Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 21-40 of 40

Analytics

Purba, Shofiyyah Salma; Wasir, Riswandy; Rahmadanti, Mutia Devani

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Bonus demografi adalah kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan dengan penduduk yang sudah tidak produktif (kurang dari 14 tahun dan di atas 64 tahun). Bonus demografi memberikan kesempatan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Namun, pemanfaatan bonus demografi memerlukan kualitas pendidikan dan kesehatan yang baik, ketersediaan lapangan kerja, serta konsistensi. Tujuannya peneloitian ini, dapat melihat bagaimana bonus demografi pada sistem kesehatan dan bagaiamana pengoptimalan peluang serta tantangannya. Dengan  metode Literature review dengan melakukan penelusuran artikel dengan kata kunci yang telah di tetapkan. Optimalisasi bonus demografi penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan SDM berkualitas dan lapangan kerja yang layak. Meskipun memberi peluang ekonomi, tidak dioptimalkan bisa jadi ancaman. Program seperti penanaman karakter hidup bersih dan posyandu remaja mendukung upaya pengoptimalkan bonus demografi. Tantangan sistem kesehatan termasuk lapangan kerja terbatas, tingginya pengangguran, dan IPM rendah yang berkontribusi pada stunting. Strategi yang dibutuhkan meliputi kebijakan kesehatan untuk bayi, wanita, anak, dan pekerja serta perluasan akses layanan kesehatan dan kontrasepsi.

Hilario Taka Keor; Maria I. Hewe Tiwu; Fransina W. Ballo

Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to project the number and pyramid of population and employment conditions of Kupang City in facing the demographic bonus in 2025-2030. Population projection is done using the spectrum application and employment conditions are seen based on the availability and absorption of labor. The results showed that there was an increase in population in Kupang during 2025-2030 with a stationary population pyramid.  The demographic bonus experienced by Kupang City has an impact on existing labor conditions, namely the availability of a potential workforce. However, unemployment remains a concern for the Kupang government. The existing business sectors in Kupang City in 2025-2030 are not able to keep up with the availability of labor, leading to high unemployment in 2025-2030.

Gea Anisa Kusuma Ananda; Nur Huda; Mila Marlina; Muhammad Kurniawan

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Economic growth is an indicator of development success. Therefore, the higher the economic growth, the higher the welfare of the community. The success or failure of regional development depends on several indicators, including economic growth which reflects the growth of regional gross domestic product (GDP). In this research, we will examine the influence of the demographic bonus and Open Unemployment Rate on Economic Growth for the 2014-2023 Period. The data used in this research is secondary data, namely data obtained from a second source during the period 2014 to 2023. The type of data used in this research is time series data, namely time series data. Based on the research results, it shows that the independent variables influence Economic Growth (PE) in Lampung Province. Meanwhile, partially, the Demographic Bonus (BD) and Open Unemployment Rate (TPT) variables do not have a positive effect on Economic Growth (PE) in Lampung Province. BD and TPT together influence Economic Growth (PE) in Lampung Province in 2013-2022, using a confidence level of 95% or with an alpha (ɑ) of 0.05.

Dyah Rini Prihastuty; Sri Rahayuningsih

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research aims to determine the influence of financial literacy, financial behavior, financial attitude, and demographics on consumer behavior among students at the Faculty of Economics and Business, University of 17 August 1945 Surabaya. This research used a questionnaire with a research sample of 100 students, using a purposive sampling technique. Data analysis in this research used multiple regression with the help of the SPSS program.The results of this research show that financial literacy has no significant effect on consumptive behavior, financial behavior has a significant effect on consumptive behavior, financial attitude has a significant effect on consumptive behavior, and demographics has no significant effect on consumptive behavior among students at the Faculty of Economics, University of 17 August 1945 Surabaya.

