Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 4001-4020 of 4,188

Analytics

Paramita, Purnomo Ratna

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pola komunikasi pada penerapan praktik meditasi di sekolah berbasis Buddhis di Banten. Sekolah berbasis Buddhis di Banten terdiri dari: Sekolah Dharma Putra, Sekolah Ariya Metta, Sekolah Atisa Dipamkara, Sekolah Jaya Manggala, Sekolah Bodhisatta, Sekolah Punna Karya, Sekolah Perguruan Buddhi, dan Ehipassiko School. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-komparatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen yang kemudian data dianalisis lintas situs menggunakan teknik Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik meditasi di sekolah berbasis Buddhis di Banten berdasar pada ajaran Buddha dengan tipe pola komunikasi pelengkapan (complementary relationship) dan jenis pola komunikasi interaksional dengan tujuan yang sama yakni membentuk karakter positif siswa sesuai harapan pemerintah, sekolah dan orangtua. Penelitian ini berimplikasi sebagai bukti upaya sekolah Buddhis dalam mensukseskan program penguatan pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah serta dapat menjadi bahan pertimbangan pengambilan kebijakan terkait pola komunikasi pada penerapan meditasi di sekolah-sekolah.

ardiansyah, ardiansyah

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adaptasi pembelajaran yang dilakukan mahasiswa berupa ketersediaan fasilitas belajar secara online dan kesiapan psikis mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran secara online terhadap hasil belajar. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan kuantitatif dengan analsis data menggunakan softwarwe smart PLS 3. Subjek penitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan ekonomi universitas negeri gorontalo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dengan media google form. Temuan yang diperoleh antara lain: Pertama, Terdapat hubungan positif dan sigifikan antara fasilitas belajar online dengan hasil belajar Hasil pengujian menunjukan nilai signifikan. Dengan nilai T statistic sebesar 4,904 lebih besar dibandingkan 1.67. Kedua, Terdapat hubungan positif dan sigifikan antara kesiapan psikis belajar online dengan hasil belajar. Hasil pengujian menunjukan nilai signifikan. Dengan nilai T statistic sebesar 3,967 lebih besar dibandingkan 1.67.

Akbar, Surya; Darungan, Tezar Samekto; Tania, Halimah

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Gaya belajar mahasiswa dapat bervariasi dari visual, auditori, dan kinestetik. Beberapa penelitian memperlihatkan adanya perubahan gaya belajar seiring dengan waktu. Namun, pada beberapa penelitian lainnya hal ini tidak tergambarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gaya belajar mahasiswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Desain penelitian kohort digunakan pada penelitian ini. Sebanyak 63 responden mengikuti penelitian ini. Pengukuran dilakukan dua kali, yaitu pada saat responden berada ditahun pertama dan tahun ketiga saat mengikuti program pendidikan dokter. Data yang didapat akan dianalisis secara deskriptif dan analitik. Uji analitik yang digunakan adalah uji alternatif Chi-Square yaitu uji Kolmogorov-Smirnov Z. Hasil pengukuran didapatkan mayoritas gaya belajar mahasiswa baik ditahun pertama atau tahun ketiga dalam kategori unimodal. Gaya belajar unimodal terbanyak adalah visual, diikuti dengan auditori dan kinestetik. Gaya belajar bimodal terbanyak adalah visual kinestetik. Uji komparasi gaya belajar tahun pertama dengan tahun ketiga didapatkan nilai p=0,832 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara gaya belajar mahasiswa ditahun pertama dengan tahun ketiga. Namun, terdapat perubahan gaya belajar mahasiswa seiring dengan waktu. Karakteristik institusi dapat menjadi faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis hal tersebut.

