Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2601-2620 of 3,102

Analytics

Sarwo Nugroho; Sarwo Nugroho; Agus Waryanto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat terlibat dengan seni di era selfie, perangkat digital, dan media sosial. Ini mengkaji pengalaman penonton pameran seni, di mana pengunjung didorong untuk menggunakan media sosial untuk berbagi pengalaman seni mereka, untuk memahami bagaimana pendekatan semacam itu dapat mengubah sifat keterlibatan pengunjung dengan seni. Bisa dibilang, selfie yang diambil di ruang seni memperkaya pengalaman dan keterlibatan pengunjung dengan seni dan berfungsi sebagai alat pemasaran bersama, memberdayakan, dan otentik untuk museum. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui observasi non partisipan (etnografi) dan netnografi di Museum Lawang Sewu Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih-alih mempromosikan pelepasan dari karya seni, selfie di ruang seni menjadi "keterikatan materi - diskursif jaringan" yang memberdayakan konsumen seni untuk bersama-sama menciptakan nilai dan organisasi seni untuk mengurangi jarak antar konsumen dan mereproduksi keaslian ikonik dari karya seni. karya seni di ruang maya. Artikel ini berkontribusi pada teori selfie dengan mengatasi pandangan tradisional tentang selfie sebagai manifestasi ekspresi diri narsistik. Sebaliknya, dalam mempromosikan interpretasi selfie sebagai sarana pemberdayaan dan demokratisasi yang digunakan oleh konsumen seni untuk mengembangkan narasi dan proyek identitas dalam konteks seperti museum di mana secara tradisional pengembangan narasi adalah karakter elit. Kontribusi lebih lanjut yang diberikan oleh penelitian ini berasal dari identifikasi kelompok pengunjung (yaitu, pelari realitas, pecinta seni, photoholics, dan pecinta selfie), ditempatkan pada kontinum nilai co-creation, yang perlu disadari oleh administrator seni sebagai memasuki era konsumsi seni yang lebih dinamis. Dengan menguraikan implikasi manajerial, penelitian ini memberikan refleksi awal tentang bagaimana manajer seni dapat menavigasi era yang muncul dari selfie .   Keywords: Selfie, Media Sosial, Interpretas

Muhammad Maulana Akbar Sidiq

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

. Pekerjaan proyek konstruksi yang cukup besar dituntut untuk selesai dengan waktu yang terbatas. Hal ini tidak dapat dihindari lagi setelah pemanfaatan tenaga manusia dengan alat konvensional sudah tidak efisien. Penggunaan alat berat merupakan solusi yang tepat untuk menyeleseikan pekerjaan pada proyek yang sedang berlangsung. Sehingga alat berat merupakan alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan suatu proyek pembangunan seperti gedung, jembatan, bendungan, jalan dan lain-lain. Proses penelitian dimulai dengan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengatahui informasi dan data mengenai teori-teori yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang diperoleh dari literatur, jurnal, buku dan media cetak lainnya. Pada kasus analisis yang dilakukan di proyek pembangunan gedung fakultas teknologi informasi UII Yogyakarta, maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi alat berat yang direkomendasikan untuk pekerjaan galian dan timbunan pada proyek pembangunan Gedung Fakultas Teknologi Informasi UII yang paling efisien dari segi waktu dan biaya adalah alternatif 3 yang terdiri dari 3 unit excavator Komatsu PC300-8, 3 unit wheel loader WA380-3 dan 14 unit dump truck dengan kapasitas 7 m3. Pekerjaan ini dapat diselesaikan 100 % dengan waktu 488 jam (64 hari dengan perhitungan 7 jam kerja alat ) , dengan biaya total yang dibutuhkan Rp.589.783.400,00, dengan menggunakan alternatif 3 ini waktu pekerjaan dapat dipercepat selama 119,63 jam (-19,69 %) dan dapat menghemat biaya sebesar Rp.75.248.100,00 (-11,31 %) terhadap kondisi asli di lapangan.

