Publication Search

71,002 articles from 638 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2741-2760 of 3,172

Analytics

Alzatira Chantika Rumagit; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah adalah upaya untuk memperdayakan peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam mewujudkan sekolah sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengidentifikasi gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto. Desain penelitian yang digunakan secara kuantitafif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari siswa kelas 1-6 SD. Teknik pengambilan sampel secara cluster sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto rata-rata cukup, dimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada indikator mencuci tangan dengan air mengalir dan memakai sabun  berada pada kategori cukup (46,7%), mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi berada pada kategori cukup (55,0%), penggunaan jamban sehat berada pada kategori baik (63,3%), melakukan aktivitas fisik setiap hari  berada pada kategori cukup (45,0%), membrantas jentik nyamuk berada pada kategori kurang (50,0%), tidak merokok di sekolah berada pada kategori baik (100%), menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan berada pada kategori kurang (46,7%).  

Rohmah, Miftakhur; Riza Tsalatsatul Mufida; Shanty Natalia

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Kegiatan untuk menciptakan bounding attachment antara ibu dan Bayi baru lahir salah satunya yaitu ketika memandikan bayi. Namun sebagian besar wanita primipara takut saat melakukanya, hal ini salah satunya di karenakan oleh kondisi fisik bayi masih lemah, serta tidak sedikit dari mereka yang tidak tahu cara bagaimana cara memandikan bayi sehingga mereka menyerahkan bayinya untuk dimandikan oleh orang lain. Berdasarkan hasil survey pendahuluan yang dilakukan di desa gabel,dari 10 ibu nifas yang memiliki keberanian dan pengetahuan cara memandikan bayi hanya ada4 orang. Tujuan Dari Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu dalam memandikan anaknya saat baru lahir. Metode pendidikan kesehatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan ceramah dan Tanya jawab materi. Materi yang diberikan tentang pengertian, tujuan, manfaat, persiapan dalam memandikan bayi dan demonstrasi cara memandikan yang benar. Kegiatan ini dilaksananakan pada tanggal 30 Juni 2022, melibatkan 15 ibu hamil yang ada di desa gabel kecamatan sumoroto kabupaten Ponorogo.  Hasil Kegiatan Pelatihan ini adalah sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori baik sebesar 13 orang ( 86,7%) dan sebagian besar ketrampilan ibu dalam kategori baik sebesar 10 orang (66,7%). Kegiatan ini memberikan kontribusi yang besar kepada kemampuan dan keberanian ibu dalam memandikan bayinya.

Sintiati Dukalang; Andi Akifa Sudirman; Ani Retni

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Rendahnya pemberian ASI Ekslusif menjadi salah satu pemicu terjadinya kependekan (stunting) pada anak balita dari kejadian masa lalu dan akan berdampak terhadap masa depan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian adalah analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional, Sampel berjumlah 93 responden  menggunakan teknik purposive sampling, menggunakan uji statistik chi-square. Hasil yang diperoleh balita yang diberikan ASI Ekslusif tidak stunting sebanyak 33 balita dan balita tidak diberikan ASI Ekslusif mengalami stunting sebanyak 24 balita, maka ada hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo dengan nilai p-value 0.001. Oleh karena itu, diharapkan ibu memenuhi gizi selama kehamilan dan juga mematuhi serta melaksanakan program 1000 hari pertama kehidupan dengan rutin berkunjung ke Puskesmas dan posyandu untuk mendapatkan deteksi dini tentang kesehatan dan konseling gizi bagi anaknya.  

Ayu Sutraviani Talib; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsudin

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keselamatan pasien dijadikan prioritas yang utama dalam pelayanan kesehatan dan pelayanan keperawatan sekaligus sebagai aspek paling penting dari manajemen yang berkualitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran perawat dalam keselamatan pasien. Desain penelitian deskriptif. Jumlah populasi sebanyak 34 perawat yang berada di ruang anak, bedah dan interna. Jumlah sampel sebanyak 34 perawat atau total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran perawat dengan kategori baik sebanyak 31 orang, berdasarkan pada dimensi peran perawat care giver sebagian besar baik sebanyak 34 orang, dimensi coordinator sebagian besar baik sebanyak 31 orang dan dari dimensi collaborator sebagian besar baik sebanyak 31 orang. Rata-rata 34 orang perawat melakukan enam (6) goals patient safety. Sehingga disimpulkan bahwa sebagian besar peran perawat di RSUD Otanaha berada pada kategori baik dan melakukan enam (6) goals patient safety. Saran diharapkan perawat agar tetap melakukan enam (6) goals patient safety secara jujur demi keselamatn pasien serta untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik.  

