Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3781-3800 of 4,191

Analytics

Furqon, Muhammad; Rasyadan, Erson; Rasyadan, Erson; Mahezs, Faza Iza; Mahezs, Faza Iza +4 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Masyarakat Indonesia merupakan komunitas yang telah ada sejak dahulu kala. Dalam perjalanannya, terdapat seperangkat nilai yang dijunjung oleh masyarakat Indonesia yang biasa juga disebut sebagai kearifan lokal. Salah satu bentuk dari kearifan lokal tersebut adalah memprioritaskan wanita dibanding pria dalam berbagai urusan. Akan tetapi, dalam sudut pandang Hak Asasi Manusia (HAM), posisi pria dan wanita adalah setara yang berarti pria tidak memiliki keharusan untuk menyerahkan haknya kepada wanita dalam keadaan tidak darurat. Di Indonesia, HAM sudah dicantumkan di UUD 1945 sehingga memiliki dasar hukum yang jelas. Paper ini disusun dengan tujuan memberikan pemahaman pengaruh norma dan kebiasaan lokal masyarakat Indonesia terhadap fenomena memprioritaskan wanita dalam berbagai aktivitas dan kaitannya dengan kesetaraan gender yang terkandung dalam Hak Asasi Manusia. Penelitian ini dilakukan dengan metode semi kuantitatif dengan menyebarkan survey online dan dilakukan pendekatan deskriptif dengan studi literatur. Hasil yang diperoleh adalah fenomena ini bukan merupakan pelanggaran HAM. Namun, dapat menyebabkan konflik sosial apabila tidak ditangani dengan baik.

Mauna, Duta; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Kondisi Indonesia saat ini dapat dilihat dari perilaku dan kepribadian masyarakat indonesia, sebagaimana tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Di jaman sekarang ini banyak pemuda yang tidak mengimplementasikan pancasila dalam kehidupan sehari-hari, maka dari itu sebagai warga negara Indonesia yang baik pemuda harus dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang tertuang didalam pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Agar terwujudnya pelaksanaan ideologi pancasila dengan baik dikalangan masyarakat. Kata kunci : Ideologi, pancasila, implementasi, dasar negara, masyarakat ABSTRACT The current condition of Indonesia can be seen from the behavior and personality of the Indonesian people, as reflected in daily life. In this day and age there are many youths who do not implement Pancasila in their daily lives, therefore as good citizens, youths must be able to understand and implement the values contained in Pancasila as the basis of the state and the nation's ideology. In order to realize the implementation of the Pancasila ideology well in the community. Keywords: Ideology, Pancasila, implementation, state foundation, society

Annisa, Hannah; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Konflik antar budaya di Indonesia saat ini masih menjadi problematika yang belum terselesaikan. Indonesia sebagai negara kepualauan melahirkan keragaman ras, suku, dan budaya yang melandasi konsep kebudayaan nasional. Potensi akan konflik kebudayaan tidak dapat kita hindari. Pada dasarnya keterkaitan antara Geopolitik Indonesia, wawasan nusantara, dan kebudayaan nasional sangat erat, akan tetapi masyarakat Indonesia masih belum menyadari hal tersbut. Melalui studi literatur kita mempelajari kembali konsep dasar kewarganegaraan sehingga di dalam kehidupan nyata dapat kita implementasikan sebagai solusi dari adanya fenomena konflik antar budaya di Indonesia. Konflik antar budaya yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh banyak hal seiring perubahan zaman, namun apabila kita cermati maka faktor utama dari konflik budaya tersebut adalah rendahnya kesadaran masyarakat sebagai bagian dari kesatuan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita dan mempertahankan keutuhan Negara Indonesia. Dari hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa suatu bangsa dalam menyelengarakan kehidupannya tidak terlepas dari pengaruh lingkungannya, yang didasarkan atas hubungan yang saling berkaitan antara filosofi bangsa, idiologi, aspirasi, dan cita-cita yang dihadapkan pada kondisi sosial masyarakat, budaya dan tradisi, keadaan alam dan wilayah serta pengalaman sejarah.

