Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 441-460 of 514

Analytics

Kasih, Ekawahyu; Septiani, Roshita; Kusuma, Sanjaya

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji isu etika bisnis menggunakan teori-teori etika yang ada. Kajian dalam artikel ini adalah kebijakan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menaikkan tarif dasar listrik sebesar 15% pada tahun 2013 secara bertahap pada pelanggandengan daya listrik diatas 900 VA. Kajian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi dan mengkaji kebijakan yang diambil oleh PLN. Dari kajian ditemukan bahwa tindakan PLN mengambil kebijakan tersebut dapat dikatakan beretika dan dapat dikatakan juga tidak beretika.

Irsa Lina Aulia; Janah Mutmainah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa penting Google Classroom bagi Guru dan Siswa sebagai Media Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Pustaka yaitu penelitian data sekunder yang dikumpulkan dari informasi artikel, buku dan jurnal. Penelitian. Masa Pandemi berdampak  pada sektor Pendidikan, sejak 2020 Sistem Pembelajaran diubah yang tadinya luar jaringan menjadi dalam jaringan. Hal tersebut tentu saja membuat banyak pihak terutama Guru dan Siswa harus menyiapkan segala hal untuk bisa menyesuaikan diri dalam perubahan ini. Dalam pembelajaran Online tentu saja media, metode, maupun strategi pembelajaran harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Dalam Pembelajaran Jarak Jauh teknologi sangat dibutuhkan terlebih untuk Media Pembelajaran. Google Classroom  menjadi solusi untuk media pembelajaran karena aplikasi ini mempunyai fitur-fitur yang lengkap seperti absen, memberikan tugas dan memberikan penilaian, sehingga ini sangat bermanfaat untuk Guru maupun Siswa.

Sarwo Nugroho; Sarwo Nugroho; Agus Waryanto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat terlibat dengan seni di era selfie, perangkat digital, dan media sosial. Ini mengkaji pengalaman penonton pameran seni, di mana pengunjung didorong untuk menggunakan media sosial untuk berbagi pengalaman seni mereka, untuk memahami bagaimana pendekatan semacam itu dapat mengubah sifat keterlibatan pengunjung dengan seni. Bisa dibilang, selfie yang diambil di ruang seni memperkaya pengalaman dan keterlibatan pengunjung dengan seni dan berfungsi sebagai alat pemasaran bersama, memberdayakan, dan otentik untuk museum. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui observasi non partisipan (etnografi) dan netnografi di Museum Lawang Sewu Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih-alih mempromosikan pelepasan dari karya seni, selfie di ruang seni menjadi "keterikatan materi - diskursif jaringan" yang memberdayakan konsumen seni untuk bersama-sama menciptakan nilai dan organisasi seni untuk mengurangi jarak antar konsumen dan mereproduksi keaslian ikonik dari karya seni. karya seni di ruang maya. Artikel ini berkontribusi pada teori selfie dengan mengatasi pandangan tradisional tentang selfie sebagai manifestasi ekspresi diri narsistik. Sebaliknya, dalam mempromosikan interpretasi selfie sebagai sarana pemberdayaan dan demokratisasi yang digunakan oleh konsumen seni untuk mengembangkan narasi dan proyek identitas dalam konteks seperti museum di mana secara tradisional pengembangan narasi adalah karakter elit. Kontribusi lebih lanjut yang diberikan oleh penelitian ini berasal dari identifikasi kelompok pengunjung (yaitu, pelari realitas, pecinta seni, photoholics, dan pecinta selfie), ditempatkan pada kontinum nilai co-creation, yang perlu disadari oleh administrator seni sebagai memasuki era konsumsi seni yang lebih dinamis. Dengan menguraikan implikasi manajerial, penelitian ini memberikan refleksi awal tentang bagaimana manajer seni dapat menavigasi era yang muncul dari selfie .   Keywords: Selfie, Media Sosial, Interpretas