Harnita, Pratiwi Cristin

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

AbstractCommunication in disaster management uses a variety of media. In communication context, the media used as a channel for delivering messages that called the communication medium. This study aims to find the most effective disaster education communication based on a descriptive quantitative approach. Reserchers took samples aged 17-20 years old who had participated in disaster socialization activities that held by Meterorological, Climatological, and Geophysical Agency in Cilacap, Central Java, Indonesia and every respondent has had disaster experience. The number of research samples is 175 respondent. In the context of communication, the medium becomes important because it is a channel for delivering message.  An import function of communication is how medium can delivered message to be undesrstood together. The fuction of communication is providing information, education and persuasion. It was found that varioys activities have beed carried out such as Goes To School, which is used to deliver messages used some communication medium like pocket books, animated video, and power point template.  Fact findings related to the best communication medium  were sozialization (face to face meetings), films, public service advertisements, and roleplays. Meanwhile, animated learning videos in class are not very popular. Keywords: disaster education communication, communication medium, communication function

Prayoga, Andi Sugistino; Waitau, Enjel Kostansa; Jannah, Mahfudhotul; Ardana, Rahma Shavira; Rachamaningrum, Fania

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pelaksanaan pendidikan jarak di berbagai sekolah mulai dari tingkat dasar, menengah, atas dan sampai perguruan tinggi telah menimbulkan berbagai masalah baru yang pemerintah sendiri itu belom siap dalam mengakumulasi hak-hak dalam semua hal terutama dalam pendidikan. seiring dengan perkembangan teknologi yang ada di Indonesia saat ini, belum menganal system pendidikan jarak jauh yang sudah di atur oleh pemerintah. Dengan demikian system pendidikan jarak jauh menjadi alternatif ketika siswa ataupun mahasiswa tidak bisa tatap muka secara langsung di dalam lingkungan sekolah ataupun kampus. Tujuan penulisan ini adalh untuk mengetahui seberapa besar tingkat kualitas dan kuantias dalam keefektifan pembelajaran jarak jauh di Indonesia siapa dan apa feed back yang telah didapatkan oleh para palajar pada masa pandemi covid-19 di Indonesia ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mencari data yang kemudian dikumpulkan dan bersifat pemahaman serta tak bisa di ukur dengan angka, mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara imperis. Sehingga hasil penelitian kualitatif tidak terlepas dari subjektivitas peneliti. Sebagai mana yang dikemukakan oleh Semiawan bahwa hasil penelitian komulitatif sangat di pengaruhi oleh pandangan,pemikiran dan pengetahuan peneliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan jarak jauh di indonesia telah kurange fektif oleh karena itu dalam penelitian ini kami sebagai peneliti berharap penulisan ini bisa di implementasikan oleh pemerintah agar masyarakat khususnya para pelajar yang menerapkan metode daring atau online bisa terpenuhi dan berjalan dengan efektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

Listiowati, Dinda Finka; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk membentuk karakter generasi cerdas melalui pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif. Data yang diperoleh melalui pengamatan, wawancara, kajian pustaka dan dokumentasi. Kajian ini mengkaji upaya yang telah dilakukan guru pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dalam membentuk karakter generasi muda yang pintar, peran dan kendala positifnya. Dari penelitian ini ditemukan bahwa generasi penerus mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan menunjukkan perilaku karakter dalam lingkungan. Kata Kunci: Membangun Karakter, Generasi Pintar ABSTRACT This research was conducted to form the character of the intelligent generation through learning Pancasila and citizenship education. This study uses a descriptive method approach. Data obtained through observation, interviews, literature review and documentation. This study examines the efforts that have been made by Pancasila and citizenship education teachers in shaping the character of the smart young generation, their roles and positive constraints. From this research, it was found that future generations were able to show critical thinking skills and show character behavior in the environment. Keywords: Character Building, Smart Generation

