Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 221-240 of 243

Analytics

Priyono, Siswadi &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

PKM yang berjudul: Megolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Pakan dan Pupuk Organik Cair melibatkan kelompok mitra yang bisa bersinergis. merupakan kelompok ibu-ibu ”Ngrekso Tuwuh” yang berkecimpung dalam mengelola sampah rumah tangga, Tujuan dari kegiatan ini yaitu memanfaatkan sampah rumah tangga yang biasanya dibuat pupuk kompos kemudian dikembangkan untuk dibuat pakan ternak/ikan maupun pupuk cair. Dengan demikian lingkungan menjadi bersih dan sehat, serta mampu menambah penghasilan mitra. Target luaran yang dihasilkan yaitu suatu produk pakan ternak/ikan dan pupuk cair kemasan serta artikel ilmiah yang dipublikasikan. Untuk mewujudkan target luaran tersebut metode yang diterapkan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan sekaligus praktek langsung. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa 1.Kelompok wanita tani ngrekso tuwuh sangat antosias menerima program PKM ini. 2. Pelatihan yang dilakukan telah menghasilkan pakan dan pupuk organik cair serta padat. 3.Telah dibentuk ketua kelompok untuk menangani program ini yaitu ibu suswati.Agar program kemitraan ini dapat keberkelanjutan maka dilakukan monitoring dan evaluasi.Kata kunci: Pakan, Pupuk Cair, Sampah

Akhmad Mustofa, Benigne Octori Rosselinda Yannie Asrie Widanti

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2018 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nugget ikan merupakan salah satu produk olahan ikan, yang terbuat dari daging ikan giling denganpenambahan bumbu-bumbu dan dicetak, kemudian yang dilumuri dengan pelapis (coating dan breading)yang dilanjutkan dengan penggorengan. Nugget biasanya digunakan sebagai lauk, sebagai sumber proteinsehari-hari, khususnya bagi anak-anak. Pemanfaatan ikan patin dan ampas tahu sebagai substitusi dalampembuatan produk pangan akan meningkatkan kandungan protein, serta lebih meningkatkan kandungangizinya. Buah bit adalah salah satu bahan pangan yang bermanfaat sebagai pewarna alami. Pigmen yang adadalam buat bit merah adalah betalain. Betalain merupakan golongan antioksidan, yang jarang digunakandalam produk pangan dibanding dengan antosianin dan betakaroten sehingga perlu dimanfaatkan secaramaksimal. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor yaiturasio ikan patin : ampas tahu (50 : 50), (60 : 40), (70 : 30) dan kadar buah bit (10, 20, dan 30%). Penelitian inibertujuan untuk menentukan formula nugget ikan patin : ampas tahu dengan penambahan buah bit yangmemenuhi standar SNI dan disukai konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuanikan patin : ampas tahu dan buah bit yang terbaik adalah pada rasio ikan patin : ampas tahu (60 : 40) dengankadar buah bit 10%. Hasil nugget ikan patin yang terbaik mengandung kadar air 59,348%; kadar lemak1,250%; kadar protein 9,211%; warna merah muda (2,533); rasa amis sedikit terasa (2,600); aroma ampas tahusedikit terasa (2,467); dan disukai panelis (2,467).Kata kunci: Nugget, ikan patin, ampas tahu, buah bit, substitusi.

Dewi Arini, Liss Dyah

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Bahan pangan sering tercemar oleh mikroorganisme. Mikroba biasanya berasal dari lingkungan sekitar yang kebanyakan merupakan mikroba pembusuk. Selain itu, mikroba dapat berasal dari hasil olahan suatu bahan pangan serta pada kondisi tertentu saat penyimpanan. Karena mikroba dapat kita jumpai di mana saja maka bahan pangan sangat jarang dijumpai dalam keadaan steril. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan karakteristik makanan yang telah mengalami kadaluarsa. Metode yang digunakan adalah mengamati produk makanan yang sudah kadaluarsa ataupun yang belum kadaluarsa secara organoleptik dari segi warna, tekstur, bau, rasa dan ada tidaknya mikroorganisme, kemudian hasil pengamatan dibandingkan antara produk makanan yang belum kadaluarsa atau masih segar dengan produk makanan yang telah kadaluarsa. Dari penelitian dan pengamatan pada makanan kadaluarsa didapatkan hasil yaitu faktor-faktor penyebab kadaluarsa yaitu berupa kerusakan mikrobiologis, kerusakan mekanis, kerusakan fisik, kerusakan biologis dan kerusakan kimia serta karakteristik pada makanan kadaluarsa adalah karbohidrat: berubah warna, berlendir, berjamur dan bau basi; protein: cair (menggumpal dan encer), padat (lembek, berlendir dan busuk); lemak: berwarna kekuningan, bau tengik, rasa asam; gula: rasa asam dan bergas; buah dan sayur: berubah warna menjadi lebih gelas, berair dan lembek dan makanan kaleng: menggembung dan berkarat pada kemasan.Kata kunci : faktor penyebab, karakteristik, makanan kadaluarsa, kesehatan masyarakat

