Publication Search

80,088 articles from 764 journals · 2,111 citations tracked

Showing 301-320 of 343

Analytics

Wulandari, Apri Nur

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Noncommunicable diseases (NCDs) are the leading cause of death, accounting for 73% of all deaths globally. It is expected that the increase in NCD fatalities will continue as a result of detrimental changes in human and environmental behavior. Hypertension is a highly prevalent NCD condition. One thing that may be done to prevent NCDs is to provide relevant information about disease prevention and control. CERDIK can be used to provide information in the form of health education. Media is required for health education so that information can be delivered and accepted well by participants. Purpose:  The purpose of this community service is to increase the knowledge of the elderly using leaflets on preventing hypertension with CERDIK. Methods: This community service was carried out by providing health education in the Sukorame Region, Bantul, on October 26, 2022. The target community members who attended were old adults and the elderly, totaling 52 people. Providing health education is carried out using the lecture method with the help of PowerPoint slides and media leaflets about preventing hypertension with CERDIK. Results: The average knowledge of the target community about preventing hypertension after being given health education was 86.5%; this was included in the category of good knowledge (76%–100%). Conclusion: By increasing the knowledge of the elderly about hypertension prevention using the CERDIK method, it is hoped that it can empower the elderly to be able to detect and control the hypertension they experience early.

Amalia, Ary Nahdiyani; Marcello Ferrel Firmansyah; Helen Triolinda

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kualitas tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh faktor genetik, faktor lingkungan dan faktor perilaku yang memadai. Kondisi stunting dapat menyebabkan terjadinya kelainan pada tumbuh kembang anak. Stunting dapat terjadi karena asupan zat gizi yang rendah dalam jangka waktu yang lama. Potensi genetik yang bermutu akan dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif dan memiliki perilaku sadar gizi, sehingga stunting dapat dicegah dan diperoleh tumbuh kembang anak yang optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai stunting dan gizi dalam tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi yang diberikan pada masyarakat desa Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, dipaparkan menggunakan media LCD proyektor dan pembagian leaflet. Diskusi interaktif menjadi akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dan peserta yang hadir berkomitmen untuk memperbaiki asupan gizi dalam keluarga sebagai upaya mencegah terjadinya stunting dalam keluarga saat ini maupun di masa mendatang.

Anna Waris Nainggolan; Friza Novita Sari Situmorang; Sonia Novita Sari; Ribur Sinaga; Imarina Tarigan

JURNAL KABAR MASYARAKAT 2023 Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Hyperemesis Gravidarum in pregnant women in the VII hamlet of Bangun Rejo Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency will still experience a significant increase in 2023. Therefore, it is necessary to provide Information and Education Communication (IEC) to pregnant women about Hyperemesis Gravidarum. This activity was carried out with the aim of providing education through leaflets to pregnant women in all trimesters about Hyperemesis Gravidarum. And motivate pregnant women to continue to apply the prevention and treatment of Hyperemesis Gravidarum during pregnancy. The method used uses two stages, namely the implementation and evaluation stages. The results of the process evaluation related to the management of hyperemesis Gravidarum in pregnant women are in accordance with the existing standard operating procedures and recommendations from the Indonesian Ministry of Health. The health education provided was in accordance with SOPs, but several health workers had not emphasized IEC regarding the prohibition of taking anti-nausea drugs at random without a doctor's prescription. Educational media innovations have not varied and have not described in detail the handling of hyperemesis gravidarum during pregnancy, especially how to consume the correct portion of food while experiencing hyperemesis gravidarum. The results of the output evaluation related to the management of hyperemesis gravidarum in pregnant women are appropriate. There is an increase in the knowledge and skills of post-training health workers. Post-counseling evaluation is carried out depending on free time and the number of patients visiting.

Muhammad Yusuf; Eti Muliati; Gusmawarni Gusmawarni; Mihra Julianti; Odesa Ramadanti +1 more

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Doing business, big or small, is bound up with ethical issues. Ethics refers to what a person should do morally. PKM activity partners are UKMs engaged in creative craft products made from acrylic/mute and knitted materials. located in Serang Banten. PKM activities aim to provide partners with knowledge about business ethics that partners need to have in doing business. Plus, partner businesses are located in densely populated areas. It is necessary to maintain ethical behavior where the partner's business is located. The method offered to partners/MSMEs is education/socialization using LEAFLET which is carried out door to door. . The material provided in the leaflet includes a discussion of (1) The role of ethics in business for UMKM, (2) Benefits of doing business for UMKM (3) Application of ethical principles in business in financial, marketing, production and HR activities. The results of the activity showed that partners were very enthusiastic in listening and discussing during the activity. Apart from that, it can provide knowledge about ethics in running a business.

