Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2701-2719 of 2,719

Analytics

Sulistyorini, Prastuti

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Saat ini piranti lunak semakin luas dan besar lingkupnya, sehingga tidak bisa lagi dibuat asal-asalan. Piranti lunak saat ini seharusnya dirancang dengan memperhatikan hal-hal seperti scalability,security, dan eksekusi yang robust walaupun dalam kondisi yang sulit. Selain itu arsitekturnya harusdidefinisikan dengan jelas, agar bug mudah ditemukan dan diperbaiki, bahkan oleh orang lain selainprogrammer aslinya. Keuntungan lain dari perencanaan arsitektur yang matang adalah dimungkinkannyapenggunaan kembali modul atau komponen untuk aplikasi piranti lunak lain membutuhkan fungsionalitasyang sama.Dengan menggunakan model diharapkan pengembangan piranti lunak dapat memenuhi semua kebutuhanpengguna dengan lengkap dan tepat, termasuk faktor-faktor seperti scalability, robustnees, security, dansebagainya. Untuk melakukan pemodelan sistem / perangkat lunak secara visual digunakan UML (UnifiedModelling Language) yang digambarkan secara elektronik lewat sarana perangkat lunak Rational Rose.

Sasongko, Jati

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pencarian informasi lintas bahasa pada saat sekarang ini sangat diperlukan dengan banyaknya dokumen yang tersedia dari berbagai macam bahasa. Pencarian informasi lintas bahasa berbasis corpus ini dalam pengembangannya memerlukan beberapa tahapan yang dimulai dari pengumpulan data dokumen penghapusan tanda baca, tokenisasi kata, penghapusan kata berdasarkan stopword sampai dengan memasukkan data ke dalam corpus. Pencarian informasi lintas bahasa dapat bekerja dengan baik tergantung dari banyaknya data yang tersedia di dalam corpus, sehingga semakin banyak data di dalam corpus maka semakin baik hasil pencariaannya.

Migunani, Migunani

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Prinsip­prinsip metodologi perancangan perangkat lunak menjadi basis proses rekayasa aplikasi bisnis  telah  banyak  di  terapkan. Dimana  sebuah metodologi merupakan  kerangka  pijakan  utama  dalam perancangan perangkat lunak profesional untuk menghasilkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis sebuah organisasi. Tahapan­tahapan dalam membangun sebuah perangkat lunak akan sangat berguna untuk memastikan apakah elemen­elemen proyek pengembangan perangkat lunak telah dikelola dengan baik dan benar. Microsoft Solution Framework  (MSF)  sebagai metodologi  alternatif perancangan  perangkat  lunak menggabungkan  dua  metodologi  yang  berbeda  menjadi  satu  kesatuan  yang  utuh  untuk  menghasilkan sebuah  solusi  perangkat  lunak  yang  lebih  dinamis  dengan  mengadopsi  kelebihan  dari  masing­masing metodologi.  Kedua  metodologi  tersebut  adalah  Waterfall  dan  Spiral.  Metodologi  Waterfall menggambarkan  sebuah  model  proses  yang  statis  dengan  tahapan­tahapan  berlapis  yang menggunakan sebuah milestone sebagai  transisi pada  setiap  tahap perancangan,  sementara metodologi Spiral  (iterative) menerapkan  model  proses  secara  sirkular  tanpa  adanya  cekpoint  atau  milestone.  Namun  kelebihan metodologi spiral adalah mengenai kebutuhan pengembangan secara keberlanjutan dan adanya keterlibatan pemakai dalam pembangunan perangkat  lunak sehingga perangkat  lunak akan selalu berkembang dengan versi dan fitur yang lebih baru.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Banyak  organisasi  yang memanfaatkan  perangkat  teknologi  informasi  berbasis  jaringan  baik local maupun  global  untuk mendukung  tujuan pengembangan  organisasinya. Namun  banyak  yang  tanpa disadari mengimplementasikan  sistem  jaringan  computer  tersebut  tanpa  dibarengi  dan  diimbangi  dengan sistem keamanan yang memadai sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. Hal itu dikarenakan karena banyak  yang  tidak  menggunakan  prinsip­prinsip  pengamanan  sesuai  standar,  dan  dalam mengimplementasikan tidak melalui tahap siklus hidup keamanan informasi. Untuk mengatasi kendala itu, maka  dari  itu  sebuah  organisasi  harus  memiliki  patokan  atau  standar  baku  untuk  menerapkan  sistem keamanan  sesuai  dengan  prinsip  standar  seperti  yang  dikeluarkan  oleh NIST.  Selain  itu  sangat  penting sekali  diperlukan  komitmen  implementasi  keamanan,  dengan  cara  menerapkan  sesuai  siklus  hidup keamanan informasi oleh para user, system engineer, spesialis IT, manajer program dan petugas keamanan informasi.

