Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 221-240 of 257

Analytics

Gradia Okultra Alba; Alan Siti Nurrizky

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Buying and selling is a legal relationship that has rights and obligations between the parties, including house buying and selling transactions through a House Sale and Purchase Agreement (PPJB) and Sale and Purchase Deed (AJB) carried out in front of a notary. The study has a goal, namely to find out and analyze the validity of buying and selling transactions of houses in the perspective of the Civil Code. Juridical-normatic is used as a research method whose approach is in the form of laws and literature studies. The result of this study is a house sale and purchase agreement, namely a special agreement whose rules are contained in Article 1457 of the Civil Code. The validity of this sale and purchase refers to Article 1320 of the Civil Code concerning the legal terms of the agreement. Buying and selling houses is carried out through various stages, namely the preparation of PPJB, payment of seller and buyer taxes and the process of transferring the name in AJB before a notary. Legitimacy can occur if the making of this agreement is not because there is a forced withdrawal from any party,, does not violate the provisions of laws and regalutions, decency and the public interest.

Tresa Marbun

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Moses' leadership in the Book of Numbers shows high moral and ethical principles, courage, justice, and the ability to lead and manage people with a long-term vision. Implications for Christian Education Teachers in the modern educational environment include having a clear and measurable vision, strengthening morals and ethics, applying inclusive leadership, and developing adaptation skills to cope with changes and challenges. By applying Moses's leadership principles and the concrete solutions suggested, Christian Education can become an effective leader in facing challenges in the modern education environment.

Antonius Laoli

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

The pattern of Israelite education found in the Torah has values that can be applied in the context of education today. The pattern is a holistic approach to education, which includes moral and ethical education, respect for authority, and character development. Thus, the application of Israel's education pattern found in the Torah can help build a young generation with integrity and quality. Thus, in this study, the author or researcher uses or qualitative method approach involving in data collection and analyzing the data obtained. Overall, the Israeli education pattern is an educational system that includes the development of technical skills, the formation of student character and morals, the teaching of Jewish religion and culture, inclusive education, and the development of technological skills, all of which are designed to create competent and globally minded human resources. In conclusion, the application of Israel's pattern of education according to the Torah has also proven successful in Israel and can serve as an example for other countries in developing an effective education system. Nonetheless, it should be kept in mind that the Israeli education pattern cannot always be applied directly in other countries, due to different cultural differences and social contexts.

Zaidatus Syarifah, Nur; Suyud El Syam, Robingun; Imron, Ali

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi ilmu tajwid dalam kitab hidayatus sibyan untuk meningkatkan kualitas membaca al-Qur’an santri asrama SD Takhasus Al-Qur’an. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek utama penelitian meliputi santri kelas 4 di asrama SD Takahsus Al-Qur’an yang berjumlah 21 orang. Teknik analisis data menggunkan redukasi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: bahwa implementasi ilmu tajwid dalam kitab hidayataus sibyan untuk meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an dilakukan dalam bentuk klasikal berjalan baik, berdampak meningkatnya kemampuan santri menerapkan kaidah ilmu tajwid ketika membaca al-Qur’an. Implementasi didukung pengampu materi yang kompeten. Namun terbatasnya waktu dimana satu minggu hanya sekali, menjadikan target menjadi kurang maksimal. Implikasi, ketersediaan waktu lebih, memungkinan proposisi ideal tercapai.  

