Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 421-440 of 457

Analytics

Amalia Nuruul Azizah; Febri isnawati; Fitri Rahmawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak sekali minuman yang beredar dikalanganmasyarakat. Salah satunya minuman yang menawarkan khasiat kesehatan bagi tubuh. Di indonesia banyak minuman kesehatan yang sudah biasa dikonsumsi, salah satunya minuman jahe. Hanya saja karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu yang lama sehingga minuman ini tergeser oleh minuman lain yang lebih praktis, selain itu juga minuman jahe kurang memiliki daya tarik terhadap anak muda yang lebih memilih minuman yang kekinian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan suatu inovasi dengan membuat minuman herbal instan dengan menggunakan bahan baku jahe yang dilakukan pelatihan juga kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah menikmati khasiat dari minuman jahe tersebut dan dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan penghasilan terutama untuk ibu-ibu. Dalam kegiatan pelatihan ditemukan suatu temuan bahwa masyarakat sangat membutuhkan kegiatan yang mampu memberdayakakan ibu-ibu sehingga mamu menambah penghasilan keluarga. Selain itu ditemukan data bahwa setelah minuman jahe dikemas secara instan peminat minuman tersebut bertambah dari kalangan masyarakat muda hingga tua.

Dekki Ikrar Mahardhika; Karmanis Karmanis; Rini Werdiningsih

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Perkembangan zaman saat ini yang semakin global di tengah revolusi industry 4.0 dan Reformasi Birokrasi menuntut ASN memiliki kompetensi yang relevan dengan kemajuan zaman agar dapat memanfaatkan perubahan lingkungan menjadi suatu peluang dalam memberikan pelayanan dan perumusan kebijakan yang lebih berkualitas. Perubahan paradigma pengembangan kompetensi mampu mendukung terwujudnya Smart ASN untuk pemerintahan berkelas dunia. Reformasi Aparatur Sipil Negara merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun birokrasi sesuai dengan  Grand  Design  Reformasi  Birokrasi.  Dalam  menajdikan  ASN bertaraf internasional ini tidaklah mudah karena harus didukung oleh semua pihak baik itu regulasi yang jelas dan juga kesadaran dari masing-masing individu ASN. Peningkatan kinerja dan pengembangan kompetensi disini memiliki peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan menuju ASN bertaraf internasional karena kinerja dan komptensi inilah yang menjadi modal  dalam  pelaksanaan  pelayaanan  publik  yang  semakin  berkualitas sesuai tujuan Reformasi Birokrasi. Dalam menghadapi hal tersebut pemerintah memiliki program yang dinamakan 6P, yang masuk dalam Human Capital Management Strategy. Program 6P itu melingkupi perencanaan, perekrutan dan seleksi, pengembangan kapasitas, penilaian kinerja dan penghargaan, promosi, rotasi, dan karier, serta peningkatan kesejahteraan.

Edy Dwi Purwanto; Harsoyo Harsoyo; Aris Toening Winarni

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Dampak negative akibat pandemic COVID-19 mengakibatkan krisis global di segala aspek bidang kehidupan seluruh Negara salah satunya di Indonesia, dampak  tersebut melemahkan sector perekonomian yaitu penurunan permintaan dunia terhadap barang-barang eksport asli produk Indonesia, sehingga menyebabkan ledakan besar pengangguran. Sedangkan Produk Dalam Negeri merupakan katup penyelamat bagi industri produk Usaha Mikro dan Usaha Kecil yang semula berorientasi eksport dan domestic, kini berbalik menjadi import alat kesehatan dan perbekalan farmasi berupa vaksin COVID-19.  Selain dampak negative pandemic COVID-19 juga adanya dampak positife revolusi industri 4.0 atau yang dikenal dengan istilah “cyber physical system” yang melahirkan banyak perubahan hampir di semua sektor industri. Pengalihan dari cara konvensional menjadi serba internet dengan menekankan pada unsur kecepatan dan ketersediaan informasi yang dapat diakses bagi siapapun, kapanpun dan dimanapun yang membutuhkan serta memudahkan dalam jual beli barang/jasa. Era industrial 4.0 yang semakin cepat berkembang ini menjadi tantangan dan tuntutan bagi birokrasi untuk segera mereformasi mewujudkan e-government yang kreatif, inovatif, komunikatif dan transparan sehingga melahirkan berbagai layanan Pemerintah berbasis elektronik salah satunya adalah penerapan e-procurement atau yang dikenal sebagai Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah secara elektronik yang dapat dijadikan peluang bagi Produk Dalam Negeri dan bagi Usaha Mikro dan Usaha Kecil.  