Della Tri Utami; Fadhilla Yusri

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang dari penelitian ini yaitu bagaimana orang tua asuh membina disiplin dan moral anak-anak di panti asuhan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan disiplin dan moral anak panti asuhan dengan peran orang tua asuh di dalam panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pembinaan disiplin dan moral anak dengan memberikan kasih sayang kepada anak panti, memberikan nasehat kepada anak untuk selalu menghormati dan menyayangi sesama, anak diajarkan untuk bertanggung jawab dengan tugasnya di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh. Orang tua asuh juga menyekolahkan anak-anak asuh dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA). Upaya memberikan motivasi kepada anak, memberikan pendidikan keagamaan di dalam panti agar anak bisa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menuntun anak untuk rajin belajar baik baik di sekolah maupun di dalam panti asuhan. Dengan adanya pembinaan yang dilakukan oleh orang tua asuh di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh dapat memberikan dampak yang baik untuk anak-anak asuh panti asuhan karena mereka sebagai pendorong yang  menuntun anak kepada hal-hal yang baik serta orang tua asuh harus mampu memberi contoh dan perilaku yang baik, agar anak-anak panti asuhan dapat meniru kebaikan ari orang tua asuh.

Friskawaty Sumitro Ahmad; Andi Akifa Sudirman; Harismayanti Harismayanti

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tingginya penggunaan smartphone pada anak usia prasekolah telah menunjukkan pengaruh terhadap perkembangan personal sosialnya, oleh karena itu pemerintah saat ini merancang peraturan tentang penggunaan smartphone pada anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan perkembangan personal sosial pada anak usia prasekolah. Metode penelitian memakai survei analitik dan pendekatan kuantitatif di TK Irama Jaya Desa Ulapato A pada tanggal 05 September-05 Oktober 2022. Populasi terdiri dari semua orangtua murid yang memiliki smartphone dan memiliki anak berumur 4-6 tahun sejumlah 43 orang, sampel sejumlah 36 responden diambil memakai teknik purposive sampling. Pengambilan data durasi penggunaan smartphone memakai lembar pertanyaan, dan data perkembangan personal sosial memakai Denver II, pengolahan data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menyimpulkan penggunaan smartphone dengan perkembangan personal sosial pada anak usia prasekolah di TK Irama Jaya Desa Ulapato A ada hubungan yang signifikan (p value= 0,01 < α= 0,05).  Diharapkan orangtua memahami smartphone, dan dapat mengidentifikasi pengaruhnya terhadap perkembangan personal sosial anak usia prasekolah.    

Lia Siti Julaeha; Muhammad Rafi Thoriq; Muhammad Fajar Ramadhan; Nazhif Shafwan Aziz; Nuha Afifah Zuhri +2 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Istilah “kemandirian” berasal dari kata dasar “diri” yang mendapat awalan “ke” dan akhiran “an”, kemudian membentuk satu kata keadaan atau kata benda. Karena kemandirian berasal dari kata “diri”, maka pembahasan mengenai kemandirian tidak bias lepas dari pembahasan tentang perkembangan diri itu sendiri, yang dalam konsep Carl Rogers disebut dengan istilah self, karena diri itu merupakan inti dari kemandirian.Kemandirian dapat diartikan sebagai usaha seseorang untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan melepaskan diri dari orangtua atau orang lain untuk mengerjakan sesuatu atas dorongan diri sendiri dan kepercayaan diri tanpa adanya pengaruh dari lingkungan dan ketergantungan pada orang lain, adanya kebebasan mengambil inisiatif untuk mengatur kebutuhan sendiri dan mampu memecahkan persoalan dan hambatan yang dihadapi tanpa bantuan orang lain. Kemampuan demikian hanya mungkin dimiliki jika seseorang berkemampuan memikirkan dengan seksama tentang sesuatu yang dikerjakan atau diputuskannya, baik dalam segi manfaat maupun dari segi negatif dan kerugian yang akan dialaminya.Pelaksanaan program ini diwali dengan memberikan perlabelan nama kepada anak anak ketika mereka memasuki ruangan sebagai tanda pengenal, kemudian melakukan sesi perkenalan dan penyampaian materi yang akan di bahas dan materi yang akan disampaikan sudah kami siapkan dari mentor tim PKM-STIMIK ESQ, materi tersebut hasil dari pemikiran para mentor mengenai cara agar mencapai sebuah Kemandirian Ekonomi untuk anak - anak. Bagaimana mereka dapat membeli yang mereka inginkan tanpa harus meminta kepada orang tua. Pemaparan materi mengenai cara mengalokasi uang, Tips 3 H (Hemat, Harus pintar memilih mana yang ingin dan mana yang butuh, Hindari berutang) Skema menabung, dan video kartun mengenai kemanfataan menabung  