Merkuria Karyantina, Indriastuti Wiharto, Linda Kurniawati &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Cookies adalah jenis biskuit (kue kering) yang biasanya dibuat dari tepung terigu sehingga ketergantunganterhadap impor terigu sangat besar. Pemanfaatan tepung ganyong sebagai bahan substitusi tepungterigu dalam pembuatan cookies akan mengurangi impor tepung terigu dan mendayagunakan bahan panganlokal. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji karakteristik cookies dengan substitusitepung ganyong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari2 faktor yaitu : kadar substitusi tepung ganyong (25%, 50%, 75% dan 100%) dan jenis perlakuan pendahuluan(tanpa perlakuan pendahuluan, perendaman Na bisulfit 0,2% selama 20 menit dan blanching uap selama 10menit). Data yang diperoleh dianalisis kimia dan fisika dengan Uji Sidik Ragam dan dilajutkan ke DMRT, untukmengetahui beda nyata antar perlakuan pada tingkat signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa cookies yang paling disukai panelis dibuat dari substitusi tepung ganyong 25% dan jenis perlakuanpendahuluan perendaman Na bisulfit 0,2% selama 20 menit dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia(SNI). Hasil analisis menunjukkan bahwa cookies tersebut mempunyai kadar air 3,6953%; kadar abu1,2972%; kadar gula total 20,9976%; dan kadar protein 6,1809%; volume pengembangan 0,7985%; warnacoklat muda (1,8333); rasa sedikit berasa ganyong (1,5833); renyah (2,0833); dan disukai panelis (3,000).Kata kunci : cookies, tepung ganyong, subsitusi, perlakuan pendahuluan.

Linda Kurniawati, Maryanto, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kerupuk adalah suatu jenis makanan kering yang terbuat dari bahan‐bahan yang mengandung paticukup tinggi. Kerupuk merupakan suatu jenis makanan kecil tradisional yang sudah dikenal oleh sebagianbesar masyarakat Indonesia. Kerupuk biasanya dibuat dari bahan baku terigu dan tapioka. Tapi untukmeningkatkan nilai gizi kerupuk dan mengurangi pemakaian terigu dilakukan penelitian pembuatan kerupuksortagu menggunakan tepung komposit (sorghum‐terigu). Selain itu untuk mendapatkan bahan bakusorghum yang berkualitas perlu dilakukan perlakuan pendahuluan terhadap sorghum tersebut. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui rasio konsentrasi tepung komposit (sorghum‐terigu) yang tepat dan perlakuanpendahuluan perendaman sorghum untuk menghasilkan kerupuk sortagu yang berkualitas dan disukaikonsumen. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiriatas dua faktor. Faktor pertama rasio konsentrasi tepung komposit (sorghum‐terigu) yaitu (0 : 100)%; (25 :75)%; (50 : 50)%; dan (75 : 25)%. Sedangkan faktor kedua perlakuan pendahuluan perendaman sorghum yaituperendaman 0 jam (tanpa perendaman), perendaman 8 jam dalam air, dan perendaman 8 jam dalam larutanNaHCO3 0,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang optimal untuk menghasilkan kerupuksortagu yang berkualitas dan disukai panelis adalah kombinasi antara konsentrasi tepung komposit (25 :75)% dan perendaman sorghum 8 jam dalam larutan NaHCO3 0,3 %. Kerupuk sortagu tersebut mempunyaikarakteristik : kadar air 14,88%; kadar abu 2,96%; kadar protein 5,24%; warna kuning kecoklatan (1,56); sangatgurih (4,13; amat sangat renyah (4,75); dan amat disukai panelis (4,56)Kata kunci: Kerupuk, (Sorghum‐Tapioka‐Terigu), tepung komposit, perendaman

