Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 361-378 of 378

Analytics

Herbi Kriswanto; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra; Greget Widhiati

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas tentang pentingnya penggunaan media audio visual dalam menciptakan semangat belajar anak sekami. Penulis melihat bahwa banyak anak sekami  yang tidak bersemangat dalam mengikuti kegiatan sekami karena mereka merasa bosan dan tidak tertarik dengan apa yang dilihat, didengar, dan dilakukan selama proses kegiatan berlangsung. Teristimewa anak-anak  sekami  yang  berada  di  stasi-stasi  yang  terpencil  atau  jarang  ada kegiatan SEKAMI. Hal ini terlihat dari jumlah keaktifan anak sekami yang kurang aktif. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka yang menelaah tentang teori-teori media, teori audio visual, teori semangat belajar dan SEKAMI. Penelitian ini juga memberikan usulan program yang dapat digunakan oleh para Pembina sekami dalam pembinaan menggunkan media audio visual. Media merupakan alat bantu yang dapat digunakan seorang Pembina SEKAMI untuk menyampaikan materi pembinaan untuk anak SEKAMI. Media yang efektif dalam pembinaan iman ialah media audio visual. Media audio visual merupakan media yang memadukan unsur gambar dan suara. Penggunaan media audio visual dalam kegiatan SEKAMI dapat membantu anak SEKAMI untuk lebih mengenal peristiwa-peristiwa masa lampau dan dapat meningkatkan semangat belajar anak SEKAMI

Kris Sandra Dewi Uba; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana proses pelaksanaan katekese katekumenat sebagai media bagi pembinaan iman calon baptis di paroki Santo Fransiskus Asisi Parenggean. Permasalahannya adalah sebagian umat yang telah dibaptis namun jarang ke Gereja. Kebiasaan umat Katolik di paroki Santo Fransiskus Asisi Parenggean pergi ke Gereja hanya pada saat hari raya besar seperti Natal dan Paskah, sedangkan pada hari Minggu Biasa mereka jarang ke Gereja. Dalam  penelitian  ini,  peneliti  menggunakan  jenis kualitatif. Data yang diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yaitu menyajikan data dan menarik kesimpulan. Tempat pelaksanaan di paroki Santo Fransiskus Asisi Parenggean. Dengan informan yang berjumlah 8 orang yang dikelompokkan menjadi dua yaitu katekumen dan petugas pastoral yaitu pastor paroki, 1 katekis dan 1 pembina sebagai simpatisan yang membantu katekis serta 5 orang katekumen yang telah menerima sakramen baptis.

Giena, Vike Pebri; Pawiliyah, Pawiliyah; Efrianto, Erwin

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Population. To realize healthy and quality elderly, health promotion must be carried out as early as possible, one of them through the formation and development of elderly posyandu groups. Purpose: This study aims to study the relationship of family support and the role of health volunteer with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, Karang Tinggi District, Bengkulu Tengah Regency. Methods: This research uses analytic survey design with cross sectional approach. The population in the study were all elderly people who participated in the Posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center as many as 53 people. Sampling in this study using a total sampling technique. Data collection in this study uses primary and secondary data. Data analysis was performed univariately and bivariately. Results: The results obtained: (1) There is a relationship of family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a moderate relationship category; (2) There is a relationship between the role of health volunteer and the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, with the category of moderate relationship; (3) There is a relationship between the role of health volunteer and family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a very close relationship category. Conclusion: The role of health volunteer and family support are factors related to the utilization of posyandu for the elderly. With the support from their families, the elderly tend to be more active in participating in posyandu activities for the elderly. Latar Belakang: Indonesia termasuk negara yang akan masuk ke penduduk struktur tua dengan persentase penduduk lansia mencapai 7,6% dari total penduduk. Untuk mewujudkan lansia sehat dan berkualitas, harus dilakukan pembinaan kesehatan sedini mungkin salah satu melalui pembentukan dan pembinaan kelompok posyandu lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan dukungan keluarga dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding Kecamatan Karang Tinggi  Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain  survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia yang mengikuti posyandu lansia di wilayah kerja wilayah kerja Puskesmas Karangnanding sebanyak 53 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sedang;  Ada hubungan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding, dengan kategori hubungan sedang; Ada hubungan kategori peran kader sedang dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sangat erat. Simpulan: Peran Kader dan Dukungan keluarga adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Dengan dukungan dari keluarga para lansia cenderung lebih aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia.