Mulyanto, Mulyanto; Angga Wahyudi; Ile Arbertus; Ari Firmansah; Jhon Lim

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2023 UNIVERSITAS STEKOM

Studi ini menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan penggunaan perbankan elektronik di Batam, Indonesia, mengingat lonjakan global dan regional dalam e-banking. Tujuan utamanya adalah untuk melihat bagaimana kenyamanan, aksesibilitas, penghematan biaya, dan kualitas layanan mempengaruhi adopsi dan penggunaan berkelanjutan dari layanan ini, memberikan wawasan untuk membantu lembaga keuangan dan pembuat kebijakan merumuskan strategi yang lebih mempromosikan adopsi e-banking. Menggunakan metodologi penelitian kuantitatif, menampilkan enam variabel: kegunaan yang dirasakan, norma subjektif, kemudahan penggunaan yang dirasakan, niat untuk menggunakan, teknologi yang dirasakan, dan risiko yang dirasakan. Data, yang dikumpulkan dari 400 peserta melalui survei, menunjukkan bahwa variabel spesifik tidak terpengaruh oleh semua kecuali tiga persepsi kegunaan, teknologi, dan bahaya. Anehnya, ketika datang ke e-banking, norma subjektif memiliki dampak yang jauh lebih kuat pada konsumen daripada kenyamanan penggunaan pada keinginan mereka untuk menggunakan. Untuk penelitian ke depan, pandangan demografis yang lebih jelas dapat diperoleh dengan mempertimbangkan target responden dan memperluas cakupan di luar Kota Batam.

Meilinna, Tisa Zindy; Alfunnuria, Vina Sholiha; Safira, Yosi Emilia; Kholid, Moh. Khasbil Aziz

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini menganalisis pengaruh Usia Harapan Hidup (UHH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran per Kapita (PPK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di beberapa kota Jawa Tengah (Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Jepara, Kudus, dan Tegal) dari 2017 hingga 2022. Metode penelitian melibatkan uji normalitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Data berasal dari sumber statistik demografi, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan manusia, serta mendukung kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Analisis regresi diharapkan mengidentifikasi kontribusi UHH, RLS, dan PPK terhadap IPM, memberikan gambaran peran kesehatan, pendidikan, dan ekonomi dalam pembangunan manusia. Implikasi kebijakan dari penelitian ini dapat mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di kota yang menjadi ojek penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur pengembangan manusia dan kebijakan daerah dengan menggabungkan variabel-variabel penting dan menganalisis dampaknya secara terpadu. Kesimpulan ini menjadi panduan bagi pengambil keputusan dalam merancang kebijakan untuk meningkatkan IPM di kota-kota Jawa Tengah.

Astuti Rizki Perdana; Sismeri Dona; Putri Vidiasari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Babies with Low Birth Weight is a health problem that contributes to infant mortality. Low birth weight babies are not only at risk of death in the early months of life, but also at risk for other health problems. The purpose of the study was to determine the demographic survey of BBLR events. This research method was carried out with quantitative descriptiveness. The sample amounted to 28 BBLR events at Pangeran Jaya Sumitra Hospital from June to November 2022 analyzed univariately. The results of the univariate analysis are the highest maternal age in the range of 20-35 years (92.9%), the most maternal education at the secondary level (78.6%), the variable location of residence which almost entirely comes from Kotabaru Regency which is 96.4%, based on the area where the most lives are obtained from urban areas which is 57.1%, and the most parity variable at number 1 which is 39.3%. The implication of the study is that the results of demographic surveys about the incidence of low birth weight in hospitals can be used to screen the potential occurrence of low birth weight in mothers who are preparing for pregnancy or are pregnant.    

Huwaina Af’idah

Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hydrotherapy also called hydrothermal therapy, is the use of water,in any of its forms, for the maintanance of health or the treatment of disease (Wardle, 2013). Footbath is a kind of hydrotherapy. There are many benefits of footbath hydrotherapy for patients with heart failure such as to improve and/or maintain functional ability and quality of life. The aim of this research is to identification the effectiveness of hydrotherapy for oxigen saturation of patients with heart failure. The methodology of this research is use quantitative design with one group pretest and posttest with intervention group design. This research did Maret 2023 in The Integrated Heart Centre Haji Adam Malik Medan Hospital. 16 Responden of this group. According demografi charachteristic results in intervention group found that according of age patients majority (62.5%) are older age with 56-65 years mean 55.06+ 8.71.  Second half three respondent (62,5%) is men. According to education level majority respondent is Senior High School (62.5%). More than hal of respondent (62.5%) is Heart Failure Chronic > 60 months (5 years) (Mean + SD= 31,44 + 26,63). Almost all respondents (87,5%) had a family with history heart failure too. Pre and Post Paired t-test results are significant different for oxygen saturation at intervention groups (p<0,05) (SpO2: t= -1.581, p= 0.004  ). It means the effectiveness of hydrotherapy significantly can increase spO2.  This research has found that significant different of oxigen saturation of patients with heart failure after hydrotherapy in intervention group.