Admojo, Wisnu Sri; Trisiana, Anita; Susilo, Sony Hermawan

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kematangan mahasiswa dan sarjana di Surabaya kurang tinggi. Beberapa siswa tidak dapat dan tidak dapat menerima perbedaan politik atau mengekspresikan kemauan politik mereka dengan baik. Mereka terkadang mengkomunikasikan niat politik mereka dengan mengambil tindakan anarkis. Pada saat yang sama, hal ini akan membahayakan persatuan negara kita, karena pelajar adalah bagian dari masa depan negara kita. Mengenai situasi ini, perlu dilakukan pembinaan terhadap mahasiswa yang memiliki kematangan politik yang memadai. Masalah pendidikan demokrasi dalam pendidikan kewarganegaraan merupakan solusi yang memungkinkan peserta didik untuk melakukan tindakan politik yang santun. Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan di segala bidang kehidupan bangsa, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, politik dan demokrasi, hal ini benar adanya, karena semua warga negara berada di bidang hukum. Punya posisi yang sama pemerintah. Penerapan nilai-nilai demokrasi dapat membantu siswa memperoleh kedewasaan politik dan demokrasi. Oleh karena itu demokrasi merupakan informasi terpenting dalam negara dan kehidupan bernegara, serta merupakan upaya untuk menjaga keadilan.

Puspitasari, Febri Widya; Trisiana, Anita; Budiardhani, Fadilla

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Covid-19 berasal dari China lebih tepatnya di kota Wuhan.Covid-19 sekarang sudah semakin meluas.Bukan hanya itu,covid-19 juga sudah menjadi status darurat international.Covid-19 juga sudah ditetapkan oleh WHO.Nicholas Bequelin menyatakan wabah virus berpotensi mempengaruhi HAM di dunia,terpenting dalam kesehatan.Di suatu negara harus ada fasilitas untuk layanan kesehatan.Bahkan tidak hanya mengancam kesehatan tetapi juga mengancam perekonomian,pendidikan,sosial dan lainnya.Hal itu membutuhkan gotong royong masyarakat untuk melawannya agar tercapai tujuan kehidupan yakni aman dan sejahtera.Ancaman wabah covid-19 ini juga dapay membuat semua warga negara di dunia ini tidak mendapat kebebasan.Selain dalam segi kebebasan juga dalam segi mendapat informasi.Dalam pandemic ini sangat susah mengakses informasi karena dijaga sangat ketat privasi informasi tersebut.Hak asasi manusia semuanya sudah dijamin bukan hanya di Indonesia saja tetapi seluruh dunia sangat berpengaruh dalam Hak Asasi Manusia.Disaat seperti ini maka kita sebagai warga negara harus memiliki solidaritas yang tinggi untuk membantu pemerintah dalam usahanya untuk memusnahkan virus,seperti mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.Tidak hanya warga masyarakat namun juga berbagai perusahaan ataupun lembaga yang juga harus ikut melakukan langkah-langkah memusnahkan covid seperti halnya 3M,bahkan harus menghentikan kegiatannya.Setelah seluruh masyarakat di dunia mematuhi peraturannya pemerintah dan berusaha membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari buktinya terdapat penurunan pasien yang terinfeksi virus.Bahkan sudah tidak banyak lagi kekerasan yang terjadi di masyarakat dan di lingkungan keluarga. Kata Kunci : Covid-19, Hak Asasi Manusia,Warga Negara

Setyaningrum, Rizqi Amalia; Trisiana, Anita; Kirana, Adityar

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Konsep ketahanan nasional merupakan pengetahuan dan pelaksanaan kesejahteraan serta keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dalam segala aspek kehidupan bangsa. Pembangunan kesejahteraan diperlukan sebagai bagian dari pembangunan nasional. Karena, pembangunan kesejahteraan sangat memberikan peran untuk pencapaian pembangunan nasional, yaitu pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pendekatan kesejahteraan dalam ketahanan nasional dibidang ekonomi. Untuk melakukan penelitian, digunakan metode kualitatif dan metode studi kasus. Terkait dengan penelitian ini, objek analisisnya adalah indikator metode kesejahteraan dan klasifikasi tertentu terhadap elastisitas nasional dalam sektor ekonomi sebagai geostrategi Indonesia. Hasil kajian ini menunjukan beberapa indikator penting terhadap ketahanan nasional melalui pendekatan kesejahteraan di bidang ekonomi ialah : (1) Indikator Pendapatan; (2) Indikator Pendidikan; (3) Indikator Kesehatan. Cara pandang kesehatan ekonomi rakyat sangat diperlukan demi peningkatan kesejahteraan ekonomi tersebut yang selama ini dianggap dapat memenuhi program penanggulangan kemiskinan yang hasilnya sampai sejauh ini masih kurang menyenangkan. Dalam hal itu sangat diperlukan adanya solusi masalah untuk semua golongan dan gotong- royong yang baik dari seluruh elemen masyarakat supaya tidak bergantung pada pemerintah dalam membantu kehidupan perekonomian masyarakat tersebut.

