Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3061-3080 of 3,465

Analytics

Nur Vita Nugraheni

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui dan menganilisis pengaruh:  a) budaya organisasi terhadap komitmen organisasi; b) motivasi kerja terhadap komitmen organisasi. c) kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. d) budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. e) motivasi kerja terhadap kinerja pegawai;. f) kepuasan kerja terhadap kinerja. g) komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. Kinerja adalah hasil dari fungsi suatu pekerjaan atau kegiatan tertentu selama suatu periode waktu tertentu. Kinerja dalam hal ini menunjukkan hasil kerja yang dicapai seseorang setelah melakukan tugas pekerjaannya yang dibebankan oleh organisasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Sumber data primer berasal dari hasil angket dan observasi. Variabel yang diigunakan dalam penelitian ini adalah budaya organisasi (X1), motivasi (X2), kepuasan kerja (X3), komitmen organisasi (X4/Y1) dan Kinerja (Y2).  Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada Sekretariat Daerah Kabupaten Blora,sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sampel jenuh, yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan studi pustaka. Teknik analisa data yang digunakan adalah: Uji validitas, realiabilitas, uji asumsi klasik, regresi berganda, analisis jalur, uji t, uji F  dan uji determinasi. Hasil penelitian ini adalah 1) budaya organisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komitmen organisasi, (thitung  1,895 > dari ttabel 1,684 dan   nilai signifikasi 0,065>0,050). 2) Motivasi kerja berpengaruh dan signifikan terhadap komitmen organisasi (thitung  variabel motivasi kerja 2,280>dari ttabel (1,684)  dan nilai signifikasi 0,028>0,050). 3)  Kepuasan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap komimen organisasi (thitung  kerja 0,141 < dari ttabel  1,684,   dan nilai signifikasi 0,889>0,050). 4) Budaya organisai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (thitung  variabel budaya organisasi sebesar 2,517 > dari ttabel (1,684)  dengan nilai signifikasi 0,016 <0,050). 5) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. (thitung  motivasi kerja sebesar 2 ,766 > dari ttabel (1,684)  dengan nilai signifikasi 0,008>0,050). 6. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap  kinerja (thitung  variabel kepuasan kerja sebesar 2,042 > dari ttabel (1,684)   dengan nilai signifikasi 0,047<0,050) 7. Komitmen organisasi berpengaruh positif dan sgnifikan terhadap kinerja (thitung  variabel komitmen organisasi sebesar 2,479 > dari ttabel (1,684)   dengan nilai signifikasi 0,017<0,050).

Indah Puspitasari

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Background: Adolescent problems are things that should be highlighted at this time, this is because youth is a transitional period that will cause various problems. According to the BKKBN (2012) the problems that stand out among adolescents are issues around the Adolescent Reproductive Health Triad (KRR), namely sexuality, HIV/AIDS and drugs. The results of the 2012 Indonesian Demographic Health Survey (IDHS) for Adolescent Reproductive Health (KRR) showed that 9.3% of adolescents stated that they had had premarital sex. Based on data from the National Narcotics Agency (BNN) in 2014, 27.32% of students were drug users. The low knowledge of adolescents about reproductive health is inadequate which can be seen by only 35.3% of young women and 31.2% of young men aged 15-19 years knowing that a woman can get pregnant with one sexual intercourse. Adolescents' knowledge of sexually transmitted infections (STIs) is still low where only 35% of women and 19% of men know gonorrhea, 14% of women and 4% of men know about genital herpes while other types of STIs are below 1%.

