Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 4081-4100 of 4,305

Analytics

Roy Try Putra; Bayu Rilo Pandoyo

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan dan partisipasi fasilitas olahraga di Stadion Yosonegoro, Kabupaten Magetan. Jenis penelitian yang dilakukan ialah penelitian pendekatan deskirptif kualitatif. Subyek yang diteliti adalah responden masyarakat yang beraktivitas olahraga di stadion Yosonegoro, Kabupaten Magetan sebanyak 50 orang. Metode: Teknik dalam pengumpulan setiap data menggunakan angket untuk mengetahui informasi. Penggunaaan teknik analisis data yang dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Penelitian ini menggambarkan atau memaparkan dampak pemanfaatan fasilitas olahraga, partisipasi masyarakat dalam berolahraga di Stadion Yosonegoro, Kabupaten Magetan. Hasil: Mengacu pada penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil berikut ini: hasil penelitian ini menerangkan pemanfaatan fasilitas olahraga Distadion Yosonegoro Kabupaten Magetan kategori sangat tinggi persentase 0% sebanyak 0 orang, dengan kategori tinggi persentase 10% sebanyak 5 orang, dengan kategori rendah persentase 18% sebanyak 9 orang, dengan kategori sangat rendah persentase 74% sebanyak 38 orang. Adapaun partisipasi untuk beraktivitas olahraga di Stadion Yosonegoro Kabupaten Magetan hasilnya ialah kategori sangat tinggi persentase 0% sebanyak 0 orang, kategori tinggi persentase 0% sebanyak 0 orang, kategori rendah persentase 15% sebanyak 15 orang,  kategori sangat rendah persentase 70% sebanyak 35 orang. Simpulan: Perlu adanya program yang kreatif untuk memasyarakatkan olahraga secara kontinue agar masyarakat termotivasi dan berpartisipasi pada kegiatan olahraga sesuai dengan fasilitas olahraga yang disediakan oleh pemerintah kabupaten.    

Indra Kertati; Adhi Nur Setyo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kualitas pelayanan publik menekankan tiga hal yaitu berlandaskan pada nilai-nilai bersama, preferensi individu sebagai modal sosial, dan menjadi jembatan antara keinginan individu dan sosial sebagai tujuan sosial kolektif. Oleh karena itu peran besar dari penyedia layanan untuk menyediakan sistem, prosedur, mekanisme, sumberdaya manusia dan sarana prasarana untuk menjamin kualitas layanan yang terbuka, mudah, murah dan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 pada Kementerian Agama di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, menganalisis kualitas pelayanan publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan mendiskripsikan faktor - faktor yang mendukung dan menghambat implementasi. Hasil penelitian menunjukkan capaian implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 terdapat 21 indikator yang sudah tercapai sesuai standar pelayanan dan ada 7 indikator yang belum tercapai. Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah mendapatkan kategori sangat baik. Beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari beberapa unsur   pelayanan   antara   lain   unsur   maklumat   pelayanan,   penanganan   pengaduan masyarakat, kemudahan mencapai/jangkauan dari tempat tinggal dan waktu penyelesaian. Faktor-faktor yang mendukung dalam implementasi KMA adalah standar pelayanan penyelenggaraan, sebagian besar sudah memenuhi standar pelayanan pada KMA sedangkan yang menghambat adalah belum dibuatnya petunjuk pelaksanaan pelayanan, standar operasional prosedur, struktur organisasi, visi misi dan motto layanan serta penyediaan sarana bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Harsoyo Harsoyo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki beragam potensi bencana, ditinjau dari aspek geografis, klimatologis dan demografis. Negara kita terletak diantara dua samudera (Samudera Indonesia dan Samudera Pasifik) dengan jumlah pulau lebih kurang sebanyak 17.000 pulau yang kaya potensi alam, hutan, laut, bahan tambang- mineral dan sekaligus kerawanan bencana. Dari  aspek geologis,  terletak  pada tiga (3) lempeng utama, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Asutralia dan Lempeng Pasifik yaang menjadikan   kaya   cadangan mineral dan sekaligus memiliki potensi bencana gempa, tsunami dan tanah longsor. Selain itu, terdapat puluhan gunung berapi yang masih aktif dan berpotensi meletus dan menimbulkan bencana gunung berapi tetapi juga memebrikan kesuburan lahan dan potensi alam yang beragam. Sedangkan secara klimatologis memiliki potensi bencana angin ribut/puting beliung, gelombang pasang naik di  wilayah pesisir/rob, perubahan iklim, banjir  dan kekeringan yang berdampak pada berbagai  bidang kehidupan masyarakat. Dengan kondisi tersebutperlu dilakukan kajian analisis resiko bencana sebagai upaya untuk mengantisipasi dan menanggulangi resiki-resiko yang muncul akibat bencana alam. Urusan bencana ada urusan kita semua oleh karena itu partisipasi dan keterlibatan semua unsur baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan stakeholder lainnya perlu ditumbuhkan dan dioptimalkan, Dengan peran serta semua pihak diharapkan Indonesia menjadi negara yang Tangguh dalam menghadapi bencana alam.

