Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 4261-4280 of 4,305

Analytics

Linda Kurniawati, Maryanto, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kerupuk adalah suatu jenis makanan kering yang terbuat dari bahan‐bahan yang mengandung paticukup tinggi. Kerupuk merupakan suatu jenis makanan kecil tradisional yang sudah dikenal oleh sebagianbesar masyarakat Indonesia. Kerupuk biasanya dibuat dari bahan baku terigu dan tapioka. Tapi untukmeningkatkan nilai gizi kerupuk dan mengurangi pemakaian terigu dilakukan penelitian pembuatan kerupuksortagu menggunakan tepung komposit (sorghum‐terigu). Selain itu untuk mendapatkan bahan bakusorghum yang berkualitas perlu dilakukan perlakuan pendahuluan terhadap sorghum tersebut. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui rasio konsentrasi tepung komposit (sorghum‐terigu) yang tepat dan perlakuanpendahuluan perendaman sorghum untuk menghasilkan kerupuk sortagu yang berkualitas dan disukaikonsumen. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiriatas dua faktor. Faktor pertama rasio konsentrasi tepung komposit (sorghum‐terigu) yaitu (0 : 100)%; (25 :75)%; (50 : 50)%; dan (75 : 25)%. Sedangkan faktor kedua perlakuan pendahuluan perendaman sorghum yaituperendaman 0 jam (tanpa perendaman), perendaman 8 jam dalam air, dan perendaman 8 jam dalam larutanNaHCO3 0,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang optimal untuk menghasilkan kerupuksortagu yang berkualitas dan disukai panelis adalah kombinasi antara konsentrasi tepung komposit (25 :75)% dan perendaman sorghum 8 jam dalam larutan NaHCO3 0,3 %. Kerupuk sortagu tersebut mempunyaikarakteristik : kadar air 14,88%; kadar abu 2,96%; kadar protein 5,24%; warna kuning kecoklatan (1,56); sangatgurih (4,13; amat sangat renyah (4,75); dan amat disukai panelis (4,56)Kata kunci: Kerupuk, (Sorghum‐Tapioka‐Terigu), tepung komposit, perendaman

Merkuria Karyantina, Adam Anasti Apriyanto, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping gajah. Kue kuping gajah merupakan makanan kecil tradisional khas Indonesia yang banyak terdapat di pasar maupun pusat oleh-oleh, memiliki bentuk yang unik serta rasa yang manis, enak dan renyah, tipis serta bermotif. Penambahan ekstrak jahe pada pembuatan kue kuping gajah diharapkan akan menambah flavor pada kue kuping gajah. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu substitusi kopi biji salak (10, 15, dan 20%) dan penambahan ekstrak jahe (5g, 10g, dan 15g/ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan substitusi kopi biji salak dan penambahan ektrak jahe yang memiliki sifat kimia yang baik, dan secara keseluruhan lebih disukai panelis adalah 10% kopi biji salak dan penambahan ekstrak jahe 10 g/15 ml air. Hasil penelitian kue kuping gajah mengandung aktivitas antioksidan 66,96% RSA DPPH; kadar lemak 26,17%; kadar abu 1,05%; kadar protein 8,78%; kadar air 3,54%; dan kadar gula total 59,76%.Kata kunci: kue kuping gajah, kopi biji salak, ekstrak jahe.