suargana, lisnawati; Anggraeni Dewi, Dinie

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Bangsa Indonesia selaku negara yang tidak dapat menjauhi tantangan globalisasi, namun dengan berpegang pada Pancasila selaku panduannya, prinsip Indonesia hendaknya bisa mempertahankan jati diri serta eksistensinya. Riset ini berisi tentang apabila memelihara semangat nasionalisme dalam benak generasi muda semenjak masa anak- anak akan membuat mereka lebih tangguh terhadap pengaruh negatif serta pergantian moral yang menjadi- jadi di masa globalisasi. Jadi, dengan memantapkan moralitas serta etika lewat pembelajaran Pancasila, generasi muda Indonesia bakal lebih siap buat hadapi globalisasi serta mempertahankan fakta diri Indonesia dikala yang bersamaan. Nilai kebudayaan yang jadi ciri bangsa Indonesia, semacam gotong royong, silahturahmi, ramah tamah dalam warga jadi keistimewaan dasar yang bisa menjadikan masing- masing orang warga Indonesia untuk mencintai serta melestarikan kebudayaan bangsa sendiri. Tetapi ciri masyarakat Indonesia yang diketahui selaku masyarakat yang ramah serta sopan santun disaat ini mulai pudar semenjak masuknya budaya asing ke Indonesia yang tidak bisa dipilih dengan baik oleh warga Indonesia. Hingga, dalam Mengenai ini pemerintah mempunyai peranan berarti buat mempertahankan nilai- nilai kebudayaan Indonesia dalam kehidupan masyarakatnya. ABSTRACT Indonesia as a country that cannot resist the challenges of globalization, but by adhering to the pancasila as its guidelines, its principles should be able to defend itself and existence. The research is about keeping a nationalistic spirit in the minds of youth since childhood will make them more resilient to the negative influences and the demoralizations of globalization. So, by reinforcing morality and ethics through pancasila study, the Indonesian younger generation will be better equipped to face globalization and maintain Indonesian fact at the same time. The cultural value of the Indonesian people, such as cooperation, silahturahmi, isa basic privilege that can make indonesians love and preserve their own culture. But the Indonesian people known as a friendly and civilised society have begun to wane since the influx of foreign cultures into Indonesia that Indonesia has not been able to choose well. Until then, governments have a meaningful role to maintain Indonesian cultural values in their societies

Nurhasanah, Lanny; Siburian, Bintang Panduraja; Fitriana, Jihan Alfira

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Globalisasi merupakan suatu peristiwa yang menimbulkan banyak perubahan dalam segala aspek kehidupan masyarakat terutama generasi muda. Kemudahan dalam mendapatkan informasi mengubah pola pikir generasi muda menjadi lebih modern. Hal ini, dapat mempengaruhi minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Oleh karena itu, penulisan paper ini bertujuan untuk memaparkan tentang pengaruh modernisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional indonesia di era globalisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu dengan studi pustaka dengan mengumpulkan berbagai referensi baik sumber primer dan sekunder yang relevan dengan generasi muda dan kesenian tradisional di era globalisasi. Hasil dari kajian penelitian menunjukkan bahwa arus globalisasi sangat mempengaruhi kehidupan dan pola pikir generasi muda menjadi lebih modern, pemikiran ini membuat sebagian dari mereka berpikir bahwa sesuatu yang tradisional seperti kesenian tradisional itu sesuatu yang kuno sehingga ketertarikan dan minat mereka terhadap kesenian tradisional mulai berkurang dan mulai melupakan kesenian tradisional. Faktor lainnya adalah banyaknya generasi muda yang menganggap kesenian dari negara asing itu lebih baik dan lebih menarik daripada kesenian tradisional Indonesia, dan juga kurangnya kesadaran mereka akan pentingnya mempertahankan kesenian tradisional yang merupakan identitas nasional Indonesia.

