Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 2561-2580 of 2,690

Analytics

Agus Susanti

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Babershop by Ponco merupakan usaha dalam bidang menjual jasa potong rambut. Babershop by Ponco berdiri  sejak tahun 2003, berada di Perumahan Pondok Raden Patah Blok C I No. 1 – 2 RT. 04 RW. 03 Sayung Demak. Pemiliknya bernama Bapak Ponco Novian Mustoro, S.E., M.M. Persaingan dunia usaha semakin ketat, maka pelaku usaha harus bisa mempertahankan usaha dan dituntut untuk dapat menghadapi persaingan, dengan mengembangkan usaha supaya lebih maju dan lebih besar. Dalam menghadapi persaingan dan mengembangkan usaha dibutuhkan strategi untuk pengembangan usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan usaha Babershop by Ponco, mendeskripsikan keadaan lingkungan internal (kelebihan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman) Babershop by Ponco, menganalisis strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usaha Babershop by Ponco. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.

Daniel Rudjiono; Heru Saputro

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

PT. Nada Surya Tunggal is a company engaged in the textile sector, which is located at JL. Raya Candirejo, Pringapus, Kab. Semarang 50552, Central Java. The problems that occurred at PT. Nada Surya Tunggal is the lack of knowledge of local and foreign people about the types of products produced by the company due to the lack of maximum promotional media used so that the marketing department is required to have many relationships so that the marketing process is slower. People find it difficult to know about several things such as the shape or visual of the product, product design, and the materials or materials used for production. This causes confusion in the community about product specifications which results in a lack of public interest in buying.This research is a type of development research that uses the Research and Development (R&D) method. Meanwhile, for making your own website design using the programming languages HTML, CSS, and Javascript. With the new website design owned by PT. Nada Surya Tunggal can expand its marketing reach without incurring higher costs, the promotion process is faster, the public is more interested and comfortable to access, as well as the products owned by PT. Nada Surya Tunggal is becoming better known by the wider community.

Sri Yuwanti; Ahmad Mansur; Bagus Reza Hariyadi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This activity is a community service activity for the people of Purbosari village, Ngadirejo sub-district, Temanggung Regency. as part of the activities of the Central Java Province Bappeda for the 2017 fiscal year. The problem that is being handled is the problem of the loss of livelihoods of the tobacco farming community due to restrictions on tobacco farming and tobacco products. This activity is also an implementation  of  the   Regulation   of  the  Minister  of   Finance of the Republic of Indonesia Number: 28 / PMK.07 / 2016 concerning the Use, Monitoring and Evaluation of Tobacco Excise Production Sharing Funds. The model used is a community-based tourism development model as a form of the tourism sector's creative economy that provides optimal benefits to the community. The service process is carried out by means of efforts to empower the people's economy in the tourism sector with a community-based tourism (CBT) approach or community-based tourism by involving local communities in activities, which include the introduction of tourism potential and training on the utilization of local non-tobacco agricultural potentials to be processed into culinary products and by by tours. The local community is motivated to become the main actor in the management of tourism activities that arise from the utilization of the local potential that exists in the service location. The result of this activity is the achievement of community understanding of tourism as an alternative to activities other than tobacco farming, understanding of local tourism potential, development of tourism activities and tourism support activities in the location.

Suwarti; Dyah Palupiningtyas

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Development of Village Potential in tourism in Patemon Village, Gunungpati District, Semarang, as well as the implementation of community service by several lecturers who have knowledge and skills about tourism. This activity was in the form of socialization about the Potential of Tourism Village based on Ekowista and Guide. The main objective of this activity is to help the people of Patemon Village, Gunungpati District, Semarang City, in order to develop the potential of their village for tourism activities. As well as providing benefits in the form of Training and Skills related to the Tourism Sector based on the Tourism Law Number 10 of 2009 in Chapter I article 1. The method used is Participatory Action Research (PAR) Analyzing the potential of Tourism Villages, in collaboration with UPRRID KKN Students, village potential based on maps, thus the principle of developing village potential as a tourist destination location through FGD of Village potential for the development of Leading Ecotourism. With the principle of making tour packages by practicing Guide training, this is the concept of Tourism Promotion and its marketing