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

E-WOM adalah pernyataan positif atau negatif yang dibuat oleh konsumen potensial, konsumen aktual, dan konsumen terdahulu tentang produk atau perusahaan melalui internet. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan pernyataan tersebut adalah media sosial twitter. Media sosial dapat digunakan untuk mendapatkan respon secara jujur karena biasanya orang tidak akan merasa sungkan untuk mengungkapkan perasaannya secara tidak langsung. Penelitian ini akan menganalisa ada atau tidaknya pernyataan e-WOM terhadap penyedia jasa layanan internet. Metode yang dilakukan terdiri dari tiga kegiatan, yang pertama adalah mengambil cuitan pengguna twitter yang mengandung kata yang berhubungan dengan penyedia jasa layanan internet. Kegiatan kedua adalah persiapan data untuk training. Yang ketiga adalah menganalisa e-wom dengan metode knn dan bahasa pemrograman R. Hasil penelitian ini berupa data motif e-wom Venting Negative Feelings dan Extraversion / Positive Self-Enhancement. Data tersebut dapat digunakan sebagai pendukung keputusan pengguna internet dalam memilih penyedia jasa layanan internet yang baik.

Lusiana, Veronica

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Berkas digital (file) yang disimpan hasil dari proses kompresi biasanya akan berbentuk raw data, informasi pendukung mengenai berkas tersebut yang biasa dikenal dengan meta data ikut diproses juga. Informasi meta data ini menjadi hilang, hal ini disebabkan proses kompresi pada berkas akan dikerjakan mulai dari karakter awal data sampai dengan karakter terakhir data (end of file). Untuk mengatasi hal tersebut maka akan dicoba untuk membuat berkas pendamping dari berkas yang dikompresi. Berkas pendamping ini disimpan dalam bentuk data XML (Extensible Markup Language). Format XML adalah baku namun dapat didefinisikan secara fleksibel sesuai dengan keinginan pengguna. XML dapat mendeskripsikan isi berkas itu sendiri dan sekaligus berfungsi sebagai meta data. Pada penelitian ini akan menggunakan algoritma kompresi data Shannon-Fano. Algoritma ini memiliki karakteristik lossless compression yang bekerja berdasarkan frekuensi kemunculan karakter pada berkas untuk menyusun kode baru menggantikan kode ASCII. Kode baru ini digunakan untuk menyusun berkas terkompresi. Data yang digunakan adalah berkas citra digital. Penelitian ini akan membuat kamus data kode Shannon-Fano yang digunakan untuk proses kompresi berkas citra dan membuat struktur dokumen XML untuk menyimpan informasi (meta data) milik berkas citra tersebut.   Kata kunci: kompresi citra, kode ASCII, Shannon-Fano, XML, lossless compression

Februariyanti, Herny

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Social media merupakan aktivitas dua arah yang biasa diterapkan dalam pertukaran segala macam informasi pada komunitas, dan perkenalan sesama pengguna dalam bentuk tulisan, visual, ataupun audio visual. Seiring dengan hadirnya layanan social media, mulailah berkembang jejaring sosial seperti friendster, myspace, facebook dan juga layanan blog gratis, seperti blogspot serta wordpress, dan salah satu mikroblog yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat seluruh dunia yaitu twitter. Dengan dukungan perangkat mobile yang semakin bertumbuh pesat, real time information yang menggunakan media sosial bisa membatu penyebaran informasi. Twitter juga bukan satu-satunya yang meluncurkan fitur untuk membantu pengguna saat bencana, facebook telah memperkenalkan ‘Disaster Message Board’ awal tahun ini. Twitter sebagai sarana penyebaran informasi ke user dengan tujuan utama adalah tersampaikannya informasi-informasi tentang bencana secara langsung ke user dalam hal ini adalah masyarakat. Dalam penelitian ini telah dibuat sistem informasi bencana menggunakan twitter. Interaksi pemakai dengan sistem dapat melalui tweet, mention atau direct message. Sistem membutuhkan waktu tunggu untuk melakukan respon. Jika dibandingkan dengan instant messaging yang mampu merespon secara real time, layanan mention dan direct message mempunyai kelemahan karena dibatasi jumlahnya oleh twitter. Namun dalam hal menyebarkan secara luas lebih mudah memanfaatkan twitter. Kata kunci: twitter, layanan informasi bencana, tweet, direct message, mention