Arju Arju; Abad jaya zega

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam agama kekristenan, musik merupakan satu hal yang penting dan mendasar dalam sebuah gereja. Pada bagian ini umat Tuhan dituntut memuji Tuhan dengan menggunakan alat music sebab melalui musik dapat mengantarkan umat erat bersekutu dan intim dengan Tuhan dalam Roh dan kebenaran. Musik membuat umat merasakan sentuhan yang lembut dari Tuhan. Namun, kenyataanya  Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK SETIA di Indonesia) belum memahami pentingnya musik gereja.  Dengan demikian, sekolah Kristen perlu melihat ini sebagai tantangan sekaligus upaya menumbuhkan kerinduan, keinginan, semangat dan antusias mempelajari musik gereja serta meninjaunya dalam Perjanjian Lama terlebih pada kitab Mazmur. Dengan hal ini, penulis menggunakan metode yang peneliti kualitatif. Kesimpuln : setelah hasil diketahui dari atas bahwa manfaat musik gereja dalam pembelajaran SMTK Setia se-Indonesia perlu dikembangan dan diperhatikan. Karna di dalam kegiatan kerohanian maupun Kegiatan berupa mengembangan potensi musik yang dimiliki dan dirasakan oleh SMTK Setia.

Linus Syah Putra Gulo; Yeremia Hia

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Di dalam Perjanjian Baru, kitab Ibrani adalah salah-satu kitab yang banyak mengutip teks Perjanjian Lama dan menyinggung tentang iman. Bahkan kitab ini sendiri yang mendefenisikan iman. Para penulis Perjanjian Baru lebih cenderung menggunakan versi Ibrani teks masoretik teks, dengan berbaga metode penafsiran tradisi Yahudi kuno. Metode penafsiran, misalnya: historis, preteris, furutis, idealis. Penulisan artikel ini dilakukan dengan metode kualitaif yang, bentukanya eksegeis. Eksegesis adalah metode untuk menemukan dan memahami pesan dari sang penulis. untuk memahami penggunaan Perjanjian Lama di alam Perjanjian Baru, khususnya tentang teks-teks yang berbicara tentang Eskatologi atau kedatangan Tuhan yang kedua kali. Dari berbagi persepektif masih banyak yag harus digali, mulai daris sisi soteriologinya dan eskatologinya. Tujuan penulisan artikel ini, untuk menjelaskan makna penggunaan kutipan Perjanjian Lama di dalam Perjanjian Baru oleh si penulis dan kaitan-nya dengan iman yang tekun dalam menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali. Penulis menggambarkan penggunaaan Perjanjian Lama oleh penulis di dalam ayat 10:37-38, kemudian, Penulis akan menguraikan korelasinya dengan iman yang tekun terhadap orang Kristen masa kini dalam hal menantikan kedatangan Kristus yag kedua kalinya.

Emanuel Kristinus Ndruru

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Kualitas kepemimpinan Yosua telah teruji oleh karena Yosua pernah menjadi asisten Musa selama 40 tahun, sehingga banyak belajar dari seniornya. Walaupun Yosua banyak belajar dari Musa tetapi panggilan dan pilihan Tuhan kepada Yosua untuk menjadi seorang pemimpin sangatlah nyata. Karena itu, pemimpin masa kini layak untuk mengimitasi para pemimpin sukses dalam Alkitab termasuk tokoh Yosua. Pemilihan menjadi seorang pemimpin harus sesuai dengan kehendak Tuhan bukan melihat elok parasnya. Tujuan penulisan artikel ini, dimulai dengan menghubungkan tujuan mendasar dari kepemimpinan dengan mengimitasi kepemimpinan yang berkualitas berdasarkan kitab Yosua. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, sehingga dapat mengeksplorasi permasalahan, mengumpulkan, dan menganalisis data. Hasil penelitian ini ialah pemimpin masa kini apabila mengimitasi kepemimpinan Yosua, maka akan semakin memiliki kapabilitas dalam memimpin suatu lembaga atau organisasi yang dipimpinnya. Kesimpulan: kepemimpinan Yosua sangatla baik untuk digali ketika di bawah pimpinan Musa hingga dia diangkat menjadi pemimpin atas umat Israel.