Indra Kertati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak awal 2020, telah berdampak pada Kesehatan, social dan ekonomi masyarakat. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang biasanya menjadi roda kehidupan keonomi masyarakat tidak mampu bertahan. Berbagai kebijakan yang diuluncurkan pemerintah suka tidak suka harus diterima demi Kesehatan sekaligus uasaha yang tidak berhenti. Deregulasi dan debirokratisasi menjadi tempat untuk menguatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana deregulasi dan debirokratisasi mampu memberikan peluang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Fokus penelitian ini meliputi respon kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan masalah UMKM, dan kemampuan UMKM dalam meningkatkan kemampuan bertahan menghadapai pandemic covid-19. Lokus penelitian di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukan deregulasi dan debirokratisasi mampu untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah menghadapi pandemic covid-19. Meskipun poeningkatannya masih cenderung melambat namun berbagai upaya telah membantu bangkit dan bekerja.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Octasylva, Annuridya; Nurida, Nuni; Mustika, Tia

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2021 Institut Teknologi Indonesia

Banyaknya peluang bisnis di era globalisasi ini membuat para pengusaha berlomba-lomba mendirikan bisnis dengan berbagai bidang yang dianggap sebagai peluang besar beberapa tahun berikutnya. Seperti pada bidang bisnis jasa rental mobil membutuhkan kreatif dan inovatif sebagai strategi agar tetap mampu bersaing. PT. XYZ yang memberikan pelayanan jasa transportasi memiliki berbagai strategi dalam mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Kesesuaian harga, promosi dan pelayanan yang baik akan berdampak meningkatkan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesesuaian harga, promosi dan pelayanan terhadap keputusan pembelian dengan jumlah sampel 85 responden menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Kesimpulan dari penelitian ini diketahui bahwa kesesuaian harga, promosi, dan pelayanan berpengaruh siginifikan secara positif terhadap keputusan pembelian.

Wahyono, Eko Hadi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Dalam perkembangannya banyak UMKM mengalami permasalahan diantaranya adalah  program kemitraan yang salah satu fungsinya adalah untuk menghindarkan terjadinya monopoli dalam usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi a lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman kemudian merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk dikaitkan dengan Program Kemitraan pada UMKM tahu Selanjutnya. Penelitian ini dapat diringkas dalam pertanyaan umum sebagai berikut Bagaimanakah struktur hubungan antar unsur yang saling mempengaruhi pada UMKM Tahu-tempe dan Bagaimanakah leverage dari masing-masing model Systems Archetype dalam Kemitraan UMKM dan juga menggunakan Matrik Internal (IFE)  dan Matriks External (EFE) penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan systems thinking yang dipercaya mampu menjawab persoalan bisnis UMKM secara utuh. Dari perhitungan data EFAS dan IFAS diatas, terlihat bahwa posisi perusahaan saat ini berada pada kuadran I koordinat (1,946 ; 1,395) yaitu kuadran expension (growth) yakni Diharapkan UMKM tahu dan tempe ini mampu menjaga dan mempertahankan Strategi serta mampu penetrasi pasar dan pengembangan produk. Berdasarkan hasil proses simulasi model dengan Systems Casual Leverage Loop  diperoleh beberapa struktur hubungan antar unsur yang saling mempengaruhi pada UMKM dengan Pihak Mitra yang diharapkan yakni Mitra berasal dari perusahaan besar yang mempunyai scope industri baik di wilayah rantai niaga Tahu – tempe dan bahkan industry Impor kedelai. Sementara dilihat dari hasil struktur Kemitraan terbangun dari tiga sisi yakni sebagai berikut Perspektif Informasi Usaha, Perspektif Kompetensi Usaha dan Perspektif Akses Usaha

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Indra Kertati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak awal 2020, telah berdampak pada Kesehatan, social dan ekonomi masyarakat. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang biasanya menjadi roda kehidupan keonomi masyarakat tidak mampu bertahan. Berbagai kebijakan yang diuluncurkan pemerintah suka tidak suka harus diterima demi Kesehatan sekaligus uasaha yang tidak berhenti. Deregulasi dan debirokratisasi menjadi tempat untuk menguatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana deregulasi dan debirokratisasi mampu memberikan peluang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Fokus penelitian ini meliputi respon kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan masalah UMKM, dan kemampuan UMKM dalam meningkatkan kemampuan bertahan menghadapai pandemic covid-19. Lokus penelitian di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukan deregulasi dan debirokratisasi mampu untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah menghadapi pandemic covid-19. Meskipun poeningkatannya masih cenderung melambat namun berbagai upaya telah membantu bangkit dan bekerja.

