Publication Search

68,705 articles from 589 journals · 1,699 citations tracked

Showing 241-260 of 269

Analytics

Irne Wida Desiyanti; Mutmainnah Mutmainnah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, angka  cakupan  ASI  di indonesia  mencapai 43% dibanding (SDKI) tahun 2012. Berdasarkan hasil survey pada tanggal 16-17 Februari 2020, di Desa Watutumou Kecamatan Maumbi Kabupaten Minahasa Utara didapatkan salah satu masalah prioritas yang terjadi adalah masih kurangnya pemberian ASI pada bayi dan balita yang disebakan karena kurangnya produksi ASI. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih perawatan payudara untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, sehingga dapat tercapai peningkatan gizi bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah kuliah umum (pemaparan), sharing atau talk show dengan media proyektor, serta memberikan peragaan bagaimana cara melakukan perawatan payudara, menyajikan materi dengan bahasa sesederhana mungkin agar dapat diterima dengan mudah oleh peserta. Kegiatan pelatihan perawatan payudara pada ibu nifas dan menyusui sebagai media peningkatan produksi ASI adalah kegiatan berjalan tertib dan teratur sesuai dengan harapan dapat melancarkan produksi ASI, sehingga proses pemberian ASI berjalan lancar sampai 2 tahun.

Meldi Yana Baene; Wilan Ayu Prastika; Bella Priskila; Cici Sundari; Dira Lestari +1 more

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Ruptur perenium adalah robeknya perineum pada saat janin lahir. Robekan ini sifatnya traumatik karena perineum tidak kuat menahan regangan pada saat janin lewat. Dampak dari terjadinya ruptur perineum pada ibu dapat mengakibatkan terjadinya infeksi pada luka jahitan di mana dapat merambat pada saluran kandung kemih ataupun pada jalan lahir yang dapat berakibat pada munculnya komplikasi infeksi kandung kemih maupun infeksi pada jalan lahir. Ruptur perineum juga dapat mengakibatkan perdarahan karena terbukanya pembuluh darah yang tidak menutup sempurna sehingga perdarahan terjadi terus menerus. Penanganan komplikasi yang lambat dapat menyebabkan terjadinya kematian pada ibu post partum mengingat kondisi fisik ibu post partum masih lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan asuhan kebidanan persalinan pada Ny. R dengan Rupture Perenium derajat II di Bidan Praktek Mandiri Deby Cyntia, SST.MKM Kec. Medan Amplas Tahun 2021 secara menyeluruh dengan pendekatan 7 langkah varney. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah Ny. R dengan Robekan Perenium derajat II Di Bidan Praktek Mandiri Deby Cyntia,SST,MKM Kec. Medan Amplas yang dilaksanakan  pada tanggal 23 – 26 Februari 2021. Hasil penelitian ini adalah telah dilakukan asuhan kebidanan persalinan pada Ny. R dengan Rupture Perenium Derajat II memberikan asuhan teknik senam kegel dan pendidikan kesehatan perawatan robekan perenium secara bertahap dalam waktu 5 hari keluhan ibu sudah teratasi. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan pendidikam kesehatan rupture perenium sesuai SOP dan kebutuhan pasien.    

Amalia Puswitasari

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kasusdpenolakan pasien BPJSdKesehatan di Rumahdsakit swasta sering terjadiddan ini merupakandsalah satu contohdpelanggaran yang merugikandhak peserta BPJS Kesehatan. Baik dari masyarakat golongan atas maupun masyarakatdgolongan bawah, semuanyadberhak atasdkesehatan yangdlayak. Terlepasditu perawatan intensif maupundobat-obat mahal, makadsetiap individu (Peserta BPJS Kesehatan) yang berobatdke Rumah Sakit, klinik, ataudfasilitas kesehatan lainnya berhak mendapatkan tindakan medis berupa pelayanan kesehatan yang baik sesuai takarannya masing-masing. Pendekatan yang peneliti gunakandpada penelitian inidadalah pendekatan yuridisdsosiologis. Pendekatan yuridis sosiologis ditujukan terhadap kenyataan dengan cara melihat penerapan hukum (Das Sein), dalamdhal ini belumdmaksimalnya perlindungandhukum terhadap pasiendsebagai konsumen jasadpelayanan kesehatan (BPJS). Hasil penelitian inidmenunjukkan bahwa perlindungan hukumdyang diberikan kepada pasien peserta BPJSdkesehatan menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS ialah pesertaddiberi hak untukdmenyampaikan keluhandatau pengaduan atasdpelayanan yangddiberikan Rumah Sakit, diberikan saranddan informasi bagaimana cara peserta memperoleh haknya. Hal tersebut diatur dalam PeraturandBadan Penyelenggara Jaminan SosialdKesehatan No 1 Tahund2014 tentangdPenyelenggaraan Jaminan Kesehatan, Pasald25 ayat (1) huruf e jo Pasal 32dUndang-undang no. 44 tahun 2009 tentangdRumah Sakit jo Undang-undang no.36dtahun 2009 tentangdKesehatan

