Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2381-2400 of 2,754

Analytics

Anak Agung Gede Raka; Ni Luh Putu Trisna Ermawati; Ida Ayu Agung Nusantari; Cokorda Alit Surya Prabawa; Nurul Savika

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pengembangan pariwisata adalah sebuah usaha pembangunan pada sektor pariwisata yang dilakukan untuk lebih meningkatkan daya tarik sehingga mampu menarik wisatawan yang lebih banyak untuk mengunjungi wisata tersebut. Kegiatan promosi dan rebranding yang baik dalam usaha pengembangan pariwisata akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendongkrak pendapatan daerah tersebut serta membantu peningkatan dan pembangunan ekonomi daerah tersebut. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata terfavorit serta menjadi daerah yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. Obyek Wisata Sangeh adalah salah satu destinasi wisata yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Namun seiring berjalannya waktu, Obyek Wisata Sangeh mengalami penurunan pengunjung yang disebabkan oleh adanya image bahwa Sangeh memiliki monyet yang galak dan kerap kali menyerang wisatawan yang berkunjung dengan mengambil barang milik wisatawan serta tidak adanya pengawasan yang ketat dari pengelola obyek wisata menyebabkan para wisatawan ragu untuk berkunjung. Hal ini menunjukkan perlunya penerapan rebranding pada Obyek Wisata Sangeh. Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam proses rebranding diantaranya yaitu, menjadikan Obyek Wisata Sangeh menjadi obyek wisata yang edukatif, meningkatkan keamanan bagi pengunjung serta dengan meningkatkan upaya promosi. Upaya- upaya pengembangan yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pemerintah, akan mendorong dan mempermudah tercapainya proses rebranding yang berusaha diterapkan. Oleh karena itu, peningkatan jumlah pengunjung yang menjadi tujuan dari rebranding pun dapat tercapai.    

Dayanara Hazrati; Tiur Malasari Siregar

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) memperoleh E-LKPD yang valid dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (2) Untuk memperoleh E-LKPD yang praktis dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (3) memperoleh E-LKPD yang efektif dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan. Subjek penelitian ini adalah 1 orang guru dan 30 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 29 Medan dengan instrumen penelitian yang berupa lembar validasi RPP, lembar validasi materi dan media bahan ajar interaktif, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunujukkan bahwa : (1) E-LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan berdasarkan penilaian validator materi dan media, dengan perolehan skor rata-rata berturut-turut 3,68 dan 3,76 yang mana keduanya memperoleh kategori sangat layak (SL). (2) Ditinjau dari aspek kepraktisan, E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan praktis berdasarkan hasil angket respon siswa dan guru. Dari hasil angket respon siswa diperoleh nilai kepraktisan produk yaitu sebesar 79,31% dan hasil angket respon guru memperoleh nilai kepraktisan sebesar 91,66%. Dikarenakan hasil angket respon siswa dan guru berada pada kategori rentang 76%-100%, maka E-LKPD dikategorikan sangat praktis (3) Ditinjau dari aspek keefektifan, E-LKPD dinyatakan efektif. Hal ini dilihat dari: (a) tercapainya ketuntasan belajar secara klasikal yaitu sebanyak 93% siswa yang mengikuti pembelajaran mencapai nilai 65, (b) tercapainya indikator/ketuntasan tujuan pembelajaran, dimana rata-rata ketuntasan belajar individual sebesar 86,30 dan (c) siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran

Gita Sonia Simbolon; Glory Indira D. Purba

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang berkualitas dengan kategori valid, praktis, dan efektif, untuk menaikkan kemampuan memecahkan permasalahan matematika peserta didik pada materi program linear. Instrumen penelitian yang digunakan merupakan lembar validasi bahan ajar interaktif, lembar validasi RPP, lembar validasi angket respon, lembar validasi tes kemampuan, angket respon guru dan siswa, serta tes kemampuan siswa. Setelah bahan ajar interaktif, RPP, angket respon dan tes kemampuan dinyatakan valid oleh para ahli, tahap selanjutnya dilakukan uji coba lapangan. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria dari aspek kevalidan menurut penilaian para ahli dengan rata-rata validitas bahan ajar interaktif yaitu 3,44 untuk validasi materi dan 3,49 untuk validasi media dengan kategori sangat layak serta rata-rata validitas RPP adalah 3,54 dengan kategori sangat layak, (2) Bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria dari kepraktisan dengan: a) hasil angket respon peserta didik mengenai bahan ajar interaktif menunjukkan persentase kepraktisan 80,46% dengan kategori sangat praktis; b) hasil angket respon pendidik mengenai bahan ajar interaktif menunjukkan persentase kepraktisan 90,47% dengan kategori sangat praktis; (3) Bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif melalui: a) aktivitas waktu pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar interaktif yang dikembangkan sama dengan waktu pembelajaran biasa, dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan di dalam RPP, (b) respon peserta didik terhadap produk pembelajaran positif, dan (c) ketuntasan belajar siswa secara klasikal 88,89%. Melalui uji Gain, tampak bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan menggunakan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual mengalami kenaikan sebesar 0,74 dengan kategori tinggi.  

Tiara Dita Puspita; Vivaldy Ismail

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan negara dan daerah.Untuk itu diperlukan pembangunan dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia. Salah satu program dari pemerintah untuk meningkatkan jumlah wisatawan adalah dengan memprioritaskan pengembangan pada sector pariwisata di Indonesia.Untukmencapaitargettersebut, strategi pengembangan yang di gunakan adalah dengan menerapkan Digital Tourismyaitu, sebuah strategi yang efektif dalam proses pemasaran kepariwisataan.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian deskriptif dipilih untuk memaparkan strategi pengembangan promosi pariwisata di Indonesia. Hasil dari penelitian menunjukan, pariwisata berbasis masyarakat dan peran aktif masyarakat dalam mempromosikan wisatamelalu ipendekatan digital sangat berdampak dalam pengembangan potensi dan promosi pariwisata diIndonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan (Disparbud) diIndonesia dalam mempromosikan pariwisasat yang menggunakan 4 jenis promosi yaitup eriklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi,dan hubungan masyarakat.

Muzaro’ah

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Setiap guru memiliki kesulitan dan pengalaman mengajar  yang berbeda-beda. Untuk  meningkatkan pemahaman  metode belajar mengajar dan dalam mengatasi kesulitan belajar mengajar, maka dibutuhkan program yang dapat mendukung pengembangan kemampuan guru. Penelitian best practice merupakan salah satu proses pembelajaran bagi para pendidik untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab menjadi seorang guru bukanlah akhir dari proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, menginformasikan, meyakinkan, dan menyampaikan kepada pembaca mengenai sesuatu informasi  berbagi best practice baik berupa fakta, pendapat,  pengalaman , dan peristiwa/cerita. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus  Ayodya Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kegiatan penelitian ini  menggunakan metode  deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Tahapan penelitian ini meliputi: pengumpulan data, Reduksi dan kategorisasi data, Penampilan data, dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrument dihasilkan data bahwa motivasi dan keberhasilan guru dalam  kemampuan berbagi best practice sangat rendah. Jumlah  guru yang menjadi sasaran penelitian  keseluruhan berjumlah 37 orang. Guru yang pernah mengikuti pelatihan dalam  berbagi best practice di prosentasikan  hanya  5,4 % dan keberhasilan dalam menulis  karya sebagai laporan berbagi best practice berada pada angka 0 %. Kondisi ini terjadi karena   masih kurangnya  ilmu pengetahuan tentang pelaksanaan  berbagi best practice dan cara menulis laporan sebagai karya publikasi,  sarana dan prasarana yang belum memadai , waktu dan modal yang kurang mendukung. Hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai analisa awal kebutuhan pengembangan kompetensi guru, sehingga menciptakan guru-guru yang  kreatif , inovatif dan  dan produktif dalam  menciptakan  suasana  edukatif . dan dapat di rasakan kebermanfaatannya oleh dirinya sendiri maupun orang- orang yang ada di sekitarnya.

