Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 4181-4200 of 4,398

Analytics

Agust A. Laya; Kristine Dareda

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hypertension or often also called high blood pressure can also be defined as persistent blood pressure, where the systolic pressure is above 140 mmHg and the diastolic pressure is 100 mmHg. In 2018 North Sulawesi was recorded as the first rank with hypertension sufferers with a total of 13.5% or around 315 thousand people and Manado City ranked second with the number of cases reaching 1,541. The purpose of this study is to find out whether there is an effect on health education by poster media on the knowledge of hypertension management in the community in the village of Ternate, Tanjung. The research design is using proposive sampling in determining the sample size, and finding a sample of 15 people to be taken and using the Mc Nemar test to get the results. This research is classified as a quasi-experimental pre and post test design. From the results using the McNemar test, it appears that there are changes before and after the counseling is given, where there are 11 people whose level of knowledge increases after being given counseling with a percentage of 73.3%. given health education with poster media in the kelurahan ternate tanjung and analyzed before and after the influence on public knowledge with poster media in the Kelurahan Ternate Tanjung.

Rahmat Ismail; Fitriyana Junaidi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hypertension is an abnormal increase in blood pressure in the arteries continuously over a period of time. A person is said to be hypertensive if the systolic blood pressure is equal to or above 140 mmHg and/or the diastolic blood pressure is equal to or above 90 mmHg. The high prevalence of hypertension is one of the problems that affect public health status. The purpose of this study was to determine the effect of giving celery leaf decoction on blood pressure in hypertension patients in Mahawu, Manado This research design is a pre-experimental research design (one-group pre-post test design). The population in this study amounted to 53 patients with the sample used was 17 respondents. The sampling technique used is Accidental Sampling. Data collection using blood pressure observation sheet. The results of the study found that giving boiled celery leaves before giving boiled celery leaves were 12 respondents (70.6%). And after giving boiled celery leaves, 13 respondents (76.5%). The result of p value 0.000 (<0.05) so Ha is accepted. There is an effect of giving boiled celery leaves on blood pressure in hypertensive patients in Mahawu, Manado. The conclusion in this study is that there is an effect of giving celery leaf decoction on blood pressure in hypertension patients in Mahawu, Manado. Suggestions to respondents who often experience hypertension can do their own treatment when high blood pressure by boiling celery leaves.

Julian Andriani Putri; Enik Rahayu; Wenefrida Ardhian Ayu Hardiani

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Niten Jamu Kota Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Packaging, promosi melalui media sosial dan variasi produk terhadap keputusan pembelian konsumen (studi kasus di niten jamu semarang). Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi para pengusaha maupun pengusaha niten jamu semarang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa packagingi, promosi melalui media sosial dan variasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di niten jamu Kota Semarang.

Aray Pantare Alam; Maria Rio Rita

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan, sosialisasi SAK EMKM, pemahaman SAK EMKM terhadap penerapan SAK EMKM pada UMKM di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling yang terdiri dari 86 pemilik UMKM. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa latar belakang pendidikan, sosialisasi SAK EMKM, dan pemahaman SAK EMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan SAK EMKM. Latar belakang pendidikan merupakan variabel yang paling dominan terhadap penerapan SAK EMKM

Fitriani Fitriani; Muhammad Qasim; Dewi Fian Fautngil Yanan

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Darah menjadi komponen yang penting bagi tubuh manusia oleh karena itu persediaan darah di Palang Merah Indonesia wajib dijaga. Pasca Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia  membuat jumlah persediaan darah di Palang Merah Indonesia mengalami penurunan. Melihat kondisi ini, Dosen dan mahasiswa dari Program Studi D3 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar menginisiasi kegiatan pengabdian dalam  bentuk donor darah  dengan tujuan menarik minat masyarakat dan menjadi agen of change untuk gerakan Donor Darah untuk menambah jumlah persediaan kantong darah di PMI Kota Makassar, upaya kemanusiaan untuk membantu sesama dan wujud nyata pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2022 di Mbuuk Coffe and Resto Kota Makassar, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan prinsip 3M. Peserta yang mendaftar sejumlah 85 peserta, yang memenuhi syarat sebagai pendonor sebanyak 58 peserta. Jumlah darah yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 58 kantong. Secara keseluruhan acara dapat berjalan dengan lancar dan tertib dan diharapkan.