Retno Dewi Noviyanti; Agung Setya Wardana; Hervina Tyas Anggreini; Dewiyanti Fitria

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Status Gizi merupakan unsur yang sangat penting bagi kesehatan lansia. Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 50 tahun ke atas dan rentan terhadap gizi. Asupan energi yang cukup dan seimbang memegang peranan yang sangat penting dalam status gizi dan kesehatan lansia dalam jangka panjang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan gizi lansia dan mengukur status gizi lansia. Kegiatan sosialisasi masalah gizi lansia telah dilakukan di Desa Karangasem, Sukoharjo yang diikuti oleh 29 lansia dengan rentang usia 50-65 tahun. Ada dua kegiatan utama yaitu edukasi gizi pada lansia menggunakan media leaflet dan power point, dan mengukur status gizi berdasarkan berat badan menggunakan timbangan digital stamping dan tinggi badan menggunakan microtoa kemudian menghitung indeks massa tubuh atau IMT untuk mengetahui status gizi di. dari pretest dan posttest yang dilakukan pada saat pemberian pendidikan gizi terjadi peningkatan pengetahuan pada lansia. Ditemukan juga bahwa rata-rata kategori status gizi lansia adalah obesitas. Hal ini tidak berbanding lurus dengan hasil pretest dan posttest yang menunjukkan tingkat pengetahuan lansia rata-rata berada pada kategori baik. Upaya yang perlu dilakukan adalah pengaturan jenis dan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh lansia. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi dan penilaian status gizi sangat penting karena dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia. Adanya pendidikan gizi dan pengkajian status gizi dapat memberikan pemahaman tentang jenis dan pola asupan gizi yang tepat pada lansia.    

Iva Rinia Dewi; Arinda Nur Cahyani; Anisa Annastasya

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah merubah pola hidup dan pola pikir masyarakat. Kemudahan informasi juga semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan obat-obat tersebut. Penggunaan obat yang sudah memasyarakat ini tidak diimbangi dengan kesadaran penggunaannya. Banyak masyarakat memperlakukan obat dengan kurang tepat. Hal tersebut menyebabkan obat tidak bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan. DAGUSIBU adalah prinsip yang harus diterapkan semua orang ketika membeli, menggunakan, menyimpan, serta membuang obat. DAGUSIBU sendiri merupakan bentuk akronim DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membina kader kesehatan peduli obat di tingkat Desa Ledug Kecamatan Kembaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat memperoleh, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar sehingga dapat mencegah penggunaan obat yang tidak rasional. Metode yang digunakan dalam dalam pengabdian masyarakat kali ini adalah dengan memberikan penyuluhan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan juga dilakukan pembagian leaflet agar masyarakat bisa melihat dan membaca kembali garis besat dari materi yang disampaikan. Evaluasi dilakukan dengan cara peserta mengisi kuisioner pretest dan posttest. Berdasarkan hasi pretest dan posttest menunjukan adanya peningkatan pengetahuan ditunjukan dengan hasil posttest yang meningkat. Kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik dan lancar dan peserta antusias dalam menyampaikan pertanyaan. Kesimpulan: Dengan adanya penyuluhan tentang DAGUSIBU maka dapat meningkatkan pengetahuan dan kemudian diaplikasikan di lingkungan maupun keluarga.

