Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,699 citations tracked

Showing 21-40 of 199

Analytics

Septianingtyas, Maya; Jona, Resa Nirmala; Sulistyaningrum, Danny Putri; Juwariyah, Siti; Noer’aini, I’ien +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian, terutama pada kelompok lansia. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan gaya hidup sehat menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengendalian tekanan darah melalui Program SEHATI (Sehat Bersama Hipertensi Terkendali). Metode: Kegiatan dilaksanakan di Posbindu lansia dengan melibatkan 45 peserta. Metode kegiatan meliputi skrining tekanan darah dan status kesehatan, edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi, serta pelatihan senam hipertensi. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post-test pengetahuan serta observasi partisipasi senam. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang hipertensi sebesar 35%, partisipasi aktif dalam senam mencapai 90%, dan sebagian besar peserta menunjukkan penurunan tekanan darah setelah mengikuti kegiatan. Kesimpulan: Program SEHATI efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku sehat masyarakat dalam pengendalian tekanan darah, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis promotif dan preventif di komunitas lansia.

Hamka, Hamka; Haryanto Ali, Indra; Rizqo Abdillah, Ahmad; Awaluddin Zidane, Muhammad

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pendekatan kewirausahaan sosial yang diterapkan dalam proyek ini mencerminkan sinergi antara inovasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memberdayakan masyarakat lansia untuk menciptakan produk yang bermanfaat, kegiatan ini berkontribusi pada tercapainya beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti pengurangan limbah, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan komunitas. Tujuan: Mengurangi limbah plastik serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi lansia melalui pembuatan gantungan kunci berbahan dasar limbah plastik. Metode: Pemberdayaan Masyarakat ini melibatkan warga Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Budi Sejahtera” Martapura. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan yang komprehensif berupa pelatihan partisipatif dengan tahapan pengumpulan bahan baku dari masyarakat, penyediaan peralatan, pembentukan tim kerja, serta pelatihan kewirausahaan yang meliputi edukasi kepada lansia mengenai pentingnya daur ulang sampah, proses pemilahan, pembersihan, pemotongan, pencampuran resin, pencetakan, hingga finishing produk gantungan kunci. Hasil: Adanya peningkatan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, serta terbukanya peluang ekonomi melalui penjualan produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan kepercayaan diri lansia, sementara dari sisi lingkungan, berkontribusi nyata dalam pengurangan sampah plastik dan pencemaran lingkungan. Kesimpulan: kegiatan sociopreneur ini membuktikan bahwa melalui pendekatan inovatif berbasis partisipasi, lansia dapat diberdayakan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomi.

Gani, Nurul Fadhilah; Hasnah, Hasnah; Nurhidayah, Nurhidayah; Sumarmi, Sumarmi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, salah satunya dipicu oleh komplikasi kehamilan akibat kekurangan gizi. Rendahnya literasi nutrisi pada ibu hamil berkontribusi terhadap meningkatnya risiko preeklamsia, anemia, dan bayi berat lahir rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi nutrisi ibu hamil melalui pendampingan berbasis media kalender makanan sebagai alat bantu edukasi sederhana dan aplikatif. Pengabdian dilaksanakan di Kantor Desa Bungaejaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 10 orang ibu hamil. Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala desa, bidan desa, kader kesehatan, dan mitra Dompet Dhuafa. Metode kegiatan mencakup penyuluhan nutrisi kehamilan, pelatihan penggunaan kalender makanan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi visual berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran nutrisi pada ibu hamil serta meningkatkan kemampuan ibu dalam mengidentifikasi nutrisi tepat sehari-hari selama hamil.

Rina Anggraini; Rani Darma Sakti Tanjung; Febri Aulia

Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat 2025 STIKES Columbia Asia Medan

The development of information technology offers great opportunities to improve public health services, particularly in managing health data for pregnant women and toddlers. However, at the community level, challenges remain such as manual recordkeeping, limited digital literacy, and the absence of integrated data systems. This community-based digital health data mentoring program aims to enhance the capacity of local cadres and residents to manage health data digitally, accurately, and sustainably. The methods included socialization sessions, training on health data recording applications, and field mentoring over a three-month period in community health posts. The results showed a significant improvement in cadres’ ability to use digital applications (from 45% to 90%) and a 60% reduction in data reporting time. Moreover, the quality of health data collected became more valid and easily accessible to medical staff and local health centers. This program has proven effective in fostering community independence in technology-based health data management and has the potential to be replicated in other regions with cross-sectoral support.