Agus Bahrudin

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Negara Indonesia mulai memasuki suatu masa emas berupa era bonus demografi yang mana    perlu ditindaklanjuti melalui serangkaian aksi-aksi kebijakan yang  mampu membawa manfaat yang optimal. Dari hasil proyeksi jumlah penduduk Kota Tegal bonus demografi berada pada tahun 2020 dengan rasio ketergantungan sebesar 50.42 %.dan tahun 2021 denan rasio ketergantungan sebesar 52.06 %. Kebijakan dan program yang dilakukan melalui pendidikan berkualitas, Program Generasi Berencana, pendidikan  kependudukan    untuk  mengubah  pola  pikir  masyarakat  dan  meningkatnya  kesadaran mengenai isu kependudukan, serta pendidikan keterampilan  sebagai jalur meningkatkan kualitas SDM unggul dan siap bekerja. Kebijakan ketenagakerjaan dikelola melalui pemberdayaan tenaga kerja dengan melatih wirausaha, akses permodalan dan pelatihan UMKM. Pengembangan usaha sektor informal lokal daerah, seperti pengembangan usaha-usaha kerajinan dan UMKM di Kota Tegal

Rahmad Purwanto W

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian tentang ketahanan pangan dan pentingnya literasi pangan masyarakat adalah mendskripsikan ketahanan pangan di Kotra Semarang berdasarkan dokumen perencanaan daerah dan kebijakan ketahanan pangan dan gizi   telah dilaksanakan   berdasarkan kewenangan pemerintah daerah. Konsumsi bahan pangan pokok penduduk sangat tergantung pada beras (produksi hanya memenuhi 15% dari kebutuhan penduduk) dan memerlukan dukungan dari kabupaten sekitar. Demikian pula bahan pangan sayur mayur, buah-buahan, daging dan ikan lebih besar dari kabupaten sekitar. Pemahaman masyarakat tentang pangan beragam semakin baik dan memerlukan dukungan perguruan tinggi, kalangan dunia usaha dan media massa mengenalkan pangan beragam, piring panganku dan perilaku hidup bersih dan sehat melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan kelembagaan Kota Sehat semakin penting peranannya dalam masyarakat.

Suseno, Dhony Priyo; Widiyastika, Ardinia

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Abstract. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan salah satu fasilitas pejalan kaki yang ditempatkan sesuai dengan tingkat kebutuhan bagi pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan yang melintas pada ruas jalan yang bersangkutan. Penilaian efektivitas JPO akan menggunakan tiga standar parameter peraturan yaitu; Surat Edaran Menteri PUPR No.02/SE/M/2018 tentang Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki, Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat dengan Nomor SK.43/AJ/007/DRJD/97 tentang Keselamatan dan Kenyamanan Bagi Pejalan Kaki, serta DPU Direktorat Jendaral Bina Marga. Tiga JPO di jalan Pandanaran kota Semarang terletak di depan toko Merbabu (JPO-I), sky bridge (JPO-II), dan RS. Hermina (JPO-III). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer berupa observasi lapangan selama satu minggu. Hasil analisis menurut Surat Edaran Menteri PUPR bahwa JPO seharusnya berupa penyeberangan pelican dengan lapak tunggu. Hasil analisis menurut Keputusan Dirjen Perhubungan Darat yaitu; JPO-I tidak memenuhi syarat dengan persentase 40%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 60%, dan JPO-III tidak memenuhi syarat dengan presentase 40%. Hasil analisis menurut DPU Direktorat Jendral Bina Marga yaitu; JPO-I memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, dan JPO- III tidak memenuhi syarat dengan persentase 42,85%. Berdasarkan syarat standar dan hasil kuisioner maka pembangunan JPO di jalan Pandanaran dikategorikan sebagai fasilitas penyeberangan yang tidak efektif. Keywords:  Efektivitas, JPO, Pejalan Kaki, Parameter, Pelican 