Asiah Sanyah Hasanah Simanjuntak; Yuliza Chintia

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Local wisdom atau disebut dengan kearifan lokal yang merupakan cara atau suatu kegitan yang sedang di lakukan masyarakat pada daerah tertentu mengenai suatu pemahahan yang sangat mendalam mengenai suatu pengetahuan mengenai bagaimana asal mula dari suatu tempat tinggal yang sedang di tempati sekitar dan memiliki perkembangan Local wisdom atau kearifan lokal adalah cara atau praktik yang dilakukan masyarakat di daerah tertentu tentang pemahaman mendalam mereka yang berasal dari lingkungan sekitar dan dikembangkan oleh warga setempat secara turun temurun. Kearifan local muncul dari dalam mereka sendiri dan dikembangkan selama beberapa generasi dan tertanam dalam diri masyarakat. Kearifan local merupakan warisan nenek moyang yang menyatu dengan religi, budaya dan adat istiadat.namun sekaran kearifan local sudah mulai memudar karena masyarakat modern menganggap bahwa kehidupan modern lebih baik. Oleh karena iitu literatur ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang kearifan lokal. Metode yang digunakan yaitu sistematik literature review yang didapat dari hasil review dari beberapa sumber artikel.

Dairani Dairani; Fathorrahman Fathorrahman; Faradilla Mutiara Nisa

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kasus korupsi di Indonesia kian hari semakin meningkat, dikutip pada Suarajakarta.id menyatakan bahwa  korupsi di Indonesia semakin memburuk hingga mencapai 58%  Hal tersebut menjadikan lambat tahun korupsi sebagai budaya di Indonesia dan akan sulit untuk diberantas. Dalam artikel ini akan membahas pengimplementasian pendidikan anti korupsi melalui program pusat edukasi antikorupsi di Sekolah Dasar. Dalam program pusat edukasi antikorupsi yang disediakan oleh pemerintah ini kepada sekolah dinilai cukup efektif dalam membantu pendidik melaksanakan pendidikan anti korupsi. Dengan adanya pendidikan anti korupsi melalui program ini diharapkan dapat menciptakan manusia yang memiliki akhlak yang baik, pengetahuan yang luas, kesadaran pada diri sendiri akan buruknya melakukan tindakan korupsi.  

Puspita Ratri, Elisa; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Globalisasi terjadi secara menyeluruh di seluruh negara tak terkecuali di Indonesia. Globalisasi tentunya membawa tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia, namun dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam segala hal, hendaknya dapat menjadi benteng dalam mempertahankan jati diri bangsa dan eksistensinya. Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk membahas tentang pentingnya Pancasila dalam menanamkan jiwa nasionalisme generasi muda di era globalisasi. Apabila semangat nasionalisme sudah tertanam dalam benak dan jiwa generasi muda sejak dini, maka hal tersebut akan membuat mereka lebih tangguh terhadap berbagai dampak negatif serta pergantian moral yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengulas dan membahas artikel-artikel penelitian sebelumnya mengenai bagaimana pentingnya Pancasila sebagai upaya untuk membangun rasa dan sikap nasionalisme setiap warga negara, khususnya generasi muda. Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman dan pengimplementasian Pancasila mempunyai peran yang strategis dalam membangkitkan jiwa nasionalisme terhadap generasi muda di tengah-tengah era globalisasi. Kata Kunci: Globalisasi, Pancasila, Nasionalisme, Generasi Muda

