Publication Search

66,884 articles from 558 journals · 1,699 citations tracked

Showing 3801-3820 of 3,873

Analytics

Diana Dayaningsih; Nanang Khozim Azhari; Abdul Malik; Andaruning; Anisa Rahmadinia +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masalah penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan yang serius terutama yang melibatkan generasi muda atau generasi milenial saat ini. Untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh harus dilaksanakan sedini mungkin upaya pencegahan supaya generasi penerus tidak terjerat narkoba, perlu nya dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah, masyarakat, maupun LSM yang telah menyuarakan dan peduli dengan masalah narkoba ini. Penyalahgunaan narkoba termasuk ke dalam salah satu bentuk kenakalan remaja khusus. Setiap orang  yang  menyalahgunakan  zat-zat  terlarang pasti  memiliki alasan  mereka  masing-masing sehingga mereka dapat terjebak masuk ke dalam perangkap narkotika, narkoba atau zat adiktif. Mencermati kondisi tersebut maka diperlukan pembekalan pengetahuan bagi remaja tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga mereka bisa menjadi sumber informasi yang baik dan benar serta mampu mengajak teman – temannya untuk menghindarkan diri dari penyalahgunaan narkoba. Akademi Keperawatan Kesdam IV/Diponegoro Semarang ikut berperanserta dalam mensosialisasikan bahaya narkoba ini dikalangan remaja dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada siswa MA Khusnul Khatimah Kelurahan Rowosari Semarang yang dikemas dalam bentuk pengabdian masyarakat Akademi Keperawatan Kesdam IV/Diponegoro Semarang    

Lestari Zaenab

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kinerja Pramusaji dapat mempengaruhi keberhasilan pelayanan di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang. Dalam hal ini penulis menguji pengaruh dari latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil angket yang telah di isi oleh karyawan bagian pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi semarang yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu ujivaliditas dan reabilitas data, uji regresi linier berganda serta uji hipotesis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) variabel latar belakang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang (2) variabel pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pramusaji di Instalasi Gizi RSUP DR Kariadi Semarang (3) variabel latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja berpengaruh secara bersasama terhadap variabel kinerja pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi semarang (4) variabel pengalaman kerja paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pramusaji di instalasi gizi RSUP DR Kariadi Semarang.

Pranoto Pranoto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Lembaga Pendidikan Profesi Perhotelan sebagai salah satu sumber tenaga kerja terampil, dituntut untuk selalu melakukan inovasi penyesuaian program belajar dan strategi pembelajaran sehingga menghasilkan peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan. Strategi pembelajaran bidang housekeeping yang diterapkan di LPP Graha Wisata Semarang adalah menggunakan strategi geladi karya. Strategi pembelajaran Geladi Karya, disusun untuk mengajarkan pengetahuan dan keterampilan di bidang housekeeping, menyiapkan peserta didik dengan pola pikir dan kesiapan mental untuk menjadi seseorang  Integrated Housekeeper.  Langkah strategis ini adalah berupa pembelajaran melalui pembentukan pola pikir sebagai seorang housekeeper, pengembangan  product knowledge, dan pembentukan keterampilan melalui praktikum secara berulang-ulang. Penerapan strategi Geladi Karya menghasilkan peserta didik yang memiliki integritas terhadap bidang housekeeping, memiliki  kemampuan penyesuaian diri di lingkungan industri perhotelan dan mampu bersaing di bursa tenaga kerja baik yang sifatnya lokal maupun internasional. Kendala yang dihadapi yaitu masih munculnya anggapan bahwa housekeeping adalah pekerjaan yang tidak menjadi favorit dan tidak bergengsi di industri perhotelan, sehingga minat peserta didik tidak maksimal. Adapun faktor yang mendukung penerapan strategi ini adalah adanya kebebasan bagi Instruktur untuk mengembangkan bahan ajar dan strategi pembelajaran, serta kesiapan lembaga untuk menyediakan sarana-prasarana pembelajaran. Geladi Karya perlu ditindaklanjuti sebagai sebuah strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan lebih bagi peserta didik untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang terintegrasikan dalam diri seorang housekeeper.

