Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 3241-3260 of 3,445

Analytics

Putri, Marcella; Maulida, Mila; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak angka melek huruf dan tingkat pertumbuhan penduduk terhadap pengangguran di Provinsi Banten. Data dalam penelitian ini berasal dari Badan Pusat Statistik Provinsi Banten terdiri dari data angka melek huruf,pertumbuhan penduduk dan data pengangguran dalam kurun waktu  tahun yaitu 2011-2019. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regeresi linier berganda dengan SPSS Versi 25

Sagitarini, Putu Noviana

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Latar belakang: Status gizi adalah salah satu ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi pada ibu hamil. Salah satu akibat yang bisa ditimbulkan apabila asupan nutrisi tidak tercukupi pada ibu hamil dapat menyebabkan Kurang Energi Kronis (KEK). Wanita hamil berisiko mengalami KEK jika memiliki lingkar lengan atas (LILA) <23,5 cm. Pengetahuan ibu hamil tentang gizi bisa mempengaruhi ibu dalam pemenuhan nutrisi, sehingga mempengaruhi status gizi ibu hamil. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang gizi dengan status gizi ibu hamil Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi melalui pendekatan cross-sectional. Cara pengambilan sampel dengan non probability sampling dengan teknik consecutive sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 95 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner  dan pengukuran LILA. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang gizi dengan status gizi ibu hamil dengan nilai p= 0,001 Simpulan: Pengetahuan tentang gizi merupakan salah satu factor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil. Dengan pengetahuan gizi yang baik maka ibu hamil cenderung memenuhi asupan nutrisi selama hamil sehingga status gizi juga baik. K    

Daryaswanti, Putu Intan; Utomo, Priyo; Pendet, Ni Made Diah Pusparini

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Sexually Transmitted Infections are diseases that are transmitted through sexual contact. Most of the sufferers of this disease are adolescents aged 15-24 years. The high risk factor for this disease is adolescents because of the usual premarital sexual behavior. Sexuall transmission disease are still a health problem in various countries. One of the reasons is the relatively low level of adolescent knowledge. The purpose of this study was to describe the level of adolescent knowledge about sexually transmitted infections in SMA Negeri 1 Singaraja. Method:  This research uses descriptive method with survey approach. The population in this study were teenagers in SMA Negeri 1 Singaraja with a sample of 293 samples. The sampling technique used in this study was simple random sampling. The measuring instrument in this study used a closed questionnaire with 30 questions. The data is then processed using SPSS. The data analysis method in this research is qualitative data analysis method. Results: The results of the 293 respondents, the knowledge of adolescents about sexually transmitted infections were mostly in the good category. Adolescents with a good level of knowledge were 260 respondents (88.7%), 30 respondents (10.2%) in moderate category, and 3 respondents (1.0%) in poor category. Conclusion: The majority of adolescents' knowledge level about sexually transmitted infections in SMA Negeri 1 Singaraja was in the good category as many as 260 respondents (88.7%). The results of this study are expected to be input for adolescents to always pay attention to their health and as an effort to prevent sexually transmitted infections.

Eko Triwanto; Dyah Palupiningtyas

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan, Untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan di Sentral Industri Asap Indah Wonosari Bonang Demak. Untuk pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan di Sentral Industri Asap Indah Wonosari Bonang Demak.Untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan kompensasi secara bersama sama terhadap kinerja karyawan di Sentral Industri Asap Indah Wonosari Bonang Demak. Untuk mengetahui Variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan di Sentral Industri Asap Indah Wonosari Bonang Demak Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, menekankan analisisnya pada data-data numerical yang diolah dengan metode statistika dengan membuat angket pada responden. Data yang digunakan ada dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Alat dalam penelitian ini adalah metode pustaka, metode kuisioner yang kemudian diolah. Jumlah sampel dalam penelitian merupakan responden sebanyak 58 orang. Berdasarkan hasil penelitian, maka hipotesis yang diajukan baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan, hal ini juga didukung dengan persamaan regresi Y = -2,876 + 0,377 X1 + 0,658 X2 yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan kemampuan (X1) terhadap tingkat kinerja karyawan (Y). Begitupula kompensasi (X2) terhadap kinerja karyawan, Kesimpulannya, Variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan adalah kompensasi karyawan pada Sentral Industri Asap Indah Wonosari Bonang Demak.