Charen Toisuta; Dhea Salsabila; Jason Johanis Walean; Asmak Ul Hosnah

Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The crime of premeditated murder is a term for premeditated murder by a person or a group of people who basically want to kill or eliminate someone's life. The crime of premeditated murder is regulated in the Criminal Code Article 340. The purpose of this writing is to find out what elements are contained in the crime of premeditated murder, whether there are elements of premeditated murder, the purpose of premeditated murder as well as the law or sanctions given and the responsibility of the crime. premeditated murder under Article 340 of the Criminal Code. The method used is library research method. The crime of premeditated murder is listed in the Criminal Code Article 340 with elements of a criminal act who, intentionally, plans ahead and takes the lives of other people. One of the main elements is the planned element. The element of planning in advance means that there is a distance or time between the intention to kill and the execution of the murder and the aim is to make the killing run smoothly. Sanctions for a crime are death penalty, life imprisonment and 20 years temporary imprisonment. A criminal act of premeditated murder must be held responsible for the actions that have been committed.  

Imam Junaris

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Penelitian ini bertolak dari fenomena yang terjadi pada pesantren yang masih belum kuat mengembangkan budaya literasi dalam menciptakan generasi yang unggu melalui kepemimpinan pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk budaya literasi bagi santri, fasilitasi literasi bagi santri dan dampak budaya literasi bagi santri di pondok pesantren Sirojut Tholibin Plosokandang.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode diskusi. Gerakan literasi berbasis pondok dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaraan. Bentuk kegiatan pengembangan gerakan literasi berbasis pondok pesantren, yaitu (1) Program Tahfidzul Qur’an, (2) kajian kitab kuning, (3) kegiatan muhadarah, dan (4) kegiatan jurnalistik.  Literasi berbasis pondok pesantren adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga pondok (kyau, ustad, ustadzah, pengurus, santri, orang tua/wali murid) dan masyarakat. Pelaksanaan gerakan literasi diwujudkan melalui tiga tahap, yaitu pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. ketiga tahapan dilaksanakan secara bertahap sehingga prosesnya dapat berjalan sebagaimana mestinya.  Gerakan literasi yang ditawarkan untuk lingkungan pondok juga menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Santri yang belajar di pondok pesantren Sirojut Tholibin diajarkan literasi dengan sistem yang unik supaya bisa mempersiapkan diri dalam kehidupan masyarakat kelak, seperti khitobah, kajian kitab kuning, syawir, muhafadzoh, dan mutola’ah. Kehidupan bermasyarakat disini menjadi penting untuk digaris bawahi, sebab santri akan menjadi tumpuan dan menjadi tokoh pembangunan yang senantiasa berguna dan digunakan dalam kehidupan sosial. Hal itu dapat tercermin ketika seorang santri memimpin kegiatan keagamaan, menjadi pembawa acara suatu kegiatan, bahkan tidak jarang berhubungan dengan hal-hal lain. seolah hal tersebut menjawab keraguan yang ada dimasyrakat, bahwa seorang santri yang mondok bisa segalanya. Berbagai kegiatan yang dapat diimplementasikan di atas diharapkan dapat membuat para santri memiliki kemampuan menyaring informasi sehingga mampu menjadi insan kamil yang berilmu dan berakhlakul karimah.   