Yuni Astuti; Tuti Anggarawati; Afriza Prima Safira; Salsabila Lintang W; Riskha Esnawati +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menstruasi adalah masa perdarahan yang terjadi secara teratur setiap bulan yang disebabkan oleh pelepasan telur yang tidak dibuahi dari ovarium atau indung telur. Remaja putri yang sedang menstruasi harus menjaga kebersihan diri dan hygiene merupakan upaya untuk menjaga kebersihan diri dan kesehatan melalui perawatan diri. Perilaku hygiene saat menstruasi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan oleh remaja SMP, jika remaja tidak melakukan personal hygiene saat menstruasi seperti tidak mengganti celana dalam saat mengganti pembalut, mengganti pembalut saat sudah penuh saja, dan jarang mandi dapat menimbulkan gangguan pada fungsi reproduksi. Hasil wawancara dengan salah pengurus PKK menyatakan bahwa siswa di RW 03 Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tembalang belum pernah mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang perilaku personal hygiene pada saat menstruasi. Kegiatan   pendidikan   kesehatan   ini   bermanfaat   bagi   pengembangan   pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya remaja putri pada saat mendapatkan menstruasi. Dari hasil kegiatan ini pengetahuan remaja putri meningkat dari 30% menjadi 70% sedangkan keterampilan meningkat dari 20% menjadi 80%. Saran untuk kegiatan ini dapat ditindaklajuti secara simultan dan melibatkan seluruh elemen yang ada di keluarga dan masyarakat.    

Aulia Mutiara Hikmah; Zahara Fadilla

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Masyarakat pada umumnya ingin berpenampilan menarik di hadapan orang lain. Perawatan yang dilakukan diantaranya mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Masyarakat memilih kosmetik biasanya karena harganya murah, iklan kosmetik yang ditampilkan menarik, ataupun melihat efek yang dihasilkan ketika rekan terdekat telah menggunakannya. Padahal, kebutuhan kosmetik tiap orang berbeda-beda bergantung dari jenis kulit orang itu. Masyarakat juga diharuskan jeli dan teliti dalam memilih kosmetik yang aman dan baik untuk dirinya. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang cukup dan baik dalam memilih kosmetik yang aman dan baik bagi masyarakat agar pembelian kosmetik itu dapat memberikan hasil semaksimal mungkin sehingga penampilan yang diinginkan dapat terwujud. Sosialisasi dilakukan di lingkungan RT 16 RW 04 Kelurahan Rawa Buaya melibatkan ibu rumah tangga dan bapak-bapak yang berusia dalam rentang 30-60 tahun. Metode yang dilakukan adalah pembagian kuisioner, presentasi materi, dan pembagian flyer yang berisi tips singkat sesuai dengan tema pendidikan. Pengetahuan masyarakat bertambah sebesar 78% setelah dilakukan pemaparan materi.

Shafa Yuniar Yasmin; Endi Permata

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Listrik merupakan kebutuhan energi utama yang banyak digunakan dalam berbagai hal. Penggunaan energi listrik terus menerus memiliki tingkat resiko bahaya yang lebh tinggi oleh karena itu dibutuhkanlah sebuat sistem proteksi untuk mencegah resiko bahaya yang dapat merusak alat atau bahkan manusia. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut 1). Menjelaskan secara singkat mengenai sistem proteksi, 2). Menjelaskan sistem proteksi pada switchgear, 3). Menjelaskan komponen switchgear beserta fungsinya, 4). Menjelaskan bagaimana cara perawatan dari switchgear. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, menganalisis, implementasi dan evaluasi. Sistem proteksi switchgear ini mampu berjalan apabila hanya terjadi permasalahan yang melebihi batas nilai yang terpasang.    