Munawaroh, Siti

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Kayu merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang  sekarang ini menjadi salah satu kebutuhan masyarakat di Indonesia. Kegunaan kayu yang banyak membuat perusahaan yang bergerak pada bidang pemotongan kayu ikut andil besar pada pemenuhan kebutuhan kayu di Indonesia. Proses pemotongan kayu balok yang besar ke bagian yang lebih kecil, setiap perusahaan mempunyai teknik-teknik tersendiri. Perusahaan biasanya akan memotong kayu ke bagian yang besar dulu, selanjutnya bila sudah tidak bisa akan di potong ke ukuran yang lebih kecil, begitu seterusnya sampai bagian kayu habis terpotong. Teknik pemotongan dengan cara memotong ke ukuran yang besar dilanjutkn ke ukuran potongan yang lebih kecil disebut teknik pemotongan dengan menggunakan Algoritma Greedy. Dari hasil potongan kayu ke ukuran-ukuran tertentu tersebut, perusahaan dapat memperkirakan jumlah pendapatan yang diperoleh. Terkadang perusahaan kesulitan dalam menentukan harga potongan kayu karena harga kayu yang semakin melambung tinggi. Dengan adanya sistem pemotongan kayu dengan menggunakan algoritma greedy perusahaan dapat memperkirakan harga jual kayu supaya perusahaan tetap mendapat laba, dan konsumen juga tidak merasa dibebani dengan harga kayu yang tinggi.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Stemming adalah proses untuk mencari kata dasar pada suatu kata. Pada analisa temu kembali informasi imbuhan merupakan bagian dari informasi yang tidak bermakna, seperti halnya stop word. Sehingga imbuhan harus dihilangkan untuk mempercepat proses pengindekan dan proses query. Proses stemming dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan menggunakan kamus dan menggunakan aturan-aturan imbuhan. Untuk mendapatkan tingkat kebenaran hasil yang tinggi biasaya digunakan kamus seperti yang diperkenalkan oleh Nazief dan Adriani,  stemmer bahasa melayu oleh Ahmad, Yuso, dan Sembok. tetapi teknik ini membutuhkan waktu komputasi yang tinggi karena ada proses pengambilan data pada database. Sedang untuk aplikasi yang lebih sederhana dan tidak membutuhkan akurasi yang tinggi teknik aturan imbuhan sangat mudah untuk diimplementasikan dan tidak membutuhkan waktu komputasi yang tinggi. Stemmer tala merupakan adopsi dari algoritma stemmer bahasa inggris terkenal porter stemmer. Stemmer ini menggunakan rule base analisis untuk mencari root sebuah kata. Stemmer ini sama sekali tidak menggunakan kamus sebagai acuan, seperti halnya stemmer ahmad,vega dan jelita. Proses stemming bahasa Indonesia menggunakan algoritma berbasis aturan mempunyai tingkat kesalahan tinggi, sehingga dapat mempengaruhi akurasi hasil akhir. Walaupun demikian performa stemming berbasis aturan relatif stabil dengan jumlah dokumen yang berkembang. Kata Kunci : Stemming, Stemmer Bahasa Indonesia, Tala

Februariyanti, Herny

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Hampir setiap aplikasi termasuk berbasis web dengan pengelolaan basis data membutuhkan proses temu kembali informasi. Pada proses temu kembali selain query dan umpan balik pengguna terlebih dahulu dilakukan proses pengindekan data yang. Proses indek kata merupakan salah satu tahapan pada penyiapan basis data untuk keperluan operasi temu kembali informasi. Pengindekan meliputi proses menghilangkan noise, dimana noise pada kalimat diantaranya adalah : imbuhan, angka dan stop word.  Proses indek juga meliputi pengelompokan kata menurut maknanya atau biasa disebut clustering. Dari hasil proses indek dihasilkan basis data yang siap untuk di query untuk diambil informasinya.  Dalam text preprocessing ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan teks yang bebas derau (noise) atau bebas kata-kata yang tidak bermakna. Selain membebaskan dari derau, text preprocessing juga mengembalikan kata menjadi  kata dasar atau root word.Langkah-langkah dalam Text preprocessing dalam bahasa Indonesia adalah :Proses Filtering, Proses Tokenizing, Proses Stemming.   Kata kunci : indek kata, temu kembali 

Februariyanti, Herny; Wibisono, Setyawan

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Steganografi adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia di dalam pesan lain sehinggakeberadaan pesan rahasia tersebut tidak dapat diketahui. Steganografi sangat kontras dengan kriptografi.Jika kriptografi merahasiakan makna pesan sementara eksistensi pesan tetap ada, maka steganografimenutupi keberadaan pesan. Pesan rahasia yang disembunyikan dapat diekstraksi kembali persis samaseperti aslinya. Steganografi membutuhkan dua properti yaitu media penampung dan pesan rahasia. Mediapenampung yang umum digunakan adalah gambar, suara, video atau teks. Pesan yang disembunyikan dapatberupa sebuah artikel, gambar, daftar barang, kode program atau pesan lain.MPEG (Moving Picture Expert Group)-1 audio layer III atau yang lebih dikenal dengan MP3, adalahsalah satu dari pengkodean dalam digital audio dan juga merupakan format kompresi audio yang memilikisifat “menghilangkan”. Istilah menghilangkan yang dimaksud adalah kompresi audio ke dalam format mp3menghilangkan aspek-aspek yang tidak signifikan pada pendengaran manusia untuk mengurangi besarnyafile audio.Kompresi yang biasa dilakukan oleh mp3, tidak mempertahankan bentuk asli dari sinyal input.Melainkan yang dilakukan adalah menghilangkan suara-suara yang keberadaannya kurang/tidaksignifikan bagi sistem pendengaran manusia.Pada pembahasan ini akan dibahas teknik steganografi dalam MP3 secara umum dan secara khususmengacu pada software MP3Stego. MP3Stego adalah software yang dapat digunakan untukmeyembunyikan pesan dalam MP3. Produk ini dapat digunakan secara bebas, namun terdapat beberapakelemahan dari produk ini karena hanya merupakan program bebas yang belum disempurnakan.Keberadaan program ini ditujukan oleh pembuat hanya untuk membuktikan bahwa steganografi dalamMP3 dapat dilakukan.

Sutanto, Felix Andreas; Razak, Jeffry Alfa

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Sistem terdistribusi merupakan suatu bentuk arsitektur sistem dimana komputer-komputer yangberdiri secara otonom dapat saling berkomunikasi dan berbagi resource tanpa memperdulikan dimanakomputer itu berada dan platform yang digunakan.Bisnis warnet dan game center saat ini dianggap sebagai bisnis yang menggiurkan. Untukmemperluas pasar biasanya digunakan strategi membuka cabang baru dan pemberlakuan program khusus.Sistem member yang diberlakukan memberikan fasilitas potongan harga dibandingkan dengan user yangtidak masuk dalam program member dan prepaid atau prabayar. Dengan sistem tersebut mereka berharapdapat mengikat konsumennya untuk menjadi seorang pelanggan.Pada penelitian ini akan dibahas mengenai penerapan sistem terdistribusi pada sistem memberwarnet. Sehingga member warnet dapat menggunakan keanggotaannya untuk mendapatkan potongan hargapada semua warnet yang dimiliki oleh pengusaha warnet tersebut.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