Mohammad Iqbal; Fathurrasyid Ibrahim

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Peneliti yang ingin melakukan penelitian di Subang harus memiliki rekomendasi penelitian berupa Surat Keterangan Penelitian (SKP), yang dapat diperoleh dengan mengajukannya di kantor Bakesbangpol dengan mengisi formulir, menyerahkan fotokopi KTP, dan pas foto 3x4. Namun, penerapan SKP saat ini cukup memakan waktu. Setelah penelitian selesai, peneliti harus menyerahkan hasil penelitian ke Bakesbangpol untuk diteruskan ke Bagian Litbang BP4D Subang. Adapun tugas R&D adalah mengelola dokumen penelitian dan melacak kemajuan penelitian di Subang. Tugas R&D lainnya adalah mempublikasikan sejarah perkembangan R&D, hasil R&D, berita & artikel, agenda, dokumentasi foto terkait R&D, dan SOP & landasan hukum R&D. Namun, sejauh ini R&D hanya bisa menggunakan WhatsApp untuk melakukannya. Dari uraian di atas, penulis bertujuan untuk membangun E-R&D dan Layanan Rekomendasi Penelitian Online. Fathurrasyid Ibrahim adalah mahasiswa program studi sistem informasi 2018 yang mengembangkan sistem ini menggunakan Scrum dengan pendekatan Agile Model. Hasilnya adalah E-R&D dan Layanan Rekomendasi Riset Online. Pengujian dilakukan dengan metode black box yang menunjukkan fungsionalitas 100%, dan penilaian UAT dengan total hasil 95,62%.

Yasila, Kalista; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dari dibuatnya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sistem pendidikan yang diajarkan di sekolah diharapkan mampu menjadi pendorong para peserta didik untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam isi materi pokok yang diajarkan pendidik serta mampu dalam membangun persatuan dan kesatuan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang diperoleh melalui proses literasi dari berbagai buku, artikel, serta jurnal yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pendidikan kewarganegaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sangat diperlukan agar para peserta didik dapat memiliki sikap toleransi, saling menghargai, dan menghormati setiap perbedaan yang ada di dalam bangsa ini. Kata kunci : Pendidikan Kewarganegaraan, Persatuan, Kesatuan

Agustin Linawati; Thomas Vacum Fitonis; UmmiMulyaningsih; Asep Purwo Yudi Utomo

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Salah satu komponen penting dalam bahasa adalah kalimat. Bahasa dan kalimat merupakan suatu kesatuan yang berkorelasi antara satu dengan lainnya. Penelitian yang berjudul Analisis Kalimat Berdasarkan Tata Bahasa Struktural daIam Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A. Navis bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kaIimat yang terdapat pada cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A.Navis. Kajian yang dilihat adalah struktur kaIimat berdasarkan tata bahasa struktural. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis kalimat dalam cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis dengan berpedoman pada tata bahasa struktural. Pada penelitian pada artikel ini menggunakan  metode penelitian kuaIitatif. Data kajian diperoleh secara langsung dari kutipan-kutipan kalimat yang terdapat pada cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis. Adapun kalimat yang akan dibahas pada penelitian ini yaitu struktur kalimat berdasarkan pada tata bahasa struktural. Hasil analisis mengungkapkan bahwa kalimat bisa diuraikan melalui penetapan satuannya sampai pada elemen terkecilnya yaitu kata. Terdapat  perbedaaan kategori dan fungsi sintaksis, serta peran semantik didalam komponen-komponen kalimat. Selanjutnya, kalimat tersebut akan diidentifikasi berdasarkan bentuk, kategori, fungsi, dan peran. Analisis tersebut menunjukkan bahwa antara bentuk, kategori, fungsi, dan peran itu mempunyai korelasi atau persamaan baik dari ragam kaIimat dasar, unsur kalimat inti beserta konstituennya, dan pola kalimat topik komen. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para pembaca supaya bisa memperdalam pengetahuannya di bidang bahasa dan sastra.