Henry Yuliamir; Enik Rahayu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kartikajaya Village is part of the Wonosari village area, before it became its own village known as Bleder. At that time it was still in the form of forests and swamps and was often used for TNI war games, especially Soldiers of the VII Military Command (now Kodam IV Dipenogero). Kartikajaya Village means the village is Resetement (Prokiamad) which is inhabited by retired TNI AD. It is one of the efforts. Located approximately 9 km from Kendal City, and approximately 10 km from the City of Patebon. Transportation that can be used is angkudes no. 3 and gig by day, and motorcycle taxi at night. When it was first formed this village was a local transmigration site for veterans of the war for independence, so that almost part of the population was retired soldiers. Now, along with the development of the region, the population of Kartika Jaya Village has begun to be heterogeneous in terms of livelihoods, from farmers, fishermen, factory workers, to private employees and civil servants. This research is a qualitative research. The data used in this study were obtained from interviews with Kartika Jaya residents and consumers and the results of the performance were analyzed to obtain a corrective action plan. In general, this study concludes that Kartika Jaya serves the market segment for young people and modern productive age and has a development plan that focuses on consumers (Customer oriented) and the voice of consumers who are very satisfied and satisfied with the performance of the marketing business produced by Kartika Jaya tourism.

Kurniawati, Kurniawati

ABSTRAK Sebagai langkah untuk mengoptimalisasi pengumpulan dana ZIS, dibutuhkan sebuah strategi untuk mempermudah donatur dalam menyalurkan dana zakat, infaq, dan sodaqoh. Sebagai sistem pembayaran nontunai yang praktis, Qris dijadikan media pengumpulan dana ZIS oleh BAZNAS Provinsi Bali dalam upaya meningkatkan minat para donatur. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah strategi pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris dalam meningkatkan minat donatur di BAZNAS Provinsi Bali? (2) Bagaimanakah sistem berbayar nontunai Qris mendukung strategi pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Provinsi Bali? (3) Bagaimanakah cara menyelesaikan faktor penghambat dari pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris di BAZNAS Provinsi Bali? Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris dalam meningkatkan minat donatur di BAZNAS Provinsi Bali, (2) Untuk mengetahui Qris menjadi pendukung strategi pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Provinsi Bali, (3) Untuk mengetahui penyelesaian dari faktor penghambat strategi pengumpulan dana ZIS melalui Qris. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan akan dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data yang diperoleh berdasarkan fakta dan data dilapangan. Sumber data ialah sumber data primer dan sekunder melalui teknik pengumpulan data: (1) Observasi, (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Untuk menguju validitas keabsahan data: (1) Kekuatan pengamatan, (2) Triangulasi dan, (3) Referensi. Untuk teknik analisa data meliputi: (1) Reduksi data, (2) Penyajian data dan, (3) Simpulan atau verifikasi.. Hasil akhir dari penelitian ini adalah BAZNAS Provinsi Bali dalam menyebarkan Qr Code Qris melalui media offline milik mereka yaitu: Majalah dan brosur. Adapun yang melalui media online mereka lakukan pada: (1) Broadcast Whatsapp; (2) Instagram; (3) dan juga Facebook. Upaya BAZNAS Provinsi Bali dalam meningkatkan minat donatur yaitu dengan cara: (1) Membuat donatur nyaman dengan mendoakan mereka setelah berdonasi; (2) Membangun kepercayaan mereka melalui label BAZNAS sebagai lembaga pemerintah dan melakukan publikasi terhadap pelaporan keuangan mereka. Penulis berharap dengan adanya penelitian ini nantinya bisa menambah pustaka dan sarana pengembangan ilmu pengetahuan.   ABSTRACTAs a step to optimize ZIS fundraising, a strategy is needed to make it easier for muzakki to distribute zakat, infaq, and sodaqoh funds. As a practical non-cash payment sistem, Qris has been used as a medium for collecting ZIS funds by BAZNAS Bali Province in an effort to increase the interest of donors. The fokus of this research is (1) How is the ZIS fundraising strategy through the Qris non-cash paid sistem in increasing the interest of donors in BAZNAS Bali Province? (2) How does the Qris cashless paid sistem support the ZIS fundraising strategy in BAZNAS Bali Province? (3) How how to solve the inhibiting factors of collecting ZIS funds through the Qris non-cash paid sistem at BAZNAS Bali Province? The objectives of this study are (1)To find out the strategy of collecting ZIS funds through the Qris non-cash paid sistem in increasing the interest of donors in BAZNAS Bali Province, (2) To find out Qris is a supporter of the ZIS fundraising strategy at BAZNAS Bali Province, (3) To determine the resolution of the inhibiting factors of the collection strategy ZIS funds via Qris. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. Informants will be selected using a purposive technique. Collecting data obtained based on facts and data in the field. Data sources are primary and secondary data sources through data collection techniques: (1) Observation, (2) Interview, and (3) Documentation. To validate the validity of the data: (1) The power of observation, (2) Triangulation and, (3) Reference. Data analysis techniques include: (1) data reduction, (2) data presentation and (3) conclusion or verification. The final results obtained in this study explain that BAZNAS Bali Province distributes Qr Code Qris through their offline media, namely: magazines and brochures. As for what they do through online media on: (1) Broadcast Whatsapp; (2) Instagram; (3) and also Facebook. The efforts of BAZNAS in Bali Province in increasing the interest of donors are by: (1) Making donors comfortable by praying for them after donating; (2) Build their trust through the BAZNAS label as a government agency and publish their financial reporting. The author hopes that this research will add libraries and tools for developing science.