Almadina Rakhmaniar

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to examine the relationship between family communication patterns and adolescent stress levels in Bandung City. Using a survey method with 150 adolescent respondents aged 13-18 years, data were collected through a questionnaire measuring the dimensions of openness, support, conflict, and control in family communication as well as adolescent stress levels. Descriptive analysis showed variation in family communication patterns, with high levels of openness and support and low conflict. Pearson correlation tests showed a significant relationship between communication patterns and stress levels. Linear regression analysis revealed that openness and support in family communication significantly decreased stress levels, while conflict and control increased them. The t-test and F-test showed that the regression model was significant overall and each independent variable had a significant effect on stress levels. These findings emphasize the importance of open and supportive communication in the family to reduce stress levels in adolescents.  

Robingun Suyud El Syam; Andika Saputra; Azah Zumroh; Nurlita Dwi Oktavia; Supangat Supangat +2 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Realitas kenakalan remaja tealah merambah sampai di pedesaan, maka perlu langakah strategis menggerakan remaja lokal untuk menyadari betapa bahaya dampak dari perilaku tersebut. Artikel bertujuan mendeskripsikan tentang kegiatan pendampingan dan sosialisasi pemahaman bahaya kenakalan remaja melalui Forum Anak Kreatif Wonosobo (Forkos) di Desa Pakuncen Kecamatan Selomerto. Metode pendampingan sosialisasi ini melalui empat langkah, yaitu koordinasi, sosialisasi, tindak lanjut dan evaluasi. Kesimpulan bahwa, 1) kegiatan sosialisasi  bahaya kenakalan remaja sangat bermanfaat dimana pada awalnya mereka tidak memahami secara factual dampaknya. Hal ini memberi sumbangsih pemahaman pentingnya pola hidup sehat, menjauhi perilku menyimpang mengingat dampaknya sistemik bagi  kehidupannya, 2) kegiatan tindak lanjut berupa pembentukan kelompok FGD diperlukan guna pemahaman di atas meluas pada lingkungan bergaul mereka. Kesimpulan memfokuskan pembaca pada hasil penting dan bagaimana mereka mengisi kesenjangan penelitian, kebaruan penelitian dan kontribusinya serta implikasinya pada area studi yang lebih luas.  

Suryanti Tukiman

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Washing hands as often as possible and using the six steps for washing children's hands is one of the most important steps to prevent Covid-19 infection in children. Washing your hands with soap is much more effective at killing germs, bacteria and viruses compared to washing your hands using just water. Soap can easily destroy the Covid-19 lipid membrane, making the Covid-19 virus inactive. The aim of this activity is to increase knowledge among elementary school students, by socializing the six steps for washing hands among elementary school children during the Covid-19 pandemic at SD Negeri 2 Kairatu, Kairatu Village. The method for implementing this activity is in the form of health education about six-step hand washing, the benefits of hand washing, and a demonstration of six-step hand washing by grade 3 elementary school students at SD Negeri 2 Kairatu. The results of this community service activity were an increase in children's knowledge regarding the 6 (six) steps for correct hand washing.