Safira Nur Hasikin; Herlina Herlina; Erwin Erwin

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Imunisasi dapat memberikan ketahanan tubuh bagi anak dengan tujuan untuk mencegah cacat, kejadian penyakit dan kematian akibat penyakit. Faktanya fenomena tingkat pemenuhan imnisasi dasar lengkap pada anak usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh rendah. Rendahnya pemenuhan imunisasi ini disebabkan oleh pengetahuan ibu yang rendah terhadap pentingnya imunisasi yang menyebabkan rendahnya kesadaran ibu dan motivasi ibu untuk melakukan imunisasi dasar pada anak 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self awareness dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar pada wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan yang dilakukan adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak berusia 0-12 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Lima Puluh dengan jumlah 252 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 155 orang dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar langsung. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : Penelitian ini memperoleh hasil bahwa mayoritas orang tua yang menjadi responden adalah berusia 25 hingga 30 tahun (63,9%), merupakan tamatan SMA (55,5%), dan anaknya sebagian besar diasuh sendiri (48,4%). Hubungan yang terbentuk antara Self awareness ibu dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar adalah signifikan (p = 0,000; OR = 4,967). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Self awareness ibu dengan motivasi ibu dalam melakukan pemenuhan imunisasi dasar pada Wilayah Kerja Puskesmas Lima Puluh. Saran: Disarankan kepada ibu yang memiliki anak usia 0-12 bulan untuk mementingkan imunisasi bagi anak sehingga dapat menghindari penyakit yang beresiko bahkan hingga kematian.    

Sri Rahayu Lestari Abidin; Thomson P Nadapdap; Ramadhani Syafitri Nasution; Sarma Lumban Raja; Mey Elisa Safitri

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Upaya pemerintah dalam menangani laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah dengan mengadakannya program KB nasional. Metode KB yang paling efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Upaya pemerintah dalam menangani laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah dengan mengadakannya program KB nasional. Metode KB yang paling efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada usia subur (PUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Desaian penelitian ini menggunakan metode mixed method. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang berada di wilayah kerja Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat yaitu sebanyak 1.984 akseptor KB,  dengan sampel kualitatif sebanyak 95 WUS, untuk sampel kualitatif 3 WUS, 1 bidan, 2 suami. Analisis data memenggunakan alanalisis univariat, bivariat dan mulitivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan suami, sosial budaya dan peran petugas kesehatan terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur (WUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Sedangkan faktor yang paling dominan yaitu pengetahuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan suami, sosial budaya dan peran petugas kesehatan terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada  wanita usia subur (WUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Disarankan kepada Puskesmas untuk meningkatkan MKJP dan membangun informasi positif tentang penggunaan MKJP dengan melibatkan petugas PLKB desa dan melibatkan akseptor KB sebagai contoh untuk menghilangkan kekhawatiran ibu pus selama ini melalui kegiatan penyuluhan dan wawancara lansung dengan peserta KB  sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengguna MKJP tersebut.

Rohmah Fauzia Oktaviani; Agung Kurniawan; Farah Paramita; Septa Katmawanti

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

For students in primary schools, there are still numerous nutritional issues to be solved. There has been an increase in the prevalence of overweight and underweight children in the Malang City area, particularly in the Puskesmas Mojolangu working area. One location where these dietary issues occur is SDN Tasikmadu 1. This is a result of the absence of educational resources for understanding balanced nutrition. The goal of this study is to create a balanced nutrition four card instructional media and evaluate its viability and efficacy as a tool for balanced nutrition education. The study follows the define, design, create, and disseminate framework while using a research and development approach. Due diligence was performed by media and material experts utilizing the BNSP evaluation tool with an average score of 87.50%. The effectiveness test was carried out at SDN Tasikmadu 1 on 30 students using pre-test and post-test instruments. Analysis using paired t-test showed that the tool and its accompanying materials were declared "appropriate" and provision of Balanced Nutrition Quartet Card media was effective in increasing students' knowledge, with an average pre-test score of 55.06 and an average post-test score 87.73 and the result of the paired t-test is P=0.000.

Muhammad Iqbal; Dhea Savitri; Lailan Nur; Risfa Dwi Andini; Purnama Ramadani Silalahi

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perusahaan multinasional memiliki keterlibatan dalam sector perekonomian suatu negara karena memiliki entitas yang penting dalam menyerap tenaga kerja hingga meningkatkan pendapatan per kapita suatu negara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peranan secara rinci dari perusahaan multinasional yang dapat memunculkan dampak tertentu bagi perekonomian di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi pustaka melalui beberapa referensi serta informasi dari lembaga terkait dengan perekonomian di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan perusahaan multinasional menimbulkan efek positif serta efek negative. Dari sisi positif, peranan perusahaan multinasional dapat memberikan kesempatan yang tepat bagi Indonesia untuk mengembangkan sector perekonomian negara dengan adanya sumbangsih devisa negara. Selain itu, Indonesia akan makin dikenal oleh negara lain karena negara lain percaya bahwa Indonesia dapat meningkatkan investasi asing karena latar belakang potensi sumber daya Indonesia yang melimpah dan penekanan pada upah pekerja di negara berkembang seperti Indonesia. Di sisi negative, apabila pemerintah Indonesia tidak memberikan penekanan pada perusahaan multinasional mengenai regulasi internal perdagangan dan industri di Indonesia maka akan mempersempit peluang perusahaan domestic dalam bersaing di negara sendiri.