Iqbal Asni

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyempitan jalan terhadap karakteristik lalu lintas jalan pada halte bus BRT depan Pasar Jatingaleh Semarang. Pergerakan masyarakat yang terjadi di Kota Semarang semakin meningkat seiring dengan perkembangan yang ada hingga menyebabkan meningkatnya arus lalu lintas. Salah satunya permasalahan yang mempengaruhi kondisi lalu lintas yaitu adanya penyempitan jalan, seperti pada jalan Teuku Umar tepatnya di halte bus BRT depan Pasar Jatingaleh Semarang. Pada lokasi tersebut sering terjadi kemacetan lalu lintas sehingga menyebabkan antrian panjang terutama pada jam-jam tertentu. Data diambil langsung dari lapangan meliputi volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas. Analisis data didasarkan pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Adapun analisa hubungan karakteristik lalu lintas pada penyempitan jalan di ruas jalan Teuku Umar menggunakan model Greenshield. Dari hasil analisis diketahui bahwa kecepatan maksimum, volume puncak, kepadatan maksimum, kapasitas jalan, dan derajat jenuh atau degree of saturation diketahui dengan melakukan survey lapangan.

Sayli Rohmah

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Jalan merupakan fakor penting bagi perkembangan kehidupan manusia karena perkembangan jalan dan perkembangan kehidupan manusia saling mempengaruhi meningkatnya kemacetan pada jalan. Diakibatkan bertambahnya kepemilikan kendaraan pribadi, terbatasnya sumber daya untuk pembangunan dan belum optimalnya pengoperasian fasilitas arus lalu lintas yang ada. Pada ruas Jl. Raya Pekajangan tepatnya di simpang 4 Pasar Ngebrak Bligo – Pekalongan, perjalanan terbanyak umumnya terjadi pada sore hari dimana banyak orang melakukan pergerakan serentak di waktu yang sama dan menyebabkan kemacetan. Tujuan dari analisa ini adalah untuk mengetahui penyebab dan dampak kemacetan lalu-lintas di simpang 4 Pasar Ngebrak Bligo sehingga bisa diberi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Setelah diperoleh data volume lalu lintas, dilakukan analisa lalu-lintas berdasar aspek teknis yang didasarkan pada pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997) untuk menentukan kapasitas, volume lalu-lintas, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan dan tundaan. Oleh karena itu peraturan lalu-lintas oleh dinas terkait sangat penting demi menciptakan keteraturan lalu-lintas.

Asiah Sanyah Hasanah Simanjuntak; Yuliza Chintia

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Local wisdom atau disebut dengan kearifan lokal yang merupakan cara atau suatu kegitan yang sedang di lakukan masyarakat pada daerah tertentu mengenai suatu pemahahan yang sangat mendalam mengenai suatu pengetahuan mengenai bagaimana asal mula dari suatu tempat tinggal yang sedang di tempati sekitar dan memiliki perkembangan Local wisdom atau kearifan lokal adalah cara atau praktik yang dilakukan masyarakat di daerah tertentu tentang pemahaman mendalam mereka yang berasal dari lingkungan sekitar dan dikembangkan oleh warga setempat secara turun temurun. Kearifan local muncul dari dalam mereka sendiri dan dikembangkan selama beberapa generasi dan tertanam dalam diri masyarakat. Kearifan local merupakan warisan nenek moyang yang menyatu dengan religi, budaya dan adat istiadat.namun sekaran kearifan local sudah mulai memudar karena masyarakat modern menganggap bahwa kehidupan modern lebih baik. Oleh karena iitu literatur ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang kearifan lokal. Metode yang digunakan yaitu sistematik literature review yang didapat dari hasil review dari beberapa sumber artikel.