Lukmanul Hakim; Izzatusholekha Izzatusholekha

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Setiap anak berhak untuk dipenuhi oleh keluarga dan masyarakatnya, salah satunya adalah mendapatkan pendidikan. Pasal 31 UUD 1945 menjelaskan bahwa semua warga negara, termasuk anak yang kurang mampu secara fisik dan ekonomi, berhak memperoleh pendidikan. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan identifikasi hasilnya dari pengelolaan anak yang tidak sekolah di Kabupaten Brebes melalui program Gerakan Kembali ke Sekolah (GKB). Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dan deskriptif untuk menggali dan mengkonfirmasi data awal putus sekolah di Kabupaten Brebes. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah anak yang dikembalikan ke sekolah oleh GKB. Oleh karena itu, Pemkab Brebes melanjutkan program GKB untuk berperan dalam mewujudkan hak-hak anak dan memotong siklus anak tidak sekolah.

Fadhil Muhamad Pratama; Septi Gumiandari

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Overview Puberty is a time of self-discovery and they always want to learn new things. All of this is supported by increasingly sophisticated technology and many accessible applications that  help you gain new knowledge, such as YouTube videos from your website. This study aims to help level B2 children enter puberty through the media YouTube. This study uses a qualitative and descriptive method. The results of the survey are that Arabic  teachers  consider the results of this survey when teenagers around the village of Karyamulya in the Cirebon Regency Data obtained from phenomena occurring in the field can be used in the form of conversation results  between the speaking partner and the speaking partner. Data were obtained from a case study of a teenager living near the researcher's residence with conditions such as entering adolescence, owning a smartphone, and using YouTube as a  learning tool and entertainment.

Robingun Suyud El Syam; Ali Mu’tafi

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keluarga merupakan pondasi pendidikan bagi anak. Rusaknya bangunan rumah tangga berakibat buruk bagi pendidikannya. Tujuan penelitian mengungkap manajemen strategik entititas setan dalam merusak mahligai rumah tangga, untuk kemudian dicari langkah antisipasinya dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan teoritik, disimpulkan, bahwa setan mempunyai entitas yang bertugas merusak keutuhan rumah tangga yang disebut divisi Dasim. Manajemen mereka terstruktur rapih dengan melibatkan agen konspirasi global dari unsur manusia, yakni tukang sihir, pelakor dan pebinor. Capain tertinggi dari progam ini adalah perceraian. Kejahatan terstuktur mereka dilancarkan melalui tiga segmen: pra nikah, rumah tangga dan pasca cerai. Solusi untuk mengatasi gangguan ini, dengan memahami hakikat pernikahan dan menjalani bahtera rumah tangga dengan semangat ibadah untuk memperoleh ridha Allah. Penelitian merekomendasikan agar manajemen ini menjadi solusi mempertahankan rumah tangga yang bahagia.    

Salmon Amtiran

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan anak usia dini Menggunakan media  gambar kartu huruf di PAUD Mekar Sari Liman?. Penelitian ini bertujuan untuk Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan anak usia dini Menggunakan media  gambar kartu huruf di PAUD Mekar Sari Liman. Pelaksanaan Penelitian ini peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin. Penelitian ini dilakukan di PAUD Mekar Sari Liman pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2022 dengan dua siklus setiap pelaksanaan siklus ada dua pertemuan. Subjek penelitian ini Kelopok B usia 5-6 tahun PAUD Mekar Sari Liman dengan jumlah anak 16 orang, yang terdiri dari perempuan 8 dan laki-laki 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawacara observasi dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data yang gunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan dokumen. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa Pelaksanaan tindakan pada siklus I menggunakan  metode media kartu mengalami peningkatan persentase setelah pelaksanaan siklus II. Pelaksanaan tindakan pada siklus I mengalami penurunan persentase yang ditunjukkan dari tindakan ke siklus I sebanyak  7 anak dengan persentase 18,75% dari 16 anak kemudian peningkatan persentase yang sangat signifikan ditunjukkan pada pelaksanaan siklus II menjadi 12 anak dengan persentase 75% dikarenakan kegiatan mengenal huruf dengan menggunakan media kartu huruf yang dilakukan peneliti menggunakan gambar yang berbeda sehingga stimulasi yang diberikan kepada anak bisa tuntas dan anak tidak mengalami kesulitan.    