Daryaswanti, Putu Intan; Kadek Yoga Dwipranata; Ni Wayan Deani

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Diabetes Mellitus is a degenerative disease caused by changes in lifestyle such as diet can play a role in increasing blood glucose levels. This change in lifestyle is due to a lack of patient knowledge about DM management, leading to failure in DM management and complications for type II DM. The purpose of this study to determine the level of knowledge of Type 2 Diabetes Militus patients in RSUD Wangaya Kota Denpasar. Method: The method used in the study is to use descriptive methods. The study population was patients visiting the Wangaya Hospital Polyclinic in Denpasar City with medical diagnosis of type II DM. The research sample of 30 respondents with purposive sampling. The data obtained from the questionnaire that had previously been tested for validity and reliability. Then the data is analyzed univariately to see the patient demographic characteristics and is presented in the frequency distribution. Results: the results of the study obtained the level of patient knowledge about management of Type 2 DM (73.3%) in either category. When viewed by the DM management component, the patient's knowledge of DM (63.3%) is sufficiently knowledgeable, the patient's knowledge of diet (63.3%) is good, the DM patient's knowledge of medicine (90.0%) is well-informed and knowledgeable DM patients about physical exercise (60.0%) lack knowledge. Conclusion: knowledge of type II DM patients about DM management as a whole is well known, but when elaborated the components of DM management which consist of the concept of disease from type II DM, diet, medication and physical exercise are not fully well known.Keywords: Type 2 diabetes mellitus; DM management; Knowledge

B Hamzah; St. Rahmawati Hamzah

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Premarital sexual behavior is one of the result of promiscuity. This problem tends to be carried out by middle adolescent groups (15-18 years). Around 63% of junior high school, high school and university-age adolescents in Indonesia claimed to have had premarital sex. Some permissive dating behaviors performed by adolescents include holding hands when dating (92%), kissing (82%), and petting (63%). Purpose: This purpose ostudy aims to determine the relationship of parental supervision and information media with premarital sexual behavior in adolescents at State High School No 1 Kotamobagu. Method: This study applied an analytic cross-sectional design with a sample of 299 school-age adolescents aged 14-18 years. The sampling technique used was stratified random sampling. Data were collected by direct interviews with respondents and analyzed univariately and bivariately using the chi square test. Results: The results of the study based on the chi square test showed that there was a relationship between parental supervision (p=0.006) and information media (p=0.001) with premarital sexual behavior in adolescents. Conclusion: There was a relationship between parental supervision and information media with sexual behavior in adolescents at State High School No 1 Kotamobagu. It is recommended to the relevant parties to play an active role in conducting supervision and providing sexual education early on so that students avoid premarital sexual behavior.Keywords: Information Media; Parental Supervision; Premarital Sexual Behavior

Risda Mariana Manik; Bernadetta Ambarita

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: The prevalence of hypertension in Indonesia continues to increase, especially in women. The incidence rate reached 28.8% higher than the incidence of hypertension in men which is 22.8%. There are factors that make women more at risk of hypertension than men. Namely the use of hormonal contraception in women whose users reach 47.54%. Purpose: to analysis Correlational hormonal contraceptive use and hypertension. Methods: This research is an observational survey research, case-control design. Held in the Work Area of the Medan City Primary Health Center. Conducted from March-June 2019. The population were all women of productive age (15-49 years) totaling 572 people. The size of the case sample was 35 people and 35 controls. Case samples were taken by means of consecutive sampling, control samples were taken by convenient sampling. Data analysis was performed univariately and bivariately using the Chi Square statistical test (?2) with a significance level of 0.05. Results: In the hypertension group, 77.1% used hormonal contraception and 22.9% did not use hormonal contraception. Whereas in the non hypertensive group 62.9% did not use hormonal contraception only 37.1% used hormonal contraception. There is a relationship between hormonal contraceptive use and hypertension in women of reproductive age. A value (OR = 5.7; 95% CI 2,008-16,244) means that women of reproductive age are at risk of experiencing hypertension 5.7 times greater if women of reproductive age use hormonal contraception than those who do not use hormonal contraception. Conclusion: Women of reproductive age are at risk of developing hypertension when using hormonal contraception. Therefore, it is recommended that women of reproductive age prefer non-hormonal contraception or natural contraception. If using hormonal contraception to keep monitoring blood pressure regularly at least 3 months after using hormonal contraception and immediately stop using hormonal contraception if there is a hypertensionKeyword: Hormonal contraception; Hypertension; Women at Reproductive age