Dhea Nur Fadhilah; Suharyanisa Suharyanisa; Dumartina Hutauruk; Siti Nurbaya

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Indonesia merupakan salah satu negara yang berlokasi di wilayah yang rawan terhadap berbagai kejadian bencana alam. Banjir merupakan bencana yang setiap tahun terjadi di Indonesia dan berbagai kejadian banjir terbukti berdampak pada kehidupan manusia dan lingkunganya terutama dampaknya terhadap kesehatan masyarakat yang terkena banjir. Penyakit yang dialami biasanya berupa diare, demam, dan gatal-gatal pada kulit yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun patogen lainnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya banjir dan pengenalan tentang antibiotik kepada masyarakat, sehingga penyakit dampak banjir khususnya diare dapat teratasi dengan baik, kegiatan ini dilakukan oleh tim Dosen Universitas Sari Mutiara dengan melakukan edukasi mengenai Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang (DAGUSIBU) Antibiotik. Metode kegiatan ini melibatkan masayarakat di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang adalah ceramah, pembagian leaflet, dan tanya jawab. Ceramah yang disajikan dalam bentuk presentasi power point, pembagian leaflet dalam bentuk brosur dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab tentang DAGUSIBU Antibiotik. Hasil dari kegiatan ini adalah di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan edukasi terkait Sosialisasi Bahaya Banjir dan DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, dan buang) antibiotik.    

Devina Chandra; Natanael Priltius; Manuppak Irianto Tampubolon

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Wilayah Indonesia merupakan negara kepulauan, secara geografis terletak di persimpangan tiga lempeng utama  dengan potensi bencana banjir yang sangat besar. Banjir dapat menyebabkan kerusakan seperti materi dan kesehatan pada masyarakat. Penyakit yang dialami biasanya berupa diare, demam, dan gatal-gatal pada kulit yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun patogen lainnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya banjir dan pengenalan tentang vitamin kepada masyarakat, sehingga terjadi peningkatan imun tubuh yang dilakukan oleh tim Dosen Universitas Sari Mutiara dengan melakukan edukasi mengenai Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang (DAGUSIBU) Vitamin. Metode kegiatan ini melibatkan masayarakat di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang adalah ceramah, pembagian leaflet, dan tanya jawab. Ceramah yang disajikan dalam bentuk presentasi power point, pembagian leaflet dalam bentuk brosur dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab tentang DAGUSIBU Vitamin. Hasil dari kegiatan ini adalah di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan edukasi terkait Sosialisasi Bahaya Banjir dan DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, dan buang) vitamin.    

Delladari Mayefis; Arie Vonikartika; Diani Mega Sari; Rury Trisa Utami

ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri 2023 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Firstly, COVID-19 was reported in Indonesia on March 2, 2020, in several cases. The latest data on April 23 2020, there were 15,331 confirmed cases with 120 deaths. COVID-19 cases in Batam City have started to increase in the last week. As of April 30, there have been five positive cases of COVID-19, and one person died. Tiban Baru is one of the area in the Batam City. Many people still do not understand self-isolation, especially when they have a history of contact with positive cases, have just returned or traveled outside the city, and have symptoms similar to COVID-19. Furthermore, they are still in contact with other family members. This will certainly expand the expansion of case transmission in households. This activities partner up with a village headman of Tiban Baru. The solution to the problem is education to the public about self-isolation for people in the assesment in handling COVID-19. Educations provided through the media of leaflets and masks donations to people affected by COVID-19. The purpose of this activity is to increase public knowledge about self-isolation efforts if they have symptoms similar to COVID-19 or contact with COVID-19 cases and improve hygiene in the community as an effort to prevent transmission of COVID-19

Dyta Anggraeny; Lisa Ardiningtyas; Rodela Agnesia Irot

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Masalah global terkait dengan gizi salah satunya yaitu anemia defisiensi besi. Anemia menjadi salah satu risiko terjadinya permasalahan gizi lainnya seperti stunting, berat badan lahir rendah dan saling terkait dengan pemberian ASI Eksklusif serta kejadian wasting. Anemia masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan dunia terutama di negara-negara berkembang, tidak terkecuali Indonesia. Perempuan berisiko lebih tinggi dibandingkan laki-laki mengalami anemia dikarenakan adanya siklus menstruasi. Masa remaja menjadi salah satu perhatian terkait permasalahan anemia dikarenakan masa tersebut menjadi pencetus untuk menghasilkan generasi selanjutnya. Letak geografis di daerah pesisir pantai juga bisa menjadi salah satu risiko terjadinya peningkatan kejadian anemia. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa pemeriksaan Hb pada remaja putri yang telah menstruasi, edukasi kepada seluruh remaja putri serta pembagian leaflet, dan pembagian kuesioner untuk mengetahui dampak dari pemberian edukasi. Sasaran kegiatan ini ditujukan kepada Remaja putri di SMP Negeri 9 Bitung. Hasil menunjukkan terdapat 5% yang mengalami anemia, hasil pre test (sebelum dilakukan edukasi) yaitu baik 14,28%, cukup 42,86% dan kurang 42,86% sedangkan hasil post test (sesudah edukasi) mengalami  peningkatan  menjadi  tingkat  pengetahuan  baik 57,14%, cukup 33,33% dan kurang 9,53%. Kesimpulan bahwa persentase anemia minim dan pemberian edukasi secara lisan dan pembagian leaflet kepada remaja putri di Kelurahan Mawali Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung berhasil.