Nopiyanti, Vivin; Sunarni, Titik; Harjanti, Reslely; Aisiyah, Siti; Suhartinah, Suhartinah

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Cairan pencuci piring merupakan cairan kental bening berwarna yang berfungsi untuk membersihkan peralatan makan seperti piring, gelas, sendok/garpu. Kecenderungan pemakaian produk pencuci cair dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini menunjukkan jika pola pencucian peralatan rumah tangga mulai bergeser dari cara yang lama/tradisional dengan abu gosok dan sabun colek menuju cara baru yang lebih praktis. Adanya bentuk beruipa cairan menjadikan praktis dan mudah digunakan serta aroma produk yang khas menjsdikan cairan pencuci piring mempunyai nilai lebih dibandingkan produk pencuci piring yang lain. Bahan tanaman kaya akan senyawa yang mempunyai aktivitas antibakteri di antaranya minyak lemon. Selain digunakan sebagai zat aktif antibakteri, minyak lemon juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan bau aromatic pada sediaan cairan pencuci piring.Bahan-bahan baku pembuatan cairan pencuci piring ini mudah diperoleh dengan bahan-bahan golongan sabun, garam, emulgator, pewangi dan pewarna. Cara pembuatannya juga sederhana dengan menggunakan prinsip melarutkan antar bahan yang digunakan. Oleh karena itu, berdasarkan dari uaraian di atas cairan pencuci piring mempunyai potensi dapatdikembangkan sebagai produk usaha mandiri yang dipasrkan secara komersial.Tujuan dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembautan cairan pencuci piring kepada kader PKK lingkungan Suko Mulyo kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta. Selain itu juga diadakan pelatihan terkait peluang untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri warga. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan dimulai dari survei dan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan berupa tutorial kemuadian dilakukan pendampingan dari tim pengabdi dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan.

Lia Nurliana; Fifi Musfirowati; Achmad Machron Chaerulfallah; Trikawati Trikawati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Demam kadang dialami oleh ibu hamil, hanya saja dalam kondisi hamil dan menyusui ibu tidak boleh sembarangan dalam memilih obat terutama obat dipasaran dan warung yang sebagian besar dikombinasikan dengan zat aktif lain yang belum tentu aman buat kehamilan. Kondisi ini tentu menjadikan pengetahuan ibu hamil dan tindakan swamedikasi obat demam menjadi penting untuk didalami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tentang pengetahuan ibu ketika dalam masa kehamilan dan menyusui dalam penggunaan swamedikasi obat demam pada masyarakat pulomerak-Banten. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain penelitian Cross-Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat Banten selama 6 bulan yakni Februari-Juli 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan melihat tindakan swamedikasinya ketika demam sebanyak 100  orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dengan penggunakan teknik total sampling. Uji  hipotesis  dilakukan  menggunakan  uji  Chi  square dimana Nilai  P  dianggap bermakna apabila p< 0,05.Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 maka dapat dikatakan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan swamedikasi terhadap obat demam semasa kehamilan. Hasil analisis penelitian ini diperoleh nilai OR = 16,667, artinya bahwa pengetahuan mempunyai peluang sebesar 16,667 kali untuk dapat memengaruhi tindakan swamedikasi obat demam dalam masa kehamilan. Kesimpulan penelitian  bahwa terdapat  hubungan Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan tindakan swamedikasinya ketika demam memiliki hubungan secara signifikan.