Suwarti, Suwarti; Solichoel, Solichoel; Octafian, Ray

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pengembangan Pariwisata merupakan andalan bagi masyarakat dalam mengelola usaha pariwisata yaitu agrobisnis pariwisata. Desa wisata wonolopo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, merupakan Desa Wisata rintisan dan sudah berkembang yang sangat berpotensi dan memiliki hasil bumi yang tidak dimiliki seperti daerah lain dan mempunyai keunikan tersendiri baik masyarakatnya maupun destinasinya. Dalam pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan model atau konsep On Site dan Off site menggunakan modul pelatihan dan Workshop dalam penyusunan agenda kegiatan. Pengabadian pada masyarakat ini merupakan suatu kegiatan yang berbentuk pelatihan dengan melakukan suveilan terhadap pengembangan pembuatan mengemas Paket Wisata dan pemasaran atau promosi secara Digital, dikaswasan desa wisata Wonolopo oleh masyarakat dan sekitarnya. Kegiatan pengabdain masyrakat ini diharapkan dapat berkelanjutan oleh para pelaku wisata, atau pengusaha pariwisata di Daerah Desa Wisata Wonolopo dan sekitarnya, dalam rangka memperluas kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang di selenggarakan

Rosmawati, Ery; Pertiwi, Wike

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Salah satu Desa di Selatan karawang ternyata menyimpan begitu besar potensi alam yang terletak di kaki gunung sanggabuana. Selain daerah wisata salah satu potensi alam nya adalah perkebunan kopi, dimana hasil Kopi dari Desa Mekar Buana ini memiliki kualitas yang sangat bagus, bahkan Kopi jenis Robusta yang diproduksi menempati peringkat kedua di tingkat Provinsi Jawa barat. Oleh karena itu tema pengabdian kepada masyarakat adalah  membangun kampung kopi berbasis ekowisata , yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan Potensi desa dengan meningkatnya pendapatan masyarakat . Meningkatnya pendapatan masyarakat salah satunya adalah dengan adanya modal kerja yang dimiliki oleh  masyarakat tersebut. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan masyarakat Desa Mekarbuana sebagai pelaku usaha sebagian besar mendapatkan pinjaman modal dari tengkulak ataupun dari rentenir yang dikenal dengan istilah Bank Emok. Selain itu salah satu kendala yang terbesar  saat ini belum dilakukannya  pencatatan keuangan atas kegiatan usahanya dengan baik dan benar oleh masyarakat. Masyarakat masih beranggapan bahwa pengajuan modal melalui institusi keuangan itu sulit, membutukan banyak dokumen dan proses yang lama. Modal kerja akan dengan mudah didapatkan apabila masyarakat memiliki pencatatan keuangan sebagai penilaian kelayakan usaha tersebut. Sehingga pelaksanaan pengabdian ini dilakukan  dengan cara melakukan sosialisasi dan pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat pelaku UMKM untuk melakukan pencatatan keuangan secara sederhana .

Elmalia Yolanda Putri; Eka Purnama Sari

Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini tentang Pengaruh Pelatihan Kerja, Pengembangan Karir dan Motivasi Berprestasi Terhadap Promosi Jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja secara parsial terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan, untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir secara parsial terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan, untuk mengetahui pengaruh motivasi berprestasi secara parsial terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan dan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja, pengembangan karir dan motivasi berprestasi secara simultan terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan angket, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu metode analisis regresi berganda, Uji Asumsi Klasik, Uji t, Uji F dan Uji Determinasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan kerja secara parsial terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan diketahui nilai thitung variabel pelatihan kerja sebesar 5.946 yang dibandingkan ttabel sebesar 1.675 (5.946> 1.675). Selain itu ada pengaruh pengembangan karir secara parsial terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan yang diketahui nilai thitung variabel pengembangan karir  sebesar4.709 yang dibandingkan ttabel sebesar 1.675(4.709> 1.675). Selanjutnya tidak adanya pengaruh motivasi berprestasi secara parsial terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan yang diketahui nilai thitung variabel motivasiberprestasi sebesar -0.835 yang dibandingkan ttabel sebesar 1.675 (-0.835> 1.675) dan ada pengaruh pelatihan kerja, pengembangan karir dan motivasi berprestasi terhadap promosi jabatan pada Dinas Perindustrian Kota Medan yang diketahui dari nilai Fhitung = 83.523yang dibandingkan Ftabel sebesar 2.79 (83.523>2.79).