Robingun Suyud El Syam; M. Yusuf Amin Nugroho; Siti Lailiyah; Muhammad Saefullah

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan untuk merefleksi satu abad nahdhatul ulama: dialektika capaian dan tantangan. Dengan menggunakan setting teoretik, penelitian menyimpulkan: bahwa Nahdhatul Ulama dalam satu abad, setidaknya memperoleh lima capaian: 1) sebagai organisasi pelestari tradisi, NU sukses mempertahankan diri sebagai organisasi dengan pengikut terbesar di Indonesia, bahkan dunia, 2) berhasil memainkan peran elok dalam percaturan politik Indonesia, dari pra-kemerdekaan, kemerdekaan, pasca kemerdekaan hingga saat ini, 3) dalam konteks pendidikan, berhasil mengintegrasikan sistem pendidikan modern dengan tetap mempertahankan identitas pesantren, 4) pada dimensi budaya, menjadi garda depan sebagai aktor pelestari kebudayaan berbasisi lokal, menjadi media dakwah 5) menjadi penyokong utama beragam agenda pemerintah, terkait isu radikalisme beragama di Indonesia, dan secara gemilang berhasil menjadi representasi Islam rahmatan lil alamin bagi dunia luar.  Adapun tantangan kedepan meliputi: 1) memiliki kelemahan di bidang ekonomi maupun SDM terutama terkait riset dan teknologi, 2) meski selalu berperan penting dalam setiap peristiwa politik Tanah Air, namun kerap ditinggal ketika berbicara sharing kekuasaan, 3) pesantren berhasil eksis hingga saat ini, namun masih kental asumsi hanya melahirkan ulama yang menguasai kitab kuning dan memimpin ritual keagamaan, perlu kurikulum yang berorientasi pada penguasaan teknologi informasi, 4) Secara ekonomi, masih basis massa berada di kelas menengah ke bawah sehingga pekerjaan besar ke depan menciptakan para saudagar baru di NU dengan memobilisasi etos pemberdayaan ekonomi.    

Cici Puspa; Pendi Hasibuan; IswantirM; Arman Husni

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di Ponpes Darussalam Pinagar. Berdasarkan observasi yang telah penulis lakukan bahwa guru Al-Qur’an Hadits sebelum menerapkan metode Wahdah dan Kitabah siswa banyak kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an dengan alasan tidak ada waktu untuk menghafal bahkan ada siswa yang memang belum bisa membaca Al-Qur’an, sehingga saat pembelajaran ada beberapa siswa yang memang tidak masuk karna takut pada hafalan, sedangkan pada saat guru menyampaikan materi mereka sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing seperti, tidur dikelas, meribut serta ada yang membaca novel dikelas sehingga tidak tercapailah hasil dari pembelajaran. Tujuan penelitian ini agar penulis dapat mengetahui bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (file research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan secara sistematis. Penelitian ini menggambarkan bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi informan pada penelitian ini adalah guru Al-Qur’an Hadits sebagai informan kunci, siswa dan waka kurikulum sebagai informan pendukung. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis dapat menggambarkan bahwa guru Al-Qur’an Hadits telah menerapkan metode Wahdah dan Kitabah sesuai dengan langkah-langkahnya. Guru Al-Qur’an Hadits mengacu pada langkah-langkah yang ditemukan oleh Wiwi Alawiyah Wahid dan Muhammad Fadhly Ilyas. Metode Wahdah dimulai dari menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya dan di ulang-ulang sebanyak 3-5 kali ketika siswa merasa sudah hafal ayat maka dilanjutkan dengan metode Kitabah yaitu menulis ayat yang dihafal ke dalam buku catatan tanpa melihat teks. Pada proses pembelajaran anak-anak sudah menampakkan hasil dalam proses pembelajaran dan tercapailah tujuan pembelajaran tersebut.

Adinda Siti Mukhlisha; Yayat Suharyat

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Al-Qur’an dan Hadist berfungsi sebagai sumber utama pedoman untuk menempuh kehidupan pemeluk agama Islam di seluruh dunia. Allah SWT juga menurunkan firman-firmannya kepada Nabi Muhammad SAW yang disebut dengan Hadist. Al-Qur’an disebut sebagai kitab utama atau ummul kitab, penuntun, pedoman dan petunjuk umat manusia. Dengan adanya perkembangan kehidupan dunia maka akan berkaitan dengan perubahan peradaban umat manusia. Peradaban adalah kumpulan bentuk-bentuk kemajuan yang berupa keberadaan material, ilmu pengetahuan, seni, sastra, atau sosial dalam suatu masyarakat atau masyarakat yang sejenis. Al-Qur’an dan Hadits sebagai petunjuk pemeluk agama Islam perlu untuk diterapkan dalam kehidupan agar dapat mewujudkan peradaban yang hakiki. Rusaknya akhlak dan perilaku manusia yang melenceng dari  Al-Qur’an dan Hadits akan menyebabkan keruntuhan peradaban sehingga perlu untuk memperbaiki hal tersebut dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT yaitu menjalankan semua kewajiban dan menjauhi semua larangannya agar tercipta peradaban yang maju yang memiliki nilai - nilai yang baik.    