Shonhaji, Akhmad

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah: bagaimana perencanaan, pengembangan dan implementasi  manajemen pendidikan karakter serta bagaimana implementasi kegiatan bisnis di SMKN 7 Kota Serang dan SMK Bismillah . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriftif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dalam upaya mendeskripsikan perencanaan dan pengembangan manajemen pendidikan karakter melalui kegiatan bisnis, dengan nara sumber dari unsur pejabat dan staf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengembangan manajemen pendidikan karakter melalui kegiatan bisnis secara umum telah dilaksanakan dengan baik dan tahapan-tahapan yang dilakukan sesuai dengan aturan, dimulai dari tahapan perencanaan yang mencakup perumusan visi misi, penyusunan Strategi, kebijakan, penganggaran, dan prosedur. Tahapan Pengembangan mencakup penerapan budaya sekolah dan eksplorasi diri. Tahapan Impelementasi mencakup sistem rencana program dan kegiatan, penganggaran pelaksanaan dan pengawasan.  

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Outcome bermutu yanglulusannya mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Adapun sasarannya adalahsiswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kurang mampu dan berminat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan sekolah yang dilakukan untuk memperbaiki mutu lulusan yang mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan harapan dari tahun ke tahun semakin banyak siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Banyaknya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang kurang mampu, kita dari pihak sekolah atau madrasah mengupayakan agar bisa melanjutkan pendidikan dengan jalan beasiswa. Salah satu beasiswanya yakni kerjasama dengan ICMI untuk memperoleh beasiswa di STIKOM.

Dinansyah, Dinansyah

Pondok pesantren dalam kontek pendidikan pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari tujuan dan fungsi keberadaannya. Meski pada kenyataannya orisinalitas dan keunikan pesantren berbeda dengan lembaga pendidikan yang lain. Secara umum tujuan pendidikan pesantren untuk menuntut dan mengembangkan ilmu itu semata-mata merupakan kewajiban yang harus dilakukan secara ikhlas. Keikhlasan merupakan asas kehidupan di pesantren yang ditetapkan secara taktis dalam pembinaan santri, melalui pola pembentukan aturan hidup santri (role of life) dengan nilai-nilai spiritual. Pesantren adalah untuk menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim, yaitu pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia, bermanfaat bagi masyarakat atau berkhidmat pada masyarakat dengan jalan menjadi kawula atau abdi masyarakat.