Sri Yuwanti; Ahmad Mansur; Bagus Reza Hariyadi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This activity is a community service activity for the people of Purbosari village, Ngadirejo sub-district, Temanggung Regency. as part of the activities of the Central Java Province Bappeda for the 2017 fiscal year. The problem that is being handled is the problem of the loss of livelihoods of the tobacco farming community due to restrictions on tobacco farming and tobacco products. This activity is also an implementation  of  the   Regulation   of  the  Minister  of   Finance of the Republic of Indonesia Number: 28 / PMK.07 / 2016 concerning the Use, Monitoring and Evaluation of Tobacco Excise Production Sharing Funds. The model used is a community-based tourism development model as a form of the tourism sector's creative economy that provides optimal benefits to the community. The service process is carried out by means of efforts to empower the people's economy in the tourism sector with a community-based tourism (CBT) approach or community-based tourism by involving local communities in activities, which include the introduction of tourism potential and training on the utilization of local non-tobacco agricultural potentials to be processed into culinary products and by by tours. The local community is motivated to become the main actor in the management of tourism activities that arise from the utilization of the local potential that exists in the service location. The result of this activity is the achievement of community understanding of tourism as an alternative to activities other than tobacco farming, understanding of local tourism potential, development of tourism activities and tourism support activities in the location.

maryatun, Maryatun; Widodo, Sri; Suparmi, Suparmi; Indarwati, Indarwati

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Latar Belakang : Kader kesehatan adalah seseorang yang dekat dengan masyarakat dan mebantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kelurahan Jetis terdapat 75% kader adalah rumah tangga yang memiliki pekerjaa tidak tetap, sedangkan sebagai petugas kader kesehatan tidak mendapatkan upah dan hanya diberikan reward untuk periksa kesehatan gratis ke puskesmas sehingga kondisi ini memprihatinkan bagi kesejahteraan kader. Kader kesehatan kelurahan Jetis selama ini hanya membantu mengelola jajanan tradisional dan tidak menjadi penjual jajanan tersebut, tetapi ada kader yang sudah memiliki usaha sendiri tetapi belum memanfaatkan internet atau online. Tujuan : melakukan pembinanaan kader dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam bidang kesehatan pelayanan sederhana perlunya melakukann pembinanaan dalam bidang perekonomian sebagai upaya membantu berdirinya usaha yang dikelola oleh kader bersama-sama secara mandiri. Metode : Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahap yaitu (1). Pelatihan kader dalam bidang perkenomian, (2). Melatih kader dalam menggunakan aplikasi dalam pemasaran online bisnis, (3). Memberikan tantangan untuk kader dalam pembuatan jajanan sehat yang dapat dikembangkan sehingga meningkatkan pendapatan, (4). Memotivasi dan melakukan pendampingan untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha mereka sendiri. Hasil : 55% kader kesehatan dapat menggunakan aplikasi yang dapat membantu mengelola data posyandu tetapi dapat dijadikan tempat untuk memasarkan dari usaha mandiri kader sehingga dapat meningkatkan perekonomian kader. Kesimpulan : Kegiatan PPDM dengan 4 (empat) tahap dalam meningkatkan Kesejahteraan kader kesehatan Kelurahan Jetis dapat ditingkatkan melalui usaha mandiri dengan strategi marketing yang baik yaitu melalui internet atau online.Kata Kunci : Kader Kesehatan, reward, ekonomi, aplikasi, online.