Pisa Aulia; Muhammad Saleh; Ahmad Zaki

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Analisis data dilakukan dengan cara induktif deduktif, komperatif, deskriptif dan interpretatif. Hasil  penelitian menujukkan bahwa konsep dasar menurut Al-Mawardi dalam kitab Adab Ad-dunya Wa Ad-din menghendaki kegiatan kependidikan dilakukan untuk melatih pola kerja akal secara terus menerus dalam merespon lingkungan. Bentuk kegiatannya bisa dilakukan dengan mengisi akal dengan pengetahuan kognitif serta memperteguh keimanan. Penekanan pada proses ini adalah bagaimana pendidikan memberikan kebebasan kepada anak didik untuk menjadi mandiri. Pendidikan dalam hal ini lebih ditekankan pada aspek anak didik. Konsep pendidikan Islam Al-Mawardi sangat relevan dengan pendidikan masa kini, hal ini dengan meliat pendidikan saat ini yang mengalami kemerosotan mengenai akhlak, karena hanya berfokus pada kecerdasan dan intelektualnya tanpa diimbangi dengan nilai-nilai akhlak yang mulia, sedangkan konsep pendidikan Islam Al-Mawardi menghendaki proses tersebut dapat menghasilkan output pendidikan yang memiliki kekuatan sepiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan serta akhlak mulia.

Zahra Asyidda Najibullah; Silmi Aulia; Budiyanto Budiyanto; Irfan Khairudin; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dakwah merupakan usaha untuk mengajak manusia ke jalan Allah. Secara istilah dakwah bisa dipahami dengan perintah mengadakan seruan kepada manusia untuk Kembali dan hidup sepanjang ajaran Allah yang benar, dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan nasehat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan yang terkandung dalam penyampaian dakwah di Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” serta bentuk pesan yang dipergunakan dalam menyampaikan nasihat supaya dapat diterima oleh mad’u nya terkhususnya mad’u yang masih muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) adalah penelitian yang objek kajiannya menggunakan data Pustaka berupa buku – buku sebagai sumber datanya. Membaca, menelaah dan menganalisis berbagai literatur yang ada berupa Al Qur’an Haidst, kitab, maupun hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kandungan pesan dakwah dalam Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat  Gambaran Hari  Kiamat” menyebutkan bahwa konten tersebut mengandung unsur pesan dakwah nasihat tandzir yaitu sebuah pesan dakwah dengan menyebutkan peristiwa akhirat dalam penyampaian dakwahnya, dengan menyebutkan berbagai peristiwa seperti tanda – tanda, azab neraka sehingga objek eksperimen dapat menggambarkan seperti apa yang dimaksud dengan peristiwa akhirat.  

Christiani Prasetyasari; Roynal Ola

Jurnal Politik Hukum 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Analisis Yuridis Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan Atas Restrukturisasi Pinjaman Dalam Masa Pandemi Kota Batam (Studi Penelitian Di BPR Dana Fanindo Kota Batam), sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan dan Undang-Undang Namor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan; Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer). dan adanya faktor penghambat Protokol Pandemi Covid-19. Kualifikasi/jenis penulisan jurnal ini menggunakan jenis penulisan hukum normatif, dan untuk selanjutnya sekaligus mengintegrasikannya dengan penulisan hukum yang bersifat sosiologis/empiris, dan untuk menganalisis beberapa