Asni Ayuba; Haslinda Damansya; Sintia K. Polapa; Sasmita Lauma

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia mengalami permasalahan terkait aspek penurunan fungsi fisik, biologis,psikologis, Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan termasuk kesehatannya. Salah satu dukungan yang dapat meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi adalah dukungan sosial keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan Desain penelitian Survey Analitik pendekatan Cross Sectional. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan Total Sampling sehingga didapatkan 58 Responden Instrumen yang digunakan adalah lembar Observasi dan Kuesioner. Hasil yang diperoleh menggunakan uji square didapatkan nilai p value 0,001 yang berarti terdapat Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Bagi masyarakat terutama keluarga yang hidup dengan lansia agar dapat memperhatikan lansia dan berupaya untuk konsultasi masalah  kesehatan yang terjadi pada lansia kepada petugas kesehatan agar dapat ditangani dengan tepat.

Rahmad Purwanto Widiyastomo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian  ini  mendekripsikan tentang  penjabaran  dan  konsistensi  kebijakan  antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan tentang kesejahteraan lanjut usia.  Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia sebagai batu penjuru kebijakan bagi daerah dan implementasinya di Kota Surakarta.  Pemerintah  Kota  Surakarta  berkomitmen  mewujudkan  lanjut  usia (dalam Bahasa   Jawa   disebut   Adi   Yuswo)   sebagai   aset   dan   potensi pembangunan   tetap kesejahteraan. Komitmen tersebut diwujudkan dalam regulasi kebijakan, kelembagaan, pemberdayaan dan partisipasi pemangku kepentingan pada umumnya. Penelitian ini menggunakan      data      sekunder,      menggambarkan      penjabaran      regulasi      dan pelaksanaan   program kesejahteraan lansia di Kota Surakarta. Peningkatan kesejahteraan lansia  merupakan  kerja  bersma perangkat  daerah  secara  lintas  perangkat  daaerah, menguatkan wadah lembaga dan partisipasi masyarakat di tingkat lokal.

Shelomita Selamat

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Dialog antara iman gereja dengan tradisi dan budaya masyarakat lokal (baca: inkulturasi) sangat diperlukan demi tercapainya misi Gereja. Penelitian ini menyoroti praktek kremasi dan perlakuan atas abu jenazah salah satu bentuk inkulturasi yang umum dilakukan oleh para anggota gereja dewasa ini.  Praktek kremasi semakin meningkat dari tahun ke tahun di kalangan kaum beriman. Gereja mengijinkan praktek kremasi sejauh memenuhi syarat-syarat tertentu. Namun, pada prakteknya masih ada beberapa hal yang menjadi persoalan di kalangan kaum beriman, khususnya terkait dengan perlakuan atas abu jenazah. Sikap tegas dari Gereja mutlak diperlukan agar tidak terjadi penyimpangan iman Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologis dan studi kepustakaan.

