SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 21-22 of 22

Analytics

Risni Stefani

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penyakit ikan Koi merupakan suatu kendala atau faktor resiko bagi para peternak ikan Koi yang menyebabkan kerugian ekonomis dan menurunnya produksi ikan Koi yang dipelihara. Untuk itu diperlukan suatu perangkat lunak untuk membantu para peternak ikan Koi dalam menangani penyakit pada ikan koi. Saat ini para peternak ikan koi masih berkendala dalam penanganan gejala penyakit yang dilakukan secara manual dengan bertanya jawab bersama pakar ikan. Untuk itu tujuan dari penelitian ini merancang aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit pada ikan koi menggunakan metode backward chaining dalam menangani penyakit pada ikan koi. Metode yang dibangun untuk penelitian ini menggunakan beberapa tahapan penelitian dengan melakukan pengumpulan data, proses desain, proses pengkodean dan proses pengujian sistem, proses perancangan aplikasi menggunakan, Visual Studio 2010.net. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah suatu aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit ikan koi dengan menggunakan metode backward chaining yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para peternak ikan koi dan sekaligus membantu para pakar untuk memberikan hasil solusi yang lebih singkat dan tidak memakan waktu.    

Evita Sari; Kofifah Indri Nurhayati; Muhammad Shamil Muwaffaq; Wahyu Tri Sudaryanto

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Low back pain merupakan salah satu gangguan musculoskeletal akibat dari ergonomi yang salah dan dapat didefinisikan sebagai nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior yang berlangsung lebih dari sehari. Pada tahun 2018 di Indonesia, tenaga kesehatan pernah mendiagnosis sebanyak 11.9% kasus penyakit musculoskeletal  sedangkan  kasus  yang  terdiagnosis  menurut  gejala  yang  muncul  sebesar  24,7%. Persentase penderita LBP di Indonesia diperkirakan antara 7.6%-37% pada tahun 2018. Pada tahun yang sama didapatkan sekitar 26.74% penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun keatas dan bekerja yang mengeluh mengalami nyeri di  daerah  punggung  bawah.  Hal  ini  diakibatkan  karena  seiring  bertambahnya  usia  maka  kekuatan  otot  akan mengalami penurunan sehingga rentan mengalami gangguan kesehatan. Kami berinisiatif untuk memberikan penyuluhan terkait nyeri punggung bawah pada Mahasiswa yang berada di Universitas Muhammadiyah Surakarta khususnya pada program studi fisioterapi angkatan 2019 kelas praktek E dan juga kegiatan pengabdian ini di support dengan pemberian leaflet, pre-test, post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan penambahan wawasan responden terhadap nyeri punggung bawah baik gejala, faktor resiko, cara pencegahan serta penanganan secara mandiri maupun medis., agar kedepannya para lansia menambah pengetahuan perihal low back pain dan dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit ini. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner pre- test dan post-test yang kami berikan, pengetahuan lansia tentang nyeri punggung bawah meningkat dari yang awalnya belum mengerti perbedaan nyeri lutut biasa dengan osteoarthritis menjadi paham, dan adanya peningkatan pengetahuan akan tanda dan gejala low back pain