Sukatin Sukatin; Pahmi Pahmi; Paridatul Hasanah; Resty Nurhalimah; M.Rizki Destrian Ramadhan +1 more

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap pembentukan akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang sifanya library research. Metode analisis data yang digunakan adalah Metode analisis deskriptif yang dilakukan lewat proses menjelaskan dan menggambarkan pengaruh pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa secara jelas, objektif dan kritis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan agama islam berpengaruh pada pembentukan akhlak para siswa. Hal ini didasari bahwa pendidikan agama islam berfungsi untuk Menyediakan dan mengakomodasi pendidikan tentang akidah dan akhlak adalah hal fundamental yang utama dalam pembentukan akhlakul karimah atau akhlak yang baik. Pengaruh pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa dilihat materi yang disampaikan berupa keagamaan yang diperoleh dari akidah, hukum dalam ibadah yang dilakukan sehari-hari diperoleh dari fiqih, pedoman dalam berperilaku diperoleh dari pendidikan akhlak, keteladanan hidup diperoleh dari sejarah umat terdahulu dan pedoman hidup diperoleh dari Al-Qur’an sebagai kitab suci umat islam dan As-sunnah serta lewat keteladanan yang dicontohkan dari guru dalam kehidupan sehari-hari.  

Neni Randan, Salti; Srima Ayurein, Nisa; Andarias Allo, Dewi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Pernikahan telah dirancang oleh Allah sendiri dengan tujuan kebaikan manusia. Dalam keluarga Kristen, pernikahan adalah sesuatu yang sangat penting. Hal ini telah diamanatkan Allah kepada manusia sejak semula “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi …” (Kejadian 1:28). Pernikahan dianugerahkan agar suami dan istri dapat saling meneguhkan, dengan hidup bersama dengan setia dalam kekurangan dan kelimpahan, dalam suka dan duka. Pasangan suami-istri dapat saling mengenal dalam kasih, dan melalui kesenangan persatuan tubuh dapat meneguhkan persatuan hati dan hidupnya. Karena pernikahan adalah salah satu mandat dari Allah, manusia patut menjaga kekudusan pernikahan. Dengan demikian, kehidupan pernikahan akan menjadi harmonis dengan dasar Takut akan Allah. Namun, telah banyak pernikahan Kristen yang berujung pada perceraian. Pandangan tentang berkat yang terkait dengan pernikahan alkitabiah semakin susut. Padahal, pernikahan merupakan suatu perjanjian sakral. Karena itu, menjadi permasalahan dalam tulisan ini ialah bagaimana teologi Paulus mengenai pernikahan ditinjau dari kitab 1 Korintus 7. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif, melalui studi kepustakaan dengan tujuan bahwa pasangan suami-istri mengerti makna, tujuan, dan dasar yang menjadi keteguhan sebuah pernikahan yakni teladan kasih Kristus, yang sekaligus menjadi hasil dari pembahasan ini.