Anita Sriwaty Pardede

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Perubahan demografi akan berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan lanjut usia (lansia) baik secara individu maupun dalam kaitannya dengan keluarga dan masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah penduduk lansia harus diupayakan agar kelompok lansia tetap mempunyai kondisi fisik dan mental yang prima untuk menjadi sumberdaya manusia yang optimal. Masalah gizi yang umum terjadi pada lansia selain kekurangan gizi juga kelebihan gizi  yang memacu timbulnya  penyakit degeneratif  seperti penyakit  jantung  koroner,  hipertensi,  diabetes  mellitus,  batu empedu, gout (reumatik), ginjal, sirosis hati dan kanker. Sehingga dengan peningkatan status gizi pada lansia diharapkan keadaan kesehatan dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan (Dep.Kes. RI, 2000).             Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dimana variabel terikat (dependen) yaitu Status Gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan karakteristik lansia (umur, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pendapatan), perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan sebagai variabel bebas (independen). Penulis melakukan observasi atau pengukuran  pada  saat bersamaan dan wawancara food recall. Penelitian dilakukan di Wredha Rineksa daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok dengan jumlah 110 orang lansia. Pemilihan lokasi dengan alasan Wredha Rineksa merupakan rumah singgah (sekarang disebut Pos Pembinaan Terpadu). Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah : Kuesioner tentang karakteristik lansia, perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan, Format Form Food Recall 24 jam, Alat ukur Tinggi Badan yaitu Microtoise dan Berat Badan dengan timbangan Seca Digital, KMS Lansia.             Hasil penelitian adalah : Sebagian besar (56,4%) lansia di Wredha Rineksa (WR) daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok berstatus gizi normal, dengan rata-rata IMT 23,5 kg/m² dengan nilai terendah 16 kg/m² dan tertinggi 32,8 kg/m², sedangkan status gizi lebih dengan IMT > 25 kg/m²  adalah  33,6% ; Karakteristik lansia umur > 60 tahun (59,1%), perempuan (73,6%), berstatus kawin (71,8%), berpendidikan menengah (50,9%), tidak bekerja (84,5%), dan tingkat pendapatan rendah  sebanyak 62,7%. Sebagian besar lansia tidak mempunyai kebiasaan merokok (91,8%), dan aktivitas fisik  dengan aktivitas sedang 37,3%. Asupan Konsumsi lansia di WR rata-rata kurang dari Angka Kecukupan Gizi, hanya asupan protein yang lebih dari AKG. Asupan rata-rata konsumsi energi pada laki-laki 87,73% dan perempuan 95,5% dari AKG ; rata-rata konsumsi karbohidrat pada laki-laki 89% dan perempuan 91% dari AKG ;  rata-rata konsumsi protein pada laki-laki 138% dan perempuan 131% dari AKG ;  rata-rata konsumsi lemak pada laki-laki 83,6% dan perempuan 77,8% dari AKG. Pada penelitian ini didapatkan  hubungan yang bermakna antara umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan asupan energi dengan status gizi.    