Rahmat Ismail; Windi Astuti; Dora Susetyaningdyah

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Peraturan Menteri Kesehatan Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, menetapkan bahwa semua tenaga kefarmasian dalam melaksanakan tugas profesinya di puskesmas agar mengacu pada standar tersebut. Standar Pelayanan Kefarmasian ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian, menjamin kepastian hukum bagi tenaga kefarmasian, dan melindungi pasien dan masyarakat dari penggunaan obat yang tidak rasional dalam rangka keselamatan pasien. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis standar pelayanan kefarmasian di puskesmas wawonasa kota manado yang mengacu pada Standar Pelayanan Kefarmasian di puskesmas menurut peraturan menteri kesehatan No 74 Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara kepada apoteker penanggung jawab apotek di puskesmas wawonasa dan dilakukan analisis menggunakan metode Conteks, Input, Proses, dan Produk (CIPP). Dalam penelitian ini Standar I adalah pengelolaan perbekalan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai, dan standar II adalah pelayanan farmasi klinis. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa standar I dan II, masing-masing memiliki ketentuan yang belum terlaksana, untuk standar I ketentuan yang terlaksana sebesar 80% dan untuk standar II ketentuan yang terlaksana sebesar 72,72%, sehingga dapat dikategorikan bahwa pelaksanaan ketentuan untuk Standar I dan II oleh Puskesmas Wawonasa Kota Manado termasuk kategori sedang.  

Nelawati Radjamuda; Ike Fitrah; Agust Laya

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Gizi buruk menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak. Salah satu masalah pertumbuhan pada balita adalah terhambatnya pertumbuhan tinggi badan anak sehingga anak tumbuh tinggi tidak sesuai dengan umurnya yang disebut dengan balita pendek atau stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran dan factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ollot tahun 2019. Desain pada penelitian ini menggunakan cross sectional dengan penelitian survey analitik. Sampel yang sebanyak 91 responden. Analisis yang digunakan chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini sebanyak 13% balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot yang berat lahirnya <2500gram BBLR, 75% berstatus infeksi penyakit (diare dan ISPA), 65% tidak mendapatkan ASI Eksklusif, dan 91% balita memiliki status imunisasi dasar lengkap. Dililihat dari hasil analisis terdapat hubungan beramakna antara faktor pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot Tahun 2019. Diharapkan Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten untuk dapat memberikan informasi secara luas melalui penyuluhan maupun pelatihan kepada masyarakat ataupun kader kesehatan mengenai status gizi balita khusunya stunting.    

Joelyismianto, Aamdea Cahyana; Kusjuniati, Kusjuniati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Pada saat ini banyak masyarakat mulai melihat produk makanan berdasarkan kehalalannya, perhatian masyarakat pada kosmetik dan tempat-tempat yang berbasis syari’ah. Dari berbagai macam merek kosmetik dan perawatan kulit Oriflame menjadi salah satu pilihan masyarakat.Dari latar belakang tersebut maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut,1)Apakah ada pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian produk Oriflame?.2)Apakah ada pengaruh sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian produk Oriflame?.3)Apakah ada pengaruh promosi dans ertifikasi halal secara simultan terhadap keputusan pembelian produk Oriflame?.Penelitian ini bertujuan 1)Untuk mengetahui pengaruh Promosi terhadap keputusan pembelian produk Oriflame.2)Untuk mengetahui pengaruh Sertifikasi Halal terhadap keputusan pembelian produk Oriflame.3)Untuk mengetahui pengaruh Promosi dan Sertifikasi Halal secara simultan terhadap keputusan pembelian produk Oriflame di Denpasar.Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi penelitian ini adalah member Oriflame yang melakukan order pada consultant Ayu Samira 5377073. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang. Teknik yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah uji regresi berganda dan uji asumsi klasik dengan menggunakan SPSS for windows 10 versi 25.Dari hasil pengolahan data ditemukan hasil penelitian bahwa uji regresi beganda adalah 7.324, 0893 dan 0.331, kemudian di dapatkan hasil uji Parsial untuk pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian sebesar 3.728 dan pengaruh sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian sebesar 3.147 dengan hasil Uji F yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh antar variabel independent terhadap variabel dependent. Serta hasil dari uji koefisien determinasi R² sebesar 0,318 yang artinya besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukkan bahwa variabel independen yang terdiri dari promosi dan sertifikasi halal memiliki pengaruh cukup hingga mencapai 31.8% terhadap Keputusan Pembelian Produk Oriflame pada Kalangan Mahasiswa di Denpasar.