Rahmat Hidayat; Asrindah Nasution; M.amri Nasution

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Saat ini, banyak orang memperhatikan peningkatan jumlah orang terpelajar yang mempelajari siswa dan mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif. Seiring kemajuan teknologi, orang lebih cenderung menggunakan smartphone daripada belajar dan membaca buku. Karena buku adalah kumpulan ilmu. Hal inilah yang dialami oleh Sekolah Mitra Tim Pengusul. Selain meningkatkan motivasi belajar siswa, terdapat strategi pengajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu mata pelajaran, khususnya bahasa Inggris. Hal ini berdasarkan temuan observasi awal yang dilakukan oleh tim pengusul. Permasalahan mitra yaitu perpustakaan sekolah tersebut dapat dikatakan masih sangat jauh dari kata layak, baik dari kuantitas siswa atau kualitas pemebelajarannya.             Sistem pembelajaran yang menggunakan metode kolot membuat siswa kurang semangat untuk mempermainkan dan menerima pembelajaran seolah-olah. Oleh karena itu, tim tutor ingin menerapkan metode paper-hanging untuk meningkatkan kosa kata dan tata bahasa, serta menulis dan belajar bahasa Inggris. Selain pengembangan strategi pembelajaran yang lebih baik, permasalahan mitra yang terlihat di lorong adalah minimnya perlengkapan sekolah. Hal ini terlihat saat guru mengamati kelas untuk pertama kalinya. Guru memperhatikan bahwa guru tidak menggunakan papan tulis selama pelajaran. Guru menggunakan media untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif. Dengan penambahan media pembelajaran, kemampuan belajar siswa meningkat, meskipun pembelajaran hanya dilakukan secara terbatas. Tidaklah sulit bagi seorang guru untuk menciptakan sebuah media yang dapat menginspirasi siswa agar lebih tertarik untuk belajar. Guru harus mencermati media yang digunakan saat mengajar siswa. Diharapkan inisiatif Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dapat memberikan solusi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerjanya dengan memperbolehkan guru menggunakan teknologi pendidikan sekaligus memperbolehkan siswa menggunakan teknologi pendidikan selama di sekolah.      

Mesi Dewi Wanti; Salmi Wati; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 orang satu kelompok dengan memperhatikan keheterogenan kelompok, berkerjasama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1 SMK Negeri 1 Koto Baru serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat langkah-langkah model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1, wawancara dengan guru PAI dan siswa kelas XI Multi 1 serta  dokumentasi seperti RPP. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa langkah-langkah pengembangan yang diterapkan kurang sesuai dengan teori yang telah dijabarkan oleh Rusman seperti guru membagi kelompok dengan cara berhitung yang membuat kelompok kurang heterogen yang mana salah satu ciri khas kooperatif adalah kelompok yang berbentuk heterogen, lalu di dalam kelompok ada yang beranggota 6 orang yang disebab kan oleh kondisi atau jumlah siswa yang berlebih. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, setelah persentasi guru mengevaluasi dengan memberikan tugas latihan secara individu dan selesai mengerjakan latihan guru memberikan penjelasan materi yang masih diragukan lalu guru menutup pembelajaran. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw, faktor penghambat yaitu saat penempatan kelompok membutuh kan lebih banyak waktu, siswa kurang serius dalam berdiskusi sehingga membuat anggota kelompok lain terganggu, dan ada juga siswa kurang percaya diri saat berdiskusi. Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw yaitu memicu siswa lebih aktif serta bebas mengemukakan pendapat saat diskusi, meningkatkan daya ingat siswa, meningkatkan hasil belajar, membuat siswa lebih percaya diri, dan meningkatkan keterampilan kerja sama dalam kelompok saat berdiskusi.

Michael Purba; Glory Purba

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk lembar kerja peserta didik (LKPD) Berbasis Problem Based learning (PBL). Penelitian ini menggunakan model pengembangan atau R&D ( Research and development). Subyek penelitian ini sebanyak 30 orang peserta didik di kelas VIII-A SMP Negeri 1 Doloksanggul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dikembangkan adalah : (1).Valid dengan indikator penilaian aspek kelayakan isi memproleh nilai presentase 91,79% dengan kategori sangat valid, indikator penelitian berupa aspek penyajian materi memproleh nilai presentase sebesar 95,55% dengan kategori sangat valid, aspek kebahasaan dan nilai presentase sebesar 90% dengan kategori sangat valid dan aspek kegrafikan dengan nilai presentase sebesar 97,03% dengan kategori sangat valid, serta validitas LKPD secara keseluruhan memproleh nilai presentase 94,16% dengan kriteria sangat valid, (2) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif berdasarkan aspek keefektifan. Keefektifan diproleh dari hasiil ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 84,33% sehingga secara klasikal telah memenuhi kriteria pencapaian ketuntasan dan siswa yang tuntas belajar dengan presentase 86,66% yang termasuk dalam kategori tuntas. (3) LKPD yang dikembangkan mampu meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa yang mencakup 4 indikator, pada indikator pertama 93% indikator kedua 86% indikator ketiga 81% dan indikator keempat 78%. Sehingga kemampuan penalaran matematis siswa meningkat dari uji coba pretest dan uji coba posttest.

