Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2261-2278 of 2,278

Analytics

Wibisono, Setyawan; Munawaroh, Siti

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Demak, bahwa Puskesmas-Puskesmas ini tiap harinya melayani puluhan pasien yang datang. Saat ini sistem pengolahan data pasien tiap bagian masih dikerjakan dengan cara sistem manual atau belum memanfaatkan sistem informasi Puskesmas. Dengan masih digunakannya sistem manual dan beberapa puskesmas sudah menggunakan Simpuskesmas, maka muncul berbagai permasalahan dalam pengolahan data pasiennya. Masalah-masalah ini diantaranya adalah tingginya tingkat kesalahan dalam pengolahan data pasien (data pendaftaran, data pemeriksaan, data rujukan, dan data laboratorium) dan lambatnya proses pelayanan pasien misalnya pendataan dan pencarian data pasien. Masalah lain lagi yaitu puskesmas-puskesmas yang sudah menggunakan Simpuskesmas tdak mempunyai kseragaman system, karena tiap Puskesmas melakukan swadaya sendiri-sendiri untuk pengadaan SIMPUS. Penggunaan Simpuskesmas dengan teknologi komputer untuk pengolahan data pasien  sangat diperlukan, karena dapat memberikan beberapa keuntungan dan kemudahan dalam pelayanan pasien antara lain: mempercepat pelayanan, informasi yang lebih akurat, pencarian data lebih cepat, pembuatan laporan yang lebih cepat serta keseragaman Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di wilayah Kabupaten Demak.. Dengan adanya program Simpuskesmas berbasis cloud computing kinerja Puskesmas dapat ditingkatkan, sehingga kualitas dan mutu pelayanan menjadi meningkat.   Kata Kunci : Keseragaman Sistem, Simpuskesmas, Cloud Computing

Wibisono, Setyawan; ., Saeffurrohman

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Apa yang dimaksud dengan Expert System atau dalam bahasa Indonesianya disebut dengan sistem pakar, adalah suatu aplikasi komputer yang memiliki knowledge, experience dan judgmen of skilled proffesionals. Expert system (selanjutnya disebut ES) akan memberi saran- saran keputusan dan kadang-kadang dapat juga memberikan alasan-alasan terhadap rekomendasi yuag diberikannya. Aplikasi ES yang ada saat ini, meliputi mulai aplikasi yang kompleks sampai aplikasi yang relatif sederhana. Di dalam ES, akan digunakan specialized symbolic reasonic untuk menyelesaikan rnasalah yang sulit secara baik. Dengan kata lain ES akan : 1. Menggunakan spesialized knowledge tentang permasalahan secara partikular (seperti geologikal analisis, konfigurasi komputer) daripada pengetahuan calculation. 2. Menggunakan symbolic reasonic daripada numerical calculation 3. Melakukan tindakan dalam tingkatan yang lebih baik daripada non-expert humans. Aplikasi-aplikasi tersebut digunakan oleh pengguna (user) yang tidak expert (non-expert) untuk mendapatkan rekomendasi atau saran-saran tentang permasalahan yang dihadapi. ES juga digunakan oleh para ahli sebagai knowledge assistant. Dan diharapkan, suatu aplikasi ES dapat memberikan fungsi yang lebih baik dari seseorang human expert dalam pemberian keputusan (udgments making) dalam suatu permasalahan yang spesifik.