Atika Riasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This empowerment was carried out bearing in mind that there are still many banana tree fronds that are not used and only become waste, therefore to overcome the large amount of banana frond waste in Marga Mulya Village. And to find out what the benefits of banana fronds are for processed products that are useful and have economic value, we make use of these banana fronds by making processed banana fronds chips that have high economic power by empowering housewives in Marga Mulya Village. This community empowerment is carried out every Saturday with four meetings. And it is hoped that the manufacture of banana chips which has been implemented in Marga Mulya Village can continue and help the economy of local residents.

Ali, Bayu Maulana; Agrosamdhyo, Raden; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Zakat sebagai instrument pembangunan perekonomian dan pengentasan kemiskinan umat didaerah. Memiliki banyak keunggulan dibandingkan instrument fiskal konvesional yang kini telah ada. Oleh karena itu, dalam rangka penyaluran dana zakat sebagai sebuah kekuatan ekonomi masyarakat, maka keberadaan institusi zakat sebagai lembaga publik yang ada di masyarakat menjadi amat sangat penting. Adapun fokus dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi penyaluran dana ZIS program sosial di Laznas Dewan Da’wah Provinsi Bali? 2) Bagaimana penyaluran dana ZIS program sosial di Laznas Dewan Da’wah Provinsi Bali? Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui strategi penyaluran dana ZIS program sosial di Laznas Dewan Da’wah Provinsi Bali. 2) Untuk mengetahui penyaluran dana ZIS program sosial di Laznas Dewan Da’wah Provinsi Bali. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Untuk menentukan informan, peneliti memilih informan yang mengerti tentang fokus dari penelitian ini. Sumber data penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data menggunakan dua metode yaitu wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian kualitatif antara lain, analisis data sebelum di lapangan dan analisis data di lapangan model Miles and Huberman yang berisi data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing/verification (kesimpulan). Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut 1) Strategi yang diterapkan dalam penyaluran dana ZIS program sosial Laznas menggunakan tahapan survei, konfirmasi, pemberian dana dan monitoring. 2) penyaluran dana dari program sosial melalui beberapa sub-program agar dapat menjangkau lebih banyak yang membutuhkan.

