Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3801-3820 of 4,318

Analytics

Mukhlidah Hanun Siregar; Ratu Diah Koerniawati

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

ABSTRACTBackground: Essential Fatty Acids (EFAs) are one of the nutrients that are essential for the body growth and development of the brain. Omega-3 is a type of EFA and has a rele to form the immune system and development of the brain a fetus. Purpose: Therefore, this study was conducted to analyze the intake of omega-3 in pregnant women and to explore the types of local foods and ingredients that are often consumed and are source of omega-3. Methods: This study used a cross sectional design, and data were obtained by interviewing respondents using a characteristic questionnaire, food recall and semi-quantitative FFQ for the last 6 months. Results: The results showed that the average intake of omega-3 for pregnant women in trimester 3 was 0.126 grams per day. Types of food that are a source of omega-3 are fish, especially sardines, milkfish, tuna, and anchovies. The frequency of these food sources was 1-2 times per week. The average intake of omega-3 in pregnant women was still very low compared to the recommended RDA from MoH which is 1.4 grams every day. Conclusion: So, it is necessary to consider taking fish oil supplements for pregnant women adjusting to status of pregnancy.Keywords : Omega-3; Pregnancy; Stunting ABSTRAKLatar Belakang: Essensial Fatty Acid (EFA) merupakan salah satu asupan zat gizi yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh dan otak. Omega-3 merupakan salah satu jenis EFA yang memiliki peran dalam membentuk sistem imunitas dan perkembangan otak pada janin. Tujuan: Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis asupan omega-3 pada ibu hamil serta mendalami jenis makanan dan bahan pengan lokal yang sering dikonsumsi dan merupakan sumber pangan omega-3. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dan data diperoleh dengan wawancara kepada responden menggunakan kuesioner karakteristik, food recall dan FFQ semi kuantitaitf 6 bulan terakhir. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata asupan omega-3 ibu hamil trimester 3 sebesar 0,126 gram per hari. Jenis makanan yang merupakan sumber omega-3 adalah ikan utamanya ikan sarden, bandeng, tongkol, dan teri. Frekuensi konsumber jenis makanan tersebut 1-2 kali per minggu. Rata-rata asupan omega-3 pada ibu hamil masih sangat rendah dibandingkan dengan anjurkan AKG yaitu 1,4 gram. Simpulan: Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen minyak ikan pada ibu hamil sesuai dengan status kehamilan.Kata kunci : Omega-3; Kehamilan; Stunting

Setiawan, I Made Dody; Muryani, Ni Made Sri; Achjar, Komang Ayu Henny; Febianingsih, Ni Putu Eka

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Teen are transition age from childhood to adulthood, in adolescence age the individuals will experience a change in attitudes, behaviors in line with the level of physical growth. Teenagers are very easily influenced by factors that exist outside of him as family, environment, society, peers and school friends. When enter puberty, every child has personality system that established from development so far. The concept gives sense of continuity, integrity, and consistency in a person which is a physical representation of an individual, the central core of "Me" in which all perceptions and experiences organized. In assessing theirself can positively and negatively. Individuals who have positive self-concept will be optimistic, believe in yourself and always be positive about everything, also to the failure. Individuals who have negative self-concept, believes that he looked weak, helpless, unable to do anything, incompetence, failure, poor, unattractive, unpopular and loses attraction of life. The Aim of this study was to find out description of tees self-concept who experience puberty in health vocational school of Panca Atma Jaya, Klungkung regency in 2012. Method: The method has been used in this study were descriptive method with Coss sectional approach. The sampling were simple random sampling technique so that number of sample were 130 respondents it has been collected from March-May 2012. Result: The self-concept of teen who experiences puberty, of 130 respondents, there were 2 respondents (1.5%) have negative self-concept and 128 (98.5%) respondents have a positive self-concept. Conclusion: The existence of extracurricular activities at SMK Panca Atma Jaya has a positive impact on students in developing students' self-concepts.Key words: Description of Self-Concept; Teen;, Puberty   ABSTRAKLatar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju usia dewasa, pada masa remaja individu mengalami perubahan dalam sikap, perilaku sejajar dengan tingkat pertumbuhan fisiknya. Remaja sangat mudah dipengaruhi oleh faktor yang ada diluar dirinya seperti keluarga, lingkungan, pergaulan, teman sebaya dan teman sekolah. Ketika memasuki masa pubertas, setiap anak telah mempunyai sistem kepribadian yang merupakan pembentukan dari perkembangan selama ini. Konsep diri memberikan rasa kontinuitas, keutuhan, dan konsistensi pada seseorang yang merupakan representasi fisik seorang individu, pusat inti dari “Aku” dimana semua persepsi dan pengalaman terorganisasi. Dalam menilai diri sendiri seorang individu dapat menilai dirinya positif ada pula yang menilai negatif. Individu yang memiliki konsep diri positif akan bersikap optimis, percaya diri sendiri dan selalu bersikap positif terhadap segala sesuatu, juga terhadap kegagalan yang dialami. Individu yang memiliki konsep diri negatif meyakini dan memandang bahwa dirinya lemah, tidak berdaya, tidak dapat berbuat apa-apa, tidak kompeten, gagal, malang, tidak menarik, tidak disukai dan kehilangan daya tarik terhadap hidup. Adapun tujuan dari penelitian ini, adalah untuk mengidentifikasi Gambaran Konsep Diri Remaja Yang Mengalami Masa Pubertas di SMK Kesehatan Panca Atma Jaya Kabupaten Klungkung tahun 2012. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan coss sectional. Jumlah sampling yang diambil menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 130 responden yang dikumpulkan dari bulan Maret-Mei 2012. Hasil: Konsep diri remaja yang mengalami masa pubertas, dari 130 responden, sebanyak 2 (1,5%) responden mempunyai konsep diri negatif dan 128 (98,5%) responden memiliki konsep diri positif. Simpulan: Adanya kegiatan ekstrakulikuler di SMK Panca Atma Jaya memberikan dampak positif bagi siswa dalam membangun konsep diri siswa.Kata kunci : Gambaran Konsep Diri; Remaja; Pubertas