Gracia M. N. Otta

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

GEMBALA BANGSA ( Pengembangan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Guru Sekolah Minggu ) merupakan sebuah kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Letbaun, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai pengembangan pembelajaran kreatif dan inovatif guna meningkatkan minat belajar serta member pengalaman belajar bagi Guru Sekolah Minggu dan anak-anak Sekolah Minggu khususnya di wilayah pelayanan Klasis Semau Kabupaten Kupang – Nusa Tenggara Timur. Sebagai dasar pelaksanaan pengembangan pembelajaran, metode Total Physical Response (TPR) diaplikasikan melalui permainan dan lagu guna memperkaya kosa kata serta merespon dengan menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan latihan. Dalam kegiatan ini, permainan yang dilatih adalah Whisper-Race Game, Stations, River-Back Game, Take Game, dan Preposition Game. Seperti versi Indonesianya, Whisper-Race Game melatih keterampilan mendengarkan dan ketepatan dalam menyampaikan pesan. Stations adalah penamaan objek sekitar dan anak-anak Sekolah Minggu akan berlatih mencocokkan objek dengan nama yang ditentukan. Nama-nama disesuaikan dengan nama tokoh Alkitab versi bahasa Inggris. River-Back Game melatih keterampilan mendengarkan dan konsentrasi. Take Game juga melath keterapilan mendengarkan dan konsentrasi. Preposition Game dilatih sebagai bagian dari kegiatan ini karena anak-anak Sekolah Minggu juga merupakan pelajar pada Sekolah Menengah Pertama yang belajar materi ini di sekolah. Selain permainan, lagu-lagu Bahasa Inggris bertema Alkitabiah juga diajarkan seperti Deep and Wide (Panjang dan             Lebar), Good Is So Good (Allah itu Baik), Read Your Bible (Baca Kitab Suci Doa Tiap Hari) dan The B-I-B-L-E. Secara umum, dapat diterima dengan baik oleh para peserta Guru Sekolah Minggu. Diharapkan dapat membawa dampak positif di lingkungan belajar Sekolah Minggu. Kata kunci : pengabdian kepada masyarakat, sekolah minggu, respons fisik total

Nimas Ika Wardhani; Edi Pranoto

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

TikTok adalah sebuah aplikasi video pendek. Penggunaan lagu dalam aplikasi ini bisa menuai masalah ketika pengguna menggunakan karya cipta pencipta lagu tanpa izin. Pada hak cipta lagu, terdapat hak ekonomi dan hak moral yang diberikan kepada pencipta. Hak ini menjelaskan prinsip bahwa setiap individu memiliki kewajiban dalam menghargai karya ciptaan orang lain. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap pencipta lagu yang karyanya dipakai di aplikasi TikTok dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi pemakaian lagu tanpa izin. Penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis. Bahan hukum primer dalam penelitian ini adalah Undang-Undang Dasar 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2014, sedangkan bahan hukum sekunder adalah hasil wawancara di Kementerian Hukum dan HAM. Hasil dari penelitian ini adalah perlindungan hukum terhadap pencipta lagu dapat dilakukan pada ciptaan yang sudah didaftarkan maupun belum. Pada kepentingan komersial, pengguna wajib membayarkan royalti. Ada hak meminta ganti rugi apabila seseorang yang menggunakan karya cipta tanpa izin . Pengguna lagu tanpa izin dapat dikenai sanksi penjara maksimal 3 tahun atau denda sebesar lima ratus juta rupiah. Upaya yang dilakukan untuk mencegah pemakaian lagu tanpa izin mencakup upaya preventif dan represif.      

Riska Anisa; Syahrul Affan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Super memory system adalah suatu system untuk memperkuat daya ingat dengan mempertinggi tingkat perhatian dan dengan membagikan perhatian dengan menggunakan tehnik daya ingat yang disebut manipulasi otak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pembelajaran Pendidika Agama Islam di kelas VIII SMP IT Jannatul Firdaus dengan penerapan metode metode super memori system sesuai dengan rencana yang telah dibuat, Hasil belajar siswa kelas VIII SMP IT Jannatul Firdaus pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi menjelaskan Kitab-kitab Allah, setelah penerapan Metode Super Memori System pada siklus I meningkat menjadi 47,22 (17 siswa) dengan persentase ketuntasan sebesar 20 % dan persentase ketuntasan belajar belum mencapai 85 %. Dan siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 77,08 (26 siswa) dengan persentase ketuntasan 75% dengan selisih peningkatan dari siklus I menuju siklus II sebesar 20%. Dan siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 80,69 (32 siswa) dengan persentase ketuntasan 88,88% dengan selisih peningkatan dari siklus II menuju siklus III sebesar 13%. Dengan demikian siklus III mengalami peningkatan, sehingga peneliti berkesimpulan bahwa tidak perlu dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya.