SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 261-280 of 284

Analytics

Dadang, Dadang; Tedy Subrata; Hendrik F Siregar; Sugino, Sugino

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyalahgunaan NARKOBA (singkatan dari Narkotika, Psikotropiks, dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan kedalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan, dan perilaku dari seseorang. NARKOBA dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual antara usia 11 atau 12 tahun sampai dengan usia 20 tahun. Tahap perkembangan remaja memiliki tugas yang harus diselesaikan. Remaja biasanya merasakan adanya tekanan agar mereka menyesuaikan dengan norma-norma dan harapan kelompoknya bila remaja tidak mampu menjalankan tugasmya dengan baik mereka cenderung menganggap hidup adalah penderitaan, tidak menyenangkan, dan melakukan hal-hal seperti ; menyakiti diri, lari dari kehidupan dan keluarga, terlibat pergaulan, bebas, peminum alkohol, serta lebih jauh terlibat dalam dunia Narkotika.Psikotropika, Obat-Obatan Terlarang dan Zat Adiktif lainya. Berdasarkan latar belakang masalah  di atas maka dapat di rumuskan masalah sebaga berikut ;Bagaimanakah Caranya Mencegah, Pengendalian Terhadap Pengedar,  Penggunaan Narkotika Kalangan Remaja Cipondoh Kota Tangerang  ?Bagaimanakah  Caranya Pengabdian Kepada Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Terhadap Pengedar, Penyalahgunaan Narkoba Kalangan Remaja Cipondoh Kota Tangerang ?  

Andi Zulfiana

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Fakultas PsikologimUniversitas Indonesia Timur Makassar. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Dukungan sosial  Orang  Tua Terhadap Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif,  Populasi dalam penelitan ini sebanyak 124 mahasiswa dan diperoleh Jumlah sampel melalui teknik Purposive Sampling sebanyak 55 mahasiswa yang terdiri dari 28 orang laki-laki dan 27 orang perempuan yang berasal dari mahasiswa semester 6 sebanyak 16 orang, mahasiswa semester 4 sebanyak 15 orang, dan mahasiswa semester 2 sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Likert dengan memberikan kuesioner pada responden, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data dengan menggunakan uji validitas dan uji reabilitas, uji asumsi klasik, dan Uji-t. Hasil pengujian membuktikan bahwa dari 55 responden telah mendapatkan hasil yaitu terdapat pengaruh Dukungan sosial orang tua  terhadap motivasi belajar dengan koefisien sebesar 0,204 atau sebesar  20,4%,. Pengaruh tersebut disebabakan oleh aspek-aspek yang ada dalam penelitian ini. Presentase ini akan bertambah jika nilai konstantan naik maka akan bertambah pulah nilai koefisien  Ini sesauai dengan kaidah jika nilai t hitung ≥ nilai t tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima Jika nilai t hitung ≤ nilai t tabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak.    

Davina Pebrimireni; Dinda Ayu Lestari; Syahda Deviana Salsabila

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) aspek struktural Cerpen Nasihat-Nasihat karya A.A Navis(2) aspek psikologis Cerpen Nasihat-Nasihat (3) Psikologi Pengarang (4) Psikologi Pembaca. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Nasihat-Nasihat karya A.A Navis diterbitkan oleh Gramedia pada tahun 1986. Data penelitian ini berupa kalimat yang mengandung unsur struktural dan psikologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumen, teknik simak dan teknik catat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis isi sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) aspek struktural pada Cerpen melipui; (a) penokohan, (b) Alur dalam cerita mengunakan alur maju, (c) latar pada cerpen ini meliputi, latar tempat (kamar, ruang tamu, bis, minangkabau, kantor, padang) , latar waktu pada malam hari dan pagi hari (2) Aspek psikologi struktur kepribadian tokoh dalam cerpen nasihat-nasihat karya A.A Navis memiliki tiga unsur, yaitu id, ego, dan superego. Ketiga struktur kepribadian tersebut memengaruhi tingkah laku, pola pikir, dan kejiwaan para tokoh utama dalam cerpen nasihat-nasihat. Dari analisis psikologi di atas, diketahui bahwa para tokoh memiliki ego yang kuat.