Retnowati, Retnowati

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Dalam penelitian ini, diasumsikan bahwa setiap organisasi mengeksploitasi penggunaanteknologi informasi secara berbeda-beda. Dengan demikian langkah awal sebelum merumuskan hipotesaakan dilakukan klasifikasi terhadap beberapa tipe organisasi, yaitu Inovator dan Eksploitor (IE),Kompetitor atau Pengadopsi Awal (KPA), Partisipan atau Pengikut Yang Efektif (PPE). Konsentrasi utamapenelitian ini terfokus pada beberapa isu masalah, antara lain: Tujuan dilakukannya aktifitas pengamatanlingkungan eksternal terhadap penggunaan teknologi informasi, Metode yang digunakan dalam aktifitaspengamatan lingkungan eksternal terhadap penggunaan teknologi informasi, Keberadaan unit khususpengamatan lingkungan eksternal terhadap penggunaan teknologi informasi , Tingkat intensitas pengamatanlingkunan eksternal terhadap penggunaan teknologi informasi, Sumber-sumber informasi yang digunakandalam pengamatan lingkungan eksternal terhadap penggunaan teknologi informasi , Tingkat dukunganmanajemen terhadap penggunaan teknologi informasi. Dari seluruh hipotesis yang telah dibangun sertahasil perhitungan analisa yang dibuat, dapat dikatakan bahwa secara umum dapat memenuhi dugaan sepertiyang didefinisikan sebelumnya, untuk ketiga tipe organisasi, yaitu: IE, KPA, PPE. Secara umum tipeorganisasi IE memiliki segala sesuatu yang lebih besar/baik jika dibandingkan dengan tipe KPA atau PPE,dalam hal melakukan aktifitas pengamatan secara kontinyu, memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi didalam melakukan aktifitas pengamatan, memiliki perhatian yang lebih besar dalam isu yang berkembanguntuk aktifitas pengamatan, menggunakan sumber informasi yang lebih banyak, menggunakan sumber-sumber informasi secara lebih sering, menempatkan sumber-sumber informasi sebagai sesuatu yang lebihpenting, memiliki tingkat dukungan yang lebih besar dari manajemen, memiliki tingkat reward yang lebihmemadai dari manajemen kepada para staf, memiliki keterkaitan yang lebih besar di dalam kebijakanmanajemen dengan strategi bisnisnya untuk penggunaan TI baru. Tipe organisasi IE tidak berbeda secarasignifikan dengan tipe KPA dan PPE di dalam pendanaan yang diberikan secara khusus untuk aktivitaspengamatan TI. Padahal, diharapkan bahwa tipe IE memiliki tingkat pendanaan yang lebih besardibandingkan dengan kedua tipe organisasi. Dengan demikian dugaan tersebut tidak terbukti. Tipeorganisasi IE tidak berbeda secara signifikan dengan tipe KPA dan PPE di dalam metode pengamatanuntuk aktifitas pengamatan TI. Padahal diharapkan bahwa tipe IE memiliki metode pengamatan yang lebihbanyak/besar dibandingkan dengan kedua tipe organisasi.

Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tingkat pelayanan jalan merupakan  suatu metode yang mungkin untuk memberikan batasan  – batasan ukuran untuk dapat menjawab pertanyaan apakah kondisi suatu ruas jalan yang ada saat ini masih memenuhi syarat untuk dilalui oleh volume maksimum lalu lintas /pemakai jalan yang ada saat ini dan peningkatannya hingga masa yang akan datang. Beberapa jalur di jaringan Jalan Utama wilayah memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi sehingga dapat menyebabkan kemacetan lalulintas. Analisa kepadatan lalulintas dibutuhkan untuk mengetahui kepadatan lalulintas pada suatu jalan sehingga dapat diketahui kepadatan lalulintas di jalur utama jaringan jalan di wilayah kota Semarang. Analisa dilakukan untuk mengetahui apakah  kondisi suatu ruas jalan yang ada saat ini masih memenuhi syarat untuk dilalui oleh volume maksimum lalu lintas /pemakai jalan dengan cara mengetahui tingkat pelayanan jalan (LOS/Level Of Service).  Sistem Informasi Geografi digunakan sebagai sarana pendukung (alat Bantu) yang dapat mengoptimalkan sistem kerja, baik secara efektifitas waktu, dana, maupun tenaga. Hal ini disebabkan karena kemampuan dari Sistem Informasi Geografi yang dapat menggabungkan beberapa jenis data dan melakkan analisis spasial. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografi   dalam melakukan analisis tingkat pelayanan jalan bisa melibatkan banyak parameter, baik jenis parameter tersebut berupa numerik atau tabel maupun berupa spasial atau peta. 