Widyawati, Ivana Kusum; Prisusanti, Retno Dewi; Ikawati, Fita Rusdian

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang : Setiap orang yang mempunyai komitmen dalam bidang kesehatan dan memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui Pendidikan bidang kesehatan adalah tenaga kesehatan untuk jenis orang tertentu yang perlu diberi wewenang untuk melakukan pekerjaan kesehatan. Pada pembagian tugas pokok masih terdapat ketidakseimbangan karena seluruh petugas yang tidak memandang dari lulusan apapun melakukan tugas rangkap. Metode : Metode yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan jumlah tenaga berdasarkan kebutuhan adalah WISN dan ABK-Kes ini metode terbaru yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan SDMK fasilitas kesehatan yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Tujuan dari perhitungan dengan menggunakan metode WISN dan ABK-Kes yaitu mengetahui kebutuhan tenaga kerja yang mana lebih efisien untuk digunakan di suatu fasilitas kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja pada Instalasi Rekam Medis. Hasil : Hasil penelitian adalah pada RS Bhirawa Bhakti ada 10 tenaga kerja yang terbagi menjadi dua bagian yaitu Rekam Medis dibagian depan yang bertugas melayani pasien dan rekam medis bagian belakang yang bertugas mengkoding dan indexing. Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian, solusi yang diusulkan adalah diharapkan RS Bhirawa Bhakti menambah jumlah tenaga kerja rekam medis sesuai dengan hasil perhitungan ABK-Kes karena lebih terstandar dan ideal.

Sardi, Idrus; Putra, Kadek Agus Dwija

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang : Karies gigi disebabkan oleh multi faktor, salah satunya yaitu terjadi karena anak gemar mengkonsumsi makanan manis dan lengket yang digolongkan sebagai makanan kariogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian karies gigi dan tingkat konsumsi makanan kariogenik pada anak usia prasekolah. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrpitif. Dengan menggunakan teknik sampling nonprobability (purposive sampling), jumlah sampel 33 anak dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdapat 10 pernyataan, analisa data dengan analisis univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan responden sebagian besar berjenis kelamin laki-laki, Sebagian besar berumur 5 tahun, tingkat konsumsi makanan kariogenik paling banyak pada  kategori sedang (60,6%), serta 87,9% anak mengalami karies gigi. Simpulan: Dari hasil penelitian didapatkan tingkat konsumsi makanan kariogenik pada anak usia prasekolah memiliki tingkat konsumsi makanan kariogenik pada tingkat sedang dan menyebabkan hampir seluruh anak mengalami karies gigi.

Rupawan, I Nengah; Yudhawati, NLP. S; Muryani, Ni Made Sri

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang : Kesehatan jiwa adalah kondisi seseorang yang menyadari kemampuannya serta memiliki sehat fisik, mental, spiritual dan sosial. Kesehatan jiwa tidak lagi hanya membahas tentang masalah gangguan jiwa saja, namun kelompok sehat dan resiko juga perlu diketahui agar masyarakat mendapatkan tindakan yang tepat, salah satunya adalah kesehatan jiwa pada remaja. Berbagai penelitian menunjukan tingkat pengetahuan pada remaja masih sangat kurang tentang kesehatan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pada remaja tentang kesehatan jiwa. Metode : Penelitian ini menggunakan metode pendekatan survey deskriptif. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sample 153 orang yaitu siswa kelas X di SMA N 1 susut Bangli. Instrument yang digunakan adalah kuesioner kesehatan jiwa dalam bentuk google form. Data dianalisis dengan univariat analisis. Hasil : Dari data tingkat pengetahuan  didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan siswa SMA N 1 Susut Bangli adalah baik yaitu dengan 112 orang atau 73.2%, berdasarkan jururusan sebagian besar adalah jurusan IPA sebanyak 89 orang atau 58.2%, sementara dari segi umur sebagian besar responden berumur 15 tahun sebanyak 77 orang atau 50.3%. Simpulan : Sebagian besar pengetahuan siswa SMA N 1 Susut Bangli memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan jiwa.