Fadlian Lontoh; Andre Sengkey; Mattew Amurizisiwa LDK Duha; Ribka Finka Rini

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Kompetensi guru sangat berpengaruh dan memberikan kontribusi dalam peningkatan hasil belajar. Penelitian ini menyatakan kepada setiap guru pendidikan agama Kristen, tentang kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam penelitian ini di sebabkan banyaknya guru pendidikan agama Kristen tidak menguasai semua kompetensi sebagai guru pendidik, sehingga proses pembelajaran sulit untuk berjalan dengan sempurna dan hal ini sangat berpengaruh bagi prestasi belajar siswa sebagai hasil pembelajaran. Berdasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan pertama, apa yang melatarbelakangi guru PAK tidak menguasai semua kompetensi dalam mengajar dan dampaknya bagi prestasi belajar siswa. Kedua, bagaimana kajian teori tentang kompetensi guru PAK dan prestasi belajar siswa. Ketiga, bagaimana kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Ketiga apa yang menjadi implementasinya bagi pendidikan agama Kristen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif murni literature pustaka, dengan mencari pengertian yang mendalam tentang, suatu gejala, fakta, realita, masalah, serta peristiwa yang dapat dipahami dan senantiasa memperhatikan kesesuaian antara teknik yang digunakan dengan alur pemikiran umum serta gagasan teoritis dengan melakukan kajian pustaka atau menggunakan pendekatan pustaka (library research).Adapun hasil penelitian ini adalah guru PAK mampu menguasai kelima kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik karena kompetensi guru PAK sangat mempengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa, sebab guru mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membimbing, mendidik, mengarahkan peserta didik baik dalam bidang intelektual maupun dan bidang spiritual siswa. Guru PAK memahami panggilannya sebagai Pembina Rohani bagi siswa dan penunjang prestasi belajar.

Sartini Sartini

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian, dengan menggunakan  metode penelitian survei, observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru. Penelitian ini membahas tentang Strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membimbing Karakter Peserta Didik Kelas 1-3 usia 6-8 tahun di Sekolah Dasar Swasta GPPIK Anik Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Strategi sangat penting untuk digunakan saat membimbing peserta didik.

Ofirianus Ofirianus; Henni Somantik; Felipus Nubatonis

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas Keluarga Kristen Adalah Lembaga Pertama dan Terutama Bagi Pendidikan Anak Di GKSI Jemaat “Moria” Empaong. Setiap anak terlahir perlu mendapat perlindungan dan pendidikan secukupnya. Karena itu, orangtua/keluarga perlu bertanggung jawab dalam mendidik anak-anak agar mereka dapat bertumbuh dewasa dalam iman kepada Yesus. Pengawasan terhadap anak-anak amat penting sebagai wujud nyata tanggung jawab keluarga, baik dari segi pengenalan akan peran dalam diri generasi penerus maupun pada tingkat kepekaannya terhadap respons dari sang pemberi bimbingan khususnya orangtua di rumah sebagai guru pertama bagi anak-anaknya. Peranan keluarga dalam membekali seorang anak Kristen yang baru bertumbuh secara fisik maupun secara pengetahuan dan pengalaman hidup, maka seorang pendamping hendaknya dalam kesehariannya bersama-sama di rumah  untuk memberi bekal akan pendidikan Kristen sejak dini.