Afifah, Imroatul; Kurniawati, Kurniawati; Gunawan, Agus Hendra

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Dalam meningkatkan minat muzaki berzakat melalui Baznas Provinsi Bali tentu ada faktor-faktor yang dapat menimbulkan minat diantaranya faktor dorongan dari dalam diri, faktor motif sosial, dan faktor emosional. Fokus penelitian ini adalah: 1. apa saja faktor-faktor dalam meningkatkan minat muzaki berzakat melalui Baznas Provinsi Bali, 2. bagaimana cara Baznas Provinsi Bali dalam meningkatkan minat muzaki berzakat melalui Baznas Provinsi Bali. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui faktor-faktor dalam meningkatkan minat muzaki berzakat melalui Baznas Provinsi Bali, 2. Untuk mengetahui cara Baznas Provinsi Bali meningkatkan minat muzaki berzakat melalui Baznas Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai fakta atau informasi yang diperoleh dari informan , aktivitas, dan tempat yang menjadi subjek penelitian, informan dalam penelitian ini adalah 5 orang muzaki dan 3 karyawan Baznas Provinsi Bali, karena adanya social distancing dalam menanganan COVID-19 maka informat yang diambil hanya 8 orang. Serta teknik pengumpulan data berupa: wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian: 1. Faktor-faktor dalam meningkatkan minat muzaki berzakat melalui Baznas Provinsi Bali yakni karena faktor dorongan dari dalam diri, faktor motif sosial, dan faktor emosional yang dapat menimbulkan minat. 2. Cara Baznas Provinsi Bali dalam meningkatkan minat muzaki yakni adanya sosialisasi terhadap masyarakat umum dan lembaga zakat, juga meningkatkan pelayanan dan plattform-plattform yang disediakan agar dapat menarik minat para muzaki untuk berzakat langsung melalui Baznas Provinsi Bali.

Savitri, Indah Erwina; Kusjuniati, Kusjuniati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1) Strategi model kencleng dalam meningkatkan jumlah munfiq di Baznas Kota Denpasar. 2) Kendala yang dihadapi Baznas Kota Denpasar dalam melaksanakan strategi model kencleng untuk meningkatkan jumlah munfiq. Metodepenelitian ini deskriptif-kualitatif. Informan 12 orang yang dipilih secara purposive.Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, strategi model kencleng yang dilakukan Baznas Kota Denpasar berasaskan agama, amanah dan kemanfaatan, dapat meningkatkan jumlah munfiq yang meliputi agama dan kemanusiaan. Faktor penghambat yaitu : kurangnya SDM dalam mengelola kencleng sehingga terjadi tumpang tindih pekerjaan, kurangnya antusiasme dan semangat dalam mensosialisasikan program kencleng, kurangnya fasilitas yang memadai termasuk pengadaan kaleng kencleng, kurangnya kesadaran masyarakat akan wajib bersedekah jika seseorang telah dikatakan mampu, kurangnya kepercayaan UPZ, kurangnya pemahaman orang tua mengenai maksud dan tujuan program kencleng, adanya badan amil lain selain Baznas Kota Denpasar sehingga jumlah munfiq mengalami peningkatan yang kurang maksimal, Pandemi Covid-19 sehingga menghambat proses sosialisasi, pendistribusian dan pengumpulan kencleng.

Rahmawati Husain; Uti Nopriani; Nur Rahma Amir; Fadli K Baligombo; Siti Ramadhani +3 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Desa Tambu merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong. Sasaran kegiatan PKM ini adalah masyarakat yang memiliki ternak sapi. Pelaksanaan kegiatan program PKM ini dilaksanakan oleh tim pelaksana yang terdiri dari mahasiswa dan dosen Universitas Sintuwu Maroso Poso. Metode dalam kegiatan PKM meliputi observasi, pelayanan kesehatan ternak dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan PKM menunjukan bahwa pengetahuan peserta PKM mengalami peningkatan. Secara rinci diuraikan bahwa 90% sangat mengetahui pelaksanaan kegiatan PKM, 82% sangat mengetahui tentang pemeliharaan kesehatan ternak sapi yang baik, dan 75% sangat mengetahui manfaat pemberian vitamin B kompleks pada ternak sapi.  

Lella Anita

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Banyak UMKM yang ada di daerah sekitar kita masih menggunakan pencatatan pengeluaran usaha secara sederhana dan sejatinya belum mengerti bagaimana perhitungan dari harga pokok penjualan dan bagaimana caranya memanajemen resiko-resiko yang ada pada usaha yang dimiliki, Alasannya para pemilik usaha ini hanya tau dari banyaknya penjualan, yang penting untung dan masih ada modal untuk usaha lagi. Selain itu para pemilik UMKM ini terkadang hanya membuka usaha dengan modal nekat tanpa memperhatikan resiko resiko yang dihadapi dan cara mengatasinya. Kegiatan sosialisasi ini bertitiktolak pada pendampingan masyarakat pemilik UMKM yang ada di Desa Telogo Rejo Batanghari Lampung Timur, melalui Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Penjualan Dan Manajemen Resiko mampu meningkatkan kualitas para pemilik UMKM agar dapat mengelola keuangannya dengan baik serta meningkatkan kualitas usahanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan perhitungan harga pokok penjualan dan manajemen resiko.    