Februariyanti, Herny

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pemanfaatkan  komputer  sebagai  pendukung  alat  ukur,  akan memberikan  kemudahan  dalam penggunaanya, dan nantinya akan diperoleh alat ukur yang lebih akurat, lebih mudah penggunaannya. Hasil pengukuran. Hasil dapat ditampilkan secara digital oleh komputer di layar monitor. Dengan tampilan yang berbentuk  digital  akan  memudahkan  dan  mempercepat  dalam  mengamati  hasil  pengukuran.  Masalah penelitian  ini  adalah  bagaimana  cara  merancang  peralatan  ukur  keolengan  suatu  benda  secara  digital menggunakan  komputer dengan memakai parallel port sebagai media transfer data antara komputer dengan peralatan ukur. Masalah penelitian  ini adalah bagaimana cara merancang peralatan ukur keolengan  suatu benda  secara digital menggunakan   komputer dengan memakai parallel port  sebagai media  transfer data antara  komputer  dengan  peralatan  ukur. Metode  pengembangan  sistem  yang  digunakan  adalah  metode prototype.  Prototype merupakan  proses  pembuatan model  dari  alat  yang  akan  dibuat,  sehingga  pemakai dapat mengetahui hasil yang didapat. Dihasilkan alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur  tingkat keolengan  suatu  benda,  tidak  dapat  digunakan  untuk  memperbaikinya  Hasil  pengukuran  ini  juga dipengaruhi oleh pergeseran alat pengukur dan benda kerja. Untuk mendapatkan hasil ukur yang optimal alat pengukur  dan benda kerja harus diusahakan tidak geser.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Untuk  dapat menyimpan  sebuah  berkas  yang  besar  kedalam media  penyimpanan  yang  lebih kecil maka harus dipecah terlebih dahulu menjadi berkas yang kecil­kecil. Untuk  alasan inilah akan dibuat suatu program pemecah program berkas gambar dengan ektensi BMP  yang biasanya mempunyai ukuran yang relative besar. Tujuan dari penelitian adalah membuat program aplikasi pemecah file gambar dengan mengimplementasikan algoritma clipping. Proses ini digunakan untuk membantu proses pemecahan berkas BMP,  terutama  yang mempunyai  kapasitas  melebihi media  penyimpanan  seperti  disket  sehingga  dapat digandakan  ke media  tersebut. Masalah  dari  penelitian  ini  adalah  bagaimana membuat  program  aplikasi pemecah  file  gambar  dengan  mengimplementasikan  algoritma  clipping.  Metode  pengembangan  sistem yang digunakan adalah SDLC (Systems Development Life Cycle) yang  merupakan metodologi klasik yang digunakan  untuk mengembangkan, memelihara,  dan menggunakan  sistem  informasi.  Proses  pemecahan gambar  akan    menghasilkan  kualitas  gambar  seperti  pada  keadaan  sebelum  terjadi  pemecahan  tanpa mengalami  kerusakan  pada  gambar.  a)  Pemecahan  gambar  dapat  dilakukan  pada  gambar  berwarna  dan grayscale dengan bit per pixel maksimal 24, di atas itu program tidak mendukung. b) Pemecahan tersebut hanya dapat dilakukan dengan membagi gambar secara horisontal atau hanya terjadi pada tinggi gambar.