Aisha, Dinda; Aska, Winda Utari

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kekerasan pada anak semakin tahun semakin meningkat datanya. Jika dilihat dari laman resmi KemenPPA, pada tahun 2022 terdapat 1,714 kasus yang dilaporkan mengenai kekerasan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung anak tersebut. Kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang tua dapat terjadi karena niat melakukan disiplin yang keliru, hukuman yang diberikan karena perilaku yang kurang tepat dari anak atau karena orang tua tidak mampu meregulasi diri dan stres. Stres pengasuhan dapat berdampak pada kondisi psikologis orang tua, konflik dengan pasangan, cara mengasuh dan interaksi antara orang tua dan anak. Jika dilihat dari fenomena tersebut, salah satu upaya dalam pencegahan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang tua adalah dengan meminimalisir atau mengelola stres pengasuhan yang dimiliki oleh orang tua. Sehingga peneliti tertarik untuk melihat bagaimana tingkat stres pengasuhan pada ibu di Dewa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan pada 31 responden yaitu ibu yang memiliki anak yang berdomisili di Desa Waluya. Teknik pengumpulan data menggunakan The Parental Stress Scale (PSS) yang dikembangkan oleh Berry & Jones. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% responden memiliki tingkat stres pengasuhan yang rendah dan 16,1% dengan tingkat stres pengasuhan sedang. Tidak ditemukan responden yang memiliki tingkat stres pengasuhan yang tinggi.

Lia Siti Juleha; Anggar Riskinanto; Annisah Syairah; Aryana Dwi S; Oktaviani Puji Lestari +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus dalam membantu masyarakat terutama generasi muda Indonesia pada usia 15-30 tahun untuk menyelesaikan permasalahan mengenai kesehatan mental. Adapun masalah-masalah itu dapat berupa depresi, trauma, stress, dan lain sebagainya. Dengan adanya pandemi covid - 19, program PKM dapat dilaksanakan dengan berbasis pada jaringan internet (internet-based). Kami berfokus pada 2 media sosial yang paling berpengaruh dengan pengguna usia 15-30 tahun terbanyak di wilayah Indonesia yaitu Twitter dan Instagram. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tiga tahap yang meliputi: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, serta tahap refleksi. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelaksanaan kegiatan edukasi dan konseling kesehatan mental yang dilakukan menggunakan metode dua arah. Terdapat interaksi antara kelompok subjek sasaran promosi (mitra) dan penyuluh (psikolog klinis) sehingga muncul sikap aktif dan interaktif. MENFESS (Mental Health Confession) menyediakan suatu akun pengguna dimana para followers atau pengikutnya memiliki tempat untuk bercerita dan mengedukasi para komunitas yang peduli dengan kesehatan mentalnya.    

Senta Manita Br Ginting; Misnawati Misnawati; Indra Perdana; Putri Handayani; Lutfi Aji T

This study aims to (1) describe the obsession of the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, (2) describe the inner conflicts experienced by the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, (3) describe the relevance of the obsession of the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata in literature learning in high school. The method used in the research is a qualitative description method. The data in this study were sentences, dialogues, and paragraphs in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The data source in this research is the novel Guru Aini by Andrea Hirata published in February 2021 published by PT Bentang Pustaka with a total of 336 pages. The data collection technique is done by using the library / reading technique, taking notes, and then entering it into the data collection table. Data analysis techniques used data reduction, data exposure, and inference. The validity of the data was obtained through source triangulation. The results of this study indicate that (1) the obsession of the characters in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, there are four characters who have an obsession, Desi is one of the characters who has an obsession with Desi's obsession, which is obsessed with finding students who are geniuses in mathematics in Ketumbi's village. (2) inner conflict in the novel Guru Aini by Andrea Hirata, there are ten characters who have inner conflicts, Desi is a character who often experiences inner conflicts. (3) the relevance or relevance of the novel Guru Aini by Andrea Hirata in learning literature in class XII high school with basic competencies. 3.3 Analyzing fiction in novels.