M.Kep, Yuni Astuti; Tuti Anggarawati; Arifa Nur Khasanah; Dwi Riyanti

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2020 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Breastfeeding is an activity that can bring happiness to mothers. Breastfeeding benefits by helping the mother from the delivery process, making the uterus contract quickly and prevent bleeding. Postpartum often have problems in the process of breastfeeding, especially mothers with caesarean section. Post SC delay in breastfeeding is caused by a lack of knowledge about how to breastfeed because the mother does not have adequate knowledge, the mother does not understand how to breastfeed properly, the benefits of breastfeeding and also the impact if the mother does not breastfeed her baby. One of the efforts to increase knowledge about breastfeeding is by providing health education. Giving information to post partum SC is very important in the success of mothers in providing exclusive breastfeeding. The purpose of knowing the effect of health education on breastfeeding techniques is correct in post partum SC. The research design will be conducted using pre-experimental (One group pre-posttest design) and sample selection using purposive sampling. The results of the influence of health education on breastfeeding techniques to increase knowledge of postpartum SC mothers with a p value of 0.001

Oktaviani, Eling Diar

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Fenomena mengenai permasalahan yang berhubungan dengan siswa berkebutuhan khusus atau siswa yang membutuhkan pengajaran dalam menuntut ilmu secara lebih mendalam. Siswa tersebut nantinya akan mengikuti sistem pembelajaran reguler terutama di Sekolah Dasar yang menuntut untuk menyelenggarakan pembelajaran secara inklusi yang menyatukan proses belajar mengajar antara siswa reguler (siswa yang normal) dengan siswa berkebutuhan khusus. Maka dari itu kompetensi Guru di Sekolah akan dituntut lebih mendalam dalam mengajar siswa yang berkebutuhan khusus. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dengan menelaah dan mengeksplorasi beberapa Jurnal, buku, serta beberapa artikel dimana sumber data atau informasi lainnya relevan (terkait) dengan kajian yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peranan Guru dalam Pendidikan inklusif kepada siswa yang berkebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sudah melakukan pembelajaran adaptif bagi anak  yang kesulitan belajar dengan  menyesuaikan kondisi  peserta  didik itu sendiri, penyesuaian  tersebut  berkaitan  dengan  metode  strategi,  materi,  alat/media pembelajaran, dan lingkungan belajar.

Chaerul Huda; Loekman Mohammadi; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Di beberapa kota besar Indonesia, sudah banyak beberapa bangunan sekolah maupun universitas yang berbasis keagamaan, termasuk beberapa wilayah yang memiliki sebuah bahkan beberapa bangunan pesantren. Kabupaten Pekalongan yang memiliki total penduduk berjumlah 880.092 jiwa dengan kepadatan mencapai 1.053 jiwa per kilo meter persegi yang mayoritas penduduknya beragama islam. Hal itu terbukti dengan adanya slogan bahwa Pekalongan adalah Kota Santri. Mengingat betapa pentingya pembangunan sebuah pesantren di Pekalongan dengan berbagai keterampilan yang ada di Pekalongan, sudah seharusnya jika Pekalongan memiliki sebuah pesantren modern yang tidak hanya berbasis keagamaan, namun juga keterampilan membatik. Bangunan Pondok Pesantren Modern Berbasis Ketrampilan Membatik di Kabupaten Pekalongan merupakan sebuah bangunan fasilitas pendidikan yang dirancang untuk mewadahi kegiatan edukasi (pendidikan) yang tidak hanya berkaitan dengan ilmu sosial dan agama namun juga edukasi mengenai ketrampilan membatik. Konsep perancangan dari bangunan ini adalah menciptakan bangunan yang representatif sebagai tempat untuk belajar dan mendapat pengetahuan akan ilmu sosial dan agama serta bekal ketrampilan membatik. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lembaga Pendidikan sebagai sarana yang mampu mengasah dan mengarahkan potensi anak sebagai bekal kehidupan di masyarakat kelak. Persepsi yang terbangun selama ini adalah bahwa tanggungjawab proses pendidikan masih dibebankan pada institusi pendidikan saja. Keterlibatan masyarakat dalam perwujudan dan penyelenggaraan pendidikan seringkali diabaikan. Padahal, dalam hal penyelenggaraan pendidikan, masyarakat memiliki hak dan tanggungjawab untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat ( Community based education) berdasarkan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh dan untuk masyarakat Fokus penelitian ini adalah mengkaji Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mengacu pada fenomenologis. Penentuan subyek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu antara lain partisipasi bentuk sukarela, pengambilan keputusan, pemikiran dan pembiayaan