Linda Kurniawati, Lisa Rosalia, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Masyarakat Indonesia lebih suka mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung antioksidan karena dapat melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Tanaman sumber antioksidan salah satunya bunga rosela. Pigmen antosianin dalam rosela juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam makanan dan minuman. Salah satu usaha yang akan dilakukan adalah mengolah bunga rosela menjadi nata. Penelitian ini bertujuan menghasilkan formulasi nata de rosela yang memiliki aktivitas antioksidan maksimal, berkualitas, dan disukai konsumen, serta mengetahui karakteristik kimia, fisika, dan sensori nata de rosela dengan variasi lama ekstraksi dan berat bunga rosela. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu lama ekstraksi (5, 10, 15, dan 20 menit) dan berat bunga rosela (5, 10, dan 15 gram). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan berat bunga rosela 15 gram dengan lama ekstraksi 5 menit menghasilkan nata de rosela yang mempunyai aktivitas antioksidan paling tinggi. Karakteristik nata de rosala tersebut adalah sebagai berikut: kadar air 87,94%; kadar abu 0,03%; kadar serat 2,06%; kadar gula yang dimanfaatkan dalam proses fermentasi 91,61%; aktivitas antioksidan 23,88%; ketebalan nata 0,96 cm, berat nata 1075 gram, tekstur 28,95 mm/g, cairan sisa fermentasi 30 ml, dan warna nata de rosela yaitu berwarna merah muda (2,27). Kata Kunci: nata de rosela, bunga rosela, berat bunga rosela, lama ekstraksi ABSTRACTIndonesian people were more likely to consume foods that contain antioxidants because

Februariyanti, Herny; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Salah satu tinjauan yang mendasari penelitian ini adalah sumber data, yang terkadang masih terbatas dan melalui prosedur-prosedur berantai yang rumit, dan hanya dikembangkan oleh para ahlinya saja, mendorong tim peneliti untuk berperan dalam pengembangan lanjut mediasinya melalui sebuah riset sederhana dalam pemanfaatan kendali layanan berbasis situs, atau  lebih  dikenal  dengan  Web  Service  Controller,  dalam  sebuah  komunikasi  data  dan informasi menggunakan perangkat open source,  seperti PHP dan MySQL ini menjadi sasaran pengembangan penelitian saat ini. Tim peneliti berharap dengan peningkatan kemampuan dan analisa ini diharapkan mampu mendukung dan mengembangkan teknologi berbasis Smart City tanpa hanya terkhusus bagi satu sisi saja namun kemanfaatan lanjut yang lebih besar bagi masyarakat, baik masyarakat umumnya maupun masyarakat akademisi pada khususnya.

Diartono, Dwi Agus; Suhari, Yohanes; Wahyudi, Eko Nur; Khristianto, Teguh

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Perangkat mobile paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengakses informasi. Keterbatasan perangkat mobile adalah ukuran layar yang relatif kecil. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kesederhanaan dan konsistensi terhadap kegunaan portal web mobile serta implikasinya terhadap kepuasan konsumen. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa yang menggunakan layanan web mobile untuk mengakses toko online. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan langsung kepada responden. Penelitian ini menggunakan analisis path. Pengaruh antar variabel diuji dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian adalah : (1) Kesederhanaan fitur web mobile tidak berpengaruh terhadap Kegunaan, sedangkan Konsistensi layanan antara web mobile dan web pada perangkat desktop/laptop berpengaruh positif terhadap Kegunaan; (2) Kesederhanaan fitur web mobile, Kosistensi layanan antara web mobile dan web pada perangkat desktop/laptop, dan  Kegunaan web mobile berpengaruh positif terhadap kredibilitas layanan web mobile; (3) Kegunaan tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan pengguna sedangkan kredibilitas layanan web mobile berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna.

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor; Retnowati, Retnowati; Mulyani, Sri; Martha, Khristma

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Smart City adalah skonsep tata kota yang mengoptimalkan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, serta meningkatkan layanan Pemerintah. Kota Pekalongan sedang berupaya untuk mempersiapkan diri dalam proses implementasi Smart City. Dalam referensi diketahui bahwa salah satu indikator kesiapan implementasi Smart City adalah Smart Governance, yang terdiri atasi empat indikator utama yaitu Participation in decision-making, public and social services, Transparent Governance, political strategies and perspectives. Dari keempat indikator tersebut diperjelas ke dalam indikator operasional yang lebih mudah diukur secara kuantitatif. Oleh sebab itu metode penelitian dipilih mix research methods karena data yang diperoleh dilakukan melalui cara kualitatif dengan wawancara kepada narasumber. Hasil data dikelola dan diolah menggunakan cara kuantitatif. Cara kuantitatif tersebut adalah metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani. Dari keempat indikator utama diturunkan menjadi 21 variabel input Hasil yang diperoleh adalah tingkat kesiapan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan Smart City dari Perspektif Smart Governance adalah 1,5 (Sedang).