Ade Fitri Arianti; Bunga Elvyan Br. Damanik; Istikhoma Rambe; Rehana Nugraha B.Sitorus; Quen Kholisa Purba +1 more

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Puskesmas as a provider of basic health services has a very important role in maintaining public health. If it functions properly, the puskesmas will be able to provide quality services for people in need. The success of puskesmas in carrying out their programs is determined by the availability of human resources (HR) that are balanced between medical personnel on one side and promotive and preventive personnel on the other. The relationship between ability, workload, work discipline, and work motivation with the performance of health workers is obtained that there is a relationship between ability, workload, work discipline, and work motivation with the performance of health workers. Research Objectives: The purpose of this study is to analyze the suitability of the main tasks and functions (tupoksi) with education and skills as well as means of supporting work. Research Methods: The author of this article uses a descriptive qualitative method that seeks to describe an object or subject of an inductive nature. Result: Inappropriate tupoksi due to limited health workers in puskesmas, especially limited skills based on the type of education. As a result, there are health workers who are in charge of programs that do not match their skills. Conclusion: The lack of health workers makes the tupoksi incompatible with the educational background of the staff in charge of the program at the Puskesmas.

Suci Rahmaida Sihombing; Sukriani Hasibuan; Yuda Mulia Ramadhan Sitepu

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan suatu wadah dimana kegiatan belajar masyarakat dalam rangka peningkatan pengetahuan, keterampilan/keahlian, hobi, atau bakatnya yang dikelola dan diselenggarakan sendiri oleh masyarakat sekitar. Salah satu contohnya yaitu sebuah Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di Paud Kartini Sidodadi  Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta masalah-masalah pendidikan masyarakat serta kebutuhan akan pendidikan masyarakat, definisi PKBM terus disempurnakan terutama dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan lembaga, sasaran, kondisi daerah serta model pengelolaan. Faktor penunjang keberhasilan pengembangan program PKBM di Paud Kartini Sidodadi  Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu meliputi: a) kemampuan mengidentifikasi dan mencatat kebutuhan masyarakat (warga belajar), b) melayani kebutuhan dan minat warga belajar dalam kegiatan yang bervariasi atau sesuai kebutuhan dan minatnya, c) memobilisasi sumberdaya yang ada di masyarakat, d) membangun kemitraan dan kerjasama secara terbuka secara terbuka dengan berbagai lembaga atau oranisasi, sehingga PKBM mampu mengembangkan berbagai aktivitas pembangunan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan lokal, e) memonitor perkembangan kegiatan serta keberhasilan sehingga dijadikan dasar pengembangan program ke depan, f) mencatat berbagai kelebihan dan kekurangan dari kegiatan yang dikelembagaan  PKBM.

Setyatama, Ike Putri; Oktariani Pramiastuti; Alfina Damayanti; Listya Alfisyifa

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Usia balita merupakan usia dimana pertumbuhan dan perkembangan terjadi sangat pesat. Stunting adalah suatu keadaan dimana tinggi badan kurang dari keadaan normal bila di ukur berdasarkan usia, ditinjau dari indeks tinggi badan menurut umur(TB/U) kurang dari minus dua standar deviasi (-2SD) atau di bawah rata-rata standar yang ada. Salah satu faktor utama penyebab stunting yaitu asupan makanan tidak seimbang. Prevalensi kejadian stunting di Kabupaten Tegal tertinggi ada pada Puskesmas Pagerbarang (40%), target pemerintah jumlah stunting tidak lebih dari 20%. Pada bulan Agustus 2022, balita di desa Randusari 100 diantaranya mengalami stunting. Target luaran pengabdian masyarakat ini dapat menambah kebutuhan nutrisi balita stunting sehingga membantu penurunan stunting, ibu balita mengerti pemberian nutrisi yang adekuat pada balita. Kegiatan dilaksanakan bulan Oktober 2022, diikuti oleh 70 balita stunting di desa Randusari Kec.Pagerbarang Kab.Tegal. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari dosen Prodi DIII Kebidanan dan Prodi Sarjana Farmasi Universitas Bhamada Slawi. Tahapan kegiatan di awali dengan koordinasi dan perijinan, mengumpulkan ibu yang memiliki balita, anamesa, pengukuran antopometri balita, pemberian edukasi terkait stunting, dan pemberian suplementasi biskuit kelor. Hasil kegiatan, sasaran antusias dan diskusi terkait keluhan tentang sulit makan dan cara mengolah makan balita.Stakeholder mengharapkan kegiatan serupa dilakukan secara kontinyu