Y. Setyohadi Pratomo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Permasalahan ketenagakerjaan di Kota Surakarta tingginya angka pengangguran. Upaya yang harus dilakukan untuk menurunkan pengangguran salah satunya adalah peningkatan daya saing agar penduduk angkatan kerja di Kota Surakarta memiliki kesempatan kerja. Tujuan penelitian adalah menggambarkan kondisi ketenaga kerjaan di Kota Surakarta, menggambarkan permasalahan ketenaga kerjaan dan merumuskan   strategi, arah kebijakan peningkatan daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta dalam rangka mengurangi angka pengangguran. Tipe penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah Daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta kurang karena banyak tenaga kerja yang tidak memiliki sertifikasi. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) masi belum terwujud sehingga terjadi penumpukan lulusan SMK yang tidak terserap. Semangat juang Tenaga kerja di Kota Surakarta kurang tinggi untuk memenuhi lowongan pekerjaan di berbagai tempat di Indonesia bahkan di Luar Negeri. Rekomendasi penelitian ini adalah Meningkatkan ketrampilan pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dan memberikan   atau mengupayakan sertifikasi keahlian pada tenaga kerja. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) harus ditingkatkan agar lulusan sekolah kejuruan segera dapat terserap oleh pasar tenaga kerja.

Harsoyo Harsoyo; Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Perpustakaan bukan hanya sebuah institusi penyedia layanan untuk membaca, namun sebuah proses belajar bagi masyarakat untuk membangun peradapan sebuah bangsa. Perpustakaan merupakan elemen penting bukan hanya dalam dunia pendidikan namun secara luas menjadi jantung bagi pengembangan karakter dan kecerdasan bangsa. Kehadiran perpustakaan masih belum mampu mendorong minat membaca masyarakat. Anggapan bahwa perpustakaan hanya tempat menyediakan buku, bukan tempat belajar, menjadikan perpustakaan kurang diminati. Kebijakan penyelenggaraan  perpustakaan sudah ada, bahkan mewajibkan kepada seluruh pemerintah daerah menyediakan layanan tersebut. Implementasi atas penyelenggaraan perpustakaan inilah yang harus terus diperjuangkan agar makin mendekati tujuan yaitu peningkatan kecerdasan masayrakat. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan bagaimana imlementasi kebijakan penyelengagraan perpustakaan di Kabupaten Rembang. Tujuannya untuk mengekplorasi sejauhmana perpustakaan mampu mendorong masyarakat untuk gemar membaca.

