Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 241-260 of 296

Analytics

Amelia, Yessica; Astuti, Julia

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh good corporate governance, intellectual capital, ukuran perusahaan terhadap kinerja perusahaan.kinerja perusahaan dihitung dengan menggunakan ROA dimana laba bersih dibagi dengan total asset. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah good corporate governance, intellectual capital, dan variabel kontrolnya adalah ukuran perusahaan, sedangkan variabel independennya adalah kinerja perusahaan. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 6 perusahaan. Metode analisis yang digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah regresi berganda. Hasil penelitian iniadalah sebagai berikut: Good corporate governance tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan secara parsial karena nila thitung 0,791 < ttabel 2,05183 dan nilai signifikan 0,05 < 0,436. Intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan secara parsial karena nila thitung 1,306 < ttabel 2,05183 dan nilai signifikan 0,05 < 0,203. Ukuran perusahaan berpengaruhsignifikan terhadap kinerja perusahaan karena nilai thitung 3,854 > ttabel 2,05183 dan nilai signifikan 0,05 > 0,001. Good corporate governance, intellectual capital, ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan karena nila Fhitung 5,640 > Ftabel 2,96 dan nilai signifikan 0,004 < 0,05.

Rizal, Muhammad; Rusofi, Rusofi

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Audit laporan keuangan merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk menilai apakah laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi dan memastikan laporan keuangan tidak salah saji karena ini akan berdampak pada kualitas audit yang dihasilkan. Ada beberapa faktor yang menentukan kualitas audit diantaranya ukuran perusahaan, pergantian auditor dan komite audit, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, pergantian auditor dan komite audit terhadap kualitas audit. Variabel ukuran perusahaan diukur menggunakan ln total asset. Variabel pergantian auditor diukur menggunakan variabel dummy dimana jika ada pergantian Akuntan Publik (AP) akan diberi nilai 1 jika tidak maka diberi nilai 0. Variabel komite audit dilihat dari jumlah komite audit kemudian diukur dengan menggunakan variabel dummy jika komite audit berjumlah 3 orang atau lebih maka diberi nilai 1 jika komite audit berjumlah kurang dari 3 orang maka diberi nilai 0. Variabel kualitas audit diukur dengan menggunakan variabel dummy yaitu jika perusahaan menggunakan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berafiliasi dengan big four maka diberi nilai 1 jika tidak maka diberi nilai 0. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2017 dengan melihat laporan keuangan yang telah diaudit atau annual report. Total sampel berjumlah 96 dari 24 perusahaan yang terpilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode regresi logistik yang terdapat dalam program SPSS 21.0 (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dan variabel pergantian auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Untuk variabel komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas. Apabila di uji secara simultan hasil penelitian ini menunjukkan variabel ukuran perusahaan, pergantian auditor dan komite audit berpengaruh signifikan terhadap kualias audit.

Amelia, Yessica Amelia; Nurmuslimah, Ana

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Transaksi bisnis antar negara akan diterbitkan kepada perusahaan tetapi transaksi tersebut menyebabkan harga transfer atau harga yang dapat digunakan untuk menaikkan harga barang, dsb., Selain tindakan transfer harga dapat dilakukan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pajak penghasilan perusahaan, struktur kepemilikan asing, dan ukuran perusahaan terhadap indikasi untuk membuat harga transfer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data sekunder terhadap laporan tahunan yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur makanan dan minuman subsektor dari 2014 sampai 2017 dengan 11 perusahaan dengan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan pada studi ini adalah regresi logistik biner yang ditemukan dalam program SPSS statistik 21.0. Sebagian hasil studi ini menunjukkan bahwa pajak penghasilan korporasi memiliki efek positif yang tidak signifikan terhadap indikasi untuk membuat harga transfer, struktur kepemilikan asing memiliki efek positif yang tidak signifikan terhadap indikasi untuk membuat harga transfer, dan ukuran perusahaan memiliki efek negatif yang signifikan pada indikasi untuk membuat harga transfer, secara bersamaan, pajak pendapatan perusahaan, struktur kepemilikan asing, dan ukuran perusahaan memiliki efek signifikan pada indikasi perusahaan untuk membuat harga tranfer. Koefisien determinasi adalah 0,65 yang berarti 65,0% indikasi perusahaan untuk membuat harga transfer yang dipengaruhi oleh variabel independen, sementara sisanya dijelaskan oleh variabel lain. Hasil ini menunjukkan bahwa ada banyak variabel dari penelitian ini yang dapat menjelaskan indikasi perusahaan untuk membuat harga transfer.