Setiyo Adi Nugroho; Risti Wulandari

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

SD Mardi Rahayu 01 Ungaran is an elementary school. The learning process still uses conventional methods which make students less enthusiastic in participating in learning and tend to get bored with the material presented. The purpose of this research is to develop interactive Javanese script learning media based on multimedia. The development method in this study uses the Research and Development method. Multimedia-based interactive Javanese script learning media is an alternative in the learning process. Based on the results of the validation, the learning media got a feasibility percentage of 92.5% from internal validator, 90% from external validator, and 81% from the results of user trials, so it can be concluded that the learning media developed was categorized as very feasible to use.

Dyah Pitaloka; Tiara Putri Ryandini

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Teh merupakan minuman yang sangat umum dalam kehidupan seharihari.Produk teh tidak hanya dihasilkan dari daun teh saja tetapi masih banyak tanaman yang dapat digunakan salah satunya adalah tanaman Moringa oleifera lamk atau yang kita kenal dengan Kelor. Tanaman kelor banyak ditanam di daerah Desa Dawung Kec. Palang Kab.  Tuban sebagian besar masyarakat memanfaatkan pohon kelor hanya sebagai pagar  dipekarangan rumah, masih banyak warga yang belum mengetahui manfaat dari tanaman tersebut. Secara umum dipahami bahwa daun kelor sangat baik untuk tubuh dan membawa banyak manfaat bagi kesehatan kita. Metode: Dengan pelatihan, pendampingan dan evaluasi yang dilakukan selama program pengabdian masyarakat sampai para mitra mampu mengembangkan bisnis dengan baik. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kewirausahaan setiap rumah tangga untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pendapatan keuangan. Hasil :dari kegiatan ini yaitu 1) meningkatkan pendapatan setiap  kepala rumah tangga dalam upaya mendukung kegiatan pengembangan masyarakat, terdapat peningkatan pendapatan keuangan meskipun belum dalam sekala besar ; 2)  omunitas wirausaha memiliki kemampuan perencanaan bisnis; 3) meningkatkan  kemampuan komunitas wirausaha dalam melakukan operasi bisnis. Hasil yang di dapatkan dari pelatihan tersebut adalah warga selain mendapatkan ilmu dalam mengola daun kelor juga mendapatkan pemasukan tambahan dalam keuangan dari hasil penjualan teh kesehatan. Simpulan: Dari kegiatan inidi bahwa masyarakat akan kreatif dan produktif untuk meningkat pendapatan.

