Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3221-3240 of 3,494

Analytics

Santi Budiyani; Yushi Luthfiyati Fadilah

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini membahasa tentang penggunaan bahasa dan makna yang terkandung pada lirik lagu Tulus yang berjudul “Labirin”. Yang dirilis pada tahun 2018. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan hasil diskusi berupa penjelasan deskriptif pendekatan secara kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa gaya bahasa yang terkandung pada lirik lagu Tulus yang berjudul “Labirin”. Langkah pengumpulan data penelitian ini memakai Teknik Pustaka, simak, dan catat. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian pada lirik lagu Tulus yang berjudul “Labirin”, dalam lagu ini terdapat beberapa gaya bahasa yaitu: (a) majas perbandingan yang terdiri dari hiperbola, personifikasi, metafora, sinekdok, sinestesia, dan litotes (b) majas penegasan yang terdiri dari pleonasme, repitisi, elipsis, dan retoris (c) majas sindiran yang terdiri dari sarkasme, ironi, dan sinisme.

Novia Dea Puspita; Siti Suryani

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Ratih kumala merupakan seorang wanita kelahiran 4 Juni 1980, Jakarta. Ia menjadi seorang penulis cerpen dan novel  dan mengeyam pendidikan di Fakultas Sastra Inggris, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Meskipun namanya asing didengar tetapi Ratih Kumala pernah mewakili Indonesia pada acara Beijing International Book Fair (BIBF) 2019 yang merupakan pameran buku terbesar di Asia. Selain itu Ratih Kumala juga merupakan penulis skenario, dan salah satu judul film nya yaitu Remember The Favorit. Peneliti memilih cerpen berjudul "Wanita Berwajah penyok" hasil karya Ratih Kumala yang sangat menarik untuk di bahas, karena isi dan cerpen tersebut sering terjadi pada khalayak masyarakat khususnya di jaman sekarang. Berbagai aspek kehidupan yang banyak menjadikan anak sebagai korban dan perbuatan dosa kedua orang tuanya, tentang seorang wanita yang dikucilkan oleh masyarakat dan lidak diinginkan oleh kedua orang tuanya, hidup sebatang kara disebuah gubuk kecil dengan keadaan tangan dan kaki yang di pasung, menjalani hari-hari dengan rasa kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dan nilai moral pada cerpen "Wanita Berwajah Penyok" karya Ratih Kumala, adapun unsur intrinsik tersebut yaitu, tema, latar, alur, penokohan, sudut pandang, gaya bahasa dan amanat. Nilai moral yang terkandung pada cerpen tersebut diantaranya, jangan melakukan hal yang dilarang oleh agama, berhati-hatilah dalam bertindak, jangan mengolok-olok dan membeda-bedakan manusia, sabar, dan ikhlas. Analisis penelilian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitalif. Langkah mengumpulkan data dalam Cerpen "Wanita Berwajah Penyok" Karya Ratih Kumala dengan cara (1) membaca cerpen secara intensif, lalu (2) menganalisis unsur intrinsik beserta deskripsinya dan (3) menyajikan data.

Dinda Luciana Puspita

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan pada lirik lagu grup musik Figura Renata pada album Runtuh Tepat Waktu. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis lirik lagu Figura Renata adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan stilistika. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini dengan teknik baca dan teknik catat. Gaya bahasa yang terdapat pada lirik lagu tersebut diantaranya gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertentangan, gaya bahasa pertautan, dan gaya bahasa perulangan. 

Irna Juita; Elfindri Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi  pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Penderita Hipertensi di Puskesmas Agam Barat Kabupaten Agam. Penelitian ini mengunakan metode penelitian (mixed methods)/Metode pengumpulan data kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian sebanyak 728 orang Puskesmas maninjau dan Puskesmas Lubuk Basung 320 orang menggunakan Purposive sampling. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara, telaah dokumen dan observasi pada informan dan penelitian kuantitatif menggunanakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, pengetahuan, kemudahan akses dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posbindu PTM oleh penderita hipertensi. Faktor yang yang paling berpengaruh adalah kemudahan akses. Input SDM sudah cukup dan untuk dari segi kualitas perlu dilakukan pelatihan, pembinaan, Dana sudah cukup dari BOK dan Nagari. Tempat sarana dan prasana yang kurang, proses pelaksanaan Pelaksanaan skrining PTM sudah maksimal seperti penyuluhan, pemeriksaan labor dan ditindak lanjuti jika ada masalah yang ditemukan saat pelaksanaa. Output PTM yang baik dan berkelanjutan belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, hal ini terlihat masih adanya masyarakat usia 15-59 tahun belum terskrining dengan baik. advokasi dan koordinasi kepada camat dan wali Nagari untuk membentuk Masyarakat dan Kampung Peduli Hipertensi, ambilance desa, peningkatan promosi kesehatan.