I Putu Arya Wijayantha; I Gede Yudiana Putra; I Gusti Ayu Ari Rasdini; I Nengah Sukanti

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Backgroud: Elderly is a most vulnerable to disease. Most elderly people have psychological disturbances due to the tension because it is not able to adapt to the changes experienced. One of the impacts caused by stress or emotional tension is sleep disturbance. To solve the emotional stress is needed relax condition or action that is pharmacologic and non-pharmacologic assisting elderly to fall a sleep. This study aims to determine the efforts made in meeting the needs of the elderly sleep. Methods: The method used in this study is structured interviews. Of 60 samples obtained through purposive sampling technique. The data was collected through questionnaires and interviews with the guidelines made by direct questioning of respondents and researchers have known for sure about what information will be obtained.Results: The results obtained after research are most forms of sleep problem in insomnia elderly (53,33%), most of the pharmacologic efforts in meeting the needs of the elderly sleep is taking the herbs (48,33%) and most of the effort in meeting the needs sleep non-pharmacologic elderly is a lifestyle change (48.33%). Conslusion: Based on these results, it is recommended to nurses or nursing staff to be able to make this research as a basis for thinking in meeting the needs of elderly and bed use and the pharmacological action suit non-pharmacologic sleep problems experienced by elderly.Keywords: Requirement of Sleep; Efforts; Elderly;   ABSTRAKLatar Belakang: Lansia merupakan suatu individu yang sangat rentan terkena penyakit. Sebagian besar lansia mengalami gangguan psikologis akibat ketegangan karena tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang dialami. Salah satu dampak yang ditimbulkan akibat stress atau ketegangan emosional adalah gangguan tidur. Untuk mengatasi ketegangan emosional dibutuhkan suatu terapi atau tindakan yaitu farmakologi dan nonfarmakologi yang membantu lansia untuk tertidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kegiatan wawancara terstruktur. Sampel berjumlah 60 orang yang didapatkan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pedoman kuesioner dan dilakukan dengan tanya jawab langsung pada responden dan peneliti telah mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh. Hasil: Hasil yang didapatkan setelah melakukan penelitian adalah sebagian besar bentuk masalah tidur lansia adalah insomnia (53,33%), sebagian besar upaya farmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah mengkonsumsi obat herbal (48,33%) dan sebagian besar upaya nonfarmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah merubah gaya hidup (48,33%). Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada perawat ataupun petugas panti untuk dapat menjadikan penelitian ini sebagai dasar pemikiran dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia dan menggunakan tindakan farmakologi maupun nonfarmakologi sesuai masalah tidur yang dialami lansia.Kata Kunci: Kebutuhan Tidur; Upaya; Lansia.