Mercy Wely, Bunga; Yusria; Jamilah

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi media hand puppet dalam pengembangan kemampuan berbahasa anak usia dini. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptip. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan uji kepercayaan menggunakan tringgulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi media hand puppet dapat mengembangkan kemampuan berbahasa anak yakni media hand puppet guru melakukan tanya jawab serta meminta anak mengulang kalimat sederhana, guru mempersiapkan dengan sangat matang pada desain pembelajaran, selanjutnya pelaksanaan implementasi media hand puppet yakni guru menyusun program tahunan, promes, proming, dan rencana pembelajaran harian, guru melakukan dengan metode bercerita, berikutnya kendala implementasi media hand puppet yakni kurangnya fasilitas boneka tangan, guru kurang jelas dalam menyampaikan materi, pertanyaan yang guru ajukan belum merangsang kegiatan bercerita anak, guru belum bisa mengkondisikan kelas, adapun faktor pendukung adalah pengalaman guru, loyalitas, dan konsitensi guru dalam mengimplementasikan media hand puppet

Endayani; Try Adhi Bangsawan; Maulana Suprihatin; Ahmad Mi Roji; Muhamad Rendiyani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Children are national assets who have the right to grow and develop optimally. Living on the streets is very dangerous for children. The aim of the research is to determine the application of the principle of regional autonomy in developing social welfare for neglected children and the obstacles in overcoming the problems of abandoned children in Serang City. The research uses qualitative methods with a case study approach. This research concludes that the Regional Government of Serang City, in implementing the principle of regional autonomy for the welfare of neglected children based on Law Number 23 of 2014, has the authority to make regional policies that have an impact on prosperity and general welfare in its region. The Serang City Government is responsible for providing social services to neglected children by providing children's rights and protecting them from the risks and threats of life on the streets. The obstacle to handling the problem of abandoned children is the mindset of abandoned children and families which are still oriented towards financial conditions as the main reference, thereby ignoring risks and other threats of danger. Problems with the level of education, habits of abandoned children and limited budgets provided also become obstacles to the implementation of handling abandoned children..

Achmad Dicky Santoso; Sholikah; Siti Mutti’ah; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kajian ini bertujuan untuk menerangkan pembelajaran pendidikan agama Islam dengan menggunakan pendekatan pembelajaran inkuiri berdasarkan aktiviti yang diaplikasikan di Mts Tarbiyatul Islamiyah Lengkong. Kajian ini adalah kajian lapangan. Kaidah yang digunakan pengkaji untuk menyusun kajian ini ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan contoh berdasarkan analisis taksonomi (pengkelasan) kebimbangan dalam salah satu kawasan dan hanya dengan satu ciri umum. Data dikumpulkan melalui pemerhatian dan dokumen. Kajian ini merupakan aplikasi pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam yang menggunakan pendekatan pembelajaran inkuiri berdasarkan aktiviti di Mts Tarbiyatul Islamiyah Lengkong yaitu mengklasifikasikan pembelajaran setiap pelajar contoh: kebolehan membaca dan menulis al-Quran, kebolehan menghafal huruf, dan kebolehan memahami konteks ajaran al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Artikulasi kemampuan memahami agama tidak hanya diprioritaskan pada pembagian kelas yang terstruktur, seperti kebanyakan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan agama Islam secara umum. Di Mts Tarbiyatul Islamiyah pembelajaran disebut kegiatan daerah yang merupakan pengembangan dari kegiatan pagi hari. Pelaksanaan pembelajaran PAI berbasis kegiatan wilayah yang berlangsung dengan langkah-langkah seperti: perancangan RPP, penerapan, dan penilaian

Prasetyawan Aji Sugiharto; Nurul Hidayah; Khikmatul Agustina; Ana Tri Dewi Maghfiroh; Ade Bagus Primadoni +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Program PbM dilaksanakan di Desa Tedunan (Perempuan Indonesia Maju) yang bertempat di Desa Tedunan, Gringsing, Batang, yang mengembangkan pemberdayaan ekonomi perempuan di wilayah Tedunan. Perempuan diyakini memiliki peran penting dalam ketahan keluarga. Permasalahan mitra adalah sebagaian memiliki pekarangan yang ditanam singkong, namun hasil singkong berupa umbi yang berukuran kecil. Umbi yang kecil jika dijual harganya rendah, produk olahan singkong yang selama ini dijual dalam bentuk lemet, singkong rebus, singkong goreng dan pemasarannya masih lokal. Tujuan program PbM ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan produktivitas dan teknik makanan olahan singkong serta pemasaran secara online.

Rahma Aulia; Rula Azmi Fath; Muhammad Difa Darusallam; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perubahan zaman membawa dampak bagi seluruh Negara. Dengan adanya perubahan zaman, pola pikir manusiapun ikut berubah. Perubahan zaman membawa dampak positif maupun negatif. Perubahan ini terjadi karena adanya Globalisasi. Peranan keluarga dalam pembimbingan generasi muda cukup dominan. Pembentukan perilaku yang positif yang harus dimiliki oleh setiap orang warga negara yang baik, bermula dari keluarga menurut Jamaludin Ancok dikutip Hendriyati Agustiani dalam buku “Psikologi Perkembangan” menyatakan bahwa pada saat ini pembinaan terhadap kaum remaja belum menemukan format yang maksimal. Perilaku remaja yang akhir-akhir ini marak, berupa tawuran, perjudian, dan berbagai kenakalan remaja lainnya,dianggap sebagai akibat dari proses keterasingan dari kehidupan yang wajar. Perilaku-perilaku menyimpang seperti itulah masih terjadi di kampung dan di desa, bukan kota besar saja, semisal di kampung Sinar Rejo masih adanya krisis moral yang terjadi antar kaum remaja.

Anis Fatihatul Madaniah; Infadzah Al Shidqi; Torik Mabruri; Sahlani Sahlani; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berpikir adalah aktivitas kebiasaan manusia yang memungkinkan manusia mengatasi keterbatasan nya sehingga manusia dapat mengarahkan dirinya dan tindakannya ke arah yang lebih baik di masa depan. metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif melalui studi pustaka, penelitian buku, majalah artikel ilmiah yang diperoleh dari media elektronik seperti internet dan google scholar. peran pendidikan karakter dalam membentuk kemampuan befikir kritis generasi muda di Indonesia sangat lah penting untuk dibahas. aspek perilaku yang mentargetkan perubahan adalah perubahan cara berpikir, berperilaku, dan bertindak lebih baik mengembangkan keterampilan inovatif generasi muda. hal ini tidak terlepas dari kesadaran setia negara akan potensi generasi mudanya. untuk meningkatkan kecerdikan dan harmoni teknologi dan industrialisasi dalam kehidupan sehari-hari. pengembangan soft skill generasi muda di setiap negara memiliki metode dan indikasi yang berbeda. “Soft skills merupakan keterampilan dan kecakapan hidup, baik untuk sendiri, berkelompok, atau bermasyarakat, serta dengan sang pencipta. dengan mempunyai soft skills membuat keberadaan seseorang akan semakin terasa di tengah masyarakat. keterampilan akan berkomunikasi, keterampilan emosional, keterampilan berbahasa, keterampilan berkelompok, memiliki etika dan moral, santun dan keterampilan spiritual”. dunia kerja tidak hanya memprioritaskan pada kemampuan akademik (hard skills) yang tinggi saja, tetapi juga memperhatikan kecakapan dalam hal nilai-nilai yang melekat pada seseorang atau sering dikenal dengan aspek soft skills. oleh karena itu, generasi milenial saat ini harus meningkatkan keterampilan mereka dan menyadari pentingnya mengembangkan soft skill agar lebih kompetitif baik di tempat kerja, di dunia akademis maupun di dunia lingkungan masyarakat nya.  