Mustofa, Dimas Yeni; Sugiaryo, Sugiaryo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui bagaimana peran masyarakat dalam manguatkan pendidikan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan.2)Mengidentifikasi hambatan yang ditemui masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu tahun 2019. 3)Untuk mengetahui pendekatan dan upaya yang digunakan masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu tahun 2019. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer maupun data sekunder. Subjek penelitian ini adalah masyarakat di Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Peran masyarakat dalam menguatkan pendidikan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan yaitu tokoh masyarakat Desa Gondosuli sudah menghimbau mendaki merupakan kegiatan untuk mengenal alam bebas sehingga menimbulkan rasa cinta kepada alam yang menjadikan mereka pantang berbuat kerusakan dengan presentase 42,86% sangat memahami dan 14,28% kurang memahami.2) Faktor-faktor yang hambatan  masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu yaitu pendaki jail yang kurang sadar akan rasa tanggung jawab sesuai dalam kode*etik kepecinta alaman dengan presentase sebesar 42,86%, faktor ekonomi sebesar 28,57%, terbatas nya sumberdaya manusia dalam melaksanakan pengawasan secara langsung sebesar 28,57%.3)Upaya pendekatan yang digunakan masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan yaitu memberi dan menambah rambu-rambu peringatan, memperketat peraturan dalam pendakian, melakukan pengawasan rutin dengan besar presentase pemahaman sebesar 71,43% Sangat memahami dan 28,57% cukup memahami.Kata Kunci: Peran Masyarakat, Karakter Tanggung Jawab dan Peduli Lingkungan, Pendaki ABSTRACTThe research were aimed at: (1) to know how the role of community in strenghtening character of liability and care of environment in mountain climbing activity (2) identify obstacles that faced by community in strengthening character of liability and care of environment to lawu mountain climbers in 2019 (3) to know approach and efforts doing by community to strengthen character of liability and care of environment to lawu mountain climbers in 2019. The research method used wae qualitative descriptive, source of data used primary and secondary data. The subject og this research were people in gondosuli village tawangmangu subdistrict. The technique of collecting data used interview, observation, and documentation. Data validity technique used were source triangulation and method triangulation. The technique og analiysis data used was interactive analysis model. Based on finding, it can be concluded that (1) the role of community in strenghtening character of liability and care of environment from the public figure of gondosuli who has been explained that climbing in an activity to understand wild that initiate love feeling to nature which make them aware of doing damage with 42,86% in the level of very undwerstand, and 14,28% less of understanding. (2) The obstacles factor are ignorant climbers who are less aware og their liability based on the ethics regulation in 42,86%, economic factors 28,57%, limitation of human resources who directly supervise 28,57%. (3) efforts that has been done by community in strenghtening character of liability and care of environmentto lawu mountain climbers are giving and adding the warning signs, tightening climbing regulations, doing regular supervision with the level of understanding 71,43% very understanding and 28,57% qiute understand.Â

Harini, Setyasih; Widhiyoga, Ganjar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Female teachers of SMK Negeri 4 Surakarta have not been able to fill sustainable development, especially in increasing their professionalism in making scientific work. This work is very important in addition to measuring the success of learning as well as to improve the analytical skills of teachers in dealing with problems in the classroom. The problems faced by partners are: (1) lack of understanding and insight into the importance of other libraries that can be used to add teaching material in the teaching and learning process; (2) female teachers are not yet motivated to arrange scientific work as demands that must be met as professionals; (3) not many female teachers take advantage of opportunities and opportunities to develop themselves and increase their creativity as educators to support sustainable development practices; (4) there are still teachers who have not utilized the existence of mass media as partners that can be used to accommodate scientific work to meet the requirements as certified teachers. The targets of the Community Service are as follows: (1) socializing the importance of scientific work as a manifestation of professionalism; (2) holding a meeting to increase the motivation of female teachers in making work of innovation and creativity in order to improve the learning process; (3) provide training in the formulation of opinions based on scientific articles to be uploaded to online mass media. Outputs that can be given through community service are as follows: (1) report on the results of service; (2) making articles for scientific publications that are submitted to the journal of the results of the service; (3) submitting articles to mass media. The method of implementation is through socialization, training, mentoring and motivation. The results of the implementation of the activity showed the enthusiasm and great interest of the female teachers in the socialization and training of the preparation of scientific publications including articles produced to be published in print and online mass media.

Wartoyo, Sutoyo,

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sebagai seorang guru perlu memahami penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas merupakan upaya untuk mengatasi masalah pembelajaran yang dilakukan oleh guru secara individu maupun kelompok yang dilaksanakan di kelas maupun di luar kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk : 1). Membantu para guru dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran; 2). Melatih para guru Sekolah dasar agar memiliki kemampuan dalam melakukan penelitian tindakan kelas. Target yang akan dicapai pada pengabdian masyarakat ini adalah 75 % dari sejumlah guru Sekolah Dasar di kecamatan Sukoharjo peserta diklat dapat melakukan penelitian tindakan kelas. Pengabdian kepada masyarakat ini sasarannya adalah para guru Sekolah Dasar di kecamatan Sukoharjo yang telah mengikuti diklat pada tingkat dasar sejumlah 50. Adapun yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Dinas pendidikan kecamatan Sukoharjo. Teknik yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi diskusi,  penugasan, pendampingan dan pembimbingan. Hasil  pengabdian masyarakat ini, menunjukkan bahwa : 1). Secara proses para guru mengikuti pelatihan secara baik, taat azas dan mempunyai motivasi yang tinggi; 2). Dari 50 guru yang mengikuti pelatihan penelitian tindakan kelas 35 guru dapat melakukan penelitian dengan benar. Sedangkan 15 guru sudah mampu menyususn proposal penelitian tetapi belum dapat melakukan penelitian dengan benar.