Fenty Zahara Nasution; Nadia Syafira

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

One of the tests that measures intelligence is the IST Test with 9 sub tests, and one of the sub tests in it is the last sub test, namely ME (Merkaufgaben). This subtest measures memory. This memory is closely related to attention and the ability to remember. Memory can be said to be sharp or dull when viewed from the accuracy, thoroughness or outline, or shallowness of the memory content. Estimates, feelings, emotions, affection, hopes and desires; Also plays a role in memory function. In this research, the researcher took only one thing, namely memory ability, the sample was carried out on psychology students in semesters 4, 6, 8, totaling 98 students. Using descriptive research methods. The aim of this research is to see a picture of the memory level of Psychology students at the Main Potential University in the morning and evening students because memory is very important for their ongoing learning process. Recall or memory is a mental process that an individual has to code, store, maintain and remember information, knowledge or past experiences in the brain which can be recalled for use some time later. This research approach uses a 6 minute test, then scoring based on morning and evening groups and based on semester level. Tests are given based on each class, the morning class is carried out during the morning class at 09.00 and the evening class is carried out at 18.00. The results obtained were that the superior level of memory was found in semester 8 students at 17.3%, semester 6 at 11.2%, semester 4 at 7.14%. High average memory level at semester 8 at 13.26% and semester 6 at 9.1% and semester 4 at 13.26%. 7 is 7.14% Average memory level is located in semester 6 with 14, namely 14.26% and semester 4 with 10, namely 10.20% and semester 8, namely 3, is 3.06%. Low Average level of memory is located in semester 6, namely 7, namely 7.14% and semester 6. of 6, namely 1.12% and semester 8 of 1 with 1.02%. The highest level of superior memory based on morning and evening classes is in semester 8 of the evening class, 17.34%. These results are useful in the future and need to be improved in upgrading memory to be able to carry out daily learning activities.

Ernawati Hatuwe

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kecemasan adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya dan merupakan sinyal yang membantu individu untuk bersiap mengambil tindakan menghadapi ancaman. Pengaruh bencana yang terjadi dalam kehidupan dapat membawa dampak terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Tujuan penelitian mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi di Desa Kamarian Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional Study, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling Purposive Sampling yang berjumlah 43 responden, Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,003<005, tidak ada hubungan antara usia dengan tingkat kecemasan pada masyarakat  pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,020 <0,05, dan hubungan antara pengetahuan  dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi uji statistic p=0,865>0,05.

Robertus Surjoseto; Devy Sofyanty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penyakit kanker serviks merupakan penyakit kronis yang mempunyai dampak negatif terhadap fisik maupun psikologis. Dampak psikologis yang terjadi yaitu kecemasan dan depresi. Biasanya respon terhadap kenyataan, ancaman kehilangan dan kesakitan dalam bentuk manifestasi suasana cemas berkepanjangan yang menetap atau timbul sewaktu waktu, timbul pula gambaran diri yang buruk dan merasa kehilangan harapan. Kualitas hidup pasien kanker dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti fisik, sosial dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kecemasan dan depresi terhadap kualitas hidup pasien kanker serviks di Rumah Sakit dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah 58 orang pasien di Rumah Sakit dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta,  pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kecemasan dan depresi mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker serviks. Dari hasil penelitian ini peneliti mencoba merancang intervensi konseling kelompok dan support group agar pasien memiliki sarana berbagi dan mendapatkan dukungan social

Mirdat Hitiyaut; Ernawati Hatuwe; Merci Grisen Latuihamallo

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Lansia merupakan istilah bagi individu yang telah memasuki periode dewasa akhir. Menua merupakan suatu proses alami yang dihadapi manusia, tahap yang paling krusial adalah terjadi penurunan fungsi atau perubahan pada aspek biologis, aspek psikologi, aspek sosial budaya dan aspek spiritual yang berpotensi memunculkan masalah kesehatan, dimana salah satunya adalah terjadinya kecemasan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh terapi musik rohani Kristen terhadap tingkat kecemasan lansia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Dengan desain penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian Pretest and Posttest Nonequivalent Control Group. Tekhnik sampling total sampling didapatkan 30 responden penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 pertanyaan dan sop musik. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon didapatkan Pada Kelompok Kontrol didapatkan nilai p-value sebesar 0,115 atau p > 0,05 menunjukan bahwa tidak ada perbedaan antara tingkat kecemasan pada Pre Test dan Post Test Pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 atau p-value 0,005 ini menunjukan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan. Hasil penelitian dengan uji Mann Whitney nilai rata-rata didapatkan p = 0,000 atau p < 0,05 menunjukan ada pengaruh. Kesimpulan didapatkan ada pengaruh terapi musik rohani kristen terhadap penurunan tingkat kecemasan lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Provinsi Maluku.