Haryati Sahrir; Rahayu Rahayu; Rahmaniar Rahmaniar; Nurmala Kamal

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Lactation management is needed to support the successful management of breastfeeding. Failure of the breastfeeding process is often caused by some mothers who do not understand the correct way to breastfeed. Based on UNICEF data, only 30% of post partum primiparous mothers provide exclusive breast milk, this shows that babies in Indonesia still receive non-exclusive breast milk. The aim of this service is to increase knowledge about lactation management which consists of how to breastfeed, the benefits of breastfeeding, the correct breastfeeding position. The activity was carried out at the Bara Baraya Community Health Center, Makassar City on December 9 2022. The method used in this service was lecture and question and answer which began with a pre-test then providing information and then a post-test with a total of 7 participants. The results of the activity showed that those who had good knowledge before the counseling were carried out were 3 people (42.85%) and after the counseling it increased to 7 people (100%), this shows that the counseling was effective in lactation management for Primiparous Postpartum Mothers..

Mulianda, Dwi; Rahmanti, Ainnur; Subekti , Bagas Aji

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Stroke yang menimbulkan lesi pada daerah broca dapat mengganggu pengantar dan pengendali kemampuan berbicara, yang terletak di lobus frontalis kiri berdekatan dengan daerah motorik korteks untuk mengontrol otot-otot artikulasi sehingga pasien akan mengalami afasia motorik.. Afasia menyebabkan kesulitan dalam berkomunikasi sehingga menimbulkan gangguan interaksi sosial, isolasi diri, frustasi, dan depresi.Terapi rehabilitasi afasia sangat dibutuhkan, salah satunya adalah Constraint Induced Aphasia Therapy (CIAT) yaitu terapi verbal dengan kartu dan pembatasan non verbal yang melatih kemampuan memahami, mengucapkan kata dan mengikuti perintah. Tujuan: analisis penerapan CIAT Terhadap Afasia Pasien Stroke Metode: Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif denganpendekatan studi kasus.pada 2 pasien stroke yang mengalami gangguan bicara dan kriteria inklusi yaitu pasien stroke yang menunjukkan gangguan dalam bicara spontan, pemahaman, menamai, repetisi (mengulang), membaca dan menulis. Sebelum terapi CIAT, pengkajian afasia dilakukan dengan token test. Hasil: afasia Subyek I dari skor 22 (kategori sedang) menjadi skor 25 (kategori ringan) dan pada subyek II skor dari 19 (kategori sedang) menjadi skor 20 (kategori sedang).artinya penerapan CIAT efektif terhadap afasia pada pasien stroke di Puskesmas Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Saran :. Penerapan terapi CIAT direkomendasikan melakukan CIAT terhadap pasien stroke dengan afasia.

Shofia Ulfa Agustina; Sumarwanto; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Kegiatan komersial yang berada di kota Semarang banyak didominasi kegiatan perdagangan dan jasa yang tersebar dibeberapa bagian kota dan ditunjang pula dengan lingkungan perdagangan yang merupakan sub-sub pusatnya. Dengan melihat ketersediaan prasarana dan sarana perdagangan dan jasa komersial lain merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk menunjang perekonomian kota Semarang dimana Semarang sendiri sebagi pusat kota. Central Park Mall Di Semarang Dengan Gaya Arsitektur Hijau ini yang diharapkan dapat menjadi ragam pilihan pusat perbelanjaan dengan suasana baru di Kota Semarang yaitu Green Shopping Atmosphare dan diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi pada sektor perdagangan dan jasa untuk pengembangan wisata kota di Kota Semarang. Penekanan konsep desain yang akan direncanakan pada Central Park Mall di Semarang adalah menerapkan konsep arsitektur hijau atau Eco-Building dan Arsitektur Modern dimana desain bangunan akan memiliki interaksi antara indoor dengan outdoor. Icon utama Central park Mall adalah Mall ini memiliki Park atau Taman yang berada di tengah bangunan sebagai ruang terbuka yang dapat digunakan untuk kegiatan seperti bersosialisasi dengan teman/ keluarga atau orang terdekat, bersantai, wisata kuliner dan menikmati kopi di coffeshop, selain taman yang ada di sekitar bangunan. Memiliki konsep bangunan seperti angka delapan yang memberikan kesan tidak terbatas membuat desain ini terlihat lebih modern dan kontekstual.

Sali M. Papeti; Dewi Suharto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pulmonary TB is an airborne infectious disease that mostly attacks the lungs. Knowledge is information that is captured by the five human senses, then developed through language and ways of thinking. Noncompliance and lack of understanding of the community in the use of drugs is one of the causes of therapy failure. Providing knowledge and understanding of patients in the use of drugs will have an impact on medication adherence and success in using drugs for therapy. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and attitudes of pulmonary TB patients with adherence to taking anti-tuberculosis drugs at the Kombos Health Center Manado City. This study uses an analytical descriptive research design with a cross-sectional approach. The sampling technique in this study used a sampling technique using total sampling with a total of 42 respondents. The data collection technique was carried out using a questionnaire and using the Chi-Square test with a significance level of a = 0.05. The results of the study respondents had a low level of knowledge on medication adherence with a p value = 0.00, and had a low attitude towards medication adherence with a p value = 0.032. The conclusion of this study is that there is a relationship between knowledge and attitudes of pulmonary TB patients with adherence to taking anti-tuberculosis drugs at the Kombos Health Center Manado City.

Syariful Hadi; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Feng Shui merupakan pengetahuan arsitektur dari China. Arsitektur Feng Shui adalah pengem-bangan dari budaya Tiongkok purba yang pada awalnya pengembangan dari illmu astronomi untuk mengetahui pengaruh musim dan cuaca yang membantu para petani dalam bercocok tanam dan para nelayan dalam mencari ikan. Dari waktu kewaktu ilmu astronomi purba  ini mulai dekembangkan menjadi beberapa ilmu pengetahuan, diantaranya Astrologi, pengobatan dan Feng Shui  diantaranya. Masyarakat Tiongkok percaya dalam mendesain rumah tinggal dengan menggunakan prinsip – prinsip  Feng Shui  akan menyatukan antara penghuni rumah, rumah, dan lingkungan sekitar rumah menjadi seimbang. Prinsip-prinsp Feng Shui  yang digunakan dalam penelitian kali ini merupakan prinsip Wu Xing. Wu Xing merupakan penggambaran dari 5 unsur alam yaitu, Air, Kayu, Tanah, Logam dan Api . Salah satu rumah tinggal yang menggunakan prinsip-prinsip Feng Shui  adalah rumah kediaman bapak Djoko darmawan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip –  prinsip Feng Shui  pada sebuah rumah tinggal. Penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dan observasi langsung, kemudian menganalisa penerapan prinsip Feng Shui  menurut studi pustaka yang ada.

Mohammad Hilman Fauzi; Djoko Darmawan; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Masjid biasa diartikan tempat sujud, dan sebutan masjid di Indonesia adalah musala, langgar, atau surau, yang diperuntukkan bagi masjid yang tidak digunakan untuk salat Jumat, dan biasanya berukuran kecil. Potensi dalam perancangan Masjid Raya di Pulau Madura diantaranya banyaknya Masyarakat yang mayoritas beragama Muslim juga banyaknya pondok pesantren yang tersebar di Pulau Madura, kemudian dengan menanggapi adanya potensi wisata religi juga wisata alam. Pendekatan filosofi terhadap Masjid Raya Jawa Timur di Pulau Madura yaitu merupakan bangunan yang menjadi pusat dari pelaksanaan ibadah berjamaah yang berisi ruang lapang yang berisi shaf luas sebagai tempat untuk ibadah. Mempunyai tujuan memberikan wadah kepada masyarakat Indonesia khususnya wilayah Provinsi Jawa Timur di Pulau Madura dalam memfasilitasi kegiatan peribadatan. Dengan menggunakan Konsep Arsitektur Modern dan Arsitektur Islam membuat desain Masjid Raya ini memberikan kesan yang elegant dan simetris, serta penggunaan material batu alam dari kearifan lokal menjadi desain Masjid Raya ini semakin terlihat sederhana dengan mementingkan fungsi agar terlihat kontekstual dan ikonik. Masjid Raya ini mewadahi sebuah kegiatan ibadah islami pada masyarakat sekitar yang berfungsi untuk melakukan kegiatan peribadatan juga menjalin ukhuwah Islamiyah dan insaniyah. Pengaplikasiannya dilakukan baik secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini dapat berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Silvia Dewi Mayasari Riu; Kristine Dareda

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

This increase in the elderly population makes the government need to formulate policies and programs aimed at elderly population groups so that they can play a role in building public health. One of the government policies is that health services are provided at health centers, such as providing good and quality services, giving priority to elderly people and providing safe and easily accessible facilities, providing support or guidance to the elderly and their families on an ongoing basis. The purpose of this study was to determine the relationship between the role of health workers and the participation level of Posyandu for the elderly in Esandom one, Tombatu Timur District, Southeast Minahsa Regency. The study used a cross sectional analytic descriptive research method. The sample of respondents was 88 people using purposive sampling. Data collection using questionnaires and observation sheets. Analyzed with the chi square statistical test. The results of the study were 68 respondents (77.3%) with the highest age, 73 respondents (83.0%) had the highest education. Chi square test results obtained p value <? 0.05. The conclusion in this study is that there is a relationship between the role of health workers and the participation level of the Posyandu for the elderly in Esandom one, Tombatu Timur District, Southeast Minahsa Regency. Suggestions are expected that the Puskesmas can use this research as one of the bases in health promotion for the elderly.. Suggestions are expected that the Puskesmas can use this research as one of the bases in health promotion for the elderly. 

Dwi Ayu Puspitasari

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan pegawai terhadap kepuasan penumpang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan penumpang. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang dimana hasil tersebut mempunyai nilai korelasi determinasi R2 square sebesar 0,633. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu adanya peningkatan tangible dan responsiveness untuk meningatkan kepuasan penumpang

Dyah Silvana Amalia; Dodi Bahtiar

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Situbondo yang dilatar belakangi oleh merebaknya pandemi Covid-19 yang menyebar luas ke penjuru daerah di dunia terutama di Kabupaten Situbondo. Untuk pengendalian percepatan penyebaran covid-19 Bupati Situbondo menerbitkan Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020 dapat menjatuhkan sanksi administratif berupa denda dan mengetahui Penegakan Hukum Peraturan Bupati Situbondo Nomor 45 Tahun 2020. Metode Penelitian pada penelitian ini ialah menggunakan metode penelitian hukum normatif yaitu menggunakan studi kasus normatif berupa produk hukum, misalnya mengkaji undang – undang, peraturan daerah serta rancangan undang-undang, dengan metode pendekatan diantaranya peraturan perundang-undangan (stute approach) dan pendekatan konseptual.   Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dalam menangani Covid-19 berdasarkan UUD 1945 dimana pemerintah pusat maupun daerah harus berperan aktif didalamnya, khususnya di Kabupaten Situbondo telah mengeluarkan perbup yang mengatur masyarakatnya taat protokol kesehatan. Namun jika tidak ditaati aturan tersebut maka dapat dikenakan sanksi administratif berupa denda yang diatur dalam Pasal 7 Ayat (2).      

Agusta Ari Wibowo; Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis relevansi reformasi birokasi dalam penyelenggaraan pelayanan public. Ruang lingkup administrasi publik termasuk semua ranah dan aktivitas pada yurisdiksi kebijakan publik. Administrasi publik yang makin berkembang sejak masa reformasi ditandai oleh perubahan pola pikir dari pola pikir sentralisasi menjadi pelibatan swasta dan kelompok masyarakat dalam pembangunan. Administrasi publik sangat berpengaruh pada tingkat implementasi kebijakan karena administrasi publik berguna untuk mencapai tujuan program yang telah ditentukan oleh pembuat kebijakan publik. Pencapaian penyelenggaraan administrasi publik yang berkualitas, ditandai dengan reformasi birokrasi. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah penggunakan data sekunder. Beberapa sumber Pustaka dan teori menjadi pusat perhatian penting dalam analisis data sekunder. Hasil studi literatur, ditemukan bahwa salah satu ranah penting dalam administrasi publik adalah pelayanan publik. Meskipun belum sepenuhnya tercapai, namun kualitas elayanan public menjadi inti dalam penyelenggaraan tata Kelola pemerintahan yang baik. Reformasi birokrasi menjadi jalan terbaik untuk memperbaiki kualitas pelaynan public.

Karmanis Karmanis

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mempengaruhi berbagai lini kehidupan, termasuk perkembangan sistem pemerintahan. Saat ini pemerintah pusat maupun daerah gencar menggunakan media teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana publik, tuntutan terhadap keterbukaan informasi yang menyeluruh, serta layanan publik berbasis internet akan mempengaruhi sistem birokrasi yang akan datang. Pelayanan publik yang selama ini dilakukan dengan beinteraksi secara langsung harus dibatasi bahkan harus beralih kepada pelayanan secara online.  Penelitian ini hendak mengkaji urgensi refornasi administrasi dalam citizen-centric dan e-government di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kwalitatif. Penulis menemukan bahwa penggunaan e-government di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Indonesia perlu mengoptimalkan penggunaan model integrasi vertikal dan integrasi horizontal yang menghadirkan network service layanan satu pintu yang membutuhkan transformasi pelayanan publik dari model Old Administration Public menuju New Public Service. Hal ini perlu juga ditunjang dengan adanya reformasi regulasi di bidang Administrasi Publik untuk meningkatkan sinergitas dan harmonisasi antar lembaga pemerintah, agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dan konflik antar lembaga yang dapat menghambat pemberian layanan kepada masyarakat.

Ruri Maiseptya Sari; Sanisahhuri Sanisahhuri; Martini Martini

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: One of the factors of the high MMR in Indonesia is due to the relatively low coverage of help by health workers. Puprose: The purpose of this study was to determine the relationship of family and socioeconomic support with the choice of delivery place in Puskesmas Tebing Tinggi. Methods: This study is analytic survey with cross sectional design. The research population in this study was trimester III pregnant women in Puskesmas Tebing Tinggi in July 2019, amounting to 52 people. The sample in this study was third trimester pregnant women who are in Tebing Tinggi Health Center taken in total sampling. Data collection is done using primary data. Results: The results of the study of 52 pregnant women respondents who chose non-health service facilities were 31 respondents and those who chose health service facilities were 21 respondents. From 52 family respondents who support as many as 30 respondents and do not support as many as 22 respondents, from 52 respondents with socioeconomic <UMR as many as 35 respondents and ? UMR as many as 17 respondents. Chi-square test results obtained value ?2 = 4.278 with p value = 0.05 meaning that there is a relationship of family support with the choice of delivery place in Tebing Tinggi Health Center with a moderate category. Chi-square test results (Pearson chi-square) obtained value ?2 = 8.27 with p value = 0.05 means that there is family support by choosing the place of delivery at Tebing Tinggi Health Center with a moderate category. Conclusion: It was concluded that there was a significant relationship between family support and socio-economics with the choice of delivery place in the Tebing Tinggi Health Center with a moderate category.Keywords: Family Support; Economic Sociology; Selection of Childbirth

Sugianto, Made Agus; I Gusti Ayu Ngurah Lita Rumiati,

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Stunting rates in Badung Regency show an upward trend while information on funding and utilization and who is the beneficiary is still very limited. Therefore, through the District Health Account, it is expected that decision makers will be able to overcome the problem of adequacy, equity, efficiency, effectiveness and sustainability. Objective: to analyze the cost of stunting prevention using the District Health Account Approach. Method: This research is descriptive using cross-sectional studies, data collection through in-depth interviews to the manager of the District Health Office in Bandung District and the manager of the Provincial Health Department of Bali Nutrition and documentation studies. Results: Most stunting prevention costs came from the central government (70.16%), and the highest proportion of the budget was managed by puskesmas (56.74%). Most of the stunting prevention funding was used for operational expenditure (79.43%), and the financing was mainly directed towards all age groups (48.53%). In the lowest 40% (poor families) the average monthly expenditure is only Rp.438,944 or equivalent to 1,962.55 Kcal per person per day, this figure is below the stipulated calorie adequacy rate of 2,200 - 2,500 Kcal per person per day. Conclusion: The cost of stunting prevention program is only sourced from the government, where most costs come from the central government (70.16%), far exceeding the Badung Regency Government (21.16%) and the Provincial Government of Bali (8.69%). The cost of puskesmas stunting prevention program is used for operational expenses for the bottom 40% (poor families) whose average monthly expenditure is only equivalent to consuming 1,962.55 Kcal of food per person per day. Badung Regency Government to increase the financing of stunting prevention which is prioritized for the lowest 40% population (poor population).Keywords: Stunting; Financing; Badung Regency

Damayanti, Ni Made Ayu; Suardana, I Wayan; Manafe, Neil Oktovianus; Putra, I Gede Yudiana

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Hypertension has now become a global problem because its prevalence continues to increase along with lifestyle changes that include unhealthy habits. the aim is to find out a description of lifestyle in hypertensive patients in West Denpasar Health Center II. Method: The study design was descriptive with the Cross Sectional approach. The sample in this study were all hypertensive patients who were treated at the Denpasar Public Health Center II. The sampling technique is Acidental sampling with a sample of 46 respondents. The research instrument used was a questionnaire sheet. The results of data processing are presented in narrative form, frequency distribution tables are accompanied by interpretations. Results: Hypertension sufferers in West Denpasar Health Center II were 27 respondents (58.7%) who did not have the habit of consuming excess salt; 26 respondents (56.5%) who did not have coffee consumption habits; 34 respondents (73.9%) who did not have the habit of consuming liquor; 32 respondents (69.6) did not have smoking habits; 26 respondents (56.5%) respondents did not have enough hours of rest / sleep; respondents who do sufficient activities / sports; 46 respondents as many as 25 respondents (54.3%) obeyed taking drugs; 25 respondents (54.3%) did not routinely carry out tension control; 30 respondents (65.2%) faced maladaptive stressors. Conclusion: To reduce the incidence of hypertension in patients with hypertension, health promotion programs to the public regarding hypertension factors need to be optimized.Keywords: Hypertension; Lifestyle

Risda Mariana Manik; Bernadetta Ambarita

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: The prevalence of hypertension in Indonesia continues to increase, especially in women. The incidence rate reached 28.8% higher than the incidence of hypertension in men which is 22.8%. There are factors that make women more at risk of hypertension than men. Namely the use of hormonal contraception in women whose users reach 47.54%. Purpose: to analysis Correlational hormonal contraceptive use and hypertension. Methods: This research is an observational survey research, case-control design. Held in the Work Area of the Medan City Primary Health Center. Conducted from March-June 2019. The population were all women of productive age (15-49 years) totaling 572 people. The size of the case sample was 35 people and 35 controls. Case samples were taken by means of consecutive sampling, control samples were taken by convenient sampling. Data analysis was performed univariately and bivariately using the Chi Square statistical test (?2) with a significance level of 0.05. Results: In the hypertension group, 77.1% used hormonal contraception and 22.9% did not use hormonal contraception. Whereas in the non hypertensive group 62.9% did not use hormonal contraception only 37.1% used hormonal contraception. There is a relationship between hormonal contraceptive use and hypertension in women of reproductive age. A value (OR = 5.7; 95% CI 2,008-16,244) means that women of reproductive age are at risk of experiencing hypertension 5.7 times greater if women of reproductive age use hormonal contraception than those who do not use hormonal contraception. Conclusion: Women of reproductive age are at risk of developing hypertension when using hormonal contraception. Therefore, it is recommended that women of reproductive age prefer non-hormonal contraception or natural contraception. If using hormonal contraception to keep monitoring blood pressure regularly at least 3 months after using hormonal contraception and immediately stop using hormonal contraception if there is a hypertensionKeyword: Hormonal contraception; Hypertension; Women at Reproductive age

Mukhlidah Hanun Siregar; Ratu Diah Koerniawati

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

ABSTRACTBackground: Essential Fatty Acids (EFAs) are one of the nutrients that are essential for the body growth and development of the brain. Omega-3 is a type of EFA and has a rele to form the immune system and development of the brain a fetus. Purpose: Therefore, this study was conducted to analyze the intake of omega-3 in pregnant women and to explore the types of local foods and ingredients that are often consumed and are source of omega-3. Methods: This study used a cross sectional design, and data were obtained by interviewing respondents using a characteristic questionnaire, food recall and semi-quantitative FFQ for the last 6 months. Results: The results showed that the average intake of omega-3 for pregnant women in trimester 3 was 0.126 grams per day. Types of food that are a source of omega-3 are fish, especially sardines, milkfish, tuna, and anchovies. The frequency of these food sources was 1-2 times per week. The average intake of omega-3 in pregnant women was still very low compared to the recommended RDA from MoH which is 1.4 grams every day. Conclusion: So, it is necessary to consider taking fish oil supplements for pregnant women adjusting to status of pregnancy.Keywords : Omega-3; Pregnancy; Stunting ABSTRAKLatar Belakang: Essensial Fatty Acid (EFA) merupakan salah satu asupan zat gizi yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh dan otak. Omega-3 merupakan salah satu jenis EFA yang memiliki peran dalam membentuk sistem imunitas dan perkembangan otak pada janin. Tujuan: Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis asupan omega-3 pada ibu hamil serta mendalami jenis makanan dan bahan pengan lokal yang sering dikonsumsi dan merupakan sumber pangan omega-3. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dan data diperoleh dengan wawancara kepada responden menggunakan kuesioner karakteristik, food recall dan FFQ semi kuantitaitf 6 bulan terakhir. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata asupan omega-3 ibu hamil trimester 3 sebesar 0,126 gram per hari. Jenis makanan yang merupakan sumber omega-3 adalah ikan utamanya ikan sarden, bandeng, tongkol, dan teri. Frekuensi konsumber jenis makanan tersebut 1-2 kali per minggu. Rata-rata asupan omega-3 pada ibu hamil masih sangat rendah dibandingkan dengan anjurkan AKG yaitu 1,4 gram. Simpulan: Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen minyak ikan pada ibu hamil sesuai dengan status kehamilan.Kata kunci : Omega-3; Kehamilan; Stunting