Mazia, Lia; Zuniarti, Ida; Astuti, Widi; Rusmawati, Cikal Pustiprayata; Zhafira, Ryanne

FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Workshop on strengthening branding, storytelling, and social media-based promotion has been carried out to help female culinary entrepreneurs in the Sahabat Genggam Teman Indonesia (GTI) Community in Bekasi City enhance their digital skills. The training took place on Saturday, September 20, 2025, at the computer laboratory of Universitas Nusa Mandiri Jatiwaringin, Central Jakarta, as part of the 2025 DPPM Grant Program from the Ministry of Higher Education, Science, and Technology (Kemdiktisaintek). This community service activity aimed to improve the digital skills of female culinary entrepreneurs in the Sahabat GTI Community in Bekasi City through training in branding, storytelling, and social media-based promotion. The challenges faced were low understanding of consistent branding, effective storytelling techniques, and appropriate digital promotion. The methods used in this activity included practical training, simulations, and interactive discussions focused on improving participants' skills in creating logo designs, crafting product narratives, and utilizing social media as an effective promotional tool. The results of the training showed significant improvement, with an average increase of 85%, especially in branding and the use of social media for promotion. This training successfully provided a positive impact in enhancing participants' digital competence, which in turn can improve the competitiveness of their culinary businesses in the digital market. Empowering female MSME entrepreneurs through this training opens opportunities for the development of more professional and sustainable local culinary businesses in the global market.

Novia Mungawanah; Elen Anedya Frahma; Febryan Alam Susatyo; Sri murni; Monica Belinda Oksavina +1 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

rogram pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat peran orang tua dalam mencegah perilaku bullying pada remaja di Kelurahan Jatibarang, Mijen, Kota Semarang melalui edukasi berbasis pendekatan partisipatif. Kegiatan dilakukan dengan model Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan para orang tua, kader atau masyarakat dalam proses pemetaan masalah, edukasi, diskusi, serta evaluasi. Intervensi berupa sesi edukasi parenting, role-play, dan diskusi kasus lokal. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan orang tua dalam mendeteksi serta menangani perilaku bullying, disertai terbentuknya jejaring dukungan komunitas untuk keberlanjutan program. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi komunitas dalam membangun lingkungan aman bagi remaja dan mendorong penguatan fungsi keluarga dalam pencegahan bullying.

-, Muhamad Rapi’i; Muhammad Rapi’i; Aisyah Darti Megasari; Komarun Zaman

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Honor of Kings dalam meningkatkan loyalitas pengguna di pasar global. Metodenya menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Honor of Kings melibatkan kombinasi digital marketing, kolaborasi dengan influencer lokal, adaptasi budaya, serta penguatan komunitas game. Penyesuaian konten dengan preferensi budaya lokal menjadi kunci dalam menciptakan kedekatan emosional dengan pengguna. Selain itu, pembaruan konten secara berkala dan interaksi dua arah dengan pemain melalui komunitas memperkuat loyalitas pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang berorientasi pada nilai dan budaya lokal mampu meningkatkan keterlibatan dan retensi pemain dalam pasar global yang kompetitif

Buya Hamka; Hamka, Buya; , Muhammad Rusdi; , Haslindah; Mutmainnah Cahyani Thahir, Inna

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital melalui Instagram dalam meningkatkan penjualan pada UMKM Kedai 2 Putri di Desa Sipodeceng, Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana promosi bisnis, khususnya di kalangan UMKM yang membutuhkan strategi efektif untuk menjangkau konsumen lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, serta pelanggan Kedai 2 Putri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan melalui Instagram meliputi empat indikator utama, yaitu pembuatan konten (content creation), berbagi konten (content sharing), membangun interaksi (connecting), dan pembangunan komunitas (community building). Dari keempat indikator tersebut, pembuatan konten menjadi faktor paling dominan dalam menarik minat konsumen dan memperkuat citra merek, karena visual produk yang menarik dan konsistensi unggahan terbukti mampu meningkatkan interaksi serta mendorong keputusan pembelian. Selain itu, strategi pemasaran digital juga diperkuat oleh elemen bauran pemasaran (7P) yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan Instagram secara optimal dapat meningkatkan visibilitas, keterlibatan pelanggan, serta penjualan UMKM.