Siti Nuraisah

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Proses pembelajaran diperlukan suatu strategi pembelajaran yang tepat agar siswa merasa tertarik dan termotivasi untuk belajar. Pembelajaran ekosistem pada siswa-siswi SMA Negeri 1 Cikarang Pusat dengan mengajak untuk melakukan eksplorasi terhadap lingkungan untuk dijadikan siswa sebagai sarana belajar untuk belajar aktif dalam berinkuiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatakan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Cikarang Pusat selama 2 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan metode pre-exsperimental design, dengan desain one group pretes-postes design. Populasi yang diambil dalam penelitian ini siswa kelas X SMA Negeri 1 Cikarang Pusat. Sampel yang digunakan satu kelas yaitu X6. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil pretest rata-rata 62,62 sedangkan posttest 80,87. Kemudian dari hasil analisis data nilai t hitung 76,53 yang hasil nya lebih besar dari t tabel 2,70 maka t hitung ≥ t tabel signifikan (berbeda nyata). Dilihat berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi pembelajaran inquiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa

Rasmawati; Nur Fadhilah

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

TT ​​immunization is the provision of immunity through TT absorbent vaccine containing purified tetanus toxoid to provide active immunity against tetanus.. Objective : To determine the relationship between Age, Knowledge, Family Support with completeness of TT immunization for pregnant women in the working area of ​​Madello Public Health Center, Barru City in 2022. Methods : This study uses cross sectional method. The population in this study were all pregnant women who visited the Puskesmas. The sampling technique is purposive sampling. Data was processed using SPSS and analyzed by univariate and bivariate with chi-square statistical test and presented in the form of a frequency distribution table. The results of the study: Shows that there is is a relationship between family support and completeness of immunization where the p value = 0.01, this means that the p value < (0.05) because the p value is less than 0.05. Conclusion: There is a relationship between Age, Knowledge, and Family Support with the completeness of TT immunization in the working area of ​​the Madello Health Center, Barru City in 2022. 

Hasrini Hasrini; Pariati Pariati; Zulkarnain Zulkarnain; Amirah Maritsa; Zahrawi Astrie Ahkam

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Knowledge of how to maintain proper dental health will greatly Affects theincidence of dental caries, brushing and rinsing teeth - gargling is one of the behaviors to maintain oral hygiene. behavior based on correct knowledge will last longer than behavior that is not based on knowledge, an effort to increase knowledge is through health education. Online media is one of the educational media to increase knowledge of dental and oral health. The type of research in this study is a comparative analysis or "causal-comparative". The sampling technique which was used is the quota sampling based on 100 people in Puskesmas Minasa Upa as the research location.The research variable was the online media instagram in increasing knowledge of caries. The statistical analysis which was used is the T-test to show the relationship of Instagram in increasing the knowledge.The result shows that there is a role for education through online media in increasing the knowledge of cavities.    

Berliana Adinda Ayu Puspita

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

Sales and purchase agreements that occur electronically between sellers and buyers create online buying and selling. Internet and social media users in Indonesia, online E-Commerce businesses are increasingly growing. E-Commerce is business activities involving consumers, manufacturers, service providers and intermediaries using computer networks, namely the internet. E-Commerce users are also of various ages, because there are many conveniences when shopping online, just open the desired E-Commerce application, choose the items you buy and the goods arrive as desired within a few days. The increasing number of online buying and selling has indirectly influenced changes in legal regulations. The rules that apply in Indonesia are still unclear regarding electronic buying and selling. This is due to the fact that the conditions necessary for the validity of an electronic agreement have not been specifically regulated. The aim of this research is to determine the validity of electronic contract agreements in E-Commerce transactions in terms of civil law. In this research, normative research methods were used. This method involves processing data from legal regulations and applying rules or norms as the basis for research. Research results Electronic documents are binding and recognized as valid evidence to provide legal certainty regarding the operation of electronic systems and electronic transactions, especially for proof and related to legal actions carried out through electronic systems