Warlan, Adelia Chrismayanti; Priyatiningsih, Katharina; Ramadhan, Gilang

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

BPDAS Citarum-Ciliwung adalah salah satu instansi pemerintahan dibawah Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang memiliki tugas pokok dan fungsi menyajikan informasi mengenai perencanaan pengelolaan DAS, pengembangan kelembagaan dan kemitraan pengelolaan DAS maupun pemantauan dan evaluasi pengelolaan DAS.  Kegiatan pengelolaan DAS dilakukan melalui aplikasi SIMDAS yang dikelola oleh Seksi Evaluasi Pengelolaan DAS. Objek dalam artikel ini adalah kinerja SIMDAS terhadap kegiatan pengelolaan aset DAS di BPDAS Citarum-Ciliwung. Pada proses pengelolaan DAS terdapat permasalahan dalam penggunaan sistem yang diterapkan. SIMDAS belum terintegrasi dan masih berbasis offline sehingga tingkat fleksibilitas dan efisiensinya cukup rendah, informasi yang tersaji belum cepat dan akurat, penggunaan aplikasi sulit dimengerti oleh orang awam, dan keterbatasan pengguna dalam mengakses aplikasi, sehingga diperlukan evaluasi pada kinerja SIMDAS tersebut menggunakan Integrated Information Systems Success. Tujuan dari studi kasus ini adalah mengidentifikasi masalah kinerja SIMDAS terhadap pengelolaan aset DAS kemudian mengajukan rekomendasi rancangan alternatif solusi untuk mengatasi masalah kinerja aset SIMDAS tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode penelitian deskriptif khususnya deskriptif ekspalatori dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini yakni wawancara, observasi ilmiah, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil dari studi kasus ini adalah rekomendasi perancangan SIMDAS di BPDAS Citarum-Ciliwung.

Nabillah Vebiyani; Elsa Novianti; Neng Tuti Novianty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas kajian stalistika dan pesan moral pada puisi “Sajak Putih” karya Sapardi Djoko Damono. Fokus pembahasan artikel ini memiliki ciri khas tersendiri yang diuraikan dalam diksi, citraan, majas dan pesan moral. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Sajak Putih”, yang terbit perdana pada tahun 1967. Data yang diteliti di dalam puisi ini berupa kata, kalimat, dan wacana yang nantinya akan diteliti dari baris per baris, guna untuk mengetahui penggunaan diksi, citraan, majas dan pesan moral. Hasil pembahasan artikel ini menunjukan bahwa puisi Sapardi Djoko Damono menggunakan diksi yang sederhana yang mudah dipahami dan komunikatif, tetapi mengandung makna yang sangat mendalam dan tidak menghilangkan nilai – nilai estetika pada puisi tersebut. Penggunaan citraan membangkitkan imajinasi pembaca melalui ungkapan yang tidak langsung. Pesan yang disampaikan pada puisi tersebut berkaitan dengan hubungan pelajaran kehidupan manusia dan lingkungannya.

M. Zaki Alfriandi; Fitria Dwi Astuti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol romantisisme pada salah satu puisi karya Heri Isnaini yang berjudul “Aku Membawa Angin”. Konsep romantisisme ini dilatarbelakangi oleh salah satu tokoh romantik dari Belanda yaitu Williem Kloos sebagai aliran filosofi atau konsep kesenian yang mengunggulkan perasaan, intuisi, dan imajinasi yang cenderung pada fenomena dan reaksi alam. Sumber data dalam penelitian ini adalah pada buku “Montase Sepilihan Sajak”. Dalam metodologi penelitiannya menggunakan metode deskriptif analisis dan bersifat kualitatif. Adapun prosedur langkah-langkah yang digunakan untuk pengumpulan data (1) membaca puisi tersebut, (2) mengidentifikasi nilai romantisme dalam puisi, (3) mencatat dan mendeskripsikan nilai romantisme puisi berdasarkan interpretasi dengan pendekatan semiotik yang digagas oleh Charles Sanders Peirce dan terakhir (4) menyusun hasil analisis. Hasil analisis puisi secara tekstual, simbol diksi angin dapat diartikan sebagai media pengirim pesan/perasaan yang diciptakan oleh Tuhan untuk membawa jiwa atau ingatan orang yang sedang kita pikirkan. Jika dikorelaskan dengan salah satu ciri romantisisme berkaitan dengan prinsip kembali ke alam sebagai ekspresi untuk mengemukakan perasaan romantik melalui lanskap imajinasi yang mengerucut pada reaksi-reaksi alam.  