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian ini membahas orang muda dapat menjadi pioneer dalam dialog interreligius. Hal ini dapat menjadi dialog interreligius yang khas. Fokus penelitian ialah relasi antara Orang Muda Katolik (OMK) dengan teman-teman Muslimnya. OMK terpanggil untuk dialog ini karena penduduk Indonesia mayoritas Muslim. Saat ini media sosial banyak memberitakan isu intoleransi yang menimbulkan prasangka diantara agama dan dapat membahayakan keberagaman Indonesia. Sejarah mencatat bahwa gerakan para pemuda Bangsa Indonesia dalam keragamannya dapat bersatu dan peduli pada persatuan bangsa. Peristiwa seperti Sumpah Pemuda tahun 1928 dan Gerekan Reformasi tahun 1998 menjadi kepedulian pemuda Indonesia yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini ialah menelusuri cara pandang iman Kristen untuk relasi OMK dalam dialog interreligius. Anjuran Apostolik Christus Vivit dapat meneguhkan pertemanan OMK dengan cara pandang inklusif dalam dialog interreligius. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi berdasarkan pengalaman berpastoral dengan anak muda. Penelitian ini memberikan sumbangan sederhana pada tingkat akar rumput masyarakat yaitu dialog interreligius orang muda. Temuan penelitian ini ialah OMK memandang teman Muslimnya bukan semata-mata sebagai teman tetapi sebagai saudara, menurut pemikiran Kristin-awanama dari Karl Rahner.

Sari, Alfonsa Maria; Betri, Tigus Juni

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

E Learning atau pembelajaran elektronik adalah konsep pembelajaran yang menggunakan media elektronik. Dewasa ini hampir semua lembaga pendidikan menggunakan perangkat pembelajaran elektronik dalam kegiatan belajar mengajar setiap harinya. Akan tetapi masih ada lembaga yang belum menerapkannya dikarenakan beberapa macam hal.            Madrasah Tsanawiyah Negeri Waru Sukoharjo sebagai mitra kami dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam kesehariannya telah memiliki perangkat  pembelajaran elektronik akan tetapi belum sepenuhnya dilaksanakan. Hal ini dikarenakan tidak sesuainya perangkat tersebut dengan kebutuhan dalmam belajar mengajar di sekolah.            Dengan kegiatan pengabdian ini diharapakan dapat menjadi alternatif baru bagi sekolah untuk menerapkan pembelajaran elektronik menggunakan perangkat pembelajaran elektronik yang sebelumnya digunakan Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Kegiatan presentasi berupa sosialisasi perangkat pembelajaran dibutuhkan untuk memberikan pemahaman pada siswa mengenai perangkat lunak yang ditawarkan ini.

Momen Amalia; Nursapriani Nursapriani

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Meningkatnya status sosial dalam masyarakat pada saat ini mempengaruhi tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan penyedia jasa kesehatan. Hal ini menuntut para penyedia jasa pelayanan kesehatan selalu meningkatkan kualitas pelayanannya untuk lebih baik lagi. Bagi penyedia jasa kesehatan bukanlah hal yang mudah untuk dapat memberikan pelayanan serta kualitas pelayanan yang baik karena pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa kesehatan secara langsung dirasakan oleh pasien sehingga bila terdapat sedikit kelalaian dalam menangani pasiennya dapat berdampak buruk bagi pasien dan bagi penyedia jasa kesehatan itu sendiri Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja kota Bulukumba tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 pasien rawat inap yang telah menjalani perawatan selama lebih dari 24 jam serta pasien dalam kondisi sadar dan dapat melakukan komunikasi dengan baik. Berdasarkan hasil uji Chi-quare pada semua kategori di peroleh nilai P= 0,001 dengan menunjukkan p < 0,05 yang berarti ada pengaruh antara Tangible, reliabilitas, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap loyalitas pasien. Dengan demikian, maka H? diterima dan Ho di tolak yang berarti ada pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap Loyalitas Pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

A, Sinar Rizky; Trisiana, Anita; R, Farid Ajrur; Algileri M, Lauriend; Syaibani, Iqbal +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Saat awal tahun 2020 di diseluruh dunia digegerkan dengan adanya pandemi wabah COVID-19 yang bermula dari Negara China, Kota Wuhan. Pandemi ini menyebabkan ribuan manusia terkena virus covid19 dan yang lainnyatelah  meninggal dunia. Di negara Indonesia, pemerintah sudah memberikan anjuran buat seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk waspada akan pandemi wabah Covid-19. Pemerintah Indonesia telah melakukan anjuran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Lockdown, Social distancing dll.Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat yang merupakan kunci utama untuk memutus rantai wabah Covid-19. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah dengan menggunkan metode survei merupakan bentuk metode penelitian yang digunakan untuk dapat memperoleh sumber data serta informasi utamanya yang diperoleh dari responden menjadi sample penelitian dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data, selanjutnya dengan metode korelasional bertujuan untuk menyelidiki dampak variasi suatu faktor yang berkaitan dengan variasi lain dalam suatu faktor atau lebih. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut : analisis, respon masyarakat dan pemikirannya yang implementasinya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Evaluasinya apakah sistem yang dipakai telah sesuai dengan yang diharapkan atau belum. Kata Kunci : Menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memutus rantai penyebaran wabah Covid-19