Nurmala Sari; Ernita Puspa Dewi; Hannisa Fitri Effendi; Ramadhan Fathur Rahman Syah; Ziada Filosofia

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The low quality of Dasawisma administrative management remains a major challenge in supporting the effectiveness of the Family Empowerment and Welfare (PKK) programs at the community level. This problem is characterized by poorly organized family data records, weak documentation of activities, and limited understanding among administrators regarding the strategic role of administration as a basis for planning and decision-making. This Community Service Program (PKM) aims to improve the quality of Dasawisma administration through collaboration between higher education institutions and Dasawisma groups as an effort to strengthen community organizational governance. The method employed is a participatory community organizing approach, encompassing stages of joint planning, technical administrative assistance, training, and reflective evaluation. The results indicate an improvement in administrators' understanding and skills in managing administrative tasks, the establishment of more systematic data and activity recording systems, and increased participation and organizational ownership among Dasawisma members. Furthermore, the program encouraged the emergence of local leadership and collective awareness of the importance of as an instrument for institutional strengthening. Overall, collaboration with higher education institutions proved effective in promoting sustainable improvements in Dasawisma administrative governance.

Zahrawi Astrie Ahkam; Amirah Maritsa; Hasrini Hasrini; Pariati Pariati; Zulkarnain Zulkarnain

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Objective: Over-retained tooth is condition when the primary tooth as retainer of the permanent tooth not exfoliate promptly, while permanent tooth has been erupted. The oral health problems in Makassar  reported anomalies of tooth development and eruption were in the second place with 8.897 cases in 2018. Mangasa  Public Health Center (PHC) possessed the highest number of over-retained tooth cases which becomes their primary problem in this category. Children's oral and dental health particularly over-retained tooth is largely determined by the awareness of their mothers’ behaviour and knowledge. The purpose of this study was to determine the correlation between mothers’ knowledge towards dentition and over-retained tooth during mixed dentition case on children aged 7-11 years in Mangasa PHC area. Method: This study was analytical observation research with cross sectional design. There were 106 samples of children aged 7-11 years together with their mothers in Mangasa PHC obtained by using simple random sampling. Data were collected through questionnaire and children's oral examination. Data were analyzed by the ChiSquare test. The results of this study showed that 54.7% of children in Mangasa PHC area had over-retained tooth. The high level of mother's knowledge about dentition was 55.7% Result: The results of the analysis between the mother's knowledge of dentition and over-retained tooth obtained value of p = 0,0001. Conlusion: There was a significant correlation between mothers knowledge of dentition and occurrence of over-retained tooth among children aged 7-11 years in Mangasa PHC area.

Ade Suparman; Deny Ernawan; Silvi Aulia; Noviyanti Hasanah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Digital marketing sangat membantu para pelaku bisnis dalam berinteraksi langsung dengan konsumen hingga produsen, untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, kemudahan yang didapat dari digital marketing diharapkan dapat mengembangkan industri bisnis yang berlokasi di Desa Mundusari Subang Terbatas lahan ditengah padatnya penduduk menjadi kendala untuk mengembangkan budidaya hidroponik. Kurangnya pemahaman masyarakat Desa Mundusari mengenai peluang bisnis industri dan budidaya hidroponik menjadi masalah utama yang harus segera diselesaikan. Kurangnya kemampuan memasarkan juga akan berdampak pada prospek usaha sehingga perlu dilakukan penelitian untuk melakukan pelatihan penerapan pemasaran sebagai media penjualan keripik bayam dengan Teknik Hidroponik di Desa Mundusari Kabupaten Subang. Dalam pengabdian masyarakat di Desa Mundusari Kecamatan Subang ada 4 metode yang digunakan antara lain metode observasi, metode wawancara dan metode pelatihan. Hasil yang diperoleh dari pelatihan implementasi digital marketing sebagai media penjualan keripik bayam dengan teknik hidroponik di Desa Mundusari Kabupaten Subang dari PKK, Ibu-ibu mendapatkan penghasilan tambahan berkat budidaya hidroponik dan menjangkau segmentasi yang luas hingga keluar pulau dengan memanfaatkan digital marketing.