Ona Priskila; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pasangan hidup  katekis  dalam  karya  pastoral  di  Paroki  Raja  Semesta  Alam  Nanga  Bulik. melalui studi ini diharapkan agar para pasangan hidup katekis dapat menyadari bahwa mereka  memiliki  peran  yang  sangat  besar  dalam  mendukung  pelayan  pasangan seorang katekis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.  Data  diperoleh  dengan  cara  observasi,  wawancara  dan  dokumentasi. Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi dialog dengan para informan yang telah ditentukan, profil informan, penentuan tema, refleksi,implikasi, sintesis, prospek yang akan terjadi kedepan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pasangan hidup katekis di Paroki Raja Semesta Alam Nanga Bulik sangat mendukung pasangannya yang memiliki propesi sebagai seorang katekis, namun ada beberapa pasangan hidup katekis yang kurang memahami propesi pasangannya sebagai seorang katekis. Kesimpulan dalam sebuah penelitian ini adalah   peran pasangan hidup sangatlah penting dan sangat berpengaruh bagi tugas pelayanan seorang katekis. Pentingnya sebuah pembinaan para pasangan hidup katekis yang dapat membantu mereka  agar  mereka  tau  bagaimana  tugas  dan  tanggung  jawab  seorang  pekerja pastoral atau katekis. Dari pihak gereja dapat memberikan sebuah katekese atau rekoleksi guna membantu menghadapi sebuah persoalan yang sering terjadi di dalam kehidupan rumah tangga katekis terutama bagi para pasangan hidup katekis.  

Rafika, Diah; Kusjuniati, Kusjuniati; Kurniawati, Kurniawati

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

DSM's efforts in helping the government to reduce poverty. One of the things done by DSM is to create a Food House as a form of program for underprivileged families in Bali. The purpose of this study was to determine: 1) Fostering underprivileged families through a food house program in the DSM Jembrana region of Bali. 2) Efforts for economic empowerment for underprivileged families through a food house program in the DSM Jembrana region of Bali. and 3) The results of fostering underprivileged families through a food house program on the family economy in the DSM Jembrana region of Bali. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Descriptive qualitative research and using purposive sampling technique. The author uses three techniques namely; interviews, observations and documentation. Data analysis techniques include; data reduction, data presentation and decision making. Based on the results of this study indicate that the underprivileged families and DSM parties who have been studied and interviewed regarding the development of underprivileged families have the stages of the process to be able to follow the guidance of the food house program, after being investigated the economic empowerment efforts that DSM has done have received a good response by members because it is very helpful increase income with the facilities provided and the results obtained after coaching is done is a change in the behavior of members and members can meet their daily needs.

Fadlian Lontoh; Andre Sengkey; Mattew Amurizisiwa LDK Duha; Ribka Finka Rini

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Kompetensi guru sangat berpengaruh dan memberikan kontribusi dalam peningkatan hasil belajar. Penelitian ini menyatakan kepada setiap guru pendidikan agama Kristen, tentang kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam penelitian ini di sebabkan banyaknya guru pendidikan agama Kristen tidak menguasai semua kompetensi sebagai guru pendidik, sehingga proses pembelajaran sulit untuk berjalan dengan sempurna dan hal ini sangat berpengaruh bagi prestasi belajar siswa sebagai hasil pembelajaran. Berdasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan pertama, apa yang melatarbelakangi guru PAK tidak menguasai semua kompetensi dalam mengajar dan dampaknya bagi prestasi belajar siswa. Kedua, bagaimana kajian teori tentang kompetensi guru PAK dan prestasi belajar siswa. Ketiga, bagaimana kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Ketiga apa yang menjadi implementasinya bagi pendidikan agama Kristen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif murni literature pustaka, dengan mencari pengertian yang mendalam tentang, suatu gejala, fakta, realita, masalah, serta peristiwa yang dapat dipahami dan senantiasa memperhatikan kesesuaian antara teknik yang digunakan dengan alur pemikiran umum serta gagasan teoritis dengan melakukan kajian pustaka atau menggunakan pendekatan pustaka (library research).Adapun hasil penelitian ini adalah guru PAK mampu menguasai kelima kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik karena kompetensi guru PAK sangat mempengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa, sebab guru mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membimbing, mendidik, mengarahkan peserta didik baik dalam bidang intelektual maupun dan bidang spiritual siswa. Guru PAK memahami panggilannya sebagai Pembina Rohani bagi siswa dan penunjang prestasi belajar.