Sugianto, Made Agus

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

ABSTRACTBackground: The report of the Covid-19 Task Force in Badung Regency shows an increasing trend of Covid-19 cases in Badung Regency from March to August 2020.Purpose: the purpose of this study is to obtain a map of the Covid-19 risk areas in the Badung Regency. Methods: the method in this study is a descriptive-analytic with a cross-sectional study design. This research was conducted in Badung Regency for two months from 15 July to 15 September 2020 using secondary data from the daily reports of the Covid-19 Task Force in Badung Regency from 23 August 2020 to 23 September 2020. Results: the results of the zoning mapping from the Epidemiological aspect showed that 4 sub-districts (66.6%) of the 6 sub-districts were the Covid-19 red zones. From the aspect of Regional Capability in Handling Cases of Covid-19 Infection, it shows that all districts are included in the High Response category in handling Covid-19, and from the aspect of Regional Ability to Trace the History of Close Contact of People Infected with Covid-19 it appears that 3 districts (50%) are included in the category of areas with moderate ability, while the other 3 sub-districts are included in the category of regions with low ability. Conclusion: Based on the results of this study, it is concluded that the level of the spread of Covid-19 in the Badung Regency is very high, even though the level of readiness of the Government in handling Covid-19 cases is very good. The geography of the area bordering other districts/ cities and high population mobility are suspected to be the triggers for the high number of Covid-19 cases.Keywords: Mapping; Covid-19; Badung Regency ABSTRAKLatar belakang: laporan Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Badung menunjukan tren peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Badung dari bulan Maret hingga Agustus 2020. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran peta daerah risiko Covid-19 di Kabupaten Badung. Metode: metode dalam penelitian ini adalah descriptive analytic dengan desain crosssectional Study. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Badung selama dua bulan dari tanggal 15 Juli sampai dengan 15 September 2020 dengan menggunakan data sekunder laporan harian Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Badung dari tanggal 23 Agustus 2020 sampai dengan 23 September 2020. Hasil: hasil pemetaan daerah dari aspek Epidemiologi menunjukan sebanyak 4 kecamatan (66,6%) dari 6 kecamatan merupakan zona merah Covid-19. Dari aspek Kemampuan Daerah Dalam Menangani Kasus Infeksi Covid-19 menunjukan bahwa semua kecamatan masuk dalam kategori Respon Tinggi dalam penanganan Covid-19 dan dari aspek Kemampuan Daerah Dalam Melakukan Penelusuran Riwayat Kontak Dekat Orang Yang Terinfeksi Covid-19 nampak bahwa 3 kecamatan (50%) masuk dalam kategori Daerah Dengan Kemampuan Sedang, sedangkan 3 kecamatan lainnya masuk dalam kategori Daerah Dengan Kemampuan Rendah. Simpulan: berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa tingkat persebaran Covid-19 di Kabupaten Badung sangat tinggi, meskipun tingkat kesiapan Pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 sangat bagus. Geografis daerah yang berbatasan dengan kabupaten/kota lain serta tingginya mobilitas penduduk di duga sebagai pemicu tingginya kasus Covid-19.Keywords: Pemetaan; Covid-19; Kabupaten Badung

Nandia Pelita Kusumadewi

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Daya Tarik Wisata terbagi menjadi beberapa jenis yaitu daya tarik wisata alam, buatan, dan budaya. Dalam penelitian ini Festival termasuk dalam daya tarik wisata buatan, yang harus memenuhi potensi wisata yaitu Something To Do, Something To See, Something To Buy, aksesbilitas, dan amenitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  pengelolaan dan mengembangkan potensi wisata di Festival Kota Lama Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan 10 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisi kualitatif menggunakan pengolahan data dari hasil temuan data, kemudian di analisis dan dikembangkan hingga mendapat kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa dalam Festival Kota Lama Semarang memenuhi potensi wisata, aksesbilitas, dan amenitas. Selain itu juga ditemukan bagaimana pengelolaan,  upaya pengembangan dan kesulitan dalam pengelolaan yang dapat dikembangkan serta diberikan saran untuk penyelesaian.

A. M. Fadly Mappisabbi

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to determine the inhibiting factors on service quality in the Development, Safety, and Enforcement (PKP) at the Makassar City Transportation Service. The type of research used in this study was qualitative descriptive data using quantitative data. The research findings are that there are several factors that become obstacles in the quality of Services for Development, Safety and Enforcement (PKP) at the Makassar City Transportation Service, including; Law Enforcers or Officers have not been alert in carrying out services, public awareness is still low, and facilities and infrastructure are not yet adequate.

Ray Octafian; Enik Rahayu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Utilization of resources does not only focus on reforms but begins to enter into something that is even more unlimited, namely inspiration, ideas, talents or talents, and creativity. 3 main things form the basis of the creative economy, including creativity,  innovation,  and invention.  To support the creative economy  and the condition of the productive age population, the West Kotawaringin Regency government through the tourism office seeks to empower the community through a collaborative activity with one of the universities in Semarang, namely the Indonesian College of Tourism Economics (STIEPARI). The implementation  of activities ranging from identification, socialization to independent practice shows that there is an increase in awareness of the training participants to utilize local resources that can be processed into products even though they are made from waste which in this case is shells. This can be seen from the participants'  interest in applying the results of the counseling and training and continuing this activity to completion.