Luh Kadek Suteri Bawantari; Kadek Agus Dwija Putra; I Made Sukma Wijaya; Desak Made Srinadi

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Tuberculosis is a major public health problem and Indonesia's future threat. The World Health Organization (WHO) states that Asia is one of the regions with the highest spread of TB in the world. And Indonesia is the third largest contributor in the world with 539,000 cases and 101,000 deaths per year. This study aims to describe the level of knowledge of tuberculosis patients about preventing tuberculosis transmission. Methods: This study uses descriptive analytical design with Cross Sectional approach. The sample in this study were patients who underwent tuberculosis examination and treatment at the Blahbatuh Health Center II in Gianyar Regency, amounting to 30 people, using the Nonprobability sampling sampling technique namely Total sampling. Data collection was carried out by interview using questionnaire guidelines which included prevention of tuberculosis transmission. The data obtained then carried out descriptive statistical analysis using the SPSS program. Results: Based on the analysis of the characteristics of respondents obtained that of the 30 respondents studied, as many as 12 people (40%) respondents aged 41-50 years, 15 people (50%) respondents attended education up to high school (SMA), and as many as 11 people (37%) respondents work in the private sector. Descriptive analysis on the level of knowledge about prevention of tuberculosis transmission found that, as many as 16 people (54%) had a good level of knowledge, 10 people (33%) respondents had sufficient level of knowledge, and 4 people (13%) had less knowledge. Conclusion: Most respondents (54%) had a good level of knowledge, 33% had sufficient level of knowledge and only 13% of respondents had insufficient knowledge about preventing tuberculosis transmission. It is expected that the related parties will be more aggressive in promoting tuberculosis, especially for sufferers and their family members.Keywords: Level of Knowledge; Tuberculosis; Prevention of Transmission   ABSTRAKLatar belakang: Penyakit tuberkulosis merupakan masalah utama kesehatan masyarakat dan ancaman masa depan Indonesia. World Health Organization (WHO), menyatakan Asia termasuk kawasan dengan penyebaran TBC tertinggi di dunia. Dan Indonesia merupakan penyumbang terbesar ke-3 di dunia dengan 539.000 kasus dan 101.000 kematian pertahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tuberkulosis tentang pencegahan penularan tuberculosis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani pemeriksaan dan pengobatan TBC di Puskesmas II Blahbatuh Kabupaten Gianyar yang berjumlah 30 orang, dengan menggunakan teknik sampling Nonprobability sampling yaitu Total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan pedoman kuesioner yang meliputi tentang pencegahan penularan tuberkulosis. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis statistic deskriptif menggunakan program spss. Hasil: Berdasarkan analisis pada karakteristik responden diperoleh bahwa dari 30 responden yang diteliti, sebanyak 12 orang (40%) responden berumur 41-50 tahun, 15 orang (50%) responden mengenyam pendidikan hingga sekolah menengah atas (SMA), dan sebanyak 11 orang (37%) responden bekerja di bidang swasta. Analisis deskriptif pada tingkat pengetahuan tentang pencegahan penularan tuberculosis diperoleh bahwa, sebanyak 16 orang (54%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 10 orang (33%) responden memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 4 orang (13%) memiliki pengetahuan kurang. Simpulan: Sebagian besar responden (54%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 33% memiliki tingkat pengetahuan cukup dan hanya 13% responden yang memiliki pengetahuan kurang tentang pencegahan penularan tuberkulosis. Diharapkan pihak terkait lebih gencar dalam mempromosikan tentang penyakit tuberculosis khususnya pada penderita dan anggota keluarganya.Kata kunci: Tingkat Pengetahuan; Tuberkulosis; Pencegahan Penularan

Anton Wahyu Utomo

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif, yaitu menggambarkan suatu fenomena, kemudian mengembangkan konsep dan menghimpun fakta. Alat analisis data yang digunakan adalah alat analisis data kualitatif, beberapa tahapan dalam aktifitas analisis data yang digunakan antara lain reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil yang di dapat dari penelitian ini adalah Pasar Karetan Radja Pendopo Camp melakukan beberapa hal untuk mendukung promosinya kepada wisatawan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan tahapan ini melalui strategi 3A yang merupakan attraction, amenities, accessibility, serta dengan menggunakan media lini atas (above the line) yang merupakan media cetak (surat kabar), media elektronik (televisi, radio) dan media lini bawah (below the line) yaitu (media sosial khususnya instagram dan facebook). Faktor pendukung nya yaitu dengan menggunakan media sosial yang cukup berperan aktif dapat menyebarkan informasi secara luas dan media massa, Beberapa kerja sama dilakukan mengundang Civitas Akademika mulai dari Dosen, Mahasiswa, Komunitas-Komunitas dan Dinas Kepemudaan Dan Pariwisata Kabupaten Kendal dan segala kegiatan di Pasar Karetan Radja Pendopo Camp. Faktor penghambat minimnya jangkauan internet yang berada di daerah Destinasi Wisata Pasar Karetan Radja Pendopo Camp sehingga menyebabkan keterbatasan dalam media publikasi yang digunakan seperti pengguna media sosial dan web organisasi.

Nandia Pelita Kusumadewi

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Daya Tarik Wisata terbagi menjadi beberapa jenis yaitu daya tarik wisata alam, buatan, dan budaya. Dalam penelitian ini Festival termasuk dalam daya tarik wisata buatan, yang harus memenuhi potensi wisata yaitu Something To Do, Something To See, Something To Buy, aksesbilitas, dan amenitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  pengelolaan dan mengembangkan potensi wisata di Festival Kota Lama Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan 10 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisi kualitatif menggunakan pengolahan data dari hasil temuan data, kemudian di analisis dan dikembangkan hingga mendapat kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa dalam Festival Kota Lama Semarang memenuhi potensi wisata, aksesbilitas, dan amenitas. Selain itu juga ditemukan bagaimana pengelolaan,  upaya pengembangan dan kesulitan dalam pengelolaan yang dapat dikembangkan serta diberikan saran untuk penyelesaian.

Idris Miftakhul Huda

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan komponen daya tarik wisata yang terjadi di Semarang Zoo, serta kondisi saat ini dan hambatan dan peluang yang terjadi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan 10 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi,dan dokumentasi. Analisis kualitatif menggunakan pengolahan data dari hasil temuan data, kemudian di analisis dan dikembangkan hingga mendapat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Semarang Zoo sudah mengalami pengembangan komponen daya tarik wisata, dengan penambahan atraksi, perbaikan amenitas, dan pengembangan aksesbilitas.Selain itu ditemukan bagaimana upaya peluang dan hambatan dalam pengembangan komponen daya tarik wisata serta saran untuk lebih baik lagi dalam pengembangan komponen daya tarik wisata.

Ismail, Syarof Nursyah

Menulis merupakan proses kreatif untuk menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis. Oleh karena itu, siswa dituntut memiliki keterampilan untuk menuangkan ide dan gagasan dengan menulis. Dengan menulis ini, diharapkan siswa mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi serta kemampuan berpikikir yang luwes. Dan diharapkan dapat mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mencipta yang dituangkan dalam tulisan yang sering disebut karya tulis ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz, untuk mengetahui cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah di MA Raudlotul Huffadz, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi madrasah dalam melaksanakan program kegiatan karya tulis ilmiah. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X dan XI di MA Raudlotul Huffadz, Tabanan tahun pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumen, metode wawancara, dan metode observasi. Hasil dari karya tulis ilmiah menunjukkan bahwa: (1) Peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz seperti untuk meningkatkan keterampilan membaca, untuk mengkoordinasikan gagasan, untuk mengembangkan kemampuan (skill) dan budaya menulis, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Penilaian Akhir Semester, untuk mempersiapkan siswa berkompetisi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah, dan Hasil Karya Tulis Ilmiah (KTI) terbaik siswa menjadi koleksi perpustakaan; (2) Cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah pada tahun 2016 dan 2017 untuk kegiatan karya tulis ilmiah masih berkelompok. Guru yang memang ahli dalam bidang karya tulis ilmiah tersebut yang diamanahkan untuk membimbing siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz. Pada tahun 2018 program kegiatan karya tulis ilmiah ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kecuali kelas XII; dan (3) Kendala yang dihadapi dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah diantaranya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz adalah santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Qur’an Raudlotul Huffadz, siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz tidak dapat mengakses internet dan membawa peralatan elektronik, ada beberapa siswa yang malas untuk membaca refensi di perpustakaan serta menulis. Serta ada siswa yang malas untuk bimbingan kepada guru pembimbingnya, masih ada sebagian besar siswa yang belum bisa mengkoordinasikan gagasan, guru dan siswa biasa menunda pekerjaan di dalam pelaksanaan kegiatan karya tulisnya.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Perkembangan pendidikan pada masa sekarang dipengaruhi oleh globalisasi kehidupan modern, sehingga penggunaan teknologi sudah sangat dibutuhkan dan merupakan suatu kebutuhan. Pada dunia pendidikan kebutuhan pengamatan dalam metode pembelajarn sehingga membangkitkan minat siswa untuk mengikuti pembelajaran dengan aktif dan memahami materi yang disampaikan pendidik. Seorang pendidik harus memiliki kreatifitas dalam menyampaikan pembelajaran sebagai bentuk kualifikasi pendidik dalam pengembangan pembelajaran. Berdasarkan pemikiran tersebut dapat dirumuskan, bagaimana bentuk pengembangan media pembelajaran sebagai kreativitas dalam kualifikasi pendidik? Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pengembangan media pembelajaran sebagai kreativitas dalam kualifikasi pendidik. Sehingga dapat bermanfaat bagi para pendidik lain untuk meningkatkan kualifikasi pendidik dalamkreativitas pengembangan media pembelajaran. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan dijelaskan secara interpretative dan terstrukturdengan menggunakan sampel purposive, untuk memudahkan dalam menggali data berdasarkan informan yang kompetensi di bidangnya. Menggunakan sumber data primer dari informan pendidik di lembaga pendidikan di Denpasar dan data sekunder dari arsip dan referensi yang terkait. Pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan reduksi data. Hasil penelitian adalah bentuk pengembangan media pembelajarandalam meningkatkan kualifikasi pendidik adalah pendidik menunjukkan ijazah akademik, peran sebagai pendidik, pengembangan media pembelajaran melalui audio visual dan media audio visual, dan kerjasama dengan stakeholder.