Kusnanto, Eri; Gozali, Margaretha Yulianty

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Hampir seluruh sub-sektor pertambangan tumbuh signifikan, khususnya sektor batu bara yang tumbuh hingga 71,26%. Dengan adanya peningkatan pertumbuhan pada perusahaan batu bara, secara umum adalah penjualan akan meningkat sehingga laba akuntansi dan biaya operasional juga meningkat dan akan memengaruhi pajak penghasilan terutang, demikian juga ukuran perusahaan yang besar dengan total aset tetap yang banyak juga dapat memengaruhi besarnya pajak penghasilan terutang, oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh laba akuntansi, biaya operasional dan ukuran perusahaan terhadap pajak penghasilan terutang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS 21.0. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di BEI periode 2013-2017. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Kemampuan laba akuntansi, biaya operasional, dan ukuran perusahaan dalam menjelaskan pajak penghasilan terutang adalah kuat yaitu sebesar 66,1%, sisanya sebesar 33,9% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel laba akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan terutang, secara parsial variabel biaya operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan terutang, dan secara parsial ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan terutang, serta secara simultan variabel laba akuntansi, biaya operasional, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan terutang.

Mulyono, Mulyono; Soedarmanto, Soedarmanto; Harneti, Harneti

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Effective tax rate sangat berperan bagi manajemen perusahaan untuk mengetahui persentase tarif ideal pajak perusahaan yang didasarkan pada informasi keuangan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti empiris pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitasterhadap effective tax rate. Effective tax rate diukur menggunakan perbandingan antara beban pajak kini perusahaan dengan laba sebelum pajak komersial. Variabel independen penelitian ini adalah ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas,sedangkan variabel dependennya adalah effective tax rate.Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia melalui website IDX. Sampel penelitiannya adalah perusahaan manufaktur jenis consumer goods yang terdaftar di BEI periode 2008-2011. Sampel dikumpulkan dengan metode purposive sampling. Adapun sampel yang digunakan adalah 23 perusahaan setiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda untuk analisis data.Hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate secara parsial karena nilai thitung 0.399 < ttabel 1.987 dan nilai signifikan 0.691 > 0.05. 2) leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate secara parsial karena nilai thitung 1.792 < ttabel 1.987 dan nilai signifikan 0.077 > 0.05. 3) profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate secara parsial karena nilai thitung -2.592 > ttabel 1.987 dan nilai signifikan 0.011 > 0.05. 4) ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate karena nilai Fhitung 3.809 > Ftabel 2.708 dan nilai signifikan 0.013 < 0.05.

Ruslaini, Ruslaini; Iskandarsyah, Egastia Lazuardie

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Di era globalisasi ini fokus perusahaan tidak hanya mencari laba, tetapi juga dituntut untuk melakukan tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan,profitabilitas, leverage, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Pengukuran tanggung jawab sosial didasarkan pada Global Reporting Initiative (GRI) Index versi 3.0. yang dilihat dalam laporan tahunan perusahaan. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009 hingga 2012. Dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh 18 perusahaan sampel dalampenelitian ini. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ukuran perusahaan,profitabilitas, leverage, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan sosial perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009 hingga 2012. Secara parsial ukuran perusahaan, leverage, dan kepemilikan asing berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan secara parsial. Sedangkan profitabilitas dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan.