Riska Fii Ahsani, Djoko Kristianto &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Permasalahan yang sering muncul adalah masih belum bagusnya dalam pengelolaan masjid, program kerja yag belum dibuat dengan sebaik mungkin, pengkaderan generasi muda yang stagnan, sehingga dapat menyebabkan belum tersentuhnya permasalaham jamaah masjid. Selain hal tersebut di atas pembinaan remaja masjid dan pengelolaan masjid belum menggunakan manajeman yang baik. Tujuan dalam pengabdian adalah (1) Bagaimana mengelola masjid dengan manajemen modern dan mencontoh fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW (2) Pembinaan remaja masjid. Luaran yang dihasilkan adalah (1) publikasi jurnal ilmiah (2) peningkatan kemampuan dalam mengelola atau memanaj masjid (3) penyusunan program kerja masjid (4) peningkatan ketrampilan remaja masjid dalam berorganisasi terutama untuk memakmurkan masjid.Kata kunci : Manajemen penelolaan masjid, program kerja masjid, pemberdayaan

Rahmanti, Ainnur; Margiyati Margiyati; Merid Lechan TC; M. Ilham Hidayatullah; Nadea Bunga Apriliae +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) memiliki tujuan untuk memandirikan seluruh komponen di sekolah untuk melakukan pencegahan dan penanganan dini pada maslah- masalah kesehatan yang mucul saat disekolah. Pada MI Nashrul Fajar Kelurahan Meteseh sudah terdapat lembaga UKS yang disediakan pihak sekolah, namun belum berjalan dan dikelola dengan baik. Hasil observasi didapatkan minimnya kegiatan di UKS maupun belum terdapatnya petugas kesehatan yang terlatih / dokter kecil di sekolah tersebut. Oleh karena itu untuk mengatasi maslah tersebut melalui musyawarah warga sekolah diputuskan untuk menggerakkan kembali kegiatan di UKS dan melatih dokter kecil. Dukungan dari semua pihak terkait dibutuhkan untuk keberlangsungan pengelolaan, pembinaan dan pengembangan UKS. Program dokter kecil merupakan upaya pendekatan edukatif dalam rangka mewujudkan perilaku sehat antara lain perilaku kebersihan perorangan, dimana anak didik dilibatkan dan diaktifkan sebagai pelaksananya. Tujuan dokter kecil meningkatkan partisipasi siswa dalam program UKS, agar siswa dapat menjadi penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, di rumah dan dilingkungannya dan siswa dapat menolong dirinya sendiri, sesama siswa dan orang lain untuk hidup sehat.

Teresia Jeji Karlina; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra; Widya Ariyani

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana penggunaan media gambar yang diterapkan mampu menarik minat anak Sekolah Minggu, khususnya pada saat mendengarkan Sabda Tuhan. Studi ini dapat menjadi pedoman bagi para pembina Sekolah Minggu dalam menggunakan metode dan sarana yang digunakan dalam menyampaikan pengajaran kepada anak dalam kegiatan Sekolah Minggu. Metode yang digunakan dalam proses penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data yang benar-benar akurat, langkah-langkah penelitian yang digunakan yakni : observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak Sekolah Minggu sangat antusias dan tertarik ketika penyampaian sabda Tuhan menggunakan media gambar.Minat mereka bisa dilihat dari bagaimana fokus perhatian anak, ketertarikan anak, rasa senang dan keterlibatan anak dalam mengikuti Sekolah Minggu. Ada kerinduan tersendiri bagi mereka untuk mendengarkan sabda Tuhan pada Minggu berikutnya terlebih mereka menunggu dan penasaran gambar yang akan digunakan pembina dalam menyampaikan sabda Tuhan. Kurangnya sarana dan prasarana menjadi keterbatasan pembina dalam menyampaikan pengajaran Sekolah Minggu sehingga menjadi masalah dalam pemilihan metode yang digunakan pembina dalam pengajaran. Untuk itu perlu ada terobosan baru yang dibuat dengan cara sederhana dan se-kreatif mungkin dengan menggunkan media gambar agar anak mudah memahami makna dan pesan yang pembina sampaikan, agar sabda Tuhan yang disampaikan tidak hanya sebagai cerita dongeng biasa tetapi cerita yang memiliki banyak arti yang selalu mereka ingat baik dalam hati dan pikiran mereka.  

