Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3941-3960 of 4,209

Analytics

Muhammad Ibnu Faruk Fauzi

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Habituation in education is very much needed because psychologically, students model more behavior or figures they idolize, including their teachers. Habituation is also no less important in learning activities. This is because any knowledge or behavior gained by habituation will be very difficult to change or eliminate it so that this method is very useful in educating children. Moral development activities for students are carried out at Dharma Wanita Sumberrejo Kindergarten through the habituation method of learning Islamic Religious Education (PAI). The research method used is a service method that describes the phenomenon that occurs as it is, data sources are obtained through school leaders, teachers and parents of children. The analysis is carried out with reference to the stages of tabulation, coding and giving meaning to the data. The results of the service show that the implementation of child moral development through the habituation method already contains the main teachings of Islam, namely Akidah (faith), Sharia (Islamic) and Akhlak (Ihsan). The method of habituation given by means of getting used to the behavior or moral attitude of the child repeatedly and continuously. In addition to the habituation carried out by teachers in schools, the role of parents is actually important for children's habituation in practicing Islamic teachings that have been taught through habituation in schools, but this role will not be maximized when parental involvement is not full on the development of children's behavior and morals.

Lia Siti Juleha; Anggar Riskinanto; Annisah Syairah; Aryana Dwi S; Oktaviani Puji Lestari +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus dalam membantu masyarakat terutama generasi muda Indonesia pada usia 15-30 tahun untuk menyelesaikan permasalahan mengenai kesehatan mental. Adapun masalah-masalah itu dapat berupa depresi, trauma, stress, dan lain sebagainya. Dengan adanya pandemi covid - 19, program PKM dapat dilaksanakan dengan berbasis pada jaringan internet (internet-based). Kami berfokus pada 2 media sosial yang paling berpengaruh dengan pengguna usia 15-30 tahun terbanyak di wilayah Indonesia yaitu Twitter dan Instagram. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tiga tahap yang meliputi: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, serta tahap refleksi. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelaksanaan kegiatan edukasi dan konseling kesehatan mental yang dilakukan menggunakan metode dua arah. Terdapat interaksi antara kelompok subjek sasaran promosi (mitra) dan penyuluh (psikolog klinis) sehingga muncul sikap aktif dan interaktif. MENFESS (Mental Health Confession) menyediakan suatu akun pengguna dimana para followers atau pengikutnya memiliki tempat untuk bercerita dan mengedukasi para komunitas yang peduli dengan kesehatan mentalnya.    

Rari Marliani; Romanus Romas; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui misi Gereja dalam meningkatkan pendidikan iman umat. Penelitian ini   diangkat berdasarkan fenomena yang tampak di lapangan yakni Gereja sudah melaksanakan misi perutusan untuk meningkatkan pendidikan iman umat seperti katekese, dan pendampingan pastoral. Namun, fenomena yang terjadi masih ada keterbatasan dalam pemahaman dan ketidaktahuan umat akan fungsi dan peranannya dalam tugas menggereja, kurang memahami setiap seruan-seruang gereja untuk meningkatkan pendidikan iman,  dan kualitas ekonomi lemah.  Hal ini masih terjadi karena lemahnya kualitas pendidikan iman dan pendidikan formal umat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles and Huberman yang terbagi atas tiga tahap yaitu reduksi data, pengajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulan dari penelitian ini ialah Gereja telah melaksanakan misi pendidikan iman umat. Namun, pada kenyataannya pendidikan iman umat  masih lemah, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti lemahnya tingkat pendidikan formal umat, lemahnya ekonomi keluarga, dan pengaruh masyarakat sekitar, sehingga hal ini berdampak bagi perkembangan dan kemajuan Gereja. Harapan dari hasil penelitian ini adalah dapat memberi kontribusi bagi Gereja khususnya Paroki Santa Maria Immaculata Wayun Palu Rejo dalam penanganan pastoral pendidikan iman umat.

Agnes Indra Runisa

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan sikap toleransi bagi peserta didik beragama Katolik di SMP Negeri 14 Palangka Raya. Sikap toleransi bagi peserta didik akan menjadikan  generasi muda  yang kreatif dan berguna bagi bangsa namun fenomena yang terjadi saat ini banyak peserta didik melakukan suatu perbuatan yang menyimpang. Misalnya tidak menghargai teman yang berbeda agama, tidak menghargai pendapat teman dan bahkan ketidakmampuan peserta didik untuk berinteraksi dan bersosialisai yang akan menimbulkan kurangnya rasa empati terhadap sesama. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di SMP Negeri 14 Palangka Raya. Informan dalam penelitian berjumlah 12 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru agama Katolik, dan peserta didik beragama Katolik.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model  Miles and Huberman  yang terdiri dari 3 tahap  yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sikap toleransi bagi peserta didik beragama Katolik di SMP Negeri 14 Palangka Raya sudah cukup baik. Dengan adanya pembelajaran sikap toleransi dapat membimbing dan membantu memperbaiki pribadi peserta didik menjadi lebih baik. Pendidikan sikap toleransi menjadi pedoman dan memiliki peran penting dalam membentuk untuk dan mengembangkan pribadi peserta didik dengan menanamkan nilai-nilai disiplin, jujur dan tanggung jawab, peduli, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama lain.

Stefanus Rikardus Dhajo; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesionalisme guru agama katolik dalam kemampuan proses belajar mengajar serta meningkatkan hasil pembelajaran  yang baik. Penelitian   ini   merupakan   penelitian    yang   menggunakan   pendekatan penelitiaan  kuantitatif    dengan  metode  deskriptif.  Data  diperolah  menggunakan angket tertutup. Responden penelitian yaitu guru agama katolik yang mengajar di sekolah dasar negeri kota Palangka Raya berjumlah 5 orang. Dari  hasil  penelitian   yang  telah  dilakukan   oleh   peneliti  kepada  guru pendidikan agama katolik di Sekolah Dasar Negeri Kota Palangka Raya dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama katolik adalah baik.  Hal  tersebut  dilihat  dari  pencapaian  masing-masing  indikator  yaitu  pada indikator 1. kemampuan membuat perencanaan dan persiapan mengajar adalah 86,6% yang  masuk  pada  kriteria  baik.  Indikator  2.  penguasaaan  materi  yang  diajarkan kepada siswa adalah 65% yang masuk pada kriteria cukup baik. Indikator 3. penguasaan  metode dan  strategi  mengajar adalah  60%  yang masuk  pada kriteria cukup baik. Indikator 4. memberikan tugas-tugas kepada siswa adalah 73,3% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 5. kemampuan mengelola kelas adalah 75% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 6. kemampuan melakukan penilaian dan evaluasi adalah 80% yang masuk pada kriteria baik. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama Katolik dalam proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Kota Palangka Raya berjalan dengan baik.

Yohana Egie Agatha; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Agama  Katolik secara online bagi siswa sekolah Dasar di SD Katolik Santo Don Bosco  Palangka Raya. Melalui studi ini diharapkan proses pembelajaran secara online dapat  berjalan efektif sesuai dengan indikator pembelajaran, khususnya bagi pembelajaran  Agama Katolik secara Online bagi siswa Sekolah Dasar.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dengan  menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni  di SD Katolik Santo Don Bosco Palangka Raya. Informan dalam penelitian ini  berjumlah 12 orang yang terdiri dari 3 orang guru Pendidikan Agama Katolik, 5  siswa Sekolah Dasar kelas V, dan 4 orang tua siswa kelas V. Teknik analisis data  menggunakan teori Miles dan Huberman yang dari 3 tahap yaitu reduksi, penyajian  data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran Agama Katolik di SD Katolik  Santo Don Bosco Palangka Raya dapat berjalan efektif. Hal itu dapat dilihat dari  indikator efektivitas pembelajaran yang telah dijalankan oleh guru dan siswa selama  pembelajaran secara online. Terkait indikator efektivitas pembelajaran secara online  dilihat dari tujuan pembelajaran hingga evaluasi semuanya dapat dilalui. Disamping  proses pembelajaran yang dilakukan secara online tersebut, adanya faktor pendukung agar pembelajaran secara online dapat terlaksana yaitu aplikasi yang bisa digunakan  sebagai instrumen berjalannya pembelajaran online, sehingga guru diberikan  kemudahan untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa.

Yuli Angraini

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study is to test and analysis education influence and wages toproductivity work employee office Dinas Pasar Kota Padang. Independent variable used independently is education influence (X1) and wages (X2), variable dependentis productivity work employee (Y). Breedstudy methodused is causative method. Data Used is data primer and sekunder. Data Primer obtained with method interview to sample as much ninety seventh people employee Dinas Pasar Kota Padang. As for instrument analysis which is Regresion Linear Multiple with Programe SPSS version 19.0.

Aulia Mutiara Hikmah; Zahara Fadilla

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Masyarakat pada umumnya ingin berpenampilan menarik di hadapan orang lain. Perawatan yang dilakukan diantaranya mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Masyarakat memilih kosmetik biasanya karena harganya murah, iklan kosmetik yang ditampilkan menarik, ataupun melihat efek yang dihasilkan ketika rekan terdekat telah menggunakannya. Padahal, kebutuhan kosmetik tiap orang berbeda-beda bergantung dari jenis kulit orang itu. Masyarakat juga diharuskan jeli dan teliti dalam memilih kosmetik yang aman dan baik untuk dirinya. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang cukup dan baik dalam memilih kosmetik yang aman dan baik bagi masyarakat agar pembelian kosmetik itu dapat memberikan hasil semaksimal mungkin sehingga penampilan yang diinginkan dapat terwujud. Sosialisasi dilakukan di lingkungan RT 16 RW 04 Kelurahan Rawa Buaya melibatkan ibu rumah tangga dan bapak-bapak yang berusia dalam rentang 30-60 tahun. Metode yang dilakukan adalah pembagian kuisioner, presentasi materi, dan pembagian flyer yang berisi tips singkat sesuai dengan tema pendidikan. Pengetahuan masyarakat bertambah sebesar 78% setelah dilakukan pemaparan materi.

Ismail Ismail; Hasruddin Dute; Moh. Ali Mahmudi; Muhamad Thoif; Muh. Abdul Mukti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to analyze the principal’s efforts in improving the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura. PAI learning plays a significant role in shaping students’ faith, morals, and personality in accordance with Islamic teachings derived from the Qur'an and Hadith, as well as the exemplary conduct of the Prophet Muhammad SAW. In this context, the principal, as an educational leader, holds a strategic role in managing, guiding, and enhancing the performance of PAI teachers to ensure that the learning process is carried out effectively and contributes positively to students’ spiritual and character development.This research employs a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of the study include the principal, PAI teachers, and students of SMP Hikmah Yapis Jayapura. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation to obtain comprehensive and contextual information regarding the implementation of PAI learning. The data analysis process was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure the validity and reliability of the findings, source and technique triangulation were applied.The results indicate that PAI learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura is not only conducted in the classroom through the delivery of materials related to aqidah, morals, fiqh, and the Qur'an and Hadith, but is also strengthened through various religious programs integrated into the school culture. The principal’s efforts to improve learning quality include conducting regular academic supervision, involving teachers in professional development programs, providing work motivation, and consistently monitoring the learning process. Additionally, religious activities such as Qur'an memorization programs, daily Qur'an recitation before lessons, and routine dhikr and salawat activities support the internalization of Islamic values.Supporting factors include the principal’s active leadership and professional experience, while inhibiting factors consist of limited infrastructure, administrative burdens, and varying levels of teacher competence. Overall, these efforts have contributed positively to improving the quality of PAI learning and fostering students’ character development.

Daeng Salfina Dethan; Petrus Kefas Loka; Elisabeth Dethan

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Christian education plays a very important role and is the main basis in the family to educate and develop children's character into individuals who fear God (Proverbs 1:7). Character is a way of thinking and behaving that is characteristic of each individual to live together, both within the family and society. Individuals with good character are individuals who can make decisions and are ready to be responsible for every consequence of the decisions they make. For this reason, the Christian education pattern is very important to be a foothold in training children's character. Specifically, the Christian education pattern is one of the education patterns that teaches the Word of God so that children have guidelines in their lives and ultimately they experience changes in terms of character, behavior and actions. There are various forms of education patterns used by parents in educating children. Among them are 3 forms of education patterns discussed in this thesis, namely authoritarian, democratic and Laisses Faire education patterns. Where this education pattern is used by parents to shape the character of children, but without Christian education, the character of children will remain rotten. For families, they must provide Christian education from an early age to their children so that their character is formed well. Because the family is the main institution in educating children, the most successful child education is if parents walk according to the standards set by God. For Christian parents, the result of education is that our children have respect for God, for us as parents, for the church, and for the country.    

Khoirun Nisa

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

 Islamic education at the Elementary School (SD) level significantly impacts the formation of character and morality in children. This research focuses on the role of the family in supporting Islamic education at the SD level, identifying parents' perceptions, the family's role in reinforcing Islamic values in children, and the challenges faced by families in supporting Islamic education in the modern era. The research method used is a qualitative-literature approach.. The conclusion of this research provides a profound understanding of the dynamics of the relationship between the family and Islamic education at the SD level. These findings can contribute to educators, parents, and policymakers in creating an educational environment that supports the holistic development of children, especially in understanding the vital role of the family in supporting Islamic education at the SD level.

Maya Novita Sari; Destri Fitriana

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The intelligence of students in the contemporary era is no longer traditionally measured from cognitive achievement alone. The development of research on children's intelligence states that the ability to multi-intelligence is currently needed in the era of Society 5.0. Because at this time one's intelligence is required to be able to balance the development of an increasingly fast era and changing situations that are uncertain. In Islamic education, human intelligence is based on divine values ​​contained in the Qur'an as the core principle of intelligence. Because the core of Islamic teachings is aimed at developing one's potential as well as leading to an optimal direction. This study is a library research, data is collected from various literatures, then the data is processed by synthesizing various relationships between existing data and analyzed by descriptive analysis. The results of the study indicate that in order to increase the intelligence of students in the 5.0 era, it is necessary to strengthen contemporary learning models that are relevant in Islamic education. This learning model increases critical-religious reasoning which becomes the capital for students not only to think rationally but also to strengthen the awareness of divinity.    

Ahmad Fahrudin; Eka Maryam

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis review isi artikel sintesa dengan fokus pada daerah penelitian, tujuan, variasi metode, dan temuan. Metode pengumpulan data penelitian mengadopsi desain PRISMA (preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses), terdiri dari empat langkah: identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan aplikasi publish or perish yang ditautkan langsung ke pencarian Google Cendekia. Jumlah artikel yang ditemukan adalah 3000 artikel pada periode 2017 hingga 2022. Penelitian ini memutuskan untuk mereview 15 artikel dengan sebaran Pendidikan Fisika Berbasis Etnosains  6 artikel, Pendidikan Fisika Berbasis Budaya 4 Artikel, dan Pendidikan Fisika Berbasis Kearifan Lokal 5 Artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan merupakan daerah di Indonesia yang dijadikan tempat penelitian terbanyak yaitu 20% dengan topik pendidikan fisika berbasis budaya, dan pendidikan fisika berbasis kearifan lokal. tujuan penelitian rata-rata adalah mengembangkan produk, menganalisis, mendiskripsikan dan mengembangkan karakter. Metode penelitian yang digunakan juga bervariasi, antara lain: R&D, kualitatif deskriptif, kuasi-eksperimental, dan pendekatan rasch model. Temuan menunjukkan bahwa topik ini menarik untuk dipelajari karena berpengaruh positif terhadap hasil belajar, meningkatkan berpikir kritis, kemampuan literasi sains, meningkatkan kreativitas serta meningkatkan motivasi belajar

Karsiati Karsiati; Maskudi Maskudi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan sistem informasi akuntansi manajemen pada UMKM di Kabupaten Kendal. Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM Kabupaten sebanyak 4.957 UMKM Kabupaten Kendal.   Adapun sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden sebagai pengelola UMKM. Model kerangka teori yang telah dibuat menunjukkan adanya variabel intervening, yaitu untuk menguji hipotesis yang telah diajukan, analisis regresi berganda digunakan bersama-sama dengan model intervening (mediasi). Gozali (2009) menjelaskan, path analysis (analisa jalur) digunakan untuk menguji pengaruh variabel intervening. Hasil penelitian ini adalah jenjang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi manajemen pada UMKM Kabupaten Kendal. Skala usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi manajemen pada UMKM Kabupaten Kendal. Pengetahuan akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemanfaatan informasi akuntansi manajemen pada UMKM Kabupaten Kendal.