Mahardika, Muhammad Nadif; Trisiana, Anita; Widyastuti, Awalin; Juhaena, Jihan Sephiani; Kirani, Ristiara Mea Amanda

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Strategi pemerintah adalah suatu bentuk ketahanan nasional dalam mengupayakan berbagai kepentingan nasional. Masa pandemi ini semua makhluk hidup berjuang menghadapi virus berukuran kecil penyebab infeksi saluran untuk bernafas, hingga kini masyarakat resah melihat ratusan bahkan ribuan orang meninggal akibat terjangkit virus yang disebut corona. Tujuan studi ini adalah meneliti susunan strategi yang dibuat pemerintah dan partisipasi masyarakat yang patuh dalam memberantas wabah Covid-19 yang berbahaya dengan berbasis semangat bergotong royong. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif pengumpulan data pada keadaan atau kondisi alamiah dari sumber data secara mendalam. Hasil penelitian ini memberitahukan pentingnya  strategi penanganan yang baik antara pemerintah dengan masyarakat untuk bersatu memerangi Covid-19 sehingga mampu bersikap positif dalam menghadapi situasi sulit serta diharapkan jumlah kematian rendah bahkan virus ini akan segera teratasi dan menghilang dari bumi ini. Kata Kunci: Pemerintah, Masyarakat, Mengatasi, Covid-19, Gotong Royong Â

Krisnawati, Dwizka; Trisiana, Anita; Mey, Elynia; Elvidna, Varelia; Budi Puspita, Yesica Maharani +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kondisi yang dinamik dari bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, yang di dalamnya berisi keuletan dan ketangguhan yang memiliki kemampuan untuk memperkuat kekuatan nasional, untuk menghadapi dan juga mengatasi semua ancaman,tantangan,hambatan, serta ancaman yang datang dari luar ataupun dari dalam untuk melindungi integritas,identitas,kelangsungan hidup bangsa dan juga negara serta perjuangan untuk mencapai tujuan nasionalnya. Jadi, ketahanan nasional adalah kondisi hidup dan kehidupan nasional yang wajib selalu diterapkan dan membudayakan secara terus-menerus dan bersama. Maka dari itu bisa diwujudkan dimulai dari lingkungan yang kecil yaitu pribadi,masyarakat,keluarga,bangsa dan negara dengan menggunakan niat dasar ketahan dan juga keuletannya yang bisa mengembangkan kekuatan nasional. Proses yang berkelanjutan ini wajib di dasari dengan pikiran-pikiran geopolitik dan geostrategi sebagai dasar suatu konsepsi yang dibuat serta dirumuskan dengan tetap harus memperhatikan konstelasi yang terdapat di sekitar indonesia. Oleh sebab itu dengan adanya wabah COVID-19 ini ancamam ketahanan negara telah berada tepat di depan mata adalah perlambatan dalam ekonomi global karena sebagian besar Negara telah menetapkan aturan pembatasan ruang gerak barang dari luar negeri. Kegiatan ekspor maupun impor terpaksa terhenti. Devisa negara pun ikut menurun. Bencana coivid-19 ini sudah membuat neraca keuangan berbagai negera termasuk indonesia berada dalam kondisi yang tidak sehat. Itu semua karena sebagian dana harus dialokasikan untuk membantu menghadapi virus covid-19 ini. Neraca keungan yang berfokus dengan RAPBN memerlukan penyesuaian. Pada saat-saat seperti ini, kite memerlukan solidaritas seluruh elemen bangsa. Yang harus dilakukan semua negara yaitu sama-sama memusnahkan virus covid-19 ini. Pemerintah juga harus bekerjasama dengan berbagai elemen organisasi seperti  masyarakat sipil, perusahaan, dan juga masyarakat luas mengenai langkah-langkah yang akan diambil pemerintah untuk dilaksanakan bersama. Kata Kunci : KetahananPemerintahNKRI, PandemikCOVID-19