Mustikasari, Jani

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengembangan pendidikan karakter dalam masyarakat melalui budaya untuk menguatkan sikap spiritual dan sikap sosial. 2) untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam masyarakat melalui budaya untuk menguatkan sikap spiritual dan sikap sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Sedangkan Teknik Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan yaitu: Reduksi Data, Penyajian Data, dan Menarik Kesimpulan/Verifikasi. Sedangkan Teknik interaktif yang meliputi triangulasi sumber data dan triangulasi waktu. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1) Pengembangan Pendidikan Karakter Dalam Masyarakat Melalui Budaya Untuk Menguatkan Sikap Spiritual Dan Sikap Sosial (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar) dapat berkembang dengan baik mulai kesadaran masyarakat sampai pada perilaku di masyarakat. 2) Pengembangan Pendidikan Karakter Dalam Masyarakat Melalui Budaya Untuk Menguatkan Sikap Spiritual Dan Sikap Sosial (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar) diharapkan dalam pelaksanaannya dapat mempengaruhi seluruh masyarakat agar mempunyai karakter yang baik, dengan pembiasaan-pembiasaan yang diterapkan di masyarakat, sehingga pembiasaan tersebut dapat menjadi karakter di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Budaya, Sikap Spiritual Dan Sikap Sosial

Untari, Sri

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara eksistensi guru di masyarakat dengan kualitas guru dalam perannya sebagai pendidik pada guru-guru Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini, populasinya adalah guru-guru se-Kecamatan Tanon yang berjumlah 490 guru. Sampel diambil dengan teknik purposive random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 10-15% dari populasi, dengan hasil perhitungan yang berjumlah 50 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan teknik dokumentasi. Teknik angket untuk mengumpulkan data tentang eksistensi dan kualitas guru sebagai seorang pendidik, serta teknik dokumentasi untuk memperoleh data-data guru Kecamatan Tanon. Teknik analisis data mengunakan teknik analisis product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rxy = 0,853 sedangkan r tabel pada taraf signifikan 5% dengan N=50 diperoleh 0,279 dengan demikian rxy = 0,853 > r tabel 0,279 maka hipotesis yang menyatakan “ Ada hubungan yang positif dan signifikan antara eksistensi guru di masyarakat dengan kualitas guru dalam perannya sebagai seorang pendidik pada guru- guru se-Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen tahun 2016”, terbukti kebenarannya.Kata Kunci : Eksitensi Guru, Masyarakat, Kualitas Guru

Karimah, Nurrotul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 2) Mengetahui penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 3) Mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen.P enelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah orang tua dan anak pada keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pendidikan karakter melalui nilai-nilai Budaya Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga dilaksanakan oleh orang tua kepada anaknya menggunakan media uang, nasehat, keteladanan orang tua, pembiasaan. 2) Penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen anak belum mampu menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter yang diajarkan oleh orangtuanya secara optimal. Di mana dari hasil penelitian masih ada beberapa anak yang masih berbohong atau tidak berbicara jujur. 3) Hambatan-hambatan bagi orangtua dalam memberikan pendidikan karakter yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Hambatan internal berupa kurang intensitasnya komunikasi dalam keluarga disebabkan kesibukan orang tua yang bekerja, dan kurang harmonisnya hubungan dalam keluarga. Sedangkan hambatan eksternal berupa pengaruh teknologi informasi dan pengaruh lingkungan sosial masyarakat.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Nilai-Nilai Budaya Jawa.

Didik Wijaksono; Andik Prakasa Hadi

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2016 UNIVERSITAS STEKOM

CV. Ganda Mulia is a business entity engaged in the production and sale of various gold and jewelery, especially gold bars which are used as an investment CV. Ganda Mulia is a newly developing company, and already has a variety of media used to promote, but a sense of interest and public trust in the CV. Ganda Mulia has not been maximized, so we need a complementary promotion that can attract and even provide a sense of confidence in the confidence of gold bars, especially used as an investment. Therefore the writer tries to develop a complementary promotional media as a means of promoting the CV. Ganda Mulia that already exists, which is used to increase trust and a sense of interest in gold products CV. Double Majesty. With complementary media in the form of a company profile video, it contains the benefits, benefits and the production process or the process of making gold bars. So that when people understand the benefits and advantages of investing in gold bullion, it will have a positive impact, which is about trust and interest in gold products CV. Double Majesty. In the manufacturing process the author uses the RnD method, the results of this research in the form of a video company profile CV. Ganda Mulia Ungaran which has been uploaded on diyoutube, on the CV website. Ganda Mulia at the address www.gandamulia.com, and burned into a CD in the form of a DVD format that is used as an archive and is also used when there are company activities in the form of exhibitions or the like. hardware and software that supports the creation and editing of a company profile video.

Utomo, Agus Prasetyo; Murti, Hari

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Visi misi tahun 2020 untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia membutuhkan upaya nyatadari jajaran manajemen Universitas Stikubank untuk mewujudkanya, oleh karena itu perludiciptakan suatu kerjasama dari semua tingkat manajemen, dan stakeholder yang ada. Modelmanajemen kualitas Malcolm Baldrige Education Criteria for Performance Excellence(MBCfPE) mempunyai konsep dan prosedur yang menetapkan petunjuk dan kriteria yangmembantu perusahaan dalam mengevaluasi aktivitas perbaikan kualitas. Melalui pengukurankinerja dengan model MBCfPE ini, Universitas akan bisa melihat tingkat pencapaian di dalamproses menuju perguruan tinggi kelas dunia. Pengembangan sebuah model pre assessment bagiUniversitas diharapkan dapat membantu memberikan sebuah gambaran awal sejauh manakesiapan Universitas dalam menerapkan manajemen kinerja kelas dunia. Hasil olah datamenunjukkan bahwa manajemen kinerja Universitas secara umum hasilnya cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai score sebesar 668,55 dari skala 1000. Nilai ini menunjukkan bahwa upayayang dilakukan oleh manajemen Universitas untuk memberikan jaminan mutu pada masyarakatsudah cukup baik. Skor tersebut juga menunjukkan bahwa pendekatan tata kelola yang dilakukanUniversitas cukup sistematis, efektif, dan responsive. Hasil-hasil yang mengacu padapersyaratan-persyaratan mahasiswa dan stakeholder lainya, pasar, dan proses operasional,menunjukkan kinerja dan keunggulan yang baik. Untuk perbaikan kinerja Universitas perludibuat solusi khusus untuk implementasi peningkatan kinerja dari tiap-tiap kategori yangdirasakan kurang nilainya. Sementara itu untuk kategori yang nilainya sudah cukup baik masihperlu untuk terus ditingkatkan. Universitas perlu membangun sistem manajemen kinerja yanglebih baik kedepanya agar visi misi dan tujuan-tujuan strategis dimasa yang akan datang bisatercapai secara efektif dan eisien.

Anwar, Sariyun Naja; Nugroho, Isworo; Lestariningsih, Endang

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Aplikasi Semarang Guidance dibuat untuk memberikan informasi lokasi penting bagi masyarakat yang membutuhkan petunjuk jalan lokasi wisata. Hal ini didasarkan pada masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi terdekat tempat-tempat wisata. Penelitian ini menggunakan model pengembangan SDLC. Model analisisnya menggunakan Use Case, Activity, Class Diagram, E-R Diagram dan kamus data. Manfaatnya dapat memberikan kemudahan dalam mengetahui letak dan posisi geografis tempat wisata terdekat disekitar pengguna beserta informasi pendukung dengan melalui ponsel Android. Dalam aplikasi ini menginformasikan dan visualisasi objek dalam bentuk maps. selain itu terdapat rute untuk menuju objek wisata yang dipilih, pencarian objek wisata, dan menu pendukung lainnya. Aplikasi ini berbentuk mobile application dan juga web service dengan bahasa pemrograman untuk mobile application JAVA dan SQLITE sebagai database, web service PHP dan MYSQL sebagai database.