Wibisono, Setyawan

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Penggunaan akses internet dengan metoda dial up pada suatu perusahaan internet sering dibatasi oleh anggaran dana yang  sudah ditetapkan. Dengan demikian diperlukan  suatu kontrol dalam membatasi pemakaian  pulsa  internet  agar  tidak  melebihi  anggaran  yang  sudah  ditetapkan. Maka  diperlukan  suatu program  aplikasi  untuk mengontrol  akses  internet  secara  dial  up.  Pengembangan  aplikasi menggunakan software development Visual Basic 6.0 dengan database Microsoft Access dan memanfaatkan script Win32 Internet API  (WinInet API)  pada  file wininet.dll  yang  sudah  tersedia  pada Operating  System Windows 98/2000/XP. Script Win32 Internet API merupakan salah satu bagian dari funsi – fungsi internal windows yang disebut dengan API (Application Programmer Interface). API berfungsi sebagai interface / jembatan antara windows dengan programmer. Fungsi ­ fungsi API dapat diakses oleh programmer melalui file ­ file library API untuk diaplikasikan pada suatu program. Fungsi aplikasi adalah untuk mengontrol penggunaan internet  berdasarkan  pada  pemakaian  pulsa  /  waktu.  Secara  umum  aplikasi  juga  dapat  digunakan  oleh pengguna internet dengan sistem sambungan dial up.

Sulastri, Sulastri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan anti Kekurangan Yodium  (GAKY) atau dengan nama Inggris  Iodine Deficiency Disorder  (IDD)  Indonesia merupakan Lembaga yang dikelola oleh para ahli di bidang kedokteran  yang  sebagian besar merupakan pengajar di  fakultas kedokteran UNDIP  ( Universitas Diponegoro ) Semarang. GAKY merupakan cabang dari lembaga independent IDD­NET, sebuah lembaga yang mengawasi kekurangan yodium masyarakat dunia. IDD­NET bekerja dibawah pendanaan penuh dari WHO ( World Healt Organization ). Selain melakukan pengawasan untuk wilayah indonesia, GAKY juga melakukan  penelitian­penelitian  dan  pengabdian  masyarakat  yang  berhubungan  dengan  kekurangan yodium. Untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka, GAKY menerbitkan  jurnal  ilmiah yang  terbit 3 kali  setahun.  Publikasi  juga  dilakukan  melalui  internet  melalui  situs  resminya  www.idd­indonesia.net. Tetapi  jurnal  yang  terpublikasi  belum  terangkum  dalam  struktur  database  yang  rapi.  Sehingga  perlu  di rancang dan dibangun database  jurnal berbasis web dengan manajemen data menggunakan  file  teks yang sesuai dengan kebutuhan di Jurnal GAKY. Bertitik tolak dari latarbelakang diatas maka dapat dirumuskan masalah dari penelitian ini yaitu bagaimana merancang dan membangun sistem database jurnal berbasis web dengan manajemen data menggunakan file teks  yang  sesuai  untuk  kebutuhan  di  situs www.idd­indonesia.net. Metode  Pengembangan  sistem  dalam penelitian  ini menggunakan  pendekatan Waterfall. Penggunaan CMS Cutenews  cukup membantu  dalam pengelolaan  data  file  teks,  Cutenews  dapat  digunakan  apabila  pada  server  tidak  disediakan  layanan database  seperti  halnya Mysql.  Penggunaan  file  teks  sebagai media  penyimpan memang  sangat mudah dalam instalasi, tetapi proses pembuatan program sangatlah sulit. Penambahan atribut dan tabel tidak dapat dilakukan instan seperti RDBMS.

Sulastri, Sulastri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Keberadaan Jurnal Ilmiah merupakan salah satu wujud eksistensi suatu lembaga yangberbasiskan penelitian dan pengabdian masyarakat, seperti halnya di fakultas kedokteran UniversitasDiponegoro semarang. Jurnal Ilmiah sangat penting untuk mempublikasikan hasil riset dan pengabdianterbaru yang dilakukan oleh FK-UNDIP. Jurnal terakreditasi yang terbit 4 kali setahun memuat tentangriset-riset dibidang kedokteran terbaru. Publikasi jurnal juga dilakukan melalui internet melalui situsresminya www.mediamedika.net. Tetapi jurnal yang terpublikasi belum terangkum dalam struktur databaseyang rapi, sehingga menjadi sangat sulit pengelolaannya. Sehingga dibutuhkan sistem database jurnalberbasis web yang sesuai kebutuhan di Jurnal MMI Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro di situswww.mediamedika.net. Metode Pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan pendekatanWaterfall. Kesimpulan yang di dapat yaitu pembuatan situs sangat terbantu dengan penggunaan CMS PHP-Nuke, Sehingga mempercepat waktu penulisan program. Penggunaan database mysql untuk penyimpanandata jurnal menjadikan modul jurnal terintegrasi dengan baik pada PHP-Nuke. Proses memasukan datasebaiknya dilakukan off-line untuk menghemat biaya koneksi internet, setelah itu lakukan upload denganftp dan update database menggunakan phpmyadmin yang disediakan.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tata kelola TI atau IT (Information Technology) Governance merupakan struktur hubungan dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan menambahkan nilai ketika menyeimbangkan risiko dibandingkan dengan TI dan prosesnya. Dalam penelitian ini dihasilkan suatu rekomendasi IT Governance yang merupakan pengembangan dari IT Governance yang sudah dilaksanakan oleh Institusi saat ini, namun saat ini proses IT Governance belum dilakukan secara menyeluruh. Rekomendasi IT Governance ini dibuat guna meningkatkan kinerja TI layanan akademik yang ada di UNISBANK, dimana aktivitas layanan akademik tersebut menjadi tanggung jawab kerja suatu biro yang bernama BAAK dan pengadaan dan pengelolaan TI yang ada  menjadi tanggung jawab suatu divisi yaitu P2ICT. Perancangan IT Governance dalam penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT (Control Objective For Information and Related Technology) versi 4.0, Dalam penelitian ini hanya dibahas 2 domain dari 4 domain yang ada di COBIT dengan pembahasan dibatasi pada tingkat control process saja, tidak membahas aktivitas-aktivitas yang terdapat di setiap control process. Domain yang dipilih dalam penelitian ini untuk dibuatkan rekomendasi pengelolaan TI adalah domain Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate (ME). Dari pemetaan model maturity tersebut diperoleh bahwa tingkat maturity untuk DS mendidik dan melatih users berada pada level maturity 4 (diatur), sementara untuk DS mengelola data berada pada tingkat maturity 3 (ditetapkan), Domain untuk Monitor dan evaluasi kinerja TI berada tingkat maturity 3 (ditetapkan). Berdasarkan pemetaan maturity tersebut dirancang rekomendasi IT Governance untuk masing-masing control process agar tingkat maturity dari masing-masing control process tersebut bisa lebih baik. Berdasarkan visi, misi, tantangan masa depan, dan tingginya harapan manajemen UNISBANK terhadap proses IT COBIT, dapat disimpulkan untuk dapat mendukung pencapaian tujuan UNISBANK setidaknya tingkat maturity pengelolaan IT yang dilakukan harus berada pada tingkat 4 – diatur (managed) dimana proses di monitor dan diukur manggunakan indikator tertentu.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Arsitektur informasi merupakan langkah penting ketika seseorang atau sebuah organisasi akan membangun sebuah situs web. Arsitektur informasi akan memberikan arahan dan patokan dalammembangun web agar struktur rancangan dapat memenuhi aspek seperti lain form, fungsi, navigasi, interface, interaksi, visual, dan maksud informasi itu sendiri, yang akan dibangun dalam sebuah web. Namun banyak para desainer web yang mengabaikan hal ini karena dirasa menghambat, terlalu kaku, dan sulit menuangkan kreatifitas dalam mengembangkan web. Kesulitan yang akan didapat jika web mengabaikan petunjuk pengembangan web, maka ketika akan mengembangkan isi, merubah, dan memelihara web menjadi tidak terstruktur dan cenderung akan menjadi lama karena harus melakukan modifikasi dan perubahan yang besar. Selain itu para pengguna juga akan cenderung bingung dan akhirnyaakan menjadi tidak tertarik untuk mengaksesnya. Untuk itu dalam menembangkan sebuah web harus memenuhi dan mengikuti standar pengembangan, yang dalam hal ini diatur dalam arsitektur dan teknik desain informasi web. Pengembangan, perubahan, dan pemeliharaan akan menjadi mudah dan terstruktur, sehingga eksistensi web terjaga dan para browser tetap betah mengakses situs yang kita kembangkan. 

Eniyati, Sri

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Metode adalah “prosedur untuk melakukan sesuatu”, sedang metodologi adalah “studi mengenai metode”. Sistem berbasis komputer harus merupakan hasil dari suatu analisis dan dirancangsebaik mungkin. Orientasi objek merupakan salah satu pendekatan pemrograman yang memandang persoalan menggunakan model-model yang diorganisasikan seputar konsep objek yang mengkombinasikan struktur data dan perilaku suatu entitas. Ada banyak metode pengembangan sistem yang berorientasi objek.Metode Fusion merupakan salah satu metode pengembangan perangkat lunak berorientasi objek “generasi kedua”. Fusion dikembangkan untuk menyediakan satu pendekatan secara sistematik bagi pengembangan perangkat lunak berorientasi objek yang mengintegrasikan dan mengembangkan beberapa pendekatan yang ada.

Utomo, Agus Prasetyo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Teknologi informasi dewasa ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi organisasi perusahaan untuk membantu aktivitas-aktivitas yang ada di dalam perusahaan. Banyak cara yang bisa dilakukanperusahaan untuk menerapkan teknologi informasi yaitu, membeli, membangun sendiri, atau menyerahkan ke pihak lain untuk pengembangannya. Penerapan teknologi informasi melalui pengolahan data secara elektronis (Electronic Data Processing/EDP) mau tidak mau akan memberikan dampak terhadap prosesauditing dan sekaligus proses pengendalian intern perusahaan. Untuk memastikan bahwa pengendalian intern dalam proses pengolahan data secara elektronik (electronic data processing/EDP) telah dilakukan dengan baik dan benar maka perusahaan harus menjalankan fungsi audit terhadat sistem tersebut. Fungsiaudit dilakukan oleh seorang Auditor, baik itu Auditor internal maupun Auditor eksternal. Di dalam melakukan kegiatan audit, seorang auditor sudah memiliki standard kerja sendiri, dengan harapan seorang auditor mampu bertindak secara independent dan dapat dipercaya. Hasil audit dari auditor dapat dimanfaatkan perusahaan sebagai bahan untuk melakukan perbaikan sistem dan efektifitas terhadap pengendalian internal.

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Linux adalah sistem operasi yang bersifat multi user, multi tasking yang berbasis UNIX, namun bersifat freeware, yaitu software yang bebas di distribusikan dan dikembangkan oleh semua orang. Linux mendukung sistem TCP/IP sehingga linux telah digunakan untuk pengembangan sistem jaringan komputer guna menggantikan sistem operasi jaringan komersial seperti Windows 2000, Windows Millenium, Windows XP, Windows NT dan Novell Nerware.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ubuntu merupakan salah satu varian atau distro linux yang beredar saat ini. Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak dikembangkan untuk menjadi distro distro turunan sepertiLinux Mint, Klikit Linux, Kubuntu dan lain-lain. Banyak distro linux yang dibuat untuk aplikasi yang umum (general Aplication), artinya distro tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan yang umum.Sementara distro linux yang dikhususkan untuk aplikasi game (Game Centre) sangat dibutuhkan. Kebutuhan ini dikarenakan banyak game centre yang kesulitan mencari distro yang cocok ketika operating system migrasi dari windows ke linux. Pada pembahasan ini akan dipaparkan bagaimana merancang sebuah distro linux baru yang dikhususkan untuk aplikasi game tersebut. Distro Ubuntu adalah dasar dari rancang bangun distro ini. Tujuan dari perancangan distro linux baru ini adalah supaya operating syatem linux dapat mendukung aplikasi game, baik game linux maupun game yang berjalan di sistem operasi windows. Dengan demikian pemakai dapat menggunakan sistem operasi linux tanpa khawatir palikasi game kesayangannya tidak dapat dijalankan. Dengan distro Ubuntu sebagai dasar dari distro ini, makainstalasi distro ini tidak menyulitkan pemakai. Kompabilitas dan stabilitasnya juga tidak diabaikan dalam perancangan distro ini. Distro baaru ini dinamakan “Semutireng 1.0” yang berbasis ubuntu, yang diolah dengan bantuan program remastersys distro Ubuntu. Didalam distro ini dilengkapi pula aplikasi Cedega,CrossOver dan Wine yang dignakan untuk menjalankan aplikasi game yang berbasis Windows. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah distro linux baru berbasis Ubuntu 7.04 yang telah memiliki emulator Cedega, CrossOver dan Wine. Dengan menggunakan distro ini maka pemakai dapat menginstal dan menjalankanaplikasi game baik yang berbasis linux maupun yang berbasis Windows.