Agus Wibowo; Eva Arief

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Difteri merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheria pada hidung dan tenggorokan manusia dan pada beberapa kasus menyerang kulit. Difteri tergolong ke dalam penyakit menular mematikan yang dulu pernah hilang dan sekarang muncul kembali, hal ini di sebabkan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai imunisasi lanjutan difteri yang seharusnya dilakukan setiap 10 tahun sekali,untuk menghilangkan penyakit difteri secara keseluruhan. Fakta di lapangan banyak masyarakat yang memahami kegunaan dari imunisasi, namun masyarakat masih enggan untuk melakukan imunisasi mandiri. Ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran terhadap bahaya yang di dapat dari penyakit difteri. Keluarga merupakan sebuah sitem terbuka dimana anggota-anggotanya merupakan subsistem. Dukungan adalah sebuah support dan kekuatan di dalam anak untuk melakukan perilaku pencegahan penyakit difteri. Mendasari asuhan yang berpusat pada keluarga, yaitu fasilitasi keterlibatan orang tua dalam perawatan dan peningkatan kemampuan keluarga (ibu) merawat anaknya.

Nugraheni, Denty; Narendra, Albertoes Pramoekti; Latuperissa, Rudy

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Manajemen koleksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang mencakup perencanaan, pengorganisiran, pendistribusian, serta pemeliharaan dan perawatan terhadap koleksi maupun sumber informasi yang dimiliki oleh perpustakaan. Dimana tujuan dari diterapkannya manajemen koleksi yaitu untuk mengelola koleksi secara terogranisir dan sistematis sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi penggunanya. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk meninjau manajemen koleksi khususnya pada layanan Repositori Online Perpustakaan O. Notohamidjojo Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dengan narasumber dalam penelitian ini yaitu direktur dan kepala bagian teknis Perpustakaan O. Notohamidjojo. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan dua metode penelitian yang meliputi wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa manajemen koleksi pada layanan repositori Perpustakaan O. Notohamidjojo Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga sudah terlaksana sesuai dengan fungsi manajemen pada umumnya, namun dalam pelaksanaanya masih membutuhkan beberapa hal terkait dengan pengembangan jenis item atau publikasi yang diserahkan dari lingkup sivitas akademika dan tenaga kependidikan UKSW ke pihak perpustakaan. Selain TA (tugas akhir) pihak perpustakaan juga ingin mengembangkan pada penelitian dosen-dosen dan hal tersebut sedang berjalan dengan mendorong peraturan rektor terkait dengan wajib serah-simpan dari karya-karya ilmiah.

Komang Agus Jerry Widyanata; Putu Intan Daryaswanti; Ni Made Diah Pusparini Pendet

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Timbulnya komplikasi dan berujung kematian pada pasien DM (Diabetes Mellitus) ini dikarenakan rendahnya self efficacy dan perilaku perawatan diri pasien DM itu sendiri. Perilaku perawatan diri pasien DM masih rendah dikarenakan kurangnya paparan informasi dan media yang tepat yang dapat dijadikan acuan dalam melakukan perawatan mandiri dirumah. Tujuan: Memberikan pendidikan kesehatan dengan media kalender DM kepada pasien DM agar dapat melakukan perawatan mandiri dirumah dengan tepat. Metode: Pendidikan kesehatan diberikan kepada pasien DM diwilayah kerja puskesmas Sukawati I sebanyak 48 orang dengan pemilihan sampel secara accidental menggunakan metode ceramah diskusi disertai demonstrasian dengan media kalender DM dan dinilai gula darah sewaktu sebelum dan sesudah penerapan kalender DM dalam perawatan diri dirumah. Hasil: . Hasil evaluasi menunjukan hasil 100% peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Nilai gula darah sewaktu peserta sebelum kegiatan menunjukan hasil lebih dari normal dan ada yang masuk dalam kategori gula darah tidak terkontrol (Mean: 183) sedangkan setelah menjalankan program manajemen DM dengan media kalender DM nilai gula darah sewaktu peserta rata-rata masuk dalam kategori terkontrol (Mean:146). Simpulan: penerapan kalender DM sebagai media dalam manajemen DM secara mandiri dapat membantu pasien mempertahankan guladarahnya tetap terkontrol. Program pengabdian ini juga berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan pasien DM dalam manajemen DM secara mandiri.

Hamdana; Amin, Nurlaela; Sudarni Karim, Sri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit Stroke adalah salah satu penyakit serebiovaskuler yang lebih sering terjadi di berbagai negara baik negara maju maupun negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja, data pasien stroke tahun 2017 sebanyak 103 orang, tahun 2018 sebanyak 140 orang, dan tahun 2019 sebanyak 150 orang, ini artinya terjadi peningkatan pada pasien stroke setiap tahunnya. Akibat dari meningkatnya jumlah pasien stroke di RS ini, banyak dari pasien arus berbaring lama di perawatan. Periode Januari 2019 sampai Januari 2020, tercatat sebanyak 18 resiko dekubitus karena baring lama.Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan penggunaan matras anti dekubitus dengan integritas kulit pada pasien stroke di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Cara pengambilan sampel yang digunakan yaitu probability sampling dengan tehnik sampling Consecutive Sampling. Penelitian ini telah dilakukan di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba pada bulan Agustus 2020. Hasil penelitian yaitu jumlah responden yang menggunakan matras antidekubitus sebanyak 13 orang (92,9%) sedangkan tidak menggunakan matras sebanyak 1 orang (7,1%) sedangkan jumlah responden berdasarkan integritas kulit selama kurang waktu tujuh hari perawatan  yaitu membaik sebanyak 13 orang (92,9%) sedangkan memburuk sebanyak 1 orang (7,1%). Uji analisis fisher exact test didapatkan nilai p = 0.041 (< α = 0.05). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ada hubungan penggunaan matras anti dekubitus dengan perubahan derajat dekubitus pada pasien stroke di RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba. Diharapkan adanya penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih banyak dengan pengkajian yang mendalam serta mengontrol faktor-faktor yang mempengaruhi dekubitus.

Sahuri, Mohamad Abid; Hadidjaja, Dwi; Wisaksono, Arief; Jamaaluddin, Jamaaluddin

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Monitoring realizes efforts to improve the quality of health services. To obtain information on patient condition data during treatment. The monitoring process is done manually. So that it has an impact on the service and condition of the patient during treatment. The design of monitoring the patient's body temperature and heart during treatment with IoT can be controlled through the NodeMCU sensor ESP8266, MLX9014, MAX30100 sensor and Arduino IDE software program. Furthermore, it can detect the patient's temperature and the patient's heart rate during treatment. And processed by the NodeMCU ESP8266, the data from the two sensors is displayed on the SSD1306 OLED LCD and also to the smartphone of the medical officer on duty via Blynk. In order for the tool to work properly and optimally, it is necessary to adjust the pin placement so that it can work optimally. The problem of internet connection interference causes delays, resulting in a mismatch between the measurement of the test equipment and the standard tool. Data values are taken with an accuracy of 70%-93% for the MAX30100 sensor, for the temperature sensor it is close to optimal with a value that is read on a standard tool with an accuracy of 97%-99%.

