Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 21-30 of 30

Analytics

Lusi Amelia Simanjuntak; Sri Sutarwati

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

  Abastrak, Salah satu permasalahan klasik di bandar udara yang dapat mengancam keselamatan penerbangan di wilayah bandar udara adalah gangguan dari hewan liar dan burung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penerapan manajemen bahaya hewan liar dan burung dalam menunjang keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam dan  mengidentifikasi bahaya dan hasil penilaian risiko yang ditimbulkan oleh adanya hewan liar dan burung dalam menunjang keselamatan penerbangan dengan metode HIRA di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix methods) dengan teknik deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah peneliti sendiri, observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menjawab rumusan pertanyaan penelitian. Peneliti melakukan analisis data dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif.             Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen bahaya hewan liar di Bandar Udara Internasional Hang Nadim sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yaitu dengan melakukan inspeksi rutin pada pagi hari dan siang hari di area sisi udara. Jika terdapat sekumpulan burung dan hewan liar maka petugas apron movement control, safety dan PKP-PK segera melakukan pengusiran burung menggunakan unit kendaraan mobil masing-masing kemudian membunyikan sirine dan klakson mobil agar burung dan hewan liar pergi menjauh dari area sisi udara. Berdasarkan identifikasi tingkat risiko, dapat diketahui tingkat risiko risiko hewan liar monyet dikategori risiko sedang dan burung di kategori risiko ekstrem (sangat berbahaya), dengan menggunakan metode HIRA indeks risiko burung bangau memiliki tingkat risiko sedang (kuning) artinya  pengendalian risiko dan penerapan dilakukan manajemen bahaya hewan liar bertujuan untuk mengurangi bahaya hewan liar yang mengganggu pengoperasian penerbangan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

Vicky Zulkarnain; Danny Alfiyan Saputra; Niko Hasby Yahya; Muhammad Sabrie Aditya; Denny Oktavina Radianto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

. Perusahaan kontruksi memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi sehingga dalam pelaksanaannya diperlukan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Manajemen K3 merupakan salah satu upaya yang untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan bahaya dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajamen K3 pada proyek kontruksi di Indonesia. Metode yang digunakan yaitu melalui studi literatur dengan menelaah beberapa proyek kontruksi di  Indonesia dan analisis penerapan prinsip K3 yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 5 proyek kontruksi di Indonesia telah menerapkan manajemen K3 dengan cukup baik, adapun sisanya masih sangat minim akibat kurangnya pengetahuan pekerja akan pentingnya pelaksanaan K3. Hasil penelitian juga menjelaskan bahwa penerapan K3 pada proyek konstruksi berskala besar di Indonesia sudah terlaksana cukup baik namun untuk proyek berskala kecil aspek K3 cenderung tidak diperhatikan.

Nurmeini; Ilmidin

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2023 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Berdasarkan ketentuan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), remaja didefinisikan sebagai individu berusia antara 10 hingga 24 tahun yang belum menikah. Pada tahun 2017, jumlah remaja di Indonesia dalam rentang usia tersebut tercatat sebanyak 67,36 juta jiwa, atau sekitar 25% dari total populasi. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), angka perilaku seksual pranikah tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, yakni sebesar 31,12%. Selain itu, perilaku seksual pranikah turut menyumbang angka pernikahan dini di NTB sebesar 58,1% dari total pernikahan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai risiko dan bahaya perilaku seksual pranikah. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design, dengan populasi remaja di Kabupaten Lombok Barat. Sampel penelitian berjumlah 113 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan remaja sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan. Nilai p yang diperoleh adalah 0,000, lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05 (? = 0,05), yang mengindikasikan bahwa pendidikan kesehatan memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai bahaya perilaku seksual pranikah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman remaja tentang risiko seks pranikah. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang relevan di Kabupaten Lombok Barat.