Pranata, A. A. Gede Raka Suta; Krisnayani, Ni Made Wina; Widyanata, Komang Agus Jerry; Daryaswanti, Putu Intan

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang : Masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia salah satunya adalah penyakit dimensia. Demensia merupakan kumpulan gejala neurodegeneratif yang timbul karena kelainan yang bersifat kronis dan progesif disertai dengan gangguan fungsi kognitif seperti kemampuan mengingat, proses berpikir, kalkulasi, kapasitas belajar, orientasi, bahasa, dan mengambil keputusan. Demensia terjadi karena sel saraf otak di bagian tertentu mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan saraf tubuh lainnya menjadi menurun. Dampak demensia terjadinya penurunan dalam daya ingat, kemampuan untuk mengingat waktu, mengenali orang, tempat dan benda. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif menggunakan alat ukur kuesioner. Lokasi penelitian ini di Banjar Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, dengan jumlah sampel 77 orang lansia yang berusia lebih dari 45 tahun dengan teknik purposive sampling. Hasil : Karakteristik berdasrakan usia sebagian besar usia 60-74 tahun 55 responden (71,4%), berdasarkan jenis kelamin sebagian besar perempuan 43 (55,8%), berdasarkan pekerjaan sebagian besar tidak bekerja 39 (50,6%), berdasarkan pendidikan sebagian besar SD 48 (62,3), hasil tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia yang diperoleh yaitu hasil pengetahuan dalam kategori kurang sebesar 64 (83,1%). Simpulan : Tingkat pengetahuan lansia tentang penyakit demensia di Banjar Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan kurang. Perlu penekanan pengetahuan pada pasien yang berlatar belakang pendidikan rendah dan yang tidak bekerja dan pada lansia tentang demensia.

Haikal Nur Rachmanrachim Achaqie; Eko Sediyono; Sri Yulianto Joko Prasetyo

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Universitas Ilmu Komputer dan Teknologi (STEKOM University) telah menggunakan Learning Management System (LMS) sejak tahun 2018, namun hingga saat ini pengukuran kinerja Learning Management System (LMS) belum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan Learning Management System (LMS) dengan menggunakan Framework COBIT 4.1 pada domain Delivery and Support (DS) dan Monitoring and Evaluation (ME). Nilai tingkat kematangan pada kondisi eksisting berada pada level rata-rata 2, sedangkan kondisi yang ingin dicapai berada pada level rata-rata 3. Untuk mencapai level yang diharapkan, saran perbaikan mengacu pada Kerangka COBIT 4.1 perlu yang akan diberikan antara lain: pembuatan SOP (Standar Operasional dan Prosedur) LMS, kelengkapan isi LMS, tertib administrasi dokumentasi arsip penting, realisasi pelatihan LMS bagi dosen, alokasi biaya pemeliharaan dan pengujian sistem, penerapan reward and punishment, pembuatan dan penggunaan framework dan E governance - Pembelajaran dan semuanya dilakukan secara rutin minimal setiap 6 bulan sekali.

Yunita Wisda Tumarta Arif

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan dan menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar dan/atau spesialistik yang diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis tenaga kesehatan dan dipimpin oleh seorang tenaga kesehatan. Untuk dokumen rekam medis yang sudah tidak digunakan lebih dari lima tahun, dokumen rekam medis dapat dipisahkan atau disimpan. Retensi bertujuan untuk menyeleksi dokumen rekam medis yang sudah tidak aktif lagi dan mengurangi jumlah berkas rekam medis yang terus meningkat sehingga dapat menjaga mutu pelayanan dengan mempercepat penyusunan dokumen rekam medis pada saat dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan sortir seleksi dalam menentukan dokumen rekam medis yang harus disimpan dalam sistem informasi penyimpanan dokumen rekam medis. Dengan algoritma selection sort, pengurutan dokumen dalam sistem menjadi lebih mudah. Metode Sistem dibangun berbasis Web dengan metode pengembangan sistem menggunakan System Development Live Cycle (SDLC). Klinik PKU Muhammadiyah Karanganom Klaten merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Klaten. Ruang penyimpanan dokumen rekam medis masih satu dengan pendaftaran rawat jalan. Sistem informasi penyimpanan dokumen rekam medis dengan penerapan metode pengurutan seleksi yang digunakan yaitu descending dan ascending, dengan mengurutkan tahun dengan nominal besar ke tahun dengan nominal kecil atau sebaliknya. Penerapan metode seleksi pada sistem retensi dokumen rekam medis menggunakan bahasa pemrograman PHP (Hypertext) dengan database My SQL diharapkan dapat membantu proses retensi di Klinik PKU Muhammadiyah Karanganom Klaten dan pelayanan kesehatan menjadi lebih baik.