Nova Hari Santhi; Ratna Yuniarti; Saifurrohaidi

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Penguatan ekonomi dan pemberdayaan anak asuh LKSA meliputi: memberikan semangat dan membangun motivaasi berwirausaha, Terbentuknya wirausahawan baru, memberikan life skill untuk anak asuh berupa; pelatihan membuat kreasi seperti buket snack, snack tower dan buket bunga, serta pelatihan pemasaran produk yang telah dibuat melalui media sosial dan bimtek kewirausahaan. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh mitra adalah dengan cara melakukan workshorp kewirausahaan, pelatihan pembuatan kreasi seperti buket snack, snack tower dan buket bunga, dan Bimtek pemasaran melalui media soasil untuk menciptakan ekonomi kreatif dan dapat memberikan kontribusi untuk perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan pelatihan membuat kreasi berupa buket bunga, buket snack dan snack tower pada anak asuh di panti asuhaan Muhammadiyah Selong sudah terlaksana dengan baik. Siswa membuat produk berupa buket snack, snack tower dan buket bunga. Mulai dari Persiapan (Pemilihan bahan, dan penyiapan alat), penggunaan peralatan yang benar, ketepatan langkah-langkah membuat kreasi kesesuaian hasil akhir yang dipresentasikan menurut kreteria yang diharapkan, menata peralatan setelah selesai kegiatan, kreatifitas produk, kerapian, kombinasi warna. Secara keseluruhan Hasil dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan membuat kreasi berupa buket bunga, buket snack dan snack tower berupa buket bunga, buket snack dan snack tower kategori sangat baik. Tanggapan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan untukmenciptakan kreasi ini sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari idikator kehadiran siswa mencapai 100% dari target, dan selama kegiatan berlangsung mereka sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir kegitan.

Sapwan Sapwan

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pelaku unjuk rasa anarkis dapat dimintai pertanggungjawaban pidana terhadap terjadinya kerusakan maupun korban baik korban luka apalagi korban jiwa. Penelitian ini tentang Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Anarkis dalam Unjuk Rasa dengan permasalahan apakah faktor-faktor penyebab terjadinya unjuk rasa anarkis dan bagaimanakah analisis yuridis pertanggungjawaban pidana bagi pelaku anarkis dalam unjuk rasa? Pendekatan penelitian ini yakni yuridis normatif  yang berdasarkan data sekunder yakni teori-teori hukum pakar dari literatur, buku-buku, rujukan internet. Faktor-faktor penyebab terjadinya unjuk rasa anarkis yakni  rasa kecewa pengunjuk rasa terhadap tuntutan, tidak dipatuhinya aturan hukum unjuk rasa, kurangnya antisipasi aparat keamanan, tindakan represif aparat keamanan, adanya provokator,  penggunaan alkohol dan obat terlarang, keinginan orang-orang tertentu untuk disebut pahlawan, keterlibatan orang-orang yang tidak memahami aturan pelaksanaan unjuk rasa,  keterlibatan orang-orang yang hanya sekedar ikut-ikutan, keterlibatan anak di bawah umur, adanya orang yang membawa senjata tajam, kurangnya antisipasi penanggung jawab unjuk rasa dan lemahnya pengamanan. Pertanggungjawaban pidana bagi pelaku anarkis dalam unjuk rasa dapat merujuk Pasal 16 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 bahwa pelaku atau peserta pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum yang melakukan perbuatan melanggar hukum, dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dimaksud antara lain Pasal 170 KUHP Pasal 406 dan Pasal  407 KUHP atau Pasal 212 dan Pasal 214 KUHP. Pertanggungjawaban pidana dapat diterapkan terhadap pelaku, yang menyuruhlakukan, turut serta melakukan dan pembantuan tindak pidana dalam unjuk rasa anarkis

Woran, Ramlen; Sinaga, Janes; Sinambela, Juita Lusiana

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tujuan penelilian ini adalah untuk memahami dasar perjanjian Allah kepada Abraham dan apa saja yang dijanjikan Allah kepada Abraham, serta korelasinya kepada umat Allah sepanjang zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian studi literatur. Abraham adalah salah satu tokoh terpenting dalam Perjanjian Lama. Melalui Abraham, Allah membuat perjanjian dengan seluruh umat manusia. Abraham memiliki kesetiaan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. Kesetiaan dan kepatuhan kepatuhan Abraham ditunjukkan dengan melakukan perintah Allah dalam meninggalkan negrinya dan mengorbankan anaknya. Allah mengadakan perjanjian kepada Abraham sejak dipanggil keluar dari negrinya, Allah berjanji memberikan tanah, keturunan dan penyertaan berkat. Perjanjian Allah kepada Abraham berkelanjutan bagi keturunannya dan bagi setiap umat pilihan-Nya.