Widyastuti, Rosmala; Sunarni, Sunarni

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kesejahteraan masyarakat dapat didukung dari berbagai aspek. Selain pendidikan dan ekonomi, peran pangan merupakan sumber kebutuhan dalam mencukupi kebutuhan. Program pengabdian ini dimaksudkan mempunyai tujuan mengoptimalisasi pekarangan rumah warga masyarakat dengan penanaman pangan lokal disekitar pekarangan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Pendampingan dan Pemberdayaan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yang terdiri dari satu minggu pelatihan praktek dan tiga minggu pendampingan. Hasil dari program pengabdian ini adalah perolehan pemahaman dari masyarakat yang sebelaumnya belum tahu menjadi faham. Pendampingan yang dilakukan menghasilkan kebiasaan warga dalam menanam tumbuhan disekitar pekarangan rumah. Dari yang hanya dahulunya dibaiarkan kini telah digunakan sebagai sumber kebun terdekat dari dapur. Selain dari itu melalui pengabdian ini juga telah memaksimalkan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan penanaman bahan obat dan jamu.

kusumaningtyas, lydia ersta; Koesdyantho, A. Roedy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Judul Pengabdian ini adalah “: Mengenal Multiple Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”Khalayak sasaran dalam program pengabdian ini adalah Masyarakat Non Produktif yaitu guru dan orang tua peserta didik TK Lakshmi 7 Surakarta. Mereka perlu diberi tambahan pengetahuan dikarenakan guru TK Lakshmi 7 tidak berlatar belakang S1 Pendidikan,  melainkan guru TK Lakshmi 7 hanya dari SMK,         Sedangkan Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Ceramah/penyuluhan, diskusi dan pelatihan..Sebagai evaluasinya dipergunakan angket dan observasi  untuk menjajaki cara mengimplementasi mereka dilapangan setelah ada penyuluhan.            Hasil dari pengabdian ini orang tua dan guru dapat memahami pentingnya Multiple Intelligence untuk mengembangkan bakat sdan minat anak. Sedangkan dari hasil penyebaran angket didapat hasil sebagai berikut  77,8% (21 Orang tua dan guru) dapat memahami Multiple Intelligence.Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pengabdian Mengenal Multip\Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”pada orang tua peserta didik dan guru TK Lakshmi 7 Turisari Surakarta berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pelatihan yang diikuti oleh 27 orang , 24 orang (88,89%)  diantaranya sdh memahmi baik teori maupun prakteknya sedangkan yang 3 orang (11,11%) kurang menguasai dikarenakan tidak rutin hadir dalam pertemuan