Shanty Maria Lissanora Fernanda; Norong Perangin-angin; Yohanna Adelina Pasaribu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tujuan pengabdian masyarakat ini  untuk memberikan edukasi kepada ibu balita mengenai kebutuhan Gizi pada anak untuk penanganan dan pencegahan stunting yang memberikan pengaruh pada pertumbuhan anak yang akan menurunkan angka stunting. Kaum ibu yang berada di wilayah desa Kubang Jaya merupakan bagian dari sasaran untuk dilakukan penyuluhan mengenai MP-ASI dikarenakan masih terdapat beberapa anak yang berusia 0 -24 bulan. Tujuan umum Untuk memberikan Pendidikan Kesehatan masyarakat dalam penyusunan menu seimbang pada ibu balita 3-5 tahun dalam pencegahan dini stunting di puskesmas raya pematangsiantar. serta meningkatkan pemahaman dan cara menjaga kesehatan pada ibu balita di puskesmas raya pematangsiantar. Hasil kegiatan Program Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan atau pemahaman masyarakat tentang penyusunan menu seimbang pada ibu balita di puskesmas raya Pematangsiantar    

Tiara Indriarti; Difa’ul Husna; Riska Anisa Indriyani; Rasyid Herbanu Indra Saputra; Farchan Abdul Aziz

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Sekolah dan pendidikan adalah hal terpenting dalam kehidupan. Pendidikan merupakan suatu proses memanusiakan manusia, yang dimana pendidikan untuk semua manusia. Pendidikan sekolah luar biasa (SLB) menawarkan pendidikan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus agar bisa menempuh pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana sekolah luar biasa (SLB) dalam memberikan layanan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diperuntukkan bagi Anak Tuna Grahita di SLB Negeri 1 Kulonprogo. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan kualitatif, studi kasus di SLB Negeri 1 Kulonrogo dan studi pustaka. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu pendidikan yang diberikan kepada anak tuna grahita memberikan dampak yang positif bagi perkembangan anak, terlebih dengan dberikannya pembelajaran Pendidikan Agama Islam anak akan mempunyai kedekatan dengan sang pencipta yaitu Allah SWT.  

Ayu Yuliani; Shafira Amalia Muflihah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan menjelaskan mengenai makna yang ada di dalam lirik lagu “takut” dalam album semoga sembuh.Yang dinyanyikan oleh Idgitaf dengan menggunakan metode studi pustaka. Dalam penelitian ini menghasilkan sebuah makna dalam lirik lagu yang berisikan berbagai ketakutan dalam fase dewasa. Dalam lagu “takut” juga terdapat gaya bahasa penegasan. Selain itu, periset tertarik untuk mengenali majas apa yang terkandung dalam lirik lagu itu,karena dalam lirik lagu ini memiliki makna dan harapan yang mau di informasikan secara langsung dan tidak langsung. Setelah itu tata cara yang digunakan dalam riset ini merupakan tata cara deskriptif kualitatif ialah suatu  tata cara dengan metode menganalisis informasi serta hasil informasinya setelah itu di proses ke dalam wujud teks deskripsi. Subjek yang di analisis berbentuk lirik lagu bertajuk “Takut”. Hasil analisis lirik lagu ini menunjukkan adanya majas personafikasi, majas retorika, majas paradoks. Makna dan arti yang terkandung dalam lirik lagu “Takut” adalah cerita seseorang yang piawai menyembunyikan luka meski sering terlihat tertawa.

Mahfirotul Fitria; Meilan Arsanti; Cahyo Hasanudin

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Literasi digital di era society 5.0 sangatlah penting bagi masyarakat, dimana rancangan ini akan menjadi bagian utama dalam penerapan atau pemanfaatan teknologi digital. Pemanfaatan literasi digital ini juga sangat berperan penting dalam  pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi problematika literasi digital di era society 5.0 .Penelitian ini adalah jenis penelitian studi pustaka dengan mengunakan data sekunder yang berasal dari artikel jurnal nasional yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga strategi literasi digital yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi era society 5.0 yaitu 1). Berpikir kritis 2). Pemanfaatan teknologi informasi 3). Memahami digital culture.