Putri Mira Relidja; Khalil Saddam; Syamsiah Syamsiah

Jurnal Politik Hukum 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Islam peradaban melayu apapun bentuknya menjadi (manifestasi) iman dan amal saleh manusia dalam pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. Islam peradaban dalam menegakkan tidak hanya memandang satu sisi kehidupan dunia saja dengan budaya yang kaya untuk memajukan pencapaian peradaban, tapi juga memperhatikan prinsip mengejar kebahagiaan, oleh memberikan cara pengajaran moral dan kehidupan sipil yang dalam pandangan keanekaragaman dunia. Dalam pembentukan dan pengembangan, Islam peradaban melayu tidak dapat dipisahkan dari dasar-dasar keislaman petunjuk peradaban, yaitu: pertama, Al-Qur'an dan As-Sunnah, kedua, ummat Islam dan ketiga, Pembuka jalan menuju peradaban melayu. Selain itu, peradaban Islam memiliki ciri-ciri tertentu, sifat dan karakteristik yang berbeda dengan peradaban lain. Karakteristik ini, yaitu universalitas, tauhid, seimbang dan moderat, dan sentuhan karakter. Dengan karakteristik Islami tersebut islam peradaban melayu dapat diterima di berbagai belahan dunia. Artikel ini akan menjelaskan proses masuk dan menyebarnya peradaban Islam ke Dunia Melayu, yaitu melalui proses perdagangan, perkawinan, politik dan lain-lain. Kedatangan Islam kepada hakikat dan peran Islam peradaban akan memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap perkembangan dan kemajuan dunia Melayu baik dalam bidang Aqidah, Hukum, pemerintahan, ekonomi, bahasa dan sastra, seni dan arsitektur.    

Nursyahdia Harahap

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kematangan karier siswa kelas X, upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kematangan karier siswa kelas X, pengembangan kematangan karier siswa kelas X di MAN 1 Padang Lawas Utara. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data diperoleh dari guru BK,  koordinator BK/Wakasek Kesiswaan, dan 4 siswa kelas X. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Menunjukkan bahwa kondisi kematangan karier siswa kelas X berbeda – beda, adanya bukti 15 siswa (7 laki – laki dan 8 perempuan) mengalami masalah pada kematangan karier tidak mendapatkan dukungan dari orang tua, tidak mengetahui kemampuan yang dimilikinya, tidak peduli dengan karier dan kurang memahami informasi karier, (2)  Upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kematangan karier siswa kelas X dengan menerapkan layanan bimbingan kelompok, layanan konseling individu, (3) Mengembangkan kematangan karier siswa kelas X dengan bimbingan kelompok, memberikan dukungan kepada siswa, melengkapi failitas, memberikan pelatihan yang sesuai kebutuhan potensi yang dimilki siswa. Berdasarkan pada temuan penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kematangan karier siswa kelas X dapat ditingkatkan melalui bimbingan karier, layanan bimbingan kelompok, layanan konseling individu yang dilakukan oleh guru BK MAN 1 Padang Lawas Utara.

PIPIT IRAWATI

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Matematika di Sekolah Dasar dibutuhkan analisis kebutuhan awal pengembangan pembelajaran Matematika. Tujuan dari penelitian ini bertujuan menciptakan desain pembelajaran yang menyenangkan di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian berupa pengamatan,angket, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data instrument awal diketahui bahwa motivasi dan hasil belajar Matematika di SD Gugus Pucang Harapan pada pembelajaran Matematika masih rendah. Nilai rata-rata motivasi belajar siswa hanya sebesar 61 dengan tertinggi yaitu 85 dan nilai terendah yaitu 45. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 43,9 dengan katagori rendah sedangkan nilai tertingginya yaitu 85 dan nilai terendahnya yaitu 45. Hasil belajar pada pembelajaran Matematika masih rendah disebabkan oleh banyaknya hapalan rumus, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran, orang tua menggangap Matematika pelajaran penting daripada pelajaran lain sehingga nilai anak harus bagus itu menjadi beban bagi anak, serta anak kurang memahami pembelajaran Matematika karena banyaknya materi yang diberikan. Analisis awal kebutuhan pengembangan metode pembelajaran Matematika dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya sehingga hasil pembelajaran Matematika di Sekolah dasar dapat meningkat.