Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 36261-36280 of 36,385

Analytics

Wismarini, Dwiati; Sunardi, -; Anis, Yunus

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Klasifikasi sebagai aktivitas ilmiah yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan, meringkas dan menyederhanakan data ke dalam suatu format yang diinginkan, apabila diterapkan untuk klasifikasi data, merupakan proses yang dapat menemukan properti-properti yang sama dalam himpunan obyek pada sebuah basisdata dan kemudian terklasifikasi menjadi kelas-kelas berbeda menurut model klasifikasi tertentu. Pada data raster dan vektor klasifikasi spasial merupakan pemetaan suatu besaran dari berbagai interval (domain) tertentu pada interval-interval lain berdasarkan batas-batas ataupun kategori yang telah ditentukan. Sedangkan kenampakan dari metode klasifikasi tersebut dapat dilakukan berdasarkan warna dan simbol. Berbantuan Sistem Informasi Geografis dan penerapan suatu metode klasifikasi spasial, pembangunan dan penyajian informasi Kelas pada data spasial bagi data indikator banjir dapatlah dilakukan sehingga informasi tersebut akan dapat menjadi lebih informatif. Melalui penelitian ini, metode klasifikasi spasial berbentuk reclassify vector, dicoba untuk diterapkan dengan menggunakan rumus Sturges dalam penentuan jumlah kelas dan rumus Kingma dalam pembuatan interval kelasnya. Sehingga hasil akhirnya akan terbentuk pemodelan spasial baru berupa peta digital yang dapat menyajikan informasi secara spasial kelas-kelas pada data indikator banjir.     Kata kunci : Klasifikasi Spasial,  data spasial,  peta digital, data indikator banjir

Wahyudi, Eko Nur

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Sejak pemerintah kota Semarang menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru secara online, khususnya untuk tingkat SMA Negeri di Kota Semarang, banyak permasalahan dapat diatasi dengan adanya sistem tersebut. Orang tua/wali dan calon peserta didik tidak lagi harus banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk melakukan proses pendaftaran, seperti pergi jauh menuju lokasi sekolah dan menunggu antrian yang cukup lama, tetapi cukup dengan melakukan proses secara online melalui internet. Yang sangat perlu diperhatikan adalah bagaimana proses yang berjalan secara real-time tersebut dapat dipantau secara transparan oleh masyarakat luas, sehingga keputusan yang harus diambil oleh orang tua/wali maupun calon peserta didik sepenuhnya tepat berdasarkan kesadaran dan kondisi yang ada pada saat proses penerimaan siswa baru secara online berlangsung. Menjadi unik ketika mengamati bagaimana jumlah SMA yang ada di Kota Semarang diserbu oleh calon peserta didik yang begitu banyak, yang berasal dari negeri maupun swasta dan dari dalam kota maupun luar kota. Kuota yang ada pada setiap sekolah tentunya tidak dapat menampung semua jumlah pendaftar, sehingga ketentuan pada proses seleksilah yang akan menjadi dasar akhir penerimaan. Tidak semua calon peserta didik yang berasal dari sekolah negeri bisa diterima di sekolah yang dituju, demikian pula calon peserta didik yang berasal dari sekolah swasta tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bisa diterima di sekolah negeri tujuannya. Menggunakan metode data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran hasil bagaimana proses seleksi masuk di SMA Negeri di Kota Semarang yang cukup ketat namun transparan. Data yang diolah dapat mengetahui sejauh mana calon peserta didik berkompetisi memperebutkan kursi di sekolah yang diidamkannya tersebut. Gambaran hasil berikutnya adalah bagaimana porsi sebenarnya antara calon peserta didik laki-laki dan perempuan yang berkesempatan untuk melanjutkan studi di SMA Negeri. Prosentase pendaftar dari Dalam Rayon, Luar Rayon dan Luar Kota juga tampak jelas dalam hasil analisa. Terakhir adalah bagaimana dengan data mining dan teknik klustering diperoleh gambaran kelompok calon peserta didik dengan nilai tinggi, sedang dan rendah, serta kelompok jumlah calon peserta didik dari asal sekolah mereka.   Kata kunci: peserta didik, online, klustering