Asih Dwi Astuti; Siti Rochmaedah; Rahma Tunny

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian bayi maka anak harus diberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama dan makanan pendamping ASI diberikan setelah 6 bulan, pemberian ASI berlanjut sampai dengan anak berusia 2 tahun. Pemberian ASI dapat menurunkan angka kematian anak secara global sebesar 10% setiap tahun. Promosi ASI eksklusif adalah upaya intervensi yang efektif untuk mengurangi kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmsa Waplaau Kabupaten Buru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel adalah ibu menyusui yang usia bayinya 7-12 bulan. Besar sampel 71 ibu menyusui dianalisa dengn menggunkan analisa univariat. Hasil: Umur Ibu menyusui dengan kategori tidak berisiko (20-35 tahun), Pendidikan kategori Sekolah Dasar, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, Paritas kategori primipara, ekonomi keluarga kategori < Upah Minimum Kabupaten dan Tidak memberikan ASI eksklusif pada Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Waplau

Bambang Agus Windusancono; M. Daeni

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Perempuan memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan dunia dan perkembangan manusia setiap era kehidupan manusia. Dengan adanya perkembangan agar  bisa  melakukan  adaptasi  pada  perkembangan zaman,  hal  ini  memberi  peluang perempuan untuk meningkatkan kemampuan dalam pola asuh  keluarga dan kreatifitasnya sesuai profesi yang ditekuni. Baik buruknya bangsa tergantung pada baik buruknya perempuan dalam membimbing keluarga dalam menjalankan fungsi manusia secara utuh sebagai warga negara yang beretika,berbudaya dan khususnya berjiwa Pancasila di Indonesia. Hal ini juga terlihat dari peran, fungsi, dan Profesi perempuan yang ada disemua bidang kehidupan, mulai dari perempuan dalam keluarga, perempuan dalam masyarakat, perempuan dalam dunia industry, perusahaan, politik, profesi.      Kemampuan              dan keahlian perempuan bisa lebih baik apabila memperoleh pelatihan, Pendidikan dan pengalaman hidup dalam aktivitas sehari-hari. Tujuan makalah ini adalah untuk menjelaskan seberapa besar pengaruh perempuan masa kini dalam penerapan nilai Pancasila. Untuk mendeskripsikan kemampuan perempuan tersebut dalam implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, perlu dilihat dari   data dan kehidupan perempuan di masyarakat. Dalam menyajikan data dari makalah ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dan dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan dokumentasi lainnya yang mendukung. Berdasarkan data tersebut didapatkan hasil bahwa peran perempuan sangat penting dalam kehidupan bangsa dan negara yang dimulai dari memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk anak-anaknya atau dengan kata lain “Ibu merupakan perpustakaan pertama seorang anak”. Sehingga dapat disimpulkan terkait  Pendidikan Pancasila adalah perempuan mampu memberi bimbingan dan pendampingan yang pertama dalam pola asuh anak dalam implementasi langsung nilai-nilai Pancasila sejak dini.