Hiruniko Ruben

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2025 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

This study examines the role of the church in building congregational social solidarity through a dialogue between Émile Durkheim’s sociology of religion and Dietrich Bonhoeffer’s theology of community. It responds to the tendency to reduce congregational solidarity to worship attendance, programmatic activity, or occasional charity, whereas genuine solidarity requires relational formation, trust, shared responsibility, and public witness. Using library research and conceptual-theological analysis, the study engages classical works and recent scholarship on religion, social capital, congregational cohesion, and ecclesial community. The findings show that the church functions as a relational infrastructure that forms belonging and participation, yet such solidarity remains ambivalent when it is not theologically corrected. Durkheim clarifies the social power of ritual and collective consciousness, while Bonhoeffer insists that ecclesial solidarity must be grounded in Christ, forgiveness, service, and life for others. The study concludes that a healthy church is not merely cohesive, but transforms internal cohesion into restorative public witness within fragmented plural societies, where Christian community must become critical, open, transformative, and contextually accountable to vulnerable persons and the wider public as gospel praxis.  

Nana Erika; Supriati; Indri Safrina

Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat 2025 STIKES Columbia Asia Medan

The community-based mentoring program for housewives in health fund planning aims to improve family financial management skills and promote sustainable financial independence. Many families, especially those from lower-income communities, lack awareness and preparedness in allocating funds for health needs. This often leads to financial difficulties when urgent medical expenses arise. Through a community-based approach, this program provides training, group discussions, and practical simulations for housewives on how to manage and plan health funds effectively. The results show a significant improvement in participants’ knowledge, attitudes, and skills in family financial management related to health. Additionally, the establishment of community savings groups has fostered solidarity and mutual financial support among members. This program demonstrates that empowering housewives through community participation can strengthen household economic resilience and encourage greater community self-reliance in managing health funds.

Halief Rahmadillah Akbar; Atika Yulianti; Nanik Zainiyah

Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Sports injuries in adolescents are a common aspect that is often experienced by the average adolescent, both male and female. Ankle sprain or ankle injury is an injury that is often experienced by teenagers when doing heavy or light sports activities. One of the treatments for sports injuries is using the PRICE method Protect (protect), Rest (rest), Ice (ice), Compress (bandage), Elevate (elevate). The purpose of this study was to increase understanding related to proper handling of sports injuries in adolescents by conducting socialization activities to deliver the material for handling these injuries, to measure the level of understanding of these students by using a pre-test questionnaire at the beginning of the activity and a post-test after the end of the activity. The results of the research that has been conducted on students and schoolgirls show an increased level of understanding with an average percentage of 5.12% and the post-test value after the delivery of the material increases with a percentage of 90%, the results of this percentage are a calculation of all questions ranging from 1-10 between the results of the post test and pre-test.

Rahma Tirtaningrum; Ulul Albab; Kristyan Dwijosusilo

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2025 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

This study aims to explore collaborative management between local governments, educational institutions, and communities in improving the quality of basic education in Sidoarjo Regency. The background of this research stems from the increasing need for an adaptive, participatory, and sustainable education system in the era of decentralization, where intersectoral collaboration is key to realizing quality and equitable education. Sidoarjo Regency, as a region with rapid economic and social growth, faces obstacles in the distribution of quality basic education, particularly related to community participation, policy collaboration, and human resource capacity building at the school level. This study applies a qualitative approach through a case study method, involving resource persons from the Sidoarjo Regency Education Office, principals, teachers, school committees, and the education community. Data collection was conducted through in-depth interviews, participant observation, and analysis of regional education policy documents. Research findings indicate that collaboration between various actors has successfully improved education quality through community-based learning mentoring programs, teacher training, and innovative policies in school management. However, the implementation of collaboration continues to face obstacles such as lack of coordination between agencies, budget constraints, and ineffective joint program evaluation. The study concludes that successful collaborative management requires shared commitment, transparent communication, and ongoing policy support. Research recommendations emphasize the importance of enhancing intersectoral collaboration capacity, local education dialogue forums, and performance-based evaluation systems to maintain the sustainability of basic education quality in Sidoarjo Regency.