Iswahyuni, Iswahyuni

Pemasaran mempunyai peran penting bagi keberlanjutan perusahaan. Melalui pemasaran, hasil produksi dapat diperkenalkan, dan dibeli oleh konsumen. Apabila hasil produksinya baik, dapat menimbulkan kepuasan di hati konsumen maka mereka akan tertarik dan menjadi langganan di suatu produk yang kita kenalkan.Rumusan masalah penelitian ini adalah 1. Apakah ada pengaruh iklan zakat secara signifikan terhadap loyalitas muzaki di Baznas Provinsi Bali? 2. Apakah ada pengaruh signifikan antara media online terhadap loyalitas muzakki di Baznas Provinsi Bali?. 3. Apakah ada pengaruh iklan zakat melalui media online secara simultan terhadap loyalitas muzaki di Baznas Provinsi Bali?.Tujuan Penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui pengaruh signifikan antara variabel iklan terhadap loyalitas muzaki di Baznas Provinsi Bali 2. Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari variabel media online terhadap variabel loyalitas muzaki di Baznas Provinsi Bali 3. Untuk mengetahui pengaruh iklan zakat melalui media online.Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan melakukan survei. Populasi pada penelitian ini adalah muzakki di Baznas Provinsi Bali. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah uji regresi berganda dan uji asumsi klasik dengan menggunakan SPSS for windows 7 versi 25. Dari hasil pengolahan data menggunakan SPSS ditemukan hasil penelitian bahwa uji regresi berganda adalah 1,425 0.221 dan 0.223 serta hasil uji koefisien determinasi R2 sebesar 0,555 dengan nilai signifikan 0,00 < 0,05 dengan secara simultan sebesar 24,934 > 3,23 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai loyalita muzaki tersebut menunjukkan adanya pengaruh antara iklan zakat melalui media online terhadap loyalitas muzaki di Baznas Provinsi Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan.

Dianta, Indra Ava; Zusrony, Edwin; Agsya, Ayu

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

Perhitungan harga pokok produksi (HPP) adalah salah satu aspek penting dalam menjalankan kegiatan usaha dan salah satu hal yang perlu diperhatikan  untuk menentukan harga jual produk. Selain itu perhitungan harga pokok produksi dapat menunjukan besar laba yang diperoleh dari setiap produknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dan harga jual dari setiap produk di UMKM Empat Bintang.  Perhitungan harga pokok produksi yang digunakan adalah metode harga pokok proses (Process costing method), sedangkan untuk penentuan harga jual produk menggunakan metode cost plus pricing. Sistem informasi penentuan harga pokok produksi dibutuhkan untuk penentuan harga jual produk yang tepat, menghitung biaya produksi yang dibebankan setiap produk supaya mengetahui perolehan laba yang sesungguhnya. Rancang bangun sistem informasi perhitungan harga pokok produksi dengan bahasa pemrograman Microsoft Visual Studio.Net 2010, XAMPP sebagai server dan MySQL sebagai database. Hasil yang diperoleh dari sitem informasi ini yaitu dapat memperhitungkan harga pokok produksi sesuai jenis produk 