Mellynia, Rizki; Trisiana, Anita; Viyani, Nike Nur; Safitri, Fidia; Handayani, Nita Tri +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penyakit coronavirus 2019 yang dikenal dengan nama COVID-19 melambangkan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu macam korona virus. Penyakit ini  menyebabkan wabah corona virus 2019–2020. Penderita COVID-19 akan merasakan gejala seperti panas, batuk kering, dan kesusahan bernapas. Sakit tenggorokan, flu, atau bersin-bersin makin renggang dijumpai.Pada pengidap yang paling sedikit, penyakit ini bisa berakhir pada pneunomia dan kegagalan multiorgan.Pencegahan agar tidak tertular korona virus ini kita dapat membersihkan tangan, etika batuk, menjahui komunikasi jarak dekat kepada orang sakit. Penyembuhan dapat dilakukan dengan pengobatan simtomatik dan suportif.Tujuan penelitian untuk mengetahui gejala apa saja yang terjadi, cara pencegahan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, yang merupakan penelitian deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dan pengembangan yang berdasarkan fakta yang memberikan gambaran umum tentang pembahasan. Hasil penelitian memberikan informasi tentang covid 19 kepada masyarakat, melakukan berbagai pencegahan agar tidak tertular penyakit tersebut dan menerapkan pola hidup sehat. Dalam persfektif Pendidikan Kewarganegaraan, hidup sehat merupakan salah satu jaminan konstitusi, yang merupakan bagian dari hak, maupun kewajiban warga negara.

Putri, Ervita Adelia; Trisiana, Anita; Dentatama, Jocellin; Widya, Kun; Jonggor, Yunuarius

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pada dini tahun 2020, Tanah air terkena virus ialah pandemic covid- 19( coronavirus disease 2019). Wabah ini sedang lalu membayang- bayangi beberapa negeri di bumi. Tidak lain Tanah air. Bila tadinya Tanah air jadi salah satu negeri yang belum terkena, saat ini Tanah Air telah mengonfirmasi permasalahan pertamanya. Tidak tanggung–tanggung, penderita yang terinveksi virus corona dikala ini telah terus menjadi banyak.Warga butuh berjaga- jaga serta melindungi kesehatan. Penguasa pula telah mulai beranjak menanggulangi wabah ini serta mulai memberi imbauan buat lockdown di sebagian tempat serta mengharuskan masyrakat buat melaksanakan sosisal distancing. Mengharuskan memakai masker, senantiasa membersihkan tangan memakai sabun serta melindungi kebersihan. Tetapi kunci dari seluruh merupakan pemahaman warga sendiri kepada endemi ini. Kedudukan alat sosial ataupun alat massa pula amat berarti sebab masyrakat bisa mengenali data mengenai covid- 19 serta mengenali mengenai penyebaran serta berpa yang telah terkena. Tata cara penelitian yang di maanfaatkan merupakan tata cara kualitatif ialah dengan mengakulasi informasi serta menyamakan dari bermacam pangkal. Hasil riset dipakai buat tingkatkan pemahaman khalayak buat memutuskan laju penyebaran covid- 19. Kata Kunci : : Covid- 19 ,  Kesadaran masyarakat, Media Massa

Sutariyono Sutariyono; Adhy Firdaus; Devid Putra Arda; Muhammad Arief Noor; Fuad Siregar +7 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

The human resource (HR) consolidation program in improving the welfare of the waste management community in Ciputat Market aims to improve the quality of life of waste managers through relevant training and education. Held during May 2021, this activity includes intensive training and counseling. Training includes waste management management, recycling techniques, and entrepreneurship, while counseling provides knowledge about the importance of environmental health and hygiene. Group discussions and field visits were also conducted to see best practices in waste management. The results of this activity show a significant increase in the skills and knowledge of waste managers, who are now able to apply recycling techniques more efficiently and utilize waste into products with selling value. Their awareness of the importance of maintaining environmental health and hygiene is also increasing, creating a cleaner and healthier market environment and increasing their income through the sale of recycled products. The implication of this activity is to improve the welfare of the waste management community in Ciputat Market. With the new skills they acquire, waste managers not only improve their own economic conditions but also contribute to the cleanliness and health of the market environment. This program shows that with the right training and education, waste managers can be effective agents of change in society.