Bayu Rizky Ananda; Agus Suriadi; Randa Putra Kasea Sinaga

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2025 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Indonesia, as an archipelagic country, has vast potential in marine resources; however, the welfare of poor fishing communities remains far from satisfactory due to various economic and social limitations. This study aims to analyze the economic and social needs of poor fishermen who face challenges such as low income, limited access to education and healthcare, and dependence on middlemen. The research was conducted in Paluh Sibaji Village, Pantai Labu Subdistrict, Deli Serdang Regency. The key informant was the Head of Paluh Sibaji Village, with three poor fishermen serving as main informants and fishermen’s families as additional informants. Data collection was carried out through literature review and field studies, including observation, interviews, and documentation. The data obtained in the field were then qualitatively analyzed until conclusions could be drawn. Based on the findings, the living conditions of poor fishermen in Paluh Sibaji Village reveal ongoing multidimensional economic and social needs. Referring to Sukirno’s (2005) theory of economic needs, it is evident that low per capita income, limited employment opportunities, unequal income distribution, and inadequate economic infrastructure persist. An analysis based on Abraham Maslow’s (1943) theory of social needs indicates that poor fishermen in Paluh Sibaji experience a sense of belonging and social bonds, love and affection, as well as social interactions within the community, although these remain limited and not yet optimal.

Zita Atzmardina; Rosyikhotul Ma'rifah; Cindy Clarissa S; Irvan Baharits Al Basith

Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. It is transmitted through the air, specifically through droplets expelled by sufferers when coughing or sneezing. TB is divided into two main types: pulmonary TB, which attacks the lungs, and extrapulmonary TB, which can affect other organs such as the pleura, lymph nodes, skin, bones, and meninges. In the Community Health Center (Puskesmas) work area, 77 new cases of pulmonary TB were recorded from January to April 2025. Meanwhile, coverage of Tuberculosis Prevention Therapy (TPT) only reached 44.7%, still below the national target of at least 50%. This condition indicates the need for increased health promotion activities and community diagnostic approaches as promotive and preventive measures, in order to increase TPT coverage and reduce the incidence of TB. The results of the respondent questionnaire showed that the level of public knowledge about TB reached 64.6%, positive attitudes at 94%, and preventive behavior at 72%. Based on these findings, it is recommended that outreach activities be conducted regularly to improve public understanding, which can ultimately encourage behavioral changes and reduce TB cases.

Pipit Miranti, Indira; Melati, Putri; Saputra, Aji; Fajriatul, Ficki; Diyanatur, Asa +4 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program KKN INSANI (Inovasi dan Solusi untuk Pembangunan Masyarakat) di Desa Papringan, Banyumas. Program difokuskan pada empat bidang utama, yaitu sosial, ekonomi, kesehatan, dan teknologi informasi. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, diskusi bersama komunitas, pelaksanaan program, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam mengoptimalkan potensi desa melalui kegiatan edukasi, pelatihan, dan inovasi berbasis lokal. Temuan ini menegaskan bahwa program KKN INSANI tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran kolaboratif bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan komunikasi, problem solving, dan kepemimpinan sosial. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap pengembangan desa yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat.

Adelia Rahma Dani; Annisa Pohan; Dinda Barqah Sulistiorini; Syahbrina Virgi Darmawan; Afza Rifa Yusda +1 more

Publikasi Para ahli Bahasa dan Sastra Inggris 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research analyzes the speech acts used by the student community at Universitas Negeri Medan in both academic and social interactions. Speech acts are the smallest components in communication that determine the meaning or intention of an utterance as conveyed by the speaker in accordance with a specific context or condition. The communication context consists of social contexts, which refer to the relationship between the speaker and the interlocutor. The purpose of this study is to identify the forms, principles, implicatures, deixis, and how various communication contexts influence the choice of speech acts and linguistic politeness. The methodology employed in this study combines methodological and theoretical approaches. The methodological approach is descriptive qualitative, while the theoretical approach applies pragmatic perspectives supported by literature review. The research methods include observation, interviews, audio recordings, transcription, and literature study by analyzing relevant sources. The findings reveal that in social interactions, students more frequently employ expressive and commissive speech acts to build and express emotions. Factors influencing this include situational context, the impact of media and technology, relationships with interlocutors, and cultural background. The study concludes that understanding speech acts is crucial for improving communication effectiveness among students in both academic and social settings. The implications of this research can be applied to the development of better communication strategies in educational environments and to enhance students’ awareness of polite and contextually appropriate language use.