Ardhianto, Eka

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Promosi merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan pemasaran suatu produk. Promosi adalah suatu kegiatan bidang marketing yang merupakan komunikasi yang dilaksanakan perusahaan kepada konsumen yang memuat pemberitaan, membujuk, dan mempengaruhi segala sesuatu mengenai barang maupun jasa yang dihasilkan untuk konsumen, segala kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan dengan menarik minat konsumen dalam mengambil keputusan membeli atau menggunakan produk di perusahaan atau instansi tersebut.Seperti halnya di Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang yang perlu memasarkan produk produknya kepada masyarakat umum khususnya para siswa SMA/SMK/MA yaitu produk di bidang pendidikan tinggi. Dalam hal ini merupakan tanggung jawab dari bagian promosi dan marketing yang merupakan ujung tanduk dari sebuah organisasi ataupun lembaga dalam hal sosialisasi, pemasaran dan hubungan dengan masyarakat calon konsumen. Lebih spesifik salah satu kegiatan bagian promosi dan marketing UNISBANK adalah melakukan promosi dan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar yang akan melanjutkan sekolah ke pendidikan tinggi. Dengan semakin banyaknya agenda kegiatan promosi yang dilakukan untuk penerimaan mahasiswa baru berupa kegiatan motivasi, pameran pendidikan, pengajuan proposal negosiasi dan sosialisasi ke sekolah sekolah maka diperlukan sistem pengagendaan kegiatan yang dapat mempermudah bagian promosi dan marketing untuk melaksanakan tugasnya.Hasil dari Sistem Informasi Rancang Bangun E-Office Administrasi Agenda Kegiatan Promosi UNISBANK Semarang yang dibuat dapat membantu mempercepat proses administrasi pengarsipan dalam hal penyimpanan data, pencarian data, pembenahan data dan rekapitulasi data. Selain itu, sistem ini memberikan dampak pelaksanaan proses verifikasi dapat dilakukan oleh ketua promosi tanpa harus melakukan verifikasi di dalam ruangan promosi dan ketua promosi akan lebih mudah melakukan kontrol kegiatan yang seudah terlaksana dan belum terlaksana secara real time.

Anwar, Sariyun Naja; Nugroho, Isworo; Supriyanto, Edy

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Kota Semarang sebagai ibukota Jawa Tengah, memiliki berbagai fasilitas kesehatan antara lain berupa posyandu yang selalu dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana merancang model aplikasi rute dan lokasi posyandu secara real time dengan metode geolocation dan formula Haversine. Metode penelitian yang digunakan model siklus hidup pengembangan sistem (Sistem Development Life Cycle). Hasil penelitian ini adalah berupa aplikasi rute dan peta navigasi berbasis mobile Android yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaan lokasi, rute dan jarak posyandu. Hasil aplikasi ini penting bagi masyarakat yang membutuhkan petunjuk jalan lokasi posyandu. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan hasilnya akan membantu masyarakat memperoleh informasi rute dan lokasi posyandu di kota Semarang dapat terpenuhi.