Fitrian Prila Wardani; Amalia Nurul Azizah; Fina Oktaviani

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui apa itu kain perca, kain sisa potongan yang sudah tidak terpakai tersebut ternyata masih bisa dimanfaatkan. Bahkan di tangan - tangan kreatif, kain perca dapat disulap menjadi barang-barang kerajinan yang trendi dan tentunya bermanfaat. Membuat kerajinan kain perca, ternyata tidak serumit yang kita bayangkan, cukup sedikit ketelitian dan kreatifitas kita saja.Pelaksanaan pelatihan pembuatan bross dengan kain perca sebagai bahan dasat menggunakan metode sebagai berikut : 1. Sosialisasi kegiatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran konsep-konsep ilmiah yang relevan terkait pemanfaatan dan pengelolaan kain perca menjadi kerajinan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi grup yaitu memberikan waktu untuk tanya jawab tentang materi yang telah diberikan. 2. Pendampingan pelatihan melalui beberapa metode. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan materi secara menyeluruh terkait kegiatan. Selain metode ceramah juga menggunakan metode demonstrasi dan latihan. Metode ini dilakukan dengan mempraktekkan dan memberikan pelatihan dalam pembuatan bross dari kain perca kepada masyarakat. Pelatihan dibimbing pemateri dan setiap kelompok juga berkesempatan untuk saling bertukar pikiran, ide dan mengadakan latihan bersama untuk berkreasi dalam menghasilkan bross dengan berbagai variasi. 3. Pendampingan pelatihan dan manajemen pengembangan usaha yang baik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, metode diskusi, dan latihan. Masyarakat yang hadir cukup antusias dalam mengikuti pelatihan pemanfaatan kain perca. Masyarakat menirukan apa yang dicontohkan oleh tim pelaksana, kebanyakan masyarakat belum pernah membuat bross dari kain perca. Namun, Alhamdulillah dengan adanya pelatihan, masyarakat dapat membuat bross dari kain perca bahkan salah beberapa masyarakat bisa membuat bross dengan sangat bagus sehingga tim pelaksana memberikan hadiah sebagai penghargaan dan apresiasi agar merangsang masyarakat untuk menekuni pemanfaatan kain perca untuk dijual, sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.Program Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan dunia pendidikan. Dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu "Pelatihan Pembuatan Bross dengan Bahan Dasar Kain Perca" dapat menambah pengetahuan, meningkatkan pemahaman, kreativitas, produktivitas dan keterampilan serta tingkat ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.

Olivia, Sindika Galuh Candra; Suseno, Y Djoko; Sriwidodo, Untung

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PD. BPR BKK BOYOLALI Sindika Galuh Candra Olivia 1) Y Djoko Suseno 2) Untung Sriwidodo 3) 1,2,3)Program Magister Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta. e mail: 1)olivia@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir dan kompensasi terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening, dilaksanakan di PD BPR BKK Boyolali dengan Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali sebanyak 194 orang, adapun berdasarkan perhitungan diperoleh 140 karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster sampling (area sampling). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir, kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention pada karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Kata kunci: pengembangan karir, kompensasi, turnover intention, kepuasan kerja