Ine Sukmasari; Lili Farlikhatun

International Journal of Medicine and Health 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Backgrounds : The puerperium is the period after childbirth, which is counted from after the placenta has come out, the puerperium is also called the recovery period, where the uterine devices will recover as before. Providing information about breast massage techniques to the public, especially to postpartum mothers is very important. Therefore efforts to provide information about breast massage techniques can be done through health promotion efforts. The results of a preliminary study conducted by researchers at the Gempol Health Center on 5 postpartum mothers using a questionnaire, of the 5 questions asked, 5 postpartum mothers answered that they did not know how to increase milk with breast massage techniques. Research Objectives : To find out the effectiveness of video media and leaflets on knowledge about breast massage techniques for postpartum women at the Gempol Health Center in 2022 Research Methods:This type of research is quantitative with a quasi-experimental research design and a pretest-posttest group design. The pop ulation in this study was 117 postpartum mothers who were at the Gempol Health Center. The sample in this study were 54 respondents. Bivariate analysis using the Wilcoxon test. Research results : The description of postpartum mothers' knowledge about breast massage techniques after being given leaflet media was mostly lacking as many as 32 people (59.3%). Postpartum mothers' knowledge about breast massage techniques after being given video media was mostly as good as many as 44 people (81.5%). Conclusions and Suggestions : It can be concluded that video media is more effective for increasing knowledge about breast massage techniques in postpartum mothers than media leaflets. It is recommended that managing midwives facilitate mothers in receiving health counseling/education especially for postpartum mothers regarding breast massage techniques during the postpartum period.

Silvia Nurvita; Siti Noor Chotimah; Viny Natalia Dewi; Ratih Kumala Dewi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Background: COVID-19 is an emerging infectious disease that is sweeping the world. Patients with COVID-19 in Indonesia have continued to increase since 2020. Prevention to break the transmission of COVID-19 includes carrying out complete vaccinations and applying clean and healthy living habits to each individual. After the COVID-19 pandemic, it is necessary to carry out outreach activities to the community regarding clean and healthy living behaviors to stop the transmission of COVID-19 and other infectious diseases. Method: community service uses a descriptive method, to describe ongoing socialization activities for clean and healthy living behavior after COVID-19. This activity was held on September 28 2022 in the Bugangan. Results: The socialization of clean and healthy living behavior (PHBS) in Bugangan was attended by the village head with a total of 19 participants consisting of RT/RW heads/deputies, health cadres. Participants had distributed leaflets PHBS before socialization. Evaluation of community service activities to assess participants' understanding in the form of asking questions. The presenter gave 3 questions related to PHBS to the participants present. The conclusion is that the community service activities are going well and can add to participants' understanding of PHBS in the family, especially the understanding of PHBS after COVID-19.

Ningsih, Dwi Putri Sulistiya; Rahmawati, Ida; Aprianti, Rina; wulan, Susilo; Giena, Vike Pebri +1 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: An earthquake is a natural calamity that cannot be avoided, occurs unexpectedly, and cannot be correctly estimated at its epicenter. Earthquakes can be predicted in the range of times that allow them to occur, but not their exact moment of occurrence or strength. Counseling is carried out to prepare the community to be able to deal with earthquake disasters when they occur. Purpose: To improve community preparation in the event of an earthquake disaster. Methods: Community service activities include employing leaflet media to provide earthquake catastrophe advice. People residing in earthquake-prone areas, such as Malabero Village and Bengkulu City, were targeted for the exercise. Results: Before and after receiving earthquake disaster preparedness counseling, there is an improvement in community understanding. Conclusion: By delivering health education using leaflets as a medium for health promotion, the public's understanding of readiness in coping with seismic disasters can be increased.