Wahyudi, Eko Nur

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Sejak pemerintah kota Semarang menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru secara online, khususnya untuk tingkat SMA Negeri di Kota Semarang, banyak permasalahan dapat diatasi dengan adanya sistem tersebut. Orang tua/wali dan calon peserta didik tidak lagi harus banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk melakukan proses pendaftaran, seperti pergi jauh menuju lokasi sekolah dan menunggu antrian yang cukup lama, tetapi cukup dengan melakukan proses secara online melalui internet. Yang sangat perlu diperhatikan adalah bagaimana proses yang berjalan secara real-time tersebut dapat dipantau secara transparan oleh masyarakat luas, sehingga keputusan yang harus diambil oleh orang tua/wali maupun calon peserta didik sepenuhnya tepat berdasarkan kesadaran dan kondisi yang ada pada saat proses penerimaan siswa baru secara online berlangsung. Menjadi unik ketika mengamati bagaimana jumlah SMA yang ada di Kota Semarang diserbu oleh calon peserta didik yang begitu banyak, yang berasal dari negeri maupun swasta dan dari dalam kota maupun luar kota. Kuota yang ada pada setiap sekolah tentunya tidak dapat menampung semua jumlah pendaftar, sehingga ketentuan pada proses seleksilah yang akan menjadi dasar akhir penerimaan. Tidak semua calon peserta didik yang berasal dari sekolah negeri bisa diterima di sekolah yang dituju, demikian pula calon peserta didik yang berasal dari sekolah swasta tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bisa diterima di sekolah negeri tujuannya. Menggunakan metode data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran hasil bagaimana proses seleksi masuk di SMA Negeri di Kota Semarang yang cukup ketat namun transparan. Data yang diolah dapat mengetahui sejauh mana calon peserta didik berkompetisi memperebutkan kursi di sekolah yang diidamkannya tersebut. Gambaran hasil berikutnya adalah bagaimana porsi sebenarnya antara calon peserta didik laki-laki dan perempuan yang berkesempatan untuk melanjutkan studi di SMA Negeri. Prosentase pendaftar dari Dalam Rayon, Luar Rayon dan Luar Kota juga tampak jelas dalam hasil analisa. Terakhir adalah bagaimana dengan data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran kelompok calon peserta didik dengan nilai tinggi, sedang dan rendah, serta kelompok jumlah calon peserta didik dari asal sekolah mereka.   Kata kunci: peserta didik, online, klustering

Razaq, Jefri Alfa; Jananto, Arief

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini merancang aplikasi sistem informasi berbagai lokasi penting bagi masyarakat yang membutuhkan petunjuk jalan lokasi pelayanan kesehatan. Hal ini didasarkan pada masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi terdekat layanan kesehatan di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, Kamus data dan E-R Diagram. Manfaatnya dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam mengetahui posisi geografis lokasi layanan kesehatan terdekat di sekitar pengguna beserta informasi pendukung seperti visualisasi objek dalam bentuk maps melalui perangkat mobile Android disertai rute untuk menuju objek layanan kesehatan yang dipilih, pencarian objek, dan menu pendukung lainnya.

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan usaha layanan masyarakat milik pemerintah, letaknya yang strategis dan dekat dengan masyarakat terutama di daerah pedesaan. Tidak hanya melakukan layanan kesehatan umum, namun strategis sebagai pintu utama pembangunan kesehatan keluarga utamanya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Keluarga Berencana (KB). Pendataan, pemrosesan data, dan penyajian informasi selama ini masih banyak dilakukan manajemen konvensional. Akibatnya sering menjadi hambatan dan ketidak akuratan dalam pendataan dan pelaporan, sehingga fungsi pengambilan keputusan pada setiap level manajemen juga terkendala. Untuk itu penelitian ini bertujuan merekayasa sistem informasi KIA dan KB dalam usaha peningkatan manajemen layanan kesehatan masyarakat, yang nantinya dapat diimplementasikan di setiap Puskesmas. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah analisis dan desain terstruktur. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan, dalam rangka membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bidang KIA dan KB di Puskesmas.   Kata Kunci : Sistem Informasi, KIA, KB, Puskesmas