Nauval Karyo Bisyafar; Nabil Reza Maulana; Satria Mahardika Tri Purnama

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Dimasa yang serba modern ini Perubahan terjadi dalam kehidupan bermasyarakat di seluruh penjuru yang ada di dunia ini merupakan suatu kondisi yang sangatlah normal, dampak serta pengaruh yang terjadi tersebut menyebar dengan cepat ke belahan lain dunia ini, hal tersebut juga bagian dari berkembangnya komunikasi yang kian modern. Munculnya banyak inovasi penemuan baru yang ada di bidang teknologi, terjadinya proses perubahan yang cepat atau biasa dinamakan dengan revolusi, modernisasi dan yang terjadi kedepanya dalam suatu daerah, memungkinkan kita secara cepat dan efisien dapat mengetahui berbagai informasi yang kita butuhkan. Kemajuan tersebut tentunya juga tidak luput dari peran kemajuan dalam bidang perindustrian yang menghasilkan teknologi tersebut. Berbagai kemajuan yang terjadi menyangkup berbagai aspek itu dinamakan modernisasi. Modernisasi yang muncul di bidang industri dinamakan industrialisasi. Tentu banyak efek positif yang dapat diambil dari proses industrialisasi itu. Namun, dilain sisi tentu juga menyebabkan dampak negatif ataupun meningkatnya risiko yang muncul didalam masyarakat. Risiko yang muncul didalam lingkungan masyarakat merupakan konsekuensi yang harus diterima oleh masyarakat sekitar baik yang terlibat maupun tidak sebagai bentuk dari dampak dari adanya industri. Pada kasus ini teori masyarakat risiko digunakan sebagai acuan yang digunakan didalam eb sebagai bentuk dari pencegahan dari dampak yang mungkin saja timbul. Sebab dalam suatu kegiatan atau aktivitas tentu ada yang namanya risiko walau sekecil apapun pasti terkandung unsur risiko didalamnya. Mengapa risiko sangat penting untuk diminimalisir sebab risiko merupakan suatu bentuk ketidakpastian yang muncul didalam suatu hal dan memiliki unsur bahaya didalamnya. Oleh karena itu risiko sangatlah penting untuk diminimalisir karena bahaya yang memungkinkan datang dimana saja, kapan saja dan kepada siapa saja.

Nurlaila Nurlaila; Mas’ud Mas’ud

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan penelitian ini untuk melihat collaborative governance terutama pada tahap pra bencana, dan sejauh mana kerjasama serta upaya-upaya yang telah dilakukan berbagai aktor untuk mengantisipasi bencana di Kabupaten Bima. Penelitian  ini  menggunakan  metode  deskriptif  kualitatif.  Subyek penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data  terdiri  atas  observasi observation,  wawancara  dan  dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan manajemen prabencana di Kabupaten Bima di lakukan dengan pendekatan collaboraive governance melaui prinsip koordinasi, keterpaduan, kemitraan, dan pemberdayaan. Dengan keterlibatan seluruh element sebagai perwujudan yang demokratis partisipatif dalam upaya penanggulangan bencana. Dalam pendekatan ini Badan Penanggulangan Bencana bertindak sebagai leading sector berupaya untuk mengimplementasikan program-program yang ada dalam Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Daerah dengan kerjasama lintas sektoral. Dalam implementasinya BPBD bertindak sebagai koordinator, fasilitator, motivator, sekaligus pelaksana program-program. Melalui kolaborasi tersebut menghasilkan strategi penanggulangan bencana melaui perkuatan aturan dan kapasitas kelembagaan yang difokuskan untuk mencapai penguatan kerangka Hukum penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dan peningkatan kapasitas serta akuntabilitas tata kelola penanggulangan bencana. Proses kerjasama ini juga telah mengintegrasikan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) kedalam rencana strategis dan rencana kerja tahunan seluruh SKPD. Pemerintah Daerah juga bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam mengembangkan hasil-hasil riset yang dapat diterapkan secara langsung oleh Pemerintah, individu dan keluarga seperti pembangunan rumah aman Gempa, sumur resapan dan lainnya. Diharapkan dengan adanya beberapa riset terkait penanggulangan bencana di Kabupaten Bima dapat menurunkan kerentanan daerah terhadap risiko multi bahaya.

Prameswari, Ardhia; Aisyah, Siti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Pekerjaan konstruksi pastinya tidak terlepas dari potensi bahaya di tempat kerja, PT Prima Multi Peralatan merupakan perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang pemeliharaan Alat Bongkar Muat dan Kapal. Dalam praktek kerjanya perlu adanya terapan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Yang dimana pelaksanaan ini sangat perlu untuk diperhatikan baik bagi pihak manajemen dan para tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah terapan pelaksanaan Standar Operassional Prosedur (SOP) serta budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT Prima Multi Peralatan Kota Medan. Penelitian yang dilakukan adalah dengan mengggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mewawancarai beberapa informan dan juga melakukan observasi lapangan untuk melihat langsung keadaan di tempat kerja, serta studi kepustakaan sebagai tambahan referensi. Berdasarkan dari hasil penelitian mengenai terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Prima Multi Peralatan, yaitu dari hasil wawancara dan juga observassi lapangan, ditemukan bahwa terapan SOP dan K3 sudah dilakukan dengan baik dan untuk kebijakannya sendiri masih berlandaskan kebijakan dari PT. Pelindo 1. Untuk penggunaan APD disesuaikan dengan kebutuhan, terkecuali baju seragam kerja, sepatu keamanan dan juga helm keamanan tetap harus digunakan selama berada di wilayah tempat kerja. dan untuk keseluruhan APD disediakan oleh PT. Prima Multi Peralatan.

Alya Wahyu Rahma Dinanty; Firza Najahan; Alifia Ayu Miranti; Haidar Natsir A; Denny Oktavina Radianto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pekerjaan membersihkan jalan memerlukan penilaian potensi bahaya ergonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi faktor bahaya ergonomi pada pekerjaan membersihkan jalan di Area ITS Raya dan menentukan potensi bahaya yang muncul dari pekerjaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu untuk mengetahui potensi bahaya pada pekerjaan membersihkan jalan dan memberikan rekomendasi untuk pengurangan risiko pada pekerjaan tersebut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor bahaya ergonomi yang dapat berdampak pada kesehatan pekerja diantaranya adalah postur tubuh yang tidak tepat, kelelahan otot, dan beban kerja yang berlebihan. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kesadaran dan pengetahuan pekerja dalam menjalankan pekerjaan membersihkan jalan agar dapat mengurangi risiko bahaya ergonomi pada pekerjaan tersebut.

Kristine Dareda; Dian Pratiwi Iman

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Hipertensi merupakan satu dari penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian prematur di dunia. Dalam masa pandemi COVID-19, hipertensi muncul dengan cepat sebagai komorbiditas utama yang berpotensi terkait dengan peningkatan mortalitas Covid-19. Dukungan keluarga pada penderita hipertensi dapat meningkatkan kesehatan serta meningkatkan kepatuhan terhadap praktik perawatan diri yang terkait dengan manajemen kontrol tekanan darah. Ibu PKK merupakan tonggak yang utama dan memiliki peranan penting dalam sebuah keluarga sehingga diharapkan dapat membuat anggota keluarganya hidup lebih sehat dan sejahtera. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan Ibu PKK tentang hipertensi, faktor risiko dan bahayanya. Serta memberikan pelatihan agar Ibu PKK dapat melakukan pengukuran tekanan darah secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan tanggal 28 Juni 2022, bertempat di Kantor Kelurahan Tewaan, Kec. Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.  Kegiatan pengabdian dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ditutup dengan penyerahan tensimeter serta foto bersama antara pemateri dengan seluruh peserta dan perangkat kelurahan   Kata Kunci: Hipertensi, Tekanan darah  

Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga; Ana Lestari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perawat selalu berhadapan langsung dengan bahaya sehingga risiko pekerjaannya sangatlah tinggi. Peran Perawat sangat di perlukan dalam suatu rumah sakit karena tenaga perawat sangatlah penting, yang berfokus pada menjaga, mengobati, memberi semangat, mengembalikan kesehatan yang optimal baik individu, keluarga dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada perawat di rumah sakit. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat di Rumah Sakit X yaitu Pada 26 Orang Perawat. Jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi (total sampling) yaitu berjumlah 26 orang. Penelitian ini menggunakan form isian identifikasi potensi bahaya yang disusun berdasarkan Job Description perawat. Hasil identifikasi risiko bahaya pada perawat bahaya yang teridentifikasi yang paling banyak dialami oleh perawat adalah bahaya Psikososial yaitu kelelahan kerja dan mengantuk (76,9%). Aktivitas mobilisasi dan perubahan posisi pasien risiko bahaya yang teridenfikasi pada responden adalah tangan tertimpa atau terjepit dan sakit punggung (69,2%). Risiko bahaya yang terindentifikasi untuk aktivitas pemasangan infus yaitu terkena cipratan atau cairan darah pasien dan tertusuk jarum (38,4%). Sehingga upaya pengendalian yang harus dilakukan yaitu dengan diberikan jam istirahat yang cukup, rotasi kerja, SOP kerja yang sesuai dan menyediaan APD yang sesuai dengan pekerjaan perawat agar terhindar dari kecekakaan kerja dan penyakit akibat kerja.  

Alfi Muklis Kurniawan; Amalia Nurul Azizah; Diah Sofa Mutmainnah

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Pengguna Handphone mulai dari kalangan dewasa, usia remaja dan anak sekolah. Efek sinar biru dari handphone memiliki dampak buruk bagi kesehatan mata bila digunakan terlalu sering. Radiasi sinar tersebut dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Umumnya saat ini kita melihat banyak anak-anak yang kecanduan bermain handphone. Memang saat ini efek dari radiasi gelombang elektromagnetik dari handphone tidak terasa secara langsung. jika digunakan terus menerus dalam durasi yang lama menimbulkan masalah kesehatan misalnya gangguan mata. cara untuk mencegah risiko radiasi ini yaitu orang tua harus mengawasi anak ketika menggunakan handphone, memberikan bimbingan pada anak bagaimana menggunakan handphone yang benar. Misalnya dengan mengatur jarak pandang, tidak menggunakan dalam posisi tidur tidak dan mengatur durasi penggunaannya.