Farida, Siti; Munib, Munib

Dua pertanyaan yang menjadi kajian utama dalam penelitian ini, pertama Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Sebagai Program Layanan Khusus Di SMP Nurudz Dzolam Kedungdung Sampang. 2. Sinergi Yang Dibangun Oleh Sekolah Dengan Masyarakat Dalam Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler di SMP Nurudz Dzolam Kedungdung Sampang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan prosedur pengumpulan data dilakukan dengan:  wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data yang telah diperoleh melalui observasi, interview, dan dokumentasi, maka peneliti menggunakan tekhnik analisa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, pertama pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SMP Nurud Dzolam dilaksanakan diluar jam sekolah yang bertujuan tidak hanya  upaya untuk mengembangkan minat dan bakat siswa, namun juga membentuk karakter siswa agar mempunyai watak yang teruji dan terpuji dengan berbagai jenis kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan oleh SMP Nurudz Dzolam Kedungdung, yaitu : Pramuka, LDK, Paskibraka, Literasi, Pencak silat, Drum Band, Teater, Sholawat Banjari dan Robotic. Adapun sinergi dengan masyarakat yang dibangun oleh SMP Nurudz Dzolam dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dengan cara melibatkan masyarakat baik dalam proses perencaanaan maupun pelaksanaan.

Fitriani, Eka Suci; Agrosamdhyo, Raden; Mansur, Ely

Dalam membantu masyarakat yang terdampak akibat dari pandemi wabah Covid-19, Baznas melakukan operasi pengelolaan ZIS dengan strategi penghimpunan dan penyaluran ZIS dalam bentuk program penyaluran Sembako untuk masyarakat yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui Strategi Penghimpunan ZIS Dan Penyaluran ZIS Dalam Program Sebar Sembako Pada Masa Pandemi Covid-19 di Baznas Provinsi Bali. Metode penelitian ini dengan kualitatif deskriptif. Informan 10 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi serta kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi penghimpunan ZIS oleh Baznas meliputi Sosialisasi kepada Instansi pemerintah tingkat I, lembaga keuangan, dan majelis ta’lim, mengirimkan laporan pertanggung jawaban keuangan, mempromosikan program melalui tiga media yaitu media cetak, media sosial, dan media elektronik, memberi pelayanan pembayaran ZIS dengan cara pembayaran langsung, jemput zakat, membentuk UPZ di lembaga pemrintahan dan swasta, membuka rekening di beberapa Bank, scan barcode dan menjalin hubungan yang baik dengan muzaki/donatur, (2) Strategi penyaluran ZIS meliputi kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan sesuai dengan UU, mengikuti protokol penanganan Covid-19 dengan physical distancing, social distancing, dan penggunaan masker, pendekatan penyaluran antara push approach dan pull approach, memberikan surat tembusan kepada gugus tugas Covid-19.   ABSTRACTIn assisting the affected communities as a result of the Covid-19 pandemic, Baznas carried out ZIS management operations with a ZIS collection and distribution strategy in the form of a basic food distribution program for people directly affected by the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out the strategy of ZIS Collection and Distribution of ZIS in the Distribution of Grocery Programs during the Covid-19 Pandemic Period in the Bali Provincial Baznas. This research method uses descriptive qualitative method. 10 informants were selected using a purposive technique. Data collection through observation, interviews and documentation. While data analysis techniques use data reduction, data presentation, inference and verification as well as final conclusions. The results of the research show that: (1) ZIS collection strategies by Baznas include socialization to government level I institutions, financial institutions, and majelis ta ‟lim, sending financial accountability reports, promoting programs through three media namely print media, social media, and media electronic, providing ZIS payment services by direct payment, picking up zakat, forming UPZ in government and private institutions, opening accounts in several banks, scanning barcodes and establishing good relationships with muzaki / donors, (2) ZIS distribution strategies include compliance with regulations sharia and in accordance with the law, following the Covid-19 handling protocol with physical distancing, social distancing, and the use of masks, the distribution approach between push approach and pull approach, giving a copy to Covid-19 task force.