Setiardo, Vido Rizqy; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Aquascape merupakan seuatu hobi yang mulai memiliki banyak peminat. Karena keindahannya banyak masyarakat yang mencoba untuk menekuni hobi ini. Masalah yang sering dialami penghobi baru aquascape adalah minimnya pengetahuan dan waktu untuk merawat aquascape. Dengan memanfaatkan logika fuzzy sugeno, penghobi dapat dimudahkan dalam perawatan dasar aquascape berupa menjaga tingkat ammonia tetap rendah, menjaga suhu air agar tidak melebihi suhu 30℃, menjaga ketinggian air, dan penyinaran menggunakan lampu secara otomatis menyesuaikan intensitas cahaya matahari. Alat ini menggunakan sensor MQ137 untuk membaca gas ammonia, sensor DS18B20 untuk membaca suhu, sensor HC SR-04 untuk membaca ketinggian air, dan sensor LDR atau Light Dependent Resistor untuk membaca intensitas cahaya. Hasil dari penelitian ini yakni sistem mampu memperkirakan output berdasarkan nilai input dari sensor, mampu menjaga tingkat ammonia tetap rendah, menjaga suhu tetap dibatas optimal di sekitar 26 - 28℃, ketinggian air dapat dijaga pada posisi 1 cm lebih rendah dari bibir aquarium dan penyinaran menggunakan lampu dapat menyesuaikan durasi berdasarkan nilai pembacaan sensor LDR

Agus Susanti; Lailatun Nasikhah; Ari Fatikhatuz Zulva; Sefira Maharani

Garina 2021 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Dull skin is a skin condition that is full of dead skin cells. The cause of dull skin is due to lack of water supply, pollution and sunlight and lack of facial care. Facial care can be done using a face mask. Facial masks are treatments intended to treat facial skin. Rice water is obtained from washing rice. Cherry water contains vitamins that are beneficial for skin health. Greentea has antioxidants that are good for skin health. The abundant content of EGCG antioxidants in greentea has the ability to rejuvenate damaged skin cells. The aim of this research is to create a mask based on leri and greentea water which functions to treat dull skin. The research method used is descriptive qualitative. Data collection methods used are literature, interviews, experiments and documentation. The experiment was carried out at the Laboratory of the Make-Up Study Program of the Kartini Academy of Social Welfare, Jalan Sultan Agung, No. 77, Gajahmungkur Village, Gajah Mungkur District, Semarang City. The experiment was carried out 3 times with the composition of (1) 15 grams of water powder and 10 grams of greantea, (2) 15 grams of water powder and 15 grams of grentea, (3) 10 grams of water powder and 15 grams of grenteea. From the results of these three experiments, this experiment produced a mask with a green color, coarse texture and a fresh scent of greentea.

Tuti Anggarawati; Nanang K.A; Khairun Nisa; Alfatihah H.A.F; Andi Widianto +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Prevalensi   diabetes   tipe 2   terkait   usia   lansia   sampai   tahun   2030 mengalami peningkatan tajam karena diprediksi lebih dari 82 juta populasi lansia di negara berkembang menderita diebetes. Tipe 2 merupakan bentuk penyakit yang sering di lansia dan merupakan ancaman serius terhadap kesehatan karena terjadi komplikasi kronis. Tanda dan gejala diabetes pada lansia sering kali tidak jelas  dan  diagnosa  biasanya  terlambat.  Gejala  diabetes  dapat  muncul  tidak spesifik  dan  tidak  pasti,  seperti  keletihan,  inkontinensia  urin,  atau  perubahan status mental seperti depresi, konfusi, dan apatis. Beberapa ahli berpendapat bahwa dengan meningkatnya umur maka intoleransi terhadap glukosa juga meningkat. Peningkatan kadar gula darah pada lansia disebabkan oleh beberapa hal, yaitu fungsi pankreas dan sekresi insulin yang berkurang, perubahan karena lansia sendiri  yang berkaitan dengan resistensi insulin akibatnya kurangnya massa otot dan perubahan vaskuler, aktifitas fisik yang  berkurang,  banyak  makan  dan  kegemukan,  stress,  sering  menggunakan obat-obatan, dan adanya faktor keturunan. Stres memicu  reaksi  biokimia  tubuh melalui  2  jalur,  yaitu  neural  dan neuroendokrin. Reaksi pertama respon stres  yaitu  sekresi  sistem  saraf  simpatis untuk  mengeluarkan  norepinefrin  yang menyebabkan    peningkatan    frekuensi jantung. Kondisi ini menyebabkan glukosa darah meningkat guna sumber energi untuk perfusi.  Peningkatan hormon  stres yang diproduksi dapat  menyebabkan kadar gula darah menjadi meningkat. Kondisi yang rileks dapat mengembalikan kotra-regulasi  hormon  stres  dan  memungkinkan  tubuh  untuk  menggunakan insulin lebih efektif. Seseorang  yang  terkena  diabetes  akan  memerlukan  pengobatan  yang terus-menerus untuk  mengontrol  kadar gula  darah  dan  mencegah  komplikasi. Tapi ada pengobatan lain yang bisa dilakukan sendiri untuk membantu mencegah penyakit ini bertambah buruk. Stres yang tinggi yang dialami penderita dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian, sehingga dibutuhkan kemampuan penderita dalam melakukan perawatan diri   dengan memanajemen stress yang dialami.    