Mohammad Iqbal; Fathurrasyid Ibrahim

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Peneliti yang ingin melakukan penelitian di Subang harus memiliki rekomendasi penelitian berupa Surat Keterangan Penelitian (SKP), yang dapat diperoleh dengan mengajukannya di kantor Bakesbangpol dengan mengisi formulir, menyerahkan fotokopi KTP, dan pas foto 3x4. Namun, penerapan SKP saat ini cukup memakan waktu. Setelah penelitian selesai, peneliti harus menyerahkan hasil penelitian ke Bakesbangpol untuk diteruskan ke Bagian Litbang BP4D Subang. Adapun tugas R&D adalah mengelola dokumen penelitian dan melacak kemajuan penelitian di Subang. Tugas R&D lainnya adalah mempublikasikan sejarah perkembangan R&D, hasil R&D, berita & artikel, agenda, dokumentasi foto terkait R&D, dan SOP & landasan hukum R&D. Namun, sejauh ini R&D hanya bisa menggunakan WhatsApp untuk melakukannya. Dari uraian di atas, penulis bertujuan untuk membangun E-R&D dan Layanan Rekomendasi Penelitian Online. Fathurrasyid Ibrahim adalah mahasiswa program studi sistem informasi 2018 yang mengembangkan sistem ini menggunakan Scrum dengan pendekatan Agile Model. Hasilnya adalah E-R&D dan Layanan Rekomendasi Riset Online. Pengujian dilakukan dengan metode black box yang menunjukkan fungsionalitas 100%, dan penilaian UAT dengan total hasil 95,62%.

Novasanda Kartika Putra Al-amin; Novita Mariana

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Sistem penjualan yang saat ini terjadi di NOPNOPPART memiliki beberapa kendala jika penjualan masih dilakukan secara manual diantaranya karyawan NOPNOPPART lebih banyak dan terus menerus berada di tempat untuk menangani penjualan, jika karyawan tidak ditempat atau diluar jam kerja maka pelanggan yang ingin melakukan pembelian akan menunda penjualan. Masalah lain yang sering terjadi adalah informasi ketersediaan produk tidak terdistribusi dengan cepat kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi penjualan suku cadang sepeda motor di NOPNOPPART yang dapat mempermudah pelanggan dalam melakukan pemesanan suku cadang sepeda motor tanpa batasan waktu dan tempat serta memudahkan pelanggan untuk mendapatkan informasi suku cadang sepeda motor di NOPNOPPART dengan cepat dan mudah. . Keuntungan memiliki sistem informasi penjualan suku cadang sepeda motor di NOPNOPPART antara lain memudahkan promosi produk, membuat saluran distribusi baru, memberikan penghematan yang signifikan dalam hal biaya pengiriman informasi yang dapat meningkatkan penjualan dengan cepat dan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan NOPNOPART.

Pascal Galih Sadana; I Wayan Andhika Widiantara; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Taman Banjir Kanal Barat merupakan salah satu ruang terbuka publik yang dibangun pada area bantaran Sungai Banjir Kanal Barat yang dibangun pada 2009. Sebagai ruang terbuka publik aktif,  taman ini merupakan salah satu sarana edukasi dan relaksasi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya dengan berbagai aktivitas yang berlangsung didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik aktivitas pengunjung Taman Banjir Kanal barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang memanfaatkan observasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menujukkan,  berdasarkan jenis ruangnya, karakteristik aktivitas pada Taman Banjir Kanal Barat Semarang diklasifikasikan menjadi dua. Pertama, aktivitas pada badan air yang diklasifikasikan sebagai  necessary activity. Kedua, aktivitas pada tepi air yang diklasifikasikan sebagai optional activity dan social activity. Keberadaan fasilitas taman, elemen keras (hard scape) serta elemen lunak (soft scape) menjadi satu faktor penentu dalam menunjang aktivitas pengunjung Taman Banjir Kanal Barat.