Dwitya Agustina; Erza Sofian; Miftahul Jannah; Chance Ginaya Bancar; Farrez Al Hakim +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai dampak ekonomi dari Pandemi Covid-19 terkait regulasi pemerintah berupa pembatasan aktivitas membuat banyak performa di berbagai sektor bisnis menurun, terutama bagi perusahaan besar atau korporasi. banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi ini baik bagi “pemain” lama maupun yang baru terjun ke dunia wirausaha sejak pandemi Covid-19 ini. Proses pengabdian masyarakat meliputi kegiatan tahap FGD, tahap survey, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini dimana dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas fisik diluar rumah dan mengakibatkan banyak dari pendapatan yang dilakukan oleh bisnis secara konvensional menurun dan mendorong mereka untuk beralih tempat berjualan ke ranah dunia maya dikarenakan meningkatnya aktivitas pengguna media sosial. UMKM yang berada di Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2021 hingga sampai saat ini.   Kata Kunci:

Amalia Nuruul Azizah; Febri isnawati; Fitri Rahmawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak sekali minuman yang beredar dikalanganmasyarakat. Salah satunya minuman yang menawarkan khasiat kesehatan bagi tubuh. Di indonesia banyak minuman kesehatan yang sudah biasa dikonsumsi, salah satunya minuman jahe. Hanya saja karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu yang lama sehingga minuman ini tergeser oleh minuman lain yang lebih praktis, selain itu juga minuman jahe kurang memiliki daya tarik terhadap anak muda yang lebih memilih minuman yang kekinian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan suatu inovasi dengan membuat minuman herbal instan dengan menggunakan bahan baku jahe yang dilakukan pelatihan juga kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah menikmati khasiat dari minuman jahe tersebut dan dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan penghasilan terutama untuk ibu-ibu. Dalam kegiatan pelatihan ditemukan suatu temuan bahwa masyarakat sangat membutuhkan kegiatan yang mampu memberdayakakan ibu-ibu sehingga mamu menambah penghasilan keluarga. Selain itu ditemukan data bahwa setelah minuman jahe dikemas secara instan peminat minuman tersebut bertambah dari kalangan masyarakat muda hingga tua.

Febri isnawati; Alfi Muklis Kurniawan; Vian Nova Erika

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman kaya manfaat dan mudah dibudidayakan. Budidaya TOGA merupakan salah satu alternatif cerdas di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang tidak menentu. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang tanaman obat dan manfaatnya, serta dapat membudidayakan TOGA dengan baik. Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan kepada masyarakat Dusun Besar, Desa Sidomulyo. Kegiatan budidaya ini diikuti oleh tiga keluarga mitra. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa semua peserta bisa membudidayakan TOGA dengan baik. Hal ini terbukti dari tanaman obat yang ditanam dirawat dengan baik dan mulai tumbuh tunas baru.