Ode Jamal; Emanuel Goo

Jurnal DIKMAS 2021 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Political education is an important tool in increasing political awareness of the community, especially in the challenging era of globalization. This study aims to explore how political education at SMK N 1 Jayapura can contribute to increasing political awareness of students and the surrounding community. The method used is a qualitative approach with data collection through interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that structured political education can improve students' understanding of political issues and globalization, and encourage them to actively participate in the democratic process.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Pada ranah pendidikan, setiap sekolah mengharapkan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas sesuai dengan bidang yang diampu. Kemampuan setiap pendidik tentunya berbeda-beda hal tersebut menarik untuk dikaji, khususnya di MI Kalifah Nusantara Denpasar. Peserta didik di MI tersebut sudah kuliafied dan mampu membimbing dan membina siswa-siswanya, namun masih terdapat beberapa siswa kurang aktif dan menurun dalam hasil belajar siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, melalui kajian peran pendidik diharapkan dapat diketahui dan dijabarkan secara deskriftif kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi. Sehingga melalui analisis data berdasarkan teori-teori dan kajian terdahulu, diketahui bahwa peran pendidik sangat penting terhadap motivasi siswa melalui peningkatan kemampuan dan kinerja pendidik dengan mengikuti pelatihan, workshop, konseling siswa, dan pendekatan terhadap orangtua siswa.   AbstractIn the scope of education, every school expects to have quality human resources in accordance with the field being taught. The ability of each educator is certainly different, this is interesting to study, especially at MI Kalifah Nusantara Denpasar. The students are already educated and able to guide and nurture their students at MI, but there are some students who are less active and decline in student learning outcomes. Based on these conditions, aim of study in the role of educators, it is expected to be known and described in a qualitative descriptive manner through interviews and documentation. The data analysis based on theories and previous studies, it is known that the role of educators is very important to student motivation through improving the ability and performance of educators by participating in training, workshops, student counseling, and approaches to parents.

Purnama Sari, Dian; Nurlelah Aprilia Iskandar

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Abortus merupakan salah satu penyebab langsung angka kematian ibu. Kejadian abortus di Provinsi Jawa Barat tertinggi 22.90%. Kejadian abortus di PMB Bidan E mengalami peningkatan, sedangkan angka kehamilan remaja mengalami penurunan. Mengetahui hubungan kehamilan remaja dengan kejadian abortus di PMB Bidan E tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah Case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di PMB Bidan E tahun 2020. Total sampel adalah 104 ibu hamil terdiri dari 52 kasus dan 52 kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh diambil dari rekam medik ibu hamil dari bulan Januari-Desember tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Analisis data menggunakan Chi-Square.Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan kehamilan remaja dengan kejadian abortus (p=0.031), ada hubungan paritas dengan kejadian abortus (p=0.010), ada hubungan pekerjaan dengan kejadian abortus (p=0.006), tidak ada hubungan pendidikan dengan kejadian abortus (p=0.324). Ada hubungan kehamilan remaja, paritas, dan pekerjaan dengan kejadian abortus. Tidak ada hubungan pendidikan dengan kejadian abortus.

Primadewi, Kadek; Diwyami, Ni Putu; Mahardika, Made Rai

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Anemia is a condition in which the concentration of hemoglobin (Hb) in the blood is lower than the normal value. Anemia that occurs due to iron deficiency so that the formation of red blood cells and other functions in the body is disrupted is iron nutritional anemia. Based on Riskesdas data in 2018, the prevalence of anemia was 48.9% in the 15-24 year age group. According to WHO, adolescents are residents in the age range of 10-19 years, young women have a higher risk, this is because young women experience menstruation (menstruation) every month. The impact of the incidence of anemia in adolescents can reduce concentration and learning achievement, as well as affect productivity among youth. Based on this background, the author is interested in carrying out community service activities for the prevention of anemia in young women during the new normal period of Covid-19 at Panca Atma Jaya Vocational School, Klungkung. Purpose: The purpose of this activity is as a form of implementation of Tri Dharma Stikes Panca Atma Jaya Klungkung. Methods: Participants who took part in this activity were 67 students using the pretest and posttest methods. Results: The results obtained were an increase in the pretest score (before being given education) which was 69.41% to 89.42% in the posttest result (after being given education). Conclusion: There is a significant relationship between posttest scores, which increases after education is held, so anemia prevention education needs to be given and improved to improve anemia prevention behavior in adolescent girls.