Anggi Febrianti; Silva Caesarani Destiana; Moch Ichsan Nugraha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini mendeskripsikan tentang majas dan citraan dalam puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stalistika, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik pustaka ini merupakan teknik cara memahami isi dari puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini, mencatat berbagai kata, frasa, dan kalimat yang mengandung majas dan juga citraan kedalam bentuk tulis lalu membaca puisi tersebut dengan teliti dan dipilih bagian puisi yang relevan untuk data yang akan dikaji. Sumber data berasal dari buku kumpulan puisi Montase Sepilihan Sajak karya Heri Isnaini. Pengolahan data dilakukan dengan mencari majas dan citraan yang terdapat dalam puisi puisi “Bawa Saja Aku” karya Heri Isnaini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari segi bahasanya, puisi ini memiliki kata-kata yang menggunakan makna denotasi dan makna konotasi dalam setiap lariknya. Selain itu, didalam puisi ini juga terdapat majas personifikasi. Citraan yang terdapat dalam puisi ini yaitu citraan visual(mata), citraan gerak, citraan meraba, citraan perasaan dan citraan pendengaran.

Yuni Asri Raharto; Siti Jenab Humayyah; Dini Alviani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas mengenai nilai yang  terdapat pada beberapa puisi dari buku antologi puisi yang berjudul Montase: Serpilihan Sajak karya Dr. Heri Isnaini, M.Hum. Pemilihan topik ini disebabkan ditemukannya nilai-nilai tersebut yang menarik untuk dibahas. Sebab nilai-nilai tersebut begitu penting untuk diingat sebagai pengingat pada kehidupan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka serta dokumen. Data-data yang digunakan adalah enam puisi dalam Antologi Puisi Montase berjudul “Sajak Ziarah 1”, “Sajak Ziarah 2”, “Laki-Laki yang Mencintai Tulang Rusuknya”, “Kepada Tuhan”, “Aku Tidak Akan Berhenti Mencari Mu”, dan “Warna”. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa keenam puisi tersebut memiliki kesamaan mengenai religiusitas. Jika disambungkan, maknanya akan saling berkaitan antara satu puisi dengan puisi lainnya.

Syawalia Fazarizqa Nurhidayat; Sabrina Yulia Isnani; Dina Siti Patimah Dewi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

    Artikel ini membahas makna yang tersembunyi dari puisi karya Heri Isnaini. Pembahasan ini bertujuan untuk lebih memahami pembaca akan isi puisi. Teori yang digunakan dalam pembahaasan ini yaitu teori Heurmenetika Zygmunt Bauman yang memfokuskan pada kejelasan pesan dan pengertian dasar dari sebuah ucapan atau tulisan yang tidak jelas. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah metode deskriptif kualitatif dimana penelitian ini dilakukan untuk meneliti suatu objek dengan keaadan alamiah untuk mencipkatakan hasil penelitian yang faktual. Tahapan-tahapan yang dilakukan pada pembahasan ini diawali dengan menganalisis larik, menganalisis sruktur yang menyusun teks puisi, objektivikasi struktur teks, dan memaknai teks puisi. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menunjukkan makna yang tersembunyi dalam puisi “Nanti Dulu” karya Heri Isnaini sebagai bentuk ideologi yang digunakan penyair dalam merepresentasikan gagasan dalam bentuk puisi.

Fika Fauziyah Z; Laela Sari; Prasanti Dwigita

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini pada buku Montase Sepilihan Sajak. Puisi tersebut dibahas menggunakan pendekatan stilistika, yakni dengan menganalisis gaya bahasa dan makna diksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menempatkan puisi sebagai data dan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini terdapat gaya bahasa atau majas Metafora, Hiperbola dan Personifikasi. Selain gaya bahasa pada puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini juga terdapat makna referensial, konotatif, denotatif dan kolokasi.

Fengky Luky Masengi

Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan tentang fungsi dan peran Pendidikan agama Kristen dalam pertumbuhan gereja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dipakai untuk menggambarkan fenomena factual yang terjadi di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Ekklesia kota Semarang. Dari kajian ini didapati bahwa terdapat peran yang besar dari kegiatan Pendidikan Agama Kristen terhadap pertumbuhan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Eklesia Kota Semarang baik dari aspek kuantitas maupun kualitas. Jumlah anggota jemaat dari waktu ke waktu mengalami pertumbuhan jumlah, baik penambahan jumlah petobat baru maupun penambahan jumlah anggota yang ingin dilayani.    