Jananto, Arief

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Data akademik perguruan tinggi bertambah setiap tahunnya sejalan dengan bertambahnya jumlah mahasiswa. Data yang berlimpah menyimpan informasi yang berlimpah juga.. Teknologi data mining merupakan alat bantu untuk penambangan informasi pada basis data berukuran besar dan telah banyak digunakan pada banyak domain. Memprediksi kinerja (evaluasi belajar) mahasiswa adalah suatu kegiatan untuk menentukan suatu kondisi dimasa depan berdasarkan data yang telah ada. SLIQ merupakan algoritma yang dikembangkan oleh tim proyek IBM’s Quest pada tahun 1996 dapat digunakan untuk dataset yang besar. Penggunaan algoritma SLIQ untuk mengklasifikasikan dan memprediksi kinerja mahasiswa sudah digunakan pada penelitian sebelumnya dengan hasil tingkat akurasi yang masih rendah dikarenakan banyaknya pembatasan. Selanjutnya dilakukan implementasi algoritma Nearest Neighbor yang menggunakan pendekatan untuk mencari kasus dengan menghitung kedekatan antara kasus baru dengan kasus lama, yaitu berdasarkan pada pencocokan bobot dari sejumlah fitur yang ada. Dari hasil penelitian ini kemudian dibandingkan tingkat akurasi dari hasil prediksi tersebut. Dari sistem yang dihasilkan dapat disimpulkan bahwa algoritma SLIQ dengan teknik pohon keputusan mempunyai tingkat akurasi prediksi yang lebih rendah dibandingkan dengan tingkat akurasi dari penggunaan algoritma nearest neighbor. Kata kunci : SLIQ, Nearest Neighbor, prediksi kinerja, akurasi

Budiarso, Zuly; Sulistiyono, Hersatoto; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Ketidakpastian (uncertainty) dapat dinyatakan dalam tiga model, yaitu : numeric (Numeric), Grafik(Graphic), Simbolik (Symbolic). Metode yang paling umum untuk merepresentasikan ketidakpastian adalahdengan metode numerik.Kerusakan pesawat televisi merupakan masalah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.Penyebab kerusakan televisi adalah karena adanya kerusakan pada suatu rangkaian. Untuk menetukan blokrangkaian yang mengalami kerusakan hanya bisa dilakukan oleh seorang pakar yang ahli di bidang televisi.Salah satu metode yang  dapat digunakan untuk menentukan tingkat kerusakan televisi adalahdengan menghitung faktor kepastian (Confidence Factor). Faktor Kepastian dalam masalah ini merupakanpenggabungan dari beberapa pakar dan faktor kepastian yang dimasukkan user.Dalam penelitian ini perhitungan faktor keyakinan yang digunakan adalah dengan faktor keyakinanrumus baku dan rumus Lukasiewicz. Racangan sistem yang dibuat dalam penelitian ini menggunakanVisual Basic dan basis data Microsoft Access 97. Dari hasil pengujian diperoleh bahawa sistem telahberjalan sesuai dengan kaidah-kaidah dalam teori ketidakpastian .

Februariyanti, Herny; Zuliarso, Eri; Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pada saat ini informasi sangatlah mudah didapat salah satunya adalah dari internet kita dapat mendapatkan informasi yang sangat luas. Dengan banyaknya informasi yang didapat maka akan menyulitkan dalam menemukan dokumen seperti yang diinginkan. Dengan semakin bertambahnya dokumen yang didapat, pendayagunaan sistem temu kembali dokumen menjadi penting agar dapat menghemat waktu dan kerja untuk mendapatkan dokumen yang mirip (similar) dengan kata kunci (query) yang diinputkan oleh pengguna.Pada prinsipnya, penyimpanan dokumen teks dan proses pencarian kembali dokumen tersebut sifatnya sederhana, selama ada kumpulan dokumen yang disimpan dan pengguna yang memberikan pertanyaan ataupun kebutuhan. Maka sistem temu kembali dokumen dapat mengembalikan kumpulan dokumen yang mirip dengan menghitung similarity atau tingkat kesamaan antara dokumen dengan query yang diinputkan oleh pengguna.Penelitian ini menggunakan algoritma indeks inverted untuk proses indeks kata (term), cosine similaritas untuk menghitung kesamaan kata dalam dokumen. Dokumen yang digunakan pada penelitian adalah dokumen teks abstrak skripsi mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Unisbank Semarang. Algoritma yang dikembangkan diuji dengan menggunakan dokumen teks naskah abstrak skripsi Fakultas Teknologi Informasi Unisbank Semarang. Hasil uji menunjukan bahwa algoritma dapat digunakan untuk menghitung tingkat similaritas (kesamaan) dokumen berdasarkan kata kunci yang diinputkan oleh pengguna. Pemilihan kata kunci sangat mempengaruhi hasil pencarian dokumen teks.

