, E., & ... (2024). Pelatihan pengelolaan SDM di era digital pada Karang Taruna dan usaha kecil di Provinsi Jawa Barat. SABAJAYA Jurnal .... https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/346
Mendari, A. S., & F. S. (2019). Hubungan tingkat literasi dan perencanaan keuangan. Jurnal Moduk, 31(2), 227–240.
Naufal, H. A. (2021). Literasi digital. Perspektif, 1(2), 195–202. https://doi.org/10.53947/perspekt.v1i2.32
Nurcahyawati, V., Wulandari, S. H. E., & Sutomo, E. (2020). Penerapan urun daya berbasis internet untuk pemenuhan bahan baku pada usaha kecil menengah (UKM) batik Sidoarjo dan UKM Mekar Sari Surabaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(2), 84. https://doi.org/10.24114/jpkm.v26i2.16829
Oetama, S. (2022). Orientasi kewirausahaan terhadap keunggulan dalam bersaing. Google Books. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=L1h-EAAAQBAJ
Poerna Wardhanie, A., Naufal, A. Z., & Eko Wulandari, S. H. (2021). Perancangan strategi digital marketing dengan metode RACE pada layanan online food delivery berdasarkan perilaku pelanggan generasi Z. Journal of Technology and Informatics (JoTI), 3(1), 1–11. https://doi.org/10.37802/joti.v3i1.187
Rahmawati, E., Wardhanie, A. P., Wulandari, S. H. E., & Effendi, P. M. (2023). Pelatihan perancangan prototype aplikasi pemasaran untuk mendukung keikutsertaan Gen Z pada festival inovasi dan kewirausahaan siswa Indonesia (FIKSI). Jurnal Abdi Insani, 10(2), 1002–1011. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i2.939
Rinaldi, M., & Ramadhani, M. A. (2024). Peningkatan literasi perpajakan dalam kalangan UMKM: Langkah menuju kemandirian finansial. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 2(03), 158–169. https://doi.org/10.58812/ejecs.v2i03.240
Sagirani, T., Effendi, P. M., Erstiawan, M. S., Eko Wulandari, S. H., & Rahmawati, E. (2025). AI untuk siswa: Pendekatan experimental learning dalam pengenalan artificial intelligence di tingkat SMA. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 1014–1025. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.846
Sagirani, T., Nugroho, L. E., Santosa, P. I., & Kumara, A. (2015). User experience model in the interaction between children with special educational needs and learning media. 2015 2nd International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE), 72–75. https://doi.org/10.1109/ICITACEE.2015.7437773
Septiani, R. N., & W. E. (2020). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM di Sidoarjo (Doctoral dissertation, Udayana University). https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2020.v09.i08.p16
Slamet, S., & Sagirani, T. (2024). Peningkatan kesiapan kerja siswa SMK melalui pengembangan soft skills di SMKN 1 Sambeng Lamongan. Tekmulogi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 79–90.
Soebijono, T., & E. M. (2020). Peranan revolusi industri 4.0 terhadap mutu pendidikan sekolah menengah kejuruan jurusan akuntansi. Jurnal Bisnis Perspektif, 12(2), 115–122. https://doi.org/10.37477/bip.v12i2.97
Wardhanie, A. P., Kartikasari, P., & Wulandari, S. H. E. (2019). Analisis penggunaan media internet pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur untuk menembus pasar global dengan metode O2O. Jurnal Bisnis Terapan, 3(02), 179–188. https://doi.org/10.24123/jbt.v3i02.2513
Wulandari, S., & Rahmah, M. (2020). A survey on crowdsourcing awareness in Indonesia micro small medium enterprises. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 769, 012016. https://doi.org/10.1088/1757-899X/769/1/012016
This study aims to analyze the prediction of financial distress using the Altman Z-Score, Springate, and Zmijewski methods at PT Sri Rejeki Isman Tbk in 2019-2023. This type of research is descriptive research with a quantitative approach. Using secondary data with documentation techniques and literature studies in the form of related company financial reports, books, articles, journals and other publications related to the research topic. The sampling technique was carried out using a purposive sampling method. The sample in this study was obtained using a purposive sampling technique and obtained as many as 5 financial reports from the company PT Sri Rejeki Isman Tbk for the period 2019-2023. The results of the study show that the results of calculations using the Altman Z-Score method indicate that in 2019-2023 PT Sri Rejeki Isman Tbk experienced fluctuations in the company consistently still in the category of bankruptcy, the Springate method shows that the company experienced a decline in its financial performance, and the Zmijewski method shows that companies that experience fluctuations in financial performance conditions, Although there are fluctuations in the X-Score value and improvements in certain years.
Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu desa yang memiliki potensi culture site gerabah. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1930an, produk awal yang dihasilkan berupa bentuk boneka pengantin. Tantangan yang dihadapi pengrajin gerabah meliputi tantangan internal dan tantangan eksternal. Pengabdian masyarakat dilakukan menggunakan metode kualitatif pendekatan partisipatif perajin gerabah yang terlibat dalam merencanakan kegiatan berdasarkan wawancara untuk menelaah permasalahan, FGD (Focus Group Discusson), serta mengimplementasi sebagai solusi untuk mengatasi masalah. Tujuan pengabdian ini memberikan pendampingan kepada pengrajin gerabah untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, membantu pengrajin gerabah untuk membuat desain inovasi yang sesuai dengan tren pasar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman pengrajin gerabah terkait pengelolaan platform digital sebagai sarana pemasaran. Pendampingan ini mencakup pelatihan strategi digital marketing melalui penggunaan media sosial, pengelolaan marketplace (Shopee dan Tokopedia) yang digunakan untuk menjangkau pasar secara luas.
This study proposes the integration of a Hybrid Recommendation method (combining Content-Based and Collaborative Filtering) with Random Forest Regression (RFR) to improve the accuracy of stay duration prediction in web-based boarding house booking systems. The main issue in online boarding booking systems is the inaccuracy of predicting user stay duration, affecting room allocation efficiency and customer satisfaction. The dataset was sourced from the hotel sector due to its attribute similarities and data validity. The research process includes data preprocessing (missing value imputation, normalization, and one-hot encoding), temporal and contextual feature engineering, hybrid recommendation system construction with CBF and CF score weighting, and RFR model training optimized through Grid Search and 10-fold cross-validation. Evaluation was conducted using MAE, RMSE, R² metrics, as well as recommendation metrics such as Precision@5, Recall@5, and Mean Reciprocal Rank (MRR). Results show that this integrated model achieved an R² of 0.7239 and an MAE of 1.0537 days, as well as a Precision@5 of 0.9636. This integration proves effective in improving prediction accuracy and recommendation relevance and contributes to the development of AI-based intelligent systems in the accommodation domain.
Latar belakang: Hemodialisa merupakan suatu teknologi canggih yang digunakan sebagai alternatif pengganti fungsi ginjal untuk menyaring produk-produk limbah metabolik atau racun tertentu dari darah, seperti air, natrium, kalium, hidrogen, urea, dan zat lainnya dengan memanfaatkan membran semipermeabel. Salah satu faktor yang mempengaruhi hemodialisa ialah akses vaskuler, akses vaskuler yang berfungsi dengan baik dapat digunakan untuk jangka Panjang yang adekuat dapat menghasilkan aliran darah yang lancar serta meminimalkan komplikasi. Tujuan: dilakukan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pada pasien hemodialisa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sebanyak 90 pasien hemodialisa terlibat sebagai responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel total. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan dan perawatan akses vaskuler. Dalam menganalisis data, digunakan uji distribusi frekuensi. Hasil: penelitian ini menjelaskan bahwasannya mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan akses vaskuler kategori baik sebanyak 71 (78,9%), sedangkan sebagian besar memiliki Tingkat perawatan akses vaskuler kategori baik sebanyak 69 (76,7%). Adanya Gambaran pengetahuan dan perawatan akses vaskuler yang baik pada pasien hemodialisa sehingga, penelitian ini dapat digunakan perawat dalam intervensi keperawatan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan perawatan akses vaskuler pasien dalam hemodialisa.
Stroke adalah penyebab kematian nomor dua dan penyebab kecacatan di seluruh dunia. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah stroke pada penderita hipertensi adalah dengan menemukan dan mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran faktor risiko dan tingkat risiko stroke berdasarkan stroke risk score card pada penderita hipertensi di klinik romana tanjung anom tahun 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan bersifat deskriptif . Metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan accidental sampling dengan jumlah responden penderita hipertensi sebanyak 98 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stroke Risk Score Card. Hasil penelitian lebih dari setengah penderita hipertensi memiliki tingkat risiko stroke rendah 57 orang (58,2%). Faktor risiko stroke yang dimiliki penderita hipertensi berurutan dari faktor risiko terbanyak yaitu tekanan darah tinggi 66 orang (67,3%), pemalas / tidak pernah olahraga 56 orang (57,1%), hiperkolestrolemia 30 orang (30,6%), Overweight 30 orang (30,6%), atrial fibrilasi tidak teratur 11 orang (11,2%), perokok 9 orang (9,2%), riwayat diabetes mellitus 6 orang (6,1%), dan riwayat stroke dalam keluarga 5 orang (5,1%). Sebagian besar penderita hipertensi memiliki risiko rendah terkena stroke. Pencegahan primer merupakan upaya penting untuk mencegah stroke, sehingga dianjurkan untuk dilakukan secara rutin.