Fengky Luky Masengi

Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan tentang fungsi dan peran Pendidikan agama Kristen dalam pertumbuhan gereja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dipakai untuk menggambarkan fenomena factual yang terjadi di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Ekklesia kota Semarang. Dari kajian ini didapati bahwa terdapat peran yang besar dari kegiatan Pendidikan Agama Kristen terhadap pertumbuhan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Eklesia Kota Semarang baik dari aspek kuantitas maupun kualitas. Jumlah anggota jemaat dari waktu ke waktu mengalami pertumbuhan jumlah, baik penambahan jumlah petobat baru maupun penambahan jumlah anggota yang ingin dilayani.    

Hamu, Fransiskus Janu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru agama Katolik dalam melaksanakan pembelajaran secara online di tengah tantangan yang dihadapi selama pandemi. Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan di seluruh dunia, termasuk pendidikan agama. Guru agama Katolik dihadapkan pada tantangan baru dalam mengajar online, yang memerlukan penyesuaian dan pengembangan kompetensi khusus. Hasil pengabdian ini memberikan rekomendasi praktis dan pedagogis bagi guru agama Katolik, lembaga pendidikan Katolik, dan penyelenggara pelatihan guru. Rekomendasi meliputi pelatihan intensif dalam penggunaan teknologi pendidikan, pengembangan keterampilan komunikasi virtual, dan pemanfaatan sumber daya online yang relevan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran dan tantangan guru agama Katolik dalam mengajar online di masa pandemi. Dengan meningkatkan kompetensi guru agama Katolik secara efektif, maka dapat memfasilitasi pembelajaran agama yang bermakna dan akapmendukung perkembangan holistik siswa, bahkan dalam situasi pembelajaran jarak jauh.

Fahmi, Muhamad

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan untuk meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru. Serta mendeskripsikan tentang faktor penghambat dan pendukung strategi pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan untuk meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru. Dalam meningkatkan kuantitas para pelangan jasa pendidikan yaitu calon mahasiswa adalah dengan menerapkan strategi integrasi yang baik. Strategi integrasi merupakan salah satu strategi dalam aktifitas pemasaran yang dilakukan oleh lembaga pendidikan untuk meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru  dan memenangkan persaingan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan menelaah perihal strategi pemasaran jasa pendidikan yang ada di STITNU Al-Mahsuni Danger dalam meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru  dengan menggunakan bauran pemasaran sebagai alat promosi produk keunggulan sekolah yang lebih menekankan pada 7P (product, price, place, promotion, people, pshycal evidence, process). Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Narasumber dalam wawancara ini yaitu waka kemahasiswaan, ketua P2M-P3M, tim PMB, ketua BEM dan mahasiswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun untuk memeriksa keabsahan data, peneliti menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji depenabilitas dan uji konfirmabilitas. Hasil Penelitian menunjukan bahwa strategi integrasi yang dilakukan STITNU Al-Mahsuni Danger dalam meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru  sudah terbilang baik, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya data jumlah peningkatan jumalah mahasiswa pada setiap tahunnya. Dari ketujuh unsur bauran pemasaran yang paling dominan didalam meningkatkan kuantitas calon mahasiswa baru di STITNU Al-Mahsuni Danger adalah product, price, dan promotion. Product STITNU Al-Mahsuni Danger yang meliputi MPI, PIAUD dan penekanan pada program pengembangan minat dan bakat. Pada price STITNU Al-Mahsuni Danger menawarkan harga yang relative terjangkau dan sangat sesuai dengan pelayanan yang diberikan serta memiliki berbagai kebijakan potongan harga. Kemudian promotion STITNU Al-Mahsuni Danger yang berfokus pada pengoptimalan periklanan seperti banner, spanduk, media sosial, dan sosialisasi ke sekolah dan madrasah.