Permana, Ngadi; Maidah, Maidah

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh financial distress, leverage dan firm size terhadap agresivitas pajak perusahaan. Variabel independen diwakili oleh financial distress, leverage dan ukuran perusahaan. Altman z zcore digunakan untuk mengukur financial distress. Rasio ekuitas utang digunakan untuk mengukur leverage. Terakhir, ukuran perusahaan digunakan oleh total aset. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2017. Jumlah observasi sebanyak 33 orang ditentukan secara purposive sampling. Book Tax Difference digunakan untuk mengukur agresivitas pajak perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress dan firm size tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak perusahaan. Dan leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap agresivitas pajak perusahaan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa leverage dapat mendorong perusahaan untuk mengambil tindakan agresif terhadap pajak untuk memberikan tambahan arus kas. Sedangkan financial distress dan firm size tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak perusahaan. Kata kunci: Financial distress, Leverage, Ukuran Perusahaan, Agresivitas Pajak Perusahaan.

Rizal, Muhammad; Komariyah, Siti

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Pertumbuhan Laba merupakan indikator kinerja perusahaan yang mengandung informasi penting untuk pengambilan keputusan investasi para stakeholder. Jika laba tinggi artinya manajemen dan perusahaan memiliki kinerja yang baik. Dengan pertumbuhan laba ini kita dapat mengetahui kondisi perusahaan dari suatu periode ke periode berikutnya apakah semakin membaik atau menurun. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perbedaan temporer, perbedaan permanen dan ukuran perusahaan terhadap pertumbuhan laba. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pertumbuhan laba dan variabel bebasnya adalah perbedaan temporer, perbedaan permanen dan ukuran perusahaan. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI selama 5 tahun periode 2015-2019 yang berjumlah 12 perusahaan dengan menggunakan metode kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling serta menggunakan metode analisis regresi berganda (multiple regresion analysis) yang terdapat dalam program SPSS 21.0 (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian secara parsial menunjukan bahwa variabel perbedaan permanen memiliki pengaruhsignifikan terhadap pertumbuhan laba, perbedaan temporer tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan laba dan ukuran perusahaan juga tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan laba. Apabila diuji secara simultan, hasil penelitian menunjukan variabel perbedaan temporer, perbedaan permanen dan ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan laba.

Rizal, Muhammad; Sari, Novita

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa variabel independen sebagai solvabilitas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan mempengaruhi variabel dependen sebagai tarif pajak efektif. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019 dari total 52 perusahaan dan dengan menggunakan sampel purposive, ada 13 perusahaan yang diperoleh untuk menguji hipotesis. Studi ini menggunakan metode analisis regresi ganda dari program SPSS 21.0 (Program Statistik untuk Ilmu Sosial). Hasil studi ini menunjukkan bahwa variabel solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap tarif pajak efektif karena biaya bunga tidak berpengaruh besar terhadap sampel tarif pajak efektif, sedangkan variabel pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap tarif pajak efektif karena jika pertumbuhan penjualan perusahaan meningkatd, Sehingga biaya yang muncul bisa ditingkatkan juga. Dan semua biaya dapat mengurangi pengeluaran pajak perusahaan sehingga akan mempengaruhi tarif pajak efektif perusahaan. Untuk ukuran perusahaan memiliki efek signifikan terhadap tarif pajak efektif karena biaya depresiasi atau amortisasi dari aset tetap dapat mengurangi biaya pajak perusahaan, sehingga mempengaruhi tarif pajak efektif. Uji coba secara simultan menunjukkan hasil bahwa solvabilitas, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan bersama-sama memiliki efek signifikan pada tarif pajak efektif.

Arifin, Antoni Ludfi; Lyana, Lyana

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Masa perikatan audit yang panjang antara auditor dengan kliennya memiliki dampak terhadap independensi auditor. Salah satu anjuran agar tetap objektif adalah memiliki rotasi wajib auditor. Rotasi auditor ini terkait dengan tindakan perusahaan untuk melakukan auditor switching. Beberapa penelitian terdahulu tentang auditor switching menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian ulang untuk mencoba memverifikasi teori tentang auditor switching. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi auditor switching di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2008-2011. Variabel penelitian yang digunakan adalah ukuran kantor akuntan publik (KAP), ukuran perusahaan klien (TA), tingkat pertumbuhan perusahaan klien (GROWTH) dan pergantian manajemen (CEO). Dengan menggunakan regresi logistik dan aplikasi program SPSS 19, penelitian ini mencoba untuk menguji pengaruh ukuran kantor akuntan publik, ukuran perusahaan klien, tingkat pertumbuhan perusahaan klien dan pergantian manajemen terhadap auditor switching. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) ukuran kantor akuntan publik berpengaruh signifikan terhadap auditor switching, (2) ukuran perusahaan klien tidak berpengaruh signifikan terhadap auditor switching, (3) tingkat pertumbuhan perusahaan klien tidak berpengaruh signifikan terhadap auditor switching dan (4) pergantian manajemen tidak berpengaruh signifikan terhadap auditor switching. 

Permana, Ngadi; Yulianti, Grace; Kusumah, Rengganis Ningrum

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah penghindaran pajak (tax avoidance) yang diukur dengan menggunakan ETR (effective tax rate). Variabel independen dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage. Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan subsektor batu bara yang terdaftar terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014 hingga 2019. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan terdapat 9 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Alat analisis yang digunakan adalah regresi berganda (multiple regression analysis) yang terdapat dalam program SPSS 21.0 (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bila diuji secara simultan variabel ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas bepengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Apabila diuji secara parsial variabel ukuran perusahaan dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak (tax avoidance), sedangkan variabel profitabilitas secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak (tax avoidance).

Rizal, Muhammad; Aini, Nur

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban dan penyampaian informasi keuangan dari suatu perusahaan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap laporan keuangan. Dalam meningkatkan kredibilitas laporan keuangan, maka laporan keuangan perlu diaudit oleh auditor eksternal. Auditor eksternal harus bersikap objekif dan independen. Untuk menjaga independensi auditor, maka perlu dilakukan pergantian auditor (auditor switching) secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguji pengaruh ukuran perusahaan, opini audit going concern dan audit lag terhadap auditor switching. Data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari laporan keuangan yang telah diaudit pada perusahaan jasa sektor keuangan sub sektor investasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Populasi yang diperoleh sebanyak 36 perusahaan yang nantinya akan diambil sebagai sampel berdasarkan kualifikasi yang ditentukan. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini memiliki 48 sampel dari 16 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,016 > 0,05. Opini audit going concern tidak berpengaruh terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,110 > 0,05. Dan audit lag berpengaruh terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,034 < 0,05. Apabila diuji secara simultan, hasil penelitian menunjukkan variabel ukuran perusahaan, opini audit going concern dan audit lag berpengaruh secara signifikan terhadap auditor switching dengan tingkat signifikansi (α) 0,001 < 0,05.

Amelia, Yessica; Nurdayanti, Resti

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity terhadap penghindaran pajak (tax avoidance) pada perusahaan manufaktur sektor industri konsumsi (makanan dan minuman) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015 sampai 2019. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 12 perusahaan yang telah lulus dari tahap pengambilan sampel. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji F, uji t, analisis regresi linear berganda, dan koefisien determinasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ukuran perusahaan secara parsial memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak (tax avoidance), sedangkan leverage dan capital intensity secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, leverage, dan capital intensity memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak (tax avoidance).

Kasih, Eka Wahyu; Estiana, Desty

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi audit timeliness pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di BEI (2012-2014) terhadap kinerja perusahaan, khususnya kinerja perusahaan dalam melakukan pelaporan keuangan. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel dependen dan variabel independen, variabel dependen yaitu ketepatan waktu (timeliness). Sedangkan variabel independen yan digunakan adalah debt to equity ratio (Debt), Profitabilitas/ Return On Asset (ROA), Ukuran Perusahaan (LnTA) dan opini auditor. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik (logistic regression) yang diolah melalui program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) Versi 21. Data sample perusahaan sebanyak 31 perusahaan yang terdafdar di BEI pada tahun 2012-2014. Hasil penelitian ini adalah variabel debt to equity ratio (Debt) menunjukan koefisien regresi logistik sebesar 0,086 dengan tingkat signifikansi 0,34. Dilihat dari tingkat signifikansi yang lebih besar dari α = 5% yaitu tingkat signifikansi 0,343 > 0,05 makaH01 diterima, penelitian ini berhasil membuktikan bahwa Debt to equity ratio berpengaruh terhadap ketepatan waktu (Timeliness). Variabel return on asset (ROA) menunjukkan koefisien regresi positif sebesar 0,328 dengan tingkat signifikansi 0,047. Dilihat dari tingkat signifikansi yang lebih kecil dari α = 5%, tingkat signifikansi 0,047 < 0,05 maka tingkat H02 ditolak, penelitian ini membuktikan bahwa tidak ada pengaruh Return On asset terhadap Ketepatan Waktu (Timeliness). Variabel ukuran perusahaan (LnTA) menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,367 dengan tingkat signifikansi 0,024. Dilihat dari tingkat signifikansi yang lebih kecil dari α = 5%, tingkat signifikansi 0,024 < 0,05 maka H03 ditolak, penelitian ini membuktikan bahwa ukuran perusahaan tidak adapengaruh terhadap Ketepatan waktu (Timeliness).