Sofiyati Sofiyati

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Campak merupakan suatu infeksi virus yang sangat menular dan tidak bisa  disembuhkan. Virusnya menyerang seluruh tubuh (termasuk otot dan saraf) dan  bisa menyebabkan kelemahan otot yang sifatnya permanen serta kelumpuhan  pada salah satu tungkai. Menurut argumentasi kesehatan dunia (WHO) Campak  telah melumpuhkan sekitar seribu anak setiap harinya dihampir tiap negara di dunia.  Penting bagi orang tua untuk mengetahui mengapa, kapan, dimana, dan  berapa kali anak harus diimunisasi, termasuk daintaranya imunisasi Campak. Pemberian imunisasi pada bayi dan anak tidak hanya memberi pencegahan penyakit pada anak tersebut tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas karena dapat mencegah penularan penyakit untuk anak lain, oleh karena itu  pengetahuan dan sikap orang tua terutama ibu sangat penting untuk memahami tentang manfaat imunisasi bagi anak Indonesia.  Imunisasi Campak adalah tindakan memberi vaksin Campak ( dalam bentuk  oral ) atau dikenal dengan nama oral Campak vaccine ( OPV ) yang bertujuan  memberi kekebalan dari penyakit Campak . Imunisasi Campak ini  diharapkan dapat menekan angka kasus Campak di Indonesia, sehingga  masyarakat perlu dibekali dengan informasi agar pengetahuan mereka tentang  imunisasi Campak ini dapat diimplementasikan khususnya bagi ibu yang mempunyai anak balita.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan ibu yang mempunyai anak balita  tentang imunisasi Campak di Desa Sutawinangun   Wilayah Kerja Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon       

Fitri Setianingsih; Nurlaiala Agustikawati; Yunita Lestari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

A woman who is in pregnancy often experiences many changes, both physical changes and psychological changes. These changes can cause anxiety and increase anxiety. In third trimester pregnant women, the level of anxiety becomes more serious and intensive along the birth time schedule. Feelings of anxiety can cause tension in the mind and physique, pelvic muscles and lower uterine segment muscles; thus, this tension can disrupt the birth process. The impact of anxiety is so big for the mother and the fetus, so the interventions are needed to reduce anxiety in pregnant women. The purpose of this research was to find the effect of birthing preparation services. The research approach used a quantitative approach with preexperimental research design. This design involved pretest and posttest one group design. Samples in this study was 69 third trimester pregnant women. The data collection technique used a questionnaire was taken before experiment and after experiment. Data analysis used paired T test. The results showed that there was a significant difference in the level of anxiety between before and after being given pregnancy preparation services with (p value = 0.000) (p value = 0.000) or (p <0.05).

Ramli, Rachmat

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Acute Respiratory Infections (ARI) are upper and lower respiratory infections caused by infection or bacteria. According to WHO (2018), 40%-60% of the world's under-five population experience ARI. ARI occurs due to many factors, including LBW, Nutritional Status, Immunization Status, and Residential Density. This study aimed to determine whether there was a relationship between these factors and the incidence of ARI at the Batua Makassar Health Center. The design of this study used an analytical survey with a cross-sectional design. The research sample consisted of 90 children under five with a simple random sampling technique, and the measuring instruments used were questionnaires and KMS. Data analysis using chi-square test. The results of the study using the chi-square test obtained a value of P = 0.049 (LBW), P = 0.013 (nutritional status), P = 0.000 (research status), P = 0.001 (density of residence) because the -value = <0.05 then Ha is accepted, it means that there is a relationship of several factors to the incidence of ARI in toddlers at the Batua Makassar Health Center. From the results of this study, it can be said that the condition of LBW, nutritional status, immunization status, and density of residence has a significant relationship. Families are expected to add information by actively participating in activities carried out by health workers on reducing factors that can cause ARI in toddlers.

Febrika Devi Nanda

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Nausea, vomiting is a normal symptom experienced by most pregnant women. This condition is common in early pregnancy, especially in the first week to the third month of pregnancy. Nausea and vomiting in pregnant women is often called morning sickness or can be called emesis gravidarum, but there are some pregnant women who experience nausea and vomiting anytime and anywhere, whether in the morning, afternoon or evening. This research uses a quasi-experimental research design with a One Group Pretest-Posttest Design research design. This research was conducted to determine the effectiveness of slow deep breathing therapy for pregnant women with emesis gravidarum. From the research results, the results showed that before slow deep breathing therapy was carried out, there was a mild level of nausea and vomiting, namely 16 respondents (53.30%). Meanwhile, those who had moderate levels of nausea and vomiting were 14 respondents (46.70%). Then, after being given slow deep breathing therapy, the majority of respondents had mild nausea and vomiting, namely 30 (100%). The pre-test and post-test show a significant relationship with the criteria for nausea and vomiting in pregnant women with a p value = 0 <0.05 N = 30, so it can be concluded that there is a significant effect of effectiveness between slow deep breathing therapy on nausea and vomiting in pregnant women in BPM. Puspitarini, A.Md. Keb, Glenmore District.

Anik Enikmawati; Ana Mar’atus Sholihah; Siti Sarifah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit menahun atau kronis yang ditandai oleh hiperglikemiaatau kadar glukosa darah melebihi nilai normal. Pengobatan non farmakologi diabetes mellitus dapat menggunakan tanaman herbal, seperti kulit manggis. Data yang di peroleh dari Puskesmas Joho terdapat 12 responden yang memiliki riwayat diabetes mellitus di desa Joho Baru, Joho, Sukoharjo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kulit buah manggis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Metode penelitian menggunakan pretest-posttest Design. Teknik penggambilan sampel Accidental Sampling, sejumlah 12 responden. Uji normalitas yang dilakukan adalah uji shapiro-walk dan teknik analisa menggunakan Wilcoxon test. dengan hasil didapatkan ada pengaruh kulit manggis terhadap penurunan kadar gula darah yang signifikan (p) 0.002 karena nilai p (<0.05) ), maka hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang artinya dimana ada pengaruh kadar gula darah sebelum dan sesudah diberikan kulit manggis

Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Hindun Rahim

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman pendamping (termasuk air jeruk, madu, air gula), yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Terjadinya kerawanan gizi pada bayi disebabkan karena selain makanan yang kurang juga karena Air Susu Ibu (ASI) banyak diganti dengan susu botol dengan cara dan jumlah yang tidak memenuhi kebutuhan. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI tersebut. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi 0 – 12 bulan. Jenis penelitian retrospektif dengan pendekatan Cross Sectional. Analisis data digunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,338 > α = 0,05) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,001 < α = 0,05). Saran yaitu Suami dan keluarga tetap berperan aktif dalam mendukung/mendorong, memotivasi dan memberi nasehat kepada istri agar memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa susu formula dan makanan lain, juga Tenaga kesehatan dalam hal ini bidan selalu memotivasi ibu untuk tetap menyusui bayi sejak lahir sampai 6 bulan serta memberikan informasi tentang manfaat ASI eksklusif.    

Bambang Irawan; Mujiburrahman, Mujiburrahman

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit potensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber air bersih, perilaku cuci tangan pakai sabun dan penggunaan jamban sehat. Desain penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga di Lingkungan Kampung Sumbawa Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima yang berjumlah 673 KK. Sampel dalam penelitian ini 249 KK yang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling dan di analisis dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini semua variabel penelitian ini bermakna, yaitu: sumber air bersih berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,000 < 0,05), perilaku cuci tangan pakai sabun berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,000 < 0,05) dan penggunaan jamban sehat berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,002 < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini: 1) Ada pengaruh sumber air bersih. 2) ada pengaruh perilaku cuci tangan pakai sabun. 3) penggunaan jamban sehat. Disarankan:  1) Bagi dinas kesehatan agar membuat kebijakan tentang PHBS dan menyediakan alat penyerap kadar air yang bernama Water Softener. 2) Bagi puskesmas agar lebih meningkatkan penyuluhan tentang PHBS. 3) Bagi kelurahan agar membuat program kesehatan tentang PHBS dan mengajukan ke dinas kesehatan. 4) Bagi masyarakat agar mau menerapkan PHBS untuk mencegah terjadinya penyakit, terutama penyakit diare. 5) Bagi Peneliti lain perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan desain penelitian dan variabel yang berbeda untuk mengetahui faktor lain yang berpengaruh terhadap kejadian diare    

Noormah Juwita; Nelawati Radjamuda; Ria A.J.Rotinsulu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Kombos didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Kombos Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat di laksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 6-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja di lanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu kader mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, meningkatkan keterampilan bagi kader posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.

Ike Fitrah Atul Chabibah; Berthina Hermien Korah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tidak mudah untuk menemukan faktor yang paling dominan. Tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Berdasarkan hasil survei Pendahuluan oleh Tim pengabdian masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2019, di Puskesmas Paniki Bawah didapatkan hasil bahwa cakupan SKDN masih belum mencapai target nasional yaitu kurang dari 80 %. Sehingga perlu adanya upaya peningkatan capaian SKDN dengan salah satu cara yaitu pelatihan dan penyegaran Kader Posyandu di Wilayah kerja Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado. Metode pelaksanaan kegiatan Penyegaran kader posyandu tentang lima meja adalah dengan metode ceramah yang kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pelayanan Posyandu Lima meja dengan sasaran Balita se kecamatan Mapanget. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 5-7 November 2019. Hari ke 1 : Pembukaan, pretest, materi 5 meja dilanjutkan hari ke 2 : Post test dan penutupan. hari ke 3 : Pelayanan Posyandu Se Kecamatan Mapanget. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu Kader Mampu mengaplikasikan peran dan fungsinya sebagai kader posyandu, Meningkatkan kemampuan fasilitasi pembelajaran kader posyandu dalam melaksanakan tugas Penggerakan dan Pemberdayaan masyarakat, Meningkatkan keterampilan bagi kader Posyandu dalam menunjang pelaksanaan desa siaga, Meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan komunikasi, advokasi dan negosiasi dengan pihak pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dalam rangka mendapatkan dukungan sumber daya.

Cut Mutiya Bunsal; Rizal Arsyad

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tumbuh kembang anak merupakan suatu proses yang kontinyu, dimulai sejak kandungan sampai anak tumbuh dewasa. Kualitas anak yang baik dapat dicapai dengan memastikan bahwa proses tumbuh kembang anak juga baik. Pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan gangguan tumbuh kembang anak merupakan acuan bagi tenaga kesehatan yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan dasar/primer. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada kader kesehatan di desa Palaes yang berjumlah 6 orang dengan kegiatan pemberian materi tentang DDTK dan dilakukan simulasi deteksi dini tumbuh kembang anak. Adapun keberadaan kader kesehatan dapat menunjang kinerja puskesmas dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang anak. Pemberdayaan dilakukan kepada kader kesehatan yang ada agar kinerja dapat deteksi dini tumbuh kembang anak dapat maksimal dilakukan dipelayanan posyandu dengan keterlibatan yang dilakukan langsung oleh kader kesehatan desa.

Helly M. Katuuk; Sri Wahyuni; Berthina H. Korah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Anak usia sekolah adalah anak dalam rentang 6 – 12 tahun memiliki kemampuan menghasilkan karya, berinteraksi dan berprestasi dalam belajar berdasarkan kemampuan diri sendiri. Hambatan atau kegagalan dalam mencapai kemampuan tugas perkembangan pada anak, dapat menyebabkan anak merasa rendah diri sehingga pada masa dewasa anak dapat mengalami hambatan dalam bersosialisasi (Keliat, Helena, dan Farida, 2011). Data yang didapatkan berdasarkan survey awal di wilayah kerja Puskesmas Kombos, yaitu ada 7 anak usia sekolah yang memiliki masalah dalam hal perkembangan baik secara fisik, psikis, dan sosial. Masalah perkembangan yang terjadi seperti kurangnya interaksi antara teman sebaya, secara kognitif dan sosial belum mampu bekerja secara berkelompok, dan kurangnya kemampuan dalam menghasilkan karya secara mandiri. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui efektifitas Terapi Kelompok Terapeutik terhadap peningkatan perkembangan Anak Usia Sekolah.. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan terapi kelompok yang bersifat terapeutik kepada anak usia sekolah di Kel. Kombos Barat, Kec. Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara. Ketecapaian tujuan pengabdian kepada masyarakat yakni dilihat dari hasil evaluasi, dimana terapi kelompok terapeutik efektif dalam meningkatkan perkembangan anak usia sekolah.dapat dilihat dari kemampuan peserta untuk saling memberikan komentar positif dan motivasi kepada sesama peserta.  

Julia Fitrianingsih; Ayu Lestari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hamil dan melahirkan merupakan peristiwa alamiah bagi seorang perempuan pada usia reproduksi. Walaupun dikatakan alamiah tetapi dalam perlangsungan kehamilan sering terjadi penyimpangan dari kondisi alamiah atau normal menjadi abnormal (20%) yang berujung pada risiko kematian ibu dan atau janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap penurunan komplikasi kehamilan dan persalinan. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu penelitian kualitatif. di gunakan secara bersama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga data yang di peroleh lebih komprehensif, valid, relieble dan Objektif. Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terarah di gunakan dalam penelitian kualitatif untuk mengumpulkan data kualitatif terkait dengan kemampuan bidan dalam pelayanan kesehatan ibu hamil, pengetahuan, sikap, motivasi dan akses fasilitas pelayanan dari informan. Hasil penelitian didapatkan Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan selama 1 hari tanggal 1 Agustus 2021 di puskesmas bara-barayya, FGD tersebut dilakukan kepada 16 orang yang terdiri dari 1 orang bidan koordinator, 5 orang bidan sebagai fasilitator,5 orang ibu hamil dan 5 orang keluarga ibu hamil (suami). Berdasarkan hasil FGD bidan ANC lingkup Puskesmas Bara-Barayya didapatkan hasil bahwa terkait masalah pelayanan kesehatan ibu hamil. Kelas ibu hamil perlu dilakukan perubahan model karena masih sebatas edukasi dan penyuluhan yang sifatnya keluhan fisik dan persiapan melahirkan(BF4).  

Widra Yeni; Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gunung Kota Padang Panjang. Desain penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Gunung. Sampel dalam penelitian ini dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kasus adalah balita yang mengalami stunting dan kelompok kontrol adalah balita yang tidak mengalami stunting. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data penelitian di analisa menggunakan SPSS for window, untuk analisa data bivariat menggunakan uji Chi Square, sedangkan data multivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh ibu, sanitasi dan panjang badan saat lahir berhubungan dengan stunting pada balita dengan nilai p value < 0,05. Jenis kelamin, berat badan lahir, riwayat pemberian ASI ekslusif dan riwayat penyakit infeksi tidak berhubungan dengan kejadian stunting pada balita dengan p value => 0,05.

Gladeva Yugi Antari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Angka kematian ibu (AKI) didunia masih cukup tinggi. Hal ini juga terjadi di Indonesia, terbukti dengan target SDG’s yang belum mencapai target yang diharapkan. banyak upaya pemerintah untuk menurunkan AKI di Indonesia, salah satunya adalah peningkatan upaya kesehatan ibu hamil dengan menapis  4T sebagai penyebab komplikasi selama kehamilan. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi AKI di Indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran komplikasi ibu hamil yang mengalami resiko tinggi (4T) di UPT Puskesmas Kecamatan Plampang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif  dengan jumlah sampel sebesar 45 ibu hamil. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang diambil dari kohort ibu. Data diambil dari bulan Januari sampai dengan September 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan Total random sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Analisis data disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi, dengan jumlah sampel sebesar 45 ibu hamil.Hasil yang didapatkan berupa distribusi frekuensi dari komplikasi kehamilan seperti  abortus (17%), preeklamsia (8%), ketuban pecah dini (38%), anemia (6%) dan hyperemesis gravidarum (31%). Kesimpulan: Komplikasi ketuban pecah dini paling banyak terjadi pada ibu hamil dengan resiko tinggi.

Irsa Lina Aulia; Janah Mutmainah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa penting Google Classroom bagi Guru dan Siswa sebagai Media Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Pustaka yaitu penelitian data sekunder yang dikumpulkan dari informasi artikel, buku dan jurnal. Penelitian. Masa Pandemi berdampak  pada sektor Pendidikan, sejak 2020 Sistem Pembelajaran diubah yang tadinya luar jaringan menjadi dalam jaringan. Hal tersebut tentu saja membuat banyak pihak terutama Guru dan Siswa harus menyiapkan segala hal untuk bisa menyesuaikan diri dalam perubahan ini. Dalam pembelajaran Online tentu saja media, metode, maupun strategi pembelajaran harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Dalam Pembelajaran Jarak Jauh teknologi sangat dibutuhkan terlebih untuk Media Pembelajaran. Google Classroom  menjadi solusi untuk media pembelajaran karena aplikasi ini mempunyai fitur-fitur yang lengkap seperti absen, memberikan tugas dan memberikan penilaian, sehingga ini sangat bermanfaat untuk Guru maupun Siswa.

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.