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Afifah Kurniawati; Afifah Muslim; Afriza Prima S +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pandemi covid-19 memaksa anak-anak untuk stay di rumah untuk menghindari penularan. Hal ini membuat anak menjadi bosan dan jenuh yang berakibat stress pada anak. Orang tua memiliki peranan penting dalam mendampingi anak-anak selama di rumah. Peran orang tua di masa Covid-19 adalah sebagai pembimbing, pendidik, penjaga, pengembang, dan pengawas bagi anak-anak. Peran yang selama ini dilaksanakan di satuan pendidikan beralih fungsi di satuan keluarga.  Salah  satu  peran  khusus  yang  harus dilakukan orang tua adalah bermain bersama anak. Bermain merupakan kebutuhan dasar anak dan menjadi momen yang penting bagi perkembangan anak. Bermain terapeutik bertujuan untuk meningkatkan kesehatan emosi pada anak. Melalui bermain terapuetik seorang anak dapat mengekspresikan perasaan emosi dan membantu anak mengurangi ketakutannya. Peran orang tua menjadi lebih besar dalam mendampingi anak bermain selama di rumah. Perawat anak memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan orang tua mendampingi anak secara maksimal untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro berupaya untuk memberikan edukasi tentang bermain therapeutik pada anak selama masa pandemi covid-19 yang sasarannya adalah ibu-ibu yang mempunyai anak Balita. Hal ini dilakukan berdasarkan Analisa munculnya permasalahan pada anak-anak yang merasa bosan dan jenuh dan berakibat stress pada anak dan kebingungan ibu dalam memberikan permainan yang tepat untuk anak selama masa pandemi covid ini. Edukasi yang diberikan melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang permainan yang dapat diberikan kepada anak selama masa pandemi covid-19. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait sehingga pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar. Dikarenakan masa pandemic covid-19, dimana tidak diperbolehkan untuk berkumpul dengan jumlah orang yang banyak, maka penyuluhan diberikan lewat zoom meeting. Hasil dari penyuluhan  ini  ibu-ibu  merasa  puas  dan  senang mendapatkan pengetahuan  tentang bermain therapeutik untuk anak selama masa pandemic covid-19 dan semuanya mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan. Anak-anak juga merasa senang dan stress pada anak berkurang.      

Maria Lidya Agustina; Fransiskus Janu Hamu; Timotius Tote Jelahu; Widya Ariyani

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penting bagi seorang guru agama Katolik memiliki kompetensi profesional dalam dirinya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pengajar dan sebagai seorang pendidik. Diharapkan seorang guru agama Katolik bertanggung jawab atas tugas mulia yang dipercayakan kepadanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.  Teknik pengumpulan data menggunakan  tiga cara  yaitu,  observasi,  wawancara,  dan  dokumentasi.  Untuk teknik analisis data diperoleh menggunakan model interaktifdengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Ada 10  informan  dalam  penelitian  ini,  kesepuluh  informan  dibagi  menjadi  empat bagian yaitu, guru agama Katolik, kepala sekolah, murid dan pastor paroki. Langkah-langkah penelitian meliputi   percakapan dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, dan prospek atau kemungkinan yang terjadi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa guru agama Katolik   memahami tugas dan kewajiban mereka sebagai seorang guru. Namun,  mereka tidak begitu menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu ditingkatkan dalam diri mereka sebagai seorang guru. Adapun upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sebagai seorang guru yaitu dengan mengikuti berbagai macam kegiatan dan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan.