Ruslaini, Ruslaini; Chaidir, Mohammad; Nofita, Nofita

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 s.d 2011. Adapun hipotesisyang diajukan adalah: (1) ukuran perusahaan bepengaruh secara signifikan terhadap audit delay; (2) solvabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay; (3) profitabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay; dan (4) ukuran perusahaan, solvabilitas dan profitabilitas berpengaruh secara simultan terhadap audit delay. Dalam penelitian ini, menggunakan sampel sebanyak 33 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ukuran perusahaan berpengaruh terhadap audit delay, hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar -2,394 < ttabel sebesar 1,694 dengan nilai signifikansi sebesar 0,019 < 0,05; (2) solvabilitas tidak berpengaruh terhadap audit delay, hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar -0,659 < ttabel sebesar 1,694 dengan nilai signifikansi sebesar 0,512 > 0,05; (3) profitabilitas berpengaruh terhadap audit delay, hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar -3,313 < ttabel sebesar 1,694 dengannilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05; (4) ukuran perusahaan, solvabilitas, dan profitabilitas secarasimultan berpengaruh terhadap audit delay, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai Fhitung sebesar 5,402 >Ftabel sebesar 2,922 dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 > 0,05

Radityo, Rizqi; Sitanggang, Amrin

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan corporate social responsibility (CSR) terhadap agresivitas pajak. Agresivitas pajak diukur dengan menggunakan pengukuran effective tax rate (ETR) yang mana dihitung dengan membagi beban pajak penghasilan dengan laba sebelum pajak. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan corporate social responsibility (CSR), sedangkan variabel dependennya adalah agresivitas pajak. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur subsektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2012. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 14 perusahaan. Metode analisis yang digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen adalah regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa profitabilitas dan leverage berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak dengan masing – masing nilai thitung 3,077 dan 2,088 lebih besar daripada ttabel 2.021. Sedangkan ukuran perusahaan dan corporate social responsibility (CSR) tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak dengan masing – masing nilai thitung 1,508 dan 1,253 lebih kecil daripada ttabel 2.021.

Rizal, Muhammad; Handayani, Yovita Tri

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh antara pajak, struktur aktiva,profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal. Objek dalam penelitian ini yaituperusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2015 - 2017. Alat analisis yang digunakan diantaranya uji statistik deskriptif; uji asumsi klasik yang terdiri dari : uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi; uji hipotesis yang terdiri dari: uji parsial (uji t) dan uji F simultan; uji koefisien determinasi serta analisis regresi linear berganda. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pajak, struktur aktiva, dan profitabilitas secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung dan signifikansi dari variabel pajak sebesar -2,643 dan 0,011, sedangkan nilai thitung dan signifikansi dari variabel struktur aktiva sebesar -2,278 dan 0,027, sedangkan nilai thitung dan signifikansi dari variabel profitabilitas sebesar -6,237 dan 0,000. Selain itu, variabel ukuranperusahaan dalam penelitian ini secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, dengan nilai thitung sebesar 5,462 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara simultan, variabel pajak, struktur aktiva, profitabilitas, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dengan nilai Fhitung dan signifikansi sebesar 14,838 dan 0,000. Adapun dalam penelitian ini diperoleh nilai koefisien determinasi adalah sebesar 0,511 yang berarti bahwa variabel struktur modal mampu dijelaskan oleh variabel pajak, struktur aktiva, profitabilitas, dan ukuran perusahaan sebesar 51,10%. Sedangkan sisanya sebesar 48,90% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian yang tidak diteliti.