Nurraharjo, Eddy; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Adapun penelitian pendahuluan yang pernah dilakukan diantaranya adalah penelitian yang berkaitan dengan pendeteksian warna, klasifikasi berdasarkan warna tersebut dan penentuan pemilahan berdasarkan kriteria tertentu, mulai dari proses morfologi hingga metode center plotting. Target pada penelitian berikutnya adalah penggabungan analisis dari kedua hasil penelitian sebelumnya dan saat ini, yaitu klasifikasi warna objek dengan metode center plotting dan metode pencacahan objek pada suatu file citra, yang dihasilkan dari perangkat akuisisi data berupa kamera digital dan web camera. Konsep pencacahan objek ini merupakan sekelompok urutan sub proses yang cocok untuk objek yang di-capture dari webcamera dan terbukti dalam implementasinya mampu dilakukan dengan baik. Hasil pengamatan dalam penelitian ini mampu mencacahkan citra berwarna terhadap berbagai bentuk objek yang telah di-capture dengan baik melalui web camera, yang dibuktikan dengan perolehan hasil hingga 100 % dari 31 citra uji, namun hasil sebaliknya saat objek hasil capture dari kamera digital hanya 10 % dari 10 citra uji.   Kata kunci: pencacahan, counter, image processing

Listiyono, Hersatoto; Budiarso, Zuly

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Sistem pendukung keputusan (SPK) untuk performance appraisal pengajuan pinjaman pada koperasi Amanah Sejahtera adalah suatu sistem informasi berbasis komputer yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi manajer koperasi untuk memutuskan diterima atau tidaknya pengajuan pinjaman yang diajukan oleh anggota. Pada sistem pendukung keputusan ini menggunakan prinsip penilaian yang disebut 5C. Prinsip 5C terdiri dari character, capacity, capital, collateral, dan condition. Prinsip 5C akan menjadi kriteria untuk pertimbangan pemberian kredit. Sedangkan preferensi untuk pembobotan pada kriteria tersebut menggunakan analytical hierarchy process. Namun demikian SPK ini juga dapat mengatur kriteria untuk dapat digunakan kriteria, sub kriteria dan susb-sub kriteria yang berbasis kearifan lokal. Secara keseluruhan proses yang ada pada sistem pendukung keputusan pemberian kredit ini adalah manajer menetapkan kriteria, sub kriteria, sub-sub kriteria beserta skornya. Kemudian manajer menginputkan preferensi kriteria antara 1 s.d 9 untuk menghasilkan bobot kriteria. Data yang sudah diinput oleh manajer digunakan staff koperasi untuk melakukan penilaian sehingga dapat dihasilkan keputusan diterima atau ditolak pinjaman yang diajukan atas pinjaman anggota. Hasil pengujian terhadap sistem pendukung keputusan pemberian kredit menunjukan bahwa alternatif keputusan yang dihasilkan sesuai dengan aturan yang ditetapkan.   Kata kunci : performance appraisal, keputusan, pinjaman

Razaq, Jefri Alfa; Jananto, Arief

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini merancang aplikasi sistem informasi berbagai lokasi penting bagi masyarakat yang membutuhkan petunjuk jalan lokasi pelayanan kesehatan. Hal ini didasarkan pada masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi terdekat layanan kesehatan di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, Kamus data dan E-R Diagram. Manfaatnya dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam mengetahui posisi geografis lokasi layanan kesehatan terdekat di sekitar pengguna beserta informasi pendukung seperti visualisasi objek dalam bentuk maps melalui perangkat mobile Android disertai rute untuk menuju objek layanan kesehatan yang dipilih, pencarian objek, dan menu pendukung lainnya.

Wismarini, Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Perkembangan Aplikasi SIG tidak hanya secara jumlah namun hingga keanekaragaman jenis aplikasinya juga. Sedangkan pengembangan aplikasi SIG selanjutnya pun mengarah pada aplikasi berbasis WEB, yang lebih dikenal dengan nama WebGIS. Hal ini disebabkan karena pengembangan aplikasi di lingkungan jaringan telah menunjukan potensi yang besar dalam kaitannya dengan geo informasi. Web-GIS merupakan gabungan antara design grafis pemetaan, peta digital dengan analisa geografis, pemrograman komputer, dan sebuah database yang saling terhubung menjadi satu bagian web design dan web pemetaan. Kebutuhan akan keberadaan serta penyediaan data dan informasi yang lengkap, akurat, cepat dan juga dapat dipertanggungjawabkan dalam upaya pengelolaan dan pengoptimalan potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah daerah pada kabupaten Grobogan yang mendukung peluang daerah kabupaten Grobogan bagi pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya wilayah tersebut, terutama bagi Matapencaharian penduduk desa, selain juga mendorong minat para calon investor dalam memilih dan memutuskan pilihan berinvestasi, maka dipandang perlu adanya sebuah apikasi SIG berbasis WEB tersebut. Sedangkan Pemodelan Aplikasi berbasis WebGIS untuk Informasi dan data Geospasial Potensi dan Pendayagunaan sumber daya wilayah pada kabupaten Grobogan sebagai upaya pengembangan mata pencaharian penduduk desa, yang dihasilkan dalam penelitian ini, dimaksudkan adalah dalam rangka dapat mendokumentasi, merepresentasi data geospasial potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah kabupaten Grobogan secara komprehensif, sehingga dapat bermanfaat untuk mendistribusi dan mengambil data dan informasi secara online bagi pihak-pihak yang membutuhkan dan berkepentingan dalam pengambilan keputusan.   Kata kunci : Pemodelan Aplikasi, Sumber Daya Wilayah, Mata Pencaharian, WebGIS

Sukur, Muji; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Permasalahan kependudukan sangatlah kompleks, padahal data kependudukan sangat penting untuk kebutuhan informasi yang berkenaan Demografi dan Kesejahteraan Penduduk. Penelitian ini bermaksud melakukan identifikasi, analisis, desain data kependudukan untuk implementasi sistem informasi demografi yang dapat digunakan dasar penghitungan dan pemberian informasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini didasarkan pada banyaknya desa/kelurahan yang masing melakukan pencatatan dan pelaporan kependudukan secara konvensional dan belum memiliki formula yang memudahkan pendataan penduduk untuk menghitung IPM. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan penduduk, pembentukan informasi demografi dan penghitungan IPM. Sehingga setiap desa atau kelurahan dan kecamatan dapat dengan segera mengetahui informasi perkembangan penduduk (demografi) dan tingkat kesejahteraan penduduk (IPM).   Kata Kunci : sistem informasi, penduduk, demografi, IPM

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan usaha layanan masyarakat milik pemerintah, letaknya yang strategis dan dekat dengan masyarakat terutama di daerah pedesaan. Tidak hanya melakukan layanan kesehatan umum, namun strategis sebagai pintu utama pembangunan kesehatan keluarga utamanya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Keluarga Berencana (KB). Pendataan, pemrosesan data, dan penyajian informasi selama ini masih banyak dilakukan manajemen konvensional. Akibatnya sering menjadi hambatan dan ketidak akuratan dalam pendataan dan pelaporan, sehingga fungsi pengambilan keputusan pada setiap level manajemen juga terkendala. Untuk itu penelitian ini bertujuan merekayasa sistem informasi KIA dan KB dalam usaha peningkatan manajemen layanan kesehatan masyarakat, yang nantinya dapat diimplementasikan di setiap Puskesmas. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah analisis dan desain terstruktur. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan, dalam rangka membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bidang KIA dan KB di Puskesmas.   Kata Kunci : Sistem Informasi, KIA, KB, Puskesmas

Februariyanti, Herny

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Social media merupakan aktivitas dua arah yang biasa diterapkan dalam pertukaran segala macam informasi pada komunitas, dan perkenalan sesama pengguna dalam bentuk tulisan, visual, ataupun audio visual. Seiring dengan hadirnya layanan social media, mulailah berkembang jejaring sosial seperti friendster, myspace, facebook dan juga layanan blog gratis, seperti blogspot serta wordpress, dan salah satu mikroblog yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat seluruh dunia yaitu twitter. Dengan dukungan perangkat mobile yang semakin bertumbuh pesat, real time information yang menggunakan media sosial bisa membatu penyebaran informasi. Twitter juga bukan satu-satunya yang meluncurkan fitur untuk membantu pengguna saat bencana, facebook telah memperkenalkan ‘Disaster Message Board’ awal tahun ini. Twitter sebagai sarana penyebaran informasi ke user dengan tujuan utama adalah tersampaikannya informasi-informasi tentang bencana secara langsung ke user dalam hal ini adalah masyarakat. Dalam penelitian ini telah dibuat sistem informasi bencana menggunakan twitter. Interaksi pemakai dengan sistem dapat melalui tweet, mention atau direct message. Sistem membutuhkan waktu tunggu untuk melakukan respon. Jika dibandingkan dengan instant messaging yang mampu merespon secara real time, layanan mention dan direct message mempunyai kelemahan karena dibatasi jumlahnya oleh twitter. Namun dalam hal menyebarkan secara luas lebih mudah memanfaatkan twitter. Kata kunci: twitter, layanan informasi bencana, tweet, direct message, mention

Amin, Imam Husni Al; Ardhianto, Eka

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini bermaksud melakukan pembuatan model monitoring sistem informasi inventori dan keuangan pada UKM agen koran. Hal ini didasarkan pada banyaknya UKM agen koran yang memiliki masalah manajemen inventarisasi media cetak dan sistem keuangannya yang masih menggunakan sistem konvensional, sehingga sering terjadi kekeliruan, keterlambatan pencatatan dan pelaporan. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan monitoring pada inventarisasi media cetak, transaksi keuangan dan pembukuannya, serta pelaporan yang tepat waktu pada UKM agen Koran. Kata Kunci : UKM agen Koran, monitoring, inventori, keuangan

Nawatmi, Sri

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The research want to analysis about corruption and economic growth. The method of analysis use pooling data. Number of cross-section data are 33 provinces and times-series data are three years. The best model obtained from redundant fixed effect test and correlated random effects-Hausman test. The model used an estimation methodin whichthe cross-section is none and the period is fixed. Based on regression output, corruption has negative significant to Indonesia economic growth. So,corruption becomea grease of wheel for indonesia economics. The meaning is corruption increase economic growth. There areten provincesin which theCPI variable significantly to economic growth. Two provinceshave negatif significant and others positif significant to economic growth. If the ten provinces removed from regression,CPI becomes insignificant. So, the ten provinces have big influence to Indonesia economics, especially in CPI.Key words: CPI, economics growth, pooling data, none, fixed, and grease of wheel

Nuswandari, Cahyani

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to analyze the factors that affect the capital structure. Factors examined as independent variables are profitability, company size, business risk, growth opportunities and managerial ownership. Variable profitability, company size, business risk is analyzed in the perspective of the pecking order theory and variable growth opportunities and managerial ownership is analyzed in the perspective of agency theory.Hypothesis testing using multiple regression. The population in this study is manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange. Sampling technique using purposive sampling method. The samples used 222 observations are pooled data from 2008 to 2010. Types of data used are secondary data. Statistical tests showed hypotheses for the variables profitability and business risk accepted. This means that the profitability and business risk significantly and negatively related to capital structure. Hypothesis testing results for firm size variable positive and significant impact on capital structure. Thus the hypothesis is rejected due to size of company direction opposite hypothesis. Variable growth opportunities and managerial ownership and significant negative effect on capital structure.Keywords: capital structure, profitability, company size, business risk, growth opportunity, managerial ownership, the pecking order theory, agency theory.

Artarina, Octa; Masdjojo, Gregorius

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The aim of this research is to examine the influence of Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Operating Expense to Operational Earnings (OEOE), Non Performing Loan (NPL) to the charge of Rentability wich is proxy by Return On Assets (ROA). The research uses purposive sampling method to collect data and uses multi linear regression model to analyze data. The result shows that partially LDR has a significant positive impact on ROA and BOPO has a significant negative impact on ROA. While CAR and NPL has insignificant impact on ROA. Then simultaneously CAR, LDR, BOPO, and NPL have significant effect on ROA. The Adjusted R Square is 0.51. This indicates the predictive ability of the five variables on ROA is 51 % of ROA's change is depend on the variables in the model and the remaining 49% are influenced bythe other factors.Key words: Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), O

Meiranto, Wahyu; Widiastuti, Kiki; Puspitasari, Elen

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

One of the important role of Management Accounting Information System (MAS) is to provide information to the right people, the right way at the right time to improve management capabilities in understanding the circumstances around it, so it was able to identify the relevant activities appropriately. The purpose of this study is to empirically examine the role of MAS as variables that mediate the effect of information technology and interdependence on performance managerial of employees inthe local government enterprises are rural banks and financial institutions sub-Central Java (PD BPR BKK). The samples in this study were obtained according to the purposive sampling technique based on criteria derived from population consisting of employees or the manager at PD BPR BKK contained in Central Java. Data were analyzed using Partial Least Square (PLS) in a of Structural Equation Modeling (SEM). Role of characteristics of MAS as variable which mediate the effect of information technology and interdependence on managerial performance examined using Sobel Test. The results of this study indicate that information technology has an indirect positive effect and significant impact on managerial performance through MAS. Interdependence also has an indirect positive effect and significant impact on managerial performance through MAS. It can be concluded that the MAS has a role as a mediating influence between the variables information technology and interdependence on managerial performance.Keywords: management accounting information system, information technology, interdependence, mediating, managerial performance.

Aini, Nur

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aimed to examine the effect of the Capital Adequacy Ratio ( CAR ) , Net Interest Margin ( NIM ) , Loan to Deposit Ratio ( LDR ) , Non Performing Loan ( NPL ) , Operating Expenses and Operating Income ( ROA ) and Asset Quality ( KAP ) Changes to income , the banking companies listed in Indonesia Stock Exchange. The study took 61 banks listed on the Indonesia Stock Exchange in 2009-2011 as the sample. The independent variables in this study are the Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM) , Loan to Deposit Ratio (LDR) , Non Performing Loan (NPL) , Operating Expenses and Operating Income (OEOI/BOPO) and Asset Quality (AQ/KAP), and the dependent variable is Income Changes (IC/ROA). The Technique Applied in taking sample is purposive sampling .The data analysis applied is multiple linear regression based on OLS (Ordinary Least Squerst). Theresults of the study indicates that CAR variable has effect on the profit change with significance value at 0.011. NIMvariable has no effect on profit changes with significance value aat 0.306 , LDRvariablehas no significant effect on profit changes at 0.895, NPLvariable has positif effectbut, it is not significant on profit changes at 0.188, OEOI/BOPOBOPO variable has negatif effect but it is significant on profit changes at 0,044 and AQ/KAPvariable hassignificanteffect at 0,009.Key words: CAR, NIM, LDR, NPL, OEOI/BOPO, AQ/KAP and Profit change.

Listyorini, Wahyu Widati

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2013 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The purpose of this research is to analysis the influence of Camel (CAR,PPAP,DER,BOPO,LDR) toward Performance of Banking Companies  in Indonesia This research use secondary data, with the source of data from Bank Indonesia and Indonesia Capital Market Directory publication. Technical sampling used purposive sampling and total sample is 85 firm with the 86 observation sample. The analysis use regression least square –OLS. The result of Capital Adequacy Ratio/CAR and Loan to Deposit Ratio are significant positive influence to the Return On Asset/ROA, but PPAP have positive and not significant influence to Return On Asset, Debt to Equity Ratio/DER have positive significant to Return On Asset , BOPO have positive and not significant to Return On Asset. Key word:   capital adequacy ratio, ppap, debt to equity ratio, bopo, loan to deposit  ratio, return to asset

Kalis, Rubeda; Amin, Pujiati; Prasetyo, P. Eko

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2013 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to analyze the efficiency of banks in Indonesia period 2007-2009.The tools of analysis is  Data Envelopment Analysis (DEA). It uses data financial statemens and supplied by Bank Indonesia. The research shows that  in general the performance of banks in Indonesia is inefisiency. Bank that have efficiency is BRI, BTN, BPD Jabar, BPD Jatim, BPD Riau, Bank Niaga dan Bank Muamalat. This fact shows  the banks in Indonesia have not been up to the wasteful use of cost on several input variables  in their economic activities. Key words: Efficiency, bank, Indonesia, DEA

Achmad, Badjuri

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2013 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The purpose of this research is to examine the effect of job experience, independence, objectivity, integrity, and competence on the quality of audit results at Representatives BPKP of Central Java. Job experience was measured by indicators the length of works as an auditor and the number of inspection tasks are performed. Independence was measured by indicators of independence in programming, in the execution of work, and independence in reporting.Objectivity was measured by indicator, free from conflict of interest and disclosure of factual conditions. Integrity was measured by indicator honesty, courege, prudence, and responsibility that auditors have. Competency was measured by indicator personal quality, general knowledge, and specialized expertise. While quality of audit results was measured by indicator of compliance with auditing standard and quality of examination report. The population of this study is civil servants whose work at Representatives BPKP of Central Java with sample is the civil servants has been following education and training as functional auditor. Data analysis was performed with multiple linear regression model. Test result showed that job experience, independence, and objectivity has no effect on quality of audit result at representatives BPKP of Central Java. While the integrity and competence have influence to quality of audit result at representatives BPKP of Central Java. Key words: job experience, independency, objectivity, integrity, competency, quality of audit result.

Rachmawati Meita, Oktaviani

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2013 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This research aims to clarify how the implementation of social audits in Corporate Social Responsibility. Object of research is at PT Apac Inti Corpora Bawen Semarang. The data were collected by interview and documentation techniques. The results showed that social audit is a part of the company's strategy phases to be done. Social audit conducted in the form of obtaining such certification  ISO 9001, ISO 14001 and PROPER Kementerian Lingkungan Hidup. Social audit was conducted by stakeholders outside the company, it is important to assess whether the activities carried out by the company has been in the interest of all stakeholders. Key words: Social Audit, Corporate Social Responsibility

Tri, Ciptaningsih

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2013 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This article will discuss about the new Bank Indonesia Regulation Number 13/28/DPPNP. This regulation contains about Anti-Fraud policy that to be set for commercial banks in Indonesia. The discussion includes a discussion of the rules related to the strategies that will be applied to the implementation of the Regulation of Bank Indonesia as well as examples of the application of Anti-Fraud policy that existing in other countries to be used as comparative data. The purpose of this article is to provide a better understanding of this rule, so in this article will more talking about the form of exposure rule and its other issues related to this topic. Key words: Anti Fraud Policy