Saefurrohman, -

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Sistem Informasi Geografi tidak hanya menangani peta atau gambar, tetapi yang terpenting adalah kemampuan menangani database dalam volume besar. Konsep database merupakan pusat dari SIG dan merupakan perbedaan utama antara SIG dan sistem drafting sederhana atau sistem pemetaan komputer yang hanya dapat memproduksi keluaran berupa grafik yang baik. Pengembangan Database Sistem Informasi yang terbentuk memiliki stuktur topologi data spasial , dan bisa digunakan sebagai data dasar untuk membuat bermacam aplikasi yang berbasis Sistem Informasi Geografi. Database internal terbentuk secara otomatis dari hasil rancangan data spasial, database ekternal bisa direlasikan dengan database internal untuk menghasilkan database Sistem Informasi Geografi yang baru hasil penggabungan.

Sasongko, Jati; Saefurrohman, -

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ini adalah suatu ikhtisar yang memuat semua pokok dalil hadits mengenai hukum-hukum yang terkandung dalam perundang-undangan Islam. Disusun ikhtisar ini dengan susunan yang mudah difahami, agar dapat dijadikan pedoman bagi orang yang bermaksud menghafalnya dan memeliharanya dengan tinjauan yang memusat. Agar dapat menolong para pelajar dan mahasiswa dalam mempelajari hukum-hukum Islam, dan dapat pula dijadikan pegangan bagi orang yang ingin mendalami hukum, sehingga isi tidak menyimpang dari pokok hadits yang benar. Perumusan masalahnya adalah bagaimana merancang dan membangun Kitab Bulughul Maram Digital? Kitab Bulughul Maram dari hadits karya agung Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar Al’Asqalani Rahimahullah. Software yang digunakan untuk merancang dan membangun kitab digital ini terdiri dari microsoft frontpage (html), microsoft compressed html help (chm), scilab, irvan view, html  kit, editpad lite dan html e-publisher. Sumber data menggunakandata primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode interview dan metode studi pustaka. Metode pengembangan sistem melalui tahap perencanaan sistem, tahap analisa sistem, tahap desain sistem, tahap pengembangan sistem, tahap implementasi sistem. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan kitab bulughul maram digital dalam bentuk bahasa arab dengan terjemahan bahasa indonesia.

Sasongko, Jati; Wismarini, Th. Dwiati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Merancang dan memelihara aplikasi Web merupakan salah satu tantangan utama dalam industri perangkat lunak dari tahun 2000. Web Modeling Language (WebML), suatu pemodelan untuk menetapkan website yang kompleks ditingkatan konseptual. WebML memungkinkan uraian tingkat tinggi tentang  website di bawah dimensi orthogonal yang terpisah: isi datanya (structur model), halaman penyusunnya (compotition model), topologi dari relasi antar halaman (navigation model), tata letak dan persyaratan grafis untuk halaman yang dibuat (presentation model), dan pemilihan fitur untuk masing-masing isi (personalitation model). Semua konsep dari WebML dihubungkan dengan notasi grafis dan sintaksis XML. Spesifikasi WebML tidak terikat pada bahasa yang digunakan pada sisi-klien dalam mengirimkan aplikasi ke para pemakai, dan juga  platform yang digunakan pada sisi-server dalam memasukkan data ke site, tetapi dapat secara efektif digunakan untuk hasil implementasi halaman dalam pengaturan spesifikasi teknologi. WebML menjamin pendekatan model-driven pada pengembangan website, merupakan kunci utama dalam menggambarkan generasi CASE tool dalam membangun site yang kompleks, mendukung fitur tingkat lanjut seperti akses multi-device, personalisasi, dan manajemen evolusi.  

Kosasi, Sandi

Dinamik 2002 Universitas Stikubank

Teknologi informasi telah merubah kegiatan dari penanganan "Back of force processing" sampai pada upaya untuk meningkatkan "keunggulan bersaing" dan "keunggulan organisasional", Penerapan fOS (interorganizational systems) sebagai suatu jaringan informasi organisasi telah merubah bentuk organisasi menjadi lebih mendatar, ramping dan fleksibel, yang pada akhirnya beralih pada bentuk organisasi maya, Di samping kemudahan melakukan aliansi strategis, teknologi informasi juga menimbulkan dampak negatif bagi pemakainya, yang sering dikenal dengan istilah "Technostress". Hal ini terjadi sebagai akibat penggunaan alat-alat/mesin yang serba otomatis, yang pada akhirnya akan mereduksi kehidupan bersosialisasi antar pemakai system.