Sari, Novita Wulan; Anggarawati, Tuti

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Peningkatan usia harapan hidup pada lansia mengindikasikan terjadinya masalah berbagai kesehatan, diantaranya masalah biologis, psikologis dan sosial. Kondisi tersebut menyebabkan seorang lansia lebih rentan untuk mengalami berbagai masalah kesehatan termasuk gangguan tidur . Gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada lansia adalah  insomnia. Salah satu tindakan komplementer yang dapat dilakukan perawat untuk menangani insomnia adalah dengan terapi musik gamelan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh terapi musik gamelan terhadap derajat insomnia pada lansia. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pretest posttest control group design. Jumlah sampel sebanyak 12 lansia yang diambil dengan teknik purposive sampling dan dibagi ke kelompok intervensi (n=12) dan kontrol (n=12). Bentuk intervensi berupa pemberian terapi musik gamelan sebanyak 8 kali selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan adalah KSPBJ-IRS (Kelompok Studi Psikiatri Biologi Jakarta-Insomnia Rating Scale). Data dianalisa dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hasil pengukuran derajat insomnia pada kelompok intervensi memiliki mean pre test 20 (derajat ringan) dan post test 18 (tidak ada keluhan insomnia). Hasil analisis dengan uji independent t pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p=0,002 yang artinya ada perbedaan signifikan antara pre dan post test (p<?, ?=0,05). Hasil yang berbeda diperoleh pada kelompok kontrol yaitu nilai mean pre test 22 (insomnia ringan) dan post test 22 (insomnia ringan,) nilai p=0,310 yang artinya tidak ada perbedaan signifikan antara derajat insomniai pre dan post test (p> ?, ?=0,05). Hasil penelitian membuktikan terapi musik gamelan berpengaruh terhadap penurunan derajat insomnia pada lansia. Saran : terapi musik gamelan digunakan sebagai intervensi keperawatan pada lansia yang mengalami insomnia.

Budi NU, Santoso; Rahmat, Doris

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bentuk kekerasan fisik yang dilakukan oleh pasangan (suami) berisiko mengakibatkan efek psikologis bagi korban (istri/perempuan), diantaranya, mengalami peningkatan depresi, rendah diri, dan tekanan psikologis. Tingkat keparahan kekerasan fisik ini juga dapat memprediksi tingkat depresi pada korban. Rata- rata gangguan stres pasca trauma pada perempuan yang mengalami siksaan secara fisik cukup tinggi menyatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga yang dikaitkan dengan kuantitas kejadianya, kualitas peristiwa dan perilaku negatif anggota keluarga dapat menjerumuskan kepada kehancuran dan perceraian keluarga. Efek kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya menimpa perempuan yang menjadi korban. Kekerasan tersebut juga berakibat buruk pada anak, yaitu mengganggu perkembangan Anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, mengalami masalah psikologis, emosional, perilaku, masalah sosial dan akademik. Kekerasan sering kali terjadi pada perempuan disebabkan adanya pandangan masyarakat Kata kunci:Perlindungan, Kdrt

Riffa Ismanti; Fifi Musfirowati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Air Susu Ibu (ASI) merupakan suatu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologis, sosial maupun spiritual. ASI mengandung nutrisi, hormone, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta anti inflamasi. Pijat oksitosin adalah suatu tindakan pemijatan tulang belakang dari nervus ke 5-6 scapula yang akan mempercepat kerja saraf parasimpatis untuk menyampaikan perintah ke otak bagian belakang sehinnga oksitosin keluar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI Pada Ibu Post Partum. Metode yang digunakan adalah Literature review menggunakan jurnal intervensi untuk mengatasi masalah pijat oksitosin dengan permasalahan terhadap produksi ASI yang dapat diakses full text. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi 2012-2021. Berdasarkan telaah literature pada 5 jurnal didapatkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat diberikan kepada ibu post partum dengan cara dipijat punggung ibu selama 10-15 menit dapat diberikan 2 sesi yaitu pagi dan sore. Hasil telaah literature review ini menunjukkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.  