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas masa pandemi covid-19 MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi kepada siswa kelas XII MA Al-Amin Tabanan. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas ini adalah sangat antusias. Dengan pembejaran tatap muka terbatas ini siswa dapat kembali ke sekolah dan berinteraksi dengan teman sebayanya, dapat langsung menerima pembelajaran dari guru, serta dapat berdiskusi terkait pembelajaran yang dipelajari. Hal ini menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa siswi MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran yang disampaikan oleh guru lebih mudah dipahami karena guru menjelaskan secara langsung tidak sebatas pemberian tugas sehingga pembelajaran tatap muka terbatas ini merupakan solusi yang tepat dari permasalahan yang dihadapi siwa selama belajar daring.

Zusrony, Edwin; Dianta, Indra Ava; Gunawan, Vera Sari

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

SAE Kerupuk Bawang adalah UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang bergerak dalam bidang kuliner (makanan). Pengelola SAE Kerupuk Bawang hanya mencatat pengeluaran dan pemasukan secara global serta tidak menggunakan perhitungan yang terperinci sehingga dalam menentukan laporan masih dikatakan belum memenuhi standar akuntansi. Penulisan laporan keuangan perlu diperhatikan karena akan berpengaruh pada perhitungan rasio untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan. Perbandingan rasio menggunakan metode Profitabilitas yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Sistem informasi untuk pengolahan harga pokok produksi dan laporan keuangan dibutuhkan perusahaan untuk menghetahui perbandingan rasio, sehingga dapat mengetahui kinerja keuangan perusahaan. Perancangan sistem informasi perbandingan rasio laporan keuangan dengan bahasa pemrograman Visual Studio .Net 2010, XAMPP sebagai server, dan MySQL sebagai database. Hasil yang diperoleh dari sistem informasi ini yaitu dapat memperhitungkan perbandingan rasio laporan keuangan periode bulan ini dengan periode bulan sebelumnya 

Februariyanti, Herny; Diartono, Dwi Agus; Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Pencarian gambar banyak sekali caranya salah satunya berdasarkan anotasi atau keterangan dari gambar. Kata kunci yang dimasukkan ke dalam sistem sebagai acuan dalam pencarian kemudian dibandingkan dengan anotasi dari gambar. Sistem yang dibangun untuk proses pencarian gambar ini menggunakan tahapan sistem temu kembali informasi. Metode yang diterapkan pada sistem temu kembali informasi ini menggunakan algoritma kemiripan cosine similarity. Metode cosine similarity ini digunakan untuk membandingkan kata kunci yang dimasukkan sebagai kata pencarian dibandingkan dengan anotasi dari gambar yang sebelumnya telah melalui beberapa tahapan dan yang terakhir proses stopword. Hasil perbandingan kemiripan kata kunci dan anotasi akan menghasilkan nilai antara 0 sampai dengan 1. Apabila nilai mendekati angka 1 maka antara kata kunci dengan anotasi dikatakan semakin mirip. Sebaliknya semakin mendekati angka 0 dikatakan semakin tidak mirip. Sehingga dari hasil proses penggunaan algoritma kemiripan cosine similarity akan didapatkan daftar urutan gambar beserta anotasinya dari nilai 1 hingga yang paling kecil 0. Dan gambar akan ditampilkan secara berurutan berdasarkan urutan nilai tersebut. Artinya gambar yang ditampilkan paling atas berarti semakin sesuai dengan yang dicari oleh pengguna. Hasil dari pencarian gambar dari data yang sebelumnya mempunyai urutan 1,2,3,4,5, setelah dilakukan pencarian berdasarkan kemiripan anotasi gambar urutan hasil pencarian menjadi 4,3,5,21.