Keluarga yang menunggu pasien di ruang ICU dapat mengalami kecemasan, hal ini disebabkan karena menunggu anggota keluarga yang sedang mengalami perawatan kritis merupakan salah satu faktor kecemasan keluarga pasien dirawat di ruang intensive. Kelcelmasan melrulpakan sulatul keladaan pikiran dimana selselorang melrasakan keltakultan yang telruls-melnelruls dan belrlelbihan selrta sullit dikelndalikan selhingga dapat belrdampak bulrulk dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk Melngidelntifikasi Gambaran Kelcelmasan Kellularga Pasieln Di Rulang Intelnsivel Carel Ulnit (ICUl) Rulmah Sakit Santa Ellisabelth Meldan Tahuln 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskritif menggunakan pendekatan desain studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik purporsive sampling dengan kriteria inklusi, didapatkan jumlah sampel 96 responden di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner ZSAS (Zulng Sellf-Rating Axielty Scalel). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat kecemasan berdasarkan kategori kecemasan paling tinggi adalah kecemasan sedang sebanyak 58 responden (60.4%), kecemasan berat sebanyak 22 responden (22.9%) dan kecemasan ringan sebanyak 16 responden (16.7%). Simpulan ini adalah peran keluarga terhadap pasien menjadi berkurang karena tidak banyak terlibat dalam perawatan pasif dan tidak dapat mendampingi pasien di ruang ICU setiap saat, sehingga keluarga akan mengalami kecemasan. Kecemasan ini disebabkan karena ketakutan keluarga yang dipengaruhi oleh terpisahnya secara fisik dengan anggota keluarga, takut akan kematian, biaya perawatan, keadaan pasien makin memburuk/ngedrop, atau kecatatan tubuh yang disebabkan banyak terpasang alat.
Kinerja perawat merupakan kegiatan perawat dalam mengimplementasikan sebaik-baiknya suatu wewenang, tugas dan tanggung jawabnya pada rangka pencapaian tujuan tugas utama profesi untuk terwujudnya tujuan dan target unit organisasi. Berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat yaitu kepuasan kerja. Kepuasan kerja merupakan cerminan perasaan pegawai terhadap pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 130 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 130 responden sebanyak 68 responden (53,3%) memiliki kepuasan kerja rendah dan sebanyak 62 responden (47,7%) memiliki kepuasan kerja tinggi. Sedangkan dari 130 responden sebanyak 67 responden (51,5%) memiliki kinerja sedang dan sebanyak 63 responden (48,5%) memiliki kinerja baik. Data dianalisis dengan uji Fisher Exact Test dengan nilai p Value 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat. Peneliti menyarankan agar rumah sakit dapat memberikan kepuasan bagi perawat sehingga dapat meningkatkan kinerja perawat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perlindungan hukum yang diberikan terhadap pekerja konstruksi melalui program-program yang diberikan pemerintah dan diwajibkan bagi pemberi kerja. Metode yang digunakan adalah normatif dengan menganalisa kesenjangan kenyataan dengan peraturan perundangan yang berlaku. Hasil penelitian ini ditemukan masih terdapat kasus yang terjadi dalam sektor konstruksi yang pekerjanya tidak memiliki jaminan terhadap keselamatan kerja. Hal ini tentu berdampak pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja jo. Peraturan Pemerintan Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja jo. Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Hal ini akan berdampak kepada perlindungan hukum bagi hak-hak pekerja konstruksi yang tidak terealisasikan. Oleh karena itu, perlu untuk ada tindakan tegas yang menyertai sifat wajib program yang digalangkan pemerintah seperti BPJS Ketenagakerjaan.
This study aims to determine the relationship between the number of incoming letters and outgoing letters in the form of Assignment Letters (SPT) and Official Travel Orders (SPPD). The research employs a quantitative approach using simple linear regression analysis, with data collected through direct observation and official document records. The findings indicate a positive relationship between incoming and outgoing letters; however, the relationship is not statistically significant (p-value = 0.068). The coefficient of determination (R²) is 0.358, meaning that 35.8% of the variation in outgoing letters is influenced by incoming letters, while the rest is affected by other factors. These results underscore the need for stronger administrative management systems to improve bureaucratic efficiency and accountability.
Mortalitas dan morbiditas pada wanita merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius, terutama di negara berkembang dan memiliki iklim tropis layaknya Negara Indonesia. Personal hygiene dan sanitasi berada pada nomor 3 dan kesehatan reproduksi berada pada nomor 8 dalam 10 faktor resiko utama penyebab kesakitan kematian pada usia remaja. Remaja pada masa pubertas mengalami perubahan fisik yang ditandai dengan terjadinya menstruasi. Saat menstruasi jika personal hygiene buruk bisa mengakibatkan infeksi saluran reproduksi (ISR), infeksi saluran kemih (ISK), penyakit radang panggul (PRP), dan kemungkinan terburuknya bisa menyebabkan kanker serviks. Salah satu cara untuk menghindari masalah tersebut yaitu dengan melakukan praktik perilaku personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku personal hygiene pada remaja putri di SMP Negeri 4 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara non propability sampling dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 48 responden (63,3%) berperilaku baik, sedangkan responden yang berperilaku buruk berjumlah 28 responden (36,8). Temuan ini menunjukkan gambaran perilaku yang baik.