Indra Kertati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Perempuan Kepala Keluarga Miskin jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan Laki-laki Kepala Keluarga Miskin. Jumlah yang kecil tidak menandakan persoalan yang dihadapi lebih sederhana. Perempuan kepala keluarga miskin menghadapi persoalan yang rumit terlebih pada masa pandemic covid-19. Kerebatasan Pendidikan, upah yang rendah serta kemampuan menyangga kehidupan ke;luarga dengan beban yang berat dan aksesibilitas yang terbatas, menjadikan mereka berada pada aras marginal. Tantangan yang dihadapi adalah melakukan  lompatan  ditengah  keterbatasan  yaitu  menjaga  agar  tidak  tertular covid-19 dan sekaligus menyeimbangkan kondisi rumah tangga yang dipimpinnya. Otoritas pengambilan keputusan yang memusat perempuan menjadikan mereka mampu  meskipun   harus   berjuang   tanpa   batas.   Kepala   Keluarga   menjadi pertaruhan untuk membuat mereka bertahan pada situasi pandemic. Perempuan yang memiliki identitas hukum berupa surat cerai masih mampu untuk mengakses bantuan,  namun  pada perempuan  tanpa  identitas  hukum,  akses  tertutup  dan harus berjuang sendiri. Temuan penelitian ini menunjukan otoritas pengambilan keputusan dalam rumah tangga mengahdapi pandemic covid-19   sebanyak 98 persen dimiliki sendiri dan 2 persen adalah dukungan anak-anak. Mereka yang berada pada sector informal mengalami kesulitan yang lebih besar dibandingkan yang menggeluti pertanian. Upah yang rendah, waktu yang panjang dan beban yang merat menjadi tantangan yang didapi sehari-hari. Peran pentaholik belum dapat dirasakan untuk meringakan beban mereka. Mereka menghadapi kesulitan dalam keterbatasan dan dalam ujian-ujian yang mempengaruhi pertahanan untuk keberlanjutan hidup.

Vinsensia Gebyar Ritavany; FR. Wuriningsih; FX. Sugiyana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan adalah kebutuhan dasar bagi setiap anak untuk tumbuh dan berkembang. Demi peningkatan motivasi dan prestasi belajar dibutuhkan suatu pembelajaran yang mendukung dan metode yang tepat. Untuk itu guru dituntut memiliki kreativitas dalam menggunakan metode dan media ajar yang menyenangkan. Salah satu metode adalah STAD atau pembelajaran kelompok yang mampu menumbuhkan kerja sama dan kreativitas siswa (Gusniar, 2017). Penggunaan metode STAD dan media Youtube ini dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Pius X Magelang dengan pendekatan kuantitatif eksperimen. Tujuan dari penelitian iini adalah (1) Untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan metode STAD dan media Youtube di SMK Pius X Magelang. (2) Mengetahui penggunaan metode STAD dan media Youtube dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa SMK Pius X Magelang. (3) Mengetahui pengaruh motivasi belajar dari penggunaan metode STAD dan media Youtube terhadap Prestasi belajar siswa di SMK Pius X Magelang. Pengambilan data dilakukan melalui Pretest, Posttest dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa menyukai pembelajaran dengan metode STAD dan media Youtube karena menyenangkan dan membuat materi mudah dipahami. 2) Skor motivasi meningkat dari 24 menjadi 41 pada materi pertama dan 46 pada materi kedua, serta rata-rata hasil belajar meningkat dari 67,50 menjadi 81,25. 3) Adanya pengaruh motivasi dari penggunaan metode STAD dan media Youtube terhadap hasil belajar sebesar 62%. Simpulan: Motivasi dari metode STAD dan media Youtube berpengaruh terhadap prestasi belajar PAK. Saran: guru dapat menggunakan dan mengembangkan metode STAD dan media Youtube dalam PAK.

Mimi Mimi; Markus Amid

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Peran guru PAK dalam membimbing peserta didik agar terhindar dari pergaulan bebas di SMP Negeri 1 Jelimpo. Guru PAK perlu membimbing, mengarahkan, dan membentuk karakter peserta didik supaya tidak terjerumus dalam pergaulan bebas. Peserta didik perlu taat dan bertanggung jawab setelah mendapatkan nasihat, bimbingan, pengajaran, pembentukan, dan dorongan dari guru PAK melalui proses pembelajaran pendidikan agama Kristen supaya medapatkan pengetahuan yang benar tentang pergaulan bebas.

Marsidi Marsidi; Ina Martha; Lukas Budi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Upaya Guru PAK Dalam Mengatasi Persoalan-persoalan etika pada peserta didik yang ada di sma pak kasih sidas. Permasalahan yang kompleksdalam dunia pendidikan menuntut upaya dari para guru pak agar dapat membantu para siswa untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Persoalan etika adalah persoalan yang menyangkut tentang kepribadian, sikap serta tingkah laku sesorang dalam kehidupan sehari-hari.