Supeni, Siti; Mialiawati, Inggis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengembangan kompetensi profesi guru dalam menunjang kualitas pembelajaran, salah satunya adalah melalui penulisan karya ilmiah yang inovatif dan kreatif, namun masih ada sebagian guru yang belum bisa melakukannya dengan optimal untuk memenuhi standar kompetensinya. Permasalahan tersebut dikarenakan belum terbiasanya guru melakukan kewajiban yang harus dilakukan secara rutin tentang peningkatan kualitas pembelajarannya serta belum adanya tuntutan yang harus dilakukannya, selain terpaksa karena memenuhi kewajiban dalam kenaikan pangkat. Tujuan dalam penulisan ini adalah peningkatan pemahaman guru SMP dan SD dalam melakukan penulisan karya ilmiah, yang berkaitan dengan pengembangan kualitas pembelajarannya melalui gagasan informatif dan kreatif dalam memenuhi kompetensi profesi guru. Metode dalam penulisan jurnal pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan, pendampingan, dan diskusi dilakukan oleh semua guru untuk menyusun karya ilmiah dalam bentuk artikel, makalah, laporan, dan pembuatan proposal PTK. Hasil yang dicapai adalah kemajuan (progress) pengabdian ini diukur dari: (1) peningkatan ketrampilan guru dalam memahami penulisan karya ilmiah, (2) manajemen tata cara penulisan, (3) project yang berupa praktif penulisan proposal dan karya ilmiah di akhir pelatihan dengan menerapkan nilai pre-test dan post test yang dilaksanakan pada pertemuan, (4) peningkatan kesadaran menulis, (5) peningkatan peran serta guru, (6) terwujudnya karya ilmiah yang siap dipublikasikan.

Jumanto, Jumanto; Wicaksono, Anggit Grahito

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kurikulum 2013 yang diterapkan di Sekolah Dasar merekomendasikan model pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yaitu discovery learning, project-based learning, problem-based learning dan inquiry learning. Sebagian besar guru di SD Negeri Gandekan No 230 Surakarta mengaku belum memahami keempat model pembelajaran tersebut sehingga perlu adanya pelatihan tentang model discovery learning dan project-based learning. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelatihan, serta tahap evaluasi akhir. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Sari, Ayu Istiana; Al-Hakim, Lukman

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran bahasa Inggris di taman kanak-kanak merupakan fenomena pendidikan. Poin yang paling menonjol adalah kemampuan untuk mempelajari bahasa baru dengan cepat. Anak-anak menggunakan berbagai jenis sumber daya mental untuk memasukkan kata dan makna. Mereka melakukan interpretasi terhadap yang didengarkan dan diamati di sekitar. Guru memainkan peran penting dalam membina perkembangan intelektual dan sosial anak. Pendidikan yang diperoleh siswa adalah kunci untuk menentukan masa depan siswa tersebut. Salah satu tugas guru ada membuat rancangan pembelajaran. . RPP adalah pedoman bagi guru untuk melaksanakan proses pembalajaran di kelas. Pengembangan dan perubahan kreatif dapat dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan merupakan landasan atau acuan agar proses dalam program pengabdian kepada masyarakat ini berjalan secara sistematis, terstruktur, dan terarah. Setelah proses observasi lapangan dan identifikasi permasalahan dilakukan, maka akan dilakukan perancangan solusi. Selanjutnya solusi yang menjadi yang telah direncanakan akan ditawarkan kepada mitra. Metode yang akan digunakan dalam program ini Survey, Implementasi, dan Evaluasi.Pelatihan ini diberikan kepada guru-guru di KB TK IT Alif Smart Kadipiro Surakarta. Hasil dari pelatihan ini adalah berkembangnya kemampuan guru dalam membuat rancangan pembelajaran bahasa Inggris untuk KB dan TK. Produk yang dihasilkan yaitu berupa RPP pembelajaran Bahasa Inggris untuk KB dan TK.