Ashari, Maulana; Jannah, Siti Halimatun; Fadli, Sofiansyah; Saikin

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

The decision support system as a tool for decision making, has now begun to be widely applied in various fields of life, not least in making a decision for the process of accepting new students at the MA Sabilurrasyad NW Barabaliused. With the decision support system (SPK) can help schools in the selection of new students. The method used in building a decision support system in this research is the Analytical Hierarchy Process (AHP). The method used to select new students is the Analytical Hierarchy Process (AHP) which functions to calculate the final score of each student in the school and the Simple Additive Weighting (SAW) serves to rank each student.The result of this study is that the combination of the AHP (Analytical Hierarchy Process) and SAW (Simple Additive Weighting) methods in determining new student admissions at the MA Sabilurrasyad NW Barabali School can be used. SPK (Decision Making System) can display information according to what the user inputs correctly.

Edy Siswanto; Edy Siswanto; Sugiarto Sugiarto

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Di lingkungan Polri, Polsekta/Polsek mempunyai peranan penting dalam melindungi, membina, melayani dan menegakkan hukum di lingkungan masyarakat Polsek Tegowanu. Oleh karena itu, Polsek Tegowanu dituntut untuk dapat melayani masyarakat dimana salah satu tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah sebagai pelayan masyarakat. Sebagai salah satu aparat penegak hukum, Nasional Sistem agenda kerja yang lama masih menggunakan cara manual dan memakan banyak waktu serta dengan sistem tersebut akan memperlambat kinerja anggota Polsek. Dokumentasi kegiatan yang dilakukan Petugas Polsek Tegowanu tidak dapat dilihat oleh Kapolsek dan anggota, karena dokumentasi foto hanya disimpan di komputer petugas. Permasalahan lainnya adalah belum adanya penyimpanan data data kegiatan masyarakat dan jadwal kegiatan, karena tidak adanya penyimpanan pada database sehingga pengolahan data belum terintegrasi dengan baik. Dengan dirancangnya sistem informasi Kegiatan Berbasis Kinerja dengan Metode Berorientasi Objek di Polsek Tegowanu Resort Grobogan diharapkan dapat membantu pengolahan data agar lebih terintegrasi dengan baik serta proses pelaporan dan pengambilan data menjadi lebih cepat jika sewaktu-waktu data diperlukan. dan membuat sistem yang terintegrasi dengan database. Informasi yang akan dibangun dapat mempercepat proses pengolahan dan pengiriman informasi serta kegiatan Polsek Tegowanu kepada Kapolsek.

Komang Agus Jerry Widyanata; Putu Intan Daryaswanti; Ni Made Diah Pusparini Pendet

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Timbulnya komplikasi dan berujung kematian pada pasien DM (Diabetes Mellitus) ini dikarenakan rendahnya self efficacy dan perilaku perawatan diri pasien DM itu sendiri. Perilaku perawatan diri pasien DM masih rendah dikarenakan kurangnya paparan informasi dan media yang tepat yang dapat dijadikan acuan dalam melakukan perawatan mandiri dirumah. Tujuan: Memberikan pendidikan kesehatan dengan media kalender DM kepada pasien DM agar dapat melakukan perawatan mandiri dirumah dengan tepat. Metode: Pendidikan kesehatan diberikan kepada pasien DM diwilayah kerja puskesmas Sukawati I sebanyak 48 orang dengan pemilihan sampel secara accidental menggunakan metode ceramah diskusi disertai demonstrasian dengan media kalender DM dan dinilai gula darah sewaktu sebelum dan sesudah penerapan kalender DM dalam perawatan diri dirumah. Hasil: . Hasil evaluasi menunjukan hasil 100% peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Nilai gula darah sewaktu peserta sebelum kegiatan menunjukan hasil lebih dari normal dan ada yang masuk dalam kategori gula darah tidak terkontrol (Mean: 183) sedangkan setelah menjalankan program manajemen DM dengan media kalender DM nilai gula darah sewaktu peserta rata-rata masuk dalam kategori terkontrol (Mean:146). Simpulan: penerapan kalender DM sebagai media dalam manajemen DM secara mandiri dapat membantu pasien mempertahankan guladarahnya tetap terkontrol. Program pengabdian ini juga berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan pasien DM dalam manajemen DM secara mandiri.