Yasinta Yasinta; Fransiskus Janu Hamu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Permasalahan yang dihadapi remaja di rumah yaitu masalah antar remaja dengan orang tua atau sebaliknya masalah orang tua dengan anak ( remaja). Orang tua menjadi contoh dan teladan bagi anak (remaja). Untuk menjadi contoh bagi anak-anak (remaja) orang tua harus mampu membangun sikap yang harmonis dalam keluarga, dan menanamkan  nilai-nilai keagamaan bukan hanya  melalui kata-kata  namun  yang  paling  dibutuhkan  oleh  anak  (remaja)  yaitu  tindakan konkrit. Itulah mengapa peranan orang tua dalam keluarga sangat penting. Karena mengikuti perkembangan zaman, maka tantangan makin berat dan maju pula. Orang  tua  dituntut  untuk  ikut  mengerti  arus  zaman,  menguasai  semampunya untuk membantu anak-anak (remaja) meniti kehidupan dijalan yang baik dan benar. Orang tua hendaknya tidak melalaikan pendidikan dan pembinaan terhadap anak, karena kesibukan dan tuntutan kerja. Dua hal yang sama berat, sama pentingnya dan sama berharganya bagi kebahagiaan keluarga.

Yasinta Lilin Suryani Tia; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendampingan petugas pastoral sebagai animator bina iman anak di Stasi Santo Fransiskus Asisi Paroki Santa Maria Ratu Damai Nehas Liah Bing. Melalui studi ini diharapkan para petugas pastoral dapat mendampingi anak-anak dengan penuh kreatifitas sehingga dapat membangkitkan  minat anak-anak untuk mengikuti  kegiatan bina iman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi wawancara dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas pastoral sebagai animator di stasi st. Fransiskus Asisi sudah berperan aktif dalam kegiatan bina iman anak yaitu mengajarkan anak-anak bernyayi, baca Kitab Suci, berdoa, dan pengenalan liturgi praktis. Namun karena banyaknya tenaga pastoral sukarelawan dan tidak mendapatkan pembinaan khusus, mengakibatkan mereka kurang kreatif dalam pendampingan bina iman anak. Simpulan dari penelitian ini adalah sangat dibutuhkan pendampingan dari petugas pastoral dalam bina iman anak agar mereka dapat bertumbuh dewasa dan melibatkan diri dalam hidu menggereja.

Wahyudi, Eko Nur; Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah merupakan kota pusat perdagangan dan industri dengan sektor unggulan di bidang manufaktur, agrikultur dan pariwisata. Dari sisi laju pertumbuhan ekonomi (LPE), kota Semarang mengalami peningkatan cukup signifikan yaitu 5,7 di tahun 2015 menjadi 5,8 di tahun 2016. Artinya laju pertumbuhan ekonomi masyarakatnya sangat tinggi, khususnya di sektor pariwisata. Banyak industri kecil tumbuh yang menopang laju pertumbuhan ekonomi menjadi meningkat, seperti di bidang makanan dan minuman olahan dan kerajinan. Beberapa wilayah dikhususkan dalam pengembangan industri tersebut, namun demikian tidak semua dapat menjadi sentra dari setiap bidang industri tetapi bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, seperti contoh dalam usaha kerajinan batik ada di beberapa lokasi demikian juga dengan industri olahan pangan.Pola pertumbuhan industri mikro, kecil dan menengah tersebut agar dapat dimonitordan dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing wilayah industri dengan metode KMeans untuk bisa memetakan pembinaan dan pendampingan pengembangan yang tepatsesuai dengan bidang usaha para pelaku industri mikro, kecil menengah dan potensi wilayahkecamatan.

Wahyudi, Amin

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Yayasan Li Ulil Albab is one of the foundations in Karanganyar Regency that keep growing and contribute in educating the nation's life as well as building the character of the next generation of intelligent, religious by managing. To be able to carry out this noble task, it is necessary to continuously improve the work ethic of teachers and employees as an important element in improving the quality and achievement of school. Based on these considerations, lectures, counseling and various activities for coaching in order to improve the work ethic of teachers and employees is important to do. This event is attended by 46 Teachers and School Workers under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar. The purpose of this activity is that the work ethic of teachers and employees of schools under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar can be improved, and maintained, so that teachers and employees will be motivated in working, discipline, always positively to the task and work and able to build good cooperation with fellow teachers and employees to realize the process of learning and teaching is good and able to produce graduates qualified and character. This activity is expected to provide benefits to various stakeholders of the school under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar, namely: First, for teachers and employees, this activity is useful to provide enlightenment and motivation so that it will increase the work ethic in carrying out its duties. Second, for the students, this activity will provide indirect benefits to the students, because with the work ethic of teachers and employees of high students will get a better service of teaching and learning process. Third, for the Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar, this activity will provide indirect benefits on improving the quality of the institution because it is supported by teachers and employees who have a good work ethic. The result of this coaching activity is the increasing work ethic of teachers and school employees under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar with an indicator of increasing morale, and discipline of teachers and employees in teaching and providing services to students that impact on student's learning achievement.Keywords: work ethic, teacher discipline, service to students

Siti Supeni, Sindi Eka Putri, Yusuf &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2018 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan antara pembelajaran PendidikanKewarganegaraan (PKn) dan kegiatan ekstrakurikuler Kerohanian Islam (ROHIS) terhadappembentukan karakter siswa MAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018 berbentukdeskriptif kualitatif, dengan strategi studi evaluasi dengan pemberian penilaian untukmenarik suatu kesimpulan yang dilakukan secara struktual kepada responden sebagaisumber informasi untuk keterangan peranan pendidikan kewarganegaraan (PKn) dankegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter siswaMAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Sumber data berupa data primer dan datasekunder. Subyek penelitian antara lain: Wakil Kepala Sekolah, Pembina Rohis, PengurusRohis dan siswa anggota rohis. Obyek penelitian, peranan pendidikan kewarganegaraandan kegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter.Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi. Keabsahan datamenggunakan trianggulasi metode. Teknik analisis data terdiri: reduksi data, penyajiandata dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran PKn yang dilaksanakan guru telahberjalan dengan baik, siswa mampu memahami dan mengamalkannya, siswa bisamenghargari orang lain, bisa bertoleransi dengan sesamanya, berkata jujur, bersikap sopandengan orang lain. Kegiatan Rohis telah memberikan peran yang sangat berarti dalampembentukan karakter siswa, program-program yang direncanakan telah dijalankan denganbaik, sehingga siswa bisa terbiasa melakukan kegiatan yang bersifat positif, seperti halnyamelakukan sholat dhuha, menjalankan sholat wajib tepat waktu, melakukan bakti sosial,berperilaku sopan, dan berperilaku disiplin.Kata Kunci : Pembelajaran PKn, Kegiatan Rohis, Pembentukan Karakter

Yusuf, Sri Lestari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Hubungan pembelajaran PPKn dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017;2) Hubungan pembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswakelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017; 3) Hubungan Pembeljaran PPKn danpembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3SragenTahun Ajaran 2016/2017.Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 3 Sragen yang berjumlah 53siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik non probability sampling dengan jenis sistematis samping. Teknikpengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angketdigunakan untuk mengumpulkan data tentang pembelajaran PPKn, pembinaan sikap spiritualserta pembentukan karakter religius. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalahvaliditas eksternal dan reliabilitas yang dicari adalah reliabilitas internal. Teknik analisis datayang digunakan adalah teknik korelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai F-hitung sebesar 14,862. Kemudiandibandingkan dengan Ftabel taraf signifikan 5% sebesar 3,354. Berarti nilai Fhitung =14,862> Ftabel = 3,354. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yangposistif dan signifikan pembelajaran PPKn dan Pembinaan sikap Spiritual dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 3 Sragen TahunAjaran 2016/2017”, terbukti kebenarannya.Kata kunci: Pembelajaran PPKn, Pembinaan Sikap Spiritual, Pembentukan KarakterReligius.

Sutanto, Felix Andreas; Razaq, Jeffri Alfa; Mulyani, Sri

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Dalam dunia pendidikan, titik berat pengajaran bukan hanya ilmu dan pengetahuan saja, tetapi juga pendidikan karakter untuk membentuk peserta didik yang memiliki kualitas unggul. Untuk melakukan pembinaan secara berkesinambungan dibutuhkan suatu sistem yang dapat mencatat, mengawasi dan memberikan informasi untuk pengambilan tindakan.Sistem monitoring bimbingan dan konseling yang mudah untuk diakses dan dipahami akan sangat membantu dalam mengawasi banyaknya siswa. Model dashboard dapat dijadikan pilihan untuk memberikan informasi secara cepat dan memvisualkan data kedalam bentuk yang mudah dipahami.Pada penelitian ini akan didesain suatu dashboard yang dapat digunakan untuk monitoring bimbingan dan konseling siswa. Diharapkan sistem dapat mendokumentasikan dan memberikan laporan untuk sekolah maupun orang tua siswa.