Nur Rohmat, Muhammad; Mahrusun, Mahrusun; Hisyam, Mohammad

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Inovasi merupakan ide, praktik, barang, kejadian, atau metode yang dirasakan atau diamati sebagai suatu hal yang baru bagi seseorang untuk menciptakan terobosan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dan dikembangkan dijangkauan yang luas. Inovasi tersebut dapat dikembangkan melalui kreativitas siswa siswi untuk menanamkan jiwa dalam diri setiap anak. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Bagaimana Inovasi Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al Hudy Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020, dan Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al Hudy Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Inovasi kepala madrasah dalam mengembangkan kreativitas siswa di MI Al Hudy sudah berjalan dengan cukup baik, terbukti dengan bertambahnya siswa-siswi yang tertarik dan berminat di bidang prakarya serta terbuktinya karya-karya mereka, serta faktor pendukung dalam mengembangkan kreativitas siswa di MI Al Hudy yaitu adanya pemberian support dari kepala madrasah, guru yang professional, dukungan wali murid, pelatihan rutin, lingkungan yang mendukung serta fasilitas madrasah yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu keluarga yang tidak sepenuhnya satu visi dan misi dalam mengembangkan kreativitas siswa, pengaruh negatif social media atau teknologi, terbatasnya waktu.

Istiyana, Linda; Jumari, Jumari; Khoeron, Khoeron

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Bullying merupakan tindakan yang merugikan orang lain secara sadar dan dilakukan secara berulang-ulang dengan penyalahgunaan kekuasaan secara sistematis. Dalam dunia pendidikan perilaku bullying dapat dicegah melalui pendidikan karakter. Berhasil atau tidaknya pencegahan perilaku bullying tergantung dari lembaga dan pendidik yang professional. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter di MI Insan Mulia Jimbaran Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) Untuk mengetahui bentuk bullying yang terjadi di MI Insan Mulia Jimbaran Tahun Pelajaran 2019/2020, 3) Untuk mengetahui urgensitas pendidikan karakter untuk pencegahan praktik bullying peserta didik di MI Insan Mulia Jimbaran Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni melalui penyajian dan penafsiran data yang ada di lapangan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 15 informan yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian tersebut adalah 1) Penerapan pendidikan karakter di MI Insan Mulia dilakukan melalui pembiasaan-pembiasaan yang telah terencana, 2) Bentuk bullying yang terjadi di MI Insan Mulia yaitu saling mengejek dan tidak ditemani atau dikucilkan, 3) Pendidikan karakter merupakan kunci penting dalam membentuk kepribadian anak agar mejadi individu yang berkarakter.

Y.A. Triana Ohoiwutun; Samuel Saut Martua Samosir; Chosya Sheila Aprilliana Arimbhi

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan asas kepentingan terbaik bagi anak dalam kebijakan reformulasi berhubungan dengan anak korban tindak perkosaan, serta mengevaluasi perluasan bentuk tindak pidana kejahatan persetubuhan terhadap anak yang dapat dilakukan aborsi ditinjau asas kepentingan terbaik bagi anak. Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yakni pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Analisis bahan hukum menggunakan metode berfikir deduktif serta melakukan studi kepustakaan dengan cara meneliti bahan pustaka. Penelitian ini berkesimpulan (1) Dibutuhkan 2 alat bukti sebagai bukti dari adanya perkosaan, sehingga hal tersebut memberikan ruang penguatan dari segi hukum disamping adanya konseling yang dtentukan sebagai syarat diperbolehkannya aborsi; (2) supaya asas kepentingan terbaik bagi anak dapat diterapkan terhadap anak korban tindak pidana yang akan melakukan aborsi, di dalam UU Kesehatan harus segera direformulasi yang mengatur mengenai kualifikasi tentang anak korban peresetubuhan yang dapat dilakukan aborsi tidak hanya korban perkosaan saja, hal ini bertujuan agar apa yang menjadi tujuan pemerintah untuk menjaga dan melindungi hak-hak anak.