Mulyadi, Mulyadi; Nurhidayati, Nurhidayati; Alimin, Nurhayatu Nufut; Faizin, Ahmad

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bangunan masjid adalah aset yang berharga bagi umat Islam. Segala fungsi dan manfaat ada pada bangunan masjid mulai dari aspek propan hingga yang bersifat transenden. Namun saat ini keberadaannya masih banyak yang kurang diperhatikan oleh para pengguna atau pengelolanya baik eksterior bangunan maupun interior beserta perabot yang ada di dalamnya. Tulisan ini disusun dalam rangka memberikan rambu-rambu dalam tata kelola interior masjid. Riset dilakukan dengan metode analisis konten dari berbagai sumber tertulis dan media online. Pembahasan disusun dengan cara mendekatkan permasalahan berbagai teori dan rumusan praktis dalam desain interior khususnya dalam hal pengelolaan bangunan publik.

Ema Hidayati; Sumarwanto; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Tingkat kesibukan yang tinggi dan problematika kehidupan sehari-hari membuat wanita menjadi merasa tertekan yang berujung menjadi stress. Keadaan yang seperti itu yang membuat mereka perlu melakukan kegiatan yang dapat membuat santai, segar dan siap untuk kembali melakukan kegiatan sehari-hari. Hal yang umumnya dilakukan antara lain beristirahat, berolahraga, mencari hiburan seperti berkumpul dengan teman-teman terdekat, dan melakukan perawatan diri, sehingga hasil akhirnya mereka menjadi prima, cantik, dan bugar serta siap kembali pada kesibukan aktifitasnya sehari-hari. Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita di Semarang yang dapat mewadahi kebutuhan sebagai gaya hidup wanita zaman modern menyediakan pelayanan berupa perawatan tubuh, kecantikan dan kebugaran untuk mendapatkan kesehatan yang menyeluruh bagi tubuh, pikiran, dan jiwa dengan memperhatikan tingkat privasi yang tinggi. Konsep arsitektur yang dipergunakan Perancangan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita adalah bangunan yang direncanakan menggunakan konsep arsitektur modern dengan menampilkan bentuk bangunan yang sederhana sesuai dengan fungsi bangunan Pusat Kecantikan dan Kebugaran Wanita. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Momen Amalia; Nursapriani Nursapriani

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Meningkatnya status sosial dalam masyarakat pada saat ini mempengaruhi tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan penyedia jasa kesehatan. Hal ini menuntut para penyedia jasa pelayanan kesehatan selalu meningkatkan kualitas pelayanannya untuk lebih baik lagi. Bagi penyedia jasa kesehatan bukanlah hal yang mudah untuk dapat memberikan pelayanan serta kualitas pelayanan yang baik karena pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa kesehatan secara langsung dirasakan oleh pasien sehingga bila terdapat sedikit kelalaian dalam menangani pasiennya dapat berdampak buruk bagi pasien dan bagi penyedia jasa kesehatan itu sendiri Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap loyalitas pasien rawat inap di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja kota Bulukumba tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 pasien rawat inap yang telah menjalani perawatan selama lebih dari 24 jam serta pasien dalam kondisi sadar dan dapat melakukan komunikasi dengan baik. Berdasarkan hasil uji Chi-quare pada semua kategori di peroleh nilai P= 0,001 dengan menunjukkan p < 0,05 yang berarti ada pengaruh antara Tangible, reliabilitas, ketanggapan, jaminan dan empati terhadap loyalitas pasien. Dengan demikian, maka H? diterima dan Ho di tolak yang berarti ada pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan terhadap Loyalitas Pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Agus Susanti; Emiziana