Prastianto, Rudi Walujo; Mustain, Mahmud; Pratikno, Herman; Handayanu, Handayanu; Miftakh D.S, Dwi Purnomo H, Zuhud Ubaidillah &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Inovasi teknologi untuk pendidikan mutlak dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0, karena teknologi digital dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di sektor pendidikan. Fleksibilitas, efektifitas dan efisiensi penggunaan teknologi yang tepat dapat menembus ruang dan waktu dalam menjembatani komunikasi antar para pemangku kepentingan dalam proses pendidikan. Penerapan sistem monitoring pembelajaran online sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS dengan mitra sekolah Al Uswah Surabaya, menjadi solusi terhadap sistem yang masih konvensional yang kurang efektif dan efisien serta rentan terhadap ketidakakuratan akibat kesalahan manusia. Pada akhirnya, dengan sistem ini dapat memperbaiki pelayanan dan kinerja, sehingga efektivitas dan efisiensi proses tersebut meningkat. Parameter penting yang direkam menjadi database oleh sistem monitoring pembelajaran terkait kehadiran siswa, kehadiran guru dan durasi waktu proses belajar mengajar dapat dianalisis secara statistik deskriptif. Fitur sistem yang mampu diakses orang tua siswa, bahkan dapat menjadi media promosi untuk meningkatkan reputasi sekolah serta peran serta orang tua/wali siswa dalam mendukung kesuksesan kegiatan pendidikan. Sistem elektronik ini tidak akan memberikan hasil optimum jika tidak diiringi dengan perubahan pemahaman dan perbaikan budaya belajar mengajar guru, siswa, serta manajemen sekolah. Atau sebaliknya, dengan kehadiran sistem ini secara tidak langsung dapat memaksa untuk terjadinya perubahan budaya belajar-mengajar ke arah yang lebih baik secara bertahap. Dalam penelitian ini parameter penting terkait kegiatan proses belajar mengajar selanjutnya dianalisis untuk menemukan hubungan yang mendukung hipotesis terkait peningkatan budaya belajar mengajar dan reputasi sekolah melalui penggunaan sistem berbasis teknologi komunikasi dan informasi ini.

Yuni Astuti; Tuti Anggarawati; Revi Arysa Bagaskari; Nicky Galuh; M. Naafi’izko +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kanker serviks merupakan salah atau penyakit keganasan pada leher rahim atau serviks uteri dan terjadi jika sel-sel serviks menjadi abnormal dan membelah secara tidak terkendali. Kanker serviks ini masih menjadi masalah kesehatan utama bagi wanita dan tingkat prevalensinya sangat tinggi di Indonesia. Di Kelurahan Meteseh bulan Januari-Sepetember 2018 terdapat kasus kanker serviks sebanyak 4 orang. Intervensi untuk mencegah terjadinya kanker ke stadium lanjut maka wanita usia subur perlu diberikan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan tentang deteksi dini dan pencegahan kanker serviks. Wanita Usia subur diharapkan mau melaksanakan pemeriksaan IVA dan Paps Smear sehingga kanker serviks bisa dicegah sedini mungkin.      

Dwi Mulianda; Margiyati; Andre Dwi Susilo; Jeffri Riyan Mustakim; Nur Khasanah +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Peningkatan asam urat (hiperurisemia) didefinisikan sebagai peninggian kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl. Hiperurisemia perlu dilakukan penatalaksanaan untuk membatasi serangan akut, mencegah kekambuhan, dan mencegah komplikasi yang terkait dengan pengendapan kristal urat di jaringan, serta mencegah kecacatan fisik. Penatalaksaan hiperurisemia selain dapat diselesaikan secara farmakologis menggunakan obat-obatan, namun dapat juga dilakukan secara non farmakologis dengan melakukan senam ergonomis, serta manajemen nutrisi. Kegiatan ini bertujuan agar lansia di Posyandu Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang dapat mengetahui penatalaksanaan peningkatan asam urat (hiperurisemia). Berdasarkan Evidance Based penatalaksanaan peningkatan asam urat dengan obat-obatan, senam ergonomis, dan manajemen nutrisi signifikan berpengaruh terhadap penurunan asam urat dalam darah. Hasil pengabdian masyarakat diantaranya adalah Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang yang hadir pada tanggal 10 Februari 2019 sebanyak 56 orang; Screening asam urat 16 orang (28,6 %) mengalami peningkatan asam urat, 33 orang (58,9 %) asam urat normal, dan 7 orang (12,5 %) asam urat low; terdapat peningkatan pengetahuan lansia   setelah diberikan pendidikan kesehatan penatalaksanaan peningkatan asam urat; terdapat peningkatan ketrampilan lansia   dalam melakukan senam ergonomic sebagai penatalaksanaan peningkatan asam urat; Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang sudah menerapkan penatalaksanaan peningkatan asam urat dalam kehidupan sehari-hari.