Danny Putri Sulistyaningrum; Maya Cobalt Angio Septianingtyas; Putri Indriani

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal yang dijalani oleh penderita gagal ginjal terminal seumur hidupnya. Seringkali hemodialisa menyebabkan ansietas dan stress sehingga mereka harus mampu beradaptasi dengan kondisinya. Salah satu bentuk adaptasi penderita gagal ginjal terminal adalah melakukan pembatasan cairan untuk mencegah hipervolemia. Kondisi hipervolemia dapat diketahui dengan mengukur interdialytic weight gain (IDWG). Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan self acceptance dengan interdialytic weight gain penderita gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan cross sectional yang melibatkan 62 responden dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data terdiri dari lembar observasi yang berisi data demografi dan IDGW, serta kuesioner Unconditional Self Acceptance Questionnaire (USAQ). Analisis statistic penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan self acceptance dengan interdialytic weight gain penderita gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisa (p = 0.534; α = 0.05).

Nur Susilahayati; Lisa P U. Damanik; Juliana Munthe; Plora Sinaga

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang :  Saat ini status kesehatan ibu dan anak di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan, ditandai dengan masih tingginya angka kematian bayi (AKB). Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 menunjukkan AKN sebesar 15 per 1.000 kelahiran hidup, AKB 24 per 1.000 kelahiran hidup, dan AKABA 32 per 1.000 kelahiran hidup. Pada masa neonatal (0-28 hari) terjadi perubahan yang sangat besar dari kehidupan di dalam rahim dan terjadi pematangan organ hampir pada semua sistem. Ikterus yang ditemukan pada bayi baru lahir dapat merupakan suatu gejala fisiologis (terdapat 25-50% neonatus cukup bulan dan lebih tinggi lagi pada neonatus kurang bulan). bayi yang mendapat ASI penyebab terjadinya ikterus berhubungan dengan proses pemberian minum ASI yang tidak adekuat dan buruknya pemasukan cairan yang menyebabkan tertundanya pengeluaran mekonium pada neonatus, hal tersebut akan meningkatkan sirkulasi enterohepatik Metode : Jenis penelitian yang  dilakukan adalah survei analitik. desain penelitian cross sectional.  Dengan menggunakanan analisa dara chi square. Hasil :  Hasil analisa statistik menggunakan uji chi-square menghasilkan nilai p value = 0,000. Sehingga didapatkan bahwa p < 0,05 Kesimpulan :  artinya Ha diterima atau terdapat hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian ikterus pada bayi baru lahir 0-7 hari di Desa Baru Titi Besi Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021.

Endang Komsiah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kemajuan teknologi berdampak pada kegiatan ekonomi. Internet adalah alat yang populer untuk digunakan dalam transaksi online. Masyarakat Indonesia memahami bahwa potensi internet sangat menguntungkan untuk dikembangkan. Namun, pemain lokal Indonesia gagal mengenali hal tersebut. Keengganan konsumen Indonesia untuk bertransaksi secara online menarik untuk disimak. Transaksi online membutuhkan kepercayaan konsumen karena transaksi online berbeda dengan transaksi offline. Kepercayaan dalam transaksi online berbeda dengan kepercayaan dalam transaksi offline. Objek utama kepercayaan dalam transaksi online adalah website, internet atau teknologi. Hubungan kepercayaan antara penjual dan konsumen tidak dapat dipisahkan dari karakteristik konsumen karena minat untuk mempercayai orang lain memerlukan dukungan motivasi dan keyakinan bahwa orang lain tidak merugikan atau menyesatkan dalam keadaan apapun. Kepercayaan konsumen adalah keputusan yang kompleks karena berkaitan dengan tuntutan sementara dari individu yang berbeda berdasarkan demografi mereka. Hasil uji t pada variabel (X1) adalah variabel karakteristik website yang memiliki nilai thitung sebesar 2,365 dan tingkat signifikansi 0,05. Ini mendukung gagasan bahwa karakteristik situs web memiliki efek yang jelas. Karakteristik motivasi konsumen (X2) dalam pembelian online pada uji-t memiliki t-hitung sebesar 2,135 namun dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05 membuktikan bahwa karakteristik konsumen berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Demografi konsumen (X3) meliputi jenis kelamin, usia responden, latar belakang pendidikan, tingkat pengeluaran, dan minat uji-t. Semua item demografi menunjukkan bahwa t-hitung adalah 3,257 dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05 sehingga kepercayaan konsumen jelas terpengaruh.    