Fadhlianto, Ibnu

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

The purpose of this study was to identify Vertebrate animals of the Mammal class, order artiodactyla, family Cervidae in the Jurug Surakarta taru Animal Park, develop interactive video media as a result of identification of vetebrata animals into learning media, know the quality of interactive video media based on assessment by material experts, media experts and biology teachers, and applications in learning. The research method uses an observation method by making direct observations of vertebrate species. The instrument for assessing the quality of interactive video media is based on material aspects and presentation aspects, with a qualitative descriptive analysis design. The results of this study indicate that in Taru Jurug Animal Park Surakarta there are 3 species of animals namely Cervus unicolor, Cervus timorensis, Axis-axis and all three have been identified. Research on the identification of vertebrate animals, especially the mammalian class, order artiodactyla, and the cervidae family can be used for the preparation of interactive video media with material on Biodiversity at the level of genes and species. The quality of interactive video media in terms of material aspects, presentation, and language. Assessment of material experts obtained a percentage of 90.9% so that it was categorized as very valid, media experts obtained a percentage of 88.5% so it was categorized as very valid, biology teacher Veteran 1 Sukoharjo High School obtained a percentage of 92.5% so it was categorized as very valid and biology teacher Nguter 1 Public High School obtained a percentage of 97.5% so it is categorized as very valid. Based on this, it can be concluded that this interactive video media is worthy of being used by teachers as one of the learning media about Biodiversity at the level of genes and species.

Aprilia, Lidia; Lestariningsih, Nanik; Ayatusa'adah, Ayatusa'adah

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

The aim of this research was to develop a practical guide based on guided inquiry on the interaction material of living things. This type of research was Research and Development with the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implement and Evaluation). Practicum guides were validated by 2 media experts and 2 material experts. The research was carried out until a small scale test with the research subjects were 5 grade students of MTs Darul Amin Palangkaraya. The results of the study were a practical guide with 3 topics whose activities were designed according to the guided inquiry learning model. The practicum guide developed was declared feasible by material and media experts with a very valid category. Based on small-scale trials, the practicality value was produced with a percentage of 83.00% which was categorized as very good. These results showed that the practicum guide was declared valid and practical after a small-scale trial was carried out. The practicum guide still needs to be refined for further trials on a large scale

Apriyanto, Beni; Karyantina, Merkuria; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Permen jelly adalah produk pangan semi basah yang terbentuk dari cairan dengan bahan dasar gula dan bahan pemanis lainnya. Tekstur permen jelly terbentuk dengan menambahkan gel sebagai bahan yang pembentuk gel. Penelitian ini bertujuan untuk meciptakan inovasi produk permen jelly dari ekstrak daun kersen-pandan yang kaya akan aktivitas antiksidan dan rendah kalori. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai inovasi produk dan pengembangan bahan pangan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor. Faktor yang digunakan yaitu konsentrasi ekstrak daun kersen-pandan dan variasi jenis gula rendah kalori (sorbitol, stevia dan fruktosa). Perbandingan ekstrak daun kersen-pandan yang digunakan adalah 140:60, 160:40, dan 180:20. Formulasi perlakuan terbaik uji kimia pada pembuatan permen jelly ini adalah perbandingan ekstrak daun kersen-pandan 140:60 g dengan jenis gula stevia, dimana aktivitas antioksidan 40,39%, total fenol 2,194 mg GAE/g, gula total 6,711% kadar abu 0,066% dan kadar air sebesar 17,75%. Uji sensorik terbaik adalah perbandingan ekstrak daun kersen-daun pandan 140:60 g dengan jenis gula stevia, dimana warna 4,30 (hijau tua), flavor pandan 2,59 (agak kuat), rasa manis 1,72 (sedikit terasa manis), tekstur kenyal 2,02 (kenyal) dan kesukaan keseluruhan 1,87 (suka).

Mujiono Mujiono

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia pada Rumah Makan H Ismun Kota Jepara dan Demak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Teknik penentuan informan yang digunakan oleh penulis adalah purposive sampling. Manager, supervisor, serta para staff karyawan merupakan informan dalam penelitian ini. Penulis menggunakan teknik triangulasi sebagai teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil dari penelitian menujukkan metode yang digunakan terbukti efektif, seperti proses pelatihan calon karyawan yang menggunakan metode pelatihan sambil bekerja, sedangkan dalam proses pengembangan karyawan, metode yang digunakan oleh H Ismun adalah metode rotasi pekerjaan, persiapan untuk pengganti dan juga memakai kembali metode pelatihan (pelatihan sambil bekerja).