Februariyanti, Herny

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pemanfaatkan  komputer  sebagai  pendukung  alat  ukur,  akan memberikan  kemudahan  dalam penggunaanya, dan nantinya akan diperoleh alat ukur yang lebih akurat, lebih mudah penggunaannya. Hasil pengukuran. Hasil dapat ditampilkan secara digital oleh komputer di layar monitor. Dengan tampilan yang berbentuk  digital  akan  memudahkan  dan  mempercepat  dalam  mengamati  hasil  pengukuran.  Masalah penelitian  ini  adalah  bagaimana  cara  merancang  peralatan  ukur  keolengan  suatu  benda  secara  digital menggunakan  komputer dengan memakai parallel port sebagai media transfer data antara komputer dengan peralatan ukur. Masalah penelitian  ini adalah bagaimana cara merancang peralatan ukur keolengan  suatu benda  secara digital menggunakan   komputer dengan memakai parallel port  sebagai media  transfer data antara  komputer  dengan  peralatan  ukur. Metode  pengembangan  sistem  yang  digunakan  adalah  metode prototype.  Prototype merupakan  proses  pembuatan model  dari  alat  yang  akan  dibuat,  sehingga  pemakai dapat mengetahui hasil yang didapat. Dihasilkan alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur  tingkat keolengan  suatu  benda,  tidak  dapat  digunakan  untuk  memperbaikinya  Hasil  pengukuran  ini  juga dipengaruhi oleh pergeseran alat pengukur dan benda kerja. Untuk mendapatkan hasil ukur yang optimal alat pengukur  dan benda kerja harus diusahakan tidak geser.

Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Tata kelola TI atau IT (Information Technology) Governance merupakan struktur hubungan dan proses untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan menambahkan nilai ketika menyeimbangkan risiko dibandingkan dengan TI dan prosesnya. Dalam penelitian ini dihasilkan suatu rekomendasi IT Governance yang merupakan pengembangan dari IT Governance yang sudah dilaksanakan oleh Institusi saat ini, namun saat ini proses IT Governance belum dilakukan secara menyeluruh. Rekomendasi IT Governance ini dibuat guna meningkatkan kinerja TI layanan akademik yang ada di UNISBANK, dimana aktivitas layanan akademik tersebut menjadi tanggung jawab kerja suatu biro yang bernama BAAK dan pengadaan dan pengelolaan TI yang ada  menjadi tanggung jawab suatu divisi yaitu P2ICT. Perancangan IT Governance dalam penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT (Control Objective For Information and Related Technology) versi 4.0, Dalam penelitian ini hanya dibahas 2 domain dari 4 domain yang ada di COBIT dengan pembahasan dibatasi pada tingkat control process saja, tidak membahas aktivitas-aktivitas yang terdapat di setiap control process. Domain yang dipilih dalam penelitian ini untuk dibuatkan rekomendasi pengelolaan TI adalah domain Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate (ME). Dari pemetaan model maturity tersebut diperoleh bahwa tingkat maturity untuk DS mendidik dan melatih users berada pada level maturity 4 (diatur), sementara untuk DS mengelola data berada pada tingkat maturity 3 (ditetapkan), Domain untuk Monitor dan evaluasi kinerja TI berada tingkat maturity 3 (ditetapkan). Berdasarkan pemetaan maturity tersebut dirancang rekomendasi IT Governance untuk masing-masing control process agar tingkat maturity dari masing-masing control process tersebut bisa lebih baik. Berdasarkan visi, misi, tantangan masa depan, dan tingginya harapan manajemen UNISBANK terhadap proses IT COBIT, dapat disimpulkan untuk dapat mendukung pencapaian tujuan UNISBANK setidaknya tingkat maturity pengelolaan IT yang dilakukan harus berada pada tingkat 4 – diatur (managed) dimana proses di monitor dan diukur manggunakan indikator tertentu.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pada kesempatan penelitian saat ini adalah berkaitan dengan pemrosesan citra digital untuk mengamati dan memberikan analisa berkaitan dengan sebuah proses dalam serangkaian pengolahan citra yaitu dalam fokus penelitian tentang morfologi. Morfologi merupakan suatu proses dalam pengolahan citra, yang dimaksudkan untuk memberikan pendekatan morfologi secara matematis, yang dapat diimplementasikan pada sebuah citra, dan digunakan untuk mengekstraksi komponen citra. Proses ini mampu untuk digunakan untuk merepresentasikan sebuah citra dan mampu mendeskripsikan bentuk / area yang terbentuk seperti tepian/batasan tepi citra, kulit/kerangka citra maupun tingkat kecembungan citra (convex hull). Beberapa penerapan teknik dalam proses morfologi ini diantaranya adalah pada proses preprosesing dan postprosesing, seperti penyaringan (filtering), penipisan (thinning) serta pengikisan (pruning) terhadap citra yang diamati. Beberapa teori berkaitan tentang hal itu membuat peneliti tertarik untuk mencoba mengimplementasikannya dalam sebuah citra yang dibentuk dalam model citra biner (binary image) dengan variasi proses morfologinya, sehingga diperoleh pengamatan citra yang optimal terhadap obyek utama.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemanfaatan penggunaan router Open Source sebagai router yang murah, handal, tepat guna yang dapat dikonfigurasi berdasarkan pada tingkat kebutuhan tanpa mengurangi efektifitas dankegunaannya merupakan salah satu alternatif tersendiri selain dapat mengurangi biaya operasional dalam pembelian software selain itu dapat menggunakan PC lama menjadi router yang mampu bersaing dengan router komersial lainnya. Perbandingan kedua router tersebut menunjukkan jumlah hasil tingkat kecepatandownstream dan upstream yang berbeda. Pada sisi Router Slackware lebih cepat bila dibandingkan dengan Router Mikrotik hal ini dibuktikan dengan hasil speed test dari sisi client yang telah ditest ke link internasional, kemudian dengan speedtest link IIX (local) dalam jaringan sesama provider kemudian speedtest ke server lain lintas provider menunjukkan tingkat hasil yang berbeda.

Sasongko, Jati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Komputer hanyalah sebuah mesin yang dapat mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsinya. Komputer tidak “burn-out” tetapi “wear-out” baik oleh cara penggunaan manusia yang salah ataupun oleh ketahanan komponen yang memang hanya memiliki kemampuan yang terbatas. Masalah yang ditimbulkan oleh komputer kadangkala merupakan masalah kecil yang tidak memerlukan tingkat pengetahuan yang tinggi mengenai komputer. Untuk menyelesaikan hal itu, mungkin bisa diselesaikan olehseorang yang mempunyai pengetahuan sangat dasar tentang komputer. Tetapi kadangkala masalah-masalah tersebut juga membutuhkan tingkat kemampuan yang tinggi tentang komputer dan komponen-komponen sehingga memerlukan seorang teknisi khusus untuk perbaikannya. Program ini akan membantu dalammenyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan troubleshooting atau penyelesaian masalah perangkat keras (hardware) komputer secara cepat.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Media komputer sebagai alat bantu penyampaian informasi juga diharapkan siswa, khususnya siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama agar mereka tidak merasa bosan dengan mata pelajaranyang disampaikan oleh tenaga pengajar khususnya mata pelajaran Elektronika, dimana selama ini mata pelajaran Elektronika dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan karena hanya berisi materi teori yang sangat banyak sehingga membuat siswa kurang tertarik untuk mempelajari dan mendalami mata pelajaran Elektronika. Dengan adanya kendala - kendala tersebut diatas maka diperlukan suatu alat bantu yang akan mempermudah dalam proses belajar komponen dasar elektronika yang mampu merangsang siswa untuk belajar mandiri yang juga dilengkapi oleh soal-soal evaluasi sehingga kemampuan dari siswa dapat diketahui atau dipantau. Oleh karena itu perlu dibuat adanya suatu visualisasi yang ditampilkan lebih menarik sehingga siswa tidak merasa jenuh terhadap mata pelajaran elektronika. Aplikasi yang dibangun meggunakan aplikasi Borland delphi 6.0 sebagai bahasa pemrograman. Aplikasi akan memuat tampilan visual yang informatif tentang materi komponen elektronika dasar berdasarkan kurikulum yang ada. Menggunakan metode prototype, pembuatan model dari perangkat lunak yang memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Dihasilkan aplikasi visual yang interaktif tentang komponen elektronika. Mudah pemakaiannya tetapi adakelemahan dengan ketergantungan atas komponen BDE delphi. Komponen BDE harus terinstall terlebih dahulu sebelum aplikasi di jalankan

Sasongko, Jati; Wismarini, Th. Dwiati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Merancang dan memelihara aplikasi Web merupakan salah satu tantangan utama dalam industri perangkat lunak dari tahun 2000. Web Modeling Language (WebML), suatu pemodelan untuk menetapkan website yang kompleks ditingkatan konseptual. WebML memungkinkan uraian tingkat tinggi tentang  website di bawah dimensi orthogonal yang terpisah: isi datanya (structur model), halaman penyusunnya (compotition model), topologi dari relasi antar halaman (navigation model), tata letak dan persyaratan grafis untuk halaman yang dibuat (presentation model), dan pemilihan fitur untuk masing-masing isi (personalitation model). Semua konsep dari WebML dihubungkan dengan notasi grafis dan sintaksis XML. Spesifikasi WebML tidak terikat pada bahasa yang digunakan pada sisi-klien dalam mengirimkan aplikasi ke para pemakai, dan juga  platform yang digunakan pada sisi-server dalam memasukkan data ke site, tetapi dapat secara efektif digunakan untuk hasil implementasi halaman dalam pengaturan spesifikasi teknologi. WebML menjamin pendekatan model-driven pada pengembangan website, merupakan kunci utama dalam menggambarkan generasi CASE tool dalam membangun site yang kompleks, mendukung fitur tingkat lanjut seperti akses multi-device, personalisasi, dan manajemen evolusi.  