Ulan Dari, Liska Kristiani

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Krisis ekologis di Kalimantan Barat, seperti banjir tahunan, deforestasi, dan pencemaran sungai, menuntut keterlibatan berbagai pihak, termasuk mahasiswa Katolik. Gereja Katolik melalui ajaran ekologi integral menegaskan bahwa tanggung jawab ekologis adalah bagian dari iman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, kesadaran, gaya hidup, dan refleksi iman mahasiswa Katolik terhadap isu lingkungan. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 34 responden melalui angket daring dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kesadaran ekologis awal dan bersedia terlibat dalam aksi lingkungan, namun belum sepenuhnya konsisten dalam praktik gaya hidup ramah lingkungan. Hanya sebagian kecil yang menerapkan kebiasaan konkret seperti membawa tempat makan sendiri. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kesadaran dan tindakan, serta perlunya strategi pembinaan iman yang mengintegrasikan spiritualitas dan praktik ekologis. Penelitian ini menjadi dasar awal untuk pengembangan program ekopastoral yang kontekstual di lingkungan kampus dan komunitas kategorial.

Aprilia, Stella

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai budaya Huma Betang masyarakat Dayak Kalimantan Tengah sebagai fondasi spiritualitas ekologis bagi kaum muda Katolik. Melalui pendekatan diskursus teologis-kultural, studi ini mengeksplorasi bagaimana nilai belom bahadat (hidup bersama secara harmonis), handep (gotong royong), dan filosofi huma betang dapat diintegrasikan dengan prinsip ekologi integral Laudato Si'. Temuan menunjukkan nilai budaya lokal menjadi jembatan efektif antara iman Katolik dan identitas kulturan, menghasilkan spiritualitas ekologis kontekstual yang relevan. Strategi integrasi mencakup: transformasi paradigma iman dari antroposentris ke ekosentris, rekonstruksi pembinaan pastoral berbasis kearifan lokal, dan penguatan komunitas kaum muda sebagai agen perubahan ekologis. Penelitian berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual Indonesia yang mengangkat kearifan Dayak sebagai medium pewartaan iman sekaligus advokasi pelestarian lingkungan, menawarkan model inkulturasi yang responsif terhadap krisis ekologis kontemporer.

Ana Musta'ana; Septi Wulandari; Selma Riski Nur Laili; Vita Nugrah Septiana

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengabdian masyarakat Universitas Bojonegoro di Desa Mojoagung menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan berbasis feminisme, diskusi interaktif, dan distribusi tablet penambah darah (TTD) yang didukung oleh penyuluhan pola makan sehat dapat membantu meningkatkan kesadaran akan gender dan gizi perempuan.kesehatan. Program ini mampu menurunkan prevalensi anemia hingga 30%, memberdayakan perempuan secara sosial, dan meningkatkan kesadaran akan hak-haknya. Selain itu, keberlanjutan dan pertumbuhan program bergantung pada kerja sama dengan fasilitas medis dan organisasi masyarakat non-pemerintah. Menurut hasil dari beberapa penelitian terkait, pemberdayaan perempuan melalui kesadaran gender yang lebih besar dan akses ke perawatan kesehatan inklusif dapat membantu meningkatkan kesehatan dan status gizi perempuan sekaligus mendorong perubahan sosial yang tahan lama. Strategi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga dan komunitas sangat penting untuk mencapai tujuan ini, terutama dalam hal mencegah anemia, meningkatkan kesehatan anak-anak, dan memajukan hak-hak perempuan di masyarakat.

Probohudono, Agung Nur; Suhardjanto, Djoko; Bandi, Bandi; Winarna, Jaka; Cahya Nusantara, Aji +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan perencanaan keuangan bagi pelaku industri rumahan, khususnya penjahit perempuan dan ibu rumah tangga di sentra konveksi Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten. Permasalahan rendahnya literasi keuangan, tidak adanya pencatatan keuangan, serta tumpang tindih antara keuangan pribadi dan usaha menjadi hambatan utama dalam pengambilan keputusan finansial dan keberlanjutan usaha. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyuluhan interaktif, pelatihan pencatatan keuangan, simulasi perencanaan anggaran, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Materi disampaikan secara kontekstual menggunakan bahasa sehari-hari dan narasi kehidupan nyata, serta mengintegrasikan nilai kearifan lokal seperti prinsip “kembali ke akar”. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan pemasukan-pengeluaran, penyusunan anggaran rumah tangga, serta perubahan sikap terhadap konsumsi dan manajemen keuangan keluarga. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong transformasi perilaku keuangan yang lebih bijak dan dapat direplikasi dalam pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis komunitas