Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 301-309 of 309

Analytics

Widhoyoko, Yudhistiro Pandu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam berkomunikasi antara pamong Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan warganya dan memanfaatkan teknologi yang dimiliki Kantor Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo oleh untuk membantu mempercepat kinerja terutama dalam hal berkomunikasi. Peningkatan kecepatan dan ketepatan berkomunikasi antara pihak Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo dan Warga Kelurahan Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo adalah dengan menawarkan pelatihan pembuatan Blog menggunakan tempalete wordpress gratisan yang mudah dan tidak berbayar sebagai wadah komunikasi dan interaksi kedua belah pihak tersebut. Pada kegiatan pengabdian ini digunakan metode simulasi dengan mendorong para pamong untuk melakukan pembuatan Blog. Sehingga pemanfaatan teknologi yang dimilki Kantor Purbayan-Baki, Kabupaten Sukoharjo secara optimal dapat dimanfaatkan dan berguna untuk seluruh warga.Kata kunci: Blog, Wordpress, Komunikasi, Pemerintahan

Fitriani, Shanti

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2018 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Pati sagu diekstrak dari batang pohon sagu (Metroxylon sagu), yang banyak ditemukan di kawasan AsiaTenggara. Dibandingkan dengan beras, produk pangan berbasis sagu lebih sedikit ditemukan di pasaranIndonesia. Banyak aplikasi yang menggunakan pati melibatkan pemanasannya di dalam air. Transisi termalyang dialami pati dan interaksi dengan air pada tingkat granula dan makromolekul membedakan sifatsifatpati dan dapat menentukan potensinya sebagai bahan penyusun makanan. Penelitian ini bertujuanuntuk mendapatkan pemahaman tentang sifat pasta dan termal serta daya pembengkakan pati sagu yangdibandingkan dengan dua pati lainnya yang banyak diproses di Asia Tenggara, yaitu beras dan ubi kayu(tapioka). Sifat-sifat pati yang diuji termasuk daya pembengkakan, sifat pasta menggunakan RVA dan sifattermal menggunakan DSC. Pati ubi kayu memiliki daya pembengkakan tertinggi (34,6 g/g) yang tidakberbeda nyata dengan pati sagu (29,0 g/g). Dalam hal sifat pasta, pati sagu memiliki nilai viskositas terendahuntuk viskositas puncak, panas, dan viskositas akhir sementara suhu pasting tertinggi. Suhu gelatinisasi dannilai entalpi pati sagu merupakan yang tertinggi dan pati beras terendah. Semua sampel yang dijalankanpada DSC disimpan pada suhu 4°C untuk mengukur rekristalisasi/retrogradasi. Pati sagu menunjukkan reorderingamilopektin yang signifikan, sementara hanya sedikit untuk pati ubi kayu. Hanya pati beras yangmenunjukkan adanya kompleks amilosa-lipid.Kata kunci: pati sagu, daya pembengkakan, sifat pasta, sifat termal

Anita Trisiana, Vivit Dwi Puspitasari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk memperoleh gambaran pelaksanaan modelpembelajaran Project Citizen pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3. Penelitian inidilaksanakan pada siswa Kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kebakkramat Tahun 2016/2017.Data dalam penelitian ini berupa karakter kreatif dan disiplin dalam PPKn sebelum dansetelah menggunakan model pembelajaran Project Citizen. Sumber data dalam penelitianini di peroleh dari guru, siswa, interaksi antara siswa dengan guru tempat dan peristiwasedang berlangsung. Prosedur penlitian menggunakan dua siklus yaitu, sikuls I dan siklusII, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, observasi danrefleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan, dokumentasi, wawancara, tes, danmetode observasi. Validitas data menggunakan validitas isi dan validitas kontruksi.Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan kritis kooperatif.Berdasarkan hasil penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan pada siswaKelas VIII A SMP Negeri 3 Kebakkramat dengan model pembelajaran Project Citizendalam PPkn maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ditunjukan dari kondisi awal ke siklusI dari 6 siswa menjadi 23 siswa peningkatan 17 siswa sebesar 53,13 jadi ketuntasanbelajar pada siklus I sebesar 71,88%. Pada siklus I ke siklus II dsari 23 siswa meningkatmenjadi 25 dengan prosentase sebesar 6,25% ketuntasan belajar pada siklus II sebesar78,13%.Kata Kunci : Karakter Kreatif, Disiplin, Model Project Citizen, PendidikanPancasila dan Kewarganegaraan

Februariyanti, Herny

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Social media merupakan aktivitas dua arah yang biasa diterapkan dalam pertukaran segala macam informasi pada komunitas, dan perkenalan sesama pengguna dalam bentuk tulisan, visual, ataupun audio visual. Seiring dengan hadirnya layanan social media, mulailah berkembang jejaring sosial seperti friendster, myspace, facebook dan juga layanan blog gratis, seperti blogspot serta wordpress, dan salah satu mikroblog yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat seluruh dunia yaitu twitter. Dengan dukungan perangkat mobile yang semakin bertumbuh pesat, real time information yang menggunakan media sosial bisa membatu penyebaran informasi. Twitter juga bukan satu-satunya yang meluncurkan fitur untuk membantu pengguna saat bencana, facebook telah memperkenalkan ‘Disaster Message Board’ awal tahun ini. Twitter sebagai sarana penyebaran informasi ke user dengan tujuan utama adalah tersampaikannya informasi-informasi tentang bencana secara langsung ke user dalam hal ini adalah masyarakat. Dalam penelitian ini telah dibuat sistem informasi bencana menggunakan twitter. Interaksi pemakai dengan sistem dapat melalui tweet, mention atau direct message. Sistem membutuhkan waktu tunggu untuk melakukan respon. Jika dibandingkan dengan instant messaging yang mampu merespon secara real time, layanan mention dan direct message mempunyai kelemahan karena dibatasi jumlahnya oleh twitter. Namun dalam hal menyebarkan secara luas lebih mudah memanfaatkan twitter. Kata kunci: twitter, layanan informasi bencana, tweet, direct message, mention