Irne Wida Desiyanti; Mutmainnah Mutmainnah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, angka  cakupan  ASI  di indonesia  mencapai 43% dibanding (SDKI) tahun 2012. Berdasarkan hasil survey pada tanggal 16-17 Februari 2020, di Desa Watutumou Kecamatan Maumbi Kabupaten Minahasa Utara didapatkan salah satu masalah prioritas yang terjadi adalah masih kurangnya pemberian ASI pada bayi dan balita yang disebakan karena kurangnya produksi ASI. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, sehingga dapat tercapai peningkatan gizi bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah kuliah umum (pemaparan), sharing atau talk show dengan media proyektor, serta memberikan peragaan bagaimana cara melakukan perawatan payudara, menyajikan materi dengan bahasa sesederhana mungkin agar dapat diterima dengan mudah oleh peserta. Kegiatan pelatihan perawatan payudara pada ibu nifas dan menyusui sebagai media peningkatan produksi ASI adalah kegiatan berjalan tertib dan teratur sesuai dengan harapan dapat melancarkan produksi ASI, sehingga proses pemberian ASI berjalan lancar sampai 2 tahun.

Nasrun Saputra; Zulfikar H.J.Z

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman nasabah terhadap Pembiyaan Syariah  pada PT. Amanah Finance Makassar. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan kaulitatif dan Jenis penelitian yang digunakan dalam menganalisis pemahaman nasabah terhadap kontrak syariah pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode analisis skala likert dan uji chi square. Dalam pengamatan awal penelitian, tampak pemahaman nasabah terhadap kontrak bisnis syariah pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah dipengaruhi oleh banyak faktor, yang secara umum dapat dikategorikan menjadi: (1) variabel demografi (2) varabel ekonomi-kelembagaan, (3) variabel pelayanan-kelembagaan, (4) variabel substansi kontrak bisnis syariah, dan (5) variabel sosial budaya masyarakat. Variabel-variabel tersebut dianalisis dengan pendalaman atas substansi teori pemahaman, dan teori Pembiyaan syariah, PT. Amanah Finance Makassar.

Martha A. Patoding; Irja Tobawan Simbiak; Monita Yessy Beatrick

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Ketahanan kota (resilient city) adalah konsep yang erat kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan, yaitu konsep yang dibangun diatas tiga dimensi mitigasi, adaptasi, dan respons. Konsep tersebut sebagai bentuk kapasitas individu, masyarakat, dan sistem dari sebuah kota untuk bisa bertahan, beradaptasi, serta mengurangi dampak, dan dapat tumbuh terhadap tekanan dan guncangan besar yang dihadapi. Guncangan yang dihadapi pada Kota Jayapura yaitu bencana banjir, dimana bencana banjir sendiri merupakan siklus tahunan. Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua, dalam hal ini diperlukan sebuah konsep perencanaan kota yang dapat memiliki ketahanan terhadap bencana yang dihadapi. Upaya dalam menurunkan risiko terhadap bencana banjir dengan menggunakan konsep ketahanan kota (resilient city). Metode penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif, yang digunakan untuk penyimpulan pendapat mengenai aspek dan indikator yang berkaitan dalam ketahanan Kota Jayapura terhadap bencana banjir. Metode kedua yaitu analisis Delphi yang digunakan untuk menganalisis kriteria indeks ketahanan kota yang diperlukan untuk Kota Jayapura menjadi tangguh terhadap bencana banjir. Hasil yang di dapat adalah Aspek Kesehatan, Aspek Sosial Demografi, Aspek Infrastruktur, Aspek Budaya Masyarakat (kebiasaan) dan aspek strategi. Hasil dari analisis Delphi dan kualitatif juga mendapatkan konsep ketahanan kota berdasarkan pendapat partisipan (key informants). Ketahanan Kota sendiri yaitu bagaimana merencanakan aspek mitigasi dan adaptasi dengan strategi yang dibutuhkan ialah pengendalian pemanfaatan ruang dalam hal pembangunan, yang disesuaikan dengan fungsi penggunaan lahan menurut Perda No 1 Tahun 2014. Visi dan strategi kota dalam ketahanan menghadapi bencana banjir  adalah dengan menerapkan  mitigasi seperti tanggul, pintu air, sumur resapan, biopori dan mengembangkan ruang terbuka hijau. sebagai pengendalian banjir serta memperhitungkan kapasitas pasca bencana. Dengan belajar dari bencana-bencana terdahulu yang sudah pernah terjadi di Kota Jayapura dan mengatur strategi yang terstruktur, terencana dan terpadu untuk Kota Jayapura dalam menghadapi bencana banjir.  