Sujoko Winanto; Dadan Ramdhan; Muhammad Alfriandra Hedza Ramadhan; Niken Chaerunisa; Fadel Hafidh Isman +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program Pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus mengenai industri sektor pertanian maupun perkebunan seringkali diarahkan untuk mendorong sektor industri lainnya untuk menyediakan bahan baku. Dan hal ini menjadi kelemahan dalam meningkatkan lapangan usaha industri yang seharusnya dapat lebih menguntungkan banyak pihak. Selain itu, penggunaan internet menjadi salah satu media yang tidak tertinggal dalam meningkatkan produktivitas dan interaktif dengan target pasar dalam lapangan usaha sebuah industri. Kami berfokus pada usaha dalam mengoptimalkan hubungan antara sektor perkebunan dengan sektor industri agar bahan baku mentah hasil perkebunan dapat memiliki nilai tambah produk dan dapat menciptakan sumber daya manusia yang produktif. Berjalannya program ini, hasil yang telah tercapai sampai dengan 12 Juni 2021 yaitu, produksi 3 varian sambal (Sambal Bawang, Sambal Bajak, dan Chili Oil) yang di-packing dengan botol 150ml. Proses program ini dalam memproduksi sambal ‘Nyambel Neh’ sudah hampir mencapai tahap penjualan yang diharapkan mampu memberikan dampak dari segi ekonomi Padepokan Siti Dhumillah, Bogor.    

Astreawati, Puput

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Hypertension is a condition of increasing systolic blood pressure ≥140 mmHg and or diastolic blood pressure ≥90 mmHg. According to information from the Pakuan Baru Village Puskesmas, hypertension is the second highest disease in Pakuan Baru Village in 2020. The purpose of this community service is to increase public knowledge of matters related to hypertension. The sample selection uses nonrandom sampling (purposive sampling) sampling technique and must meet the inclusion criteria, direct blood pressure examination, convey information about hypertension and provide pre-test and post-test as an evaluation of public knowledge. The results of the pre-test knowledge of the use of hypertension drugs in the community were obtained as good as 35%, namely (7 people), 5% enough (1 person) and poor 60% (12 people). The results of the post-test knowledge of the use of hypertension drugs in the community were obtained as good as 60%, namely (12 people), enough 35%, namely (7 people) and bad 5% (1 person). Hipertensi merupakan keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Menurut informasi dari Puskesmas Kelurahan Pakuan Baru, hipertensi merupakan penyakit tertinggin kedua di Kelurahan Pakuan Baru pada tahun 2020. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap hal- hal yang berhubungan dengan penyakit hipertensi. Pemilihan sampel menggunakan metode teknik pengambilan sampel secara nonrandom sampling (purposive sampling) dan harus memenuhi kriteria inklusi, pemeriksaan secara langsung tekanan darah, penyampaian informasi tentang hipertensi serta pemberian pre-test dan post-test sebagai evaluasi dari pengetahuan masyarakat. Hasil pre-test pengetahuan penggunaan obat hipertensi pada masyarakat diperoleh baik sebanyak 35% yaitu (7 orang), cukup 5% yaitu (1 orang) dan buruk 60% (12 orang). Hasil post-test pengetahuan penggunaan obat hipertensi pada masyarakat diperoleh baik sebanyak 60% yaitu (12 orang), cukup 35% yaitu (7 orang) dan buruk 5% (1 orang).

Sugiaryo, Sugiaryo

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian masyarakat ini dilakukan pada guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan bimbingan, pelatihan, dan pendampingan pada guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta dalam memahami hak-hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru. Dari hasil diskusi, sebagian besar guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta kurang memahami dengan baik hak-hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru. Akibatnya dalam menjalankan tugas profesinya tidak jarang guru mengalami masalah. Baik masalah dengan peserta didik maupun dengan orang tua peserta didik, seperti diantaranya tindak kekerasan, intimidasi, pelecehan, dan sebagainya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah seminar dan pendampingan, baik melalui media sosial maupun konsultasi. Luaran dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) Terselenggaranya seminar tentang perlindungan hukum dan kode etik profesi guru yang berdampak pada peningkatan pemahaman guru-guru SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA anggota PGRI Kota Surakarta tentang hak dan kewajiban serta kode etik profesi guru; (2) Publikasi ilmiah di jurnal pengabdian adiwidya dengan ISSN (online) 2598-2281 dan ISSN (offline) 2598-2273