Sugianto, Made Agus

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: The Central Government and Local Governments including Badung Regency are facing the burden of communicable and non-communicable diseases which has not ended until now. Purpose: to find out the most priority diseases to be prevented and controlled in Badung Regency. Methods: This is a descriptive-analytic study using secondary data from monthly reports of outpatient visits and inpatients at the health center and the Mangusada Regional Hospital during 2014 - 2018. Besides, interviews were also conducted with respondents with a health education background. Results: The scoring results show Hypertension as the first ranked disease to be treated in Badung Regency with a score of 63.8. This disease is classified as a non-communicable disease group. The disease that is ranked second is HIV / AIDS which is an infectious disease with a score of 58.9, and the third rank is occupied by Diabetes Mellitus, which is also a non-communicable disease with a score of 58.7. Conclusion: Based on the results of the interview, hypertension is the most priority disease to be tackled in Badung Regency in 2019. The second and third priority diseases are respectively occupied by HIV / AIDS and Diabetes Mellitus. Latar belakang: Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah termasuk Kabupaten Badung menghadapi beban penyakit menular dan penyakit tidak menular yang tidak kunjung usai sampai dengan saat ini. Tujuan: untuk mengetahui penyakit yang paling prioritas untuk dicegah dan dikendalikan di Kabupaten Badung. Metode: adalah penelitian deskriptif analitik menggunakan data sekunder laporan bulanan kunjungan pasien jalan dan pasien rawat inap di puskesmas serta RS Daerah Mangusada sepanjang tahun 2014 – 2018. Selain itu, juga dilakukan wawancara kepada responden dengan latar belakang pendidikan kesehatan.  Hasil: Hasil scoring menunjukan Hipertensi sebagai penyakit ranking pertama untuk ditangani di Kabupaten Badung dengan nilai score 63,8. Penyakit ini tergolong dalam kelompok penyakit tidak menular. Penyakit yang menduduki ranking kedua adalah HIV/AIDS yang merupakan penyakit menular dengan nilai score 58,9, dan ranking ketiga diduduki oleh penyakit Diabetes Melitus yang juga penyakit tidak menular dengan nilai score 58,7. Simpulan: Hipertensi merupakan penyakit yang paling prioritas untuk ditanggulangi di Kabupaten Badung pada tahun 2019. Penyakit kedua dan ketiga yang menjadi prioritas masing-masing ditempati oleh penyakit HIV/AIDS dan Diabetes Melitus.

Nikawati, Ni Nengah; Muryani, Ni Made Sri; I Wayan Suarjaya

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Anxiety is a feeling felt by respondents regarding disturbing mental tension, which as a general reaction with the inability to overcome a problem or there is no sense of security, which later leads to a physiological and psychological change. The level of family anxiety can be assessed by using a questionnaire with each respondent's characteristics and level of anxiety can be divided into several parts, namely: normal anxiety levels, mild anxiety levels, moderate anxiety levels, severe anxiety levels and panic. Objective: Knowing the description of the level of family anxiety in caring for patients with schizophrenia at the Mental Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali and the characteristics of families caring for patients with schizophrenia based on education, age, and type of work. Methods: The research method that used in this study was descriptive research. This study used a cross sectional study, which was a study in which the subjects were evaluated only once and the measurement of each only one variable at the same time that using sampling consecutive sampling technique. The sample used was 32 people consisting of family members of hallucinations patients. Results: Based on research conducted at the Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali toward 32 family members who was caring for patients by schizophrenia, most family members did not experience anxiety or anxiety in the normal range which was 29 family members of 32 family members and 3 families who experienced mild anxiety levels. Conclusion: That most family members who treated patients by schizophrenia at the Poliklinik UPTD. Rumah sakit Jiwa Provinsi Bali does not experience anxiety or anxiety still within normal limits. Latar Belakang: Kecemasan adalah suatu perasaan yang dirasakan oleh responden mengenai ketegangan mental yang menggelisahkan, dimana sebagai reaksi umum dengan ketidakmampuan dalam mengatasi suatu masalah atau tidak ada rasa aman, yang nantinya menimbulkan suatu perubahan fisiologis dan psikologis. Keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan  gangguan jiwa dapat mengalami kecemasan Tingkat kecemasan keluarga dengan skizofrenia yaitu cemas ringan (80,49%) dan 8 keluarga mengalami cemas sedang (19,51%). Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali dan karakteristik keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia berdasarkan pendidikan, umur, dan jenis pekerjaan. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian cross sectional yaitu suatu penelitian dimana subjek diobsevasi hanya satu kali saja dan pengukurannya masing-masing satu variabel pada waktu yang sama yang menggunakan teknik sampling consecutive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 32 orang terdiri dari anggota keluarga pasien Halusinasi. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali terhadap 32 anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia, sebagian besar anggota keluarga tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal jumlah 29 anggota keluarga dari 32 anggota keluarga dan 3 keluarga yang mengalami tingkat kecemasan ringan. Kesimpulan: Sebagian besar anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal.