Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3201-3220 of 3,453

Analytics

Siti Aisah; Rahayu Khairiah

International Journal of Medicine and Health 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background: According to WHO data, in Southeast Asia in 2015 the HIV rate reached 5.1 million patients with 77,000 pregnant women living with HIV, and 19,000 new cases of pediatric HIV infection have been found. This is a number that can be considered fantastic compared to other regions. Meanwhile for syphilis, the incidence rate has shown an increase of 0.32% in the Southeast Asian region. The number of patients shows up to 167,000 cases of syphilis in pregnant women. It had a disastrous impact by producing 65,800 adverse outcomes including early fetal death. For Hepatitis B, Southeast Asia bears 15% of the total number of Hepatitis B patients worldwide with a total of 39 million people. Prevention activities have been carried out by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia by holding a program called Triple Elimination in accordance with WHO recommendations (2017). The activity was in the form of carrying out tests for HIV, Hepatitis B and Syphilis (triple Elimination) during Antenatal Care (ANC) for Pregnant. Research Objectives: to find out the factors that influence the triple elimination examination in pregnant women at the Sarageni Health Center, Lebak Regency in 2022. Research Methods: quantitative with cross sectional research design. The sample in this study was 65 pregnant women in the Sarageni Health Center area in November 2022 (Purposive Sampling). Data were collected using a questionnaire given to respondents then processed and analyzed univariate and bivariate and tested with the Chi Square test. The results of the study: the prevalence that affects the compliance of pregnant women Age p-value 0.006 <0.05 Education p-value 0.000 <0.05 Socio-economic p-value 1.000 >0.05 and Husband support p-value 0.000 <0.05.

Datin Suhailah; Yesi Hasneli N; Herlina Herlina

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan jumlah penderita sangat tinggi  didunia. Penyakit diabetes ini merupakan penyakit yang memerlukan waktu cukup lama untuk diobati serta dapat membuat penderitanya merasa putus asa akan kesembuhannya. Untuk penatalaksanaan pengobatan diabetes ini dukungan keluarga sangat dibutuhkan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Sail Kota Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 120 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan  Berdasarkan dari tabel 8 diatas menunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga baik yakni 62 responden (51,7%) dan 58 responden (48.3%) menunjukkan dukungan keluarga buruk. Kesimpulan: Dukungan keluarga yang diberikan kepada penderita diabetes berada pada kategori dukungan yang baik. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan disarankan kepada masyarakat (khususnya yang menderita diabetes melitus) dan keluarga agar dapat memberikan dukungannya dalam penatalaksanaan pengobatan pada penderita diabetes mellitus.    

Suci Maharani; Didi Kurniawan; Yesi Hasneli N

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mekanisme koping merupakan upaya individu yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan dalam kehidupan, salah satu permasalahan yang dialami oleh mahasiswa yaitu stres akademik yang dapat berdampak pada stres akademik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan mekanisme koping dengan prestasi akademik pada mahasiswa. Metode: Desain penelitian pada penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 237 mahasiswa dengan teknik stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisis statistic berupa analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson chi-square. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Pearson chi-square ada hubungan antara mekanisme koping dengan prestasi akademik  diketahui p-value < 0,05 dengan nilai p-value = 0,000 sehingga Ho ditolak. Kesimpulan: Ada hubungan antara mekanisme koping dengan prestasi akademik pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Riau.    

Dina Enjeli Sihombing; Faiz Ahyaningsih

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Travelling Salesman Problem (TSP) is a problem that is often encountered by a salesman who must travel exactly once to all consumers in a route and will return to the starting point of departure. Algorithm Genetic Algorithm is one way to find heuristic solutions based on the evolutionary ideas of natural selection and genetics. The aim is to find the optimal route for the distribution of bottled water products produced by PT. Mual Natio Maju Bersama. To find a solution, the chromosomes processed by the genetic algorithm are represented through the stages in the Genetic Algorithm individual initialization, fitness value, linear fitness ranking, roulette whell selection, crossover, and mutation. In order to achieve the optimum solution, namely The best path obtained is PT Mual Tio Maju Bersama –BUMDES Sait ni Huta - UD. Alvaro - UD. Lancelhot – UD. Alris – UD. Jamel – Toko Kelontong SRC Resi 2 – Toko Notra – UD. B Siringoringo – Toko Dahlia Siahaan – UD. Purba – UD. Cahaya – UD. Hutapea – UD. Gabe – UD. Setia II – UD. Larisma II – UD. Antoni – UD. Bona Siahaan – UD. Sederhana – Toko Manalu – UD. Setia I – Toko Ferdinan – UD. Alboy – Wisma Daun Mas – UD. Top Jaya – UD. Mega Silaban – BUMDES Silaitlait – UD. Rika – UD. Panamot – Piltik Coffee and Homestay Bandar Udara Silangit – UD. Rolas Boy – UD. Salamat Karya – UD. Simpang Jaya – UD. Lambok - Piltik Coffee and Homestay Siborongborong – UD. Bahagia – UD. Marlinca – UD. Heri Joel Pasaribu – UD. Ebenezer – UD. Mawar – UD. A Saudara – UD. SP Perdana – PDAM Mual Na Tio – UD. Rokkap - PT Mual Tio Maju Bersama. The best path length is 125.2700 cartesian units and the best fitness value is 0.008000.

Enok Nurliawati; Etty Komariah Sambas

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pertama dan utama untuk  bayi. Kandungan nutrisi pada ASI  sangat lengkap dan sesuai dengan kebutuhan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangannya serta dapat melindungi bagi dari berbagai penyakit.  Ibu pekerja masih dapat memberikan ASI sampai dengan bayi usia 24 bulan  dengan cara memberikan ASI Perah pada saat ibu berada di tempat kerja. Namun di Indonesia hanya  17% ibu pekerja yang memberikan ASI perah. Salah satu  penyebab rendahnya  pemberian ASI perah adalah kurang  pengetahuan tentang ASI perah.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara  tingkat pengetahuan tentang ASI perah dengan pemberian ASI perah  oleh  ibu pekerja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan crossecsional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 73 orang ibu pekerja yang mempunyai bayi usia 0 – 24 bulan. Instrumen penelitian menggunakan   kuisioner, analisis data menggunakan frekuensi dan chi square. Ibu Pekerja sebagian besar tidak memberikan ASI perah  yaitu 47 orang (64%), tingkat pengetahain tentang ASI perah sebagain besar dalam katagori kurang yaitu 40 orang (54,8%), hasi uji chi square nilai p= 0,001 dengan  OR 6,398 (2,198 – 18,625). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan pemberian ASI Perah dan  ibu yang mempunyai pengetahuan baik, mempunyai peluang sebesar 6,398 kali untuk memberikan ASI Perah dibandingkan dengan ibu yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang.

Deffi Haryani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

metropolis, and village improvement to gain stability and fairness in development. Allocation of Vilthe large price range is the right of the village as district/metropolis governments have the proper to reap trendy Allocation funds (DAU) and unique Allocation price range (DAK). The expected effects of the Village Fund Allocation are the advent beta the village budget to finance village government packages, both village operations, and village community empowerment to improve village authorities services, improvement, governance, and network empowerment. Goal to determine the effectiveness of the Village Fund Allocation policy in Marga Sungsang Village, Banyuasin II District, Banyuasin Regency, South Sumatra visible from the context, input, manner, and product and evaluation of the extent of Village Fund Allocation in the control category technique: this is quantitative research with a cross-sectional method drawing near. Result: typical, this size has a big move-sectional scale, particularly: the overall context is 79.05 the general input is 76.10, the overall process is eighty one.45 and the overall product is seventy six.88. limitations: based on the researcher's direct theel in the research process, there are numerous barriers, along with the range of respondents is simplest 33 people, direction, twhichiswhichetheless not enough to describe the state of aff, airs and the item of studies which specializes in the effectiveness of the add program in terms of context, input, method, and product and level of control of Village Allocation within the class of Sungsang Marga Village, Bnayausin II District, Banyuasin Regency, South Sumatra. Contribution: For Sungsang Marga Village, Banyuasin II place, South Sumatra Banyuasin, to take advantage of extra village subsidies and increase similarly development of network development and empowerment. F, or the aTher this research to boom knowledge and expand peproperlyon andregardingal inregardinghe problem of coping with the allocation of village budget to solidarity improvement and empowerment. For the Alma mater, the outcomes of this lexpecteddexpectedato dd new references from the analysis of add management in improving network improvement and empowerment.

Santi Rosalina; Heriziana Hz

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi dan transaksi yang terjadi di dalam pasar memudahkan transmisi penyebaran COVID-19. Ditambah lagi letak tempat berjualan para pedagang yang berdekatan dan pedagang, pembeli, maupun tukang parkir yang datang ke pasar belum semuanya menggunakan masker serta letak sarana cuci tangan yang minim membuat protokol kesehatan berjalan kurang maksimal (Hartiningsih dan Sari, 2020). Klaster di pasar dapat dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan pada pedagang dan pengunjung. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan dan sikap para pedagang dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di kelurahan Sentosa Plaju.  Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 Pada Pedagang Pasar Tradisional Kelurahan Sentosa Plaju.  Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik melalui pendekatan cross sectional. Hasil : Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,000, ada hubungan antara umur responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan, Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,001 ada hubungan antara jenis kelamin responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil uji statistik didapat nilai p Value = 0,000 ada hubungan antara pendidikan  dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Sentosa Plaju. Kesimpulan : Ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan pengetahuan, sikap dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada pedagang pasar tradisional di kelurahan Sentosa Plaju.

Fitriyah, Elly; Eppy Setiyowati; Caesario Dimas Aditya; Aprilia Nurika Putri; Lailil Ika Feby +2 more

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes mellitus (DM) ialah kadar gula darah mencapai angka yang melebihi batas normal. Resiliensi dapat diartikan sebagai proses keberhasilan agar penderita DM dapat beradaptasi dengan stress dan penyakitnya, sehingga perawat diri dalam penyakit tersebut menjadi baik. Tujuan penelitian ini melihat bagaimana korelasi resiliensi terhadap self-care pada lansia dengan DM. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan observasi analitik terhadap 33 lansia, pengambilan sampel menggunakan total sampling, intrumen pada 2 variabel menggunakan kuesioner yang memiliki kriteria yang berbeda dalam menentukan tingkatan skor untuk menghitung besar penilaian responden terkait variabel tersebut. Data yang terkumpul dianalisis dengan spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan tingkat resiliensi sedang sebesar 57,6%, sedangkan tingkat self-care buruk sebesar 63,6% terkait corelation ditemukan adanya hubungan antara resiliensi dengan self-care menggunakan besaran p value : 0.016(p < 0,05). Hasil penelitian yaitu  adanya tingkat ketahanan pada orang lanjut usia terkait dengan kualitas perawatan yang mereka berikan untuk diri mereka sendiri; Dengan kata lain, kurang ketahanan dikaitkan dengan perawatan diri yang lebih baik.

Rahmawati, Andini; Eppy Setiyowati; Rizma Yuhana Defitri; Naadiyah Roebbi Musfirah; Putri Nur Fadilah +1 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelainan..pada seseorang yang biasanya ditandai.dengan peningkatan gula darah. Resilience digambarkan sebagai proses beradaptasi dengan baik dalam menghadapi sikap positif dan strategi yang efektif termasuk mengembangkan kesadaran diri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan self awareness pada lansia DM. Metode Penelitian menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional, dengan 33 subjek memenuhi..kriteria yaitu inklusi dan ekslusi pada lansia. Analisis data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan.bahwa lansia dengan resiliensi sedang sebanyak 20 responden (60,6%), dan lansia dengan self awareness kurang sebanyak 25 responden (75,8%). Pada correlation ditemukan adanya hubungan antara resiliensi dengan self awareness dengan nilai p-value sebesar 0,016 (p < 0,05). Kesimpulan. Dengan demikian dapat disimpulan penelitian ini adanya hubungan resiliensi dengan self awareness, dimana semakin rendah tingkat resiliensi pada lansia, maka semakin.rendah juga self awareness yang dimiliki lansia dengan DM tersebut.

Urafidah, Sifa; Eppy Setiyowati; Ananda Yulistiya Kartini; Sitti Lathifatul Isniah; Riska Puspita Rahmawati +2 more

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seiring bertambahnya usia seseorang, kondisi fisiknya akan memburuk. Kecemasan dapat mengakibatkan perubahan pada kondisi fisik dan psikis. Tujuan Penelitiaan ini bertujuan menganalisis suatu hubungan antara resilience terhadap anxiety pada lansia dengan diabetes mellitus. Metode penelitian menerapkan desain cross sectional. Populasi penelitian ialah lansia di Desa Klurak, Candi, Sidoarjo. Dengan menggunakan metode total sampling, jumlah sampel sebesar 33 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket Connor and Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dengan 5 indikator untuk mengukur resilience dan kuesioner  Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dengan 14 indikator penilaian untuk mengukur kecemasan. Hasil penelitian uji statistik p-value 0,018 dengan menggunakan uji Spearman, artinya terdapat hubungan signifikan antara resilience terhadap anxiety pada lansia dengan diabetes mellitus. Kesimpulan, semakin baik resilience yang dimiliki oleh lansia dengan diabetes mellitus maka kecemasan akan semakin berkurang, begitu pula sebaliknya. Saran yang diharapkan kepada peneliti selanjutnya yaitu dapat melakukan penelitian yang lebih intensif pada lansia dengan jumlah sampel yang lebih besar, yang akan memperoleh hasil lebih signifikan dan dapat menjadi acuan teori dimasa mendatang

Fauziyyah, Idda; Eppy Setiyowati; Erna Ni’matus Sa’diyyah; Novianti Fatimatus Zahro; Mutmainnah Mutmainnah +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Diabetes mellitus adalah kesehatan global, insiden, morbiditas, serta mortalitasnya lebih besar diantara lansia daripada yang lebih muda. Karena diabetes ialah penyakit kronis yang membutuhkan pergantian gaya hidup serta kepatuhan diet yang signifikan, dukungan sosial ialah faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan penderita dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis dukungan sosial dan kualitas hidup lansia penderita DM di daerah kerja Karangrejo Sawah Kelurahan Wonokromo Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan crosss-ectional. Pengambilan sampel sebanyak 32 lansia, menggunakan kuesioner Multidimensional Scale Of Perceived Social Supportdan Diabetes Quality of Life . Data yang terkumpul disebarluaskan oleh SPSS dan dianalisis pearson chi-square untuk membangun adanya hubungan dukungan sosial dan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan jika tingkat dukungan sosial tinggi sebesar 59,4%, sedangkan tingkat kualitas  hidup sedang sebesar 59,4%, terkait correlation ditemukan adanya hubungan antara dukungan sosial dan kualitas hidup dengan p value 0,06 (<0,05). Hasil penelitian yaitu terlihat bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial dan kualitas hidup pada lanjut usia diabetes mellitus.

Jamila, Nur; Eppy Setiyowati; Alvianita Suherman; Salsa Dinda Sabila; Rohematussoleha +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kasus yang kerap terjalin pada lanjut usia diabet jika minimnya support sosial menyebabkan terkandang penderita terlambat buat berobat. Minimnya kontrol dari sosial menyebabkan masih banyak lanjut usia dengan diabet sedikit minimnya data. Tujuan penelitian ini guna menguji yang dimana apakah terangkainyadorongan disela sela dukungan sosial dengan taat kontrol dan kepatuhan mengkonsumsi obat. Metode penelitian tersebut  memakai cross-sectional, dan responden sebesar 30 responden, variabel dependent yaitu dukungan sosial dan variabel independen yaitu kepatuhan kontrol dan taat mengkonsumsi obat. Pengumpulan data memakai  kuesioner Medication Adherence Scale (MARS). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan selanjutkan dilakukan uji statistik spearmen- rho. Hasil dari riset menunjukan bahwa tingkatan dorongan sosial rendah sebesar 80%, serta kepatuhan kontrol tidak patuh sebesar 56,7%, sebaliknya tingkatan kepatuhan obat patuhan sebasar 56, 7%, terpaut correlation ditemui terdapatnya ikatan antara kepatuham kontrol dan kepatuhan meminum obat yaitu mutu p value 0,02 (<0,05). Kesimpulan membuktikan bahwa adanya rangkaian dukungan antara kepatuhan kontrol serta kepatuhan meminum obat terhadap lansia.

Titin Patimah; Nanik Yuliwati

International Journal of Medicine and Health 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background : Early Initiation of Breastfeeding (IMD) is the process of placing a newborn on the mother's chest or stomach so that the baby can naturally find its own source of breast milk or breast milk and start breastfeeding. The baby will get immunity. IMD is beneficial for mothers because it can help speed up the postpartum recovery process Research purposes : To find out the relationship between parity, type of delivery and the age of the mother to the provision of early breastfeeding initiation (IMD) at the Lemahduhur Health Center in 2022 Research methods : The type of research used in this research is quantitative with a cross sectional research design. The population in this study is168 mothers giving birth. The sample in this study were 63 mothers giving birth using the accidental sampling technique. Bivariate analysis using the chi-square test. Research result : The distribution of the frequency of parity descriptions of mothers giving birth at the Lemahduhur Health Center in 2022 is partly 1-4 times as many as 45 people (71.4%). The distribution of the frequency of descriptions of the types of maternal deliveries at the Lemahduhur Health Center in 2022 is mostly normal, with 41 people (65.1%). The frequency distribution of the description of the age of mothers giving birth at the Lemahduhur Health Center in 2022 is mostly 20-40 years, with 36 people (57.1%). The distribution of the frequency of giving Early Breastfeeding Initiation (IMD) at the Lemahduhur Health Center in 2022 is mostly yes, as many as 42 people (66.7%). Conclusion : Can be concluded thatthere isthe relationship between parity, type of delivery and the age of the mother to the provision of early breastfeeding initiation (IMD) at the Lemahduhur Health Center in 2022.

Rohmayati Rohmayati; Nanik Yuliwati

International Journal of Medicine and Health 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background : Adolescents are indeed very vulnerable to promiscuity, this situation is very concerning, from this behavior unwanted pregnancy often occurs which has a negative impact on socio-economic health and others. Therefore, prevention efforts can be made as early as possible based on the knowledge and attitude and support from parents.One of the things that happens to young women is the many cases of unwanted pregnancies (KTD). Like at SMAN 1 Cimarga Rangkas Bitung Lebak Banten in 2022 there were 2 students who were pregnant out of wedlock, and lots of various deviant sexual behaviors. Writing purpose : Aims todetermine the relationship between knowledge, attitudes and family support with efforts to prevent adverse events due to free sex in young women at SMAN 1 Cimarga Rangkas Bitung Lebak Banten in 2023. Research methods : This study used quantitative and analytic methods with a cross sectional approach. A sample of 72 young women was obtained using proportional random sampling. The data was obtained using a questionnaire that had been tested for validity, then the data was analyzed using a frequency distribution and chi square test. Research result : The knowledge of female adolescents is mostly good (56.9%), positive attitude (58.3%), family support including support (59.7%) and prevention of adverse events in young women due to free sex (66.7%). There is a relationship between knowledge and efforts to prevent adverse events due to free sexual intercourse in young women (p value 0.000), there is a relationship between attitudes and efforts to prevent unwanted pregnancy due to free sexual intercourse in young women (p value 0.000) and there is a relationship between family support and efforts to prevent unwanted pregnancy due to free sex in young women (p value 0.000). Conclusions and recommendations : Knowledge, attitude, family support related toefforts to prevent adverse events due to free sex in young women. Therefore, adolescents can increase knowledge and increase positive attitudes and do better pregnancy prevention.

Moh. Lutfi Nurfatoni Amirudin; Nabilah Gita Cahyani; Eppy Setiyowati; Vivi Alimatuzzain; Nanda Elvina Firdaus +2 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kesehatan merupakan dasar yang harus dimiliki oleh manusia dan faktor yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Merawat kebersihan bagian tubuh yang vital memang tidak selayaknya menjaga kebersihan bagian tubuh yang lain, dan memerlukan perhatian khusus.  Pada bagian tubuh yang penting ini, keringat diproduksi secara berlebihan. Tujuan: meneliti pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan alat vital. Metode: jenis kuantitatif dengan desain penelitian Analitik dan pendekatan Cross Sectional. Hasil penelitian: tidak ada hubungan pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan alat vital pada mahasiswa semester 3 S1 Keperawatan UNUSA. 16 mahasiswi (44,4%) responden berpengetahuan tinggi, 17 mahasiswi (47,2%) responden berpengetahuan sedang, dan 3 mahasiswi (8,3%) responden berpengetahuan rendah. Kesimpulan: sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik terkait kebersihan alat genitalia.

Puput Mulyono; Singgih Purnomo

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Exercise has many physical benefits, including reducing stress. People who exercise regularly tend to appear more relaxed and cheerful, making them more resilient to physical and emotional stress. This is especially relevant for students who may experience stress due to the change in learning style from junior high school to higher education. The purpose of this study was to investigate the relationship between exercise habits and stress levels in the community of area X. This study used a cross-sectional design and used two basic instruments: the Exercise Habits Questionnaire and the DASS-42. This questionnaire was specifically intended for all adults aged 25-55 years, totaling 96 people and respondents were sampled and analyzed using the Chi Square test. The results showed that 38 respondents (39.6%) exercised regularly, while 58 respondents (60.4%) did not exercise. A total of 57 respondents (59.4%) reported normal stress levels, while 9 respondents (9.4%) reported mild stress levels, 13 respondents (13.5%) reported moderate stress levels, 12 respondents (12.5%) reported severe stress levels, and 5 respondents (5.2%) reported very severe stress levels. The Chi Square test produced a p-value of 0.144. The results showed that there was no significant correlation (p=0.144) between exercise habits and stress levels among residents of Village X.

Fuji Hidayah; Mardiningsih Mardiningsih

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Analysis of panel data regression is a regression method to determine the relationship between the independent variable and the dependent variable using combined data, namely between cross-section data and time-series data.Analysis of panel data regression can apply to the processing of rice production estimates for an area including the province of North Sumatera. North Sumatera is one of the provinces in Indonesia, at the very of the population focuses on the agricultural sector as the main livelihood in rice being the primary production. Based on data on the development of rice production at the Agriculture Office of North Sumatra Province, the level of rice production in 2019 for North Sumatra Province reached 4,693,563 Ton/Year.Throught Panel Data Regression Analysis with the three approach methods is Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM) and Random Effect Model (REM) , the best approach method is obtained, namely the Fixed Effect Model (FEM) with the best estimation model is . The coefficient of determination  of 0.950890, which means that the independent variable affects the dependent variable by 95.08% on rice production.Based on the estimation model, the development of rice production in the next 3 years, namely 2020, 2021 and 2022, has changes of around 39.88% (decrease), 10.68% (increase), 9.89% (increase).

Safira Nur Hasikin; Herlina Herlina; Erwin Erwin

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Imunisasi dapat memberikan ketahanan tubuh bagi anak dengan tujuan untuk mencegah cacat, kejadian penyakit dan kematian akibat penyakit. Faktanya fenomena tingkat pemenuhan imnisasi dasar lengkap pada anak usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh rendah. Rendahnya pemenuhan imunisasi ini disebabkan oleh pengetahuan ibu yang rendah terhadap pentingnya imunisasi yang menyebabkan rendahnya kesadaran ibu dan motivasi ibu untuk melakukan imunisasi dasar pada anak 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self awareness dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar pada wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan yang dilakukan adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak berusia 0-12 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh dengan jumlah 252 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 155 orang dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar langsung. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : Penelitian ini memperoleh hasil bahwa mayoritas orang tua yang menjadi responden adalah berusia 25 hingga 30 tahun (63,9%), merupakan tamatan SMA (55,5%), dan anaknya sebagian besar diasuh sendiri (48,4%). Hubungan yang terbentuk antara Self awareness ibu dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar adalah signifikan (p = 0,000; OR = 4,967). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Self awareness ibu dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar pada Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh. Saran: Disarankan kepada ibu yang memiliki anak usia 0-12 bulan untuk mementingkan imunisasi bagi anak sehingga dapat menghindari penyakit yang beresiko bahkan hingga kematian.    

Nabawiyah, Nabawiyah; Arneliwati Arneliwati; Yesi Hasneli N

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Gaya hidup seseorang mempunyai kaitan dengan kesehatannya, khususnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 6 Mandau. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 199 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat responden dengan kategori kurus yang melakukan aktivitas fisik ringan sebanyak 23 orang (31,5%), 23 orang (25,6%) melakukan aktivitas fisik sedang, dan 10 orang (27,8%) yang melakukan aktivitas fisik berat. Responden dengan kategori normal yang melakukan aktivitas fisik ringan sebanyak 3 orang (4,1%), 46 orang (51,1%) melakukan aktivitas fisik sedang, dan 16 orang (44,4%) yang melakukan aktivitas fisik berat. Responden dengan kategori pre-obesitas yang melakukan aktivitas fisik ringan sebanyak 40 orang (54,8%), 12 orang (13,3%) yang melakukan aktivitas fisik sedang, dan 9 orang (25,0%) yang melakukan aktivitas fisik berat. Sedangkan responden dengan kategori obesitas yang melakukan aktivitas fisik ringan sebanyak 7 orang (9,6%), 9 orang (7,7%) melakukan aktivitas fisik sedang, dan 1 orang (2,8%) yang melakukan aktivitas fisik berat. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja dengan p value (0,000) < alpha (0,05). Kesimpulan: Tingkat aktivitas fisik mempunyai hubungan yang bermakna terhadap kejadian obesitas pada remaja.    

Lisnawati Lisnawati; Nanik Yuliwati

International Journal of Medicine and Health 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background: The prevalence of early marriage in Indonesia in 2018 showed a high rate of 67% and there was an increase of 6% during 2019-2020. The incidence of early marriage in the village of Kutawargi Karawang in 2020 (32%) is higher than the previous year. Purpose: the research aims to find out how the Analysis of Parents' Responses to Young Marriage in Adolescents in Kutawargi Village in 2022. This research method uses quantitative analytical research. With a cross sectional study approach with a population of 34 people and a sample of 25 respondents selected by accidental sampling. Data was taken using a questionnaire which was then processed using a statistical program. Results: Based on education, there were 14 (56.0%) respondents with the highest education. Based on the mindset, there were 15 (60.0%) respondents with bad mindsets and there were 14 (56.0%) respondents with less economic status, there were 16 (64.0%) respondents who said marrying off children was not because of promiscuity, as well as the frequency of young marriages, there were 15 ( 60.0%) of respondents who married their children at a young age. The results of the statistical analysis found that teenagers in Kutawargi village marry young, namely education (ρ value = 0.000), parents' mindset (ρ value = 0.000), parents' economy (ρ value = 0.000), promiscuity (ρ value = 0.002) Conclusion: Analysis of parents' responses to young marriage among adolescents in Kutawargi village in 2022, namely educational factors, parents' mindset, parents' economy, and promiscuity. Therefore, parents are expected to have good relationships and communication with teenagers. Parents must also provide understanding and direction regarding marriage and the impact of teenage marriage. In addition, parents must also be able to control the association of teenagers so they do not fall into promiscuity.