Munawaroh, Siti

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah pusat layanan masyarakat yang kegiatan utamanya melayani bidang kesehatan ibu dan bayi yang letaknya paling dekat dan perannya strategis di masyarakat. Peran Posyandu sangat penting karena sebagai garda depan sistem pelayanan masyarakat dalam memonitor kesehatan keluarga. Namun begitu belum ada informasi yang memadai untuk melakukan monitoring tentang hasil kegiatan Posyandu terutama pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi monitoring yang dapat dimanfaatkan oleh kader Posyandu di tingkat wilayah tertentu agar kesehatan ibu dan bayi tetap ter-monitor seperti kecukupan gizi, vitamin, berat dan tinggi badan, dan imunisasi. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah berbasis Objek dengan tools UML. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan yang berkaitan dengan perkembangan kesehatan Ibu dan bayi. Sehingga setiap kader kelompok Posyandu, Desa/kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten dapat memonitor informasi perkembangan kesehatan keluarga.   Kata Kunci : Sistem Informasi, Monitoring, Posyandu

Februariyanti, Herny

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Social media merupakan aktivitas dua arah yang biasa diterapkan dalam pertukaran segala macam informasi pada komunitas, dan perkenalan sesama pengguna dalam bentuk tulisan, visual, ataupun audio visual. Seiring dengan hadirnya layanan social media, mulailah berkembang jejaring sosial seperti friendster, myspace, facebook dan juga layanan blog gratis, seperti blogspot serta wordpress, dan salah satu mikroblog yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat seluruh dunia yaitu twitter. Dengan dukungan perangkat mobile yang semakin bertumbuh pesat, real time information yang menggunakan media sosial bisa membatu penyebaran informasi. Twitter juga bukan satu-satunya yang meluncurkan fitur untuk membantu pengguna saat bencana, facebook telah memperkenalkan ‘Disaster Message Board’ awal tahun ini. Twitter sebagai sarana penyebaran informasi ke user dengan tujuan utama adalah tersampaikannya informasi-informasi tentang bencana secara langsung ke user dalam hal ini adalah masyarakat. Dalam penelitian ini telah dibuat sistem informasi bencana menggunakan twitter. Interaksi pemakai dengan sistem dapat melalui tweet, mention atau direct message. Sistem membutuhkan waktu tunggu untuk melakukan respon. Jika dibandingkan dengan instant messaging yang mampu merespon secara real time, layanan mention dan direct message mempunyai kelemahan karena dibatasi jumlahnya oleh twitter. Namun dalam hal menyebarkan secara luas lebih mudah memanfaatkan twitter. Kata kunci: twitter, layanan informasi bencana, tweet, direct message, mention

Wibowo, Jati Sasongko; Razaq, Jefri Alfa; Murti, Hari

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Di Jawa Tengah jumlah penyuluh pertanian baru mencapai 6.434 orang dengan perincian 2.550 penyuluh pertanian, 113 perikanan, 759 kehutanan dan 3.012 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) serta terdapat 53.736 kelompok kelembagaan petani di Jawa Tengah yang terdiri dari 29.522 kelompok tani, 7.903 Gapoktan, 2.010 lembaga masyarakat Desa Hutan, 1.618 kelompok hutan rakyat 1.902 kelompok usaha budidaya perikanan. (solopos, 2010). Dengan banyaknya penyuluh dan petani ini di lingkungan bakorluh, hak penyuluh dan petani untuk memperoleh atau mengakses informasi layanan publik belum dapat dilakukan secara optimal karena masih dilakukan secara konvensional. Begitu juga dengan hak penyuluh dan petani untuk memberikan masukan, saran, kritik terhadap layanan pemerintah kepada masyarakat juga belum terdapat wadah yang memadai. Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, maka dibangun suatu Sistem SMS Gateway agar penyuluh dan petani dapat lebih mudah mendapat informasi mengenai layanan yang seperti layanan berita, peraturan, program-program penyuluh an dan perundang-undangan, pemberian saran, keluhan, kritik dan sebagainya berbasis SMS di lingkungan setbakorluh jateng. Kata kunci : SMS Gateway, Penyuluh, Bakorluh