Bernarda Meteray; Kustiyanti Kustiyanti

Jurnal DIKMAS 2021 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

This research aims to analyze the understanding of the community of Hedam Village, Heram Sub-district, Jayapura City, regarding awareness of environmental care. Using qualitative as well as quantitative methods, the research explored data on community attitudes, knowledge, and actions in protecting the environment. The results showed that there is varying awareness among the community, as well as factors that influence environmental awareness. This research is expected to provide recommendations to increase environmental awareness in the community.

Marthen Timisela; Nimrod Baab

Jurnal DIKMAS 2021 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Civic education plays an important role in shaping the morals and character of the nation's children, especially in the midst of the increasingly strong current of globalization. This article aims to explore the importance of civic education in the context of Jayapura City, by emphasizing the moral and ethical aspects that need to be instilled in the younger generation. Through literature review and data analysis, this article seeks to provide insight into how civic education can be a tool for building the morals of the nation's children in the era of globalization.

Diyanto, Novi Triyas; Sustrami, Dya; Kirana, Sukma Ayu C

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Smoking is a habit is detrimental to health. Cigarettes are known to contain many poisons ad harmful chemicals that can cause various diseases such as heart disease, stroke and cancer. At present Indonesia is still the third country with the most active smokers in the world. This atudy aims to determine smoking behavior in adolescent in Ketintang Village, Surabaya City. Method: This type of research is quantitative, with a cross sectional approach. The total population is 206 respondents. The sample was taken by accidental sampling. This instrument uses a questionnaire. The Data was analysed by using chi square statistical test with significance level ? ? 0.05. Results: The results showed predisposed factors knowledge (? = 0,019),  behavior (? = 0,000), and perception (? = 0.000). Conclusion: The implication of this study is that the society and parents are expected to guide and pay more attention to adolescent relationships. provide information about the dangers of smoking for himself and those around him.  

Kusjuniati, Kusjuniati

Baznas Kota Denpasar memiliki berbagai upaya dalam melakukan penghimpunan dananya seperti penghimpunan dana melalui system transfer bank, penerimaan secara langsung tunai ke kantor Baznas dan berbagai UPZ yang yang telah dibentuk oleh Baznas kota Denpasar juga dengan menggunakan sistem kencleng yang didistribusikan ke sekolah-sekolah islam di kota Denpasar seperti MI, MTS, MA dan SMK Islam dan TPQ lainnya. Program sistem kencleng diutamakan untuk anak-anak yang bersekolah di sekolah-sekolah islam tersebut dalam rangka untuk mendidik anak-anak berinfak dan bersedekah untuk sesamanya yang membutuhkan.Program kencleng ini bertujuan untuk mendidik anak-anak belajar berinfaq dan sedekah sejak usia dini. Selain itu, dengan adanya program ini mengajarkan anak-anak agar memiliki rasa peduli terhadap orang lain, belajar ikhlas dan bisa mengatur keuangannya.

Salsabila, Ajeng Tiara Putri; Shafia Khalisan, Anisa anindya

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Bandung dijuluki sebagai kota pendidikan, karena di dalamnya terdapat 90 perguruan tinggi. Pancasila merupakan landasan dalam berbagai pelaksanaan hukum maupun bermasyarakat bagi warga negara. Sila ke-3 yaitu ‘Persatuan Indonesia’ merupakan salah satu kunci dalam membangun bangsa karena tanpa adanya persatuan dan kesatuan suatu bangsa akan mudah goyah baik itu melalui ancaman dalam maupun luar negeri. Salah satu bentuk persatuan dan kesatuan adalah toleransi. Generasi muda sebagai agen perubahan bangsa diharapkan mampu memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, berada di barisan paling depan untuk mencegah paham-paham yang bertentangan dengan nilai pancasila. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perbedaan yang dirasakan serta tanggapannya, dan pengaruh perbedaan tersebut dalam mengimplementasikan nilai - nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan perguruan tinggi Bandung. Untuk memenuhi kebutuhan penelitian, dilakukan pengumpulan data dengan menyebarkan formulir ke objek penelitian terkait. Dari hasil yang didapat, mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dinilai sudah menanamkan toleransi dalam dirinya sebagai bentuk dari semangat persatuan dan kesatuan.