VoIP seperti halnya aplikasi real­time lainnya menuntut jaminan layanan minimum yang harus dipenuhi,  jaringan  berbasis    IP  biasa  /  jaringan  internet  saat  ini  tidak mampu memberikan  jaminan  itu karena  sifatnya  yang  hanya  memberikan  Best­effort  Service.  Masalah  pokok  kualitas  VoIP  yang  jelek sebenarnya  tergantung pada kestabilan bandwith bagi  traffic VoIP dan  sensitifitasnya  terhadap degradasi performansi  jaringan seperti delay,  jitter dan packet  loss.(Shu Tao  ; et al  ,2005). Permasalahan mengenai kualitas VoIP yang jelek di atas dihadapi pula oleh PT.Aplikanusa Lintasarta, keterbatasan bandwidth akses yang  dimiliki  pelanggan  telah menjadi masalah  utama  kualitas VoIP  pada  saat  ini,  upgrade  bandwidth jaringan  akses  tidak menjadi  referensi  solusi.  Proses  pembahasan  ini meliputi  :  analisa  jaringan  akses, pengukuran utilisasi bandwidth jaringan akses, analisa traffic data dan uji korelasi perubahan setting codec dan  payload  pada  perangkat VoIP  terhadap  konsumsi  bandwidth. Hasil  ini  adalah  sebuah model  sistem pengujian perangkat VoIP gateway dalam hal pengujian konsumsi bandwidth VoIP dan  referensi  standar setting codec dan payload yang paling efesien dalam konsumsi bandwidth.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Untuk  dapat menyimpan  sebuah  berkas  yang  besar  kedalam media  penyimpanan  yang  lebih kecil maka harus dipecah terlebih dahulu menjadi berkas yang kecil­kecil. Untuk  alasan inilah akan dibuat suatu program pemecah program berkas gambar dengan ektensi BMP  yang biasanya mempunyai ukuran yang relative besar. Tujuan dari penelitian adalah membuat program aplikasi pemecah file gambar dengan mengimplementasikan algoritma clipping. Proses ini digunakan untuk membantu proses pemecahan berkas BMP,  terutama  yang mempunyai  kapasitas  melebihi media  penyimpanan  seperti  disket  sehingga  dapat digandakan  ke media  tersebut. Masalah  dari  penelitian  ini  adalah  bagaimana membuat  program  aplikasi pemecah  file  gambar  dengan  mengimplementasikan  algoritma  clipping.  Metode  pengembangan  sistem yang digunakan adalah SDLC (Systems Development Life Cycle) yang  merupakan metodologi klasik yang digunakan  untuk mengembangkan, memelihara,  dan menggunakan  sistem  informasi.  Proses  pemecahan gambar  akan    menghasilkan  kualitas  gambar  seperti  pada  keadaan  sebelum  terjadi  pemecahan  tanpa mengalami  kerusakan  pada  gambar.  a)  Pemecahan  gambar  dapat  dilakukan  pada  gambar  berwarna  dan grayscale dengan bit per pixel maksimal 24, di atas itu program tidak mendukung. b) Pemecahan tersebut hanya dapat dilakukan dengan membagi gambar secara horisontal atau hanya terjadi pada tinggi gambar.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Perangkat hardware dan software yang semakin mahal apalagi di saat krisis ini membuat  kitamencari  sumber  daya  yang  murah  dan  baik  untuk  menghadapi  era teknologi informasi yang pesat.Oleh karena itu kebutuhan akan hardware yang murah namun dapat digunakan secara optimal menjadikebutuhan utama para user tak terkecuali para pelaku IT. Dalam penelitian dapat diangkat rumusanmasalahnya adalah bagaimana caranya merancang dan membuat antena wifi dengan memanfaatkan wajan,agar dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung RT RW net. Tujuan dari penelitian ini adalahmendapatkan hasil yang optimal dari pembuatan antena wajan sebagai bahan utama pembuatan wajanbolik, dan dapat dibuat dengan mudah serta murah, serta diharapkan pengguna antena wajan bolik ini dapatmemanfaatkannya sebagai antena jaringan RT RW net. Perangkat hardware dan software yang semakinmahal apalagi di saat krisis ini membuat  kita  mencari  sumber  daya  yang  murah  dan  baik  untukmenghadapi  era tekhnologi informasi yang pesat. Oleh karena itu kebutuhan akan hardware yang murahnamun dapat digunakan secara optimal menjadi kebutuhan utama para user tak terkecuali para pelaku IT.Perkembangan ini menuntut pula para pengusaha dan para pnyedia jasa untuk mencari solusi alternatifdalam menghadapinya, yang mau tidak mau harus dihadapinya, ataupun para peneliti utukmengembangkan peralatan yang siap di pakai untuk masyarakat. Lagi-lagi untuk mencapai tujuan itudiperlukan kajian yang mendalam dan berkelanjutan untuk menentukan spesifikasi yang terbaij dantermurah. Sehingga tidak menguras dompet pemakai apalagi di saat krisis moneter yang melanda negerikita. Sejak masa perkembangan tekhnologi komputer, teknologi Wiifi sudah semakin marak dalampenggunaan sehari-hari, baik komunikasi antar perkantoran maupun untuk komunikasi personal. Di dalamperkantoran digunakan untuk membuat jaringan antar gedung. Sedangkan untuk kebutuhan personalbiasanya digunakan untuk menghubungkan antara BTS suatu penyedia internet dengan komputer personalyang ada di rumahnya. Semakin berkembangnya kebutuhan akses internet di masyarakat maka muncul danmaraknya akses internet murah yang biasa di sebut “RT RW net”. Dari permasalahan di atas maka perludikembangkan suatu perancangan dan pembuatan antene wifi yang dapat dengan mudah dibuat,mempunyai fungsionalitas tinggi serta murah dan terjangkau oleh masyarakat perlu dikembangkan.