Y. Setyohadi Pratomo; Wahyu Wirasati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembangunan desa wisata berbasis   unggulan   lokal dan   potensi sosial budaya di   Jawa Tengah   menjadi pilihan kebijakan strategis dalam   percepatan pembangunan desa dan mengatasi  masalahan  desa, terutama penanggulangan kemiskinan, kapasitas pelaku usaha dan  pengelola desa wisata. Penelitian  ini  bertujuan  menggambarkan tentang  potensi  dan masalah serta peluang pengembangan Desa Widarapayung Wetan di Kecamatan Binangun memiliki potensi beragam menjadi desa wisata, baik potensi bahari, seni budaya, kuliner desa dan pembelajaran bagi desa tangguh bencana. Perlunya ditingkatkan promosi dan kerjasama dengan pemangku kepentingan agar pengembangannya semakin menarik.

Edo Ilhamanuddin

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, melaui analisis SWOT tadi akan ditentukan strategi mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan produk di Restoran Noble Court. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Model penelitian yang digunakan yakni dengan metode Wawancara mendalam, Observasi dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Peneliti mewawancarai Manajer, superviser, executive chef dan captain waiter Restoran Noble Court, 2 Orang pengamat bisnis restoran, dan 5 tamu Restoran Noble Court. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, serta menentukan strategi produk mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan di Restoran Noble Court. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi WO (Weakness Opportunity) dirasa paling tepat dan efektif dalam upaya peningkatan penjualan di Restoran Noble Court.

Agus Susanti

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Babershop by Ponco merupakan usaha dalam bidang menjual jasa potong rambut. Babershop by Ponco berdiri  sejak tahun 2003, berada di Perumahan Pondok Raden Patah Blok C I No. 1 – 2 RT. 04 RW. 03 Sayung Demak. Pemiliknya bernama Bapak Ponco Novian Mustoro, S.E., M.M. Persaingan dunia usaha semakin ketat, maka pelaku usaha harus bisa mempertahankan usaha dan dituntut untuk dapat menghadapi persaingan, dengan mengembangkan usaha supaya lebih maju dan lebih besar. Dalam menghadapi persaingan dan mengembangkan usaha dibutuhkan strategi untuk pengembangan usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan usaha Babershop by Ponco, mendeskripsikan keadaan lingkungan internal (kelebihan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman) Babershop by Ponco, menganalisis strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usaha Babershop by Ponco. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.

Rabiatus; Badariatul Lailiah; Windu Gata; Muhammad Ifan Rifani Ihsan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2020 STEKOM PRESS

Dunia bisnis khususnya dalam industri penjualan dimana-mana tidak di ambil kemungkinan banyak resiko yang di hadapi pembisnis untuk bisa melangsungkan usaha yang telah di dirikan akan selalu ada dan mendapatkan konsumen yang tetap membeli barang yang telah disediakan maka dari itu seorang entrepreneur dituntut untuk memiliki strategi dalam membaca peluang. Untuk menyiasati hal tersebut, tentunya pihak manajemen harus mampu menganalisa data yang ada untuk dijadikan bahan acuan untuk strategi diperlukan untuk komputerisasi. Pencarian judul penelitian dan abstraknya dipermudah dengan kata-kata kunci tersebut. berbisnis selanjutnya. Meubel Master borneo merupakan salah satu perusahaan yang memiliki resiko mendapatkan konsumen yang tetap dan harus memberikan atau meyediakan barang yang memiiki kualitas tinggi dan memberikan pelayanan yang akan diberikan kepada pelanggan yang setia membeli produk yang telah disediakan. Dengan menggunakan data mining yang merupakan knowledge discovery dikarenakan bidang yang berupaya untuk menemukan informasi yang memiliki arti yang berguna dari jumlah data yang besar, untuk menemukan pola (pattern) data dan memprediksi kelakuan (trend) dimasa mendatang [7]. Untuk mengetahui produk yang sering terjual dalam periode bulan Januari sampai bulan Mei 2019 diperlukan algoritma apriori yang ada di data mining. Dengan melakukan analisa keranjang belanja menggunakan metode asosiasi dengan Algoritma Apriori, dimana kombinasi itemset transaksi penjualan barang pada meubel master borneo menghasilkan 6 rules dimana minimum confidence sebesar 41,6 % dan minimum support sebesar 0,08% berdasarkan 35 transaksi penjualan dari 63 jenis barang pada meubel Master Borneo.