Irvan Fadly; Muh Farras Rasyiq

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Dalam sebuah kota di Jawa, alun-alun umumnya merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan yang menjadi bagian salah satu elemen yang ada di setiap kegiatan manusia. Oleh karenanya setiap manusia baik secara individu dan kelompok kerapkali melakukannya. Hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia yang paling rumit sepanjang peradaban. Kota bisa dibilang sebagai tempat yang padat dan dihuni oleh orang-orang yang heterogen (beraneka ragam) baik dalam hal mata pencaharian, agama, adat, dan kebudayaan. Kota Blora memiliki ruang terbuka yang juga dimiliki oleh kota-kota lain. Alun alun Blora sendiri merupakan salah satu landmark yang ada di Blora. Berada pada tengah kota membuat alun alun Blora ini selalu ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kota karena hampir semua jalan terpusat ke Taman alun alun Blora ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara ruang fisik yang tercipta dan pengaruhnya terhadap perilaku yang berkelanjutan masyarakat yang menggunakannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan proses analisis studi kasus di Kota Blora. Penelitian ini menemukan elemen-elemen fisik yang ada sebagai penanda sebuah alun-alun kota dan beberapa kelompok penggunaan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, berupa aktivitas-aktivitas yang telah menjadi tradisi dan telah dikembangkan sesuai perkembangan ruang yang tersedia.

MALLAWI, M. NATSIR; NATSIR, NURASIA; MAPPISABBI, A.M. FADLI; Azis, Abdul

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan sebagai gambaran sikap kepemimpinan, motivasi, dan kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar, sikap kepemimpinan,dan motivasi secara simultan terhadap kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Dosen STIA YAPPI Makassar,Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi atau 10 orang, Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Ukuran sampel tersebut sesuai dengan pendapat Roscoe (dalam Sugiyono,2008:74) yang menyatakan bahwa ukuran sampel dengan melakukan analisis multivariate (korelasi atau regresi ganda) maka jumlah anggota sampel minimal 10 kali dari jumlah variabel yang diteliti baik variabel independen maupun devenden (10x4=40). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kepemimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar berada pada kategori cukup baik, berarti pimpinan telah memiliki tingkat pengetahuan, perasaan dan kecenderungan bertindak dalam hal menyukai tantangan, memprakarsai visi bersama, memungkinkan orang lain bertindak dan membuat model pemecahan serta pemberian semangat. Budaya organisasi berada pada kategori cukup kondusif berarti pimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya berpedoman pada norma-norma, nilai-nilai dan asumsi-asumsi yang berlaku sehingga tercipta kondisi yang cukup kondusif. Motivasi berada pada kategori cukup tinggi berarti karyawan telah memiliki pikiran yang inovatif,kreatif, banyak gagasan,visioner dan menerima kritikan serta tindakan yang berani mengambil resiko,bertanggungjawab,bekerja keras dan sistematis. Sikap kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya jika sikap seseorang positif tentang kepemimpinan, maka ia memiliki kecenderungan kinerja yang tinggi. Jadi semakin baik sikap kepemimpinan maka semakin baik pula kinerja karyawan, Motivasi berprengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Jadi semakin tinggi motivasi karyawan maka semakin baik pula kinerja karyawan,Secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sikap kepemimpinan, motivasi terhadap kinerja karyawan.Tingkat pengetahuan,perasaan dan kecenderungan bertindak yang baik dari karyawan.