Garina 2020 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Dry facial skin causes cracks on the skin surface and will feel dry to the touch. Dry skin is caused by genetic factors, aging, hormonal changes, and cold weather. The purpose of this study was to make a mask made from white radish and honey which functions to moisturize facial skin so that it can be used for dry facial treatment. The method used in this research is interview method, documentation, library method, experimental method. Experiments on making white radish and honey face masks for the treatment of dry skin were carried out at the Laboratory of the Kartini Academy of Social Welfare's Makeup Study Program, Jalan Sultan Agung, No. 77, Gajahmungkur Village, Gajah Mungkur District, Semarang. City. Experiments were carried out 3 times with the composition of 1) white radish 41.25 g, honey 35 g 2) white radish 41.25 g, honey 40 g 3) white radish 41.25 g honey 55 g. The results showed that the third experiment resulted in products: fresher aroma (honey scent), soft texture, dark brown color, stronger adhesion so that it is easy to apply. Implementing it properly supports amazing results. The change after 2 uses of White Radish and Honey Face Mask leaves skin moisturized and supple

Eva Silviana; Umu Qonitun; PS Dwi Kurnia; Faridatul F Lilia

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: The 15th Midwifery Service Standard states that the Midwife provide services during the postpartum period through home visits. Most Midwives Private Practices (BPS) in the Tuban area have made at least 3 home visits times during the puerperium. In the care of newborns, almost 80% of postpartum mothers do not bathe the baby herself but the midwife bathes her until the umbilical cord falls off with the reason that the mother has not dared to bathe her baby for fear of the umbilical cord still wet, the baby is still too small and the mother's lack of knowledge in bathe the baby. The purpose of doing this community service is so that postpartum mothers understand how to care for newborns and are able to independently bathe the baby and care for the umbilical cord properly. Method: In This community service uses a pre-experimental type (Static-group comparison designs). The population of all postpartum mothers is 33 people. Taking sample by consecutive sampling. The sample size is 24 people, namely 12 people the treatment group and 12 people in the control group. The test used is Test MC Nemar has a Chi Square distribution (c 2 ). Result: The results obtained a change that significant difference between before and after being given health education in the group treatment, namely c2 count (4.50) is greater than table c2 (3.481) then HI is rejected,which shows that there is an influence between the provision of education, how early neonate bathing and how to care for the umbilical cord in postpartum mothers. Conclusion: The attitude of the postpartum mother in bathing the baby and caring for the umbilical cord can be affected by providing health education. Midwives are expected in postpartum visits too teach postpartum mothers about how to bathe babies and care for the umbilical cord. 

Rama Noval Pratama; Anwar Effendi; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Rumah sakit jiwa adalah rumah sakit yang khusus untuk perawatan gangguan mental serius. Rumah sakit jiwa sangat bervariasi dalam tujuan dan metode penyembuhan maupun perawatan. Rumah sakit jiwa kebanyakan menangani penderita kejiwaan mulai dari yang berisiko ringan sehingga hanya memerlukan jangka pendek adapula yang jangka panjang adalah penderita yang mengalamai risiko kejiwaan yang berat sampai rawat inap. Para pasien rumah sakit jiwa biasanya dikhususkan dalam segi perawatannya sebagai akibat dari gangguan psikologis, memerlukan bantuan rutin, perawatan khusus dan lingkungan yang terkendali serta memerlukan perawatan rehabilitasi. Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang belum memiliki Rumah Sakit Jiwa, dengan populasi sekitar 11,83 juta jiwa di Banten dan 7,1% populasi masyarakat di Provinsi Banten mengalami gangguan mental emosional dan gangguan jiwa berat. Penekanan konsep yang akan diterapkan pada Rumah Sakit Jiwa adalah Arsitektur Modern dan Healing Environmet sehingga bentuk yang ditampilkan menjadi lebih nyaman bagi pasien gangguan kejiwaan. Selain itu, modern mampu membawa membawa pesan secara tersirat untuk memberikan ke-khasan suatu bangunan dalam hal citra bangunan dan juga Healing Environment juga dapat memberi kesan pasien nyaman dan dapat merasakan kenyaman dalam penyajian suatu tatanan taman yang dapat memberikan unsur percepatan penyembuhan pasien.