Widodo, Agus; Jamilah, Niswatin; Salam, Muhamad Elfitra; Oktavia, Nikmatul; Falah, Naufal +2 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Bertambahnya usia menimbulkan dampak perubahan pada tubuh dan yang paling dirasakan adalah kemunduran pada fisik baik dari tulang maupun otot. Oleh karena itu banyak patologis yang muncul seiring bertambahnya usia, salah satunya yaitu Osteoarthritis (OA). Osteoarthritis (OA) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh perubahan yang bersifat patologis pada struktur sendi yang menimbulkan rasa nyeri pada penderitanya. Osteoarthritis (OA) sendiri terdiri dari 2 kelompok, yaitu OA primer dan sekunder. Oleh karena itu perlu adanya tindakan untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan pemberian program fisioterapi. Program fisioterapi yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri antara lain dengan menggunakan modalitas infrared radiationdan exercise therapy. Tujuan: Untuk mengedukasi serta memberikan intervensi fisioterapi komunitas pada Paguyuban Ibu-Ibu Graha Aisyiyah Bojonegoro. Metode: Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat pada Paguyuban Ibu-Ibu Perumahan Graha Aisyiyah Bojonegoro yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2021. Hasil: Pada penelitian ini didapat bahwa pemberian modalitas infrared radiation, latihan strengthening quadriceps dapat mengurangi derajat nyeri dan juga edukasi menggunakan leaflet dapat memberikan informasi terkait dengan OA genu. Simpulan: Setelah diberikan intervensi fisioterapi komunitas berupa infrared radiation,  latihan strengthening quadriceps serta edukasi menggunakan leaflet didapatkan hasil adanya penurunan derajat nyeri serta peningkatan tingkat pengetahuan mengenai tentang OA genu dari mulai pengertian, penanganan, pencegahan dan latihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan. Kata Kunci: Fisioterapi Komunitas; Osteoarthritis (OA) Genu

Riska Wani Eka Putri Perangin-angin; Azis Mangara

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tujuan pengabdian masyarakat ini  untuk memberikan Pendidikan Kesehatan tentang penyakit Rematoid Atritis pada masyarakat Tuna Rungu Pematangsiantar serta meningkatkan pemahaman dan cara pencegahan penyakit Rematoid Atritis. Rematik adalah orang yang menderita arthritis atau di sebut juga radang sendi.Tiga jenis artritis yang paling sering diderita adalah osteoarthritis, arthritis gout, dan rheumatoid arthritis yang menyebabkan berbenjol pada sendi atau radang pada sendi secara serenta. Metode kegiatan yang ditempuh berupa pengkajian data, memberikan pendidikan kesehatan mengenai penyakit rematoid atritis dengan metode ceramah, pemberian leaflet, diskusi, dilanjutkan dengan praktik yang benar. hasil kegiatan Program Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan atau pemahaman masyarakat perawatan penyakit Rematod Atritis di UPT YANSOS dan Tunarungu Pematangsiantar    

Hamdiyah Hamdiyah; St. Nurbaya; Syahriani Syahriani; Fitriani Fitriani; Ibrahim Ibrahim +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Teenagers are the next generation of the nation. Adolescent girls in their life cycle experience menstruation. Menstruation is a natural cycle that occurs in a woman's body. Some women experience disturbances in the process of the menstrual cycle. So that every woman should know the problems that occur in her body so that early detection of accompanying diseases can be carried out. This activity aims to provide information and increase youth knowledge about reproductive health and PCOS. This educational process uses the lecture method with the help of leaflets. The results obtained from this activity are that young women understand reproductive health, especially menstruation and PCOS and understand the importance of early detection. The assessment is based on the response and enthusiasm of the participants in receiving the material provided. Including the positive response of participants in answering questions correctly when asked questions by the speaker.

Agus Widodo; Muhamad Elfitra Salam; Nikmatul Oktavia; Niswatin Jamilah; Naufal Falah +2 more

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Background: Restaurant workers are a profession that complains neck pain due to high intensity, lifting heavy loads, often using wrong postures while working. Physiotherapy interventions such as education using leaflets, stretching and education about correct posture while working, can be given to increase knowledge and prevent pain progression. Purpose: To provide education related to neck pain with physiotherapy treatment for the Rumah Makan Pangeran Kota Jambi workers. Method: This activity is community service which held on January, 5-6th 2022. Results: After being given education, there is an increased understanding of neck pain in the Rumah Makan Pangeran Kota Jambi workers, and there is a decrease in level of pain felt, whether it is static pain or tenderness after being given stretching. Conclusion: The provision of education and treatment of physiotherapy can reduce complaints and increase understanding regarding neck pain in the Rumah Makan Pangeran Kota Jambi workers.