Liana, Lie

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Hubungan antara variabel-variabel independen dengan variabel-variabel dependen kemungkinandipengaruhi oleh variabel-variabel lain, salah satu diantaranya adalah variabel moderating. Variabelmoderating ini dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dan variabeldependen. Sifat atau arah hubungan antara variabel-variabel independen dengan variabel-variabel dependendapat positif atau negatif tergantung pada pada variabel moderating. Ada beberapa uji untuk untuk mengujipengaruh variabel moderating ini, diantaranya adalah Moderated Regression Analysis (MRA). ModeratedRegression Analysis (MRA) merupakan aplikasi khusus regresi berganda linear dimana dalam persamaanregresinya mengandung unsur interaksi (perkalian dua atau lebih variabel independen).

Supriyanto, Aji

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Kebutuhan media pembelajaran yang efektif  dan efisien tidak lagi hanya mengandalkan mediakonvensional seperti harus datang langsung ke tempat kelas mendengarkan guru dan menulis di papan tulis.Perkembangan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat mendukung systempembelajaran dengan system jarak jauh, baik yang dilakukan dengan menggunakan pembacaan arsipdokumen yang disimpan pada sebuah server jaringan atau web, maupun dilakukan dengan interaksilangsung (live-streaming) melalui jaringan on-line.Dalam perkembangannya pembelajaran live-streaming tidak hanya dapat dilakukan denganmenggunakan seperti model teleconference yang harus ada kesepakatan koneksi terlebih dahulu(handshaking connection). Model lain yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan CCTV live-streaming berbasis web dengan open source. Model ini akan lebih efisien dibanding dengan modelteleconference karena tanpa harus melakukan handshaking connection terlebih dahulu. Sehingga semuabrowser akan dianggap sebagai client, yang dapat mengakses secara langsung pada proses pembelajaranon-line live-streaming maupun dengan model dokumen multimedia melalui web. Hasil dari penelitian iniadalah alternatif model pembelajaran on-line yang bersifat live-streaming dengan memanfaatkan mediaweb server dengan sistem open source.

Anwar, Sariyun Naja

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penelitian ini ingin menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung Kematangan TeknologiInformasi (TI) dan Kinerja Sistem Informasi (SI) terhadap Kemanfaatan Teknologi Informasi padaKelurahan-kelurahan di Kodia Semarang. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagikelurahan dalam penambahan investasi dalam bidang teknologi informasi. Responden penelitian ini adalahpengelola informasi pada masing-masing kelurahan di Semarang. Penelitian ini menggunakan metodesurvei dengan 104 sampel. Analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) dengantwo step approach. Pendekatan two step digunakan untuk mengatasi masalah tidak sebandingnya rasioantara jumlah butir instrumen yang digunakan dengan sampel yang tersedia (Hart Line dan ferrel, 1996)dan untuk menghindari interaksi model pengukuran dan model struktural (Hair, et al, 1988). Hasil analisismenunjukkan bahwa kematangan teknologi informasi tidak berpengaruh secara langsung (tidak signifikandan negatif) terhadap kemanfaatan TI (H1). Kinerja SI berpengaruh positif dan signifikan terhadapkemanfaatan TI (H2). Demikian pula pada kemanfaatan TI tidak berpengaruh terhadap kinerja sisteminformasi (H3).

Suhari, Yohanes

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pada kajian ini diuraikan mengenai faktor yang  mempengaruhi lamanya mengakses situs web, faktor yang mempengaruhi keputusan membeli, evaluasi konsumen terhadap situs web. Berdasarkah hasil pembahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut :  (1) Faktor yang mempengaruhi lamanya mengunjungi situs web adalah karakteristik web, keterlibatan, kebutuhan pemahaman, dan interaksi web; (2) Faktor yang mempengaruhi keputusan membeli secara online adalah efisiensi untuk  pencarian, value, dan interaksi; (3) Penilaian terhadap situs web oleh konsumen dapat dikelompokkan menjadi : desain situs, fungsionil situs, dan customer value.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Arsitektur informasi merupakan langkah penting ketika seseorang atau sebuah organisasi akan membangun sebuah situs web. Arsitektur informasi akan memberikan arahan dan patokan dalammembangun web agar struktur rancangan dapat memenuhi aspek seperti lain form, fungsi, navigasi, interface, interaksi, visual, dan maksud informasi itu sendiri, yang akan dibangun dalam sebuah web. Namun banyak para desainer web yang mengabaikan hal ini karena dirasa menghambat, terlalu kaku, dan sulit menuangkan kreatifitas dalam mengembangkan web. Kesulitan yang akan didapat jika web mengabaikan petunjuk pengembangan web, maka ketika akan mengembangkan isi, merubah, dan memelihara web menjadi tidak terstruktur dan cenderung akan menjadi lama karena harus melakukan modifikasi dan perubahan yang besar. Selain itu para pengguna juga akan cenderung bingung dan akhirnyaakan menjadi tidak tertarik untuk mengaksesnya. Untuk itu dalam menembangkan sebuah web harus memenuhi dan mengikuti standar pengembangan, yang dalam hal ini diatur dalam arsitektur dan teknik desain informasi web. Pengembangan, perubahan, dan pemeliharaan akan menjadi mudah dan terstruktur, sehingga eksistensi web terjaga dan para browser tetap betah mengakses situs yang kita kembangkan.