Sulastri, .; Zuliarso, Eri

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Cara menyikapi suatu penyakit saat ini sangat berubah. Masyarakat saat ini mengharapkan semua perawatan, bahkan atas kelainan yang paling berat pun, harus berhasil. Sementara itu, masyarakat saat ini juga semakin mandiri. Pada umumnya masyarakat sadar bahwa berbagai sakit ringan biasa, seperti pilek atau diare, tidak memerlukan bantuan ahli kesehatan atau pengobatan yang rumit. Masalah bagi masyarakat yang tidak terlatih secara medis adalah bahwa keluhan semacam sakit kepala atau batuk dapat merupakan petunjuk awal adanya sakit yang serius. Sejauh mana seseorang cukup aman untuk mengatasi sendiri sebuah masalah? Kapan mereka harus menelepon dokter atau meminta bantuan layanan kesehatan? Kapan mereka harus membawa si sakit ke unit gawat darurat sebuah rumah sakit? Dengan meluasnya teknologi piranti  mobile di masyarakat, maka mendorong pemanfaatan teknologi informasi tersebut untuk membantu dalam bidang kesehatan. Khususnya sebagai alat bantu untuk menyampaikan informasi dan mendiagnosa gejala penyakit yang diderita bayi. Hal ini akan membantu para orang tua dalam melakukan pencegahan dan pengobatan pada bayi mereka yang sakit.

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Dalam pengoperasian sehari – hari sebuah warnet memerlukan suatu sistem billing yang berfungsi untuk menentukan besarnya pulsa pelanggan yang telah terpakai, perhitungannya didasarkanpada durasi waktu akses internet yang dilakukan oleh pelanggan. Pada warnet dengan sistem pembayaran biasa, pembayaran dilakukan ketika seseorang telah selesai mengakses internet. Pelanggan menuju operator dan membayar sesuai dengan lama waktu akses internet. Besarnya pembayaran yang dilakukan olehpengguna tercatat dalam database server yang terkoneksikan pada seluruh komputer klien yang digunakan untuk mengakses internet. Secara otomatis server akan melakukan perhitungan pulsa dan akan menghentikan akses internet bila pulsa telah habis. Jadi, operator tidak perlu menunggu sampai pelanggan selesai, baru kemudian memberikan tagihan.

Handayani U.N, Dewi

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Computer-aided design (CAD) atau computer-aided design and drafting (CADD), merupakan satu bentuk otomatisasi yang membantu perancang untuk memperbaiki gambar, spesifikasi, dan elemen-elemen yang berhubungan dengan perancangan yang menggunakan efek grafik khusus dan perhitungan program-program komputer. Teknologi yang digunakan untuk bermacam produk dalam lingkungan dan arsitektur, elektronik, dan erodinamika (ilmu dinamika udara), teknik otomotif dan desain produk. Walaupun sistem CAD biasanya tidak selalu menggambar otomatis, biasanya meliputi pemodelan 3 dimensi dan model operasi simulasi komputer. Sistem CAD dijalankan melalui PC untuk desain dan pemodelan 2D serta proses drafting, kemudian dijalankan dan diintegrasikan dengan sistem CAM (Computer Aided Manufacture) yang disesuaikan dengan format mesin CNC (Computer Numeric Control) yang akan digunakan.

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar aman. (Cryptography is the art and science of keeping messages secure) “Crypto” berarti “secret” (rahasia) dan “graphy” berarti “writing” (tulisan). Para pelaku atau praktisi kriptografi disebut cryptographers. Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic algorithm), disebut cipher, merupakan persamaan matematik yangdigunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi. Biasanya kedua persamaan matematik (untuk enkripsi dan dekripsi) tersebut memiliki hubungan matematis yang cukup erat. Enkripsi digunakan untuk menyandikan data-data atau informasi sehingga tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak. Dengan enkripsi data disandikan (encrypted) dengan menggunakan sebuah kunci (key). Untuk membuka (decrypt) data tersebut digunakan juga sebuah kunci yang sama dengan kunci untuk mengenkripsi (untuk kasus private key cryptography) atau dengan kunci yang berbeda (untuk kasus public key cryptography).