Aditia Dwi Mulyono; Nur Heni

Sinov : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang 2020 Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Semarang

Upaya peningkatan populasi komoditas peternakan khususnya ternak ruminansia melalui sistem kawasan perlu diimbangi dengan peningkatan penyediaan pakan hijauan untuk ternak. Penyediaan hijauan pakan ternak seperti rumput dan legume merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh peternak rakyat dalam kegiatan budidaya maupun pembibitan. Melihat masalah dan peluang pengembangan peternakan berbasis kawasan tersebut sehingga mampu memunculkan usaha untuk mengkomersialisasikan bibit dan hasil budidaya hijauan pakan ternak guna mencukupi kebutuhan pakan yang belum banyak untuk digeluti oleh petani atau peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, R/C ratio serta Break Even Point (BEP) unit dan rupiah usaha pembibitan dan budidaya hijauan pakan ternak di Cahaya Baru Farm. Metode penentuan lokasi yaitu menggunakan purposive sampling dengan alasan bahwa lokasi penelitian merupakan sentra pembibitan hijauan pakan ternak swasta terbesar di Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan/ha/th sebesar Rp235.848.750,00; R/C Ratio 3,87 > 1 yang berarti usaha menguntungkan. BEP unit stek odot yaitu 36.653 dengan BEP rupiah penerimaannya Rp18.326.294,00. BEP unit bibit indigofera 2.066 polybag dan BEP rupiah penerimaanya Rp8.262.283,00. BEP unit penjualan daun rumput odot 36.653 kg serta BEP rupiah penerimaannya Rp18.326.294,00. Usaha pembibitan dan budidaya di Cahaya Baru farm bersifat menguntungkan dan layak untuk dijalankan

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Febri Santosa; Mimin Indah Lestari; Kistia Rita Santi +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Balita adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra baik bagi orang tua maupun bagi kesehatan. Perhatian harus diberikan pada pertumbuhan atau perkembangan, status gizi sampai pada kebutuhan akan imunisasi. Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua, perlunya perhatian lebih dalam tumbuh kembang di usia balita didasarkan fakta bahwa kurang gizi yang terjadi pada masa emas ini bersifat irreversibel atau tidak bisa pulih kembali (Marimbi, 2010). Gizi kurang adalah gangguan kesehatan akibat kekurngan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Kurang gizi masih merupakan permasalahan serius bagi anak-anak di Indonesia tidak terkecuali anak yang berasal dari perkotaan. Hampir seluruh daerah di Indonesia melaporkan adanya kasus gizi kurang bahkan gizi buruk di wilayahnya. Masyarakat RW 5 kelurahan Rowosari kecamatan Tembalang kota Semarang merupakan Sebagian besar ibu rumah tangga memiliki anak yang berusia antara bayi hingga remaja. Dari 90 balita yang ada di RW 5 Kelurahan Rowosari   Kecamatan Tembalang Semarang Kota, 7 balita beresiko tinggi mengalami gizi kurang. Berdasarkan data bulan November 2019, 7 balita tersebut mengalami penurunan berat atau berat badan yang menetap tiap bulannya. Sebanyak 14% ibu balita di RW 5 tidak mengetahui makanan sehat untuk balita di atas tiga tahun. Sebanyak 17% ibu balita membiarkan anaknya jika tidak mau makan.Kader Posyandu tidak pernah memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu yang mempunyai balita yang pengalami penurunan Berat Badan maupun Balita yang masuk dalam kategori status gizi kurang.Berdasarkan permasalahan serta peluang yang telah dijelaskan diatas, TIM Pengabdian masyarakat ingin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Revitalisasi Posyandu Balita Nusa Indah dalam upaya peningkatan pengetahuan kader tentang gisi Balita , dengan tujuan mengoptimalkan peran kader dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang gizi Balita di Posyandu Nusa Indah RW 5 Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang    

Nurun Nadhifah

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penyusun mendeskripsikan tentang kinerja karyawan tas pada Home Industry Omah Kreasi Tas Puncanggading Mranggen, Demak dan mendeskripsikan tentang analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen, Demak. Hasil penelitian ini pertama adalah Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak sudah menerapkan kinerja karyawan tas dengan baik. Karena Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen sebelum memulai kegiatan produksi seluruh sumber daya alam atau bahan baku memproduksi tas merupakan alat atau barang yang bersih. Kedua analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak: 1).Kekuatan: proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin dan memiliki karyawan yang banyak dan dilakukan dengan beberapa tahapan yang terarah. 2). Kelemahan: Dengan tingkat pendidikan yang rendah menjadi kelemahan Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen untuk dapat memajukan perusahaan. 3). Peluang: Adanya loyalitas konsumen terhadap perusahaan. 4). Ancaman: Banyak pesaing perusahaan yang bergrak dibidang produksi tas baik didalam maupun diluar.

Ardi Anggara; Paulina Maria; Timotius Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dominasi pola asuh, kendala yang dihadapi, dan cara yang dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan iman anak di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Permasalahan yang terjadi pada anak yang diduga karena lemahnya pola asuh orang tua. Hal-hal kecil tentang agama yang tidak secara benar ditanamkan oleh orang tua melalui pola asuh dapat menimbulkan permasalahan yang besar di kemudian hari. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat pelaksanaan penelitian dilaksanakan di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah.   dengan jumlah informan ada 13 orang yang terdiri dari pastor Paroki, Katekis, guru sekami, orang tua dan anak. Penelitian ini mengunakan teknik analisis data menggunakan model interaktif analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil  penelitian  ini  menyimpulkan  bahwa  di  Paroki  St.  Petrus  dan     Ampah Khususnya di Stasi Wuran, Kalamus dan Tampa lebih banyak umat yang menerapkan pola asuh permisif. Kendala yang dihadapi oleh umat di Paroki St. Petrus dan  Ampah tua  untuk mengembangkan  iman  anak  yaitu  kurangnya  daya  tarik  anak  terhadap kegiatan  iman,  pengetahuan  iman  orang tua  yang masih  kurang,  orang tua  yang kurang   aktif   dalam   kegiatan   iman   dan   pekerjaan   orang   tua.   Faktor-faktor permasalahan tersebut diatasi dengan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan gereja, memberikan pemahaman dan pengetahuan agama Katolik pada orang tua dan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas orang tua dan anak. Kontribusi pola asuh orang tua yang permissive membuka peluang bagi para pekerja   pastoral   dan   gereja   untuk   memberikan   cara-cara   yang   baik   bagi perkembangan iman anak-anak ditengah minimnya pengetahuan, kesibukan dan kurangnya dukungan orang tua.

Fawaid, Ahmad; Laili, Nor

Penelitian ini menyuguhkan tentang urgensi pesantren sebagai wadah pembentukan kaderisasi ummat. Pesantren sebagai tempat pijakan manusia didalamnya bukan hanya mengajarkan tentang dinamika ke Islaman namun juga mengajararkan santri untuk berenterpreneurship. Home industri hadir sebagai jawaban dari permasalahan insani dalam segi ekonomi berkelanjutan. Adanya home industri dalam diri pesantren mampu membentuk kader bangsa yang mampu berdaya saing dalam bidang usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research (penelitian lapangan) yang berlokasi di PP Nurul jadid wilayah Al-mawaddah. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pesantren mampu memberikan peluang besar terhadap diri para santri untuk dapat berbakat entrepreneur dengan usaha home industri bakery di wilayah Al-mawaddah. Sistem pemasaran yang dilakukan berbasis transaksi lokal dan non lokal. Dengan mematok harga  berkisar Rp 2000-Rp 5000 mampu meningkatkan omset terhadap devisa pesantren. Hadirnya usaha bakery bagi santri Al-mawaddah mampu menumbuhkan bekal usaha entrepreneur ketika terjun kedalam dunia masyarakat, sehingga pada saat itulah terbentuknya manifestasi insan yang berkarya.   This research presents the urgency of pesantren as a forum for the formation of ummah cadre. Pesantren as a place of human footing in it not only teaches about the dynamics of Islam but also teaches students to be engaged in entrepreneurship. Home industry is present as an answer to human problems in terms of a sustainable economy. The existence of a home industry in pesantren is able to form a cadre of the nation who are capable of competitiveness in the business sector. This study uses a field research approach (field research) located in PP Nurul Jadid Al-mawaddah region. Data analysis techniques using content analysis techniques. The data collection method uses interview and observation techniques. The results showed that the axistence of pesantren is able to provide great opportunities for students to be gifted entrepreneurs with a home bakery business in the Al-mawaddah region. The marketing system is based on local and non-local transaction. By fixing prices around Rp. 2,000-Rp. 5,000, can increase turnover for foreign exchange boarding schools. The presence of bakery business for Al-mawaddah santri is able to grow entrepreneurial stock when it plunges into the world of society, so that’s when the manifestation of the creation of human beings works.