Amalia Nuruul Azizah; Alwi Sofyan; Muflihatul Khofifah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh pengabdi berupa pelatihan pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan braingym sebagai implementasi pembentukan karakter dan kedisiplinan bagi guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan. Kegiatan ini bertujuan untuk diantaranya: (1) saling memahami dan saling pengertian/peduli dengan orang lain dan belajar membangun kepercayaan diri dan mempercayai kepada yang lain, (2) belajar membangun tim kerja yang cakap dan handal dan memahami arti penting kerjasama kelompok dalam lingkungan kerja, (3) membangun individu dalam kelompok secara lebih energik dan mendorong individu dalam menghadapi tantangan kelompok yang ada, (4) memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kreativitas dalam penyusunan pembelajaran olahraga rekreasi bagi siswa agar memiliki kompetensi yang kreatif dalam mengembangkan pembelajaran penjas di tingkat sekolah. Metode Pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi dan praktik/latihan. Metode Ceramah ceramah digunakan untuk menyampaikan informasi kepada para guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan tentang pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan brain gym. Metode demonstrasi sangat penting keberadaanya dalam kegiatan pelatihan ini, karena dalam pelatihan suatu proses kerja akan lebih mudah diikuti oleh peserta pelatihan manakala ketrampilan yang akan ditransformasikan bisa dieksplisitkan secara konkrit melalui demonstrasi. Metode Praktik dilakukan oleh para guru untuk mencoba menguasai gerakan braingym dan outbound yang dapat di implementasikan pada setiap pembelajaran penjas disekolah. Dalam evaluasi, Tim Pengabdi melakukan pengamatan langsung kepada para peserta dengan kriteria antusiasme, perhatian, dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Hasil Pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah dibuat. Hal ini ditunjukkan oleh animo peserta yang cukup tinggi. Pemrograman aktivitas fisik dan praktik yang terdiri dari penguasaan teknik dasar outbond training dan brain gym yang dapat membentuk karakter bagi siswa seperti: nilai-nilai kerjasama, kepercayaan, kemampuan memecahkan suatu masalah, proses pendewasaan diri, kebersamaan, leadership (kepemimpinan), kedisiplinan, kemampuan akselerasi untuk mencapai suatu tujuan, melatih mental dan keberanian serta kesenangan batiniah. Indikator keberhasilan ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan ini serta dimilikinya pengetahuan dan keterampilan baru tentang outbond dan brain gym.

Fitrian Prila Wardani; Devi Riri Yulyani; Tiara Ilmiyati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Community service is carried out to the general public, and the target of the service is the al-bayyinah Muslim study group, Yosorati Village, Kec. Sumberbaru Kab. Jember. This service is in the form of training in reading the Koran properly and correctly through the Qira'ati method, the executor first surveys the field what are the current needs of the community. In an effort to popularize the Koran, currently there are various methods that are quite helpful in facilitating the process of learning to read the Koran properly and correctly. However, the general problems encountered in teaching the Koran today are: Quality of Education, Qualifications of Ustad Teachers, Uncertain Study Time, Learning Methods used are lacking/not mastered. Based on the implementation of good and correct Qur'an reading training through the Qira'ati method in Krajan Lor Hamlet, Yosorati Village, Kec. Sumberbaru Kab. Jember is the standard for the quality of learning outcomes for mothers who are not the same. Between one and another, due to differences in educational background and also the family environment, each Muslim congregation must be different in absorbing material, it shouldn't be 100% uniform. but the levels of differences that are too far apart indicate that something is lacking in the learning process, be it from the elements, teacher, means, or methods used. The development of various methods of reading the Koran at this time indeed enriches the variety of the learning process, but if the use of the method chosen by the Koran teacher or institution does not comply with the standards required by the method maker, then from the learning process to the product produced it is definitely not standard. It is often found in our society that the ratio of the teacher of the Koran to the number of students is not balanced. The number of Koran teachers is less than the students who are ready to be taught, and even then the quality of teachers is not evenly distributed, there are even ustad who are reckless because there are no Koran teachers who are ready to teach.

Buchori, Achmad; Prasetyowati, Dina

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif matematika pada materi lingkaran kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Research and Development (R&D), dan model yang digunakan yaitu model pengembangan 4-D, namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap 3-D saja yang meliputi: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan media (develop). Penelitian ini menggunakan uji validitas ahli media oleh dosen dan uji validitas ahli materi oleh guru Matematika dengan menggunakan skala likert dan prosentase validasi. Hasil validasi ahli media didapatkan rata-rata nilai validasi sebesar 3,71 dan prosentase validasi sebesar 92,74, sedangkan hasil validasi ahli materi didapatkan rata-rata nilai validasi sebesar 3,87 dan prosentasi validasi sebesar 96,7. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul interaktif berbasis AR matematika pada materi geometri untuk kelas VIII teruji kevalidan dan kelayakannya.