Damayanti, Dyah Ayu Kusuma; Syafiq, Bakri As; Fauziyah, Atina; Ardhiani, Miftah Rizky; Zulfah, Khairina +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Osteoartritis lutut adalah penyakit degeneratif kronis yang banyak diderita orang dewasa yang lebih tua, dan ditandai dengan kerusakan tulang rawan pada sendi lutut. Pasien mungkin mengalami nyeri sendi, kekakuan, dan deformitas sendi. Harapan diadakannya penyuluhan ini agar masyarakat bisa memahami bagaimana cara penanganan saat mengalami keluhan. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini berupa penyuluhan dan pemberian terapi latihan dengan kompres air hangat dan isometric exercise dengan menggunakan media leaflet dan demo teknik pencegahan nyeri. Penyuluhan ini dilakukan di Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, kepada ibu-ibu Dawis RT 01/ RW10 yang berjumlah 10 orang. Berdasarkan data yang diperoleh, menunjukkan bahwa lebih dari 6 orang ibu-ibu dawis mengeluhkan nyeri lutut. Peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang fisioterapis dan nyeri lutut atau osteoarthritis diukur dengan kuesioner pre test dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pre test pemahaman peserta hanya 21% dan mengalami peningkatan menjadi 54% setelah dilakukan post test atau setelah pemberian materi tentang osteoarthritis. Disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang osteoarthritis.

Ade Rachmat Yudiyanto; Damayanty S; Ingka Kristina Pangaribuan

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Diaper rash is a complaint of red spots on the genitals and buttocks of babies wearing diapers caused by skin rubbing against diapers (Dwi Maryanti, et al, 2011). Diaper rash often occurs in the area around a baby's buttocks due to the use of diapers that are rarely changed, are too tight, or are used for too long. Usually the rash is not dangerous, but it can cause pain and cause anxiety in the baby and parents. According to a report by the Journal of Pediatrics, there were 54% of babies aged 1 month who experienced diaper rash after using "disposable diapers", which were first made by Victor Miller in 1950 under the name pampers and are popular throughout the world. At first, mothers hoped that their babies would be comfortable and stay dry.but in the end the baby experiences diaper rush (diaper rash) and the incidence of diaper rash in babies who use disposable diapers increases to 61% Diaper rash in Indonesia is a skin problem in infants and children. Diaper rash, according to Dr. Siti Aisah Boediarjo, Sp. KK, is a skin disorder in the form of red, inflamed patches. Sometimes accompanied by hard, scaly skin, nodules, even blisters and blisters, which cause itching and burning in babies, approximately 50% of babies and children who wear diapers have experienced a diaper rush. The method of implementing this activity is: providing education or counseling to mothers who have children and still use diapers, distributing leaflets and explaining the use of diapers so that diaper rash does not occur. This activity begins with the preparation of proposals and activity administration and continues with an assessment of the situation. In August 2021 activities were carried out at the Evie Kec Babalan Clinic, Langkat Regency

Aulia Marsha Panandita; Khonsa Qonita Ramadhani; Devi Rahma Fadila

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Low Back Pain (LBP) is one of the most popular health problem in society. The World Health Organization (WHO) states that there are 150 types of musculoskeletal disorders experienced by millions of people causing pain, inflammation, and functional limitation that will affect psychology and quality of life. Therefore, it is necessary to take steps for control the incidence of LBP and prevent complication due to LBP that can implemented to the community. This activity aims to increase the understanding of community members about Low Back Pain. Community service activities carried out in the form of physiotherapy counseling orderly with talkative method using power point and leaflets. Based on the response of the participants amount 8 respondents, it was found that before the delivered of material there were 3 people (37,5%) who had fair level of knowledge and 5 people (62.5%) had good level of knowledge about LBP. Meanwhile, after the counseling process, there were 8 people (100%) had a good level of knowledge about LBP. In conclusion, education and counseling had a good impact for increasing the knowledge of community members about Low Back Pain.