Wismarini, Th. Dwiati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

               Untuk membuat sebuah model produk yang berhubungan dengan cekatan/matras, maka dibutuhkan waktu yang cukup lama dengan tenaga kerja yang cukup banyak bila model tersebut tidak sederhana yaitu komplek. Bila ingin membuat sebuah model yang menyerupai bentuk aslinya, maka akan diperlukan semakin banyak peralatan yang dipakai untuk mendukung terbentuknya model yang menyerupai bentuk aslinya. Pemakaian AutoCad untuk design cetakan 2 dimensi sebagai dasar membentuk model 3 dimensi yang dimiliki oleh software Artcam Pro dalam membuat cetakan /moulding. Hasil akhir dari pembuatan cetakan model 3D dan pembacaan toolpath. Design produk yang dihasilkan oleh software ArtCam lebih mudah bila pemilihan model yang diambil memiliki kriteria yang dikenal secara umum, memiliki bentuk yang simetris, dan bila dikerjakan secara manual mengalami tingkat kesulitan pada proses simetris dan membutuhkan waktu penyelesaian yang begitu lama, dan nilai artistiknya akan hilang.Pemanfaatan software Artcam Pro dan Post Processor untuk Mesin Heidenhain (Mesin CNC) dalam membuat cetakan model 3 dimensi dapat membantu mempercepat dan mempermudah pemakai (user) didalam pembuatan cetakan model 3 dimensi dan membantu dalam peningkatan kualitas dan kuantitasmodel cetakan yang dihasilkan, sehingga model yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Resiko yang dihadapi oleh kebanyakan pengguna atau pemakai komputer sering kurang mendapatkan perhatian yang utama dalarn perlakuan antisipasi yang mungkin akan terjadi pada komputernya. Padahal perlakuan preventif atau pencegahan ini sangat penting sekali. Para pemakai komputer baru sadar dan baru melakukan perlakuan pengamanan secara represif setelah resiko teriadi dan menimbulkan akibatkan yang sangat merugikan baik pada dirinya secara langsung maupun secara tidak langsung. Para pengguna kurang begitu menyadari dan bahkan kurang peduli terhadap perlakuan system sekuritas terhadap komputernya, hal ini diakibatkan karena pengetahuan yang terbatas dari kebanyakan pemakai komputer. Untuk itu dalam penelitian ini perlu mengambil topik tentang aspek-aspek sekuritas pada system komputer. Hasil penelitian ini dapat melakukan identifikasi masalah sekuritas komputer, yaitu menentukan bagaimana komputer dapat rusak ditinjau dari sisi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan pengaruhnya terhadap pemakai (user), dan bagaimana langkah pencegahan sebelum terjadinya kerusakan, dan menentukan langkah penanggulangannya setelah terjadi kerusakan. Bentuk pengamanan tersebut dapat dilakukan dengan menentukan model tingkat pengamanan seperti melakukan kewaspadaan terhadap pemakai, pengamanan fisik baik fisik komputer maupun lingkungan yang terlibat. Setelah melakukan tindakan pengamanan fisik maka selanjutnya melakukan tindakaan pengamanan fungsi komputer. Ancaman yang sering dirasakan oleh pengguna komputer yang berhubungan langsung dengan keamanan data, aplikasi, dan system operasi adalah Virus komputer. Saat ini untuk proteksi data dari bentuk manipulasi data yang sedang berkembang adalah dengan cara metode enkripsi. Metode ini akan melakukan enkrip atau membual kode sandi tertentu dengan cara menyamarkan data.

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2002 Universitas Stikubank

Tiap-tiap pixel dalarn gray-scale image mempunyai a brightness dari 0 sarnpai 255, dimana 0 adalah untuk warna hitam dan 255 adalah untuk wama putih. Sebuah histogram menampilkan angka dari pixel-pixel dengan variasi level brightness, Nilai "0" pada histogram menunjukkan jumlah pixel hitam Nilai "255" pada kanan dari histrogram menunjukkan angka terhadap pixel yang berwarna putih. Histogram adalah kemungkinan distribusi tingkat kecerahan. Sebuah gambar memiliki kontras yang rendah pada saat melengkapi range yang mungkin tidak digunakan. Sebagai contoh dalam citra yang ditunjukkan diatas hanya menggunakan nilai 11 sampai 97 dart 0 sampai range 255. Dan citra yang ada tersebut maka dapat kita lakukan perubahan-perubahan dengan mendasarkan terhadap nilai-nilai yang kita dapatkan untuk kemudian kita rubah nilai tersebut dengan nilai baru dan dari nilai baru tersebut akan kita gambarkan kembali.

Mariana, Novita

Dinamik 2002 Universitas Stikubank

Perekonomian Indonesia dalam tahun ini dan tahun-tahun mendatang akan menghadapi tantangan-tantangan berat. Pertarna, bagaimana menstabilkan nilai rupiah pada tingkat yang wajar dan meredam tingginya iaju inflasi untuk mempercepat proses pemulihan perekonomian nasional. Kedua, bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat, baik dalam maupun luar negeri, terhadap perbankan nasional. Ketiga,bagaimana mendorong kembali kegiatan dunia usaha untuk membatasi kontraksi yang lebih dalam pada perekonomian. Keempat, bagaimana mengurangi penduduk miskin dari dampak krisis melalui penyediaan jaring pengaman sosial (social safety net).