Agus Bahrudin

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Negara Indonesia mulai memasuki suatu masa emas berupa era bonus demografi yang mana    perlu ditindaklanjuti melalui serangkaian aksi-aksi kebijakan yang  mampu membawa manfaat yang optimal. Dari hasil proyeksi jumlah penduduk Kota Tegal bonus demografi berada pada tahun 2020 dengan rasio ketergantungan sebesar 50.42 %.dan tahun 2021 denan rasio ketergantungan sebesar 52.06 %. Kebijakan dan program yang dilakukan melalui pendidikan berkualitas, Program Generasi Berencana, pendidikan  kependudukan    untuk  mengubah  pola  pikir  masyarakat  dan  meningkatnya  kesadaran mengenai isu kependudukan, serta pendidikan keterampilan  sebagai jalur meningkatkan kualitas SDM unggul dan siap bekerja. Kebijakan ketenagakerjaan dikelola melalui pemberdayaan tenaga kerja dengan melatih wirausaha, akses permodalan dan pelatihan UMKM. Pengembangan usaha sektor informal lokal daerah, seperti pengembangan usaha-usaha kerajinan dan UMKM di Kota Tegal

Annisa, Hannah; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Saling ketergantungan antarnegara untuk memenuhi kebutuhan ekonomi tidak dapat terhindarkan. Aspek kewilayahan dalam ilmu geopolitik meliputi geografi wilayah suatu negara melibatkan sumber daya alam sebagai salah satu alat pemenuhan kebutuhan ekonomi. Hal itu menyebabkan masing-masing negara bersaing dalam memenangkan pasar dunia menggunakan geostrategi. Wilayah pasifik telah menciptakan kawasan ekonomi dan politik tersendiri dengan Jepang dan Amerika sebagai negara acuan perekonomian dunia. Indonesia memiliki keistimewaan diantara negara pasifik lainnya. Sebagai negara kepualauan yang terletak pada garis katulistiwa, Indonesia memiliki aset ekonomi yang melimpah berupa keanekaragaman sumber daya alam. Selain itu Indonesia menjadi jalur lalu lintas perdagangan antar negara yang sangat strategis. Melihat dari segi aspek kewilayahan Indonesia, maka geostrategi yang digunakan dalam menghadapi persaingan pasar akan berbeda dengan negara lain. Fenomena tersebut membentuk konsep geoekonomi sebagai geostrategi yang dilakukan secara global. Melalui studi literatur dan metode penelitian kualitatif peneliti akan mengkaji konsep serta bidang kajian geoekonomi sebagai konsekuensi geopolitik atas aktivitas perdagangan internasional Indonesia. Dalam hal ini bidang kajian geoekonomi memiliki variabel-variabel perinci yang menjadi dasar analisis dalam menentukan strategi pembangunan ekonomi Indonesia agar mampu bersaing dalam pasar perdagangan internasional, variabel perinci tersebut antara lain: 1) Kepercayaan, 2) Posisi, 3) Sumber Daya, 4) Bobot Penekanan, 5) Kekuatan, 6) Struktur, 7) Basis, 8) Keamanan, 9) Komunikasi, 10) Ekspansi. Indonesia memiliki peluang yang terbuka sangat lebar untuk mengendalikan persaingan pasar. Mengamati situasi hutang dan asset negara membutuhkan kebijakan ekonomi yang mawas diri (prudent). Sehingga pemerintah memiliki peranan penting dalam memberikan perlindungan terhadap integrasi kawasan ekonomi serta mempertimbangkan pertumbuhan demografi Indonesia yang menjadi aktor utama dalam pengelolaan sumber daya negara untuk mencapai kesejahteraan bangsa melalui kebijakan dan strategi politik ekonomi perdagangan internasional.