Haryati Sahrir; A Yantimala; Baktiar Baktiar; Rosna Idi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pregnancy is a physiological and normal process, not only related to biological aspects but also related to a woman's psychological, emotional and spiritual aspects in life. A woman has a duty to fulfill the role of a mother during her pregnancy. This service activity is carried out with the aim of providing information about pregnancy, various psychological changes during pregnancy and how to make psychological adaptations during pregnancy in achieving the role of mother at the Jumpandang Baru Community Health Center. The number of participants in this service activity was 20 people which was carried out on November 21 2020 at the Tallo District Office using the lecture and question and answer method as well as the sharing method. The results of this activity show changes in behavior in the form of successful adaptation, especially in psychological changes during pregnancy.

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Haryati Sahrir; Karnely Karnely; Ni Luh Gede Sri Wahyudiantri; Nurmala Kamal

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2020 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

The World Health Organization (WHO) recommendation that mothers breastfeed for a minimum of 6 months has not been achieved, this is because the psychological condition of mothers after giving birth often experiences disturbances, which will affect breast milk production. This problem can occur due to the transition period to becoming a parent, the anxiety felt during post partum can be one of the factors influencing breast milk production. The aim of this service is to This service activity is carried out with the aim of providing information about psychological adaptation in breastfeeding mothers and how to carry out this psychological adaptation to achieve optimization of the role as a mother at the Jongaya Community Health Center. The number of participants in this service activity was 15 people which was held on July 28 2023 at the Jongaya Community Health Center using the lecture and question and answer method as well as the sharing method. The results of this activity show changes in behavior in the form of successful adaptation, especially in psychological changes during breastfeeding.  

Asni Ayuba; Haslinda Damansya; Sintia K. Polapa; Sasmita Lauma

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia mengalami permasalahan terkait aspek penurunan fungsi fisik, biologis,psikologis, Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan termasuk kesehatannya. Salah satu dukungan yang dapat meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi adalah dukungan sosial keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan Desain penelitian Survey Analitik pendekatan Cross Sectional. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan Total Sampling sehingga didapatkan 58 Responden Instrumen yang digunakan adalah lembar Observasi dan Kuesioner. Hasil yang diperoleh menggunakan uji square didapatkan nilai p value 0,001 yang berarti terdapat Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Bagi masyarakat terutama keluarga yang hidup dengan lansia agar dapat memperhatikan lansia dan berupaya untuk konsultasi masalah  kesehatan yang terjadi pada lansia kepada petugas kesehatan agar dapat ditangani dengan tepat.

Hartini, Sri; Sri Suryanti, Hera Heru

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa percaya diri para remaja putri di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Barat Surakarta. Rasa Percaya Diri diawali dengan adanya konsep diri dan akan mempengaruhi rasa harga diri seseorang. Kosep Diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini dapat bersifat social, psikologis dan fisis. Selanjutnya Rasa Percaya Diri adalah kepercayaan  terhadap kemampuan diri sendiri. Sedangkan Rasa Hatga Diri adalah rasa seberapa berharga diri sendiri dalam lingkungannya. Untuk itulah sangat penting membangun Rasa Percaya Diri di kalangan remaja putri Panti Aauhan Aisyiah yang secara social-ekonomi sangat bergantung kepada kedermawanan sesama manusia, agar perkembangan mereka dapat optimal dan terbebas dari rasa rendah diri (minder). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penyuluhan ,Konseling Kelompok, Simulasi dan Pendampingan. Dari kegiatan tersebut dapat diperoleh informasi adanya keberanian mengemukakan pendapat tentang pemilihan studi lanjut dan kekhawatiran tentang pembeayaannya. Selanjutnya kekhawatiran tersebut dapat dihilangkan oleh para remaja putri setelah diberikan informasi adanya berbagai jenis beasiswa yang disediakan oleh universitas Slamet Riyadi dan pentingnya pe.ngembangan diri untuk menggapai cita-cita.