Ruslaini, Ruslaini; Perwitasari, Malida

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Pergantian Kantor Akuntan Publik (KAP) pada perusahaan diperlukan untuk menjaga independensi dan objektivitas auditor dari pengaruh pihak lain. Beberapa penelitian terdahulu mengenai pergantian Kantor Akuntan Publik (KAP) menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemungkinan terhadap pergantian Kantor Akuntan Publik (KAP) pada perusahaan pertambangan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah manajemen, kesulitan keuangan, dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Data yang digunakan dari penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2010 sampai 2013. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh total sampel sebanyak 140 (35 perusahaan dikalikan dengan 4 periode pengamatan). Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan metode analisis regresi logistik dengan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) Versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap pergantian Kantor Akuntan Publik (KAP) adalah manajemen, serta ukuran perusahaan yang merupakan variabel kontrol. Sedangkan kesulitan keuangan perusahaan yang diteliti dalam penelitian ini tidak terbukti berpengaruh terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan pergantian Kantor Akuntan Publik (KAP).

Jufri, Akhmad; Sheila, Maria Selvina

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Asset perusahaan merupakan salah satu hal penting dalam berjalannya suatu kegiatan usaha, salah satu penunjangnya adalah sistem pengendalian internal. Sistem pengendalian internal merupakan salah satu pendukung agar tujuan dan program perusahaan dapat berjalan dengan baik diantaranya yang harus diperhatikan adalah sistem pengendalian internal pada kas kecil. Kas kecil adalah sejumlah uang tunai tertentu yang disisihkan dalam perusahaan dan digunakan untuk melayani pengeluaran-pengeluaran tertentu. Sistem pengendalian internal tersebut meliputi struktur organisasi, metode ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan akuntansi. Dilihat dari segi tujuannya terdapat pengendalian internal akuntansi dan penendalian internal administrasif. Fungsi dana kas kecil sangatlah penting untuk menunjang kelancaran aktivitas dariperusahaan sedangkan alat yang dipakai atau biasa digunakan adalah dokumen yang berisikan bukti kas kecil, permintaan pengeluaran kas kecil, bukti pengeluaran kas kecil, permintaan pengisian kembali kas kecil. Tidak menutup kemungkinan bila hal-hal tersebut dapat dilaksanakan maka tujuan perusahaan akan berjalan dengan baik.

Kasih, Ekawahyu; Hidayati, Bella Nurul

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kebijakan pembayaran dividen. Faktor-faktor tersebut meliputi faktor finansial dan faktor nonfinansial. Dalam penelitian ini faktor yang digunakan adalah faktor finansial dengan menggunakan rasio-rasio keuangan sebagai ukurannya. Rasio-rasio keuangan tersebut diantaranya rasio likuiditas yang diukur dengan current ratio, rasio leverage yang diukur dengan debt ratio, rasio profitabilitas yang diukur dengan return on investment, rasio nilai pasar yang diukur dengan earning per shares, dan rasio aktivitas yang diukur dengan total assets turnover. Semua rasio-rasio tersebut digunakan sebagai variabel independen. Dan variabel dependen yang digunakan adalah cash dividend. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor perdagangan besar barang produksi yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2014. Sampel yang dikumpulkan menggunakan metode purposive sampling. Total 7 Perusahaan ditentukan sebagai sampel. Metode analisis ini menggunakan regresi linier berganda. Penelitian menunjukkann bahwa secara parsial variabel current ratio, earning per shares dan total assets turnover berpengaruh negatif signifikan terhadap cash dividend, dan variabel return on investment berpengaruh positif signifikan terhadap cash dividend, sedangkan variabel debt ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap cash dividend. Hasil penelitian ini memperoleh R2 sebesar 53,9% yang berarti bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen, sisanya sebesar 46,1% dijelaskan oleh variabel lain.