Edi Parayogo

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis adanya pengaruh positif dan signifikan Kualitas Pelayanan secara parsial dan bersama sama terhadap Kepuasan tamu di Hotel Citra Alam DemakPopulasi dalam penelitian ini adalah para  tamu yang datang dan menginap di Hotel , yang berjumlah 984 orang. Sampel yang digunakan adalah dengan dengan mengambil 10 % dari populasi sehingga jumlah sampel penelitian dan diperoleh sebanyak 39 responden. Alat analisa yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan bersama – sama ada pengaruh positif dan signifikan Dimensi kualitas Pelayanan Front Office Terhadap Kepuasan tamu di  dimensi empaty merupakan  Dimensi  yang paling berpengaruh  terhadap  Kepuasan  Tamu  di Hotel Citra Alam Demak.

Nina Mistriani; Ovia Widayanti Pratamaningtyas

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Grand Maerakaca atau sering disebut Puri Maerakaca merupakan salah satu bagian dari Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan Jawa Tengah (PRPP). Daya tarik wisata tersebut cukup menarik dan potensial di Kota Semarang, seperti spot mangrove viral sebagai tempat instagramable saat liburan. Puri Maerakaca adalah satu-satunya tempat wisata budaya dan edukasi yang menampilkan miniatur kota dan kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Meskipun demikian perlu adanya strategi pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan daya tarik wisata yang tepat untuk pengembangan daya tarik wisata Maerakaca. Penelitian ini pendekatan melalui strategi aspek penawaran dan permintaan pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui wawancara yang terdiri dari wisatawan, ahli pariwisata, serta dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan daya tarik wisata melalui aspek penawaran pariwisata meliputi aspek daya Tarik, trasportasi, fasilitas, dan kelembagaan, sedangkan aspek permintaan pariwisata meliputi harga, pendapatan, sosial budaya, sosial politik, intensitas keluarga, harga barang substitusi, harga barang komplementer. Kedua aspek tersebut saling berkaitan dan berdampak pada kemampuan destinasi untuk mampu menarik wisatawan berkunjung.

Dyan Triana Putra

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pengembangan Wisata Alam lebih efektif dalam pengembangan, jika mengetahui karakteristik infrastruktur pendukung potensi daya tarik berdasarkan segmen wisatawan. Ambarawa Kabupaten Semarang memiliki potensi wisata yang perlu didukung, sehingga dapat memberikan pengaruh eksternal dalam kegiatan daya tarik wisata di kawasan Eling Bening. Salah satu bentuk dukungan yaitu penyediaan infrastruktur yang masih perlu untuk dilakukan pengembangan maupun peningkatan dalam mencapai tujuan, yaitu memberikan dukungan terhadap kegiatan wisata. Maka, di perlukan pengembangan infrastruktur pendukung wisata, dan segmen wisatawan. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif untuk mencari potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur pendukung dan segmen wisatawan. Peneliti ini menghasilkan potensi daya tarik wisata, karakteristik infrastruktur yang ada, Kondisi infrastrukur bermacam macam mulai dari kondisi tidak ada sampai ada, seperti infrastruktur yang sudah ada adalah kondisi jalan yang baik, namun belum adanya pengamanan di area jalan pendukung daya tarik wisata, tempat makan yang sudah baik, namun dalam kondisi tertentu tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal, tempat parkir yang luas, namun masih dijadikan satu dengan sarana parkir berkuda, rambu rambu petunjuk jalan dan arah sudah tersedia yang ada di pintu masuk Ambarawa, yang terakhir yaitu fasilitas amenitas yang berupa gazebo. tempat bermain, spot selfie dan wahana bkolam renang. Sedangkam untuk yang belum ada seperti pusat souvenir, kantor pusat informasi dan pelayanan, pos keamanan.