Tuti Anggarawati; Nanang; Enggar Dwi Prasetyo; Alfia Tyas Mahestye; Bynar Fredy Anggara +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Remaja adalah masa transisi usia dimana seseorang belum dikatakan dewasa namun bukan lagi seorang anak. Remaja  akan fase pencarian identitas diri, gejolak hormon, dan tekanan yang besar dari sekolah serta lingkungan sekitarnya. Proses pematangan fisik  yang terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan (psikososial)  menyebabkan   remaja harus menghadapi perubagan fisik, kognitif dan emosional yang dapat menimbulkan kondisi stres dan memicu perilaku unik pada remaja. Perilaku –perilaku yang dimunculkan oleh remaja untuk menghadapi kondisi stres seperti  cemas,  depresi, merokok,  menjadi anak  jalanan,  adiksi game, kekerasan, penyalahgunaan obat, sampai bunuh diri. Bunuh diri merupakan kematian no.2 terbanyak di dunia pada usia 15 – 29 tahun (WHO, Preventing Suicide, 2014), 350 juta orang di dunia diestimasikan mengalami  depresi,  dan  depresi  merupakan  penyebab  disabilitas  utama  di dunia. (WHO, Depression, 2012). Gangguan mental emosional: gejala depresi dan anxietas pada usia ? 15 tahun sebesar 6% atau sebesar > 14 juta jiwa Gangguan jiwa berat (Psikosis): gejala psikosis sebesar 1,7/1000 atau sebesar > 400.000 jiwa.   Salah satu penyebab dari timbulnya gangguan mental emosional sampai akhirnya mengalami psikotik adalah karena remaja tidak mampu dalam beradaptasi pada masa transisi atau dalam menghadapi perubahan kehidupannya. Secara alamiah sebenarnya apabila tubuh baik fisiologis maupun psikologis  terpapar  oleh  suatu  stressor  atau  tekanan  atau  keadaan  yang tidakpasti tubuh akan melakukan suatu mekanisme untuk mempertahankan kondisi tubuhnya seperti semula. Bentuk dari pertahanan diri seseorang berbeda sesuai dengan mekanisme psikis yang diperlukan untuk beradaptasi dengan relitas eksternal.Defence  mekanisme  yang  positif  /konstruktif  akan  membangun  jiwa remaja menjadi pribadi yang handal dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang dapat dibanggakan untuk keluarga, masyarakat dan negara. Kesehatan jiwa remaja merupakan hal  penting dalam menentukan kualitas bangsa. Remaja yang tumbuh dalam lingkungan kondusif dan mendukung merupakan sumber daya manusia yang dapat menjadi aset bangsa tidak ternilai.          

Margiyati Margiyati; Novita Wulan Sari; Lusi Arifirohwati; Robin Herlex Pattola; Ruwita Dwiyanti +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa remaja merupakan masa yang rawan dan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku yang masih belum stabil. Banyak perilaku sehat serta perilaku tidak sehat berkembang selama masa remaja. Data menunjukkan berbagai ragam perilaku yang bersifat larangan banyak dilakukan oleh remaja seperti perilaku merokok, mengkonsumsi alkohol, seks bebas, pola makan tidak sehat dan kurang berolahraga. Meningkatnya perilaku hidup tidak sehat dan kenakalan remaja  ini juga didapatkan di SMP Islam Nurul Huda. Data hasil pengkajian menunjukkan 25% siswa laki-laki merokok di luar lingkungan sekolah, 2% siswa pernah melakukan hubungan seks di luar nikah saat berpacaran, 10% sering membolos sekolah, 35% sering makan makanan tidak sehat. Kepala sekolah menyampaikan Trias UKS belum optimal dijalankan sehingga edukasi baik tentang kesehatan fisik ataupun psikologis remaja kurang terfasilitasi. Lokasi sekolah tampak kotor, sampah dibuang sembarangan, dan kamar mandi tidak bersih. Kehidupan di sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai PHBS dan berpotensi sebagai agent of change untuk mempromosikan PHBS khususnya baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Perilaku ini perlu diedukasikan dengan strategi yang tepat pada remaja salah satunya melalui teman sebaya yang telah dilatih menjadi konselor. Kelompok konselor sebaya menjadi salah satu strategi baru untuk mengedukasi remaja karena periode remaja merupakan periode yang sangat dekat dengan peer group, membutuhkan pengakuan dari kelompok atau teman sebaya dan membutuhkan identitas baru yang bisa meningkatkan harga dirinya sehingga menjadi suatu pilihan yang tepat dalam upaya membentengi remaja dari pengaruh negative lingkungan dan membentuk perilaku hidup sehat pada remaja. Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Rowosari untuk melaksanakan kegiatan   bertema,   “Pelatihan   Konselor   Sebaya   sebagai   Upaya   Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Remaja di SMP Islam Nurul Huda”. Hasil yang didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan terkait PHBS pada remaja, serta terbentuk kader kesehatan remaja yang berfungsi sebagai konselor sebaya du SMP Islam Nurul Huda.