Djuniarti Djuniarti

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk implementasi pada tahapan pemeriksaan tambahan oleh Kejaksaan pada kasus tindak pidana korupsi sebagai bagian dari proses prapenuntutan. Teknik pengumpulan data adalah melalui survey yaitu melakukan pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk implementasi pemeriksaan pada tahapan pemeriksaan tambahan oleh Kejaksaan pada kasus tindak pidana korupsi sebagai bagian dari proses pra penuntutan dalam perkara tindak pidana korupsi, yakni bahwa implementasi pemeriksaan tambahan sebagai bentuk kewenangan jaksa penuntut umum dalam tahapan prapenuntutan belumlah secara optimal dapat terealisasi. Hal ini dapat diamati dari adanya beberapa berkas perkara yang bolak balik dari pihak penyidik ke penuntut umum.

M. Taufik Kurnianto

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan kerja dan stres kerja terhadap komitmen organisasional dan kinerja pegawai. Selain itu, penelitian ini bertujuan menguji pengaruh variabel mediasi komitmen organisasional pada pengaruh kepuasan kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang bertujuan memperjelas atau explanatory, sehingga untuk pelaksanaannya dibutuhkan responden dan memerlukan kuesioner, sehingga menemukan kesimpulan yang bersifat memperjelas fenomena empirik. Pada penelitian ini penulis akan memperoleh data primer dari responden, yaitu para pegawai di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Batang. Teknik ini penarikan sampel dengan memperhatikan strata (tingkatan) di dalam populasi, dimana jumlah sampel yang digunakan sebanyak 119 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasional. Kepuasan kerja, stres kerja dan komitmen organisasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Tetapi stres kerja pada penelitian ini berpengaruh negatif terhadap komitmen organisasional dan kinerja pegawai, artinya stres kerja menurunkan komitmen organisasional dan kinerja pegawai. Komitmen organisasional mampu memediasi pengaruh kepuasan kerja dan stress kerja terhadap kinerja.    

Yumni, Nabila Zata; Chaerunnissa; Hadana, Imtiyaza Nihlah; Arimbi, Saiska Dwi; Utomo, Asep Purwo Yudi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kajian kalimat majemuk. Kalimat majemuk merupakan kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih yang dihubungkan dengan suatu kata penghubung. Kalimat majemuk yang memiliki beberapa jenis tentu saja akan memperluas analisis pada penelitian ini. Jenis-jenis tersebut, yaitu majemuk setara, majemuk bertingkat, majemuk rapatan, majemuk perluasan dan majemuk campuran. Tujuan penelitian ini untuk memperluas tingkat intelektual pembaca dan penulis pada jenis kalimat majemuk yang terdapat pada bab “Dendam Abadi Seorang Dewi” karya Naning Pranoto. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, yang termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif, karena berusaha menjabarkan berdasarkan fakta yang ada sehingga menghasilkan paparan seperti apa adanya. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) kalimat majemuk setara lebih sering ditemukan, (2) kalimat majemuk yang ditemukan pada novelet tersebut lebih cenderung ditemui kalimat majemuk dua klausa. Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan pembaca mengenai kalimat majemuk dan pengklasifikasian kalimat majemuk pada novelet Wayang Tembang Cinta Para Dewi yang difokuskan pada bab “Dendam Abadi Seorang Dewi”.

Novitasari Dwi Ratna Dewi

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasi terhadap kepuasan kerja, mengetahui pengaruh pengaruh komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja, mengetahui pengaruh pengaruh iklim organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi, mengetahui pengaruh komitmen organisasi terhadap perilaku kewargaan organisasi. perilaku kewargaan organisasi dan pengaruh kepuasan kerja terhadap perilaku kewargaan organisasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 177 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Setelah itu dilakukan uji validitas menggunakan SPSS sedangkan uji reliabilitas menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Teknik Analisis Data diolah menggunakan SEM dengan program AMOS versi 19.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Cityship Behavior , komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Cityship Behavior , kepuasan kerja dan pengaruh positif signifikan terhadap Organizational Cityship Behavior .