Fawaid, Ahmad; Laili, Nor

Penelitian ini menyuguhkan tentang urgensi pesantren sebagai wadah pembentukan kaderisasi ummat. Pesantren sebagai tempat pijakan manusia didalamnya bukan hanya mengajarkan tentang dinamika ke Islaman namun juga mengajararkan santri untuk berenterpreneurship. Home industri hadir sebagai jawaban dari permasalahan insani dalam segi ekonomi berkelanjutan. Adanya home industri dalam diri pesantren mampu membentuk kader bangsa yang mampu berdaya saing dalam bidang usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research (penelitian lapangan) yang berlokasi di PP Nurul jadid wilayah Al-mawaddah. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pesantren mampu memberikan peluang besar terhadap diri para santri untuk dapat berbakat entrepreneur dengan usaha home industri bakery di wilayah Al-mawaddah. Sistem pemasaran yang dilakukan berbasis transaksi lokal dan non lokal. Dengan mematok harga  berkisar Rp 2000-Rp 5000 mampu meningkatkan omset terhadap devisa pesantren. Hadirnya usaha bakery bagi santri Al-mawaddah mampu menumbuhkan bekal usaha entrepreneur ketika terjun kedalam dunia masyarakat, sehingga pada saat itulah terbentuknya manifestasi insan yang berkarya.   This research presents the urgency of pesantren as a forum for the formation of ummah cadre. Pesantren as a place of human footing in it not only teaches about the dynamics of Islam but also teaches students to be engaged in entrepreneurship. Home industry is present as an answer to human problems in terms of a sustainable economy. The existence of a home industry in pesantren is able to form a cadre of the nation who are capable of competitiveness in the business sector. This study uses a field research approach (field research) located in PP Nurul Jadid Al-mawaddah region. Data analysis techniques using content analysis techniques. The data collection method uses interview and observation techniques. The results showed that the axistence of pesantren is able to provide great opportunities for students to be gifted entrepreneurs with a home bakery business in the Al-mawaddah region. The marketing system is based on local and non-local transaction. By fixing prices around Rp. 2,000-Rp. 5,000, can increase turnover for foreign exchange boarding schools. The presence of bakery business for Al-mawaddah santri is able to grow entrepreneurial stock when it plunges into the world of society, so that’s when the manifestation of the creation of human beings works.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Perkembangan zaman berindikasi dengan kemajuan teknologi, berdampak positif dan negatif. Indikasi positif dapat diterima baik oleh masyarakat luas, tetapi indikasi negatif, memerlukan cara pikir dan pandang dalam mengatasi kondisi tersebut. melalui teknologi yang canggih dan kehidupan sosial mulai menurun dalam berinteraksi secara tangible, sehingga memunculkan perilaku tidak baik. Sebagai contoh, siswa kurang mampu berinteraksi sopan dalam mengimlementasikan rasa hormat dengan guru dan orang tua.             Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dari beberapa pendidik keislaman pada jenjang pendidikan menengah pertama atau madrasah di Denpasar, dapat menjelaskan proses pembelajaran ekstrakurikuler berbasis keislaman. Melalui pendekatan penelitian kualitatif deskritif mampu mendeskripsikan secara interpretatif dengan dianalisis berdasarkan teori yang berhubungan dengan perubahan perilaku dan karakter. Penerapan adab melalui pendidikan non akademik berbasis keislaman dapat memberikan perubahan baik segi mental, sikap, dan prestasi.

Wibowo, Didik Budi; Qosim, Achmad; Hidayat, Tauhid

Peningkatan kinerja guru dipengaruhi oleh peran supervisi Kepala Sekolah antara lain memperbaiki mutu mengajar guru, membina pertumbuhan profesi guru, peningkatkan mutu pengetahuan dan ketrampilan guru, pemberian bimbingan serta pemilihan dan penggunaan metode mengajar seperti alat-alat pelajaran, prosedur dan tehnik evaluasi pengajaran.Adapun fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Peran Supervisi Kepala Sekolah dalam meningkatkan Kinerja Guru di SMP Tawakkal Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020?, 2) Apa hambatan dan solosinya dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Tawakkal Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020?Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMP Tawakkal Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) Hambatan Dan Solosi Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMP Tawakkal Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang betujuan mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, interaksi sosial atau individu, kelompok, lembaga dan masyarakat.Adapun jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Narasumber dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, pegawai tata usaha, guru dan komite SMP Tawakkal Denpasar yang berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: 1) Peran supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Tawakkal Denpasar sudah berjalan dengan baik 2) Hambatan dan solusi dalam meningkatkan kinerja guru sudah sesuai dengan standar kinerja guru yang berlaku.