Rahmanti, Ainnur; Anugrah Tegar L; Dita Ayu R; Damayanti A; Inka Nur S +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Indonesia merupakan negara yang secara geografis, demografis, sosioekonomis dan politis merupakan kawasan yang rawan bencana, dan juga perpotensi mengalami bencana alam, non alam dan sosial, seperti bencana: gempa bumi, banjir, letusan gunung api, kebakaran, tanah longsor, wabah penyakit, kegagalan teknologi, konflik sosial, terorisme. Kejadian bencana akan mengakibatkan timbulnya kedarurtan, korban massal serta permasalahan kesehatan pada masyarakat, selain itu kejadian bencana juga mengakibatkan, rusaknya fasilitas umum, fasilitas kesehatan, terganggunya saluran komunikasi dan lain-lain yang akan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Banjir besar melanda wilayah kota Semarang pada pekan pertama dan kedua Februari 2021. Banjir di ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu merendam setidaknya 43 titik pada 5-7 Februari lalu, demikian data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah. Selain banjir kiriman dan banjir lokal, banjir rob merendam sejumlah kawasan di Kota Semarang, seperti di Kelurahan Kaligawe (Kecamatan Gayamsari) dan wilayah di Kecamatan Genuk. Kondisi pandemic Covid-19 memperburuk dalam penanganan bencana yang terjadi.    

Harsoyo Harsoyo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki beragam potensi bencana, ditinjau dari aspek geografis, klimatologis dan demografis. Negara kita terletak diantara dua samudera (Samudera Indonesia dan Samudera Pasifik) dengan jumlah pulau lebih kurang sebanyak 17.000 pulau yang kaya potensi alam, hutan, laut, bahan tambang- mineral dan sekaligus kerawanan bencana. Dari  aspek geologis,  terletak  pada tiga (3) lempeng utama, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Asutralia dan Lempeng Pasifik yaang menjadikan   kaya   cadangan mineral dan sekaligus memiliki potensi bencana gempa, tsunami dan tanah longsor. Selain itu, terdapat puluhan gunung berapi yang masih aktif dan berpotensi meletus dan menimbulkan bencana gunung berapi tetapi juga memebrikan kesuburan lahan dan potensi alam yang beragam. Sedangkan secara klimatologis memiliki potensi bencana angin ribut/puting beliung, gelombang pasang naik di  wilayah pesisir/rob, perubahan iklim, banjir  dan kekeringan yang berdampak pada berbagai  bidang kehidupan masyarakat. Dengan kondisi tersebutperlu dilakukan kajian analisis resiko bencana sebagai upaya untuk mengantisipasi dan menanggulangi resiki-resiko yang muncul akibat bencana alam. Urusan bencana ada urusan kita semua oleh karena itu partisipasi dan keterlibatan semua unsur baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan stakeholder lainnya perlu ditumbuhkan dan dioptimalkan, Dengan peran serta semua pihak diharapkan Indonesia menjadi negara yang Tangguh dalam menghadapi bencana alam.

Sukur, Muji; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Permasalahan kependudukan sangatlah kompleks, padahal data kependudukan sangat penting untuk kebutuhan informasi yang berkenaan Demografi dan Kesejahteraan Penduduk. Penelitian ini bermaksud melakukan identifikasi, analisis, desain data kependudukan untuk implementasi sistem informasi demografi yang dapat digunakan dasar penghitungan dan pemberian informasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini didasarkan pada banyaknya desa/kelurahan yang masing melakukan pencatatan dan pelaporan kependudukan secara konvensional dan belum memiliki formula yang memudahkan pendataan penduduk untuk menghitung IPM. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan penduduk, pembentukan informasi demografi dan penghitungan IPM. Sehingga setiap desa atau kelurahan dan kecamatan dapat dengan segera mengetahui informasi perkembangan penduduk (demografi) dan tingkat kesejahteraan penduduk (IPM).   Kata Kunci : sistem informasi, penduduk, demografi, IPM